Tag Archives: libur nataru

Piknik di Pantai-Kulineran di Pasar



Yogyakarta

Tahun Baru 2025 sudah di depan mata. Traveler yang ingin menghabiskannya di Yogyakarta simak ide liburan tahun baru berikut ini:

Yogyakarta memiliki banyak pilihan liburan seru yang bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan kota. Dari menikmati alam hingga mengeksplorasi budaya.

Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa mengisi waktu liburan traveler.


Berikut sederet ide liburan tahun baru di Yogyakarta yang menarik:

1. Wisata Edukasi di Kebun Binatang

Liburan yang menyenangkan dan edukatif sering kali menjadi pilihan terbaik bagi keluarga, terutama yang membawa anak-anak. Mengunjungi kebun binatang bukan hanya menawarkan pengalaman menyaksikan hewan-hewan yang menarik, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang berbagai jenis hewan.

Di Jogja, Anda bisa mengunjungi Gembira Loka Zoo, sebuah kebun binatang yang memiliki koleksi satwa dari berbagai belahan dunia. Selain itu, Suraloka Interactive Zoo juga bisa menjadi alternatif yang menawarkan suasana yang berbeda.

2. Berkeliling Taman

Bagi yang ingin menikmati udara segar dan suasana hijau, mengunjungi taman kota adalah pilihan yang tepat. Di taman kota, traveler bisa berjalan-jalan santai, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati pemandangan.

Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk melepaskan penat setelah rutinitas yang padat. Wisdom Park UGM, bisa menjadi pilihan yang tepat bagi traveler untuk melakukan aktivitas ini. Suasananya yang sangat asri dan teduh cocok untuk traveler yang ingin melakukan aktivitas outdoor namun tetap santai.

3. Wisata Budaya di Museum

Museum Benteng VredeburgMuseum Benteng Vredeburg (dok. IHA)

Jika traveler tertarik mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya lokal, mengunjungi museum bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Di museum, traveler tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menikmati atmosfer yang lebih tenang dan reflektif.

Museum Sonobudoyo, yang menyajikan koleksi seni dan budaya Jawa, adalah tempat yang sempurna bagi detikers yang ingin lebih mengenal warisan budaya Jogja. Selain itu, detikers juga bisa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg atau Museum Sandi yang terletak strategis di tengah kota.

4. Staycation di Hotel

Tidak semua liburan harus menghabiskan waktu di luar kota. Staycation atau menginap di hotel lokal bisa menjadi alternatif yang menarik. detikers bisa menikmati fasilitas hotel, bersantai, dan menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh.

Beberapa hotel di Jogja menawarkan nuansa lawas yang kental, seperti The Phoenix Hotel, yang memiliki arsitektur kolonial yang indah, atau Hotel Tentrem yang menggabungkan kemewahan modern dengan sentuhan tradisional mungkin akan menjadi sensasi baru untuk detikers saat staycation.

5. Piknik di Pantai

Bagi traveler yang ingin liburan santai namun tetap menikmati alam terbuka, piknik di pantai atau danau bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Jogja memiliki beberapa pantai dan danau yang indah untuk dijadikan tempat piknik.

Contohnya seperti Pantai Parangtritis yang terkenal dengan pasir hitamnya dan pantai-pantai di Gunungkidul seperti Pantai Ngetun dan Wediombo. Nikmati suasana tenang sambil menikmati makanan ringan atau sekadar menikmati alam.

6. Jelajahi Kuliner Khas Jogja

Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (26/12/2023).Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja (Adji G Rinepta/detikJogja)

Liburan Tahun Baru juga bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kuliner lokal yang menggugah selera. Jogja dikenal dengan berbagai hidangan lezat yang sayang untuk dilewatkan.

Traveler bisa mengunjungi pasar tradisional untuk mencicipi makanan khas, atau menjelajahi tempat makan yang populer di kota ini. Pasar Beringharjo, Pasar Kotagede dan Pasar Ngasem adalah tiga contoh rekomendasi tempat yang sempurna untuk berburu makanan lokal.

Ada gudeg, bakpia, dan aneka jajanan tradisional khas Jogja yang bisa dicoba traveler. Bagi traveler yang ingin berburu makanan dan jajanan otentik khas Jogja, maka pilihan ini cukup menarik untuk dimasukkan dalam rencana liburan.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Inilah 7 Tempat Liburan Natal di Jakarta yang Wajib Dicoba!



Jakarta

Libur Natal telah tiba. Jika traveler ingin menghabiskannya di Jakarta, destinasi yang kental umat kristiani berikut mungkin cocok untuk Anda.

Diketahui bahwa Jakarta juga memiliki aneka destinasi Natal yang sangat cocok untuk traveler. Di sini, traveler bisa melepas penat sekaligus berdoa.

Dihimpun detikTravel, berikut tujuh tempat liburan Natal di Jakarta:

1. Taman Doa Hati Tersuci Maria

PIK 2 kini menghadirkan wisata rohani Kristen bernama Taman Doa Hati Tersuci Maria, seperti dikutip dari laman resminya PIK 2.


Selain itu, terdapat Gua Maria dengan Patung Hati Tersuci Maria, di mana umat dapat memanjatkan doa. Area ini dibuka untuk umum, setiap hari dari pukul 07.00 hingga 22.00.

Taman Doa Hati Tersuci Maria yang berada di kawasan La Riviera PIK 2, bisa menjadi spot wisata religi yang cocok untuk mengisi akhir pekan dan menyambut momen Natal.

2. Gereja Santa Maria De Fatima

Gereja Santa Maria De Fatima merupakan gereja yang memiliki bentuk unik yakni menyerupai vihara yang didominasi dengan warna merah, kuning, dan emas.

Konstruksi kayu, ukiran, warna merah dan emas, yang merupakan simbol warna khas Tionghoa mendominasi setiap sudut gereja, tak terkecuali pada altar gereja.

Empat pilar kayu yang berwarna merah berdiri menopang bagian altar. Di atasnya terdapat ukiran lukisan dari kayu yang memperlihatkan peristiwa Yesus disalib di Gunung Golgota.

Gereja Katolik ini mempertahankan gaya bangunan khas Fukien atau Tiongkok Selatan dan termasuk sebagai Cagar Budaya pada tahun 1972. Lokasinya berada di Jalan Kemenangan III Nomor 47 kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

3. Gua Maria

Hampir setiap paroki atau wilayah keuskupan setingkat di atas stasi yang dikepalai oleh pastor di Jakarta, memiliki Gua Maria.

Gua Maria di Jakarta dapat menjadi rekomendasi wisata rohani Kristen di Jakarta yang menarik untuk dikunjungi di momen Natal.

