Tag Archives: madura

Libur Akhir Tahun di Sumenep, Ini Acara yang Sayang buat Dilewatkan



Jakarta

Kabupaten Sumenep kembali menyuguhkan serangkaian acara menarik di penghujung tahun 2024. Pemerintah daerah mengundang wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menikmati keindahan budaya dan pesona alam Sumenep melalui delapan event spektakuler sepanjang Desember 2024.

Event tersebut mencakup berbagai jenis acara seperti olahraga, budaya, komunitas pencinta motor klasik dan masih banyak lainnya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyaksikan event yang akan digelar pada bulan Desember ini.


“Kami yakin, event ini akan membuat wisatawan terkesan karena beragam pagelaran yang kita siapkan khusus mengisi liburan akhir tahun,” tuturnya, dikutip dari siaran pers, Kamis (5/12/2024).

Berikut adalah daftar acara yang patut Anda saksikan:

1. Madura 10k (15 Desember 2024)

Menikmati suasana keindahan serta udara segar di kota Sumenep melalui Madura 10k. Festival ini akan membawa Anda mengenal lebih dalam suasana kedamaian kabupaten di ujung timur pulau Madura ini dengan lari 5 kilometer dan 10 kilometer.

2. Mercy Never Say Old

Mercy Never Say Old adalah sebuah pertemuan para pecinta mobil tua dengan mengangkat semangat hidup dan kebahagiaan di usia lanjut. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa usia bukanlah halangan untuk terus aktif, sehat, dan penuh semangat.

Mercy Never Say Old mengajak semua kalangan untuk merayakan kehidupan tanpa batasan usia, dengan tetap produktif dan positif. Kegiatan ini akan berlangsung di depan masjid jamik.

3. Perbakin Shooting Exhibition

Kegiatan ini merupakan kompetisi menembak menggunakan senjata api dengan melibatkan Forkopimda, Forpimcam dengan tujuan melatih emosional dalam menembus titik saran. Akan berlangsung di lapangan tembak Mapolres Sumenep.

4. Turnamen Tennis

Turnamen tenis di kota keros ini adalah kompetisi yang mempertemukan pemain untuk menguji keterampilan dan strategi mereka di lapangan. Tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemain, mempromosikan olahraga tenis, serta memberikan hiburan bagi para penonton.

Selain itu, turnamen tenis juga menjadi ajang untuk mencari dan mengembangkan talenta-talenta baru di dunia olahraga, khususnya di Kabupaten Sumenep. Akan berlangsung di Lapangan Sumekar.

5. JJS HKN

JJS HKN 2024 adalah acara jalan-jalan sehat yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional 2024. Acara ini bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan fisik yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.

Melalui JJS HKN 2024, diharapkan peserta dapat lebih termotivasi untuk menjaga kesehatan tubuh dengan rutin berolahraga. Lokasi acara di Taman Adhipura.

Masih ada event lainnya yang sayang untuk dilewatkan, seperti Alongpolong Vespa, Volly, dan Tongtong.

“Dengan berbagai acara menarik, Sumenep siap memberikan pengalaman liburan akhir tahun yang tak terlupakan. Selain menikmati event, jangan lupa untuk menjelajahi destinasi wisata lainnya seperti Pantai Lombang, Gili Labak, dan Bukit Kapur Arosbaya,” pungkas Ahmad Fauzi.

(prf/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Rasa Penasaran Hilang, Ternyata Ini Isi Gedung Tua di Kota Lama Itu



Jakarta

Adakah traveler yang penasaran dengan isi di dalam gedung di kawasan Kota Lama Semarang ini? Tim detikcom berkunjung ke sana melihat aktivitas yang seperti di masa lampau.

Sebuah bangunan bersejarah dengan tulisan merah ‘Pabrik Rokok Praoe Lajar’ di tengah Kota Lama Semarang cukup menarik perhatian. Dari luar terlihat sepi, tapi di dalamnya ada ratusan orang yang memproduksi rokok dengan metode manual menggunakan alat yang sudah berusia puluhan tahun.

Untuk diketahui, lokasi pabrik rokok Praoe Lajar ini tidak jauh dari Polder Tawang. Pintu pabriknya yang bercorak merah putih menjadi daya tarik, banyak wisatawan yang berfoto di sana.


detikJateng berkesempatan masuk ke pabrik itu. Pantas tampak sepi dari luar, ternyata motor para pekerjanya diparkir di dalam. Tempat parkirnya bertingkat.

