Tag Archives: krl commuter line

Situ Cipondoh, Tempat Asyik untuk Bersantai di Tangerang


Jakarta

Tangerang memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Situ Cipondoh. Lokasinya yang tak jauh dari Kota Tangerang membuat Situ Cipondoh ramai dikunjungi masyarakat.

Situ Cipondoh menjadi salah satu tempat wisata bagi warga Tangerang yang ingin bersantai. Selain itu, travelers juga bisa berolahraga di pagi atau sore hari sambil menikmati view situ yang luas.

Sebenarnya, masih ada sejumlah aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Situ Cipondoh. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Daya Tarik Situ Cipondoh

Situ Cipondoh memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Maka tak heran, tempat ini selalu ramai dikunjungi warga, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Daya tarik utama dari Situ Cipondoh adalah suasananya yang menenangkan. Di sini, travelers bisa bersantai sambil healing sejenak untuk menenangkan pikiran.

Mengutip situs resmi Pemerintah Kota Tangerang, Situ Cipondoh kini telah memiliki jogging track. Jadi, pengunjung bisa berolahraga di pagi dan sore hari sambil menikmati udara segar di sekitar situ.

Daya tarik lainnya dari Situ Cipondoh yakni terdapat area untuk bersantai yang ditutupi atap sehingga tidak kepanasan atau kehujanan. Menariknya, atap di area ini memiliki bentuk seperti Sydney Opera House di Australia.

Selain untuk berolahraga dan bersantai, Situ Cipondoh juga menjadi salah satu tempat mancing favorit warga Tangerang, lho. Maka jangan heran kalau banyak pengunjung, terutama bapak-bapak, yang tengah memancing ikan di tepi situ.

Kalau datang ke Situ Cipondoh bersama anak-anak, ajak mereka untuk bermain sepeda air atau disebut juga bebek-bebekan. Kamu bisa berkeliling Situ Cipondoh sambil melihat aktivitas warga. Namun jangan terlalu jauh dan tetap hati-hati saat bermain sepeda air.

Warga menikmati suasana wisata air di Situ Cipondoh pada musim libur lebaran Idul Fitri 1442 H, di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/5/2021). Sejumlah pengunjung terlihat mengabaikan protokol kesehatan seperti melepas masker saat bermain atau menunggu wahana perahu wisata.Salah satu aktivitas di Situ Cipondoh (Ari Saputra)

Perut sudah mulai lapar? Jangan khawatir, di Situ Cipondoh terdapat penjual makanan dan minuman yang rasanya lezat. Untuk mengisi perut, travelers bisa mencoba berbagai makanan di Saung Makan Jagarawa.

Kalau sudah sore, paling enak bersantai sambil menyeruput secangkir kopi dan makan berbagai camilan. Nah, di Situ Cipondoh juga terdapat kedai kopi kekinian menawarkan pemandangan situ, namanya Niskala Coffee.

Jika ingin bersantai dengan biaya yang lebih terjangkau, di tepi Situ Cipondoh juga terdapat warung-warung kecil yang menjual minuman segar, seperti es kelapa muda. Paling cocok diminum saat siang atau sore hari saat cuaca sedang cerah.

Nah, cuaca yang sedang cerah juga bisa kamu manfaatkan untuk menikmati sunset. Terdapat sejumlah spot foto bagi travelers yang ingin berburu pemandangan matahari terbenam di Situ Cipondoh.

Harga Tiket Masuk Situ Cipondoh

Warga menikmati suasana wisata air di Situ Cipondoh pada musim libur lebaran Idul Fitri 1442 H, di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/5/2021). Sejumlah pengunjung terlihat mengabaikan protokol kesehatan seperti melepas masker saat bermain atau menunggu wahana perahu wisata.Suasana di Situ Cipondoh (Ari Saputra)

Pengunjung yang datang ke Situ Cipondoh tidak dikenakan tarif tiket masuk alias gratis. Namun, untuk mencoba berbagai wahana air akan dikenakan biaya mulai dari Rp 10.000 per orang.

Jika datang membawa kendaraan maka travelers dikenakan biaya parkir. Untuk sepeda motor sebesar Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.

Situ Cipondoh terletak di Jalan KH Hasyim Ashari Nomor 99, RT/RW 02/09, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Lokasinya yang berada di dekat tengah kota membuat Situ Cipondoh sangat mudah diakses dengan kendaraan.

Dari pantauan Google Maps, jika travelers berangkat dari Kantor Pemerintah Kota Tangerang, jaraknya hanya sekitar 6 kilometer atau sekitar 25 menit dengan berkendara mobil.

Bagi warga Jakarta yang ingin berlibur ke Situ Cipondoh, disarankan untuk menggunakan moda transportasi umum seperti KRL Commuter Line, lalu turun di Stasiun Tangerang. Dari stasiun, jaraknya sekitar 6,5 kilometer atau 30 menit dengan berkendara mobil.

Demikian ulasan singkat mengenai Situ Cipondoh, salah satu tempat wisata favorit warga Tangerang. Tertarik berkunjung ke sini?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket, Aktivitas Seru, dan Jam Buka


Jakarta

Tangerang Selatan atau kerap disingkat Tangsel memiliki sejumlah tempat seru yang wajib dikunjungi, salah satunya adalah Bremgra Indoor Climbing. Berbeda dengan tempat wisata lainnya, di sini kamu bisa olahraga sambil seru-seruan, lho.

Salah satu daya tarik utama dari Bremgra Indoor Climbing yaitu terdapat area panjat dinding atau wall climbing. Sesuai nama tempatnya, area panjat dindingnya berada di dalam ruangan (indoor), sehingga tak perlu takut kepanasan atau kehujanan.