Berikut beberapa rekomendasi Gua Maria di Jakarta yang dikutip dari Katolikpedia.
* Gua Maria Gereja Bidaracina
* Gua Maria Gereja Cijantung
* Gua Maria Gereja Jalan Malang
* Gua Maria Fatima Jatinegara
* Gua Maria Gereja Katedral Jakarta
* Gua Maria Gereja Kramat
* Gua Maria Gereja Matraman
* Gua Maria Gereja Menteng
* Gua Maria Gereja Pejompongan

4. Gereja Katedral

Rekomendasi tempat wisata rohani Kristen di Jakarta berikutnya adalah Gereja Katedral. Gereja Katolik di Jakarta ini memiliki nama resmi Gereja Santa Maria Pelindung Diangkat ke Surga, De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming.

Eksterior gerejanya memiliki gaya arsitektur Neo Gotik. Di bagian dalamnya terdapat monumen granit hitam buatan Belgia.

Gereja ini juga memiliki museum yang berada di samping kiri dan dekat dengan Gua Maria. Di dalam Museum Katedral menyimpan benda bersejarah yang menceritakan perjalanan gereja.

5. Gereja Sion

Gereja Sion beralamat di Jalan Pangeran Jayakarta Nomor 1 Jakarta Barat. Gereja Sion merupakan salah satu gereja tertua yang masih berfungsi.

Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, gereja ini dibangun pada 1692 oleh VOC dan gereja di Batavia dengan nama De Nieuwe Portugese Buitenkerk, menggantikan Portugese Buitenkerk yang sempat terbakar habis di dalam tembok kota Batavia.

Ketika memasuki gereja, pengunjung seakan dibawa ke masa lampau. Sebelah kiri gereja terdapat organ tua dan sebelah kanan terdapat mimbar megah.

Interior gereja masih mempertahankan keasliannya, temasuk bangku dari eboni (kayu hitam), kursi majelis, cawan, kursi panjang. Kemudian chandelier dari tembaga kuning yang dilengkapi pemantul cahaya berbentuk perisai dihiasi lambang Batavia.

6. Gereja Immanuel

Gereja Immanuel berlokasi di Jalan Merdeka Timur Nomor 10, Jakarta Pusat. Gereja ini memiliki atap berbentuk kubah, di puncaknya terdapat menara bundar yang pendek berbentuk kubus dihiasi plesteran bunga teratai dengan enam helai daun.

Bangunannya dilengkapi dengan jendela yang besar khas Bangunan Belanda. Di bagian lantai dua, terdapat kursi kayu yang melingkar dan sebuah organ pipa tua yang digunakan untuk mengiringi lagu pujian saat kebaktian.

7. Trans Studio Cibubur

Trans Studio Cibubur adalah tempat rekreasi keluarga berupa indoor theme park. Destinasi ini menghadirkan area permainan dalam ruangan dengan wahana kelas dunia seperti roller coaster dengan manuver mundur.

Selain itu, masih ada wahana menarik lainnya seperti 4D Theater, Wave Racer, Pacific Rim, Gravitron, dan lain-lain. Traveler juga dapat menonton aneka pertunjukan keren termasuk pertunjukan multimedia.

Jam operasional: Senin – Minggu pukul 11.00 – 17.00 WIB
Harga tiket weekdays: Rp 250 ribu
Harga tiket weekend: Rp 325 ribu
Alamat: Trans Studio Mall Cibubur, Lantai 3 Jl. Alternatif Cibubur No.230 A, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok

(msl/msl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Cuma di Klaten, Ada Kolam Segar Alami di Bawah Pohon Beringin Ratusan Tahun



Klaten

Klaten memang ‘surganya’ Umbul alias kolam renang mata air alami. Salah satu yang paling menarik adalah Umbul Kapilaler yang berada di bawah pohon beringin berusia ratusan tahun.

Dari puluhan umbul yang ada di Klaten, Umbul Kapilaler mungkin yang paling adem. Ya, karena mata air itu dinaungi pohon beringin berukuran besar yang usianya konon sudah ratusan tahun.

Umbul Kapilaler terletak di di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Mata air tersebut lebih menyerupai sendang karena cenderung bundar dengan diameter sekitar 20 meter.


Dindingnya terbuat dari tatanan batu fondasi berbahan andesit. Di tepian dan lantainya tidak ada porselen atau keramik warna-warni, hanya pasir dan batu andesit berlumut.

Di sisi utara, tumpukan batu andesit ukuran besar seperti menjadi pagarnya. Dinaungi dua pohon beringin besar yang rimbun membuat umbul Kapilaler hampir tak tersengat teriknya sinar matahari kala siang.

Umbul Kapilaler di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten.Umbul Kapilaler Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Sinar matahari hanya menyentuh sisi timur umbul yang tidak terdapat pohon. Di sisi barat daya umbul, akar dan sulur pohon beringin yang rumpunnya seukuran truk, biasa digunakan wisatawan untuk selfie.

Letaknya yang lebih rendah dari daratan di sekelilingnya membuat umbul itu tampak seperti cermin, karena airnya yang bening. Mata air itu juga terkesan alami, karena tidak ditemukan arsitektur modern di sekitarnya.

Cara Menuju ke Umbul Kapilaler

Untuk sampai ke Umbul Kapilaler tidak sulit. Traveler bisa lewat jalan Jogja-Solo. Dari simpang empat Nglajur, Kecamatan Delanggu, kalian bisa ambil jalur jalan Delanggu-Polanharjo.

Traveler bisa mengambil lurus sekitar 5 kilometer ke arah Umbul Ponggok, kemudian ada simpang empat Karanglo atau Water Gong. Lalu, setelah lewat depan Water Gong, lurus sekitar 200 meter maka traveler akan sampai di Umbul Kapilaler.

Ketua Pokdarwis Wanua Tirta, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Triyono menjelaskan Umbul Kapilaler dan Sigedang itu dulunya menjadi mata air utama untuk pabrik gula (PG) Ceper, Kecamatan Ceper di masa penjajahan Belanda. Nama Kapilaler diambil dari bahasa Capillair.

“Bahasa Belanda saluran itu Capillair, tapi orang Jawa berubah menjadi Kapilaler. Saat PG masih ada dulunya sepanjang hilir dirawat, iya ini untuk mengaliri PG Ceper,” tutur Triyono beberapa waktu lalu.

Saking alaminya Umbul Kapilaler, dulu airnya bisa langsung diminum masyarakat. Umbul ini juga tidak pernah kering sepanjang tahun meskipun ada musim kemarau.

Harga Tiket Masuk Umbul Kapilaler

Harga tiket masuk ke umbul ini dipatok Rp 10.000 per orang, sudah termasuk air mineral kemasan dan asuransi. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati kolam Umbul Kapilaler, tapi juga Umbul Sigedang, karena dua objek itu satu paket.

Umbul Kapilaler buka mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Untuk mengisi perut, pengunjung tidak perlu khawatir karena ada warung UKM dengan berbagai menu dan gazebo untuk istirahat.

