Tag Archives: kuliner

Tumpeng Menoreh, Restoran di Atas Bukit Milik Vokalis Band Endank Soekamti



Kulon Progo

Tumpeng Menoreh bukan tempat makan biasa. Restoran ini berada di tiga kawasan dan menawarkan view sembilan gunung.

Tumpeng Menoreh tercatat secara administrasi berada di Desa Wisata Nglinggo, Kulon Progo, Yogyakarta. Tetapi, karena terletak di perbatasan, restoran itu masuk dalam tiga kawasan, yakni Magelang, Kulon Progo, dan Purworejo.

Restoran itu sekaligus menjadi objek wisata dengan fasilitas lengkap, mulai dari restoran hingga penginapan dan glamping.


“Ciri khas Tumpeng Menoreh menonjolkan best sunrise di sisi bagian timur. Kalau cerah bisa melihat pemandangan 9 gunung, Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Slamet, dan gunung gunung kecil seperti Telomoyo dan Andong,” kata Udin, manager Tumpeng Menoreh dalam perbincangan dengan detikTravel, Senin (27/5/2024).

Di sini traveler akan dimanjakan dengan pemandangan barisan bukit yang membentang dan lembah yang luas. Memang paling cocok jika berkunjung kemari adalah saat pagi hari atau berburu sunrise, bahkan jika beruntung traveler bisa menyaksikan lautan awan.

Tumpeng Menoreh berdiri di atas Gunung Kukusan dan Gunung Lancip.

Penamaan Tumpeng Menoreh diambil dari bentuk gunung yang mengerucut bak tumpeng serta sebagai ucapan rasa syukur masyarakat dalam menarik minat wisatawan yang datang.

Dibuka selama 24 jam, Tumpeng Menoreh merupakan hasil inovasi warga sekitar justru saat pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak warganya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Restoran itu diinisiasi oleh Melki dan musikus ternama Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti, serta warga lokal.

“Pembangunanya membutuhkan waktu enam bulan untuk restoran dan dek. Semua material diangkat naik ke bukit manual oleh warga lokal,” kata Udin.

Dengan misi utama sebagai pemberdayaan warga, Tumpeng Menoreh selalu melibatkan warga Desa Wisata Nglinggo. Tercatat seluruh karyawan 100% merupakan warga asli desa sekitar. Serta khusus untuk Restoran Tumpeng Menoreh, makanan disajikan oleh ibu-ibu warga sekitar.

“Makanan di restoran Tumpeng Menoreh berasal dari warga. Jadi daro setiap pagi jam 07.00 ibu-ibu warga mengantarkan makanan ke sini. Adapun, untuk Tumpeng Ayu makanan dimasak langsung oleh kokinya,” kata Udin.

Bangunan destinasi ini berbentuk Piramid dengan bertumpu pada batuan gunung. Di area bawah traveler akan menemukan parkir, Kereta gantung, dan Playland.

Kemudian, naik sedikit akan bertemu dengan Restoran dan selasar yang tersedia banyak meja kursi untuk menikmati pemandangan. Di bagian paling atas terdapat Rooftop dengan pemandangan 360 derajat beralaskan rumput sintetis, cocok untuk mengobrol santai dengan orang tersayang.

Ada pula vila di bagian bawahnya. Serta terdapat area khusus bernama Tumpeng Ayu. Menariknya, untuk menuju area tersebut traveler perlu melewati inclinator lift elektrik.

“Kami inovasi utamanya memang fasilitas berbasis elektrik yang digarap langsung oleh warga lokal dan dipimpin oleh Pak Melki,” Kata Udin.

Inovasi-inovasi tersebut membuahkan sejumlah prestasi mulai dari kereta gantung elektrik pertama di Jogja serta inclinator lift elektrik terpanjang dan pertama di Jogja. Selain itu ada pula infinity pool pertama di bukit yang ada di kawasan Jogja.

Menuju lokasi Tumpeng Menoreh memang memerlukan usaha ekstra atas kendaraan yang traveler naiki. Selain karena lokasinya yang berada di kawasan bukit, jalan yang ada memiliki lebar yang tidak terlalu luas.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Paket Lengkap! Ini Daya Tarik Tumpeng Menoreh, Termasuk Best Sunrise



Jakarta

Jika traveler berencana berlibur di Jogja, ada satu objek wisata rekomendasi detikTravel. Tumpeng Menoreh memiliki vila, restoran, area bermain, bahkan spot sunrise.

Dibangun oleh musikus ternama Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti dan rekannya Melki serta warga lokal, Tumpeng Menoreh berada di atas Gunung Kukusan dan Gunung Lancip. Objek wisata itu berada di perbatasan tiga daerah, yakni Kulon Progo, Magelang, dan Purworejo.

Tidak hanya tempat makan, tetapi Tumpeng Menoreh memiliki beragam suguhan buat healing sejenak.


Berikut ragam pilihan di Tumpeng Menoreh:

Tumpeng Menoreh, Kulon Progo, YogyakartaTumpeng Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Penginapan

Ada dua tipe penginapan yang tersedia, yakni vila dan glamping. Untuk vila terletak di area Tumpeng Menoreh atas dengan berbagai tipe kamar. Range harga ada di antara Rp 1,1-5 juta per malam.

Fasilitas yang didapatkan sudah termasuk kamar, sarapan, tiket masuk Tumpeng Menoreh, serta Infinity Pool yang mengarah langsung ke matahari terbit.

