Tag Archives: libur natal dan tahun baru

7 Tempat Kuliner Ramah Keluarga untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2024


Jakarta

Libur akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Selain di rumah, kamu bisa mengajak keluarga untuk berkumpul sambil makan bersama di rumah makan yang nyaman.

Buat kalian yang berada di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, coba kunjungi 7 tempat kuliner ramah keluarga untuk libur Natal dan Tahun Baru 2024 berikut ini.

Rekomendasi Tempat Kuliner Keluarga di Tangsel

Berikut ini 7 rekomendasi tempat kuliner ramah keluarga untuk libur Natal dan Tahun Baru 2024:


1. Warung Tuman

Warung Tuman adalah tempat kuliner yang unik karena bernuansa hutan. Jalan menuju ke warungnya pun unik. Dari parkiran, kamu akan melewati area pemakaman terlebih dahulu sebelum sampai ke warung. Tapi ada juga jalur lain yang lebih dekat dengan warung.

Banyaknya pohon membuat tempat ini sangat rindang dan nyaman meski memilih tempat outdoor. Tempat duduk outdoor pun lebih banyak ketimbang di dalam bangunan. Tempat memasaknya pun terasa seperti di pedesaan.

Menu makanannya antara lain mangut ikan pari asap, dendeng batokok, gulai bareh, nila calabatuik, dan telur dadar gaek. Harga makanan tersebut di kisaran Rp 17 ribu hingga Rp 40 ribu.

Lokasinya di Jalan Ciater Tengah, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Warung ini buka pukul 09.00-17.00 WIB.

2. Gubug Berkah Resto

Gubug Berkah Resto sangat cocok untuk keluarga. Sebab menu makanan di sini dibuat porsi besar. Satu porsi bisa untuk 3 orang, bahkan lebih.

Menunya antara lain berbagai olahan ikan, sapi, bebek, ayam, seafood, sayur, dan sup. Harganya mulai dari Rp 30 ribuan hingga Rp 200 ribuan.

Sambil menyantap makanan, kalian bisa menikmati suasana yang nyaman karena tempatnya dibuat seperti gubuk atau saung-saung. Ada kursi dan tempat lesehan di atas rumput.

Ada tempat untuk bermain anak sehingga tak perlu khawatir anak rewel. Yang menjadi ikon di sini adalah miniatur Tugu Jogja untuk berfoto-foto.

Gubug Berkah Resto berada di Jalan Ciater Barat No.54. Rumah makan ini buka pukul 10.00-22.00 WIB.

3. RM Kepala Kakap Ibu Panjang

Selanjutnya adalah RM Kepala Kakap Ibu Panjang di Jalan H. Madi No.20, Pondok Kacang, Tangerang Selatan. Selain menu kepala kakap yang unggulan, ada banyak menu yang tak kalah enak, misalnya tumis, soto, sate, pepes, dan berbagai olahan ikan dan ayam.

Harga makanan ini mulai dari Rp 20 ribuan, sedangkan harga kepala kakap adalah Rp 55 ribu. Jam buka rumah makan ini yaitu 08.00-18.00 WIB.

4. Calicoffice

Jika mencari suasana kafe, kamu bisa coba ke Calicoffice. Kafe bernuansa kantor ini unik karena pengunjung bisa bermain dengan kucing-kucing yang menggemaskan. Setiap orang yang datang wajib pesan makanan dan minuman.

Harga makanan besar rata-rata di atas Rp 50 ribu. Bagi pecinta kucing, harga ini masih bersahabat karena biaya perawatan kucing memang tidak murah.

Lokasinya berada di TreePark Apartment Serpong, BSD City, Tangerang Selatan. Jam buka pada Senin-Jumat adalah pukul 11.00-18.00 WIB, sedangkan Sabtu-Minggu pukul 11.00-21.00 WIB.