—–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

10 Wisata Kota Tua Indonesia, Indah dan Kaya Sejarah


Jakarta

Banyak kegiatan yang bisa traveler lakukan dalam libur Natal dan tahun baru. Jika ingin berwisata sejarah sempatkanlah ke kota tua ini.

Tentu, kawasan kota tua menyimpan banyak sejarah. Dan, kota tua tak hanya berada di Semarang dan Jakarta, setiap kota tua ini memiliki ciri khas bangunan, serta peninggalan sejarah dan budaya yang berbeda-beda.

Berikut daftar 10 kota tua di Indonesia yang menarik dikunjungi saat liburan Natal dan tahun baru:


Kota Tua di IndonesiaKota Lama Semarang (Foto: Kemenparekraf)

1. Kota Lama Semarang

Salah satu kawasan kota tua di Indonesia identik dengan Kota Lama Semarang. Kota Lama Semarang merupakan kawasan cagar budaya yang banyak menyimpan bangunan peninggalan Hindia Belanda sejak ratusan tahun silam.

Salah satu ikon Kota Lama Semarang yang hampir selalu menjadi incaran wisatawan adalah Gereja Blenduk. Bangunan gereja ini memiliki ciri khas atap berbentuk kubah setengah bola. Konon, gereja ini sudah ada lebih dari 250 tahun dan dibangun oleh bangsa Portugis pada 1753.

Pekerja menyelesaikan proyek rehabilitasi Jembatan Kota Intan di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (16/11/2023). Jembatan Kota Intan merupakan jembatan gantung kayu tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1628 pada era pemerintah VOC Belanda.Proyek rehabilitasi Jembatan Kota Intan di kawasan Kota Tua (Foto: Ari Saputra/detikcom)

2. Kota Tua Jakarta

Selanjutnya Kota Tua Jakarta, salah satu ikon wisata di Jakarta yang sarat akan nilai sejarah pemerintahan Kolonial. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya bangunan peninggalan bersejarah yang masih terjaga dengan baik, seperti Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, dan Jembatan Kota Intan.

Banyak aktivitas yang bisa traveler lakukan di kawasan Kota Tua Jakarta, mulai dari berkeliling naik sepeda ontel jadul, memberi makan burung, hingga wisata kuliner.

Warga berfoto di depan karya seni instalasi berbentuk singa karya seniman Timbul Raharjo yang dipamerkan di kawasan Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Selasa (1/9/2020). Karya seni instalasi sepanjang 8,05 meter dan tinggi 2,35 meter tersebut terbuat dari bahan alumunium menarik wisatawan serta warga yang melintas kawasan titik nol kilometer sebagai tempat berswafoto. detik.com/Pius ErlanggaTitik Nol Kilometer, Yogyakarta (Foto: Pius Erlangga/detikcom)

3. Kota tua Yogyakarta

Yogyakarta juga punya kawasan kota tua, tepatnya di sekitar Benteng Vredeburg. Di kawasan ini terdapat Kantor Pos Besar, Bank Indonesia, serta Gedung BNI yang masih mempertahankan bentuk aslinya meski sudah dibangun sejak zaman pemerintahan Belanda.

Traveler bisa jalan-jalan ke Keraton Yogyakarta yang kental dengan budaya Jawa, lalu mampir ke Masjid Gede Kauman, salah satu masjid tertua di Yogyakarta.

Kota Tua di IndonesiaKawasan kota tua di Bandung, Braga (Foto: Kemenparekraf)

4. Jalan Braga, Bandung

Menjadi jalan utama pada masa pemerintahan Belanda, membuat Jalan Braga termasuk salah satu kawasan Kota Tua di Bandung yang terkenal dengan deretan latar bangunan klasik yang indah.

Namun, kalau ingin yang lebih “kental” dengan suasana pemerintahan Belanda, traveler bisa mampir ke Jalan Asia-Afrika. Kawasan yang menjadi titik nol kilometer di Kota Bandung ini dibangun pada masa pemerintahan Daendels.

Wisata Kota Tua SurabayaKota Tua Surabaya Foto: Esti Widiyana/detikJatim)

5. Kota Tua Surabaya

Kawasan Kota Tua Surabaya meliputi Jalan Karet dan Jembatan Merah, yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya pada 10 November 2018.

Pada masa lampau, kawasan Kota Tua Surabaya berfungsi sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan. Tak heran jika terdapat banyak bangunan kuno yang sarat dengan nilai seni dan sejarah.

Foto udara kawasan desa wisata Nagari Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (16/6/2023). Kementerian PUPR merampungkan penataan kawasan Nagari Tuo Pariangan dengan biaya Rp2,5 miliar, meliputi pembangunan Plaza Panarian, Batu Lantok Tigo, penataan lansekap, dan perbaikan Makam Panjang Tantejo Gurhano. ANTARA FOTO/Iggoy el FitraDesa wisata Nagari Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

6. Nagari Pariangan

Kota Tua di Indonesia yang tidak kalah indah berlokasi di Padang, yaitu Desa Wisata Nagari Pariangan. Bukan bangunan Belanda, Nagari Pariangan identik dengan deretan rumah Gadang khas Sumatra Barat dan pemandangan hamparan terasering sawah yang indah.

Selain itu, Nagari Pariangan juga memiliki masjid tertua di Padang yang dibangun pada abad ke-19, yaitu Masjid Ishlah.

Pembatik dari Lasem.Pembatik dari Lasem (Foto: awesomelasem/Instagram)

7. Kota Tua Lasem

Di Rembang, Jawa Tengah, ada kota kecil yang dijuluki dengan “Tiongkok Kecil”, yaitu Kota Tua Lasem. Kota Tua Lasem tidak hanya identik dengan bangunan tua dengan perpaduan gaya Tiongkok dan Jawa yang indah.

Di sana juga terdapat Kelenteng Cu An Kiong, kelenteng tertua di Kota Lasem yang masih berdiri kokoh meski sudah dibangun sejak abad ke-16.

Potret Sekanak Lambidaro, anak Sungai Musi yang disulap jadi destinasi wisata baru di Palembang. (Foto: Prima Syahbana)Potret Sekanak Lambidaro, anak Sungai Musi yang disulap jadi destinasi wisata baru di Palembang (Foto: Prima Syahbana/detikcom)

8. Kawasan Sekanak

Palembang, Sumatra Selatan punya Kota Tua, yaitu Kawasan Sekanak. Dikenal dengan wajah Palembang zaman dulu, kawasan Sekanak memiliki ratusan bangunan tua bersejarah yang ikonik.

Salah satu bangunan yang paling menarik perhatian adalah Gedung Jacobson van den Berg. Bangunan bersejarah dan cagar budaya ini, dulunya kantor perusahaan perdagangan milik Belanda.

Kota Tua di IndonesiaKuliner kota tua Singkawang (Foto: Kemenparekraf)

9. Kota Singkawang

Banyak peninggalan arkeologis di Singkawang yang kental dengan budaya China, seperti rumah Tionghoa tertua yang dibangun sejak 1901 dan Patung Naga di tengah kota.