Tipe kedua adalah Glamping, dengan jenis tenda dome yang muat hingga 180 orang. Harga sewa per malamnya mulai dari Rp 500-1,5 juta per malamnya. Lokasinya terpisah dengan area utama, yakni di Glamping Menoreh atau sekitar 1 kilometer dari Tumpeng Menoreh.

Kafe dan Restoran (Tumpeng Coffee)

Saat pertama masuk area Tumpeng Menoreh akan langsung disambut oleh Tumpeng Resto and Coffee. Tersedia bermacam hidangan khas tradisional yang dimasak langsung oleh ibu-ibu warga sekitar dan disetorkan setiap pagi.

Pada area coffee shopnya terdapat minuman kopi freshly brewed dan makanan ringan. Ada pula wedang rempah, teh lemon, susu naga, hingga cokelat aren khas Desa Nglinggo.

Tumpeng Ayu

Sedikit mirip dengan Tumpeng Resto, di Tumpeng Ayu penyajiannya dibuat lebih eksklusif khusus bagi pengunjung yang mau ke area Tumpeng Ayu. Menuju ke lokasinya harus menaiki Inclinator Lift Elektrik dan membayar tiket terusan Rp 50.000.

Di area Tumpeng Ayu terdapat satu ruangan indoor utama dengan atap kerucut berisikan meja dan sofa lengkap dengan fasilitas tv publik. Area ini lebih intim dengan penawaran paket makanan prasmanan hingga grill.

Kereta Gantung

Wahana Kereta Gantung menjadi satu spot yang tidak boleh terlewatkan. Berada di dekat area parkir atau sebelum masuk ke Tumpeng Menoreh. Dengan membeli tiket seharga Rp 50.000 traveler akan menaiki kereta gantung elektrik menyusuri hutan dengan trek sepanjang 1 kilometer.

Kereta gantungnya dikemudikan khusus untuk satu orang. Penggunaannya layaknya motor matic yang tinggal tancap gas di tangan kanan, serta akan berhenti otomatis jika gas dilepaskan. Menariknya, ini menjadi kereta gantung personal elektrik pertama di Jogja bahkan Indonesia, loh.

Tidak perlu cemas jika ditengah jalan menemui kesulitan, karena setiap armada akan dilengkapi dengan HT untuk berkomunikasi dengan petugas. Petugas juga akan dengan senang hati membantu dokumentasi traveler jika dibutuhkan.

Playland

Lokasinya tepat di samping kereta gantung. Dikhususkan untuk anak-anak yang ingin bermain trampolin, mandi bola, dan sejenisnya. Tidak perlu khawatir bosan menunggu buah hati bermain, karena ada kafe di sebelahnya untuk bersantai

Spot foto

Tentu tak lengkap jika sudah merogoh kocek dalam masuk ke Tumpeng Menoreh tapi tidak diabadikan. Setiap spot yang ada di Tumpeng Menoreh estetik dengan latar belakang barisan bukit hijau dan lembah yang menawan.

Di puncak Tumpeng terdapat rooftop dengan view 360 derajat. Dengan ketinggian mencapai 900 mdpl, jelas lokasi ini begitu ciamik untuk memberi makan feeds instagram traveler.

Paket Edukasi

Dituturkan langsung oleh udin, manager Tumpeng Menoreh, Tumpeng Menoreh menyediakan paket edukasi selama tiga hari bagi pengunjung. Paket tersebut berupa wisata perah susu kambing etawa, pengolahan teh, hingga pengolahan aren.

Bakal bertambah

Tumpeng Menoreh selama ini tidak berhenti berbenah, mereka terus meluncurkan inovasi dan fasilitas baru. Terdekat akan segera diluncurkan Go-kart Off-road personal di area dekat Borobudur Highland yang hanya berjarak ratusan meter dari Tumpeng Menoreh. Serta penambahan lokasi glamping dan pembuatan mono rel elektrik dari area parkir melewati lembah menuju Tumpeng Ayu.

Harga Tiket, Jam Operasional, dan Lokasi

Kawasan wisata Tumpeng Menoreh buka 24 jam, selain Kereta Gantung yang tutup pada pukul 17.00 WIB. Berikut daftar rincian tiketnya :
Tiket masuk : Rp 50.000 sudah termasuk voucher makan minum Rp 15.000 yang dapat ditukarkan di area resto
Tiket Tumpeng Ayu : Rp 50.000
Tiket Kereta Gantung : Rp 50.000

Lokasi tepatnya ada di Sumbersari, Ngargoretno, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Disarankan untuk melewati rute Kulon Progo atau Purworejo jalur Banyuasin. Jalannya yang menanjak curam wajib menggunakan kendaraan dengan kondisi prima.

Kendaraan motor, mobil pribadi, dan minibus bisa parkir di area Tumpeng Menoreh. Sementara kendaraan medium atau bus besar hanya bisa parkir di area Pasar Plono dan melanjutkan perjalanan dengan shuttle car yang disediakan warga.

Jadi, bagaimana? Tertarik mengunjunginya?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

This Is Bali, Kafe di Ubud, Nyentrik dan Unik Sejak di Pintu Masuk



Ubud

Kafe nyentrik yang satu ini berada di Jalan Goutama, Ubud. Desainnya estetik dan mencolok dengan dominasi warna oranye.