Selain panjat dinding, ada sejumlah aktivitas seru lainnya yang bisa kamu coba selama berkunjung ke Bremgra Indoor Climbing. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Beragam Aktivitas Seru di Bremgra Indoor Climbing

Bremgra Indoor Climbing, salah satu tempat panjat dinding indoor di Serpong.Foto: (dok. Instagram @bremgra.id)

Ada berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di Bremgra Indoor Climbing, salah satunya yang wajib dicoba adalah panjat dinding. Area climbing di Bremgra terbagi ke dalam dua jenis, yakni wall climbing gym dan fun wall.

Wall climbing gym lebih diutamakan bagi travelers yang ingin serius melakukan panjat dinding. Area ini bisa dibilang cocok untuk yang “pro” dalam hal wall climbing.

Kalau kamu baru pertama kali mencoba panjat dinding dan ingin seru-seruan saja, disarankan untuk mencoba area fun wall. Jangan anggap sepele, sebab ada berbagai rintangan seru ketika memanjat dinding sampai ke paling atas.

Bagi anak-anak, terdapat juga area rope course di Bremgra Indoor Climbing. Sedikit informasi, rope course merupakan aktivitas semacam outbound indoor yang dapat melatih fisik sekaligus menguji adrenalin.

Bremgra Indoor Climbing, salah satu tempat panjat dinding indoor di Serpong.Foto: (dok. Instagram @bremgra.id)

Di Bremgra Indoor Climbing juga terdapat area gokart indoor. Per sesinya memakan waktu sekitar enam menit. Walau terasa singkat, namun sudah cukup bagi travelers yang ingin balap mobil seru-seruan bareng teman.

Kalau perut sudah lapar, terdapat kafe di dalam Bremgra Indoor Climbing yang menyediakan berbagai makanan berat, snack, hingga kopi. Di kafe ini juga tersedia area indoor dan outdoor, jadi cocok untuk kamu yang ingin berlama-lama sambil menunggu si kecil bermain wall climbing.

Harga Tiket Bremgra Indoor Climbing

Bagi travelers yang ingin mencoba wall climbing di Bremgra, sebaiknya ketahui dulu harga tiketnya. Perlu diketahui, harga tiket untuk panjat dinding memiliki perbedaan tergantung dari jenis dan hari kedatangannya.

Mengutip akun Instagram resminya @bremgra.id, harga tiket wall climbing gym dipatok sebesar Rp 120.000 pada Senin-Jumat. Sedangkan saat akhir pekan biayanya Rp 170.000. Pengunjung diberi waktu selama dua jam untuk bermain panjat dinding.

Jika ingin mencoba fun wall, travelers dikenakan tiket sebesar Rp 100.000 saat weekday. Sementara pada Sabtu-Minggu biayanya sebesar Rp 150.000. Kamu hanya diberikan waktu selama satu jam untuk bermain di area fun wall.

Bagi detikers yang ingin seru-seruan bermain indoor gokart dikenakan tarif sebesar Rp 120.000 pada Senin-Jumat, sedangkan saat weekend sebesar Rp 170.000. Durasi permainannya sekitar enam menit.

Untuk si kecil yang ingin bermain di area rope course, harga tiketnya mulai dari Rp 70.000 saat hari biasa. Sementara di akhir pekan dikenakan tarif mulai dari Rp 120.000.

Sebagai informasi, pengunjung yang ingin mencoba wall climbing harus menggunakan sepatu khusus. Kamu bisa membawanya sendiri dari rumah atau menyewanya di Bremgra dengan tarif mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 100.000.

Lokasi dan Jam Buka Bremgra Indoor Climbing

Bremgra Indoor Climbing beralamat di Jalan Cilenggang Raya Nomor 123, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 13.00-21.00 WIB pada Senin-Jumat, sedangkan di akhir pekan buka dari pukul 09.00-21.00 WIB.

Lokasinya yang berada di Serpong membuat Bremgra Indoor Climbing mudah dijangkau menggunakan mobil, sepeda motor, hingga transportasi umum dari Jakarta.

Kalau mengendarai mobil, kamu bisa melalui Jalan Tol Jakarta-Serpong agar bisa tiba lebih cepat. Dari pantauan Google Maps, waktu tempuhnya sekitar 45-60 menit. Jika naik motor akan diarahkan melalui Jalan Raya Jakarta-Bogor dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Cara lain untuk menuju Bremgra Indoor Climbing bisa menggunakan KRL Commuter Line tujuan Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung. Nantinya travelers turun di Stasiun Rawa Buntu, lalu dilanjutkan dengan menaiki ojek online atau angkot. Jaraknya sekitar 1,5 kilometer atau 5 menit dengan berkendara.

Itu dia ulasan mengenai Bremgra Indoor Climbing mulai dari aktivitas seru, harga tiket, dan jam bukanya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Catat! Kuliner Legendaris Jakarta yang Bisa Dituju dengan Transportasi Umum



Jakarta

Kuliner legendaris tidak hanya berbicara tentang cita rasa, tetapi juga tentang warisan budaya yang melekat dalam setiap hidangannya. Nah, traveler harus tahu bahwa banyak nih kuliner legendaris di Jakarta yang bisa dijangkau dengan transportasi umum lho.

Yuk, kita susuri beberapa destinasi kuliner legendaris yang bisa mengenyangkan perut ini di momen libur Nataru.

1. Bakmi Gajah Mada – Pasar Baru

Jakarta Siapa yang tak kenal Bakmi Gang Kelinci? Meski sekarang sudah menjadi jaringan restoran besar, cabang pertamanya di Pasar Baru tetap punya pesona tersendiri. Berlokasi dekat halte TransJakarta Pasar Baru lalu ada stasiun KRL Juanda, traveler hanya perlu berjalan kaki lima menit atau sekitar 700 m saja untuk mencapai tempat ini.