5. RM Saung Babeh

RM Saung Babeh menyediakan menu khas Betawi dan Sunda seperti olahan ayam dan ikan. Ada juga karedok, gado-gado, urap, semur jengkol, dan berbagai tumisan. Suasana di sini nyaman karena tempatnya di saung dan ada danau buatannya.

Menu di sini dimasak dengan cara tradisional. Harga tumisan sekitar belasan ribu, ayam dan ikan mulai dari Rp 20 ribuan.

Lokasi RM Saung Babeh berada di Jalan Puspitek No.65, Setu, Tangerang Selatan. Jam bukanya 09.00-17.00 WIB.

6. Lubana Sengkol

Lubana Sengkol adalah tempat kuliner yang awalnya adalah tempat pemancingan. Tak hanya tempat makan dan pemancingan, kamu bisa melakukan outbond bersama keluarga.

Anak-anak juga bisa bermain di waterpark atau playground. Ada berbagai wahana yang bisa dimainkan anak-anak, seperti istana balon, pasir magnet, dan melukis.

Menu makanan di sini antara lain berbagai olahan ayam, ikan, dan seafood. Harganya mulai dari Rp 20 ribu.

Lubana Sengkol berada di Jalan Lingkar Selatan No.km 1, RW.5, Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Jam bukanya dari pukul 09.00-18.00 WIB.

7. Bupe Resto

Yang terakhir, tempat makan ramah keluarga di Tangsel adalah Bupe Resto. Restoran ini bernuansa alam dengan bangunan berdinding bata dan terdapat kolam ikan.

Menu makanan di sini antara lain olahan ikan, ayam, dan seafood. Harganya mulai dari Rp 50 ribuan. Ada juga menu soto, gado-gado, dan karedok seharga Rp 20 ribuan.

Bupe Resto berada di Jalan Cilenggang I No. 53 BSD, Tangerang Selatan. Jam bukanya mulai pukul 10.00-20.00 WIB

Nah, itulah tadi 7 tempat kuliner ramah keluarga di Tangsel yang cocok untuk berkumpul saat libur Natal dan Tahun Baru 2024.

(bai/inf)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

10 Wisata Kota Tua Indonesia, Indah dan Kaya Sejarah


Jakarta

Banyak kegiatan yang bisa traveler lakukan dalam libur Natal dan tahun baru. Jika ingin berwisata sejarah sempatkanlah ke kota tua ini.

Tentu, kawasan kota tua menyimpan banyak sejarah. Dan, kota tua tak hanya berada di Semarang dan Jakarta, setiap kota tua ini memiliki ciri khas bangunan, serta peninggalan sejarah dan budaya yang berbeda-beda.

Berikut daftar 10 kota tua di Indonesia yang menarik dikunjungi saat liburan Natal dan tahun baru:


Kota Tua di IndonesiaKota Lama Semarang (Foto: Kemenparekraf)

1. Kota Lama Semarang

Salah satu kawasan kota tua di Indonesia identik dengan Kota Lama Semarang. Kota Lama Semarang merupakan kawasan cagar budaya yang banyak menyimpan bangunan peninggalan Hindia Belanda sejak ratusan tahun silam.

Salah satu ikon Kota Lama Semarang yang hampir selalu menjadi incaran wisatawan adalah Gereja Blenduk. Bangunan gereja ini memiliki ciri khas atap berbentuk kubah setengah bola. Konon, gereja ini sudah ada lebih dari 250 tahun dan dibangun oleh bangsa Portugis pada 1753.

Pekerja menyelesaikan proyek rehabilitasi Jembatan Kota Intan di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/11/2023). Jembatan Kota Intan merupakan jembatan gantung kayu tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1628 pada era pemerintah VOC Belanda.Proyek rehabilitasi Jembatan Kota Intan di kawasan Kota Tua (Foto: Ari Saputra/detikcom)

2. Kota Tua Jakarta

Selanjutnya Kota Tua Jakarta, salah satu ikon wisata di Jakarta yang sarat akan nilai sejarah pemerintahan Kolonial. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya bangunan peninggalan bersejarah yang masih terjaga dengan baik, seperti Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, dan Jembatan Kota Intan.