Di seberang tempat parkir itu ada ruangan yang berisi seratusan orang berseragam merah, mayoritas wanita. Mereka duduk saling berhadapan di meja-meja panjang, sedang melinting rokok dengan alat yang menempel di meja itu.

Meski berada di tengah gedung-gedung Kota Lama dan di tepi jalur utama Jalan Merak, suasana di dalam pabrik itu terbilang minim polusi suara.

“Ini alatnya sudah lama, jauh sebelum saya lahir, saya sendiri tidak tahu kapan pastinya,” kata manajer sekaligus generasi keempat dari pemilik Praoe Lajar, Aditya Wibowo Setia Budhi (24) saat ditemui di pabriknya, Rabu (9/10/2024).

Aditya mengatakan Praoe Lajar sudah ada sejak 5 Mei 1945 di Kampung Kledung Semarang. Kemudian sempat pindah ke daerah Pusponjolo, hingga akhirnya pindah ke lokasi saat ini di Kota Lama pada 7 Mei 1952.

Suasana di dalam pabrik rokok Praoe Lajar di Kota Lama Semarang, Rabu (9/10/2024).Praoe Lajar di Semarang yang terbuka untuk umum di Semarang (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng)

Rokok gaib

“Sebelumnya gedung ini dipakai perusahaan listrik swasta Belanda, Maintz and co. Karena kondisi yang banjir, gedung ini sudah dinaikkan sampai 1,5 meter,” ujar Aditya.

Semua proses produksi dilakukan secara manual di pabrik ini demi menjaga orisinalitasnya. Hal itu terlihat dari pekerja lelaki yang mencampur tembakau dan saus menggunakan alat seperti sekop. Juga saat para pekerja wanita melinting rokok dan mengemasnya.

“Jadi ciri khas tanpa gunakan kimia, semua rempah dan herbal. Murni pakai tembakau lokal Jawa. Paling jauh Madura. Ini semua manual, lem saja dari tepung kanji bikin sendiri,” ungkap Aditya.

Ada sekitar 300 karyawan yang bekerja di pabrik itu, mayoritas warga Semarang Utara dan sebagian dari luar kota. Dalam sehari, pabrik itu rata-rata memproduksi 500 ribu batang rokok per hari.

Meski demikian, produk rokok Praoe Lajar jarang ditemui di toko-toko apalagi di minimarket modern. Ternyata pelanggannya para nelayan di pesisir Pantura (Pantai Utara Jawa Tengah).

Baca artikel selengkapnya di detikJateng

(msl/msl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Mau Jalan-jalan Sore di Surabaya, Cobalah ke North Quay



Jakarta

Surabaya kini semakin baik dalam menyediakan fasilitas umum untuk bersantai bagi warganya. Jika traveler ingin menikmati pemandangan laut di sore hari, cobalah ke North Quay.

Lokasinya berada di Pelabuhan Tanjung Perak. Melansir dari laman Surabaya Tourism, Surabaya North Quay tepatnya berada di lantai 3 area Pelabuhan Pelindo 3.

Syahdunya senja bisa dinikmati di sini. Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan laut lepas sembari melihat aktivitas lalu-lalang kapal di Pelabuhan Tanjung Perak.


Yang menarik di Surabaya North Quay

Surabaya North Quay terkenal atas lokasinya yang strategis untuk melihat pemandangan matahari terbenam. Pengunjung yang datang bisa menikmati keindahan senja dengan pemandangan Selat Madura dan Jembatan Suramadu.

Di pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia ini juga menjadi lokasi sandarnya kapal pesiar mewah. Jika sedang beruntung, pengunjung bisa melihat langsung gagahnya kapal pesiar yang sandar.

Surabaya North QuaySurabaya North Quay (Foto: Bapekko Surabaya)

Jam operasional Surabaya North Quay

Surabaya North Quay dibuka pada hari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional yang variatif. Untuk Selasa hingga Kamis, jam operasional dimulai pukul 12.00-19.00 WIB. Sementara, jam operasional pada Jumat dimulai pukul 13.00-19.00 WIB. Sedangkan pada akhir pekan, tempat wisata ini dibuka pada 12.00-20.00 WIB.