Selain bisa kulineran traveler juga bisa belanja banyak sekali gerai toko sepatu, dan bahan pakaian yang sudah lama pedagangnya berjualan. Bakmi yang kenyal dipadukan dengan jamur dan pangsit goreng renyah adalah perpaduan sempurna yang membuat pelanggan setia sejak era 1957.

Suasana di dalam restorannya pun masih jadul dan klasik. Biar makin nikmat, jangan lupa pesan es teh manis yang khas untuk melengkapi pengalaman kuliner kamu ya.

2. Nasi Bali Pak Gede

Warung Bali Pak Gede tawarkan sajian nasi campur dan sate yang halal khas Bali.Warung Bali Pak Gede tawarkan sajian nasi campur dan sate yang halal khas Bali. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

Salah satu destinasi kuliner otentik, menghadirkan beragam hidangan khas Bali. Terletak di pusat kota, restoran ini mudah diakses dengan berbagai moda transportasi umum, menjadikannya pilihan favorit bagi pekerja kantoran dan wisatawan urban yang ingin mencicipi kuliner khas Bali.

Lokasinya berada di kawasan strategis Jakarta Selatan, dekat dengan stasiun MRT Haji Nawi. Dari stasiun, traveler hanya perlu berjalan kaki keluar untuk sampai ke restoran ini karena lokasinya tepat di samping stasiun.

Menu favorit di Nasi Bali Pak Gede adalah nasi campur khas Bali, lengkap dengan sate lilit yang gurih,ayam suwir bumbu betutu, ayam goreng, sate ayam, maupun sambal matah. Rasa autentiknya membuat pelanggan kembali lagi untuk menikmati kelezatan khas Bali.

Ditambah dengan akses yang mudah dijangkau dan halal, restoran ini menjadi destinasi kuliner yang cocok untuk pecinta makanan khas Bali tanpa perlu keluar kota.

3. Menjelajahi Kelezatan Pempek

Jalan Garuda Kemayoran Jalan Garuda di Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi para pecinta pempek. Berlokasi strategis dekat dengan Stasiun Kemayoran, kawasan ini dipenuhi oleh berbagai gerai yang menawarkan pempek otentik khas Palembang.

Mulai dari pempek kapal selam dan lenjer, semuanya disajikan dengan cuko yang kental dan pedas manis, dan juga minuman es kacang merahnya yang menyegarkan dahaga memberikan cita rasa yang sulit dilupakan.

Untuk mencapai kawasan ini, traveler bisa menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Kemayoran. Dari stasiun, hanya diperlukan waktu sekitar 5-10 menit berjalan kaki untuk sampai ke Jalan Garuda.

Di sepanjang jalan, traveler akan menemukan beberapa tempat makan pempek legendaris yang masih tetap mempertahankan kelezatan khas Palembang. Salah satu daya tarik pempek di Jalan Garuda adalah keaslian rasa yang dipertahankan dari generasi ke generasi.

Tak hanya itu, suasananya yang sederhana namun hangat menjadikan pengalaman bersantap semakin menyenangkan. Dengan lokasi yang mudah diakses dan cita rasa yang otentik, Jalan Garuda menjadi destinasi kuliner wajib bagi para penggemar pempek di Jakarta.

4. Menikmati Kelezatan Es Krim Legendaris Ragusa

ice cream Ragusa di Jakarta Pusatice cream Ragusa di Jakarta Pusat Foto: Rifkianto Nugroho/detikTravel

Bagi pecinta es krim klasik dengan cita rasa autentik, Ragusa Es Italia adalah destinasi kuliner yang wajib dikunjungi. Toko es krim ini berdiri sejak tahun 1930-an, menjadikannya bagian dari sejarah kuliner Indonesia.

Ragusa Es Italia, yang berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, terkenal dengan es krim homemade-nya yang lembut tanpa bahan pengawet. Serta menyajikan berbagai rasa es krim tradisional dengan suasana kafe retro yang menggugah nostalgia.

Ragusa Es Italia mudah diakses dengan transportasi umum. Traveler bisa menggunakan KRL/halte bus tarnsjakarta dan turun di Juanda selanjutnya berjalan menuju Masjid Istiqlal sekitar 10 menit dan sampai. Di sini, menu andalan seperti Spaghetti Ice Cream dan banana split selalu menjadi favorit pelanggan. Suasana sederhana dengan interior vintage menambah keunikan pengalaman bersantap es krim di tempat ini.

5. Soto Betawi H. Husein

Soto Betawi H. Husein merupakan salah satu kuliner legendaris Jakarta yang telah eksis sejak tahun 1989. Berlokasi di kawasan Manggarai, soto ini terkenal dengan cita rasa kuah santannya yang gurih dan kaya rempah.

Setiap porsinya berisi potongan daging sapi empuk, babat dan paruh yang tebal serta tambahan tomat dan kentang yang membuatnya semakin nikmat, untuk kuah dari soto nya yang kental dicampur susu rasanya gurih. Keaslian rasa dan konsistensi kualitas menjadikan Soto Betawi H. Husein sebagai destinasi kuliner favorit bagi pencinta soto khas Betawi.

Tempat ini mudah dijangkau dengan transportasi umum. Jika menggunakan KRL, traveler cukup turun di Stasiun Manggarai dan berjalan kaki sekitar 5 menit menuju lokasi. Alternatif lain adalah menggunakan TransJakarta dan turun di Halte Manggarai.

Suasana warung makan sederhana namun selalu ramai pengunjung memberikan kesan autentik, seolah membawa traveler ke Jakarta tempo dulu. Makan di sini terasa lebih istimewa dengan kehangatan pelayanannya yang ramah, khas Betawi.

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Religi di Jakarta, Ada Masjid Istiqlal hingga Makam Habib


Jakarta

Ada sejumlah tempat wisata religi di Jakarta yang menarik dikunjungi. Selain berkunjung ke sejumlah masjid, travelers juga bisa berziarah ke makam para habib.