Selain itu, traveler juga dapat melihat Masjid Raya Singkawang yang berdampingan dengan Wihara Tri Dharma Bumi Raya.

Kota Tua di IndonesiaKota Tua Ampenan Lombok (Foto: Kemenparekraf)

10. Kota Tua Ampenan

Terletak di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), kawasan Kota Tua Ampenan identik dengan bangunan cagar budaya dengan gaya arsitektur Belanda.

Kota Tua Ampenan punya beberapa perkampungan, yakni Kampung Tionghoa, Kampung Jawa, dan Kampung Bugis. Meski berbeda-beda, namun keberagaman tetap terjalin dengan baik.

(msl/fem)



Sumber : travel.detik.com

12 Rekomendasi Tempat Wisata Akhir Tahun di Indonesia



Jakarta

Libur Natal dan tahun baru (Nataru) sudah di depan mata. Kamu yang masih mencari ide mau ke mana, ini rekomendasi untuk kamu.

detikTravel telah merangkum, 12 destinasi yang bisa jadi pilihan kamu untuk wisata Natal dan tahun baru.

1. Candi Prambanan

Tak akan pernah habis cerita tentang liburan ke Yogyakarta. Tak hanya kaya budaya saja, namun kulinernya selalu membuat rindu untuk datang berulang.


Salah satu destinasi Yogyakarta yang harus dikunjungi adalah Candi Prambanan. Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Bahkan menjadi salah satu candi Hindu terbesar di Asia Tenggara dan dianggap sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1991.

Candi Prambanan dibangun pada masa pemerintahan Raja Rakai Pikatan, raja Kerajaan Medang, sekitar tahun 830 Masehi. Penerus Raja Rakai Pikatan kemudian terus membangun dan mengembangkan kompleks di sekitar candi Prambanan.

Nanti di pergantian tahun juga ada perhelatan yang diselenggarakan di Candi Prambanan. Bakal dimeriahkan sejumlah artis papan atas, di antaranya Sheila on 7, Ndarboy Genk, Shaggydog, Jikustik, dan Kunto Aji. Febrina juga menyebut bakal ada suguhan otentik Yogyakarta lewat sendratari Ramayana, sinema rakyat, dan Pasar Medang.

2. Trans Studio Cibubur

Salah satu pilihan wara Jabodetabek untuk seru-seruan adalah ke Trans Studio Cibubur. Ini adalah indoor theme park yang raamh keluarga. Destinasi ini menghadirkan area permainan dalam ruangan dengan wahana kelas dunia seperti roller coaster dengan manuver mundur.

Selain itu, masih ada wahana menarik lainnya seperti 4D Theater, Wave Racer, Pasific Rim, Gravitron, dan lain-lain. Traveler juga dapat menonton aneka pertunjukan keren termasuk pertunjukan multimedia.

Jam buka: Buka setiap hari Senin – Minggu : 11.00 – 18.00 WIB (closed gate 17.00)

Selama libur Nataru, ada promo menarik: beli lima tiket diskon 30 persen, khusus bagi pengguna AlloBank, berlaku 16-31 Desember 2023.

Lokasi: Trans Studio Mall Cibubur, LT.3 Jl. Alternatif Cibubur No.230 A, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat 16454

3. TMII

Menyambut Tahun Baru, beragam acara akan digelar oleh TMII lho. TMII yang ada di Jakarta Timur bakal menyuguhkan acara akbar selama 12 hari beruntun, mulai 20 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024.

“Ada festival kuliner, fashion show, stand up comedy, podcast, playground, musik dan tari daerah, wayang kulit, dan konser musik,” kata Direktur Utama PT Bhumi Visatanda, pengelola TMII, Claudia Ingkiriwang, beberapa waktu lalu.

Jadwal: Rabu, 20 Desember 2023 – Selasa, 2 Januari 2024

Harga Tiket Masuk TMII: Rp 50.000/orang (belum termasuk tiket konser)
Harga Tiket Konser Weekdays: Rp 30.000/orang
Harga Tiket Konser Weekend: Rp 50.000/orang

Lokasi: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13820

4. Pantai Pink, Labuan Bajo

Mengisi liburan Nataru, bisa nih island hopping sambil live on board menggunakan kapal pinisi di Labuan Bajo, salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP). Kali ini, kita bisa merasakan pengalaman menginap di dalam kapal, sambil mengelilingi perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) selama beberapa hari.

Selain menikmati keindahan alam dari dalam kapal, traveler bisa mampir ke pantai-pantai yang indah di Labuan Bajo, salah satunya Pantai Pink (Pink Beach). Perpaduan pasir berwarna pink, dengan pemandangan air laut biru kehijauan yang jernih seakan membuat perasaan terasa damai.

Pulau Padar bisa menjadi tujuan utama. Kemudian, disusul pulau-pulau lainnya, termasuk habitat hewan endemik Flores, komodo, Pulau Rinca dan Pulau Komodo, serta menikmati magis sunset di Pulau Kalong.

5. Pura Ulun Danu Bratan

Banyak tempat wisata Bali yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah Pura Ulun Danu Beratan yang berada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali.

Pemandangannya yang memukau, menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang ingin mencari kesegaran dan ketenangan. Saran, upayakan datang pagi-pagi biar bisa memotret pura saat kabut masih menyelimuti danau. Juga kalau kesiangan, tempat ini dipadati wisatawan.

Jam Buka: Senin sampai Jumat dan Minggu buka pukul 07.00-19.00 Wita, sedangkan hari Sabtu buka mulai pukul 05.00-19.00 Wita.

Harga Tiket Masuk: Rp 30 ribu untuk orang dewasa dan Rp 20 ribu untuk anak-anak. Selain tiket masuk, wisatawan juga harus membayar biaya parkir sepeda motor Rp 3.000, mobil Rp 5.000, dan bus Rp 10 ribu.

6. Menonton Tari Kecak di Uluwatu

Uluwatu merupakan salah satu destinasi favorit di Bali. Di sini kamu bisa menikmati sunset sembari menonton pertunjukan Tari Kecak.

Di pura ini juga banyak monyet liar berkeliaran. Jadi, traveler mesti berhati-hati dengan barang bawaan karena sering kali barang turis dirampas oleh monyet liar.

Harga tiket: dewasa Rp 150,000 per orang, anak-anak (umur 2 – 9 tahun) Rp 75.000

Harga tiket itu belum termasuk harga tiket masuk objek wisata Pura Luhur Uluwatu.

7. Bukittinggi

Banyak wisata menarik di Bukitiingi, diantaranya Jam Gadang, Lobang Jepang dan Ngarai Sianok. Bicara soal kuliner, traveler bisa berburu nasi Kapau dan aneka cemilan khas Sumatera Barat di Bukittinggi.