Banyak aktivitas yang bisa traveler lakukan di kawasan Kota Tua Jakarta, mulai dari berkeliling naik sepeda ontel jadul, memberi makan burung, hingga wisata kuliner.

Warga berfoto di depan karya seni instalasi berbentuk singa karya seniman Timbul Raharjo yang dipamerkan di kawasan Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Selasa (1/9/2020). Karya seni instalasi sepanjang 8,05 meter dan tinggi 2,35 meter tersebut terbuat dari bahan alumunium menarik wisatawan serta warga yang melintas kawasan titik nol kilometer sebagai tempat berswafoto. detik.com/Pius ErlanggaTitik Nol Kilometer, Yogyakarta (Foto: Pius Erlangga/detikcom)

3. Kota tua Yogyakarta

Yogyakarta juga punya kawasan kota tua, tepatnya di sekitar Benteng Vredeburg. Di kawasan ini terdapat Kantor Pos Besar, Bank Indonesia, serta Gedung BNI yang masih mempertahankan bentuk aslinya meski sudah dibangun sejak zaman pemerintahan Belanda.

Traveler bisa jalan-jalan ke Keraton Yogyakarta yang kental dengan budaya Jawa, lalu mampir ke Masjid Gede Kauman, salah satu masjid tertua di Yogyakarta.

Kota Tua di IndonesiaKawasan kota tua di Bandung, Braga (Foto: Kemenparekraf)

4. Jalan Braga, Bandung

Menjadi jalan utama pada masa pemerintahan Belanda, membuat Jalan Braga termasuk salah satu kawasan Kota Tua di Bandung yang terkenal dengan deretan latar bangunan klasik yang indah.

Namun, kalau ingin yang lebih “kental” dengan suasana pemerintahan Belanda, traveler bisa mampir ke Jalan Asia-Afrika. Kawasan yang menjadi titik nol kilometer di Kota Bandung ini dibangun pada masa pemerintahan Daendels.

Wisata Kota Tua SurabayaKota Tua Surabaya Foto: Esti Widiyana/detikJatim)

5. Kota Tua Surabaya

Kawasan Kota Tua Surabaya meliputi Jalan Karet dan Jembatan Merah, yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya pada 10 November 2018.

Pada masa lampau, kawasan Kota Tua Surabaya berfungsi sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan. Tak heran jika terdapat banyak bangunan kuno yang sarat dengan nilai seni dan sejarah.

Foto udara kawasan desa wisata Nagari Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (16/6/2023). Kementerian PUPR merampungkan penataan kawasan Nagari Tuo Pariangan dengan biaya Rp2,5 miliar, meliputi pembangunan Plaza Panarian, Batu Lantok Tigo, penataan lansekap, dan perbaikan Makam Panjang Tantejo Gurhano. ANTARA FOTO/Iggoy el FitraDesa wisata Nagari Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

6. Nagari Pariangan

Kota Tua di Indonesia yang tidak kalah indah berlokasi di Padang, yaitu Desa Wisata Nagari Pariangan. Bukan bangunan Belanda, Nagari Pariangan identik dengan deretan rumah Gadang khas Sumatra Barat dan pemandangan hamparan terasering sawah yang indah.

Selain itu, Nagari Pariangan juga memiliki masjid tertua di Padang yang dibangun pada abad ke-19, yaitu Masjid Ishlah.

Pembatik dari Lasem.Pembatik dari Lasem (Foto: awesomelasem/Instagram)

7. Kota Tua Lasem

Di Rembang, Jawa Tengah, ada kota kecil yang dijuluki dengan “Tiongkok Kecil”, yaitu Kota Tua Lasem. Kota Tua Lasem tidak hanya identik dengan bangunan tua dengan perpaduan gaya Tiongkok dan Jawa yang indah.

