Tag Archives: landskap

Menikmati Sisi Lain Jogja dari Ketinggian HeHa Sky View



Yogyakarta

Libur long weekend Isra Miraj dan Imlek, traveler bisa menikmati sisi lain keindahan Jogja dari ketinggian di destinasi wisata HeHa Sky View. Simak ulasannya berikut ini:

HeHa Sky View adalah tempat wisata yang tidak boleh kamu lewatkan jika liburan di Jogja. Destinasi ini hanya berjarak 40 menit dari pusat kota Yogyakarta, dan 30 menit dari gerbang tol Prambanan.

Dari atas ketinggian bukit, traveler bisa menikmati keindahan Jogja yang tidak ada di tempat lainnya. Bagi pecinta sunset, kamu bisa datang ke tempat ini pada sore hari. Kamu akan disuguhkan pemandangan langit kuning keemasan disertai landskap Gunung Merapi yang mempesona.


Selain itu, kamu juga bisa menikmati citylight Kota Yogya yang menawan pada malam hari. Kamu bisa menikmati citylight sambil merebahkan diri di bean bag dan menyeruput segelas minuman hangat rasanya asyik juga.

Traveler juga bisa foto-foto di beberapa spot kece seperti Sky Glass, Sky Balloon, Sky Swing, HeHa Aeroplane, dan Macrame. Di setiap spot foto sudah ada fotografer yang menawarkan jasa dengan tarif Rp 5.000. Kamu bisa langsung minta file copy foto yang diambil fotografer.

Lokasi dan Rute Menuju HeHa Sky View

HeHa Sky View berlokasi di Jalan Dlingo-Patuk Nomor 2, Bukit Patuk, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari Tugu Yogya, kamu hanya perlu berkendara ke arah timur (arah Solo). Sesampainya pada lampu merah kedua (perempatan Gramedia), belok kiri, lalu berjalan lurus sampai ke Bundaran UGM.

Dari Bundaran UGM, kamu bisa belok kanan (menuju arah timur), lalu berjalan lurus sampai ujung jalan dan menemukan pertigaan lampu merah. Dari situ, kamu bisa berbelok ke kanan sampai lampu merah berikutnya. Setelah itu, belok kiri dengan menyusuri jalan Solo ke arah timur.

Harga Tiket & Jam Buka HeHa Sky View

Di akun Instagram HeHa Sky View, tercantum harga tiket terbaru yang berlaku mulai 2 Januari 2025. Setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang.

Untuk jam operasionalnya, HeHa Sky View buka mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB untuk weekdays. Sedangkan untuk weekend Sabtu-Minggu, jam bukanya mulai 08.00 hingga 21.00 WIB.

Aneka Acara Seru di HeHa Sky View

Untuk merayakan kemeriahan Imlek, acara bertajuk Bertabur Cahaya di Atas Awan #TamanLangitnyaJogja akan digelar di HeHa Sky View pada 26 dan 29 Januari 2025.

Libur panjang akhir pekan traveler akan dimeriahkan dengan pertunjukan atraktif mulai dari musik perkusi, tari kreasi, fire dance, dan barongsai.

Wisatawan menikmati pemandangan alam yang disajikan di tempat wisata Heha Sky View, Dlingo, Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (18/9/2021). Geliat tempat wisata mulai terlihat setelah penurunan level PPKM.Wisatawan menikmati pemandangan alam yang disajikan di tempat wisata Heha Sky View, Dlingo, Gunung Kidul Foto: PIUS ERLANGGA

Setelah perayaan Imlek usai, kemeriahan di HeHa Sky View akan berlanjut dengan acara Pasar Raya Durian Gunungkidul di bulan Februari 2025 dan Kampung Ramadan, festival kuliner seru selama bulan suci di bulan Maret 2025.

Di bulan April, ada acara HeHa Run, fun run dengan track perbukitan Patuk di Gunungkidul yang punya pemandangan memukau. Berlanjut di bulan Mei 2025, ada acara Festival Bintang, sebuah konser musik di ketinggian dengan view hamparan bintang di langit.

Memeriahkan bulan Juni 2025, akan digelar Festival Sate, sebuah acara pasar kuliner aneka sate yang dimeriahkan juga dengan lomba masak. Sedangkan di bulan Juli ada Nikah Massal 24 Jam, acara ini merupakan wujud wedding tourism, yaitu pagelaran nikah bareng secara nasional dengan peserta dari berbagai daerah.

Di bulan Agustus, HeHa akan menggelar Paws Wonder Sky The Ultimate Pet Show, sebuah pameran hewan peliharaan terlengkap untuk para komunitas pecinta anjing dan kucing di Yogyakarta dan sekitarnya.

