Tag Archives: masjid al-akbar

Berkunjung ke 5 Masjid Terbesar di Indonesia



Jakarta

Ramadan hitungan hari. Traveler bisa nih merancang wisata religi dengan berkunjung ke 5 masjid terbesar di Indonesia.

detikcom telah merangkum, Senin (24/2/2025) lima masjid terbesar di Indonesia yang bisa dikunjungi saat Ramadan nanti.

1. Masjid Istiqlal


Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, menyediakan 4.000 hingga 6.000 boks takjil gratis setiap hari. Masyarakat yang ingin mendapatkan takjil tersebut bisa mendatangi Masjid Istiqlal setiap hari saat berbuka puasa, Selasa (12/3/2024).Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat Foto: Pradita Utama

Masjid Istiqlal beralamat di Jl Taman Wijaya Kusuma, Ps Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat. Masjid ini sangat strategis karena berada di pusat kota. Letaknya berdampingan dengan Gereja Katedral di Kecamatan Sawah Besar untuk menunjukkan bentuk kerukunan beragama.

Masjid Istiqlal memiliki luas bangunan 2,5 hektare di atas tanah 9,8 hektare dengan kapasitas jamaahnya sendiri mencapai sekitar 100.000 orang.

Biasanya, selama Ramadan, Masjid Istiqlal menjadi salah satu destinasi wisata religi untuk ngabuburit di Jakarta. Setelah melihat kemegahannya, kamu juga bisa ikut berbuka bersama gratis di masjid bersama jamaah lain.

2. Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS)

Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS) menjadi masjid nomor 2 terbesar di Indonesia setelah Masjid Istiqlal. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 11,2 hektar serta mampu menampung hingga 60.000 jamaah.

Lokasinya berada di Jalan Masjid Al Akbar Timur Nomor 1, Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. Bangunan masjid sangat mudah dikenali karena kubahnya yang besar dan megah berwarna kebiruan.

Daya tarik dari masjid ini terletak pada kubahnya yang berbentuk oval. Kubah besar dan megah ini berwarna kebiruan ditambah aksen diagonal yang saling menyilang berwarna hijau muda.

Selain kubah, adapun menara setinggi 99 meter yang merepresentasikan 99 Asmaul Husna. Sementara, bangunan mihrab memiliki motif batik pada bagian sisinya.

Selain sebagai tempat ibadah, MAS memiliki fasilitas yang lengkap. Di antaranya seperti taman, green house, urban farming, edu park, dan grand ballroom.

3. Masjid Islamic Centre

Masjid Islamic Center ini berada di Kecamatan Samarinda Ilir, Kalimantan Timur. Masjid yang diresmikan pada Juni 2008 ini memiliki luas sekitar 43.500 meter persegi.

Luasnya ini menjadikan Masjid Islamic Centre mampu masuk dalam jajaran masjid terbesar di kawasan Asia Tenggara. Dengan luasnya bangunan, masjid tersebut dapat menampung jemaah sekitar 40.000-45.000 orang.

Arsitektur Masjid Islamic Center Samarinda sangat detail. Terdapat tujuh buah menara yang terdiri atas satu menara utama dan enam anak menara lainnya. Induk menara memiliki tinggi 99 meter yang menyimbolkan Asmaul Husna. Selain itu, ketika memasuki bangunan utama masjid, jamaah akan melewati 33 anak tangga yang sama seperti jumlah biji tasbih.

4. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

Masjid Raya Baiturrahman di Banda AcehMasjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh Foto: (Syanti/detikcom)

Liburan ke negeri Serambi Mekkah saat Ramadan juga bisa jadi pilihan nih, Kamu bisa berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang menjadi kebanggaan orang Aceh ini, arsitekturnya bercorak eklektik dan mampu menampung sekitar 30.000 jemaah.

Masjid yang didirikan oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1607-1636 itu menjadi saksi bisu pahit getirnya warga Aceh melawan Belanda, pergolakan pasca kemerdekaan, bencana gempa dan tsunami, hingga perjanjian damai GAM-RI. Masjid yang berdiri sekarang merupakan pengganti dari masjid raya yang telah Belanda bakar saat menaklukkan Aceh.