Tiket Masuk Surabaya North Quay

Berdasarkan informasi dari media sosial resminya, tiket masuk Surabaya North Quay sebesar Rp 10.000 per orang. Wisatawan akan mendapat potongan harga senilai Rp 4.000 apabila melakukan pembelian di food court minimal Rp 20.000 dengan menggunakan voucher masuk. Ketentuan ini berlaku kelipatan Rp 20.000.

Sementara untuk area Teras Tepi Laut, pengunjung diwajibkan membeli voucher makan senilai Rp 50.000 per orang. Voucher tersebut dapat dibelanjakan di food court dan mendapat welcome drink.

Baca artikel selengkapnya di detikJatim

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

The Soul of Madura, Ini 5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Sumenep



Jakarta

Sumenep sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Madura, Jawa Timur. Kabupaten ini menyimpan berbagai keindahan alam dan budaya yang menawan.

Daerah dengan julukan ‘The Soul of Madura’ ini menawarkan pesona alam yang memikat, serta menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Bagi Anda yang mengaku pernah mengunjungi Sumenep, berikut adalah lima destinasi wisata yang wajib dikunjungi.


1. Keraton Sumenep

Sebagai simbol sejarah dan budaya, Keraton Sumenep merupakan tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dibangun pada tahun 1762, keraton ini tidak hanya menawarkan arsitektur yang megah, tetapi juga menyimpan berbagai artefak berharga. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah Sumenep dan menikmati suasana tenang di kompleks keraton.

2. Pulau Giliyang

Pulau Giliyang terkenal dengan oksigen terbaik kedua di dunia yang mencapai 20,9 persen, juga memiliki keindahan alam yang eksotis dan pantainya yang bersih.

Anda dapat keliling pulau dengan jarak tempuh kurang lebih 5 kilometer dengan menghirup udara yang segar.

Untuk mencapai pulau ini, anda perlu melakukan perjalanan laut sekitar 30 menit dari pelabuhan Dungkek. Nanti akan berlabuh di pelabuhan Banraas. Perjalanan yang menantang ini akan terbayar lunas dengan keindahan yang disuguhkan.

3. Gili Iabak

Gili Iabak menawarkan pengalaman snorkeling dan diving yang luar biasa. Air yang jernih dan terumbu karang yang indah membuatnya menjadi surga bagi para pecinta bawah laut.

4. Pantai Lombang

Pantai Lombang, dengan pasir putihnya yang halus dan ombak yang tenang, adalah tempat yang ideal untuk bersantai. Pantai ini dikelilingi oleh pepohonan cemara yang rindang, menciptakan suasana tropis yang sempurna. Berbagai aktivitas seperti bersepeda hingga menunggangi kuda juga tersedia di sini.

5. Pantai 9

Pantai 9 Sumenep, dikenal sebagai destinasi wisata yang menakjubkan dengan keindahan alamnya. Pantai ini menawarkan pemandangan laut yang spektakuler, pasir putih yang halus. Di sekelilingnya, terdapat berbagai fasilitas seperti restoran dan tempat bersantai.

Selain itu, Pantai 9 juga menjadi lokasi yang ideal untuk menikmati lautan luas dan bermain air seperti speedboat. Suasana yang tenang membuatnya menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin melarikan diri dari keramaian.

Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, dengan beragam destinasi menarik yang ditawarkan, Sumenep patut dijadikan sebagai tujuan wisata utama.

Setiap lokasi menyimpan keunikan dan keindahan tersendiri, membuat pengalaman berwisata di Sumenep menjadi sangat berkesan.

Menurutnya, jika belum mengeksplorasi lima destinasi ini, belum merasakan suasana Sumenep.

“Siapkan perjalanan anda dan nikmati pesona Sumenep yang menunggu untuk ditemukan,” ujar Achmad Fauzi

(akd/akd)



Sumber : travel.detik.com

7 Rekomendasi Objek Wisata di Sumenep yang Wajib Dikunjungi Saat Nataru



Jakarta

Sumenep menjadi salah satu kabupaten di ujung timur Pulau Madura yang memiliki beragam destinasi pariwisata. Mulai dari objek wisata alam, sejarah, hingga belanja terdapat di daerah tersebut.