Di sekitar Jam Gadang juga banyak yang menjual aneka cindera mata untuk dibawa pulang.

8. Danau Toba

Danau Toba dan Pulau Samosir cock banget nih jadi destinasi saat cuaca lagi panas-panasnya karena suhu rata-rata Toba dan Samosir berkisar antara 17-29 derajat Celcius.

Untuk ke sini, traveler bisa mendarat di Bandara Silangit dan melanjutkan perjalanan darat untuk menuju ke Toba atau menyeberang dengan kapal atau jembatan untuk ke Pulau Samosir.

9. Kota Lama Semarang

Main ke Semarang saat Nataru, tak lengkap rasanya bila tak ke kota Lama. Nuansa Eropa yang kental menjadi daya tarik di Kota Lama Semarang yang sudah ada sejak tahun 1.700-an ini.

Banyak kegiatan menarik selain mengambati bangunan tua peninggalan Belanda di Kota Semarang. Diantaranya main di Taman Srigunting, bekunjung ke Gereja Blenduk, 3D Trick Art museum, hingga sewa sepeda keliling kota.

10. Gunung Bromo

Pasca kebakaran akrea ulah prewedding konyol beberapa waktu lalu, kawasan Gunung Bromo telah bersolek menjadi hamparan hijau yang memukau. Tak hanya melihat savana hijau saja, namun kamu harus menikmati sunrise dari atas bukit, menikmati perjalanan di area pasir berbisik dengan menggunakan jip, atau yang ingin merasakan sensasi naik kuda di sini pun bisa dilakukan.

Adapun yang terbaru di Bromo yaitu Bromo Hillside atau kafe 360 derajat yang memiliki view langsung ke Bromo. Seru banget pastinya bersama keluarga untuk nataru.

11. Ranca Upas

Traveler bisa juga nih kemping bersama sahabat atau keluarga di Ranca Upas. Tak perlu cemas tak punya tenda, sdi sini disediakan tenda, lampu, kayu bakar hingga peralatan kemping lainnya kok yang bisa kamu sewa. Enak banget pastinya menunggu pergantian tahun sembari ngobrol di dekat api unggun.

Harga kemping di sini juga terjangkau kok, mulai Rp 150 ribu- Rp 375 ribu. Tergantung jumlah dan fasilitas yang kamu gunakan di sana.

12. Dataran Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng terletak di Provinsi Jawa Tengah yang mencakup wilayah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Dataran ini memiliki ketinggian sekitar 2.093 mdpl, menjadikannya dataran tertinggi di Jawa Tengah yang berada di dekat gunung-gunung besar seperti Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Kawasan Dieng didominasi area pertanian terasering di lahannya yang berbukit-bukit. Panorama di sini sangat indah!

Traveler juga bisa berkunjung ke sejumlah destinasi wisata yang bisa dikunjungi di dataran Dieng, di antaranya Telaga Warna dan Pengilon, Goa Semar, mata air Sungai Serayu, serta situs bersejarah berupa sejumlah candi.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Terbaru! Harga Tiket TMII Jelang Libur Nataru 2023 dan Cara Belinya


Jakarta

Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 semakin dekat. Ada beberapa destinasi wisata yang cocok untuk dikunjungi saat libur Nataru nanti. Salah satunya yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Harga tiket TMII menjelang libur Nataru 2023 memiliki beberapa perubahan.

TMII adalah taman hiburan berkonsep kebudayaan dari 33 provinsi di Indonesia yang dibuat dalam bentuk miniatur kepulauan, anjungan, hingga bangunan. Sejak awal September 2023, TMII memperkenalkan wajah baru sebagai salah satu ikon wisata kultural yang ada di sana.

Kira-kira berapa ya harga tiket TMII jelang libur Nataru 2023 ya? Lalu bagaimana cara beli tiketnya? Simak penjelasannya di bawah ini.


Harga Tiket Masuk TMII 2023

TMII menyediakan berbagai fasilitas hiburan yang bisa kamu coba saat mengunjungi TMII. Harga tiket masuk di TMII berbeda-beda di setiap tempat hiburan yang ada. berikut ini harga tiket masuk TMII 2023 dilansir melalui laman resminya Taman Mini Indonesia Indah.

Harga Tiket Masuk TMII

Harga tiket masuk TMII berbeda-beda tergantung pada jenis kendaraan yang digunakan. Harga ini untuk periode 20 Desember 2023 – 2 Januari 2024. Berikut ini harganya:

  • Harga tiket pintu masuk Rp 50.000
  • Tarif masuk mobil Rp 35.000
  • Tarif masuk motor Rp 15.000
  • Tarif masuk sepeda Rp 10.000
  • Tarif masuk bus Rp 60.000
  • Tarif masuk truk Rp 60.000.

Harga Tiket Masuk Flora dan Fauna TMII

Berikut ini harga tiket masuk flora dan fauna yang ada di TMII periode 16 – 30 Desember 2023.

– Taman Burung

Weekday (Senin – Jumat) Rp 50.000
Weekend (Sabtu & Minggu) Rp 60.000.

– Museum Komodo dan Reptil

Weekday (Senin – Jumat) Rp 40.000
Weekend (Sabtu & Minggu) Rp 50.000
Pekan Nataru Rp 50.000.

– Dunia Air Tawar dan Dunia Serangga Rp 25.000

Harga Tiket Masuk Museum TMII

Berikut ini harga tiket masuk museum yang ada di TMII:

  • PP IPTEK Rp 27.500
  • Museum Perangko Rp 5.000
  • Museum Listrik dan Energi Baru Rp 15.000
  • Museum Keprajuritan Rp 5.500
  • Museum Transportasi Rp 10.000
  • Museum Bayt Al-Qur’an Rp 5.000.

Jam Buka TMII

TMII buka setiap harinya Senin – Jumat pukul 06.00 – 20.00 WIB. Jam buka dan tutup untuk kunjungan ke fauna dan flora berbeda, yakni pukul 07.30 – 17.00 WIB. Jadi, jika kamu ingin mengunjungi fauna dan flora yang ada di TMII, pastikan tidak lebih dari pukul 17.30 WIB.

Cara Beli Tiket TMII

Dikutip melalui laman instagram @tmiiofficial, berikut ini cara membeli tiket TMII secara online.

  1. Kunjungi laman https://tiket.tamanmini.com/
  2. Kemudian pilih “Beli tiket Masuk”
  3. Pilih tanggal
  4. Pilih jenis tiket yang kamu inginkan
  5. Lengkapi data diri
  6. Lakukan pembayaran dengan menggunakan metode pembayaran yang sudah dipilih
  7. E-tiket akan dikirimkan melalui nomor WhatsApp dan email yang kamu gunakan untuk mendaftar
  8. Selanjutnya, pada hari H kamu bisa menunjukkan E-tiket milikmu kepada petugas untuk di scan.

