Tag Archives: kuliner

Tempat Instagramable buat Cicipi Pizza Italia di Kota Hujan



Bogor

Akhir pekan, saatnya berburu tempat kuliner yang Instagramable. Di Bogor, ada spot kulineran baru yang menyajikan pizza asli Italia.

Bogor jadi salah satu kota tujuan wisatawan untuk menghabiskan akhir pekan. Kota Hujan ini menjadi pilihan bagi para pecinta kuliner. Banyak tempat menarik yang bisa dicoba.

Salah satunya adalah Altro Social Coffehouse and Kitchen. detikTravel berkunjung ke restoran ini beberapa waktu yang lalu. Altro berdiri di bangunan dua lantai yang cukup luas.


Di lantai pertama, terdapat bar dan area duduk yang nyaman dengan dekorasi pohon-pohon buatan yang terkesan hangat. Sementara di lantai dua, Altro menyediakan ruang meeting, area duduk untuk perokok dan juga area duduk untuk non-perokok.

Nama Altro sendiri diambil dari bahasa Italia yang berarti ‘berbeda’ alias different dalam bahasa Inggris.

“Filosofinya adalah kami berusaha menampilkan konsep kafe yang berbeda. Yang tidak hanya memiliki outlet yang nyaman dan estetik, tetapi memiliki makanan dan minuman yang enak dan affordable,” jelas Nur Nabila, pemilik Altro kepada detikTravel, Senin (29/7).

Altro BogorPizza yang rasanya lezat Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Salah satu menu andalan di sini adalah pizza. Ada beberapa pilihan menu pizza yang menjadi unggulan seperti quatro formaggi pizza, truffle carbonara pizza, carnivora pizza, dan pepperoni pizza.

Menu andalannya adalah pizza formaggi dengan kombinasi white cream, mushroom paste, mozzarella, gorgonzola, parmesan cheese, egg dan truffle oil yang makin memberikan cita rasa meleleh di lidah.

Selain makanan ala western, Altro juga menyajikan menu-menu nusantara, yaitu soto Betawi, rawon iga Surabaya, nasi goreng udang kecombrang, aneka ricebowl dan juga sop iga.

Untuk minumannya ada produk kopi dan non kopi, seperti Rose Sparkling hingga Pistachio Chocolate, sampai makanan penutup (dessert) seperti Cheese Cake hingga Tiramisu yang mampu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik lagi.

Altro BogorTempat Instagramable buat cicipi pizza di Bogor Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Selain rasa makanannya yang juara, Altro bisa jadi tempat nongkrong yang estetik dan Instagramable. Suasana klasik modern dengan sentuhan berkelas, bisa jadi tempat berkumpul bersama keluarga, pasangan atau teman di akhir pekan.

Salah satu pengunjung dari Jakarta bernama Hendra yang datang membawa istrinya mengaku sengaja ke sini untuk menyicipi pizza yang katanya resepnya autentik dari Italia.

“Mau cobain pizzanya. Katanya selain formaggi pizza, carnivora pizza juga jadi salah satu makanan yang direkomendasikan,” ujar Hendra.

Alamat, Jam Buka dan Harga

Altro berada di Jalan Binamarga II Nomor 2, Baranangsiang, Bogor. Lokasinya mudah dijangkau dan tidak terlalu jauh dari pintu tol Bogor.

Tempat makan pizza ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Pada akhir pekan, ada penampilan live music yang hadir dari sore hingga malam hari.

Untuk harganya, minuman kopi rata-rata Rp 30 ribuan dan paling mahal Rp 50 ribuan. Makanan pembuka (appetizer) sekitar Rp 40 ribuan, ricebowl Rp 40 ribuan, pizza dan pasta Rp 80 ribuan. Sedangkan untuk dessert, berkisar Rp 40 ribuan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Panduan ke Pasar Lama Tangerang, Surganya Jajanan dan Kuliner Malam


Jakarta

Pencinta kuliner mungkin sudah tidak asing lagi dengan Pasar Lama Tangerang, bukan? Ya, kawasan satu ini sangat terkenal dengan deretan kios dan gerobak makanan serta minumannya yang beragam.

Kawasan kuliner malam ini juga sampai viral dan ramai dikunjungi wisatawan dari mana saja. Mereka berbondong-bondong datang karena penasaran ingin mencicipi berbagai makanan yang ditawarkan di sini.

Kalau traveler juga salah satu yang penasaran dengan Pasar Lama Tangerang, simak panduan di bawah ini sebelum kamu pergi ke sana.


Macam-macam Kuliner Pasar Lama Tangerang

Pasar Lama Tangerang populer karena bermacam-macam kuliner nikmat bisa kamu temukan di sana. Mulai dari makanan tradisional hingga kekinian, juga hidangan lokal sampai internasional semuanya ada.

Sejumlah makanan viral yang dapat kamu cicipi di sana seperti jagung goreng, gohyong ayam, potato twist, Korean fish cake, som tam, mango sticky rice, Japanese fluffy cake, dan dakkochi.

Makanan manis yang bisa dijajal meliputi churros, mochi daifuku, sampai mille crepes. Jajanan pentol jumbo, sate gurita, cumi bakar, telur gulung, lumpia basah, zuppa soup, dimsum mentai, takoyaki, hingga sushi juga dapat dicoba di sini.

Kawasan Pasar Lama merupakan salah satu alternatif wisata kuliner yang bisa detikers kunjungi setiap harinya.Kuliner di Pasar Lama Tangerang. (Grandyos Zafna/detikcom)

Hidangan tradisional yang dapat ditemukan meliputi kerak telor, serabi, kinca durian, pempek dan tekwan, jamu herbal. Selain jajanan, ada pula makanan berat yang dapat disantap untuk mengenyangkan perut seperti rawon sawi, mi ayam jamur, ayam goreng cabai hijau, ayam taliwang, hingga pizza.

Menariknya, bisa ditemukan juga hidangan ekstrem dari daging ular, biawak, dan kelelawar lho. Daging hewan-hewan tersebut ditawarkan menjadi menu sate, sop, abon, maupun dagingnya yang digoreng.

Untuk harga aneka kuliner di Pasar Lama Tangerang bervariasi dan yang jelas cukup terjangkau. Sejumlah tenant makanan di sana sudah menyiapkan QR code untuk metode pembayaran QRIS. Akan tetapi, sebaiknya tetap siapkan sejumlah uang tunai ya.

Kalau belum menarik uang, tenang saja karena terdapat ATM di sekitar kawasan kuliner ini.

Pasar Lama Tangerang terletak di Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Lokasinya dekat dengan Stasiun Tangerang dan Masjid Agung Al-Ittihad.

Kawasan kuliner ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL dan transportasi online. Mengutip catatan detikcom, pengguna KRL bisa turun di Stasiun Tangerang dan berjalan kaki ke lokasi sekitar 5-10 menit. Keluar stasiun bisa ambil arah timur sampai Masjid Agung dan belok kiri lalu lanjut jalan lagi sebentar.

Kalau menggunakan kendaraan pribadi harap memperhatikan tempat parkirnya. Jika salah pilih area parkir, mobil atau motormu dapat terjebak sehingga tidak bisa keluar lantaran tertutup deretan lapak pedagang. Ada baiknya tidak parkir kendaraan tepat di Pasar Lama Tangerang, melainkan di sekitarnya seperti di Jl. Bakti Saham, Jl. Saham, atau area Masjid Agung.

Waktu Operasional Pasar Lama Tangerang

Karena tempatnya kuliner malam, traveler dapat mengunjungi Pasar Lama Tangerang mulai jam 16.00 WIB hingga larut malam. Sebaiknya datang ke sana sejak sore hari lantaran kawasan ini semakin malam kian dipadati pengunjung.

Selain itu, kamu yang berniat mencoba berbagai jajanan lezat perlu datang duluan agar tidak kehabisan maupun mengantre terlalu panjang.