Kapten de Bruijn, Komandan Zeni Angkatan Darat Tentara Kerajaan Belanda merupakan arsitek masjid ini. Ia berkonsultasi dengan Snouck Hurgronje, orientalis kepercayaan pemerintah Belanda dan penghulu masjid Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, dengan berlakunya syariat Islam, Masjid Baiturrahman dinyatakan sebagai kawasan terbatas. Hanya pengunjung yang menutup aurat, sesuai hukum syariat yang boleh masuk ke dalam masjid.

5. Masjid Al-Jabbar, Bandung

Suasana Masjid Raya Al Jabbar saat salat Idul AdhaSuasana Masjid Raya Al Jabbar Foto: Wisma Putra/detikJabar

Masjid Al-Jabbar, Bandung telah menjadi primadona di Jabar sejak diresmikan pada Desember 2022. Masjid Al Jabbar terletak di Jl. Cimincrang No.14, Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

Masjid ini dibangun di tanah seluas 25 hektare dan mampu menampung 30.000 jemaah, dengan rincian 10.000 orang di area dalam (indoor) dan 20.000 orang di area plaza. Proses perancangan dimulai pada 2015 oleh Ridwan Kamil yang semasa itu menjabat sebagai Walikota Bandung.

Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar dirancang dari perpaduan arsitektur modern kontemporer dengan aksentuasi masjid Turki yang dihiasi seni dekoratif khas Jawa Barat. Bangunan utama masjid tidak memisahkan dinding, atap, dan kubah, melainkan hasil peleburan ketiganya menjadi satu bentuk setengah bola raksasa.

Ketiga sisi bangunan masjid dikelilingi sebuah danau besar yang ibarat cermin, merefleksikan masjid menjadi berbentuk bulat utuh. Keindahan danau memiliki fungsi penting lain, sebagai retensi banjir sekaligus penyimpan air.

Bangunan utama dirancang dengan luas lantai 99 x 99 m2 sesuai angka Asmaul Husna. Kelak, semua yang sudah terbangun di Masjid Raya Al Jabbar seperti museum, danau, plaza, dan taman-taman akan membuat masjid ini tidak hanya memiliki fungsi ibadah, tetapi juga fungsi edukasi dan berpotensi sebagai pusat wisata religi Jawa Barat.

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Religi Terkenal di Surabaya buat Ramadan



Surabaya

Selain kaya akan wisata sejarah, Surabaya juga kaya akan wisata religi. Berikut 5 destinasi wisata religi di Surabaya yang bisa dikunjungi saat Ramadan.

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menjadi saksi perjalanan panjang Bangsa Indonesia. Hal ini tercermin dalam keberagaman masyarakat Surabaya yang begitu dinamis dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk keagamaan.

Memasuki bulan suci ramadan, tak sedikit masyarakat berkunjung ke wisata-wisata religi di Surabaya. Tujuannya untuk berziarah dan mempelajari sejarah perjalanan ajaran umat muslim di kota ini.


Kehadiran berbagai situs wisata religi, menjadi sebuah simbol toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Surabaya.

Berikut 5 Wisata Religi di Surabaya yang Bisa Dikunjungi saat Ramadan:

1. Masjid Al-Akbar Surabaya

Masjid nasional Al-Akbar merupakan salah satu masjid terbesar dan terindah di Indonesia. Berlokasi di Jalan Masjid Al-Akbar Timur Nomor 1, Pagesangan, Kecamatan Jambangan, masjid ini salah satu landmark dari Kota Pahlawan.

Masjid ini memiliki luas bangunan sebesar 28.509 m2 dan dapat menampung hingga 36.000 jemaah. Masjid ini pun diproyeksikan sebagai Islamic Center dengan peran multidimensi yang mencakup misi religius, kultural, edukatif, dan wisata religi.