Memeriahkan bulan September, ada acara melukis di Taman Langit, lomba lukis dan berbagai lomba untuk anak-anak dalam bulan ulang tahun HeHa Sky View. Sedangkan di bulan Oktober ada HeHaunted, petualangan horor seru ala Halloween di wahana Gua Hantu HeHa Sky View.

Bulan Desember akan ditutup dengan HeHa Hore, event tahunan spektakuler berupa pertunjukan kembang api dengan rangkaian acara seru untuk menyambut malam tahun baru. Traveler bisa juga mengikuti Instagram @hehaskyview untuk mendapat informasi terbaru dari destinasi ini.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Penginapan Unik dengan View Sawah Ini di Bawah Rp 600 Ribu Semalam



Jakarta

Bagi traveler yang bosan dengan hiruk-pikuk kota dan ingin kembali menyatu dengan alam, menginap di vila atau penginapan yang berada di tepi sawah bisa menjadi pilihan terbaik.

Suasana alami, udara segar, dan pemandangan hijau yang terbentang luas menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain. Lebih dari sekadar tempat bermalam, penginapan tepi sawah kini menjadi destinasi itu sendiri, menyuguhkan pengalaman menginap yang intim, tenang, dan menyegarkan jiwa.

Bayangkan bangun pagi dengan suara gemericik air irigasi, burung-burung bernyanyi, dan kabut tipis yang masih menyelimuti hamparan padi hijau. Berikut beberapa penginapan yang memiliki suasananya tenang berada di tepi sawah dan tentunya dengan harga yang terjangkau, tak lebih dari Rp 600 ribu.


1. Amatara Agung Raka, Bali

Penginapan ini merupakan vila dengan lanskap persawahan yang menenangkan, tempatnya berada Desa Mas, Ubud. Tamu di Amatara Agung Raka juga bisa menikmati ketenangan dengan berkunjung ke Museum Seni Agung Rai, Galeri Gajah Mas.

Kemudian, secara fasilitas cukup lengkap seperti restoran, kolam renang, dan lainnya, serta ikon bangunan penginapan bergaya joglo. Dan dengan harga yang mulai dari Rp 600 ribu.

2. Ubud Sawah Scenery Villa and Homestay, Bali

Masih di wilayah Ubud yang terkenal dengan suasana alam yang lebih tenang, Ubud Sawah Scenery Vila and Hometay juga menyuguhkan pengalaman menginap yang lebih dekat dengan alam. Letaknya berada di Jalan Banjar Dukuh, Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.

Penginapan tepi sawah Ubud Sawah Scenery Vila and Homestay di BaliPenginapan tepi sawah Ubud Sawah Scenery Vila and Homestay di Bali. (Instagram/@ubudsawahhomestay)

Ragam fasilitas penginapan juga diberikan oleh Ubud Sawah Scenery Villa and Homestay seperti kolam renang, fasilitas anak, Wi-Fi hingga bagi traveler yang membawa peliharaan tempat ini sangat pet friendly. Harga Ubud Sawah Scenery Villa and Homestay dimulai dari Rp 400 ribuan saja.

3. Inang Vila, Bali

Inang Vila juga menyuguhkan pengalaman menginap di tepi sawah yang akan membuat traveler lebih santai, tenang, dan menyatu dengan alam. Penginapan bintang tiga ini terdapat aktivitas yang bisa traveler nikmati yakni bersepeda, tentu dengan suasana persawahan yang menenangkan.

Letaknya berada di Kelabangmoding, Temukuaya, Ubud, fasilitas yang diberikan juga terdapat kolam renang, Wi-Fi, hingga layanan antar-jemput bandara. Harga untuk per malan di Inang Vila ini dibanderol mulai dari Rp 350 ribu.

4. Omah Minggir Homestay, Yogyakarta

Omah Minggri Homesay ini berada di Jalan Ladrang Slamet, Dusun Ngaranan, Desa Sendangrejo, Sleman, Yogyakarta. Jadi bagi traveler yang sedang berada di area Yogyakarta dan hendak menginap dengan suasana berbeda bisa coba untuk merasakan Omah Minggir Homestay.

Penginapan tepi sawah Omah Minggir di SlemanPenginapan tepi sawah Omah Minggir di Sleman. (Instagram/@omah_minggir)

Dari segi fasilitas pun sangat mendukung, selain perlengkapan kamar yang disediakan juga terdapat restoran, fasilitas anak, dan juga Wi-Fi. Harga yang ditawarkan oleh Omah Minggir Homestay ini mulai dari harga Rp 200 ribuan.