Sejumlah warga mencari hidangan untuk berbuka puasa di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa (12/3/2024). Kawasan Pasar Lama bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mencari hidangan berbuka puasa.Kuliner di Pasar Lama Tangerang. (Grandyos Zafna/detikcom)

Tips Berkunjung ke Pasar Lama Tangerang

Sebelum datang ke kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang, kamu dapat menyimak sederet tips berikut:

  • Siapkan uang tunai untuk membeli jajanan di kios yang tidak menyediakan pembayaran online
  • Naik KRL sebagai opsi transportasi umum untuk berkunjung ke Pasar Lama Tangerang
  • Parkirkan kendaraan di sekitar Pasar Lama Tangerang agar tidak terjebak saat keluar
  • Datang di sore hari agar tidak antre panjang dan kehabisan kuliner yang ingin dicicipi
  • Kenakan pakaian yang nyaman
  • Perhatikan barang berharga yang dibawa dikarenakan ramainya pengunjung
  • Bawa payung agar dapat berlindung saat hujan tiba-tiba datang.

Nah, itu tadi panduan mendatangi Pasar Lama Tangerang untuk kulineran malam. Jadi, kamu pencinta kuliner tertarik nggak mengunjungi kawasan satu ini?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Hits di Jakarta Selatan dari Cafe sampai Public Space


Jakarta

Sebagai kota megapolitan, Jakarta tentu punya banyak tempat hits yang tidak hanya populer di kalangan penduduk lokal tapi juga pengunjung dari luar kota.

Banyak yang bilang kalau setiap sudut kota ini menyajikan tempat-tempat unik. Mulai dari kafe-kafe trendi dan Instagramable, pusat hiburan modern, hingga destinasi kuliner.

Tempat Hits di Jakarta Selatan

1. M Bloc Space

M Bloc Space di Blok MM Bloc Space. Foto: Johanes Randy

M Bloc Space jadi salah satu tempat hits di Jakarta Selatan yang menggabungkan seni, kreativitas, dan kuliner dalam satu lokasi yang trendi. Lokasinya ada di Jalan Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Di sini, pengunjung bisa menikmati beragam aktivitas mulai dari workshop kreatif, konser live, hingga festival kuliner.

M Bloc Space buka setiap hari dari jam 09.00 – 24.00 WIB. Namun, setiap tenant F&B di sana waktu beroperasinya bisa berbeda-beda.

2. Blok M

Di Bulungan Blok M Ada Nasi Bebek Super Pedas hingga Gultik Stiker yang ViralArea Blok M Plaza dan para pedagang gultik (gulai tikungan). Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Blok M juga jadi kawasan tempat hits di Jakarta yang terkenal dengan keanekaragaman kuliner ataupun hiburan. Sebagai salah satu kawasan ikonik di Jakarta, Blok M menawarkan suasana yang hidup dan beragam aktivitas menarik.

Di sini, kita bisa menjelajahi pasar, pusat perbelanjaan, dan berbagai kafe serta restoran. Bahkan, sampai malam hari Blok M juga masih ramai.
Salah satu spot yang wajib kamu kunjungi di Blok M di antaranya gultik (gulai tikungan) Blok M, Taman Literasi, Mal Blok M Square, ataupun Mal Blok M Plaza.

3. Jalan Senopati

Jalan Senopati terkenal dengan pilihan kafe, restoran, dan bar trendi serta Instagramable yang sangat terkenal di kalangan anak muda dan profesional. Tempat ini juga terletak di kawasan yang strategis.

Dengan berbagai tempat makan dan hiburan yang menarik, Jalan Senopati menjadi destinasi yang sangat dicari bagi mereka yang ingin merasakan suasana metropolitan dan stylish di Jakarta Selatan.

4. Sudirman Central Business District (SCBD)

SCBD JakartaGedung tinggi di kawasan SCBD Jakarta Foto: Angga Aliya ZR Firdaus/detikcom-gedung

Kawasan SCBD dikenal sebagai salah satu pusat bisnis yang ada di Jakarta, yang penuh dengan gedung-gedung perkantoran tinggi.

Selain itu, SCBD juga dikenal dengan kehidupan malam yang menawarkan berbagai pilihan restoran, bar, dan kafe trendi yang populer di kalangan masyarakat Jakarta.

Misalnya Lucy in The Sky, Beer Garden, Odysseia, hingga Bukanagara Coffee & Roastery. Beberapa tempat tadi bisa kamu kunjungi ketika ada kawasan SCBD Jakarta Selatan.

5. Tebet Ecopark

Sejumlah warga bermain di wahana yang tersedia di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2024). Taman seluas 7,3 hektar yang bisa diakses secara gratis oleh warga tersebut menjadi pilihan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan libur panjang akhir pekan dan cuti bersama yang bertepatan dengan hari Kenaikan Isa Almasih. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YUSejumlah warga bermain di wahana yang tersedia di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2024). Taman seluas 7,3 hektar yang bisa diakses secara gratis oleh warga tersebut menjadi pilihan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan libur panjang akhir pekan. Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Tebet Ecopark adalah salah satu taman yang hits di daerah Jakarta Selatan. Terletak di kawasan Tebet, taman kota dikenal karena desain dan ruang terbuka yang luas.

Tebet Ecopark juga menyediakan berbagai fasilitas untuk aktivitas outdoor, termasuk jalur jogging, area bermain anak-anak, dan taman-taman tematik untuk rekreasi serta edukasi. Selain itu, Tebet Ecopark sering menjadi lokasi berbagai acara komunitas.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Odeon Chinatown Sukabumi, Spot Wisata Kuliner Halal Bergaya Pecinan



Jakarta

Sukabumi tak hanya memiliki destinasi wisata alam. Kini, ada juga destinasi wisata kuliner tematik bergaya pecinan.

Adalah Odeon Chinatown Soekaboemi yang berlokasi di Ruko Danalaga Square, Jalan Pajagalan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. Berkunjung ke sana traveler akan disuguhi pengalaman kuliner dengan nuansa khas kampung China.

Nuansa pecinan langsung terasa melalui ornamen khas seperti lampion dan dekorasi bernuansa Tionghoa. Suasana itu diperkuat dengan tampilan setiap gerai makanan dan minuman yang dihias dengan pernak-pernik oriental, menciptakan atmosfer yang berbeda dari tempat kuliner lainnya di Sukabumi.


Beragam pilihan kuliner tersedia di Odeon Chinatown, mulai dari makanan khas oriental seperti dimsum, kopi tiam, dan kimbab, hingga hidangan lokal dari berbagai daerah. Konsep tematik ini tidak hanya menghadirkan suasana unik, tetapi juga menawarkan menu yang terjangkau.

“Harga makanan di sini rata-rata mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000, sehingga ramah di kantong,” ujar Direktur PT Putra Sakti Sukamulya, Budiyanto Hukin Pramono, Sabtu (21/12/2024).

Odeon Chinatown Soekaboemi.Odeon Chinatown Soekaboemi. (Siti Fatimah/detikJabar)

Sebanyak 28 tenant kuliner di Odeon Chinatown Soekaboemi telah tersertifikasi halal. Mayoritas tenant berasal dari UMKM lokal yang kini memiliki tempat usaha permanen.

“Sebagian besar tenant adalah UMKM yang berkembang dari awalnya hanya berjualan di pinggir jalan. Dengan adanya tempat ini, mereka bisa naik kelas dan memperluas bisnisnya,” ujarnya.

Selain kuliner, fasilitas penunjang di Odeon Chinatown turut menjadi nilai tambah. Tersedia area parkir luas, toilet yang bersih, dan panggung untuk berbagai acara seperti live music atau senam jantung sehat.

“Kami juga membuka ruang bagi seniman lokal untuk tampil di panggung, sehingga mereka punya kesempatan menunjukkan karya mereka,” tambahnya.

Odeon Chinatown Soekaboemi.Odeon Chinatown Soekaboemi. (Siti Fatimah/detikJabar)

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengapresiasi kehadiran Odeon Chinatown Soekaboemi sebagai salah satu ikon wisata kuliner di kota ini. Ia menyebutkan bahwa tempat ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga mendukung perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan UMKM.

“Kami berharap tempat ini menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sukabumi. Dengan 28 tenant yang aktif, peluang ekonomi bagi masyarakat semakin terbuka,” ungkap Kusmana.

Pemkot Sukabumi juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada pelaku usaha kuliner agar mereka dapat terus berkembang. “Kami akan melakukan pelatihan dan promosi secara teknis untuk mendukung keberlanjutan usaha para tenant di sini. Kolaborasi dengan stakeholder juga sangat penting,” jelasnya.

