Tag Archives: lebaran

Harga Tiket Ragunan Lebaran 2025, Lengkap dengan Jam Operasionalnya


Jakarta

Liburan Lebaran tak perlu mahal! Taman Margasatwa Ragunan menawarkan harga tiket masuk yang ramah kantong, serta berbagai fasilitas menarik untuk pengunjung dari segala usia. Yuk, jelajahi 2.000 satwa di kebun binatang legendaris ini!

Taman Margasatwa Ragunan merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta yang selalu ramai dikunjungi, terutama saat libur Lebaran. Kebun binatang yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta ini, telah berdiri sejak era penjajahan Belanda pada 1864.


Ragunan dikenal punya banyak satwa dan fasilitas yang membuat pengunjung senang dan merasa nyaman. Kebun binatang ini punya luas 147 hektar, berpenghuni lebih dari 2.000 ekor satwa, serta ditumbuhi lebih dari 50.000 pohon.

Sebagai kebun binatang milik pemerintah provinsi, Ragunan menawarkan harga tiket masuk yang sangat terjangkau agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Harga Tiket Masuk dan Parkir Ragunan Lebaran 2025

Kalau kamu berencana berkunjung ke Ragunan selama Lebaran 2025, berikut informasi mengenai harga tiket masuk dan fasilitas yang tersedia. Dilansir dari laman resminya, per Maret 2025 harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: Rp 4.000 per orang
  • Anak-anak: Rp 3.000 per orang.

Harga tiket tersebut berlaku untuk hari biasa maupun akhir pekan. Pada akun instagram @ragunanzoo, diberitahukan dalam kolom komentar bahwa tidak ada perubahan harga tiket masuk sampai akhir Maret nanti.

Tiket masuk dapat dibeli langsung di lokasi secara offline, atau online melalui aplikasi Taman Margasatwa Ragunan. Pembayaran tiket dilakukan menggunakan kartu Jakcard dari Bank DKI. Jika belum memiliki kartu tersebut, pengunjung bisa membelinya di loket yang tersedia di area kebun binatang.

Selain tiket masuk, adapun tarif parkir yakni:

  • Bus besar, truk besar, dan mobil box besar: Rp 15 ribu per hari
  • Bus kecil, truk kecil, mobil box kecil, dan pick up besar: Rp 12.500 per hari
  • Mobil sedan, minibus/sejenis, termasuk dalam bentuk pickup kecil: Rp 6 ribu per hari
  • Sepeda motor, dan kendaraan roda tiga: Rp 3 ribu per hari
  • Sepeda: Rp 1.000 per hari.

Jam Operasional Taman Margasatwa Ragunan Lebaran 2025

Kebun Binatang Ragunan berlokasi di Jl. Harsono Rm Dalam No.1, Ragunan, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan. Dalam akun instagram resminya, @ragunanzoo, pada kolom komentar diberitahukan bahwa Ragunan tutup pada hari H lebaran.

Ragunan buka kembali sehari setelahnya, yakni pada Selasa, 1 April 2025 pukul 06.00-16.00 WIB. Ragunan buka setiap hari, kecuali hari Senin yang menjadi hari libur satwa.

Fasilitas di Taman Margasatwa Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, antara lain:

  • Pusat Informasi
  • Area Parkir Luas
  • Toilet Umum
  • Mushola
  • Taman Bermain Anak
  • Penyewaan Sepeda
  • Kereta Wisata
  • Pusat Kuliner.

Adapun fasilitas wahana atau fauna lainnya, Ragunan menyediakan dengan tarif tambahan di luar harga tiket masuk sebagai berikut:

  • Taman satwa anak: Rp. 2.500 satu kali keliling
  • Perahu Angsa: Rp 18 ribu satu kali keliling
  • Kereta keliling: Rp 10 ribu satu kali keliling
  • Sepeda tunggal: Rp 10 ribu per orang
  • Sepeda ganda: Rp 15 ribu per orang.

Nah, itulah tadi informasi tentang harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan. Semoga membantu dan selamat berlibur!

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

Info Tenant di Jakarta Lebaran Fair 2025, Tiket Masuk, dan Jam Buka


Jakarta

Jakarta Lebaran Fair 2025 bisa menjadi pilihan destinasi libur Lebaran, bagi warga yang tidak mudik. Pameran, wisata kuliner, hingga hiburan dapat ditemukan di sana.