Oleh karena itu, Sumenep menjadi salah satu menjadi salah satu tujuan pariwisata yang cocok dikunjungi pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Berikut adalah 7 rekomendasi objek wisata yang patut dikunjungi.

1. Pantai Lombang


Pantai Lombang terkenal dengan deretan pohon cemara udang yang unik, menciptakan suasana teduh di sepanjang pantai. Wisatawan dapat menikmati pasir putih, ombak yang tenang, dan beragam aktivitas air. Pantai ini menjadi pilihan tepat untuk keluarga yang ingin bersantai sambil menikmati keindahan alam.

2. Gili Labak

Pulau kecil ini merupakan surga tersembunyi bagi pecinta snorkeling dan diving. Gili Labak menawarkan pemandangan bawah laut yang memukau, dengan terumbu karang dan ikan-ikan berwarna-warni. Perjalanan menggunakan perahu dari Pelabuhan Kalianget memakan waktu sekitar satu jam, namun keindahan alamnya dijamin sebanding dengan usaha Anda.

3. Keraton Sumenep

Bagi pecinta sejarah dan budaya, Keraton Sumenep menjadi destinasi wajib. Bangunan ini mencerminkan perpaduan arsitektur Jawa, Madura, dan Eropa. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat koleksi keris kuno, perabotan antik, dan benda bersejarah lainnya, menjadikannya tempat yang kaya akan nilai historis.

4. Asta Tinggi

Kompleks makam raja-raja Sumenep ini terletak di atas bukit, menawarkan pemandangan menakjubkan. Selain sebagai tempat ziarah, Asta Tinggi juga memanjakan pengunjung dengan arsitektur yang megah dan suasana yang tenang. Tempat ini ideal bagi anda yang ingin menikmati wisata religi sekaligus panorama alam.

5. Bukit Kapur Batu Putih

Bukit Kapur Batu Putih menawarkan lanskap eksotis dengan formasi batu kapur yang unik. Tempat ini menjadi favorit bagi wisatawan yang gemar fotografi, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Keindahannya yang alami memberikan pengalaman tak terlupakan.

6. Pulau Oksigen Giliyang

Giliyang dikenal dengan kadar oksigennya tinggi, disebut-sebut sebagai yang tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. Pulau ini menawarkan udara segar dan keindahan alam yang memukau.

Fasilitas di pulau ini, seperti homestay nyaman berbentuk rumah panggung kayu, telah dilengkapi dengan AC, kamar mandi dalam, dan ruang tamu.

Wisatawan dapat menikmati keliling pulau menggunakan kendaraan listrik seperti motor listrik dan mobil golf, sembari menghirup udara segar. Kehadiran fasilitas ini membuat Giliyang menjadi destinasi ideal untuk relaksasi.

7. Pantai 9 Gili Genting

Pantai 9 terletak di Kecamatan Gili Genting memiliki garis pantai unik berbentuk angka sembilan. Memiliki pasir putih halus dan air laut yang jernih, pantai ini cocok untuk berenang dan bersantai.

Wisatawan juga bisa menikmati wahana air seperti speedboat untuk menambah keseruan liburan. Kehadiran berbagai pilihan objek wisata ini, Sumenep siap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan saat Nataru 2025.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

Nikmati Segarnya Udara Pulau Giliyang dan Menginap di Homestay Kayu



Jakarta

Pulau Giliyang, yang terletak di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit berkat keindahan alamnya yang masih alami serta udara segar yang luar biasa. Apalagi, pulau ini terkenal sebagai ‘Pulau Oksigen’ karena memiliki kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania.

Bupati Sumenep 2021-2024 Ahmad Fauzi pun mengajak wisatawan untuk mengunjungi Pulau Giliyang. Ia mengatakan Pulau Giliyang menyuguhkan kedamaian dan keindahan alam. Selain itu di sana juga sudah memiliki fasilitas menginap yang memadai.

“Jika Anda mencari tempat liburan yang menawarkan kedamaian, keindahan alam, serta penginapan yang nyaman, Pulau Giliyang adalah pilihan yang sempurna,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Minggu (1/12/2024).