Di sana juga terdapat Kelenteng Cu An Kiong, kelenteng tertua di Kota Lasem yang masih berdiri kokoh meski sudah dibangun sejak abad ke-16.

Potret Sekanak Lambidaro, anak Sungai Musi yang disulap jadi destinasi wisata baru di Palembang. (Foto: Prima Syahbana)Potret Sekanak Lambidaro, anak Sungai Musi yang disulap jadi destinasi wisata baru di Palembang (Foto: Prima Syahbana/detikcom)

8. Kawasan Sekanak

Palembang, Sumatra Selatan punya Kota Tua, yaitu Kawasan Sekanak. Dikenal dengan wajah Palembang zaman dulu, kawasan Sekanak memiliki ratusan bangunan tua bersejarah yang ikonik.

Salah satu bangunan yang paling menarik perhatian adalah Gedung Jacobson van den Berg. Bangunan bersejarah dan cagar budaya ini, dulunya kantor perusahaan perdagangan milik Belanda.

Kota Tua di IndonesiaKuliner kota tua Singkawang (Foto: Kemenparekraf)

9. Kota Singkawang

Banyak peninggalan arkeologis di Singkawang yang kental dengan budaya China, seperti rumah Tionghoa tertua yang dibangun sejak 1901 dan Patung Naga di tengah kota.

Selain itu, traveler juga dapat melihat Masjid Raya Singkawang yang berdampingan dengan Wihara Tri Dharma Bumi Raya.

Kota Tua di IndonesiaKota Tua Ampenan Lombok (Foto: Kemenparekraf)

10. Kota Tua Ampenan

Terletak di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), kawasan Kota Tua Ampenan identik dengan bangunan cagar budaya dengan gaya arsitektur Belanda.

Kota Tua Ampenan punya beberapa perkampungan, yakni Kampung Tionghoa, Kampung Jawa, dan Kampung Bugis. Meski berbeda-beda, namun keberagaman tetap terjalin dengan baik.

(msl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Liburan Nataru 2023/2024 di Gunung Bromo, Segini Harga Tiket Masuknya


Jakarta

Gunung Bromo di Jawa Timur menjadi tujuan wisata terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Dikelola oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), gunung ini mencapai ketinggian 2.329 meter dan terletak di wilayah Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

Gunung Bromo memikat wisatawan dengan keajaiban alamnya, termasuk kaldera yang memukau seluas 10 kilometer persegi. Destinasi ini memadukan keajaiban alam dengan sensasi petualangan, menarik pelancong dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara.

Berikut ini harga tiket masuk Gunung Bromo jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).


Harga Tiket Masuk dan Sewa Fasilitas Gunung Bromo

Dilansir dari website resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), harga tiket masuk Gunung Bromo bervariasi tergantung pada kategori wisatawan dan hari kunjungan.

1. Harga Tiket Masuk Wisatawan Lokal

  • Hari Kerja: Rp. 29.000.
  • Akhir Pekan dan Hari Libur Nasional: Rp. 34.000.

2. Harga Tiket Masuk Wisatawan Asing

  • Hari Kerja: Rp. 220.000.
  • Akhir Pekan dan Hari Libur Nasional: Rp. 320.000.

3. Retribusi Kendaraan (Kawasan Wisata Bromo)

  • Kendaraan Roda 4: Rp. 10.000.
  • Kendaraan Roda 2: Rp. 5.000.
  • Sepeda: Rp. 2.000.
  • Kuda: Rp. 1.500.

4. Biaya Sewa Fasilitas

  • Jeep (perjalanan berangkat dan pulang): Rp. 500.000 – Rp. 650.000 (dengan kenaikan tarif bisa hingga Rp 700.000 – Rp 750.000 pada liburan Nataru).
  • Kuda: Rp. 150.000 (dengan kenaikan tarif hingga Rp. 200.000).