Perhelatan Jakarta Lebaran Fair 2025 digelar pada 19 Maret-6 April 2025 di JIExpo Kemayoran. Artinya, momen ini juga bisa menjadi alternatif wisata jelang Hari Raya Idul Fitri pada 31 Maret-1 April 2025.

Ingin berkunjung ke Jakarta Lebaran Fair 2025? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.


Ada Apa Saja di Jakarta Lebaran Fair 2025?

Dikutip dari situs resminya, berikut berbagai tenant di JLF 2025:

1. Pameran

Tenant berbagai produk bisa dijumpai di JLF 2025, mulai dari otomotif, barang elektronik, fashion, peralatan rumah tangga, kosmetik, produk jasa, hingga kerajinan tangan. Banyak promo dan diskon menarik yang ditawarkan sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan.

2. Wisata Kuliner

Booth makanan juga banyak ditemukan di Jakarta Lebaran Fair 2025. Bukan hanya berbelanja, traveler dapat berwisata kuliner di sana.

Terdapat banyak kedai makanan yang menyajikan berbagai hidangan lezat maupun booth camilan kemasan. Karena eventnya juga digelar selama Ramadan, tersedia takjil gratis yang diberikan.

3. Tempat Bermain Anak

Jakarta Lebaran Fair ramah anak. Ada sejumlah wahana permainan yang dapat dimainkan pengunjung anak, salah satunya dari Fun World. Anak-anak pastinta akan senang selama berada di sana.

4. Konser Musik

Konser musik turut memeriahkan Jakarta Lebaran Fair 2025. Sejumlah musisi dan grup musik yang hadir untuk menghibur para pengunjung antara lain Wijaya 80, Adrian WST, Start Koplo, hingga Coconut Treez. Untuk menikmati konser, pengunjung perlu membeli tiket terpisah.

Di akhir periode event, akan diselenggarakan pesta kembang api di area Open Space dan Kios FNB sebagai penutupan JLF 2025.

5. Doorprize dan Gratisan

Di Jakarta Lebaran Fair 2025 juga bakal ada pengundian doorprize. Selain itu, traveler bisa berburu banyak gratisan di sana. Produk gratisan dapat diperoleh dengan menukarkan kupon tiket masuk di berbagai booth.

Gratisan bisa pula diklaim dengan mengikuti sederet ketentuan yang ditetapkan booth, seperti upload foto dan follow akun media sosial produk. Sejumlah diskon produk juga akan didapatkan dengan menukarkan tiket masuk.

Kembang api di Jakarta Lebaran Fair 2025Jakarta Lebaran Fair 2025 Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Jam Buka-Tutup Jakarta Lebaran Fair 2025

Jakarta Lebaran Fair 2025 beroperasi setiap hari selama periode 19 Maret-6 April 2025. Gelaran ini bahkan tetap buka pada hari sebelum Lebaran (malam takbiran) dan Idul Fitri hari pertama.

Adapun jam operasional JLF 2025 sebagai berikut:

  • Tanggal 19 – 21 Maret 2025: Pukul 15.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 22 – 23 Maret 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 24 – 28 Maret 2025: Pukul 15.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 29 Maret 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 30 Maret 2025: Pukul 11.00 – 18.00 WIB
  • Tanggal 31 Maret 2025: Pukul 14.00 – 22.00 WIB
  • Tanggal 1 – 6 April 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB

* Malam takbiran: Pukul 11.00 – 18.00 WIB

* Lebaran hari pertama: Pukul 14.00 – 22.00 WIB.

Harga Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025

Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025 dibanderol seharga Rp 25.000 saat kunjungan Senin-Jumat (weekday) dan Rp 35.000 untuk kunjungan Sabtu-Minggu (weekend) dan hari libur nasional.

Tiket dapat dibeli langsung di lokasi event (on the spot) atau secara online melalui laman resmi Jakarta Lebaran Fair 2025.

Cara Beli Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025 Online

  • Buka situs resmi Jakarta Lebaran Fair 2025.
  • Pilih jenis tiket masuk berdasarkan waktu kunjungan, lalu ketuk “Beli Tiket”.
  • Pilih waktu kedatangan dan masukkan jumlah tiket yang akan dibeli.
  • Klik “Pesan Sekarang” lalu isi data diri.
  • Ceklis kotak persetujuan, lalu ketuk “Lanjut”.
  • Pilih metode pembayaran, klik “Lanjut”.
  • Selesaikan proses pembayaran.
  • Tiket akan dikirim ke email setelah pembayaran berhasil.