Bulan Ramadan menjadi salah satu momen yang paling dinantikan umat muslim. Selain menjalankan ibadah puasa, beberapa orang juga menyempatkan diri untuk melakukan wisata religi.

Nah, ada sejumlah wisata religi di Jakarta yang wajib dikunjungi. Apa saja tempatnya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Rekomendasi Wisata Religi di Jakarta

Apabila bosan berkunjung ke tempat yang itu-itu saja, kamu bisa melakukan wisata religi di Jakarta bersama keluarga atau teman-teman. Simak rekomendasi tempat wisata religi yang dikutip dari catatan detikcom.

1. Masjid Istiqlal

Imam Besar Masjid Nabawi Syekh Ahmad menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta. Syekh Ahmad juga mengisi khotbah dan memimpin salat di hadapan ribuan jemaah.Masjid Istiqlal. (Andhika Prasetia)

Destinasi wisata religi yang pertama adalah Masjid Istiqlal. Kurang lengkap rasanya jika berwisata religi di Jakarta, tapi tidak berkunjung ke masjid yang satu ini.

Masjid Istiqlal diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978. Memiliki luas bangunan 2,5 hektare di atas tanah 9,8 hektare, Masjid Istiqlal dapat menampung hingga 100.000 orang. Maka dari itu, Masjid Istiqlal termasuk salah satu masjid terbesar se-Asia Tenggara.

Selama Ramadan, Masjid Istiqlal menggelar berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari salat tarawih, ceramah dari para ustadz, hingga mengadakan buka puasa bersama gratis bersama jamaah lain.

Masjid Istiqlal berlokasi di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Bagi detikers yang ingin berkunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum, yakni KRL Commuter Line dan TransJakarta.

2. Masjid Ramlie Musofa

Warga melakukan amalan ibadah puasa dengan melaksanakan salat wajib dan memperbanyak salat sunah di Masjid Ramlie Musofa, Sunter, Jakarta Utara. Bulan puasa sebagai bulan penuh ampunan mendorong umat Muslim memperbanyak amalan ibadah untuk mempererat hubungan langsung kepada Allah (hablu minallah) maupun menjaga hubungan baik kepada manusia (hablu minannas).Masjid Ramlie Musofa. (Ari Saputra)

Masjid Ramlie Musofa memiliki keunikan tersendiri dibandingkan masjid lainnya yang ada di Jakarta. Sebab, bangunan masjidnya mirip seperti Taj Mahal di India.

Berlokasi di Sunter, Jakarta Utara, masjid ini didominasi oleh warna putih bersih dan corak warna emas di beberapa ornamen tulisan. Selain itu, dinding masjidnya juga dibalut marmer yang diimpor dari Italia. Hal tersebut semakin menunjukkan kemegahan dari Masjid Ramlie Musofa.

Keunikan lain dari Masjid Ramlie Musofa adalah terdapat ukiran surat Al-Fatihah dalam tiga bahasa, yakni bahasa Arab, Indonesia, dan Mandarin. Sebab, masjid itu dibangun oleh seorang mualaf beretnis Tionghoa, maka dari itu terdapat corak bangunan yang memiliki unsur Tionghoa.

3. Masjid Al Alam Marunda

Masjid Al Alam terletak di Jalan Marunda No. 1 atau tepat berada di pinggiran Pantai Marunda, Jakarta Utara.Masjid Al Alam. (Pradita Utama)

Rekomendasi wisata religi berikutnya adalah berkunjung ke Masjid Al Alam Marunda. Disebut juga sebagai Masjid Si Pitung, masjid ini termasuk salah satu yang tertua di Jakarta karena telah berdiri sejak 1527.

Masjid Al Alam Marunda terdiri atas bangunan utama, bangunan baru untuk salat perempuan, pendopo, dan halaman. Uniknya, terdapat sebuah sumur yang bisa digunakan untuk berwudhu.

Terletak di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, masjid ini memiliki sejarah panjang yang menarik. Masjid Al Alam seolah menjadi saksi bisu atas rentetan peristiwa dan perkembangan Islam yang terjadi di sekitar Marunda.

Masjid ini menggabungkan empat kebudayaan dalam arsitekturnya, yakni bagian kubah berbentuk joglo merupakan arsitektur Jawa, lalu bentuk lengkung naga terinspirasi dari budaya Tionghoa, kemudian ornamen jendela dan pintu yang berkaitan dengan budaya Betawi, serta bentuk tiang dan bidang catur masjid yang kental budaya Eropa.

Ada beberapa versi mengenai pendirian Masjid Al Alam. Versi pertama adalah masjid yang dibangun dalam waktu singkat oleh para aulia. Versi kedua menyebut bahwa masjid ini dibangun oleh pasukan Fatahillah sebelum menyerang Sunda Kelapa pada 1527. Versi ketiga menyebut masjid ini dibangun oleh pasukan Mataram pada abad ke-17.

4. Masjid Agung Al Azhar

Masjid Agung Al-AzharMasjid Agung Al Azhar. (Yusuf Alfiansyah Kasdini)

Masjid yang satu ini terletak di tengah kota, tepatnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masjid Agung Al Azhar sempat dinobatkan sebagai masjid terbesar di Indonesia selama 10 tahun, sebelum akhirnya tergantikan oleh Masjid Istiqlal.

Didirikan pada 19 November 1953 dan selesai dibangun pada 1958, Masjid Agung Al Azhar diprakarsai oleh 14 tokoh besar Partai Masyumi, termasuk Buya Hamka. Dapat menampung hingga 10.000 jamaah, Masjid Agung Al-Azhar menjadi salah satu masjid tertua dan terbesar di Jakarta.