Peraturan Pengunjung di Gunung Bromo

Dilansir dari laman Booking Online Wisata Bromo, terdapat beberapa peraturan dan larangan yang harus diikuti oleh calon pengunjung.

  • Pengunjung wajib memperhatikan dan menaati pilihan site kunjungan destinasi wisata TNBTS, sesuai dengan site pada tiket masuk yang telah dipesan melalui booking online.
  • Pengunjung yang memilih site kunjungan destinasi ke Savana Teletubbies/laut Pasir diperkenankan masuk setelah pukul 06.00 WIB.
  • SOP kunjungan wisata alam di TNBTS tetap harus dipedomani dan diterapkan secara ketat dan teratur.
  • Protokol kesehatan juga bagi pelaku usaha (antara lain transportasi, konsumsi, dan akomodasi) harus diterapkan secara ketat dan teratur dengan mempedomani dan memperhatikan kriteria health, hygine, security dan safety.
  • Larangan masuk kawasan TNBTS untuk ibu hamil.
  • Batasan usia pengunjung menyesuaikan peraturan pada masa pandemi Covid 19.
  • Sudah divaksin (minimal dosis pertama) dengan menunjukkan sertifikat vaksin atau swab antigen/pcr sesuai ketentuan.
  • Pengunjung dan para pelaku usaha wajib memakai MASKER.
  • Pengunjung membawa hand sanitizer dan/atau sabun cair untuk membersihkan tangan.
  • Membawa kresek kecil berwarna kuning untuk membuang masker.
  • Pengunjung menjaga jarak dengan pengunjung yang lain, tidak berkerumun, dan selalu membawa ketertiban.
  • Pembelian karcis masuk hanya dapat dilakukan secara online melalui situs https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org sesuai dengan ketersediaan kuota. Tidak ada pembelian langsung untuk masuk kawasan TNBTS.
  • Pembayaran hanya bisa dilakukan dengan Virtual Account.
  • Nominal pembayaran harus sesuai dengan tarif nominal pada booking online.
  • Batas waktu Pembayaran anda 2 jam setelah pendaftaran booking online.
  • Untuk mengantisipasi kesalahan/error pada pembayaran, maka tidak disarankan melakukan pembayaran pada jam 23.00 wib – 01.00 wib (tengah malam).
  • Pembayaran tidak bisa dilakukan melalui teller bank.
  • Tidak ada pengembalian pembayaran uang karcis yang telah disetor karena adanya pembatalan/refund.
  • Setelah melakukan pembayaran, pengunjung tidak dapat melakukan reschedule/jadwal ulang.

Destinasi ini menyajikan kombinasi antara alam yang menakjubkan dan petualangan yang memikat, menciptakan pengalaman unik bagi para wisatawan.

Pastikan pahami peraturan dan perhatikan harga tiket masuk Gunung Bromo untuk membuat rencana perjalanan yang matang.

(inf/inf)



Sumber : travel.detik.com

6 Spot Wisata Ramah Anak dan Keluarga di Semarang, Cocok untuk Nataru!



Semarang

Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tiba. Bagi traveler yang memutuskan berlibur ke Semarang, bisa singgah ke beberapa destinasi yang ramah anak dan keluarga lho.

Semarang dikenal sebagai salah satu tujuan yang menjadi idaman saat libur panjang tiba. Mudahnya akses hingga banyaknya destinasi menjadi pertimbangan menarik.

Berkunjung ke Semarang, traveler dapat berkunjung ke berbagai spot wisata yang menawarkan suasana alam hingga taman bermain. Namun, jika traveler mencari yang ramah keluarga, berikut ini daftarnya.