Ketentuan Beli Tiket TMII

Ada beberapa ketentuan mengenai pembelian tiket TMII. Berikut ini ketentuannya:

  • Tiket masuk TMII secara online hanya bisa dibeli melalui https://tiket.tamanmini.com/
  • Pastikan tanggal dan jumlah tiket yang akan dibeli sudah benar sebelum melakukan transaksi pembayaran, karena tidak bisa melakukan refund
  • Tiket yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan
  • Tiket yang sudah di scan oleh petugas tidak bisa digunakan lagi
  • Tiket memiliki masa berlaku sesuai dengan tanggal yang ada di tiket
  • Anak berusia 2 tahun ke atas atau yang memiliki tinggi badan di atas 80 cm akan dikenakan biaya tiket masuk.

Wahana Terbaru di TMII

Ada 4 wahana baru yang ada di TMII. Wahana-wahana ini wajib untuk kamu kunjungi karena menawarkan berbagai aktivitas seru dan juga sekaligus memberikan edukasi. Hal ini tentu saja akan membuat pengalaman libur Nataru kamu akan semakin berkesan.

Berikut ini deretan wahana baru di TMII yang perlu dimasukkan ke dalam itinerary liburan kamu.

  • Jagat Satwa Nusantara
  • Dancing fountain
  • Kereta gantung
  • Museum Indonesia.

Demikian penjelasan mengenai harga tiket TMII menjelang Nataru 2023 serta cara belinya yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat!

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ini Spot Tahun Baru di Depok yang Lokasinya Strategis


Bagi detikers yang berencana untuk menghabiskan momen tahun baru 2025 di Depok, jangan bingung! Pasalnya, Depok menawarkan berbagai spot menarik untuk merayakan malam tahun baru.

Pilihannya, mulai dari mal, cafe, hingga tempat hiburan outdoor dengan berbagai acara spesial. Depok bisa jadi alternatif tempat dekat Jakarta untuk merayakan malam pergantian tahun.

Spot Tahun Baru di Depok

1. Taman Alun-alun Kota Depok

Taman Alun-alun kota biasanya dijadikan lokasi untuk berbagai kegiatan komunitas, bazar, food festival, hingga spot tahun baru. Karena areanya yang luas dan mudah diakses.

Lokasi ini cocok untuk keluarga atau teman-teman yang ingin merayakan tahun baru, dengan lebih sederhana namun tetap meriah. Tapi, pastikan untuk memeriksa jadwal acara khusus atau pertunjukan kembang api yang mungkin diadakan di sana.


2. M District

Suasana malam hari di M District Depok.Suasana malam hari di M District Depok. (dok. Instagram @mdistrict.dpk)

M District mungkin bisa jadi pilihan spot tahun baru di Depok yang bisa dikunjungi. Tempat ini dikenal jadi salah satu tempat nongkrong hits kaula muda Depok.

Selain bisa menikmati makanan dan minuman, di tahun baru kemarin, pengunjung bisa menikmati live music, games, countdown menuju pergantian tahun. Lokasinya ada di Jl. Margonda Raya No 488, Depok.

3. Margo City Depok

Mal Margo City Depok kembali buka usai insiden kebocoran pipa gas, Senin (6/9/2021)Mal Margo City Depok. (Firda Cynthia/detikcom)

Margo City adalah salah satu pusat perbelanjaan besar dan modern yang terletak di jantung kota Depok. Selain itu, mal ini juga biasanya akan mengadakan event spesial seperti diskon besar, pertunjukan live music, dan berbagai kegiatan menarik untuk menambah kemeriahan suasana pergantian tahun.

4. Depok Open Space (DOS)

DOS bisa menjadi alternatif untuk spot tahun baru di Depok. Lokasinya yang ada kawasan pusat kota, area publik ini memang dirancang untuk berbagai kegiatan.

5. Kopi Bajawa Depok

Viral Kopi Bajawa Depok Tempat Nongkrong The Nuruls, Ini Menunya!Kopi Bajawa Depok yang jadi salah tempat nongkrong di Depok. (Andi Annisa DR/detikfood)

Terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda, Bajawa Flores mungkin bisa jadi alternatif tempat untuk menghabiskan malam tahun baru. Lokasinya ada di Jl. Pemuda No.23 a, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok.

Selain menikmati makanan dan minuman, cafe ini sering menghadirkan DJ dan live musik untuk hiburan pengunjung.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kemping Sambil Menanam Kopi di Sukabumi



Sukabumi

Traveler yang mau menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru bisa meluncur ke Sukabumi. Kalian bisa kemping sambil menanam kopi di tempat ini.

Goalpara Estate Camp di Sukabumi menawarkan pengalaman camping yang berbeda. Dengan konsep premium camp, pengunjung diajak merasakan kenyamanan berkemah yang berkelas sambil menikmati aktivitas seru seperti menanam pohon kopi dan bersepeda di alam terbuka.

Manager Goalpara Estate Camp, Fahrul MW, menjelaskan bahwa camping ground ini dirancang sebagai kawasan premium camp yang menawarkan kenyamanan setara fasilitas modern, namun tetap berada di tengah suasana alam yang asri.


“Konsep estate camp memang terdengar asing, tetapi kami memberikan kesan seperti cluster perumahan dengan area camping yang private,” ujar Fahrul, Senin (23/12/2024).

Goalpara Estate Camp menyediakan fasilitas unggulan seperti tenda premium, toilet pribadi dengan water heater, area api unggun, listrik gratis, serta lahan berumput khusus yang nyaman.

“Tanahnya pun bebas bebatuan, jadi sangat nyaman untuk kegiatan camping,” tambahnya.

Aneka Fasilitas yang Tersedia

Tenda yang ditawarkan Goalpara Estate Camp hadir dalam berbagai kapasitas. Untuk tenda kapasitas dua orang, pengunjung dikenakan tarif Rp 975 ribu per malam. Harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi serta area camp private seluas 120 meter persegi.

Selain itu, tersedia juga tenda berkapasitas empat orang, hingga tenda dua kamar yang cocok untuk kumpul keluarga. Saat ini, tersedia tujuh tenda premium yang disiapkan untuk para tamu.

Bagi pengunjung yang membawa tenda sendiri, Goalpara Estate Camp juga menyediakan area khusus dengan kapasitas yang disesuaikan.

“Kami batasi jumlah tenda untuk menjaga kenyamanan pengunjung,” jelas Fahrul.

Aneka Aktivitas Menarik buat Wisatawan

Tak hanya sekadar kemping, Goalpara Estate Camp juga menawarkan berbagai aktivitas menarik. Salah satunya adalah program menanam kopi, yang menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung akan didampingi guide untuk menanam pohon kopi, yang nantinya diberi nama sesuai pemiliknya.

Setiap dua hingga tiga bulan, perkembangan pohon tersebut akan dilaporkan ke pemiliknya, termasuk saat panen. Selain itu, Goalpara Estate Camp juga menyediakan mountain bike sebagai fasilitas tambahan bagi pengunjung yang menginap.