Awalnya, masjid ini bernama Masjid Agung Kebayoran Baru karena sesuai dengan lokasinya. Lalu, namanya diubah setelah seorang rektor Universitas Al-Azhar Kairo, Dr Mahmoud Syaltout mendatangi masjid ini dan memberikan nama “Al-Azhar” untuk masjid ini.

5. Masjid Al Riyadh dan Makam Habib Ali Kwitang

Masjid Al Riyadh KwitangMasjid Al Riyadh Kwitang. (detikcom)

Destinasi wisata religi berikutnya adalah Masjid Al Riyadh. Meski berlokasi di dalam gang dan permukiman penduduk, tetapi masjid ini memiliki nilai sejarah dan patut dikunjungi.

Berdiri sejak 1938, Masjid Al Riyadh didominasi oleh warna putih yang memanjakan mata. Masjid yang dapat menampung sekitar 50-100 jamaah ini juga terdapat makam Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi atau yang akrab dikenal sebagai Habib Ali Kwitang.

Sebagai informasi, Habib Ali Kwitang merupakan salah satu tokoh ulama yang berpengaruh pada abad ke-20. Tidak hanya dalam perkembangan Islam di daerah Jakarta, tapi juga berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Habib Ali Kwitang lahir pada 20 April 1870 di Kampung Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Beliau adalah putra dari pasangan Al-Habib Abdurrahman Alhabsyi dengan Nyai Salmah.

Di sisi kiri masjid terdapat empat makam. Di dalam makam tersebut bersemayam Habib Ali Kwitang dan keluarga. Tempat ini selalu ramai oleh pengunjung yang berziarah dan wisata religi, terutama saat hari Minggu dan menjelang Ramadan.

Itu dia lima rekomendasi wisata religi di Jakarta. So, ingin berkunjung ke tempat yang mana dulu nih?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Pintu Masuk Stasiun Tugu Yogyakarta dan Panduan Jalur untuk Traveler


Jakarta

Stasiun Tugu Yogyakarta terkenal dengan pintu masuknya yang ikonik, sangat Instagramable, dan cocok untuk update status. Salah satu stasiun terpadat ini, sebetulnya punya satu pintu masuk lagi yang bisa menampung lebih banyak penumpang dan kendaraan.

Berikut penjelasan pintu masuk Stasiun Tugu berikut cara aksesnya untuk para traveler yang ingin liburan di Yogyakarta dikutip dari arsip berita detikcom:

Pintu Masuk Timur Stasiun Tugu Yogyakarta

Suasana Stasiun Tugu Jogja, Jumat (13/9/2024).Stasiun Tugu Yogyakarta pintu masuk timur (dok. Dwi Agus/detikJogja)

Lokasi: Jalan Margomulyo atau Jalan Pangeran Mangkubumi


Cara masuk: Bisa langsung masuk dari arah Jalan Pangeran Mangkubumi menuju drop zone

Ciri:

  • Khas dengan tulisan JOGJAKARTA
  • Lebih sepi, tenang, nyaman, dan sangat Instagramable
  • Hanya untuk pengantaran penumpang kereta (drop off)
  • Tidak untuk parkir
  • Melayani kendaraan kecil berpenumpang misal motor dan mobil.

Pintu Masuk Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta

Suasana pintu keluar masuk baru untuk penumpang KRL di Stasiun Tugu Jogja, Sabtu (23/12/2023).Pintu masuk selatan Stasiun Tugu Yogyakarta (dok. Adji G Rinepta/detikJogja)

Lokasi: Jalan Pasar Kembang

Cara masuk: Untuk mobil dan motor bisa masuk dari arah Jl. Jlagran Lor menuju area parkir barat Stasiun Tugu

Ciri:

  • Punya kesamaan ciri dengan pintu masuk stasiun kereta yang dibangun belakangan
  • Lebih ramai, cenderung kurang estetik, kadang terlihat berantakan, dan panas
  • Jantungnya layanan untuk penumpang termasuk pintu kepergian dan kedatangan
  • Bisa parkir dan antar jemput penumpang karena tersedia area yang luas
  • Tersedia akses untuk kendaraan online serta sarana transportasi besar.

Underpass Stasiun Tugu Yogyakarta

Terowongan underpass Stasiun Tugu Jogja resmi dibuka, Senin (31/7/2023).Terowongan underpass Stasiun Tugu Yogyakarta (dok. Adji G Rinepta/detikJogja)

Saat ini area pintu masuk timur dan selatan Stasiun Tugu Yogyakarta dihubungkan terowongan underpass. Area ini dilengkapi dengan eskalator dan ornamen khas Jogja. Di bagian ini juga dipasang sejarah Stasiun Tugu.

Dengan adanya terowongan underpass, penumpang tidak perlu melakukan crossing passenger atau melewati beberapa jalur rel untuk menyeberang. Penumpang juga tak perlu menunggu kereta jalan untuk melintasi area peron menuju pintu masuk timur atau selatan Stasiun Tugu Yogyakarta.

Panduan Jalur Kereta Stasiun Tugu Yogyakarta

Stasiun Tugu Jogja, Minggu (19/1/2025).Jalur dan peron Stasiun Tugu Yogyakarta (dok. Dwi Agus/detikJogja)

Saat ini, Stasiun Tugu Yogyakarta punya 9 jalur rel yang beroperasi tiap hari. Namun jalur 7, 8, 9 hanya untuk operasional kereta meliputi parkir dan langsir. Sedangkan untuk kereta penumpang tersedia di jalur 1-6 dengan pengaturan sebagai berikut:

  • Jalur 1: KA Bandara
  • Jalur 2: KA Commuter Line
  • Jalur 3: KA jarak jauh tapi ketika kosong bisa untuk KA Commuter Line
  • Jalur 4: KA jarak jauh dan KA Prameks
  • Jalur 5: KA jarak jauh dan KA Prameks
  • Jalur 6: KA jarak jauh dan KA Prameks.