Jika sedang berlibur di Ubud, traveler wajib mampir ke salah satu kafe yang sedang viral. Kafe itu namanya This Is Bali.

Oliver, pemilik This Is Bali, menyebut pemilihan nama kafe itu berawal dari kecintaannya terhadap Pulau Bali dan berbagai makanan tradisional yang ada di Pulau Dewata.

Dia memang amat mengagumi Bali dan menyebut Bali sebagai tempat yang kaya akan budaya, keindahan alam, dan kelezatan kulinernya. Makanya, dia betah tinggal di Bali. Sudah 10 tahun dia berada di sana.

“Saya sudah lama tinggal di Bali, dan mengagumi keindahan Bali terutama dari segi kulinernya. Akhirnya dipilih nama Bali, untuk menggabungkan antara kualitas, budaya, dan kelezatan kuliner dalam satu tempat, yaitu di This Is Bali,” kata Oliver.

Bangunan yang terlihat mencolok, dengan warna putih bercampur oranye membuat traveler mudah menemukan This Is Bali di antara puluhan bangunan di Jalan Goutama. Kesan estetik dan hangat menjadi kesan pertama saat traveler masuk ke kafe ini.

This is Bali, kafe nyentrik di Ubud, BaliThis is Bali, kafe nyentrik di Ubud, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Kafe yang baru dibuka selama delapan bulan ini memiliki dekorasi instagramable dengan sentuhan Bali yang terkesan modern. Oliver menceritakan konsep unik dari kafe ini. Ia ingin membuat sebuah kafe yang hangat dan nyaman bak rumah sendiri. Komplit dengan desain unik khas Bali dengan sentuhan modern.

“Di Ubud sudah banyak kafe, namun saya punya mimpi untuk membangun kafe seperti home sweet home. Tentu dikolaborasikan dengan konsep khas Bali dan western, mulai dari desain dan menu makanan,” ujar Oliver.

Di sini traveler akan menemukan tempat duduk yang dibuat dengan konsep anti mainstream. Dari bentuk yang tidak simetris hingga ada yang dibuat bak melayang di udara.

Memiliki desain yang unik nan estetik membuat This Is Bali juga menjadi spot yang sip untuk berburu foto instagramable. Oliver menyebut, sebagian besar pengunjung pasti mengabadikan momen ketika berkunjung ke kafe ini. Tempat duduk yang dibuat melayang menjadi salah satu spot favorit pengunjung di This Is Bali.

Soal menu makanan, This Is Bali memadukan menu khas Bali dan western. Mulai dari dessert, signature bowls, hingga minuman yang siap menggoyangkan lidah.

Beberapa menu favorit khas This Is Bali yaitu Real Balinese Bowl, Coconut Brownies, dan Refreshing Tangerine. Semua menu dibanderol dengan harga mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 97 ribu.

This Is Bali juga menghadirkan pengalaman unik bagi traveler ketika ingin memesan menu. Traveler akan diberikan kartu dan sebuah stempel yang berisi beberapa pilihan menu dessert di This Is Bali.


This is Bali, kafe nyentrik di Ubud, BaliThis is Bali, kafe nyentrik di Ubud, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Step 1, traveler diminta untuk mengambil selembar kartu. Step 2, traveler wajib memilih dessert yang ingin dipesan. Setelah menentukan pilihan, traveler bisa langsung menstempel menu pilihan di atas kartu. Unik ya!

Karena tempatnya yang estetik dan menunya yang tak kalah lezat membuat kafe ini selalu ramai. Setiap harinya, This Is Bali bisa dikunjungi lebih dari 100 orang.

Oliver juga menyarankan untuk traveler yang ingin berkunjung bisa melakukan reservasi terlebih dahulu agar tak kehabisan kursi. This Is Bali buka setiap hari, mulai pukul 12.00 hingga 23.00 WITA.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Kopi Wongso, Tempat Ngopi dan Bikin Pizza dengan View Sawah di Jogja



Yogyakarta

Siapa sangka kedai kopi yang belakangan ramai jadi rujukan tempat nongkrong anak muda di Jogja ini adalah cara dari sang owner memaknai hidupnya. Penasaran bagaimana kisahnya?

Kafe itu adalah Kopi Wongso. Nama kedai kopi itu sesuai nama belakang pemiliknya, Ali Wongso. Wongso berasal dari nama sang kakek.

Saat ditemui detikTravel di lokasi langsung, Ali tampak sedang asyik bercengkerama dengan pelanggan dengan cara tidak biasa. Ali mengajak tamu-tamunya mengolah pizza.


Dengan tekun, Ali meniti setiap bahan pizza yang akan diolah. Dia mengajari pengunjung bagaimana memipihkan adonan pizza yang benar. Lalu membolak balik pizza di tungku api tradisional agar matang sempurna. Tampak jelas guratan senyum di wajahnya seolah ini adalah pekerjaan terbaik di dunia.

“Kenapa penasaran? Aku heran, semua orang yang datang selalu bertanya begitu, bukankah ini ide bisnis yang biasa saja dibanding kapital besar?” ujar Ali saat disodori pertanyaan awal mula membangun ide Kopi Wongso.

Saat pertama dirilis, yakni pada 2010, Kopi Wongso tidak di Sewon, Bantul seperti saat ini. Sebelumnya, Kopi Wongso berada di Perum Permata Hijau, Bangunharjo.

Tetapi, soal kopi tidak berubah. Dulu dan kini, Ali memilih kopi luwak original sebagai signaturenya.