Camping Premium di SukabumiKemping di Sukabumi Foto: Siti Fatimah/detikJabar

“Program kopi ini punya nilai sejarah. Dulu, area Goalpara ini merupakan perkebunan kopi peninggalan zaman Belanda. Kami ingin mengangkat kembali sejarah itu,” terang Fahrul.

Pengunjung pun dapat menikmati kopi khas Sukabumi melalui Sukha Kopi, kafe di dalam area Goalpara Estate Camp.

“Kami punya delapan jenis kopi asli Sukabumi, seperti dari Gunung Gombong, Selabintana, Kadudampit, Jampang, dan lainnya,” ujarnya.

Proyeksi Libur Nataru

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), antusiasme pengunjung cukup tinggi. Fahrul mengungkapkan, meskipun belum resmi dibuka sepenuhnya, sudah ada beberapa pemesanan melalui media sosial.

“Kebetulan belum penuh, tapi sudah ada yang booking. Kami benar-benar menjaga area private agar tidak bercampur dengan pengunjung lain,” jelasnya.

Cara Menuju ke Lokasi

Goalpara Estate Camp terletak sekitar 8-9 kilometer dari jalan nasional dan cukup mudah dijangkau, namun tetap memberikan suasana tenang dan jauh dari keramaian.

Alamatnya berada di Jalan Goalpara, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Tempat wisata ini memiliki luas total sekitar dua hektare.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Seharian di Blok M, Enaknya Ngapain Ya?



Jakarta

Blok M tak pernah kehabisan daya tarik, selalu menghadirkan pesona yang memikat hati. Lebih dari sekadar pusat kuliner kekinian dan tempat favorit berkumpulnya kaula muda, kawasan ini menawarkan pengalaman lengkap untuk menghabiskan libur seharian.

detikTravel telah merangkum nih, Rabu (25/12/2024) panduan perjalanan seharian di Blok M. Mulai memadukan nostalgia, eksplorasi seni, petualangan kuliner, hingga momen santai yang menenangkan!

1. Berburu Kaset Bekas di Blok M Square

Kegiatan menarik di Blok MBerburu kaset lawas hingga CD bekas di Blok M Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Perjalanan dimulai dari Blok M Square, tempat berkumpulnya berbagai barang antik dan unik. Salah satu yang paling menarik adalah kios-kios penjual kaset bekas. Di sini, traveler bisa menemukan koleksi kaset lawas dari musisi legendaris seperti Queen, Iwan Fals, Dian Pramana Putra, Elvis Preslay hingga Michael Jackson.


Tidak hanya itu, ada juga CD, piringan hitam, hingga kaset rekaman radio jadul yang membawa nuansa nostalgia. Bagi penggemar musik, berburu kaset di sini adalah pengalaman yang seru. Proses tawar-menawar dengan penjual menambah kesan autentik. Jangan ragu untuk bertanya soal kisah di balik kaset tertentu, banyak dari penjual di sini adalah penggemar musik yang senang berbagi cerita.

2. Surga Buku Bekas di Basement Blok M Square

Kegiatan menarik di Blok MSalah satu toko buku di Blok M Square (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Setelah puas berburu kaset dan mendengarkan musik-musik kesukaan traveler, langkah selanjutnya adalah yang disebut-sebut sebagai surga buku. Rak-rak yang penuh dengan buku, dari novel klasik hingga berbagai komik, siap memanjakan pecinta literasi.

Harga buku di sini sangat terjangkau lho. Dan jika traveler beruntung, bisa menemukan buku langka yang sudah sulit didapatkan di toko buku modern.

Sebagai tips, luangkan waktu untuk mencari dengan teliti, kadang buku-buku menarik tersembunyi di balik tumpukan. Jangan lupa untuk menawar agar mendapat harga terbaik!

3. Tempat Foto-Foto Estetik di M Bloc Space

Dari Blok M Square, berjalan kaki sekitar lima menit, traveler akan sampai di M Bloc Space. Ini merupakan ruang kreatif yang menjadi favorit anak muda Jakarta saat ini.

Bangunan tua milik Peruri itu kini disulap menjadi area seni vintage dan budaya yang penuh spot foto Instagramable. Jangan lewatkan foto di depan pintu masuk dengan tulisan khas M Bloc Space atau di area tangga kayu.

Jika traveler penggemar seni, kunjungi juga galeri seni di sini untuk menikmati pameran. Dan juga terdapat alat zaman dahulu seperti mesin potong, mesin cetak handpress degel buatan Jerman tahun 1918, mesin potong JPC Fasbender dan yang lainnya.

4. Berburu Kuliner di Blok M

Setelah puas menjelajah seni dan berfoto-foto di M Bloc Space, saatnya melanjutkan perjalanan untuk memanjakan lidah di kawasan kuliner Blok M, yang menawarkan ragam hidangan kekinian yang menggoda selera. Mulailah dengan mencicipi donat viral “Donut OO,” yang terkenal karena teksturnya yang lembut dan baluran topping yang banyak, manis, dan bikin nagih.

Tak jauh dari sana, mampirlah ke Artirasa untuk mencoba cheese cake mereka yang manis dan lumer di mulut. Menariknya, pengambilan cheese cake di Artirasa menggunakan mesin otomatis berwarna oranye yang menggemaskan, menambah pengalaman kuliner traveler menjadi semakin seru dan tak terlupakan

5. Nyore dan Membaca Buku di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

Menutup perjalanan, pergilah ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, yang berlokasi tidak jauh dari Blok M Square dekat juga dengan MRT Blok M keluar melalui pintu E. Taman ini adalah tempat sempurna untuk bersantai sambil menikmati suasana sore yang tenang.

Bentangannya yang hijau dan suasana yang sejuk membuat taman ini cocok untuk membaca buku hasil belanja dari Blok M Square. Pilih tempat duduk di bawah pohon rindang atau membaca buku di perpustakaan Taman Literasi, buka halaman buku favorit traveler dan nikmati momen yang menenangkan. Jika traveler penggemar kopi, mampirlah ke berbagai coffe shop atau restoran di taman ini untuk menambah kenyamanan.

Blok M adalah destinasi yang kaya akan pengalaman unik. Dari berburu barang bekas yang penuh kenangan, menikmati seni modern, hingga mencicipi kuliner kekinian, semuanya bisa dilakukan dalam sehari.

Bagi kamu yang ingin melarikan diri sejenak dari kesibukan kota, one day trip di Blok M ini bisa menjadi pilihan yang mengasyikkan dilakukan bersama teman-temanmu.

Cara menuju Blok M dengan transportasi umum

Traveler bisa kok menuju ke Blok M dengan menaiki transportasi umum. Bila kamu naik MRT, turunlah di Stasiun MRT Blok M.