Penumpang bisa menunggu kereta di peron yang tersedia di antara jalur. Penumpang bisa masuk lewat pintu timur dan selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, meski hanya bisa keluar melalui pintu selatan.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pesona Pulau Merak Kecil, Destinasi Snorkeling dan Santai Dekat Jakarta


Jakarta

Butuh healing di pantai yang tidak jauh dari Jakarta? Pulau Merak Kecil di Cilegon, Banten, dengan air pantainya yang hijau toska mungkin bisa jadi alternatif. Ombak tenang dan angin bertiup lembut menjadikan Pulau Merak Kecil tempat relaksasi yang pas tanpa harus jauh dari Jakarta.

Pulau Merak Kecil di CilegonPulau Merak Kecil di Cilegon (dok. Muhammad Iqbal/detikTravel)

Sinar matahari di sini juga tidak terlalu terik, sehingga pas buat yang sekadar ingin duduk-duduk menikmati pemandangan khas pantai. Dengan pemilihan hari dan jam kedatangan yang tepat, view dan pesona Pulau Merak Kecil bisa dinikmati dalam suasana lebih tenang.

“Suasana Pulau Merak Kecil saat kami berkunjung tidak terlalu ramai, mungkin karena datangnya di hari biasa (weekday). Untuk fasilitas dan layanan dasar tidak perlu khawatir, karena di sini ada mushola dan kamar mandi,” kata Farhah dalam tulisannya yang diterima redaksi detik travel.


Berbagai aktivitas tersedia untuk menikmati pesona Pulau Merak Kecil, mulai dari yang butuh tenaga hingga sekadar duduk atau jalan santai. Berikut penjelasannya

Ngapain Aja di Pulau Merak Kecil?

Posisi Pulau Merak Kecil tidak jauh dari Pelabuhan Merak yang merupakan sarana transportasi laut utama di Indonesia. Tak heran jika banyak kapal feri melintasi pulau di utara Provinsi Banten ini. Namun, pulau ini tetap indah untuk dinikmati dan jadi tempat me time.

Anak Pulo sebagai tokoh masyarakat lokal yang turut aktif mempromosikan destinasi wisata yang ada di Pulau Merak KecilPulau Merak Kecil (dok. detik)

1. Main di pasir putih

Pulau Merak Kecil punya pantai dengan pasir putih yang tampak indah berpadu dengan warna langit dan air laut. Di sini juga terdapat batu-batu karang cantik yang cocok banget untuk background foto dan bahan update medsos.

2. Liat sunset dan kapal lalu lalang

Kamu yang penat dengan kesibukan sehari-hari, bisa kabur ke Pulau Merak Kecil untuk liat sunset. Warna jingga yang berpendar dipadu dengan laut air biru, bisa jadi alternatif untuk recharge energi dan mengurangi rasa penat.

Indahnya view matahari tenggelam dan lalu lalang kapal memberi gambaran persis seperti lukisan. View ini juga bisa jadi pilihan mengurangi rasa eneg setelah sehari-hari berjibaku dengan berbagai kesibukan.

3. Camping

Jika punya waktu lebih banyak dan ingin lebih lama menikmati keindahan Pulau Merak Kecil, bisa mencoba camping di pinggir pantai. Suasana deburan ombak dan angin pantai di malam hari akan memberi suasana berbeda ketika liburan.

Selain debur ombak, camping menyediakan view sunrise di pantai langsung ketika membuka tenda. Sinar matahari di pagi hari bisa membantu kamu recharge energi untuk produktivitas maksimal sepanjang weekdays.

4. Snorkeling dan banana boat

Bagi penyuka olahraga air dan adrenaline, snorkeling dan banana boat bisa jadi pilihan. Snorkeling memungkinkan kamu melihat pemandangan bawah air Pulau Merak Kecil dengan keanekaragaman hayatinya. Sedangkan untuk banana boat, bisa jadi alternatif uji nyali sambil bersenang-senang dengan teman.

5. Hopping island

Kegiatan mengunjungi beberapa pulau yang saling berdekatan dengan satu kali perjalanan ini ternyata diminati wisatawan. Dengan naik perahu, wisatawan bisa menikmati pesona beberapa pulau sekali jalan. Wisatawan juga bisa melihat atraksi yang disuguhkan di tiap pulau.

Sebagai informasi, Pulau Merak Kecil belum dialiri listrik dan mengalami keterbatasan akses air bersih. Kondisi ini perlu diketahui agar bisa menyusun itinerary plus budgeting liburan dengan baik.

Bagi yang ingin snorkeling atau camping jangan lupa untuk menghubungi pengelola wisata terkait, untuk menanyakan ketersediaan sarana plus biayanya. Jangan sampai rasa excitd hilang karena ketiadaan sarana camping dan snorkeling.

Cara ke Pantai Merak Kecil

Pantai Merak Kecil berlokasi di sepanjang Selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra. Cara mengakses Pantai Merak Kecil dengan KRL Commuter Line dan angkutan umum lain adalah:

  • Perjalanan dimulai dengan naik KRL Commuter Line menuju Stasiun Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang
  • Kemudian naik KA lokal menuju Stasiun Merak dari Stasiun Rangkasbitung
  • Lalu, naik angkutan umum warna merah menuju Pantai Mabak
  • Dilanjutkan naik perahu penyeberangan menuju Pulau Merak Kecil.

Selain naik kendaraan umum, Pantai Merak Kecil tentunya bisa diakses dengan kendaraan pribadi lalu menyeberang menuju lokasi wisata. Untuk tiket kereta lokal wajib beli online di aplikasi KAI Access.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jadwal Kereta Stasiun Tanjung Priok ke Jakarta



Jakarta

Kereta api menghubungkan berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya, termasuk Tanjung Priok. Jalan-jalan ke sana makin mudah jika tahu jadwal kereta apinya.