Hal itu menjadikannya sebagai tempat ideal untuk melepas penat dan menikmati udara bersih yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Selain menawarkan keindahan alam yang memikat, Pulau Giliyang juga menawarkan pengalaman menginap menarik. Para wisatawan dapat menginap di homestay berbentuk rumah panggung kayu yang khas.

Keunggulan homestay ini adalah suguhan pemandangan laut yang memukau beserta kenyamanan layaknya hotel bintang tiga. Bagian interiornya bersih dan nyaman, ditambah dengan pelayanan ramah dari penduduk setempat membuat pengalaman menginap menjadi tak terlupakan.

Para pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas homestay yang lengkap mulai dari kamar tidur springbed, kamar mandi dalam, AC, hingga ruang tamu yang cocok untuk bersantai.

Selain menikmati kenyamanan penginapan, ada beragam kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Pulau Giliyang. Para wisatawan dapat berkeliling pulau yang memiliki luas 9,15 km², menjelajahi objek wisata menarik seperti Batu Canggah, Gua Mahakarya, dan Pantai Ropet, atau berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal yang sangat ramah.

Bahkan, wisatawan bisa berkeliling dengan kendaraan listrik atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan pulau sambil merasakan suasana tenang dan udara segar yang khas. Pasalnya, berkunjung ke Pulau Giliyang bukan hanya soal menikmati oksigen murni yang melimpah. Akan tetapi juga merasakan kedamaian alam asri.

Dengan tarif yang terjangkau, para wisatawan bisa mendapatkan pengalaman menginap di homestay serasa hotel bintang tiga tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

(prf/ega)



Sumber : travel.detik.com

Serunya Mengisi Liburan di Pantai Slopeng, Objek Wisata Favorit di Madura



Jakarta

Pantai Slopeng di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk mengisi liburan bersama keluarga atau teman. Pantai ini terletak sekitar 21 kilometer dari pusat kota Sumenep.

Pantai ini menawarkan pesona alam yang memikat dengan hamparan pasir putih yang luas, deretan pohon cemara udang, serta ombak yang tenang. Selama musim liburan, Pantai Slopeng selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Dengan suasananya yang tenang dan asri, pantai ini menjadi tempat ideal untuk melepaskan penat setelah aktivitas sehari-hari. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan seru, mulai dari bermain pasir, naik kuda, hingga mencoba motor Atv menyusuri keindahan pantai.


“Pantai Slopeng harus dikunjungi saat mengisi liburan ke Madura. Objek wisata ini akan memberikan pengalaman seru yang tak terlupakan,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

Pantai Slopeng di MaduraFoto: Pemkab Sumenep

Bagi penggemar fotografi, Pantai Slopeng adalah surga kecil dengan pemandangan alam yang memukau, terutama saat matahari terbenam.

Banyak pengunjung memanfaatkan keindahan ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau pasangan. Selain itu, area pantai yang luas juga cocok untuk bermain voli pantai atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin laut.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam, Pantai Slopeng juga menjadi tempat yang sempurna untuk mencicipi kuliner khas Madura. Wisatawan dapat menikmati nasi jagung, atau berbagai olahan ikan segar yang dijajakan oleh pedagang lokal. Sebagai pelengkap, es kelapa muda yang segar menjadi favorit untuk dinikmati sambil bersantai.

Fasilitas di Pantai Slopeng terus ditingkatkan oleh pengelola dan pemerintah daerah. Tersedia area parkir yang luas, gazebo untuk berteduh, toilet bersih, hingga tempat ibadah.

“Akses menuju pantai pun sudah nyaman, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi pengunjung,” tuturnya.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, Pantai Slopeng menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong namun tetap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

“Jadi, jika Anda mencari tempat untuk mengisi liburan dengan suasana yang seru dan menenangkan, Pantai Slopeng di Sumenep adalah destinasi yang wajib dikunjungi,” imbuh Fauzi.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Nongkrong Asyik untuk Rayakan Malam Tahun Baru di Sumenep



Jakarta

Malam Tahun Baru merupakan momen yang banyak dinantikan masyarakat. Tidak sedikit yang merayakan malam pergantian tahun bersama dengan orang terdekat, seperti teman, keluarga, atau pasangan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat lokal maupun mancanegara untuk meramaikan malam pergantian tahun di Kota Keris. Sebab di Sumenep, terdapat berbagai tempat menarik yang menawarkan suasana tepat untuk merayakan malam spesial ini.