Salah satu pengunjung, Annisa (19), warga Cisaat, mengaku terkesan dengan suasana tempat ini. “Awalnya tahu dari Instagram. Pas datang, suasananya nyaman dan teduh. Dekorasi Chinese-nya jadi nilai tambah,” ujar Annisa.

____________

Baca artikel selengkapnya di detikJabar

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com

Menyantap Ragusa Ice Cream hingga Bakmi Gang Kelinci



Jakarta

Pasar Baru salah satu kawasan legendaris di Jakarta Pusat bisa menjadi jujugan saat libur tahun baru. Belanja, kuliner, berwisata sejarah. bisa dilakukan.

Pasar Baru mudah dijangkau dengan transportasi umum, dekat dengan Stasiun Juanda dan Halte TransJakarta Juanda dan halte TransJakarta Pasar Baru.

Di sinilah perpaduan nuansa Jakarta tempo dulu dengan pesona modern ibu kota. Traveler bisa berfoto dengan nuansa jadul atau pun kekinian.


Berikut adalah rekomendasi jalan-jalan sehari di Pasar Baru:

1. Memulai Hari dengan Es Krim Legendaris Ragusa

ice cream Ragusa di Jakarta PusatIce cream Ragusa di Jakarta Pusat (Rifkianto Nugroho/detikTravel)

Perjalanan dimulai di Ragusa Italian Ice Cream, yang berlokasi tidak jauh dari Stasiun Juanda maupun Halte TransJakarta Juanda. Setelah turun di Stasiun Juanda, traveler dapat mengikuti petunjuk keluar menuju Masjid Istiqlal dengan berjalan melalui skybridge. Ikuti jalur skybridge hingga melewati pintu masuk halte TransJakarta.

Setelah keluar dari skybridge, belok kiri dan lanjutkan perjalanan lurus hingga tiba di Ragusa Italian Ice Cream yang berada di seberang Masjid Istiqlal. Es krim yang telah berdiri sejak 1932 ini terkenal karena menggunakan resep tradisional tanpa pengawet.

Menu andalannya, seperti Spaghetti Ice Cream menjadi favorit pengunjung dari berbagai generasi. Suasana nostalgia semakin terasa dengan interior sederhana dan bangunan bergaya kolonial. Sembari menikmati es krim, traveler juga dapat melihat di atas lalu lalang KRL melintas dan pengamen jalanan yang sering tampil di depan Ragusa, menambah pengalaman otentik khas Jakarta tempo dulu.

2. Menyusuri Kemegahan Masjid Istiqlal

Hari ketiga Ramadan, umat muslim dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri buka puasa bersama di Masjid Istiqlal, Kamis (14/3/2024). Begini suasananya.Masjid Istiqlal (Rifkianto Nugroho/detikTravel)

Hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari Ragusa Italian Ice Cream, Masjid Istiqlal menjadi destinasi wajib selanjutnya. Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara yang mampu menampung hingga 120.000 jemaah, Istiqlal memancarkan keindahan arsitektur modern dengan sentuhan tradisional yang memancarkan nuansa religius yang menenangkan.

Kubahnya yang megah berbentuk seperti payung melambangkan persatuan umat Islam di Indonesia, menjadikan masjid ini tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kebangsaan.

Traveler dapat menjelajahi interiornya di dalam masjid Istiqlal, termasuk tepat sholat yang megah dan area wudhunya yang luas. Bagi para fotografer, halaman luar masjid juga menjadi spot menarik untuk mengabadikan perpaduan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang berada di seberangnya.

3. Menikmati Seni dan Kreativitas di Pos Bloc

Pos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta PusatPos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Dari Masjid Istiqlal, perjalanan berlanjut ke Pos Bloc, pusat kreatif baru yang berada di Gedung Filateli Jakarta. Gedung ini dulunya adalah kantor pos dan kini diubah menjadi ruang multifungsi yang dipenuhi dengan kafe, toko kerajinan lokal, dan spot nongkrong dan bengong.

Di sini, traveler bisa menikmati kopi, nyemil-nyemil cantik, photobox, atau sekadar bersantai di sudut-sudut estetik gedung Pos Bloc ini. Suasananya sangat Instagramable, cocok untuk traveler yang ingin berbagi momen di media sosial traveler.

4. Berburu Barang Unik di Pasar Baru

Setelah menikmati suasana santai di Pos Bloc, saatnya melanjutkan perjalanan ke destinasi utama yaitu berburu barang unik di Pasar Baru. Kawasan yang telah berdiri sejak 1820 merupakan surga belanja dengan berbagai toko legendaris yang menawarkan sepatu berkualitas dengan harga terjangkau.

Selain itu, Pasar Baru juga dikenal dengan gerai bahan pakaian yang menyediakan koleksi menarik dan unik, menjadikannya tempat yang sempurna untuk memenuhi kebutuhan belanja sekaligus merasakan nuansa nostalgia Jakarta tempo dulu.

5. Menutup Hari dengan Bakmi Gang Kelinci

Pasar Baru di JakartaBakmi Gang Kelinci di Pasar Baru, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Setelah lelah berbelanja, akhiri perjalanan dengan mencicipi kuliner legendaris di Bakmi Gang Kelinci. Berdiri sejak 1957, restoran ini terkenal dengan sajian bakminya yang lembut dan kuahnya yang gurih. Menu andalan seperti Bakmi Ayam isian jamur, Bakso, dan Pangsit Goreng selalu menjadi pilihan favorit pengunjung.

Restorannya terletak di kawasan Pasar Baru tepat di belakang pasar baru, sehingga mudah dijangkau setelah seharian menjelajahi dan berbelanja di Pasar Baru. Sambil menikmati makanan, traveler bisa mengenang kembali perjalanan yang penuh kenangan di kawasan bersejarah ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mengenal Nagari Kapau, Kampung yang Menjadi Asal-usul Nasi Kapau


Jakarta

Bagi travelers pecinta kuliner, tentu sudah tidak asing dengan nasi kapau. Makanan yang satu ini memiliki cita rasa yang lezat di mulut. Maka tak heran kalau banyak pecinta nasi kapau dari berbagai daerah di Tanah Air.

Jika kamu warga Jakarta, kalian bisa mencoba nasi kapau autentik yang terletak di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Bertepatan di samping fly over, berjejer penjual nasi kapau yang menyuguhkan puluhan lauk yang menggugah selera.

Namun, banyak yang mengira kalau nasi kapau berasal dari Padang. Sebab, nasi kapau ataupun nasi padang memang sama-sama dari Sumatera Barat.


Namun, nasi kapau sendiri berasal dari sebuah kampung kecil bernama Nagari Kapau. Penasaran dengan kampung yang menjadi asal-usul nasi kapau? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Mengenal Nagari Kapau, Asal Mula Hadirnya Nasi Kapau

Nagari Kapau merupakan sebuah kampung kecil yang terletak di Kecamatan Tilatang, Kamang, Kabupaten Agam, Bukittinggi. Jaraknya sekitar 4 kilometer dari ibu kota kecamatan dan 74 kilometer dari ibu kota kabupaten.

Sebenarnya, tak ada yang begitu spesial dari kampung ini. Lanskap alam yang indah dan hijau menjadi pemandangan umum seperti nagari-nagari atau kampung lainnya di Tanah Minang. Hal ini wajar karena sebagian besar lanskap kampung ini adalah sawah.

Gerbang penanda masuk Nagari KapauNagari Kapau merupakan sebuah kampung kecil yang terletak di Kecamatan Tilatang, Kamang, Kabupaten Agam, Bukittinggi. (detikTravel)

Luas Nagari Kapau tercatat 5,54 kilometer persegi atau 5,78 persen dari luas wilayah Kecamatan Tilatang Kamang. Mengutip e-jurnal Kecamatan Tilatang Kamang dalam Angka oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Agam, jumlah penduduk nagari yang terdiri dari 12 jorong (kampung) tercatat sebanyak 3.129 jiwa pada 2019.

Sebagian besar penduduk Nagari Kapau berprofesi sebagai petani. Namun, ada juga yang menjadi pedagang, terutama penjual makanan. Akan tetapi jumlahnya terbilang sedikit.