6 Tempat Wisata di Semarang yang Ramah Anak dan Keluarga:

1. Silayur Park

Silayur Park adalah tempat yang ideal untuk liburan bersama anak dan keluarga karena menawarkan beragam aktivitas menyenangkan bagi semua kalangan. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti kolam renang yang dikelilingi pepohonan, serta area permainan yang cocok untuk anak-anak.

Dilihat dari akun Instagram @silayurpark, tempat wisata ini memiliki berbagai wahana seru, seperti arena outbound dengan tantangan seperti high rope. Bagi pengunjung yang suka basah-basahan, ada juga kolam renang yang menyegarkan.

Jika ingin beristirahat sejenak, Silayur Park menyediakan kafe dan restoran yang menyajikan berbagai hidangan lezat. Pengunjung bisa menikmati camilan seperti tempe kemul dan tahu krispi, atau makanan berat seperti nasi ayam bakar, magelangan, dan nasi nila bakar.

Untuk anak-anak, terdapat kebun binatang mini yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan berbagai hewan jinak, serta area permainan yang lengkap dengan rumah-rumahan kayu, jungkat-jungkit, dan ayunan. Selain itu, tempat ini juga menawarkan suasana yang nyaman dan sejuk berkat banyaknya pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar area.

Akses menuju Silayur Park juga sangat mudah dijangkau, menjadikannya pilihan ideal untuk liburan keluarga yang menyenangkan. Dengan fasilitas lengkap dan suasana yang asri, Silayur Park merupakan tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati waktu bersama orang terdekat.

Lokasi: Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Semarang Barat

Harga tiket: Gratis

Jam buka: Setiap hari, pukul 08.00-16.00 WIB

2. Taman Bunga New Celosia

Suasana Taman Bunga New Celosia di Kabupaten Semarang, Kamis (29/6/2023).Suasana Taman Bunga New Celosia di Kabupaten Semarang, Kamis (29/6/2023). (Angling Adhitya Purbaya/detikJateng)

Dikutip dari laman resminya, Taman Bunga Celosia terletak di lereng Gunung Ungaran, kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang. Dengan suasana pegunungan yang khas dan udara yang sejuk, tempat ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam.

Destinasi ini pertama kali didirikan pada tahun 2017 oleh seorang pelopor muda di bidang pertanian. Konsepnya menggabungkan taman bunga modern, spot foto menarik, wahana permainan, dan cafe garden untuk pengalaman wisata yang lengkap.

Taman Bunga Celosia cocok dikunjungi oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga keluarga. Tempat ini juga menawarkan ratusan jenis bunga hias yang menambah pesona taman dan melayani penjualan bunga dalam pot di area sekitar.

Fasilitas di Taman Bunga Celosia sangat memadai, termasuk area parkir luas yang mampu menampung banyak kendaraan. Lokasi ini menyediakan berbagai spot foto unik, seperti Little Italia, Little Korea, Dermaga Putih, hingga taman bunga yang memanjakan mata.

Selain itu, terdapat Cafe Garden Celosia yang menawarkan suasana santai untuk menikmati makanan dan minuman. Pengunjung dapat bersantai sambil memandang panorama pegunungan yang memukau dari sudut taman.

Dengan luas lebih dari 8 hektare, Taman Bunga Celosia menjadi pilihan wisata yang lengkap dan menyenangkan. Tempat ini menawarkan pengalaman berlibur yang tak hanya indah tetapi juga menyegarkan bagi siapa saja yang datang.

Lokasi: Jalan Ke Candi Gedong Songo, Beroken, Banyukuning, Bandungan, Kabupaten Semarang

Harga tiket:

  • Rp 30 ribu pada Senin-Jumat
  • Rp 35 ribu pada Sabtu-Minggu

Jam buka: Setiap hari, pukul 08.00-17.00 WIB

3. Little Ranch Sidomukti

Dikutip dari laman resminya, Little Ranch yang berada di Kawasan Wisata Umbul Sidomukti merupakan destinasi wisata edukasi yang mengusung konsep peternakan ala Selandia Baru dengan suasana khas pegunungan. Tempat ini menghadirkan pengalaman unik yang memadukan keindahan alam dan udara segar yang menyejukkan.