Selain itu menurut pria yang akrab disapa Cak Fauzi ini Sumenep yang terletak di ujung timur Pulau Madura akan memberikan pengalaman yang indah bagi setiap pelancong.


“Kami akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi semuanya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/12/2024).

Bagi yang tertarik menikmati malam Tahun Baru di Sumenep, berikut 5 rekomendasi tempat nongkrong asyik yang bisa dikunjungi. Apa saja?

1. Tajamara

Tajamara merupakan salah satu destinasi favorit untuk menikmati suasana malam yang berbeda di Sumenep. Terletak di sekitar kawasan kota, Tajamara menawarkan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

Dengan suasana yang lebih santai dan alami, tempat ini cocok untuk berkumpul bersama teman-teman sambil menikmati kuliner atau sekadar menikmati percakapan hangat. Tajamara juga sering menjadi lokasi berbagai acara komunitas yang menambah semarak suasana di malam Tahun Baru.

2. Taman Adhipura

Taman Adhipura adalah taman kota yang terkenal dengan keindahan dan kenyamanannya. Terletak di pusat Kota Sumenep, Taman Adhipura menyediakan ruang terbuka hijau yang luas, cocok untuk berjalan-jalan santai atau duduk bersama teman dan keluarga.

Di malam Tahun Baru, taman ini biasanya dipenuhi dengan warga lokal yang ingin menikmati malam dengan suasana yang tenang, namun tetap meriah. Tak jarang terdapat acara hiburan atau pertunjukan musik yang menambah keceriaan.

3. Talangan (Lingkar Timur)

Bagi Anda yang mencari tempat nongkrong sambil menikmati kuliner khas, kawasan Talangan (Lingkar Timur) bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di sisi timur Kota Sumenep, kawasan ini menawarkan tempat makan klasik yang menyajikan hidangan lezat, serta suasana yang nyaman untuk berkumpul.

Di malam Tahun Baru, Talangan menjadi tempat yang ramai dan menawarkan pemandangan alam yang indah. Ini adalah lokasi yang sempurna untuk menikmati suasana malam sambil merayakan pergantian tahun.

4. Pantai Sumenep

Jika Anda lebih suka suasana yang alami dan segar, pantai-pantai di Sumenep bisa menjadi pilihan yang tepat. Di malam Tahun Baru, berbagai pantai di Kota Keris, seperti Pantai Lombang, Slopeng, Pantai 9, dan Pantai e Kashogi, menawarkan pemandangan laut yang menenangkan serta suasana yang lebih santai.

Banyak orang datang ke pantai untuk menikmati malam dengan duduk di tepi laut atau berkumpul di warung-warung makan yang ada di sekitar pantai. Suasana yang sejuk dan tenang bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin merayakan malam Tahun Baru dengan cara yang berbeda.

5. Pujasera Pasar Bangkal

Terakhir, Pujasera Pasar Bangkal yang tidak boleh dilewatkan. Sebagai tempat perbelanjaan dan hiburan yang menyuguhkan hidangan khas lokal, Pujasera ini selalu ramai dan meriah, terutama di malam Tahun Baru.

Dengan banyaknya pedagang kaki lima, hiburan rakyat, serta berbagai pertunjukan, Pujasera Pasar Bangkal menjadi pilihan utama bagi pengunjung yang ingin merayakan malam Tahun Baru dengan suasana yang lebih meriah dan ramai. Suasana penuh kegembiraan ini sangat cocok bagi keluarga atau teman-teman yang ingin menikmati pergantian tahun dengan banyak aktivitas

(akd/ega)



Sumber : travel.detik.com

Danau Gunung Tujuh, Kaldera Tertinggi di Asia Tenggara yang Menakjubkan



Kerinci

Danau Gunung Tujuh merupakan salah satu destinasi wisata alam menakjubkan yang wajib dikunjungi traveler jika datang ke Kabupaten Kerinci, Jambi.

Jika datang ke destinasi wisata ini, maka traveler akan disuguhkan dengan pemandangan pagi yang begitu syahdu dan tenang. Kabut bak tembok putih perlahan-lahan pun membuka lanskap hijau danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara ini.