Meski tak banyak masyarakat yang berprofesi sebagai penjual makanan, tetapi makanan yang paling terkenal dari nagari tersebut adalah nasi kapaunya. Hebatnya, nasi kapau justru tersebar hingga ke berbagai daerah di Tanah Air karena terkenal akan kelezatannya.

Penggunaan nama nasi kapau dipakai oleh para pedagang generasi pertama. Hal ini dilakukan untuk membedakan nasi mereka dengan nasi padang lainnya. Kemudian, nama tersebut terus dipakai oleh setiap pedagang yang benar-benar berasal dari Kapau atau memiliki hubungan kekerabatan dengan Nagari Kapau.

Meski terkenal hingga ke pelosok daerah, tetapi penjual nasi kapau di Nagari Kapau sendiri sangat sedikit, hanya ada tujuh tempat makan. Itu pun dengan tampilan rumah makan yang sederhana.

Ciri Khas dari Nasi Kapau

Salah satu menu andalan dari nasi kapau adalah gulai kapaunya yang begitu menggoyang lidah. Namun, nasi kapau tak langsung terkenal di masyarakat karena berkembang secara bertahap.

Pada akhir 1960-an, gulai kapau mulai dijajakan ke kampung-kampung atau diletakkan dalam periuk di atas senggan rotan yang dijunjung di kepala. Sejatinya, keunikan dari nasi kapau adalah penampilan makanannya yang berbeda dari hidangan lainnya.

Nasi Kapau Ni Er di Los Lambuang BukittinggiSalah satu menu andalan dari nasi kapau adalah gulai kapaunya yang begitu menggoyang lidah. (Yenny Mustika Sari/detikcom)

Tak seperti di restoran, setiap lauk atau gulai nasi kapau akan ditempatkan dalam panci besar yang bersusun-susun tinggi ke atas, lalu diletakkan di antara bangku tempat para pembeli makan dengan si penjual.

Untuk menyendok atau mengambil gulai juga unik karena menggunakan sendok dari batok kelapa bertangkai panjang. Soalnya, di antara susunan panci-panci gulai tersebut ada yang terlalu jauh jika dijangkau tangan tanpa alat bantu.

Hebatnya, penyajian nasi kapau saat ini tidak ada perbedaan dari zaman dahulu. Puluhan lauk akan ditaruh di wadah, lalu disusun bertingkat dengan posisi penjual yang lebih tinggi dari pembeli.

“Kemudian masyarakat makan berguyub bersama. Pedagang dan penikmat makanan juga saling berinteraksi,” kata sejarawan kuliner Indonesia, Fadly Rahman beberapa waktu lalu.

Fadly mengungkapkan, nasi kapau diyakini sudah ada sejak abad ke-19, tepatnya saat zaman kolonial Belanda. Jejaknya lalu beriringan dengan tradisi merantau dan berdagang di kalangan masyarakat Minang. Kala itu, para wanita yang ditinggal suaminya merantau, mendirikan usaha rumah makan.

Mereka menawarkan nasi dan aneka lauk khas Minang, tetapi ada beberapa jenis lauk yang hanya ada di Kapau, seperti gulai kapau dan tambusu. Selain dijual di wilayah Kapau, para wanita ini juga membuka warung cukup jauh dari wilayah asalnya. Fadly menyebut ada banyak warung nasi kapau yang berdiri di Pasar Payakumbuh pada 1911.

Mengenai ciri khas tampilan nasi kapau yang disusun bertingkat, travelers bisa melihatnya di kedai-kedai nasi kapau di Pasar Lereng Kota Bukittinggi, jaraknya sekitar 8 kilometer dari Nagari Kapau. Tempat itu dikenal dengan nama Los Lambuang dan disebut-sebut sebagai surganya nasi kapau di Bukittingi.

Mengutip arsip berita detikFood, kata Los Lambuang diibaratkan sebagai food court di dalam sebuah mall. Jika diartikan ke bahasa Indonesia, kata ‘Los’ berarti lorong dan ‘Lambuang’ berarti lambung.

Salah satu kedai nasi kapau yang cukup terkenal di sana adalah Kedai Nasi Kapau Uni Lis. Ia telah berjualan nasi kapau sejak tiga generasi. Penikmat nasi kapau buatan Uni Lis kebanyakan juga datang dari para pesohor ternama di Tanah Air.

“Yang paling khas itu ya tambunsu. Tidak semua penjual nasi di Sumatra Barat yang ada tambunsunya. Hanya ada di nasi kapau,” ujar Nurfida, salah satu karyawan Kedai Nasi Kapau Uni Lis.

Perbedaan Nasi Kapau dengan Nasi Padang

Beberapa orang menganggap nasi kapau dan nasi padang adalah hal yang sama. Sebab, cita rasa dari kedua makanan tersebut mirip-mirip sehingga dianggap sama saja.

Padahal, nama nasi padang biasa digunakan oleh pemilik rumah makan yang umumnya dari Sumatera Barat, terutama dari kota Padang. Sementara itu, nasi kapau memang digunakan oleh penjual makanan dari daerah Nagari Kapau.

Pedagang menyiapkan nasi kapau pesanan pengunjung di Los Lambuang Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (18/6/2023). Kawasan Los Lambuang yang merupakan lokasi wisata kuliner di kota Jam Gadang itu ditetapkan pemerintah daerah setempat sebagai zona dengan kuliner yang memenuhi kriteria halal, aman, dan sehat. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YUBeragam menu di nasi kapau (Iggoy el Fitra/Antara)

Jika travelers berjalan-jalan ke Los Lambuang di Bukittinggi, kamu akan menemukan banyak penjual lapau nasi kapau yang punya keunikan tersendiri. Keunikan yang pertama adalah pada nama nasi kapaunya, yakni hampir seluruh penjual nasi kapau selalu menggunakan nama ‘Uni’ untuk menamai lapaunya.

“Hampir seluruhnya pakai nama Uni. Ada Uni Pit, Uni Lis dan lain sebagainya,” ujar Pakar Kuliner Minang, Reno Andam Suri.

Lalu, keunikan lainnya juga terdapat pada warna lapau. Reno mengatakan lapau nasi kapau di Los Lambuang semuanya berwarna biru. Sebab, biru adalah warna kebanggaan masyarakat Bukittinggi.

Kemudian, terdapat aturan tidak tertulis mengenai penggunaan label ‘Kapau’ pada nama lapau di Los Lambuang. Jadi, hanya pedagang yang berasal dari Nagari Kapau yang boleh menamai lapaunya dengan label ‘Kapau’.

Nasi Kapau Ni Er di Los Lambuang BukittinggiSedap…. (Yenny Mustika Sari/detikcom)

Ingin mencoba nasi kapau, tapi bingung saat memilih lauknya? Pastikan travelers memesan gulai kapau yang sangat khas dengan warna kunyitnya. Rasanya gurih dan lumayan pedas dapat menambah kenikmatan saat makan.

Sayur gulai sendiri terdiri dari potongan nangka muda, rebung, kol, pakis, kacang panjang, dan jengkol. Semuanya berada dalam kuah yang tidak terlalu kental.

Menu wajib lainnya dari nasi kapau adalah gulai tunjang atau kikil, serta usus yang merupakan campuran telur dan tahu yang dilumatkan. Selain itu, ada masakan lain yang juga menggugah selera, seperti dendeng balado, ayam gulai, hingga ayam rendang.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Bumi Aki yang Jadi Penglipur Lapar Traveler di Kawasan Sentul



Sentul

Di kawasan ramai pusat perbelanjaan di wilayah Bogor terdapat satu tempat kuliner yang bisa dicoba oleh traveler. Apalagi penikmat sajian khas Nusantara.

Bumi Aki yang membawa sejarah panjang berawal dari warung kecil yang seadanya, kini dengan proses yang panjang menjelma menjadi satu restoran besar dengan ragam daya tarik. Tentu andalannya sajian khas Nusantara dengan balutan gaya modern yang ciamik.

detikTravel berkesempatan mendatangi restoran yang berada di Citaringgul, Sentul, Bogor. Dari tampak bangunan depan yang rimbun dengan tumbuhan membuat kesan pertama yang menarik dan begitu masuk pun traveler akan disuguhkan dengan suasana mewah dari perabotan hingga pilihan musik yang disenandungkan.