Beberapa daya tarik dari Masjid Al-Akbar di antaranya kubah dengan bentuk unik yang menyerupai setengah telur, serta keindahan ukiran dan kaligrafi yang memenuhi dinding-dinding masjid.

Harga Tiket: Rp10.000
Jam Operasional: 08.00-12.00, 13.00-16.00 WIB (Senin-Jumat)

2. Masjid Cheng Hoo

Dibangun tahun 2001, masjid ini menghadirkan konsep akulturasi antara budaya Tionghoa dan Agama Islam yang sangat menarik. Masjid Cheng Hoo salah satu ikon wisata religi di Kota Surabaya, tepatnya di Jalan Gading Nomor 02, Ketabang, Kecamatan Genteng.

Ciri khas dari masjid ini adalah gaya arsitekturnya yang banyak dipengaruhi oleh budaya Tionghoa klasik yang kental. Hal ini ditunjukkan dengan ornamen-ornamen seperti relief naga dan pagoda dengan lafaz Allah di puncaknya.

Gaya arsitektur dan interior masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai estetika semata, melainkan juga mengandung makna filosofi yang mendalam.

Salah satunya, dikutip dari laman resmi Dunia Masjid, Ketiadaan pintu pada Masjid Cheng Hoo menyimbolkan keterbukaan. Bahwa masjid ini adalah tempat yang dapat digunakan oleh semua orang untuk beribadah tanpa memandang etnis apa pun.

Harga Tiket: Gratis
Jam Operasional: – 04.00-22.00 WIB (Senin-Minggu)

3. Makam Sunan Ampel

Sunan Ampel merupakan salah satu tokoh dari Wali Songo, yakni 9 ulama yang memiliki kontribusi besar terhadap sejarah penyebaran ajaran Agama Islam di Indonesia.

Sebagai sosok yang dihormati oleh masyarakat, Makam Sunan Ampel selalu ramai akan pengunjung yang hendak berziarah. Makam Sunan Ampel masih berada di kompleks yang sama dengan Masjid Ampel, salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan pada abad ke 15.

Traveler yang tertarik untuk berkunjung, Makam Sunan Ampel berlokasi di Jalan Ampel Blumbang Nomor 2 A, Ampel.

Harga Tiket: Gratis
Jam Operasional: 24 jam (Senin-Minggu)

4. Kampung Santri Ndresmo

Kampung Santri Ndresmo dikenal sebagai salah satu pusat kehidupan santri, dengan banyaknya kehadiran pondok pesantren dan kegiatan keagamaan yang berlangsung di sekitarnya sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda.

Hingga saat ini, diketahui tidak hanya santri yang berasal dari Surabaya saja yang belajar di kampung ini, melainkan juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebagai kota yang dikelilingi oleh penduduk yang mayoritas menganut agama Muslim, Kampung Santri Ndresmo menjadi simbol penting yang menjaga identitas keislaman masyarakat d Surabaya.

Di sini para pengunjung dapat menggali lebih dalam mengenai jejak perjalanan agama Islam di Surabaya, serta menilik peninggalan religi dan adat di Kampung Ndresmo.

Alamat: Jl. Sidosermo III No.10A, Sidosermo, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur.

5. Makam Sunan Bungkul

Sunan Bungkul atau yang memiliki nama asli Ki Ageng Supo merupakan salah satu tokoh yang juga berperan penting dalam penyebaran Agama Islam di Indonesia di akhir masa Kerajaan Majapahit.

Sesuai namanya, Makam Sunan Bungkul berlokasi di belakang Taman Bungkul Surabaya. Meskipun Taman Bungkul sendiri dikenal dengan salah satu destinasi rekreasi baik untuk warga lokal maupun wisatawan.

Tidak sedikit pula orang yang berkunjung ke taman ini untuk berziarah di Makam Sunan Bungkul, menikmati suasana religius dan sejarah yang ada di tempat tersebut.

Harga Tiket: Gratis
Jam Operasional: 24 jam (Senin-Minggu)

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com