Pemandangan inilah yang dinikmati wisatawan Danau Gunung Tujuh setiap pagi. Danau Gunung Tujuh dikelilingi perbukitan hijau dan udara sejuk khas pegunungan.


Danau ini berada di Desa Palompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jambi. Danau Gunung Tujuh memiliki ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan panjang 4,5 kilometer dan lebar 3 kilometer.

Sesuai namanya, danau ini dikelilingi tujuh gunung di antaranya, Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl), Gunung Hulu Sangir (2.330 mdpl), Gunung Madura Besi (2.418 mdpl), Gunung Lumut (2.350 mdpl), Gunung Selasih (2.230 mdpl), Gunung Jar Panggang (2.469 mdpl), dan Gunung Tujuh (2.735 mdpl).

Danau Gunung Tujuh adalah danau yang tercipta karena proses letusan gunung api dari Gunung Tujuh. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau.

Perjalanan menuju Gunung Tujuh dapat dilakukan melalui transportasi darat. Jika berangkat dari Kota Sungai Penuh, jaraknya kurang lebih satu jam untuk sampai ke Pos Registrasi Pendakian Gunung Tujuh di Desa Palompek, yang dikelola Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Trekking menuju danau memakan waktu sekitar dua-tiga jam dengan jalur yang cukup menantang. Wisatawan akan melewati tiga pos dengan jalur tanah yang basah dan akar-akaran yang terus menanjak.

Wisatawan berfoto di pinggir Danau Gunung Tujuh dengan latar gunung yang mengelilinginyaWisatawan berfoto di pinggir Danau Gunung Tujuh Foto: (Foto: Dimas Sanjaya)

Wisatawan akan melewati hutan tropis yang rimbun dengan pepohonan besar. Sesekali, suara monyet dan kicauan burung bersautan menambah kesan alami dalam perjalanan ini. Meski cukup melelahkan, udara sejuk dan segarnya alam membuat rasa letih sedikit terobati.

Setiba di pos tiga atau pos terakhir, wisatawan akan turun sekitar 500 meter untuk menuju danau. Jalur turun menuju danau ini sedikit curam sehingga memerlukan kehati-hatian, apalagi jika jalur dalam keadaan basah setelah hujan.

Akan tetapi di jalur ini, ada pegangan tali yang memagari jalur hingga ke bawah danau, sebagai pegangan untuk para wisatawan.

Setibanya di bawah, panorama Danau Gunung Tujuh langsung menyambut dengan keindahannya yang memukau. Airnya yang jernih membentang luas dengan latar belakang perbukitan hijau yang mengelilingi danau.

Di tepian danau, wisatawan dapat mendirikan tenda untuk nge-camp. Wisatawan juga bisa memilih pulang di hari yang sama atau yang dikenal dengan istilah pendakian tektok. Jika nge-camp, wisatawan dapat mengabadikan momen matahari terbit dan kabut yang menyingsing di danau tertinggi ini.

Pengalaman ke Danau Gunung Tujuh memberikan kesan mendalam bagi banyak wisatawan. Salah satunya, Rifani (27), wisatawan dari Kota Jambi, mengaku terpesona dengan keindahan alamnya terutama suasana pagi harinya.

“Saya sudah dua kali ke sini, yang pertama tektok dan yang kedua kali ini nge-camp. Perjalanan ke sini memang melelahkan, tapi begitu sampai, semua terbayar lunas,” katanya.

Danau Gunung TujuhDanau Gunung Tujuh Foto: detik

Hal senada dikatakan wisatawan dari Sumatera Utara, Aryo (30) yang mengaku Danau Gunung Tujuh cocok untuk melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan karena suasananya yang tenang. Ini merupakan pengalaman pertamanya mendaki di Danau Gunung Tujuh.

“Sebelumnya saya cuma lihat-lihat di media sosial saja, tapi akhirnya bisa sampai ke Danau Gunung Tujuh ini. Suasana dan pemandangan di sini benar-benar keren,” ujarnya.

Sebagai destinasi wisata alam yang masih alami, Danau Gunung Tujuh membutuhkan kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihannya. Masih banyak ditemukan sampah baik di tepi danau maupun di jalur pendakian.

“Sangat disayangkan masih banyak pendaki meninggalkan sampah, semoga ada aturan tegas dari pengelola terkait masalah sampah ini agar tidak mengganggu ekosistem di sekitar danau,” kata Aryo.