Perbedaan lain adalah Kopi Wongso mulai mengenalkan pizza self-made by customer di kedai baru.

Meski sekarang fokus di pizza, penjualan kopi luwak tetap berjalan bahkan sudah merambah sampai ekspor ke Jepang.

“Di online amazon Jepang no 1 kopi luwak milikku,” kata Ali.

Kopi luwak dijual dalam bentuk per 100 gram. Ali menyebut dalam seminggu bisa mengirim hingga 81 paket per 100 gram. Kopi luwak tersebut ia ambil dari berbagai daerah yang sudah bekerja sama sejak tahun 2010.

Hingga di tahun 2020 lokasinya pindah ke Sewon, Bantul, di tengah pedesaan yang berseberangan langsung dengan sawah. Tahun kedua setelah pembukaan di lokasi baru, Kopi Wongso mulai menerapkan konsep pizza self-made by customer.

Terkuak juga bahwa ide konsep pembuatan pizza oleh customer datang tanpa disengaja. Ali menyebut, awalnya hanya iseng meminta temannya yang datang untuk membuat sendiri, tapi tanpa disangka menjadi konsep yang menarik pengunjung datang.

“Belum ada pizza di tahun pertama. Mulai ada di tahun kedua. Awalnya dari teman motor vespa, motor gede, bingung kan waktu covid, kusuruh bikin (pizza) sendiri. Dari dulu emang waktu masih di eropa, seneng liat tungku, vibesnya otentik menarik gitu. Lalu pada masak sendiri, terus waktu ada pengunjung, tak suruh bikin sendiri, lha kok pada suka, dan menjadi konsep sampai sekarang,” kata Ali.

Perjalanannya menikmati hidup, mengamati dan memaknai arti kehidupan membawa Ali menjadi sosok yang dicintai customernya yang datang ke Kopi Wongso. Ali menuturkan ia tidak butuh marketing yang berisik dengan mengundang banyak influencer agar Kopi Wongso ramai. Berjalan dengan alami menurutnya akan jauh lebih menyenangkan.

Setiap hari pengunjung ramai berdatangan, bahkan dari luar kota sekalipun. Rata-rata merupakan muda mudi berpasangan, atau segerombolan sahabat. Konsepnya yang tanpa reservasi bahkan bisa membuat antrian hingga 4 jam. Saat ditanya tentang rencana perluasan lahan atau pembukaan cabang, Ali menyebut ia belum kepikiran.

“Saya tidak takut disaingi, karena kelebihan vibe ku ga akan bisa dimiliki tempat lain. Belum ada rencana perluasan atau cabang, karena nanti akan hilang eksklusivitasnya. Sengsara membawa nikmat. Vibes menunggu lama itu juga suatu kelebihan menurutku,” kata Ali.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Upgrade Ide Kencanmu dengan Bikin Pizza di Kopi Wongso



Yogyakarta

Ada satu kafe menarik di sudut Jogja yang menawarkan pengalaman membuat pizza langsung bersama pemiliknya. Lokasinya masih asri dekat dengan alam, cocok untuk ide ngedate traveler bareng pasangan.

Namanya Kopi Wongso, lokasinya di Sewon, Bantul. Butuh waktu sekitar 30 menit perjalanan dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Lokasinya menjadi viral karena tempatnya yang estetik dan langsung disuguhi pemandangan alam berupa persawahan dan gunung.

“Saya senang mengelola Kopi Wongso ini awalnya bersama istri, bagaimana mensinergikan alam dan knowledge saya tentang art, dan pengalaman dulu sering berinteraksi dengan customer saat jadi pemandu,” kata Ali Wongso, pemilik Kopi Wongso.


Kopi Wongso di Yogyakarta jadi rujukan tempat nongkrong anak muda. Ternyata kedai kopi ini adalah cara sang owner Ali Wongso memaknai hidupnya.Kopi Wongso di Yogyakarta jadi rujukan tempat nongkrong anak muda. Ternyata kedai kopi ini adalah cara sang owner Ali Wongso memaknai hidupnya. (Arawinda Dea Alisia)

Kopi Wongso sendiri telah berdiri sejak tahun 2010. Dulu saat masih berada di Bangunharjo, Ali mengandalkan kopi luwak alami sebagai signature-nya.

Sejak 2020 kedai dipindah ke Sewon dan di tahun kedua pembukaan, Ali menyediakan pizza sebagai menjadi salah satu menu andalan. Uniknya lagi, pengunjung diajak untuk membuat pizza sendiri.

Ya, Kopi Wongso menawarkan pengalaman membuat pizza sendiri yang cukup unik ditemani oleh owner langsung. Selain itu, lokasi yang asri dan masih sejuk, membuat suasana outdoor tidak begitu panas di siang hari.

Dengan merogoh kocek Rp 105.000, traveler akan disediakan satu loyang pizza lengkap dengan bahan, dan diajarkan cara membuatnya. Pizza akan dimasak dengan menggunakan tungku api tradisional, sehingga cita rasanya begitu otentik.

Di sini juga tersedia tripod untuk traveler yang hobi bikin konten video. Bahkan, tidak perlu sungkan jika ingin meminta tolong petugasnya mengabadikan moment traveler bersama pasangan.

Kopi Wongso di Sewon, Bantul, YogyakartaKopi Wongso di Sewon, Bantul, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Di Kopi Wongso, traveler tidak perlu melakukan reservasi jika ingin membuat pizza. Pengunjung akan dilayani secara bertahap sesuai antrian.

