Tag Archives: lapangan futsal

Ngopi di Lebak Bulus Bisa Sambil Main Futsal-Lihat Hewan di Mini Zoo



Jakarta

Melipir dari hiruk pikuk kota yang semrawut, traveler bisa ke Lebak Bulus. Ada kafe dengan kopi enak, sambil main futsal, bahkan kasih makan hewan di Mini Zoo.

Terletak di Jalan Taman Sari 1 Nomor 77, Jakarta Selatan, kafe Bandarkopi ini cukup asri dan tenang, sehingga membuat pengunjung yang datang betah untuk berlama-lama.

detikTravel berkunjung ke kafe yang posisinya sedikit masuk ke wilayah pemukiman ini pada Rabu (31/7) siang hari. Walaupun panas menyengat ubun-ubun, ketika sampai di Bandarkopi suasana langsung berubah 180 derajat.


Teduh pepohonan yang ada di sana membuat kesejukan menemani siang ini. Biasanya coffee shop akan ramai saat sore hari. Namun di Bandarkopi, sekitar pukul 11.00 WIB, pengunjung sudah mulai ramai.

Banyak spot yang bisa dijajal pengunjung untuk berfoto di sini, baik di area dalam kafe maupun area luarnya.

Bandarkopi Lebak BulusBandarkopi Lebak Bulus Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

detikTravel memilih untuk berdiam di area luar, duduk di bawah pohon-pohon jati membuat kesan seperti tengah berada di kebun dengan ditemani segelas Green Apple Yakult yang segar dengan harga Rp 35.000.

“Di sini lumayan menampilkan sesuatu yang berbeda dari yang biasa ada di Jakarta, jadi intinya lumayan menghibur karena di Jakarta penuh sesak sama tempat yang lebih konsumtif gitu ta minim ruang terbuka,” kata Sindia dari Bandarkopi kepada detikTravel.

“Kalau di sini karena emang banyak aktivitasnya, jadi mau AC-AC tetap ada kalau panas, tapi jam-jam yang udah menuju ke sore gini kan nggak terlalu panas jadi bisa di sini (area piknik),” tambah Sindia.

Berikut Beberapa spot yang bisa dinikmati di Bandarkopi:

1. Mini Zoo

Di tempat ini juga memiliki mini zoo yang bisa didatangi oleh pengunjung, terdapat beberapa jenis unggas hingga rusa-rusa yang lucu. Untuk bisa memberi makan rusa, pengunjung akan dikenakan biaya minimum di Bandarkopi seharga Rp. 150.000.

Bandarkopi Lebak BulusLihat rusa di Mini Zoo Bandarkopi Lebak Bulus Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

2. Galeri

Semesta Gallery merupakan satu di antara yang lain fasilitas di kawasan Bandarkopi. Galeri ini juga memamerkan berbagai karya yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

3. Memanah

Untuk bisa mencoba memanah di Bandarkopi ini pengunjung hanya bisa menjajalnya di hari Jumat hingga Minggu, dengan harga yang dibanderol sebesar Rp 35.000.

Bandarkopi Lebak BulusBisa piknik di Bandarkopi Lebak Bulus Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

4. Area Piknik

Bagi pengunjung yang datang ke Bandarkopi bersama keluarga dan teman-teman, ingin merasakan situasi yang berbeda. Bisa menikmati suasana sejuk dengan piknik di area hijau nan sejuk ini.

“Iya ini ada minimum spent-nya tadi juga baru tahu sih Rp 200.000 minimum spent-nya terus dapat free set up (untuk piknik),” jelas Sindia.

5. Lapangan Futsal

Ada pula lapangan futsal di kawasan ini yang bisa dinikmati oleh pengunjung, tak hanya digunakan untuk bermain bola. Lapangan ini juga bisa dinikmati oleh si kecil untuk bereksplorasi atau sekadar bermain.

Bandarkopi tak hanya menyuguhkan kesegaran dari minuman-minumannya, terdapat beberapa camilan hingga makanan berat yang bisa dicoba oleh pengunjung.