Selain berkemah di tepian danau, wisatawan juga dapat menikmati alam dengan memancing, atau sekadar duduk menikmati udara segar sambil menyeruput kopi hangat.

Beberapa wisatawan juga memilih menjelajahi danau Gunung Tujuh dengan perahu kayu atau sampan milik warga setempat.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Fakta Danau Gunung Tujuh di Jambi, Kaldera Berair Jernih dan Tenang


Jakarta

Danau Gunung tujuh adalah salah satu spot pesona pendakian di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Sebagai sebuah kaldera, Danau Gunung Tujuh seolah potongan surga yang tertinggal di Jambi.

Fakta Unik Danau Gunung Tujuh

Berikut fakta unik danau kaldera yang bikin detikers penasaran hingga mengunjungi jejak geologis di kaki Gunung Kerinci ini

1. Salah satu kaldera tertinggi di Asia Tenggara

Danau Gunung Tujuh berada di ketinggian 1.996 mdpl dengan luas sekitar 960 ha. Dikutip dari tulisan berjudul Daya Dukung Ekowisata Jalur Pendakian Danau Gunung Tujuh Taman Nasional Kerinci Seblat oleh Lil Sindi Tiola dari jurusan kehutanan fakultas pertanian Universitas Jambi, lokasi tersebut menjadikan Danau Gunung Tujuh sebagai salah satu kaldera tertinggi di Asia Tenggara.


2. Terbentuk dari letusan gunung berapi

Danau Gunung Tujuh adalah sebuah kaldera, yang artinya terbentuk dari letusan gunung berapi di masa lampau. Jejak erupsi Gunung Tujuh tersebut kini menarik perhatian para pendaki untuk melihat langsung danau dengan panjang 4,5 km dan lebar 3 km ini.

3. Dikelilingi 7 gunung

aAnau Gunung Tujuh dikelilingi Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl), Hulu Sangir (2.330 mdpl), Madura Besi (2.418 mdpl), Lumut (2.350 mdpl), Selasih (2.230 mdpl), Jar Panggang (2.469 mdpl), dan Gunung Tujuh (2.735 mdpl). Danau Gunung Tujuh tepatnya berlokasi di Desa Palompek di bawah pengelolaan TNKS.

4. Berair jernih dan tenang

Danau Gunung Tujuh adalah kaldera luas yang sangat indah, dengan air jernih dan latar belakang perbukitan hijau. Dalam arsip berita detiksumbagsel disebutkan, para pendaki tidak segan berkemah di pinggiran danau demi melihat pemandangan indah ini dan mengabadikannya.

5. Bikin penat hilang

Meski terasa lelah, mendaki Danau Gunung Tujuh dijamin tidak menimbulkan sesal. Pemandangan yang indah terutama di pagi hari saat embun dan kabut belum turun, bikin penat seperti hilang begitu saja. Suasana yang tenang sangat cocok untuk pendaki yang merasa lelah dengan kesibukan khas perkotaan.

6. Trek basah, licin, dan menantang

Perjalanan menuju Danau Gunung Tujuh membutuhkan waktu 2-3 jam dengan trek terasa basah dan licin. Perjalanan ini melewati tiga pos dengan jalur terus menanjak penuh akar tanaman. Sepanjang jalan pendaki ditemani pemandangan alam memukau dan suara hewan penghuni hutan.

Di pos ketiga, pendaki harus turun sekitar 500 meter menuju tepi danau. Pendaki wajib berhati-hati karena jalur ini curam dan licin. Ketika tiba di tepi danau, pengunjung langsung disambut pemandangan indah Danau Gunung Tujuh.

7. Banyak sampah

Seiring dengan banyaknya kunjungan ke Danau Gunung Tujuh, sampah menjadi masalah serius yang harus segera diatasi. Tidak semua pendaki punya kesadaran untuk menjaga lingkungan tetap lestari, salah satunya tidak buang sampah sembarangan. Sampah bisa dibawa turun, lalu dibuang pada tempatnya.

Bagi detikers yang ingin mengunjungi Danau Gunung Tujuh, jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Jangan sampai keindahan Danau Gunung Tujuh tertutup tumpukan sampah.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com