Khusus pengunjung lansia di atas 60 tahun dan anak-anak dengan tinggi kurang dari 1 meter maka tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Diharapkan menunjukkan KTP di loket masuk bagi lansia dan pemberian tiket gratis hanya berlaku sekali kunjungan. Pengukuran tinggi anak juga akan dilakukan di loket.

Loket masuk Jakarta Lebaran Fair 2025 terdapat di 3 titik: Loket GPN (melalui Pintu 9 dan Pintu 1), Loket D (melalui Pintu 2 dekat Halte TransJakarta), dan Loket i (melalui Pintu 6A).

Jakarta Lebaran Fair 2025 dapat dijangkau dengan menaiki transportasi umum seperti KRL dan bus TransJakarta. Dilansir akun Instagram resminya, berikut cara menuju JLF 2025 menggunakan kendaraan umum:

1. Menggunakan TransJakarta

  • Naik TransJakarta koridor 14 (JIS – Pasar Senen) lalu turun di Halte JIExpo Kemayoran. Berjalan kaki menuju Pintu 2 JIExpo di mana Loket D berada.
  • Naik TransJakarta koridor 12 (Sunter Boulevard Barat – Penjaringan) lalu transit di Halte Landasan Pacu dan lanjut naik TransJakarta koridor 14 (Pasar Senen – JIS). Turun di Halte JIExpo Kemayoran, lanjut berjalan kaki menuju Pintu 2 JIExpo tempat Loket D berada.

2. Menggunakan KRL

  • Naik KRL dari stasiun keberangkatan lalu turun di Stasiun Rajawali. Naik Mikrotrans Jaklingko 120 atau bus Transjakarta koridor 2M lalu turun di bus stop Jalan Industri Raya. Lanjut berjalan kaki menuju Pintu 8 di mana Loket GPN berada.
  • Naik KRL dari stasiun keberangkatan lalu turun di Stasiun Kemayoran. Lanjut naik transportasi online menuju venue Jakarta Lebaran Fair 2025 di JIExpo Kemayoran.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket Water Kingdom Lebaran 2025, Lengkap dengan Fasilitasnya


Jakarta

Water Kingdom Mekarsari merupakan salah satu destinasi wisata air terbesar di Asia yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dipastikan pada libur Lebaran 2025, banyak wisatawan yang tertarik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di tempat ini.

Setelah sempat tutup operasional pada bulan puasa lalu, per tanggal 29 Maret 2025 Water Kingdom Mekarsari kembali buka. Berikut informasi mengenai harga tiket masuk dan fasilitas yang tersedia di Water Kingdom Mekarsari selama Lebaran 2025.

Harga Tiket Masuk Water Kingdom Mekarsari Lebaran 2025

Sekedar informasi, pengunjung Water Kingdom hanya perlu membayar biaya parkir & Tiket Masuk Water Kingdom, tanpa membeli tiket masuk ke Taman Buah Mekarsari. Pada periode high season seperti libur Lebaran, harga tiket masuk Water Kingdom Mekarsari mengalami penyesuaian.


Harga tiket reguler yang biasanya Rp 70 ribu per orang, naik selama masa liburan tersebut. Berikut detail harganya:

  • Harga normal Senin-Jumat: Rp 65 ribu
  • Harga normal Sabtu-Minggu dan Libur Nasional: Rp 85 ribu
  • Harga Lebaran dan High Season: Rp 100 ribu.

Anak-anak dengan tinggi badan di bawah 80 cm mendapatkan akses gratis. Meski ada perubahan harga, terdapat promo tiket presale atau dengan membeli tiket masuk secara online.

Caranya, cukup beli tiket melalui laman resminya www.waterkingdom.id. Promo presale tiket dapat dibeli pada 16-28 Maret 2025, dapat dibeli untuk kunjungan tanggal 29 Maret – 13 April 2025. Tiket berlaku 1x pemakaian hingga 90 hari ke depan dari tanggal transaksi.

Lokasi dan Jam Operasional

Water Kingdom Mekarsari terletak di Jl. Raya Cileungsi – Jonggol No.km 3, Mekarsari, Kec. Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam laman dan instagram resminya @mywaterkingdom.new, jam operasional yakni buka pukul 08.00-17.00 WIB.