Masuk ke bagian utama, sajian khas Nusantara mulai diperkenalkan satu persatu. Datang dari sajian Jawa Barat yakni maranggi, bukan sate melainkan iga short ribs yang dibakar menggunakan bumbu manis berempah itu.

Dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, ditambah hint dari pembakaran yang menambah nafsu makan. Belum lagi pendamping sang daging yaitu ala-ala karedok yang rasanya pedas, asam, gurih membuat satu piring tersebut rasanya begitu lengkap.

Seperti anekdot ‘kurang kenyang bila tanpa nasi’ Bumi Aki juga punya andalannya, berasal dari Bali, ayam betutu dengan bumbu rempah yang menohok sanggup menghabiskan sekepal nasi yang jadi pendampingnya. Tak luput pada sajian itu, sate lilit yang ikut ambil posisi untuk mengantre masuk ke dalam mulut.

Restoran Bumi Aki Siganture SentulSajian khas Nusantara dengan tampilan modern ala Bumi Aki. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Tak cukup di panganan berat, bagi pecinta manis ada dua sajian yang menjadi highlight-nya yaitu ice kelapa harum manis dan juga asem tamarind cheese cake. Keduanya bak kutub selatan dan utara yang punya ceritanya masing-masing.

Ice kelapa harum manis, bukan sekadar es kelapa dengan potongan buah-buahan biasa. Sajian ini naik level ke tingkat paling atas, rasa gurih dan manis yang pas membuat satu suapan lengkap mendarat sempurna di dalam mulut.

Belum lagi ada atraksi kecil dalam sajian itu, terdapat cangkang coklat yang harus dipecahkan agar bisa menemukan kenikmatan dari sebuah ice kelapa harum manis.

Dan untuk tamarind cheese cake, jika merasakan cheese cake mungkin sudah biasa dengan rasanya yang creamy serta manis yang tak berlebih. Gong-nya dari sajian ini adalah rasa tamarind yang menyatu dengan gurihnya cream keju.

Restoran Bumi Aki Siganture SentulRestoran Bumi Aki Siganture Sentul. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Lalu minuman andalan yang bisa menyegarkan, Bumi Aki punya bir pletok sparkling. Sensasi berbeda akan terasa dalam tegukan demi tegukan di minuman ini.

Rasa rempah yang kuat semakin dimeriahkan dengan sparkling dari bir pletok ini. Dari segi warna pun cukup menarik yang biasanya bir pletok berwarna coklat, Bumi Aki memberikan pembeda dengan bir pletok berwarna hijau.

So, buat traveler yang berada di kawasan Sentul boleh coba pengalaman menarik merasakan sajian kuliner khas Nusantara yang naik level dengan suguhan nuansa restoran yang asri, Instagramable, dan mewah.

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Kafe dan Resto di Kota Wisata Cibubur, Ada yang Halal Certified

Jakarta
Kota Wisata Cibubur jadi alternatif liburan akhir pekan warga Jabodetabek karena beragam pilihan aktivitas. Termasuk kafe dan resto dengan berbagai pilihan menu Asia, Nusantara, Barat, serta fusion. Sebagian kafe dan resto bahkan menyediakan space untuk keluarga, aktivitas, dan berbagai hidangan.

Berikut daftar 10 kafe dan resto di Kota Wisata Cibubur yang bisa dikunjungi sendiri atau bareng lingkungan terdekat. Sebelum berkunjung, ada baiknya reservasi lebih dulu supaya kebagian tempat.

1. CU@CAFE Kota Wisata

CU@CAFE Kota Wisata Cibubur
CU@CAFE Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram cuatcafe)

Jam buka: 08.00-22.00 setiap hari

Lokasi: Jl. Wisata Utama Nomor 30 Blok I1, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-124 ribu bergantung jumlah pesanana dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini mencantumkan keterangan smoked chicken halal di media sosialnya, sehingga sangat direkomendasikan bagi penikmat hidangan halal. Di sini tersedia musholla yang sangat bersih dan nyaman, meski resto dekat masjid sehingga memudahkan pengunjung yang harus beribadah tepat waktu.

Tentunya CU@CAFE menyediakan makanan dan minuman yang super enak dengan ragam menu Nusantara hingga Western. Kafe dan resto ini cocok buat kamu yang pengen kulineran sendiri, atau bareng temen-temen segang. Kamu juga bisa meeting casual di sini atau sekadar hangout di hari libur.

2. NOB Coffee & Eatery, Kota Wisata Cibubur

NOB Coffee & Eatery, Kota Wisata Cibubur
NOB Coffee & Eatery, Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram nob.journal)

Jam buka:

  • Minggu-Jumat: 08.00-22.00
  • Sabtu: 08.00-23.00

Lokasi: Kantor Marketing Satelite-Marketing Gallery, Jl. Raya Ciangsana, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-145 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Aneka roti dan pastry adalah hidangan spesial dari resto ini yang diolah sendiri dengan pilihan rasa manis hingga asin gurih. Enaknya olahan gandum ini langsung terasa di ujung lidah saat melihat displaynya di jendela resto. Tentunya tersedia juga menu lain yang tidak kalah lezat misal pasta, salad, dan aneka minuman.

Resto ini sangat welcome bagi tamu yang ingin bertanya terkait bahan dan status halal hidangan. Sehingga kita bisa menikmati hidangan seutuhnya tanpa khawatir menu pesanan halal atau haram. Ragam menu plus ambiance resto yang modern sekaligus calm pas buat yang ingin menghabiskan waktu bareng orang-orang terdekat.

3. Prompt Space

Prompt Space Kota Wisata Cibubur
Prompt Space (dok. Instagram prompt.space)

Jam buka:

  • Senin-Jumat: 08.00-23.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Wisata Utama Boulevard Blok H1 Nomor 08, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini menyajikan menu Nusantara hingga Western yang super cocok dengan lidah pengunjung. Ragam hidangan dengan paduan rasa gurih, asam manis segar, dan hint pedas lada ini berpadu dengan minuman berbasis kopi dan non kopi. Kualitas menu yang nggak ecek-ecek ini tentunya bisa diperoleh dengan harga super affordable.

Selain variasi hidangan, resto ini juga menyelenggarakan BSB alias Backyard Sale Bazaar dengan waktu pelaksanaan bergantung kebijakan pengelola resto. Even ini melibatkan berbagai clothing line dan produknya dengan harga sangat bersahabat hanya untuk pengunjung Prompt Space.

4. Main Street Dining & Coffee

Main Street Dining & Coffee
Main Street Dining & Coffee (dok. Instagram mainstreet.id)

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 10.00-23.00
  • Jumat: 10.00-00.00
  • Minggu: 07.00-00.00

Lokasi: Jl. Boulevard Kota Wisata Blok H1 Nomor 29, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 58-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubag bisa tiap saat

Resto ini sudah halal certified jadi nggak perlu ragu lagi buat hangout, meeting, atau sekadar healing menyantap aneka hidangan enak banget di sini. Pilihan menu tersedia mulai dari Asian hingga Western plus fusion yang bisa memperuas wawasan kuliner.

Selain kualitas hidangan, ulasan google menjelaskan pelayanan restoran yang benar-benar berkualitas. Khususnya di WC wanita yang menyediakan pembalut, kunciran, dan jarum pentul yang sangat-sangat berdampak bagi kenyamanan. Plus fee air putih 1 liter bagi pengunjung dengan syarat dan ketentuan berlaku.

5. Teras Rumah Nenek

Teras Rumah Nenek
Teras Rumah Nenek (dok. Instagram terasrumahnenek)

Jam buka: setiap hari 10.00-23.00

Lokasi: Jl. Abdulrahman Nomor 46, RT 12/RW 5, Cibubur, Kecamatan Ciracas

Tarif menu: Rp 35-85 ribu dan tersedia paket WFC di harga Rp 50-75 ribu bergantung kebijakan pengelola resto

Ambiance plus menu di Teras Rumah Nenek benar-benar sesuai dengan namanya. Ulasan goole review menyatakan, resto ini berada di dalam gang bukan di posisi strategis layaknya kafe populer. Namun perjuangan masuk gang dari jalan besar benar-benar terasa ketika masuk resto dengan ambiance yang simpel dan homey.