“Kadang-kadang antrenya sampai 4 jam. Kalau ga couple ga akan tahan, yang bikin betah karena ada pasangannya. Sengsara membawa nikmat. Vibes menunggu lama itu juga suatu kelebihan menurut saya,” kata Ali.

Tidak perlu takut bosan jika menunggu di sini karena tersedia berbagai menu lain yang wajib banget traveler coba seperti kopinya. Mulai dari harga Rp 15 ribu, traveler bisa menikmati suasana nongkrong di Kopi Wongso yang syahdu abis. Ada pula persewaan sepeda mulai dari Rp 10 ribu dan kolam renang anak Ro 15 ribu.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ketan Susu Kemayoran, Kuliner Khas Jakarta yang Unik dan Bikin Ketagihan



Jakarta

Kalau ditanya kuliner khas Jakarta apa, jawab saja Ketan Susu Kemayoran. Kuliner satu ini begitu sederhana, unik, tapi bikin ketagihan.

Menjelang jam makan siang, Ketan Susu Kemayoran pelan-pelan menjadi ramai. Kursi yang sedianya kosong menjadi penuh. Masyarakat ternyata banyak yang memilih kuliner ini sebagai isi perut mereka di tengah hari. Kala itu panas Kemayoran begitu terik.

Ketan susu pastinya jadi incaran mereka ditemani dengan tempe goreng khas warung ketan ini. detikTravel pun penasaran dengan rasa ketan susu plus tempe goreng yang jadi andalan di sini.


Satu piring ketan yang diguyur susu kental manis dan empat goreng tempe pun mendarat di atas meja kami, pada Sabtu (15/6/2024) kemarin.

Sebagai teman untuk kudapan ini, kopi susu pun dipesan selagi makanan masih panas. Ternyata pengunjung banyak yang memilih teh manis sebagai pelarut makanan yang berada di kerongkongan mereka.

Kuliner Ketan Susu KemayoranKuliner Ketan Susu Kemayoran Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Bukan tanpa alasan, teh di tempat ini begitu istimewa karena menggunakan poci tanah liat yang membuat rasa teh menjadi lebih nikmat. Seperti istilah Jawa menyebut teh dalam poci itu waskintel (wangi, sepet, legi, dan kentel).

Kudapan pendamping ketan susu ini ada berbagai pilihan gorengan, mulai dari tempe goreng, pisang goreng, singkong goreng sampai ubi goreng. Yang jadi unik di warung ketan ini adalah teman serasi untuk ketan susunya adalah tempe goreng.

Perpaduan manis legit dari ketan susu bersatu dengan gurih dan renyahnya tempe goreng. Walaupun secara tampilan agak aneh, nyatanya saat masuk bersamaan ke dalam mulut rasa yang tercipta begitu bervariasi.

Kudapan sederhana ini memiliki rasa yang begitu lengkap, manis, asin, gurih bercampur jadi satu. Salah satu pengunjung yang kerap datang ke sini adalah Irham, katanya ketan susu di sini memiliki rasa yang otentik dan rasa tempenya juga lebih enak.

“Saya sering ke sini, mau hari biasa atau weekend. Terus juga kadang siang, kadang juga malem, nggak nentu sih tapi kalau ke sini saya sering. Ketannya tuh beda apalagi tempenya juga enak banget,” ucapnya sambil menyantap ketan.

Adapun pengunjung yang baru pertama kali mencoba kudapan ini, Diki pun menyebut kudapan ini sebagai kudapan yang unik. Rasa perpaduan asin dari gorengan dan manis dari ketan susu baginya baru untuk dicoba tapi tetap enak.

Kuliner Ketan Susu KemayoranKuliner Ketan Susu Kemayoran Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

“Ke sini sih baru pertama kali tapi kalau tahunya udah dari lama. Walaupun rasanya agak nabrak ya ketan susu sama gorengan tempe tapi khas lah rasanya,” kata Diki.

Dalam sehari ketan yang dibuat oleh warung tersebut tak ada perhitungannya, semua pengolahan menggunakan feeling. Bisa disebut kisaran porsi yang mampu dihasilkan Ketan Susu Kemayoran ini hingga ratusan porsi atau bahkan menyentuh ribuan.

“Nggak ada takarannya mas, masaknya pake feeling aja,” kata salah satu pekerja Ketan Susu Kemayoran.

Warung Ketan Susu Kemayoran ini sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, 1958 jadi awal berdirinya warung ketan susu ini. Haji Sukrad lah yang pertama kali merintis usaha Ketan Susu Kemayoran dan kini diteruskan oleh generasi ketiga yakni Amin.

Dirinya menyebut tak pernah ada hari libur untuk jam buka warung ini kecuali hari lebaran.

“Ya nggak ada libur kita mas kecuali lebaran doang,” ungkap Amin.

Terletak di Jalan Garuda Ujung atau Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat. Jika berkunjung ke warung ketan susu ini kamu nggak akan bingung karena tempatnya percis berada di pinggir jalan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Berburu Kuliner di Cirebon Saat Libur Long Weekend



Cirebon

Bingung menghabiskan libur long weekend Idul Adha? Kota Cirebon bisa menjadi tujuan untuk mencoba berbagai macam kuliner legendaris khas Kota Udang.