Jam Buka dan Harga

Bandarkopi buka dari hari Senin-Kamis mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Sedangkan untuk hari Jumat-Minggu, kafe ini buka dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

Rata-rata harga makanan dan minuman di Bandarkopi dibanderol mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 65.000. Traveler bisa mampir ke sini untuk menghabiskan akhir pekan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ke Altim Yuk, Alun-Alun Depok yang Tersembunyi di Grand Depok City



Depok

Siapa bilang Depok tidak punya alun-alun? Ada, bahkan dua! Inilah yang pertama, Taman Alun-alun Depok atau disebut alun-alun timur (altim).

detiktravel mengunjungi Altim pada Kamis (8/5/2025), pukul 10.00. Alun-alun ini berada di Jl. Boulevard Grand Depok City No.25, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok.

Untuk mencapai tempat ini, traveler masuk lewat Grand Depok City (GDC). Tanda penunjuk alun-alun itu sangat mencolok, di pintu depan terlihat tulisan Taman Alun-Alun Kota Depok.


Di balik tanda alun-alun, sebuah padepokan berdiri megah. Ada orang tua dan anak-anak yang sedang ngadem di sana. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Di sisi kanan ada jalur ke arena lain. Setelah disambangi, di sana terdapat taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Kendati matahari semakin galak, sejumlah balita tak surut tetap bermain di sana.

Semakin ke dalam, desain alun-alun semakin ‘liar’. Trek perbukitan diisi dengan berbagai fasilitas bermain orang dewasa. Ya, bukan cuma menyenangkan anak, di sini orang dewasa pun bisa menikmati berbagai olahraga.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Di antaranya, lapangan futsal dan basket. Dua lapangan itu memiliki tribun penonton berpeneduh. Siapa pun bisa menggunakannya tanpa biaya alias gratis.

Humam dan Thoriq, siswa kelas 8 dari Pesantren Ar Rasyidul karim di Pondok Rajeg, sedang melakukan kegiatan sekolah di sana. Selagi di sana, mereka bermain futsal.

“Sering ke sini, paling rame Sabtu-Minggu,” kata Thoriq.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Setelah lapangan, ada arena khusus BMX, skateboard bahkan wall climbing. Satu yang mencuri perhatian, kawasan gym outdoor, mirip seperti k-drama. Di sini pengunjung dewasa dapat melakukan workout dengan alat yang sediakan.

Kawasan seluas 3,9 hektar itu masih membuat saya kagum. Di balik RBRA, ada tempat duduk-duduk teduh. Mereka yang habis jogging atau mau bersantai di bawah pohon rindang bisa duduk di sana, sebuah sungai besar mengalir di seberangnya.

Jalur pejalan kaki belum terputus, masih membawa saya ke arena belakang. Ada bangunan-bangunan kecil, untuk piknik. Sebuah gedung menjulang di bagian paling belakang.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

“Di sebelah sana ada menara pandang. Naik aja ke sana,” kata salah satu pengunjung, Ayu, kepada detiktravel.

Ayu bilang pengunjung bisa foto-foto di menara pandang itu. Menara pandang itu bukan sekadar menara dengan tangga-tangga dan tempat untuk berdiri di bagian paling atas. Bangunan lima tingkat itu dibuat melingkar, tampak sip dilihat dari bawah.

Selain itu, di bagian basement terdapat toilet. Dari bagian atas menara pandang itu terlihat pemandangan Depok yang hijau.

Ayu berkata secara keseluruhan alun-alun Depok itu cukup nyaman. Dia bisa leluasa mengajak anak untuk bermain di sana, tanahnya lapang, banyak mainan anak-anak, gratis, dan bisa kapan pun.

Yang membuatnya semakin nyaman, alun-alun itu bebas asap rokok. Petugas keamanan rutin memantau pengunjung.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Fasilitas lain yang melengkapi adalah musala, masjid, dan keran air minum gratis. Pengunjung bisa bebas untuk memakai fasilitas tanpa perlu takut haus, karena keran itu disebar di beberapa titik.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Alun-alun itu dibuka untuk umum mulai pukul 06.00-18.00 WIB dan tutup pada Senin. Parkiran motor dan mobil disediakan di bagian luar, bersama dengan UMKM. Pengunjung bisa bebas membawa makan ke dalam alun-alun dan piknik bersama.

Bagaimana, tertarik untuk main ke Taman Alun-alun Kota Depok?

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com