Di sini tersedia area dalam dan ruang ruangan yang cocok untuk aneka acara, asal menghubungi pengelola lebih dulu untuk reservasi. Piihan menu sangat affordable dan beragam dengan jenis hidangan Nusantara dan fusion western, plus aneka camilan serta dessert. Di sini, kamu benar-benar merasa sedang berkunjung ke rumah saudara dengan sajian variasi menu Indonesia lengkap dengan minumnya.

6. Platinum Resto & Cafe-Living World Kota Wisata Cibubur

Platinum Resto & Cafe-Living World Kota Wisata Cibubur
Platinum Resto & Cafe-Living World Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram platinumresto)

Jam buka: setiap hari 10.00-22.00

Lokasi: Living World Kota Wisata Cibubur, Jl. Boulevard Kota Wisata Lantai Lower Ground (LG), Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-90 ribu berganntung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Satu lagi resto halal certified dengan rasa yang akrab dengan kebanyakan orang Indonesia. Sesuai dengan motto comfort food for everyone, tiap menu di sini pastinya enak dan lezat plus sangat bisa dinikmati hingga habis. Dengan menu Indonesia dan Chinese, pilihan menu cocok di berbagai rentang usia.

Selain menu halal berkualitas, pelayanan juga jadi sorotan google reviewer. Service dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif sehingga cocok buat yang sudah sangat lapar. Sambi nunggu, kita bisa ngemil kerupuk gratis dalam wadah buat para pengunjung.

7. Kopi Nako Kota Wisata

Kopi Nako Kota Wisata
Kopi Nako Kota Wisata (dok. Instagram kopinako.kotawisata)

Jam buka:

  • Minggu-Kamis: 07.00-22.00
  • Jumat-Sabtu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Kota Wisata D1 Nomor 11, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 19-34 ribu

Resto plus kafe populer ini memiliki konsep tenang, teduh, dan aesthetic di seluruh cabangnya. Dengan bangunan tinggi plus pohon-pohon rindang, vibe Kopi Nako sangat cocok buat kamu yang ingin me time atau ngobrol santai sama temen-temen. Bisa juga foto-foto di tiap jengkalnya yang sangat Instagramabel.

8. Luna Coffee & eatery

Luna Coffee & Eatery Kota Wisata Cibubur
Luna Coffee & Eatery (dok. Instagram theluna_id)

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat: 07.00-22.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Raya Kota Wisata Blok D1 RW.18 Nomor 9, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-85 ribu bergantung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Kafe dan resto ini menyediakan suasana yang sangat tenang cocok untuk berbagai keperluan misal Work From Cafe (WFC), meeting dengan kolega dengan suasana serius tapi santai, atau ngobrol ngalor ngidul sama temen-temen. Tentunya beragam cemilan, dessert, beverage, dan makanan berat siap menemani aktivitas.

Khusus weekend ada live music untuk menghibur pengunjung yang datang sendiri atau berombongan. Meski begitu, kafe dan resto ini tetep cocok buat yang harus bekerja atau meeting di akhir minggu dengan memilih tempat agak sepi.

9. Whiley

Whiley Kota Wisata Cibubur
Whiley Kota Wisata Cibubur (dok. Instagram whiley.id)

Jam buka:

  • Senin: 08.30-22.00
  • Selasa-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat-Minggu: 07.00-22.00

Lokasi: Cluster Amsterdam, Jl. Raya Kota Wisata Nomor 5 Blok i, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-100 ribu

Ulasan google menyebut coffee shop ini sebagai must visit buat kamu yang sedang berada di area Cibubur dan Kota Wisata. Selain atmosfer tenang, nyaman, plus modern, makanan dan minuman di sini nggak kaleng-kaleng. Apalagi signature drinksnya yang berbasis kopi dan karamel.

Tentunya di sini tersedia spot-spot aesthetic untuk bahan upload medsos bareng temen-teman. Selain itu ada mushola yang nyaman dan wangi sehingga pengunjung bisa sholat tepat waktu tanpa harus ketinggalan peluang nongkrong bersama circlenya.

10. Malacca Toast Cibubur

Malacca Toast Cibubur di Kota Wisata
Malacca Toast Cibubur di Kota Wisata (dok. Instagram malaccatoastcibubur)

Jam buka: setiap hari 07.00-22.30

Lokasi: Ruko Kota Wisata Commpark, Jl. Canadian Broadway Blok D Nomor 49 dan 50, Limus Nunggal, Cileungsi

Tarif menu: Rp 50-100 ribu

Menu andalan di resto keluarga ini adalah roti bakar dengan isian manis hingga savory atau mix sesuai pesanan. Namun menu makanan berat, camilan, dan aneka beveraga sangat worth to try, apalagi bagi penyukan hidangan Asia dan Indonesia yang kaya rempah. Makan di sini dipastikan semua orang bakal puas.

Para orang tua nggal perlu repot menjaga anak sambil menunggu pesanan datang, karena ada kertas bergambar yang bisa diwarnai. Kegiatan ini bisa jadi bahan family time sambil kulineran bareng orang-orang terkasih. Nilai plus lainnya, resto berada di pinggir jalan besar yang strategi sehingga nggak repot menemukan lokasinya.

Halaman 2 dari 11

Jam buka: 08.00-22.00 setiap hari

Lokasi: Jl. Wisata Utama Nomor 30 Blok I1, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-124 ribu bergantung jumlah pesanana dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini mencantumkan keterangan smoked chicken halal di media sosialnya, sehingga sangat direkomendasikan bagi penikmat hidangan halal. Di sini tersedia musholla yang sangat bersih dan nyaman, meski resto dekat masjid sehingga memudahkan pengunjung yang harus beribadah tepat waktu.

Tentunya CU@CAFE menyediakan makanan dan minuman yang super enak dengan ragam menu Nusantara hingga Western. Kafe dan resto ini cocok buat kamu yang pengen kulineran sendiri, atau bareng temen-temen segang. Kamu juga bisa meeting casual di sini atau sekadar hangout di hari libur.

Jam buka:

  • Minggu-Jumat: 08.00-22.00
  • Sabtu: 08.00-23.00

Lokasi: Kantor Marketing Satelite-Marketing Gallery, Jl. Raya Ciangsana, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-145 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Aneka roti dan pastry adalah hidangan spesial dari resto ini yang diolah sendiri dengan pilihan rasa manis hingga asin gurih. Enaknya olahan gandum ini langsung terasa di ujung lidah saat melihat displaynya di jendela resto. Tentunya tersedia juga menu lain yang tidak kalah lezat misal pasta, salad, dan aneka minuman.

Resto ini sangat welcome bagi tamu yang ingin bertanya terkait bahan dan status halal hidangan. Sehingga kita bisa menikmati hidangan seutuhnya tanpa khawatir menu pesanan halal atau haram. Ragam menu plus ambiance resto yang modern sekaligus calm pas buat yang ingin menghabiskan waktu bareng orang-orang terdekat.

Jam buka:

  • Senin-Jumat: 08.00-23.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Wisata Utama Boulevard Blok H1 Nomor 08, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubah tiap saat

Resto ini menyajikan menu Nusantara hingga Western yang super cocok dengan lidah pengunjung. Ragam hidangan dengan paduan rasa gurih, asam manis segar, dan hint pedas lada ini berpadu dengan minuman berbasis kopi dan non kopi. Kualitas menu yang nggak ecek-ecek ini tentunya bisa diperoleh dengan harga super affordable.

Selain variasi hidangan, resto ini juga menyelenggarakan BSB alias Backyard Sale Bazaar dengan waktu pelaksanaan bergantung kebijakan pengelola resto. Even ini melibatkan berbagai clothing line dan produknya dengan harga sangat bersahabat hanya untuk pengunjung Prompt Space.

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 10.00-23.00
  • Jumat: 10.00-00.00
  • Minggu: 07.00-00.00

Lokasi: Jl. Boulevard Kota Wisata Blok H1 Nomor 29, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 58-135 ribu bergantung pesanan dan harga bisa berubag bisa tiap saat

Resto ini sudah halal certified jadi nggak perlu ragu lagi buat hangout, meeting, atau sekadar healing menyantap aneka hidangan enak banget di sini. Pilihan menu tersedia mulai dari Asian hingga Western plus fusion yang bisa memperuas wawasan kuliner.