Sesuai dengan temanya, Little Ranch menghadirkan berbagai hewan ternak seperti domba texel, ayam arab, kelinci, kuda, dan kambing. Suasana peternakan semakin lengkap dengan keberadaan padang rumput dan kandang-kandang yang dirancang menyerupai peternakan di luar negeri.

Bangunan kandang di Little Ranch didesain menyerupai Red Barn, sebuah gaya khas peternakan di negara-negara seperti Selandia Baru, Swiss, dan Inggris. Pemandangan pegunungan yang indah, kabut tipis, serta perkebunan sekitar menambah kesan alami dan menyerupai peternakan di Eropa.

Di tempat ini, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan hewan ternak, seperti memberi makan atau menunggangi kuda. Selain itu, tersedia berbagai aktivitas seru seperti mengendarai skuter listrik, ATV, atau sekadar bersantai menikmati suasana di cafe yang ada di area peternakan.

Untuk menikmati keindahan keseluruhan area, pengunjung bisa menggunakan jembatan tinggi atau menara yang juga cocok untuk berfoto. Spot-spot tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan dan pemandangan yang tak terlupakan.

Selain berbagai aktivitas utama, Little Ranch juga menyediakan wahana permainan anak seperti trampolin, memanah, dan mewarnai. Konsep ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman yang menarik bagi pengunjung dari segala usia.

Lokasi: Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang

Harga tiket: Rp 20 ribu

Jam Buka: Setiap hari, pukul 08.00-18.00 WIB

4. Saloka Theme Park

Saloka Theme Park Semarang.Saloka Theme Park Semarang. (Dok Saloka)

Dikutip dari situs resminya, Saloka Theme Park merupakan salah satu destinasi wisata Pesona Indonesia yang menghadirkan taman rekreasi tematik untuk keluarga. Tempat ini mengusung konsep kearifan lokal dan terletak di titik strategis yang menghubungkan Semarang, Salatiga, Surakarta, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Taman rekreasi ini dibangun di atas lahan seluas 12 hektare dan dilengkapi dengan 25 wahana modern. Semua wahana dirancang dan dibuat oleh tenaga ahli berpengalaman dengan standar internasional untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Nama Saloka terinspirasi dari legenda Rawa Pening, sebuah kawasan yang berada tak jauh dari lokasi taman ini. Cerita rakyat tersebut berkisah tentang pasangan Ki Hajar Salokantara dan Nyi Endang Sawitri yang memiliki anak bernama Baru Klinting, seekor naga yang mampu berbicara seperti manusia.

Baru Klinthing dikenal sebagai sosok naga yang baik hati dan suka membantu orang lain. Dari legenda inilah, Saloka mengadopsi filosofi keceriaan yang diwujudkan melalui maskotnya, seekor naga bernama Loka.

Dengan membawa semangat dari cerita rakyat, Saloka berupaya menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh pengunjungnya. Konsep unik ini membuat Saloka tak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai lokal yang kaya.

Saloka Theme Park menawarkan lima zona seru yang bisa dijelajahi. Saat pertama kali masuk, detikers akan disambut oleh zona Pesisir, di mana dekorasi, interior, dan bentuk bangunannya dirancang menyerupai suasana pantai. Jadi, jangan lupa siapkan kacamata hitam untuk merasakan nuansa pantai yang menyenangkan!

Setelah menikmati suasana pantai, detikers dapat melanjutkan ke zona Balalantara yang menghadirkan tema hutan belantara. Di zona ini, tersedia berbagai wahana dan atraksi yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga.

Bagi anak-anak, zona Kamayayi adalah tempat yang sempurna! Zona ini dirancang khusus untuk si kecil dengan berbagai wahana yang menyenangkan sekaligus edukatif. Tak ketinggalan, tersedia juga berbagai food stall dan kedai es krim yang siap memanjakan selera.