Fasilitas di Water Kingdom Mekarsari

Water Kingdom Mekarsari menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan dan keseruan pengunjung, antara lain:

  • Aneka Wahana Air
  • Kolam Area Bermain Anak
  • Cabin dan Cabana
  • Loker Penyimpanan
  • Ruang Bilas dan Toilet
  • Area Piknik
  • Pusat Kuliner
  • Mushola.

Water Kingdom Mekarsari juga menyediakan beberapa arena bermain atau wahana yang berbayar, di luar harga tiket masuk. Adapun daftar dan harganya sebagai berikut:

  • ATV / ATV Mini: Rp 40 ribu
  • MaxBound: Rp 35 ribu
  • KidsBound: Rp 35 ribu khusus pengunjung 5-12 th
  • Perahu Naga: Rp 20 ribu
  • Perahu Sepeda Bebek: Rp 20 ribu
  • Berkuda: Rp 20 ribu
  • Panahan (Archery): Rp 20 ribu
  • Waterball: Rp 20 ribu
  • Becak Mini: Rp 15 ribu
  • Fish Therapy: Rp 15 ribu
  • Feeding D’Farm: Rp 15 ribu
  • Istana Balon: Rp 15 ribu
  • Trampolin: Rp 15 ribu
  • 3D Trick Art Museum: Rp 15 ribu.

Nah, itulah tadi daftar harga tiket lengkap dengan jam operasional dan fasilitas yang terdapat pada Water Kingdom Mekarsari. Semoga membantu dan selamat berlibur!

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

Nggak Disangka, Kuliner Favorit Bule di Pulau Tidung Adalah…



Jakarta

Wisata kuliner berupa seafood umumnya menjadi favorit di Pulau Tidung. Tapi ternyata, ada soto yang jadi favorit Bule-bule.

Nama kedainya Soto Lamongan Sugiono, pemiliknya adalah Ibu Kukut Wijawati (49). Asli Lamongan, Jawa Timur, ibu dua anak itu dulu bisa sampai ke Pulau Seribu karena paksaan keadaan. Dirinya yang takut dengan laut, harus mampu terbiasa dengan lingkungan karena sang suami bekerja sebagai pengantar galon ke sana.

Berjalannya waktu, ia mulai mencintai laut, tepatnya Pulau Tidung. Tahun 2013, ia mendirikan usahanya, Soto Lamongan jadi pilihan karena kuliner itu berasal dari kota kelahirannya.


Usaha pertama tentu butuh modal besar, ia kemudian memutuskan untuk melakukan pinjaman KUR kepada BRI sebanyak Rp 100 juta. Dewi Fortuna berpihak padanya, usahanya laris manis di tengah gempuran makanan laut.

Saat weekend, tempat duduk di kedai makannya selalu sesak oleh wisatawan. Kebanyakan mereka datang karena tak sengaja melewati kedai makan itu, karena biasanya wisatawan yang datang mendapat katering dari operator tur yang membawanya.

Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungIbu Kukut pemilik Soto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

Namun, rejeki sudah ada yang atur. Ibu Kukut berbisnis dengan sukacita. Di musim libur panjang seperti lebaran, ia buka sejak pagi sampai tengah malam. Wisatawan ramai, warga yang sudah bosan dengan menu lebaran mampir untuk mencari pilihan.

“Kemarin jam 8 malam udah habis, tapi masih banyak orang. Jadi bikin kuah lagi dibantu sama keluarga,” katanya terkekeh.

Dua hari lebaran membuat Ibu Kukut dan keluarga kewalahan, tapi tentu saja cuan. Kebanyakan datang saat malam, makan kuat-kuat sehabis berenang di pantai.

Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungSoto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

Dalam perjalanan bisnisnya, pelanggan bule tentu jadi yang paling mudah diingat. Dari banyaknya bule yang berkuliner ke sana, ia ingat akan seorang wanita, tak tahu asalnya darimana. Perawakannya yang tinggi, putih dan berbahasa Inggris membuatnya yakin, pelanggan ini datang dari negeri seberang.

“Bule itu setengah bulan makan ke sini setiap hari,” katanya singkat, sambil mencoba mengingat.

Hari pertama biasa saja, karena si bule bisa berbahasa Indonesia sedikit-sedikit. Di hari ketiga, si bule mulai mengajak Ibu Kukut ngobrol. Ia tentu panik.

“Katanya enak, mantep,” ucapnya sambil tertawa.

Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungSoto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

Bule ini kemudian datang setiap hari selama hampir setengah bulan. Ia rutin mampir setelah habis dzuhur.

“Selalu pesan soalnya aja, nggak pake nasi. Datang sehari sekali,” katanya.

Setiap hari warung ini menghabiskan sekitar 500 porsi soto kalau ramai seperti long weekend dan 30 porsi jika sepi. Satu porsi diberi harga Rp 15.000 sudah dengan nasi. Selain soto ayam, ada pula bakso yang melengkapi menu di rumah makan itu.

Meski harganya murah, tapi rasa soto ini sungguh menggoyang lidah. Santannya legit dan porsinya banyak. Di makan dengan nasi panas, membuat masuk angin bablas keluar dari tubuh. Wajar saja, kalau si bule sampai kepincut makan tiap hari di sini.

Cerita lain datang dari seorang anak SMP yang sedang study tour. Bocah lelaki itu ketinggalan kapal fery. Ibu Kukut memberikan seporsi soto ayamnya kepada si bocah.
“Saya bilang makan nggak usah bayar, anak laki-kan bisa tidur di masjid. Kasian banget dia,” ceritanya.

Anak itu pulang keesokan harinya saat kapal fery datang. Ia berterima kasih dengan kebaikan pemilik warung soto yang mau memberinya makan cuma-cuma.

Soto Lamongan Sugiono di Pulau TidungPembayaran digital di soto Lamongan Sugiono di Pulau Tidung (bonauli/detikcom)

“Saya senang dibantu BRI, pokoknya terima kasih lah, saya jadi bisa membantu orang lain,” katanya lembut.

Mantri BRI Ryan (35) mengatakan bahwa Soto Lamongan Sugiono memang tiada dua. Sebagai wakil dari BRI dirinya mendukung perkembangan usaha Ibu Kukut dan siap membantu saat butuh modal tambahan.

“Apalagi warungnya ramai dan sudah digitalisasi, kita harus dukung UMKM pulau ini,” katanya.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI adalah program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang disalurkan oleh Bank BRI untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) . Tujuan KUR BRI adalah mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan memberikan akses pinjaman yang lebih mudah bagi UMKM yang produktif namun belum memiliki agunan yang cukup.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Air Terjun Ini Lebih Terkenal di Mata Turis Asing daripada Warlok Bali



Gianyar

Di Bali, ada sebuah air terjun yang lebih dikenal oleh turis asing dibandingkan oleh warga lokal (warlok) Bali sendiri. Air terjun Kanto Lampo namanya.

Sejumlah turis asing terlihat berdiri mengular di Air Terjun Kanto Lampo. Mereka menanti giliran untuk bisa berfoto dengan latar air terjun cantik tersebut.

Jangan heran jika ada lebih banyak turis asing yang berkunjung ke air terjun ini dibandingkan dengan wisatawan domestik, bahkan warga lokal (warlok) Bali sendiri. Fenomena tersebut sudah biasa terjadi di Bali.


Petugas Pemasaran Air Terjun Kanto Lampo, Ita Pratistita, menuturkan air terjun yang ditemukan pada tahun 2016 silam itu memang lebih populer di kalangan pelancong asing.

“Jumlah wisatawan asing sampai 80 persen, sedangkan sisanya domestik,” ungkap dia.

Menurut Ita, jumlah pengunjung Air Terjun Kanto Lampo saat musim liburan bisa mencapai 1.000 turis. Sedangkan saat hari biasa hanya 500 pelancong. Adapun, wisatawan domestik ramai saat libur sekolah dan Lebaran.

Saat kami pelesiran ke Air Terjun Kanto Lampo. memang terlihat bagian besar pengunjung saat itu merupakan turis asing.

Sejumlah konten kreator asing dan pemengaruh mancanegara pelesiran ke sana lalu mengunggah foto maupun video selama pelesiran di sana.

Ita menjelaskan kenapa Air Terjun Kanto Lampo banyak dikunjungi turis asing karena objek wisata tersebut viral di dunia maya.