Selain kualitas hidangan, ulasan google menjelaskan pelayanan restoran yang benar-benar berkualitas. Khususnya di WC wanita yang menyediakan pembalut, kunciran, dan jarum pentul yang sangat-sangat berdampak bagi kenyamanan. Plus fee air putih 1 liter bagi pengunjung dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Jam buka: setiap hari 10.00-23.00

Lokasi: Jl. Abdulrahman Nomor 46, RT 12/RW 5, Cibubur, Kecamatan Ciracas

Tarif menu: Rp 35-85 ribu dan tersedia paket WFC di harga Rp 50-75 ribu bergantung kebijakan pengelola resto

Ambiance plus menu di Teras Rumah Nenek benar-benar sesuai dengan namanya. Ulasan goole review menyatakan, resto ini berada di dalam gang bukan di posisi strategis layaknya kafe populer. Namun perjuangan masuk gang dari jalan besar benar-benar terasa ketika masuk resto dengan ambiance yang simpel dan homey.

Di sini tersedia area dalam dan ruang ruangan yang cocok untuk aneka acara, asal menghubungi pengelola lebih dulu untuk reservasi. Piihan menu sangat affordable dan beragam dengan jenis hidangan Nusantara dan fusion western, plus aneka camilan serta dessert. Di sini, kamu benar-benar merasa sedang berkunjung ke rumah saudara dengan sajian variasi menu Indonesia lengkap dengan minumnya.

Jam buka: setiap hari 10.00-22.00

Lokasi: Living World Kota Wisata Cibubur, Jl. Boulevard Kota Wisata Lantai Lower Ground (LG), Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 50-90 ribu berganntung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Satu lagi resto halal certified dengan rasa yang akrab dengan kebanyakan orang Indonesia. Sesuai dengan motto comfort food for everyone, tiap menu di sini pastinya enak dan lezat plus sangat bisa dinikmati hingga habis. Dengan menu Indonesia dan Chinese, pilihan menu cocok di berbagai rentang usia.

Selain menu halal berkualitas, pelayanan juga jadi sorotan google reviewer. Service dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif sehingga cocok buat yang sudah sangat lapar. Sambi nunggu, kita bisa ngemil kerupuk gratis dalam wadah buat para pengunjung.

Jam buka:

  • Minggu-Kamis: 07.00-22.00
  • Jumat-Sabtu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Kota Wisata D1 Nomor 11, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 19-34 ribu

Resto plus kafe populer ini memiliki konsep tenang, teduh, dan aesthetic di seluruh cabangnya. Dengan bangunan tinggi plus pohon-pohon rindang, vibe Kopi Nako sangat cocok buat kamu yang ingin me time atau ngobrol santai sama temen-temen. Bisa juga foto-foto di tiap jengkalnya yang sangat Instagramabel.

Jam buka:

  • Senin-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat: 07.00-22.00
  • Sabtu-Minggu: 07.00-23.00

Lokasi: Jl. Raya Kota Wisata Blok D1 RW.18 Nomor 9, Nagrak, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 32-85 ribu bergantung pesanan dan kebijakan pengelola resto

Kafe dan resto ini menyediakan suasana yang sangat tenang cocok untuk berbagai keperluan misal Work From Cafe (WFC), meeting dengan kolega dengan suasana serius tapi santai, atau ngobrol ngalor ngidul sama temen-temen. Tentunya beragam cemilan, dessert, beverage, dan makanan berat siap menemani aktivitas.

Khusus weekend ada live music untuk menghibur pengunjung yang datang sendiri atau berombongan. Meski begitu, kafe dan resto ini tetep cocok buat yang harus bekerja atau meeting di akhir minggu dengan memilih tempat agak sepi.

Jam buka:

  • Senin: 08.30-22.00
  • Selasa-Kamis: 08.00-22.00
  • Jumat-Minggu: 07.00-22.00

Lokasi: Cluster Amsterdam, Jl. Raya Kota Wisata Nomor 5 Blok i, Ciangsana, Gunung Putri

Tarif menu: Rp 40-100 ribu

Ulasan google menyebut coffee shop ini sebagai must visit buat kamu yang sedang berada di area Cibubur dan Kota Wisata. Selain atmosfer tenang, nyaman, plus modern, makanan dan minuman di sini nggak kaleng-kaleng. Apalagi signature drinksnya yang berbasis kopi dan karamel.

Tentunya di sini tersedia spot-spot aesthetic untuk bahan upload medsos bareng temen-teman. Selain itu ada mushola yang nyaman dan wangi sehingga pengunjung bisa sholat tepat waktu tanpa harus ketinggalan peluang nongkrong bersama circlenya.

Jam buka: setiap hari 07.00-22.30

Lokasi: Ruko Kota Wisata Commpark, Jl. Canadian Broadway Blok D Nomor 49 dan 50, Limus Nunggal, Cileungsi

Tarif menu: Rp 50-100 ribu

Menu andalan di resto keluarga ini adalah roti bakar dengan isian manis hingga savory atau mix sesuai pesanan. Namun menu makanan berat, camilan, dan aneka beveraga sangat worth to try, apalagi bagi penyukan hidangan Asia dan Indonesia yang kaya rempah. Makan di sini dipastikan semua orang bakal puas.

Para orang tua nggal perlu repot menjaga anak sambil menunggu pesanan datang, karena ada kertas bergambar yang bisa diwarnai. Kegiatan ini bisa jadi bahan family time sambil kulineran bareng orang-orang terkasih. Nilai plus lainnya, resto berada di pinggir jalan besar yang strategi sehingga nggak repot menemukan lokasinya.

(row/fem)

Simak Video “Video: Sensasi Ikut Race Lari di dalam Mall
[Gambas:Video 20detik]








Sumber : travel.detik.com

Wisata Malam Seru di Pasar Lama Tangerang, Pusat Kuliner Legendaris


Jakarta

Kalau detikers mencari tempat wisata kuliner dengan pilihan lengkap, Pasar Lama Tangerang adalah jawabannya. Mulai dari makanan legendaris hingga hidangan unik, semua ada di sini.

Deretan pedagang kuliner di Pasar Lama sudah ada sejak puluhan tahun lalu, menjadikannya ikon wisata khas Tangerang yang tak pernah sepi. Lokasinya berada di Jl. Kisamaun, Sukasari, Kota Tangerang, Banten, detikers bisa menikmati makanan yang sudah ada sejak lama serta berbagai jajanan kekinian.


Daftar Pilihan Kuliner Pasar Lama dari Legedaris hingga Unik

Jangan kaget dengan melimpahnya pengunjung Pasar Lama, Tangerang, terutama saat weekend. Deretan stand kuliner dengan rasa dan kualitas bermutu, plus harga terjangkau menjadikan Pasar Lama adalah spot liburan bagi warga Tangerang dan sekitarnya.

Buat kamu yang ingin pergi ke Pasar Lama tapi takut kalap dan bingung pilih jajanan, hasil liputan detik travel bisa jadi bahan pertimbangan. Kamu bisa pilih makanan berat yang bikin kenyang, atau aneka camilan unik bikin penasaran

Kedai Kuliner Legendaris

Seperti namanya, kuliner berikut sudah berusia belasan hingga puluhan tahun sehingga tak perlu diragukan lagi terkait mutu dan rasa hidangan yang otentik.

1. Bubur Ayam Ko Iyo

Bubur Ayam Ko Iyo Pasar Lama TangerangBubur Ayam Ko Iyo Pasar Lama Tangerang (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Di pusat kuliner Pasar Lama, ada warung kecil bubur ayam yang selalu ramai dikunjungi dan telah melegenda. Namanya Bubur Ayam Ko Iyo, yang sudah berdiri sejak tahun 1966 dan kini punya lima cabang di wilayah Kota Tangerang.

Harga bubur di kedai yang sudah berusia 59 tahun ini ternyata masih sangat ramah di kantong, yaitu Rp 20-24 ribu bergantung dari pilihan topping. Detikers bisa intip aneka menu, perjalanan, hingga keseharian bubur ayam ini di Instagram @bas_koiyo1966.