Jika detikers mencari sensasi mendebarkan, zona Ararya adalah pilihan yang tepat! Zona ini dirancang untuk pengunjung yang menyukai tantangan dan wahana dengan sensasi ekstrem.

Untuk yang ingin bersantai sambil menikmati kuliner, zona Segara Prada menjadi pilihan yang pas. Mengusung tema pertambangan, zona ini memungkinkan detikers menikmati waktu bersama keluarga dengan pengalaman yang santai namun tetap seru.

Lokasi: Jalan Fatmawati No.154, Gumuksari, Lopait, Kec. Tuntang, Kabupaten Semarang

Harga tiket: Rp 150 ribu

Jam buka:

  • Sabtu-Kamis, pukul 10.00-20.00 WIB
  • Jumat, pukul 12.00-20.00 WIB

5. Watu Gajah

Watu Gajah Park, Semarang.Watu Gajah Park, Semarang. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

Dikutip dari akun Instagramnya, @watugajahpark, tempat wisata ini menawarkan suasana alam yang cocok untuk berlibur bersama anak dan keluarga. Keindahan taman yang asri di Watu Gajah Park dengan ornamen penuh warna menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung yang ingin menikmati liburan yang menyegarkan.

Tempat wisata yang berada di daerah pegunungan ini membuat pengunjung dapat menikmati kesejukan alami sambil bersantai di berbagai spot foto yang cocok untuk diunggah ke media sosial. Dengan latar belakang alam yang indah, Watu Gajah Park menyediakan banyak area yang cocok untuk berfoto dan menikmati pemandangan.

Salah satu daya tarik unik di Watu Gajah Park adalah kebun binatang mini yang menawarkan pengalaman edukatif dengan berbagai hewan. Di sini, detikers dapat melihat berbagai jenis burung, termasuk burung love bird yang tinggal di kandang terbesar dan paling menakjubkan, di mana mereka bisa terbang bebas.

Selain kebun binatang mini, Watu Gajah Park juga menawarkan banyak wahana permainan yang menyenangkan. Ada dua kolam renang lengkap dengan seluncuran, area skate park, jogging track, flying fox, sepeda angkasa, dan kolam pemancingan yang cocok untuk seluruh keluarga.

Tidak hanya wahana, Watu Gajah Park juga memiliki taman bunga vertikal yang indah. Bunga-bunga tersebut tumbuh secara vertikal, memberikan kesan berbeda dengan taman bunga pada umumnya. Selain itu, ada juga Lorong Cinta yang terkenal dengan atap besi berbentuk hati, sering dikunjungi pasangan muda yang ingin menikmati suasana romantis.

Fasilitas yang tersedia di Watu Gajah Park cukup lengkap, mulai dari mushola, kamar mandi, gazebo, hingga area parkir yang luas. Di sekitar lokasi wisata, detikers juga dapat menemukan banyak warung makan yang menyajikan masakan khas Semarang yang lezat.

Lokasi: Jalan Fatmawati No.154, Gumuksari, Lopait, Kec. Tuntang, Kabupaten Semarang

Harga tiket:

  • Rp 25 ribu pada Senin-Jumat
  • Rp 30 ribu pada Sabtu dan Minggu

Jam buka: Setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB

6. Pinusia Park

Pinusia Park Ungaran yang terletak di pusat Kabupaten Semarang, merupakan salah satu destinasi wisata alam yang seru bagi anak dan keluarga. Dikutip dari laman resmi Visit Jawa Tengah, tempat ini dikenal dengan keindahan hutan pinusnya yang menakjubkan, menjadikannya lokasi ideal untuk melepas lelah dari rutinitas sehari-hari.

_________________

Baca artikel selengkapnya di detikJateng

(wkn/wkn)



Sumber : travel.detik.com