Wisatawan berfoto di jembatan bambu di kawasan objek wisata Air Terjun Kantolampo, Gianyar, Bali, Sabtu (12/4/2025).Wisatawan berfoto di Air Terjun Kanto Lampo Foto: Gangsar Parikesit/detikBali

Hal itu juga yang membuat pengelola Air Terjun Kanto Lampo, warga Banjar Kelod Kangin, menerapkan tiket yang sama untuk wisatawan asing dan domestik yakni Rp 25 ribu per orang. Padahal, sejumlah objek wisata di Pulau Dewata menerapkan tarif berbeda antara pelancong asing, domestik, dan pemegang KTP Bali.

Menurut Ita, daya tarik Air Terjun Kanto Lampo adalah batu berundak yang jadi latar air terjun. Selain itu, bebatuan besar yang berada di sungai mempercantik objek wisata tersebut.

Momen terbaik datang ke Air Terjun Kanto Lampo pada pukul 07.00-09.00 Wita. Saat itu, objek wisata tersebut belum dipadati oleh wisatawan sehingga bisa puas berfoto di air terjun.

Buat traveler yang ingin melali (jalan-jalan) ke Air Terjun Kanto Lampo jangan khawatir. Objek wisata tersebut sudah dilengkapi beragam fasilitas seperti tempat parkir, kamar mandi, ruang ganti, hingga food court.

Sayangnya, pengelola Air Terjun Kanto Lampo belum menyiapkan transaksi nontunai. Traveler perlu menyiapkan uang tunai. Selain itu, objek wisata yang berada di Desa Adat Beng, Gianyar, Bali tersebut juga belum dilengkapi musala.

Tiket masuk seharga Rp 25 ribu cukup sepadan untuk menikmati air terjun dan rindangnya pepohonan di sana. detikers juga bisa berendam di kolam, treking menyusuri tepi sungai, singgah ke Goa Tan Hana, hingga berfoto lalu menggunggahnya di media sosial.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Pulau Tidung, Idola di Hari Libur



Jakarta

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu sudah populer sebagai tempat snorkeling. Jika libur panjang tiba, sudah dipastikan yang yang ke sana.

Adalah Rudy Hartono (45), seorang pengusaha snorkeling di Pulau Tidung sejak tahun 2013. Jarak rumahnya hanya selemparan batu dari Pelabuhan Tidung.

Di rumahnya ada 160 unit alat snorkeling yang disewakan. Mulai dari jaket pelampung, masker-snorkel dan fins. Namun belakang, yang paling sering digunakan hanya jaket pelampung dan masker-snorkel.


Pak Rudy bercerita bahwa tiap libur panjang, alat-alat snorkeling dipastikan habis tersewa. Tak ada lagi hubungan langsung dengan wisatawan, biasanya operator yang langsung menghubunginya seminggu sebelum tiba di sana.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungUsaha alat snorkeling di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

“Kalau long weekend pasti untung, kemarin waktu Lebaran kami sampai tolak ratusan permintaan,” katanya.

H-7 Lebaran, alat-alat itu sudah di-booking untuk turis-turis China. Seminggu setelah Lebaran, barulah wisatawan domestik yang mendominasi.

Jika ada long weekend, ia bisa mendapat cuan Rp 10-15 jutaan karena alat tersebut akan digunakan dua kali dalam sehari, pagi dan sore.

“Wisatawan yang datang dari Jumat itu biasanya snorkeling di Sabtu pagi. Sementara yang datang di Sabtu pagi, nyampe sini siang. Jadi mereka snorkeling sore-sore,” ungkapnya.

Pulau Tidung di Kepulauan TidungPulau Tidung di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

Alat snorkeling itu disewakan seharga Rp 15 ribu per hari. Meski tak ada libur panjang, weekend selalu membawa berkah. Minimal 30-50 alat snorkelingnya keluar dari kandang.

Sebagai warga Pulau Tidung, ia melihat potensi lain selain wisata bawah airnya, yaitu teripang dan ikan buntal yang melimpah di sana. Jalur ekspor coba ia tempuh lewat tangan ketiga.

Namun itu semua tidak mudah, butuh modal besar untuk bisa menjalankan bisnis kedua tanpa mengabaikan sewa snorkeling yang sudah jadi sumber nafkahnya. Ia kemudian mendaftar sebagai nasabah BRI dua tahun lalu.

Jalan terbuka, pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebesar Rp 35 juta diberikan oleh BRI. Sebagian uang itu digunakan untuk modal usaha baru dan sisanya ditabung.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungUsaha alat snorkeling di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Usaha teripang kering dan ikan buntal tersebut ia kirimkan ke China. Teripang dan kulit ikan buntal yang dikeringkan dijadikan bahan makanan, bagian dalam ikan buntal dijual sebagai bahan benang operasi.