Hanya dua jam dari Jakarta, Cirebon menjadi salah satu alternatif kota yang dapat dikunjungi untuk berlibur di long weekend kali ini. Pengunjung dapat menikmati berbagai macam kuliner khas Cirebon hingga mengunjungi lokasi wisata yang sedang hits di Kota Cirebon.

Nasi Jamblang Mang Dul adalah salah satu kuliner khas Cirebon yang bisa dicoba oleh wisatawan. Nasi yang dengan isian lauk seperti ikan, ayam, tauco ataupun tahu tempe dengan sambal pedas khas Cirebon dan dibungkus menggunakan daun jati yang membuat aromanya khas dan wangi.


Ketika mendengar nama Cirebon, Empal Gentong akan selalu terngiang di kepala. Dengan sentuhan santan yang gurih, dan disajikan dengan gentong yang membuat empal gentong terlihat unik.

Salah satu Empal Gentong yang terkenal di Cirebon adalah Empal Gentong H. Apud. Ada juga Empal Gentong Mang Darma (EGMD) yang sudah berdiri sejak 70 tahun lalu.

Sebagai variasi, ada nasi lengko. Sebenarnya hidangan ini mirip ketoprak atau toge goreng di Jakarta. Bedanya ini pakai nasi dan kuah kacangnya sangat banyak. Masih ditambahi lagi irisan daun kucai yang harum dan gurih.

Ada pula mie Mie Koclok, menu khas Cirebon yang satu ini merupakan paduan antara mie kuning basah, suwiran ayam, irisan kol, tauge, potongan telur rebus, daun bawang, bawang goreng dan tentunya kuah putih kental yang terbuat dari seduhan kaldu

Untuk melengkapi kulineran di Cirebon, traveler dapat menginap di salah satu hotel favorit yaitu Patra Cirebon Hotel & Convention. Terletak di lokasi strategis yaitu Jl. Tuparev No 11, hotel ini menghadirkan nuansa budaya khas Cirebon yang kental dengan sentuhan batik Megamendung pada kamar dan desain interiornya.

“Dengan menginap di Patra Cirebon, para tamu dapat berwisata kuliner dengan mudah. Wisatawan dapat mencicipi kuliner khas Cirebon, seperti Empal Gentong H. Apud, Nasi Lengko H. Barno, Nasi Jamblang Mang Dul dan Ketan Bumbu Bu Yudi,” ujar I Gusti Made Juniarta, GM Patra Cirebon Hotel & Convention.

Hotel Patra CirebonHotel Patra Cirebon Foto: (dok. Istimewa)

Sebagai informasi, Patra Cirebon merupakan satu-satunya hotel di Cirebon memiliki fasilitas infinity pool yang terletak di rooftop dengan pemandangan kota Cirebon dan Gunung Ciremai yang menawan.

Terdiri dari 12 lantai dan 168 kamar, hotel ini juga punya fasilitas kamar khusus difable dengan ukuran pintu masuk, kamar mandi dan tempat tidur yang lebih luas dibandingkan kamar lainnya.

Fasilitas lain di hotel ini ada restoran, kafé dan Gym Corner. Ada juga aktivitas anak seperti Kids Corner, aktivitas mewarnai dan Ball Bath, serta penyewaan sepeda yang terletak di sebelah resepsionis.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Unik! Bangunan Berumur Satu Abad Disulap Jadi Kafe di Yogyakarta



Yogyakarta

Semerbak kopi menyeruak saat pintu kaca kafe ini dibuka. Space Roastery membuka kedai baru bertajuk 1890 di sebuah bangunan satu abad.

Space Roastery 1890 berada di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Bangunan itu berdiri lebih dari satu abad dan awalnya bernama Ndalem Pembayun. Dulunya ini dimiliki oleh keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

Kafe itu baru diresmikan pada 12 April 2024 lalu dan menambah warna baru di dunia perkafean Jogja. Konsepnya menawarkan customer untuk ngopi berkesan di dalam bangunan warisan budaya.


Hal itu dibenarkan oleh Alex, turis asing asal Perancis itu menikmati setiap teguk kopinya di Space Roastery 1890 sambil menelisik setiap inchi detail bangunan.

Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

“Saya menemukan kedai ini di Instagram, dan tidak disangka begitu luar biasa. Saya belum pernah merasakan pengalaman ini sebelumnya, yaitu menikmati kopi dengan warisan yang begitu indah,” kata Alex.

Jika traveler menyaksikan dari luar, bangunan ini memiliki gaya klasik khas Jawa dengan dominasi warna hijau, kuning, dan coklat bersayup teduh.

Terdiri dari dua bagian, yakni bagian dalam dan luar ruangan. Bagian dalam ber-AC menyatu dengan meja barista, tasting station, merchandise corner, serta diisi meja dengan jumlah terbatas. Adapun, bagian luar sejatinya adalah teras rumah dengan lebih banyak meja kursi.

Rumah ini adalah perwujudan salah satu bagian rumah Joglo, tepatnya omah njero atau rumah dalam sebagai bagian terdalam dari joglo. Omah njero difungsikan untuk ruang keluarga dan di dalamnya ada ruangan bernama senthong. Senthong itu mempunyai tiga bagian, yaitu senthong kanan, kiri, dan tengah.

Kalau traveler duduk di meja bar, tepat di depannya adalah senthong tengah. Aslinya tempat tersebut digunakan untuk bermeditasi, tempat tidur pengantin, dan juga tempat pemujaan dewi sri untuk kesuburan ladang.