2. Bubur dan Bakmi Kepiting Hokie

Bubur dan Bakmi Kepiting Hokie Pasar Lama TangerangBubur dan Bakmi Kepiting Hokie Pasar Lama Tangerang (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Kedai legendaris ini sudah eksis lebih dari 15 tahun di Pasar Lama Tangerang saat kawasan ini belum terlalu ramai. Seiring waktu, pedagang kuliner di Pasar Lama makin banyak dan menarik atensi masyarakat mulai tahun 2010-2011.

Dalam kurun waktu tersebut, Bubur dan Bakmi Kepiting Hokie setia menemani penikmat kuliner dengan menu andalan bakmi kepiting. Detikers juga bisa menikmati menu lain yaitu bubur, bakmi, kwetiau, bihun, hingga bakso dengan berbagai topping mulai harga Rp 10-35 ribu.

3. Sate Ayam H. Ishak

Sate Ayam H. Ishak Pasar Lama TangerangSate Ayam H. Ishak Pasar Lama Tangerang Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Sate Ayam H. Ishak adalah salah satu kuliner paling legendaris di Pasar Lama. Berdiri sejak 1954, kedai ini berlokasi di seberang kantor BCA Pasar Lama.

Uniknya, gerobak sate ini tidak pernah berganti sejak awal berdiri dan tidak membuka cabang. Setiap hari, kedai ini bisa menjual hingga 600 porsi dengan satu porsi sate ayam berisi 10 tusuk sate plus 2 lontong dengan harga Rp 30 ribu.

Kedai Kuliner Unik

Nah, buat detikers yang ingin mencicipi hidangan unik dan kekinian maka penjaja kuliner ini wajib masuk daftar wish list Pasar Lama, Tangerang kamu. Di sini ada sate ular dan biawak yang dipercaya bisa mennyembuhkan pengakit kulit dan pernapasan.

1. The Lhonjong

Mr.Lonjohng Pasar Lama TangerangMr.Lonjohng Pasar Lama Tangerang Foto: Instagram @sapikotak

Detikers tau nggak, apa itu MR. Lonjohng? Namanya unik kan? Jajanan masa kini ini sering disebut “sapi kotak” dan punya cita rasa yang bikin ketagihan. Dinamakan MR. Lonjohng karena bentuk roti hotdognya yang sangat panjang.

Menu yang tersedia antara lain burger, sate wagyu, dan hotdog dengan harga beragam. Sate wagyu dibanderol Rp 35 ribu-Rp 40 ribu, burger Rp 25 ribu-Rp75 ribu, dan hotdog Rp 20 ribu-Rp 30 ribu.

2. Kebab Durian Becek

Kuliner Kebab Durian Becek hadir khusus buat detikers yang suka kebab dan ingin cari isian lain yang lebih variatif. Di sini juga ada menu kebab durian frozen, siap makan, hingga es durian becek dengan kisaran harga Rp 23 -104 ribu.

3. Telur Gulung 1000

Belum lengkap rasanya kulineran tanpa mencoba jajanan ikonik ini. Telur gulung selalu jadi primadona karena murah meriah. Detikers bisa mencoba berbagai varian mulai dari original, nugget, bakso, sosis, hingga telur gulung jumbo dengan harga seribu sampai Rp 4 ribu.

4. Citul Mantul Az

Citul Mantul AZ Pasar Lama TangerangCitul Mantul AZ Pasar Lama Tangerang (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Citul atau aci tulang jadi salah satu jajanan viral di Pasar Lama Tangerang dengan tekstur kenyal yang bikin nagih. Tersedia dalam rasa original dan pedas citul tersedia dengan harga Rp15 ribu per porsi, terdiri dari 2 citul dan 1 saus.

5. Sate Biawak dan Ular

Sate ular dan biawak Tenda Dua Cobra Pasar Lama TangerangSate ular dan biawak Tenda Dua Cobra Pasar Lama Tangerang (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Kedai ini sudah ada sejak 1980 dan terkenal dengan menu sate daging biawak dan ular. Konon, daging hewan melata alias reptil ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Kedai Hidangan Penutup

Kamu yang suka hidangam manis, nggak perlu khawatir saat berkunjung ke Pasar Lama. Seperti kuliner lain, jenis makanan penutup di sini tersedia banyak pilihan dengan rupa dan harga terjangkau.

1. Es Pucok

Es Pucok cocok banget buat pelepas dahaga setelah puas jajan di Pasar Lama. Di sini ada es mangga dan durian kocok dengan harga Rp 7 ribu untuk ukuran kecil dan size besar tersedia seharga Rp 15 ribu.

2. Es Oyen Macan

Es Oyen Macan Pasar Lama TangerangEs Oyen Macan Pasar Lama Tangerang Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Meski baru buka, Es Oyen Macan langsung jadi incaran dengan antrean panjang bahkan sebelum kedai dibuka. Selain es oyen, ada juga menu lain seperti bakmi ayam dan batagor yang tak kalah enak.

Pasar Lama Tangerang bukan sekadar tempat makan, tapi juga destinasi wisata malam yang penuh cerita dan cita rasa. Dari kuliner legendaris hingga jajanan kekinian, semua bisa detikers nikmati dalam satu kawasan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Surga Kuliner Murah dan Kafe Hits di Jakarta Selatan



Jakarta

Di balik hiruk pikuk Blok M, ada sebuah gang yang jadi sorotan warganet. Gang ini menawarkan jajanan murah meriah sekaligus deretan kafe hits yang membuatnya dijuluki surga kuliner Jakarta Selatan.

Gang viral blok M berada di area pinggir jalan dan lantai 1 gedung Pasaraya Blok M terletak di Jl. Iskandariyah II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Disebut gang viral karena tenant atau makanan yang viral di media sosial serta terkenal murah.

Gang ini memang cukup spesial. Bentuk kedai dan toko yang unik dengan kursi dan mejanya yang lucu berbentuk ufo alien, juga makanan kekinian, serta harga yang relatif terjangkau.


Gang Viral Pasaraya Blok M, JakselGang Viral Pasaraya Blok M, Jaksel saat malam (Qonita Hamidah/detikcom)

Pasaraya Blok M adalah salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta yang terkenal dengan koleksi produk lokal dan UMKM, termasuk batik, kerajinan tangan, serta berbagai kuliner khas Nusantara.

Meski era kejayaannya sempat meredup, kini Pasaraya kembali berbenah dan tetap menjadi tujuan menarik bagi wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh berkualitas.

Berdasarkan penelusuran detiktravel, ada sebuah kafe lucu dengan interiornya yang menarik. Butter baby, kafe ini dicat berwarna kuning. Kafe ini mengangkat tema alien yang lucu, disini traveler akan duduk di ruangan yang akan membawa traveler seolah menaiki pesawat alien.

Selain kafe alien (Butter Baby) masih banyak lagi kafe hidden gem di gang viral Pasaraya Blok M. Berdasarkan penuturan Muti, pemandu wisata Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan semua kafe atau tenant kuliner di Pasar Raya ada di lantai 1 atau area pinggir jalan ini, lantai 2 diisi dengan koleksi pewayangan dan aneka kerajinan lainnya.

Sejumlah tenant lain di area ini adalah Make Some Room (toko baju), Mack’s Creamy (toko es krim), Coffebar Musik Saltbread (kopi), Hoomie Dough (donuts, drinks, coffe), Busycheese Cafe (kafe), Cups (kios makanan Jepang), dan T Ninety Nine (milk tea & fruit tea).

Di Gang Viral Pasaraya Blok M ini terdapat 14 kios yang menawarkan berbagai makanan, minuman, hingga photobooth.

“Aku baru tahu kalau jalanan ini namanya gang viral, aku sering lewat tapi ga tau namanya, dan ternyata di sini banyak sekali kafe yang unik, ya,” kata Rosa, seorang kreator konten yang sedang berkeliling Blok M.

Gang viral itu biasanya ramai saat akhir pekan. Di hari-hari biasa, pengunjung juga banyak, namun antrean di toko-toko tidak sampai mengular.

“Kalau hari biasa nggak sampai antri keluar sih, malam minggu biasanya antri sampai luar sampai depan pintu masuk Gang Viral,” kata petugas keamanan Gang Viral Blok M.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com