Jadwal keberangkatan dari Tanjung Priok ke Jakarta dan sebaliknya tidak seperti commuter line (KRL) Jabodetabek. Mengetahui jadwal keberangkatannya membuat rencana perjalanan lebih efisien. Berikut jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Tanjung Priok ke Jakarta Kota.

Jadwal Kereta Stasiun Tanjung Priok-Jakarta Kota

Kereta commuterline dari Stasiun Tanjung Priok memiliki satu jalur berwarna pink yaitu dengan tujuan Jakarta Kota. Menurut laman KAI Commuter, kereta pertama berangkat pada pukul 05.30 dan kereta terakhir berangkat pada pukul 21.00 WIB.


Perjalanan dari Stasiun Tanjung Priok ke Jakarta Kota hanya memerlukan waktu selama sekitar 16 menit. Berikut jadwalnya:

05:30, 06:00, 06:30, 07:00, 07:30, 08:00, 08:30, 09:00, 09:30, 10:00, 10:30, 11:00, 11:30, 12:00, 12:30, 13:00, 13:30, 14:00, 14:30, 15:00, 15:30, 16:00, 16:30, 17:00, 17:30, 18:00, 18:30, 19:00, 19:30, 20:00, 20:30, 21:00.

Jadwal Kereta Stasiun Jakarta Kota-Tanjung Priok

Keberangkatan pertama kereta dari Stasiun Jakarta Kota ke Tanjung Priok dimulai dari pukul 05.00 WIB, sementara keberangkatan terakhirnya pada pukul 20.30 WIB.

Berikut jadwalnya:

05:00, 05:30, 06:00, 06:30, 07:00, 07:30, 08:00, 08:30, 09:00, 09:30, 10:00, 10:30, 11:00, 11:30, 12:00, 12:30, 13:00, 13:30, 14:00, 14:30, 15:00, 15:30, 16:00, 16:30, 17:00, 17:30, 18:00, 18:30, 19:00, 19:30, 20:00, 20:30.

Rute KRL Commuter Line dari Stasiun Tanjung Priok

Kereta dari Stasiun Tanjung Priok hanya melalui beberapa stasiun. Berikut rutenya:

  • Tanjung Priok
  • Ancol
  • Kampung Bandan
  • Jakarta Kota

Tarif Kereta dari Stasiun Tanjung Priok

Tarif kereta dari Stasiun Tanjung Priok berbeda-beda tergantung tujuannya. Untuk selain tujuan Ancol, Kampung Bandan, dan Jakarta Kota, pengguna KRL harus transit terlebih dahulu. Berikut tarif kereta dari Stasiun Tanjung Priok:

Tanjung Priok-Jakarta Kota: Rp 3.000
Tanjung Priok-Manggarai: Rp 3.000
Tanjung Priok-Tanah Abang: Rp 3.000
Tanjung Priok-Jatinegara: Rp 3.000
Tanjung Priok-Tangerang: Rp 4.000
Tanjung Priok-Depok: Rp 5.000
Tanjung Priok-Cikarang: Rp 6.000
Tanjung Priok-Parung Panjang: Rp 6.000
Tanjung Priok-Citayam: Rp 6.000
Tanjung Priok-Bogor: Rp 7.000

Itulah jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Tanjung Priok ke Jakarta Kota dan sebaliknya. Sebelum menggunakan KRL relasi Tanjung Priok-Jakarta wajib update info jadwal lebih dulu, untuk memastikan ketersediaan layanan. Semoga informasi ini membantumu, ya.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Taman Menteng Bintaro, Tempat Ngadem Cantik dan Gratis Dekat Jakarta


Jakarta

Traveler mungkin sempat terkecoh dengan namanya. Meski bernama Taman Menteng, taman yang satu ini bukan berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, melainkan di Bintaro, Tangerang Selatan. Berada di Kecamatan Pondok Aren, taman ini jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi sebagai tempat rekreasi sekaligus ruang publik bagi warga sekitar.

Taman Menteng Bintaro memiliki luas sekitar 1,3 hektare, dengan lanskap cantik yang mampu membantu pengunjung melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Taman ini dialiri kanal kecil yang menambah kesejukan suasana, lengkap dengan jalur jogging, area pedestrian, playground anak, serta jembatan oranye yang menghubungkan taman dengan restoran di sekitarnya.

Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Gratis dan Strategis

Untuk masuk ke taman ini, detikers nggak perlu bayar alias gratis. Lokasinya pun sangat strategis, tepat di Jalan Cut Mutia 1, Sektor 7 Bintaro Jaya, dekat pusat perbelanjaan. Pengunjung bisa datang menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Jurangmangu, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek online atau berjalan kaki sekitar 10-15 menit.


Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, area parkir tersedia di samping taman. Pengunjung harus membayar tarif parkir jika menitipkan kendaraannya di area tersebut. Besar tarif berbeda sesuai kendaraan yang digunakan pengunjung dan tujuannya.

“Untuk motor buat orang yang ke taman itu Rp 3.000, kalau buat orang kantor Rp 5.000, tapi kalau mobil seikhlasnya karena kita kan nggak tahu mereka mau ke mana,” ujar Rozi, juru parkir kepada detikTravel, Minggu (26/10/2025).

Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Suasana Asri dan Ramah Keluarga

Taman Menteng Bintaro memiliki suasana yang rindang dan asri dengan deretan pepohonan tinggi serta aneka bunga seperti kamboja, bunga kencana ungu, hingga pucuk merah. Di dalamnya terdapat 24 kursi taman berbentuk melingkar, area bermain anak, serta ruang terbuka luas yang kerap digunakan warga untuk bermain bola atau bulu tangkis.