5. Rumah Kina Putih, Bandung

Penginapan-penginapan di Kota Bandung, memang banyak pilihannya tapi jika ingin merasakan suasana yang jauh dari perkotaan, traveler bisa coba menginap di Rumah Kina Putih. Tempatnya berada di Jalan Raya Curug Sindulang, Cicalengka, Bandung.

Penginapan tepi sawah Rumah Kina Putih di BandungPenginapan tepi sawah Rumah Kina Putih di Cicalengka, Bandung. (Instagram/@rumah.kina.putih)

Landskap persawahan yang indah membuat traveler akan merasa tenang dan nyaman saat menginap di Rumah Kina Putih ini. Fasilitas yang diberikan mulai dari kelengkapan peralatan hingga Wi-Fi sudah tersedia di sini dan harga per malamnya dimulai dengan harga Rp 500 ribu.

(upd/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Terbang Keliling Nusantara dari Bali dengan Waktu Tak Lebih dari 10 Menit



Jakarta

Di Bali ada satu tempat yang punya wahana berkeliling Indonesia dengan pengalaman yang seru dan berbeda. Nama wahana itu adalah Flying Over Indonesia.

Flying Over Indonesia merupakan sebuah wahana yang flying theater yang ada juga di beberapa negara lainnya. Wahana itu ada di Trans Studio Theme Park Bali. Spesialnya, wahana flying theater satu-satunya yang ada di Indonesia.

Traveler yang berkunjung ke Trans Studio Theme Park Bali jangan lupa untuk menjajal Flying Over Indonesia ini. Karena memberikan pengalaman yang menarik, tak ayal antrean wahana ini pun mengekor panjang.


Saat detikTravel berkunjung beberapa waktu lalu, untung saja antrean tak begitu panjang karena kebetulan wahana tersebut baru saja dibuka, sekitar pukul 11.00 WITA. Bahkan, ada pengunjung yang telah menunggu di antrean sebelum wahana itu dibuka.

Masuk ke dalam ruang layaknya bioskop lengkap dengan layar besar dan jajaran kursi. Namun yang membedakan di kursi bioskop biasa adalah adanya safety belt dan ada seperti tembok penghalang di depan kursi yang kita duduki.

Suasana terasa biasa saja sampai layar menyala dan kursi diangkat ke langit. Di sinilah pengalaman yang menegangkan sekaligus menakjubkan, kursi itu ternyata tidak statis tapi bergerak seperti kita sedang bermain paralayang.

Semakin menakjubkan lagi pengunjung dibawa untuk berkeliling Indonesia, mulai dari barat hingga timur Indonesia. Inilah yang jadi daya tarik dari Flying Over Indonesia, sehingga ini jadi salah satu promosi destinasi wisata di Indonesia.

Trans Studio Theme Park BaliWahana Flying Over Indonesia di Trans Studio Theme Park Bali. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Beberapanya seperti Masjid Baiturrahman di Aceh, Candi Borobudur di Yogyakarta, landskap Kota Jakarta, hingga Raja Ampat.

Oleh karenanya banyak pengunjung yang ketagihan untuk mengantre ulang agar bisa merasakan sensasi keliling Indonesia dengan pengalaman yang berbeda. Dalam sekali bermain, pengunjung akan diajak keliling selama kurang lebih tujuh menit dengan kapasitas wahana mencapai 80 orang.

“Dari wahana tersebut kita ingin memperkenalkan Indonesia lewat flying theater dan itu bisa mengakomodasi dalam satu kali permainan itu lebih dari 70 orang. Sehingga itu bagus untuk corporate, untuk grup-grup yang datang ke tempat kita,” kata General Manager Trans Studio Theme Park Bali, I Nyoman Sutarjana.

Trans Studio Theme Park BaliWahana Flying Over Indonesia di Trans Studio Theme Park Bali. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Kemudian, Nyoman Sutarjana mengungkapkan banyak wisatawan yang mengatakan wahana Flying Over Indonesia ini sebagai wahana yang terbaik dari semua wahana yang ada di Trans Studio Theme Park Bali.

“Antusias pengunjung sangat tinggi sekali, bahkan mereka itu menikmati Flying Over Indonesia ini bisa berkali-kali. Beberapa wisatawan yang saya tanya juga mereka mengatakan bahwasannya ini adalah salah satu wahana yang the best yang mereka temukan di dunia,” katanya.

“Kalau tidak salah wahana ini hanya ada di 11 negara saja, jadi tidak banyak negara yang memiliki (wahana) flying over seperti ini,” kata Nyoman Sutarjana.

Sebagai informasi, wahana Flying Over juga ada di beberapa negara lainnya seperti Prancis, Dubai, Kanada, Amerika Serikat, China, UEA, Spanyol, Islandia, Australia, Jerman, dan Indonesia.

(upd/fem)



Sumber : travel.detik.com