Senthong didekorasi dengan simbol fertility sebagai kesuburan pasangan pengantin ataupun kesuburan ladang sawah. Senthong dan isinya tidak terusik dengan adanya Space Roastery 1890, karena diberi penutup agar senthong terjaga di balik tirai.

Space Roastery 1890 di YogyakartaSpace Roastery 1890 di Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Bangunan yang telah berdiri kokoh selama 134 tahun itu disulap menjadi kafe tanpa mengurangi atmosfer ngopi di bangunan yang sudah ada dari jaman Belanda. Dekorasinya memadukan unsur modern dan klasik dengan tetap menonjolkan keotentikan dari sang rumah.

“Dengan memilih bangunan ini untuk store kami, ini jadi salah satu cara untuk turut andil dalam melestarikan peninggalan budaya, khususnya rumah budaya Jawa,” tulis Space Roastery 1890 dalam akun instagram resminya @space.roastery

Ternyata bagi warga Jogja generasi 80 dan 90an, lebih familiar dengan tempat ini sebagai toko game Dino. Toko itu biasa digunakan untuk transaksi beli kaset, rental PlayStation, dan bermain tamiya.

“Karena tempat ini udah lama ga kedengeran eksistensinya, kami memberanikan diri buat buka Space Roastery 1890 di bangunan yang dulunya toko game Dino ini. Tujuannya untuk mendekatkan akses ke habitual drinkers dan home brewers yang bertempat tinggal di selatan sekaligus membangkitkan kembali popularitas tempat ini,” tulis Space Roastery 1890 di akun resminya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

4 Keunikan Kafe di Rumah Kuno Ndalem Pembayun Yogyakarta



Yogyakarta

Space Roastery 1890 yang dibuka April 2024 bukan tempat ngopi biasa. Berada di bangunan kuno, kafe itu mengenalkan sedotan ramah lingkungan.

Kafe dengan konsep unik bergaya klasik itu diresmikan pada 12 April 2024. Terbilang masih baru. Tetapi, justru karena kebaruannya itu, kafe tersebut menyuguhkan sejumlah oembeda.

Beralamat di Jl. MT Haryono No 9, Suryodiningrat, Kota Yogyakarta. Lokasinya dekat dengan sebagian pusat Jogja seperti Plengkung Gading dan Alun-alun Kidul Yogyakarta, sehingga aksesnya begitu mudah ditemukan.


Berikut 4 pembeda Space Roastery 1890 :

1. Berada di Bangunan Berusia Satu Abad

Bangunan yang digunakan kafe ini memiliki arsitektur Jawa yang mencolok, bahkan sejak pengunjung menginjakkan kaki di area parkir. Bangunannya lawas dan ternyata merupakan bangunan warisan budaya yang sudah berusia lebih dari satu abad.

Space Roastery berada di Ndalem Pembayun yang dulu milik keturunan Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

Nama 1890 diambil dari tahun berdirinya rumah tersebut. Selama 134 tahun, rumah ini telah beralih menjadi beragam fungsi, salah satunya dulu pernah menjadi toko game Dino. Warga Jogja generasi 80 hingga 90an pasti familiar dengan itu.

Dominasi warna hijau, kuning, dan coklat yang teduh dipadu dengan unsur modern yang tidak merusak ornamen aslinya. Bangunan ini sejatinya representasi dari bagian terdalam rumah Joglo yakni Omah Njero sebagai ruang keluarga. Di dalamnya juga ada senthong yang tidak diusik oleh Space Roastery karena ditutup oleh tirai di belakang meja bar barista.

2. Tasting Station

Jangan khawatir jika ragu dengan rasa kopinya, karena Space Roastery menjanjikan tasting station untuk traveler yang ingin mencicipi dulu rasa untuk filter coffee.

Di meja panjang itu, traveler dapat memilih rasa mana yang sesuai dengan lidah. Tidak perlu sungkan untuk meminta tolong barista mengarahkan. Jika sudah mantab, traveler bisa lanjut membeli kopi yang sesuai dengan selera.

3. Menu Unik di Space Roastery 1890

Space Roastery memang dikenal dengan signature kopinya, namun di gerai barunya ini mereka menyediakan menu tambahan unik tiada duanya di gerai lain.

Menu tersebut adalah kopi ronde dan wedang bajigur. Jika tidak ke 1890, traveler tidak akan menemukan menu serupa di gerai Space Roastery lainnya.

4. Sedotan ramah lingkungan dan edible

Space Roastery 1890 menjamin mutu sedotan untuk customernya ramah lingkungan dan bisa dimakan. Bahan dasar sedotan adalah tepung beras dan tepung jagung, sehingga biodegradable dan juga compostable.

Aman untuk dikonsumsi namun tidak mudah lunglai. meski setelah 30 menit terendam dalam minuman. Diproses lama selama 3-4 jam sog-resistant, traveler bisa memakannya jika sedotan sudah terasa lembek.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Baru Dibuka di Tangsel, Restoran dengan Playground yang Ada Mini Zoonya



Jakarta

Traveler yang sedang mencari tempat bermain anak dengan fasilitas lengkap di Tangerang Selatan bisa ke sini. Lokasinya juga gampang digapai dengan transportasi umum.

Nama tempat wisata baru di Tangsel ini adalah The Nice Garden Serpong. Lokasinya berada di Jl. Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Lokasinya persis berada di tepi jalan raya.