Bila kamu bepergian dengan Transjakarta, tujulah rute Halte Blok M, Halte Kejaksaan atau Halte CSW. Namun, bila kamu menggunakan KRL, turunlah di Stasiun Kebayoran, lalu tujulah Halte Transjakarta Velbak dan turun di Halte CSW.

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

Catat! Kuliner Legendaris Jakarta yang Bisa Dituju dengan Transportasi Umum



Jakarta

Kuliner legendaris tidak hanya berbicara tentang cita rasa, tetapi juga tentang warisan budaya yang melekat dalam setiap hidangannya. Nah, traveler harus tahu bahwa banyak nih kuliner legendaris di Jakarta yang bisa dijangkau dengan transportasi umum lho.

Yuk, kita susuri beberapa destinasi kuliner legendaris yang bisa mengenyangkan perut ini di momen libur Nataru.

1. Bakmi Gajah Mada – Pasar Baru

Jakarta Siapa yang tak kenal Bakmi Gang Kelinci? Meski sekarang sudah menjadi jaringan restoran besar, cabang pertamanya di Pasar Baru tetap punya pesona tersendiri. Berlokasi dekat halte TransJakarta Pasar Baru lalu ada stasiun KRL Juanda, traveler hanya perlu berjalan kaki lima menit atau sekitar 700 m saja untuk mencapai tempat ini.


Selain bisa kulineran traveler juga bisa belanja banyak sekali gerai toko sepatu, dan bahan pakaian yang sudah lama pedagangnya berjualan. Bakmi yang kenyal dipadukan dengan jamur dan pangsit goreng renyah adalah perpaduan sempurna yang membuat pelanggan setia sejak era 1957.

Suasana di dalam restorannya pun masih jadul dan klasik. Biar makin nikmat, jangan lupa pesan es teh manis yang khas untuk melengkapi pengalaman kuliner kamu ya.

2. Nasi Bali Pak Gede

Warung Bali Pak Gede tawarkan sajian nasi campur dan sate yang halal khas Bali.Warung Bali Pak Gede tawarkan sajian nasi campur dan sate yang halal khas Bali. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

Salah satu destinasi kuliner otentik, menghadirkan beragam hidangan khas Bali. Terletak di pusat kota, restoran ini mudah diakses dengan berbagai moda transportasi umum, menjadikannya pilihan favorit bagi pekerja kantoran dan wisatawan urban yang ingin mencicipi kuliner khas Bali.

Lokasinya berada di kawasan strategis Jakarta Selatan, dekat dengan stasiun MRT Haji Nawi. Dari stasiun, traveler hanya perlu berjalan kaki keluar untuk sampai ke restoran ini karena lokasinya tepat di samping stasiun.

Menu favorit di Nasi Bali Pak Gede adalah nasi campur khas Bali, lengkap dengan sate lilit yang gurih,ayam suwir bumbu betutu, ayam goreng, sate ayam, maupun sambal matah. Rasa autentiknya membuat pelanggan kembali lagi untuk menikmati kelezatan khas Bali.

Ditambah dengan akses yang mudah dijangkau dan halal, restoran ini menjadi destinasi kuliner yang cocok untuk pecinta makanan khas Bali tanpa perlu keluar kota.

3. Menjelajahi Kelezatan Pempek

Jalan Garuda Kemayoran Jalan Garuda di Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi para pecinta pempek. Berlokasi strategis dekat dengan Stasiun Kemayoran, kawasan ini dipenuhi oleh berbagai gerai yang menawarkan pempek otentik khas Palembang.

Mulai dari pempek kapal selam dan lenjer, semuanya disajikan dengan cuko yang kental dan pedas manis, dan juga minuman es kacang merahnya yang menyegarkan dahaga memberikan cita rasa yang sulit dilupakan.

Untuk mencapai kawasan ini, traveler bisa menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Kemayoran. Dari stasiun, hanya diperlukan waktu sekitar 5-10 menit berjalan kaki untuk sampai ke Jalan Garuda.

Di sepanjang jalan, traveler akan menemukan beberapa tempat makan pempek legendaris yang masih tetap mempertahankan kelezatan khas Palembang. Salah satu daya tarik pempek di Jalan Garuda adalah keaslian rasa yang dipertahankan dari generasi ke generasi.

Tak hanya itu, suasananya yang sederhana namun hangat menjadikan pengalaman bersantap semakin menyenangkan. Dengan lokasi yang mudah diakses dan cita rasa yang otentik, Jalan Garuda menjadi destinasi kuliner wajib bagi para penggemar pempek di Jakarta.

4. Menikmati Kelezatan Es Krim Legendaris Ragusa

ice cream Ragusa di Jakarta Pusatice cream Ragusa di Jakarta Pusat Foto: Rifkianto Nugroho/detikTravel

Bagi pecinta es krim klasik dengan cita rasa autentik, Ragusa Es Italia adalah destinasi kuliner yang wajib dikunjungi. Toko es krim ini berdiri sejak tahun 1930-an, menjadikannya bagian dari sejarah kuliner Indonesia.

Ragusa Es Italia, yang berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, terkenal dengan es krim homemade-nya yang lembut tanpa bahan pengawet. Serta menyajikan berbagai rasa es krim tradisional dengan suasana kafe retro yang menggugah nostalgia.

Ragusa Es Italia mudah diakses dengan transportasi umum. Traveler bisa menggunakan KRL/halte bus tarnsjakarta dan turun di Juanda selanjutnya berjalan menuju Masjid Istiqlal sekitar 10 menit dan sampai. Di sini, menu andalan seperti Spaghetti Ice Cream dan banana split selalu menjadi favorit pelanggan. Suasana sederhana dengan interior vintage menambah keunikan pengalaman bersantap es krim di tempat ini.

5. Soto Betawi H. Husein

Soto Betawi H. Husein merupakan salah satu kuliner legendaris Jakarta yang telah eksis sejak tahun 1989. Berlokasi di kawasan Manggarai, soto ini terkenal dengan cita rasa kuah santannya yang gurih dan kaya rempah.

Setiap porsinya berisi potongan daging sapi empuk, babat dan paruh yang tebal serta tambahan tomat dan kentang yang membuatnya semakin nikmat, untuk kuah dari soto nya yang kental dicampur susu rasanya gurih. Keaslian rasa dan konsistensi kualitas menjadikan Soto Betawi H. Husein sebagai destinasi kuliner favorit bagi pencinta soto khas Betawi.

Tempat ini mudah dijangkau dengan transportasi umum. Jika menggunakan KRL, traveler cukup turun di Stasiun Manggarai dan berjalan kaki sekitar 5 menit menuju lokasi. Alternatif lain adalah menggunakan TransJakarta dan turun di Halte Manggarai.

Suasana warung makan sederhana namun selalu ramai pengunjung memberikan kesan autentik, seolah membawa traveler ke Jakarta tempo dulu. Makan di sini terasa lebih istimewa dengan kehangatan pelayanannya yang ramah, khas Betawi.

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com