Namun usaha ini tak bisa menghasilkan uang cepat, pengerjaannya butuh waktu sampai sebulan. Oleh sebab itu, usaha snorkelingnya menjadi dana pendukung.

“Modal Rp 80 juta untuk beli teripang dan ikan buntal ke nelayan. Teripang per kilonya nanti dijual Rp 1,8 juta, dan ikan buntal Rp 3 juta per kilo,” ungkapnya.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungTeripang yang sudah dikeringkan Foto: (bonauli/detikcom)

Menurut Pak Rudy, usaha teripang ini masih jarang dilirik. Perhitungannya tak sampai 5 orang yang masih menggeluti usaha ini, karena modal yang cukup besar.

Bertangan dingin, dua usaha itu berkembang pesat. Berhasil melunaskan pinjaman pertama, Pak Rudy kembali melakukan pinjaman kedua dengan nominal Rp 50 juta, sebagai dana darurat.

Mantri BRI Redi (32) yang berhubungan langsung dengan Pak Rudy berkata bahwa usaha miliknya bisa dibilang melejit. Kedua usaha itu mendapat dukungan penuh dari BRI, apalagi ini termasuk UMKM dari Pulau Tidung.

“Semoga usahanya tambah maju dan terus mengembangkan potensi dari Pulau Tidung,” tutupnya.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungIkan buntel yang dikeringkan Foto: (bonauli/detikcom)

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Tempat Pembuangan Sampah, Kini Wisata Air Favorit di Akhir Pekan



Kalasan

Tempat wisata air ini dulu tidak cantik, malah jadi tempat pembuangan sampah. Namun berkat kerjasama dan usaha semua warga, ia kini berubah jadi tempat wisata.

Inilah Umbul Sidomulyo Kalasan. Berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tempat ini adalah sebuah umbul atau kolam pemandian dari mata air asli.

Sumber mata air mulai memancar pada awal tahun 2000. Namun, air itu terbuang langsung ke sungai dan belum dimanfaatkan oleh warga.


Buat warga, tempat ini dulu hanyalah tempat pembuangan sampah. Pemandian ini dulunya digunakan menjadi tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar.

Sampai akhirnya pada tahun 2019 silam, warga kampung setempat saling bekerja sama untuk membangun tempat wisata ini.

Ibu Karti (63) salah satu keluarga pedagang warung pertama di Umbul Sidomulyo mengatakan bahwa wisata air ini diurus oleh RT 8/RW 17 Desa Brintikan Sidomulyo.

“Dulu urunan, seorang tiga ratus ribu,” ucapnya.

Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

Bu Karti berkata bahwa pemandian ini sangat ramai di akhir pekan, apalagi saat musim lebaran, di mana orang-orang pulang kampung. Pengunjung ramai jajan di warungnya.

“Biasanya mulai datang pengunjung pagi dari jam 7, tapi baru jajan jam 10 siang biasanya,” ungkapnya.

Akhir pekan ini, Umbul Sidomulyo cukup ramai, namun pengunjung masih leluasa untuk berenang. Pernah ada satu beberapa momen, pemandian yang memiliki 5 kolam ini penuh sampai pengunjung tidak mampu bergerak di dalam air.

“Ini masih enak, dulu pernah di kolam enggak bisa bergerak sama sekali,” ucap Irma, salah seorang pengunjung.

Umbul Sidomulyo KalasanUmbul Sidomulyo Kalasan Foto: Mellisa Bonauli/detikTravel

Air kolam pemandian mengalir langsung ke kolam renang. Bahkan bisa diminum secara langsung!

Zoey (8), sering datang ke sini bersama adiknya, Key (3). Ia sangat suka bermain di sini.

“Aku suka ke sini karena airnya dingin,” ucapnya.

Bocah asal Klaten ini sudah ada di pemandian sejak pukul 11.00 WIB. Ia tak mau keluar dari kolam dan terus berenang sampai pukul 14.00 WIB.

Umbul Sidomulyo mulai beroperasi pukul 06.00-16.40 WIB. Pemandian ini ditutup setiap Selasa dan Jumat untuk pengurasan air kolam.

Tiket masuknya sebesar Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 8.000 pada akhir pekan. Untuk warga desa setempat yang kontribusi bisa membayar seikhlasnya.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com