Tempat ini itu tidak hanya menawarkan lokasi bermain anak-anak saja lho, namun juga terdapat restoran dua lantai dengan sajian kuliner nusantara.


“Kita kan memang pionernya tempat makan yang menyediakan playgroud ya dan kita ada beberapa cabang. Nah untuk di Serpong ini kita lebih menonjolkan restorannya tapi tetap ada tempat bemain dengan ragam pilihan untuk anak,” kata Muhammad Yusuf Mulyo Utomo, Kepala Cabang The Nice Garden Serpong, Selasa (16/7/2024).

Baru beroperasional semenjak Desember 2023, Yusuf mengatakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Apalagi saat momen liburan sekolah kemarin.

“Selama 2 bulan terakhir kemarin animonya luar biasa, bahkan sampai jam makan malam itu masih ramai. Enggak hanya di restoran, tapi juga di area bermain juga masih ramai. Mungkin karena memang masyarakat mau memanfaatkan waktunya di momen liburan sekolah,” dia menambahkan.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan. (Syanti Mustika/detikcom)

Harga tiket dan jam operasional

Harga tiket masuk untuk anak-anak adalah Rp 30 ribu per orang, baik untuk weekend maupun weekday. Sedangkan harga tiket untuk pendampingnya (orang dewasa) Rp 20 ribu per orang.

“Harga tiket kita itu sudah mencakup bermain di playground dan mini zoo. Jadi anak-anak bebas bermain sepuasnya di playground kita,” kata Yusuf.

Banyak permainan yang bisa dicoba oleh anak-anak di sini, mulai dari perosotan, jungkit-jungkitan, ayunan, sepeda roda tiga hingga area bermain pasir. Juga ada area memanjat untuk memacu adrenalin si buah hati.

Di sini juga ada rainbow slide, yang bisa juga dimainkan oleh orang dewasa lho. Tenang saja, ada pemandu dan penjaga yang mengawasi kamu bermain. Ikuti saja arahannya dan berseluncur!

Puas bermain, anak-anak juga bisa bertemu dan berinteraksi dengan beragam hewan-hewan lucu dan unik lho. Di sini ada monyet albino, monyet tupai, domba Merino, Burung Makaw, Marmoset, Kura-kura Sulcata, Ikan Koi, Marmut, dan Cincila.

Untuk jam operasional, The Nice Garden Serpong buka setiap hari. Saat weekday mulai pukul 09.00-21.00 WIB dan weekend 08.00-21.00 WIB.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Menikmati kuliner secara prasmanan

Setelah puas bermain, traveler bisa bersantai di restoran dengan menikmati sajian masakan nusantara yang disajikan prasmanan. Ada ayam goreng, sup iga, cumi hijau, olahan ikan, dan lainnnya.

“Kita penyajiannya menu nusantara, konsepnya kita pakai prasmanan. Salah satu andalan kita ada sop iga, daging sapi lada hitam dan untuk sayurnya kita ada daun singkong. Kita juga ada ikan nila dan ayam goreng. Sejauh ini yang jadi best seller kita ayam goreng dan ikan gurame,” ujar Yusuf.

Untuk harga makanan dan minuman di sini bervariasi, mulai dari Rp 5.000. Dan cara pemesanannya, traveler memilih nasi dan lauk di bagian prasmanan, lalu menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

Setelah pembayaran, traveler bisa memilih meja yang berada di area outdoor atau indoor (ruang ber-AC).

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Fasilitas

Teruntuk menunjang kenyamanan pengunjung, di sini terdapat musala, toilet, lahan parkir yang luas, area playground, area bermain indoor, restoran, dan minizoo.

“Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah pagi, saat kita baru buka pada pukul 09.00 WIB (weekdays) dan 08.00 WIB (weekend). Kalau mau kumpul santai bersama keluarga bagusnya datang sore karena tidak terlalu panas. Jadi suasana sudah mulai agak sejuk,” kata Yusuf.

“Kita juga ada jual kopi dan aneka minuman. Walau segmen kita adalah keluarga, namun bagi anak muda yang ingin nongkrong bisa kok. Ngadem saja di ruangan yang ber-AC dan seruput minumnya sembari menikmati view area playground,” dia menambahkan.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Tips dan himbauan bermain

Traveler yang ingin membawa anak-anak bermain ke The Nice Serpong perlu memperhatikan kenyamanan dan keamanan anaknya. Mulai dari pakaian hingga diawasi saat bermain.

“Teruntuk para orang tua, mungkin dikondisikan anaknya untuk pakai pakaian yang nyaman untuk beraktivitas. Kalau memang mau datang di waktu siang, bisa menggunakan topi. Juga disarankan karena memang di beberapa area outdoor kita kan berundak, jadi memang harus selalu dalam pengawasan orang tua,” kata Yusuf.

“Kita memang menyediakan tim buat pengawasan, namun tetap kita selalu himbau buat orang tua juga ikut mendampingi dan mengawasi,” ujar dia.

Cara menuju ke lokasi dengan transportasi umum

Bagi traveler yang ingin menuju The Nice Garden Serpong dengan kendaraan umum, gampang kok. Traveler bisa naik KRL dengan titik pemberhentian di Stasiun Serpong. Dari stasiun lalu sambung dengan naik angkot sekitar 5 menit saja. Bilang saja ke supir angkotnya jika traveler ingin menuju ke playground ini.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com