Keunikan taman ini ada pada jalur pedestrian berkelok yang mengitari hampir seluruh area taman. Jalur tersebut berfungsi ganda sebagai jogging track ber-paving block yang nyaman untuk berjalan kaki santai. Tak hanya itu, di taman juga terdapat instalasi arsitektur unik dengan tujuh lubang estetik, menjadikannya spot foto menarik bagi pengunjung.

“Biasanya ke sini buat jogging, karena disini sudah ada jogging tracknya jadi kita tinggal ikuti tracknya itu, dan kita nggak perlu repot nentuin track jogging kemana aja. Adem juga suasananya, walau tepi jalan aku bisa ngerasain sejuknya dari taman ini,” kata Bela, salah satu pengunjung Taman, asal Pondok Aren.

Mudah Diakses dan Dekat Wisata Kuliner

Taman ini buka setiap hari, dan paling ramai dikunjungi pada pagi serta sore hari. Letaknya yang berada di pertigaan Jalan Cut Mutia dan Jalan Menteng Raya membuatnya mudah diakses dari berbagai arah, baik oleh warga lokal maupun luar kota.

Kalau traveler lapar setelah berolahraga, tinggal melangkah sedikit ke restoran sushi yang bisa dicapai lewat jembatan oranye di sisi taman. Di sekitarnya juga terdapat deretan kafe, tempat makan, perkantoran, dan kompleks perumahan.

Dengan segala fasilitas dan keasriannya, Taman Menteng Bintaro jadi salah satu spot rekreasi gratis yang wajib traveler kunjungi di wilayah Tangerang Selatan. Cocok banget buat yang ingin melepaskan penat, olahraga ringan, atau sekadar duduk santai menikmati udara segar.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Rute Menuju Air Terjun Viral di Serbaraja Toll Park BSD, Bisa Naik KRL


Jakarta

Serbaraja Toll Park menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang menarik perhatian warga BSD City dan sekitarnya. Taman ini kerap menjadi healing gratis dengan pemandangan Sungai Cisadane dan air terjun kecil super adem. Lokasinya berada tepat di kawasan The Breeze BSD, Tangerang Selatan.

Rute ke Serbaraja Toll Park Naik KRL

Salah satu opsi transportasi yang paling mudah adalah menggunakan KRL Commuter Line jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.

  • Naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung
  • Turun di Stasiun Rawa Buntu
  • Lanjut naik angkot 804 Cikokol-BSD
  • Turun di SGU BSD City
  • Lanjut naik bus BSD Link
  • Turun di The Breeze BSD.

Perlu diketahui, akses transportasi umum di BSD cukup terbatas. Moda yang beroperasi hanya angkot dan bus BSD Link. Oleh karena itu, waktu kedatangan perlu menyesuaikan jadwal operasional kedua transportasi ini.


1. Rute Angkot dari Ciputat ke BSD

Bagi detikers yang berada di sekitar Ciputat, tersedia angkot D08 berwarna hijau. Angkot ini dapat mengantarkan hingga kawasan BSD sebelum melanjutkan perjalanan ke The Breeze. Setelah turun, detikers dapat berjalan kaki beberapa menit menuju Serbaraja Toll Park.

Kendaraan pribadi akan menjadi opsi paling praktis. Dari arah Jakarta Selatan, perjalanan menuju BSD memakan waktu sekitar 1 jam dengan jarak kurang lebih 21 kilometer, tergantung kondisi lalu lintas. Setibanya di The Breeze:

  • Parkir motor tersedia tepat di depan Serbaraja Toll Park, sedangkan parkir mobil berada di depan The Breeze yang lumayan jauh dari Serbaraja Toll Park.
  • Jalur akses mudah ditempuh hanya dengan berjalan kaki beberapa meter.

Area Parkir untuk Pengunjung Mobil dan Motor

Buat detikers yang membawa mobil, area parkir disediakan di depan pusat perbelanjaan The Breeze. Pengunjung hanya perlu berjalan kaki sebentar untuk sampai ke taman. Parkir berada di kawasan yang aman dan dipantau CCTV. Bagi traveler yang membawa motor, bisa menitipkan kendaraan di area parkir depan Serbaraja Toll Park.

Rekomendasi Waktu Berkunjung

Saat weekend dan tanggal merah, area jogging akan lebih ramai oleh warga sekitar. Waktu terbaik datang ke Serbaraja Toll Park adalah:

  • Pagi hari (05.00-09.00 WIB), cuaca sejuk, cocok jogging
  • Sore hari (16.00-18.00 WIB), suasana adem untuk healing.

Tips Berkunjung ke Serbaraja Toll Park

Bagi detikers yang ingin mencoba pengalaman menikmati hidden gem gratis di kawasan BSD City, Serbaraja Toll Park, detikers ada baiknya untuk mempersiapkan hal berikut untuk pengalaman yang nyaman saat berolahraga ataupun healing di Serbaraja Toll Park.

  • Gunakan pakaian olahraga
  • Bawa botol minum pribadi
  • Gunakan sunscreen saat siang
  • Jaga kebersihan taman
  • Jangan mengambil foto komersial tanpa izin pengelola.

Kenapa Harus ke Serbaraja Toll Park?

Pasti detikers bertanya apasih yang membuat Serbaraja Toll Park ini harus dikunjungi, berikut daya tarik dari Serbaraja Toll Park BSD City.

  • Jogging track mulus dan bersih
  • Suasana asri dan rindang
  • Pemandangan Sungai Cisadane
  • Gratis dan terbuka 24 jam
  • Cocok untuk healing, foto, hingga quality time.

Dengan akses yang cukup mudah, Serbaraja Toll Park menjadi hidden gem di kawasan BSD City. Pilihan transportasi umum tersedia, namun kendaraan pribadi tetap menjadi opsi tercepat. Taman ini menjadi ruang hijau favorit bagi warga yang ingin olahraga, bersantai, hingga mencari suasana hijau tanpa biaya.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com