Tag Archives: menteng

Spot-spot Nongkrong Estetik di Taman Ismail Marzuki, Catat ya!



Jakarta

Taman Ismail Marzuki (TIM) bisa menjadi pilihan sebagai tempat nongkrong hemat. Apa saja spotnya? Catat ya traveler!

Selain karena gratis, kawasan TIM juga memiliki spot-spot yang estetik untuk berfoto bersama teman-teman atau untuk selfie.

Letaknya berada di pinggir Jalan Cikini Raya Nomor 73, Menteng, Jakarta Pusat. Biasanya masyarakat ramai mengunjungi tempat ini ketika sore hari.


Entah itu sehabis para pelajar usai sekolah ataupun pekerja di sekitar area itu yang hendak rehat sejenak untuk sekadar duduk-duduk santai.

Salah satu petugas keamanan yang berjaga di Taman Ismail Marzuki mengatakan, ketika sore hari tiba yang ditandai mulai banyaknya pedagang yang berjualan, di situlah waktu yang biasanya mulai banyak berdatang masyarakat untuk menikmati sore hari di Cikini.

Ketika detikTravel berada di Taman Ismail Marzuki dan waktu tepat menunjukkan sekitar pukul 15.45 WIB. Betul saja para pedagang pun mulai bermunculan di area depan Taman Ismail Marzuki.

Kemudian tak lama berselang, masyarakat yang entah keluar dari gedung-gedung di area Taman Ismail Marzuki atau sekelilingnya mulai menghampiri pinggiran jalan itu.

Selain pinggiran Jalan Cikini atau area depan Taman Ismail Marzuki, area mana saja sih yang biasa dijadikan tempat nongkrong oleh masyarakat, yuk simak beberapa pilihan spotnya.

1. Depan Patung Ismail Marzuki

Tempat ini biasa dijadikan area untuk duduk-duduk santai masyarakat yang hendak menunggu transportasi atau pun yang memang sengaja menjadikan area tersebut sebagai spot nongkrong mereka.

Selain itu, tepat tak jauh dari patung tersebut ada photo box yang bisa dicoba oleh masyarakat dengan latar belakang patung Ismail Marzuki.

2. Tangga Gedung Ali Sadikin

Sebelum masuk ke dalam gedung ini, kamu harus menaiki beberapa anak tangga untuk akses menuju ke Perpustakaan Jakarta. Nah anak tangga inilah yang biasanya juga dijadikan area nongkrong oleh masyarakat.

tempatnya teduh juga bersih, begitu nyaman untuk duduk-duduk sore sambil bercengkrama dengan teman-teman.

3. Kolam Planetarium

Tempat Nongkrong di Taman Ismail MarzukiTempat Nongkrong di Taman Ismail Marzuki Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Jika masuk ke outdoor di dalam area Taman Ismail Marzuki dan berada dekat Planetarium, kamu akan menemukan sebuah kolam yang cukup luas.

Di tempat ini pula terdapat area luas yang biasa dijadikan tempat duduk-duduk santai oleh masyarakat dan biasanya pula area ini dijadikan tempat untuk latihan menari oleh para pelajar.

Menurut petugas keamanan lainnya yang berada di Taman Ismail Marzuki, Mukti mengatakan untuk aktivitas nongkrong ini diperbolehkan selagi tidak melakukan hal-hal di luar aturan yang sudah ada.

Kegiatan melanggar norma hingga membuang sampah sembarangan sudah tentu dilarang di sini. Sedangkan untuk waktu, terbilang begitu leluasa karena warga bisa nongkrong hingga malam.

“Kalau untuk jam operasional itu kita di Taman Ismail Marzuki itu di jam 07.00 pagi mungkin sudah bisa diakses untuk umum hanya saja belum bisa masuk ke area dalam venue, karena untuk venue sendiri dibuka ketika ada kegiatan paling yang bisa diakses itu area outdoor. Dan terkait untuk jam operasional itu sebenarnya kita ada di jam 09.00 sampai 22.00 WIB,” ungkap Mukti.

Jadi buat kamu yang nyari tempat nongkrong murah dan estetik bisa langsung datang ke Taman Ismail Marzuki. Selain nongkrong-nongkrong di Taman Ismail Marzuki, kamu juga bisa kunjungi Perpustakaan Jakarta.

Taman Ismail Marzuki dengan bangunan yang berkonsep minimalis ini cocok untuk dijadikan latar belakang foto yang keren.

4. Perpustakaan Jakarta

Rasanya seperti kurang afdol jika berkunjung Ke Taman Ismail Marzuki tanpa mengunjungi Perpustakaan Jakarta yang berada di Gedung Ali Sadikin.

Bukan hanya jadi tujuan tempat baca saja, banyak dari pengunjung yang datang ke sana juga menjadikan perpustakaan tersebut sebagai tempat berfoto karena areanya yang estetik, belum lagi suasana di dalam yang nyaman bikin betah buat nongkrong berlama-lama.

5. Tangga Kecil Dekat Masjid Amir Hamzah

Buat kamu yang belum tahu spot nongkrong estetik lainnya di Taman Ismail Marzuki, ini adalah salah satunya.

Tak terlalu jauh dari Masjid Amir Hamzah terdapat beberapa anak tangga yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk santai, tempat yang hening dan sejuk (sore hari) cocok banget buat kamu yang ingin suasana lebih tentram dibanding nongkrong di area depan Taman Ismail marzuki.

6. Foodcourt Gedung Ali Sadikin

Buat kamu yang ingin nongkrong dan sambil makan-makanan berat, tempat ini cocok banget deh. Berada di lantai satu, foodcourt ini bisa jadi pilihan kamu ketika ingin nongkrong tapi perut keroncongan.

Di sini terdapat berbagai pilihan makanannya mulai dari kudapan berat hingga cemilan, dan tentunya juga minuman. Tak jauh dari foodcourt juga terdapat kursi panjang yang dilengkapi dengan meja, bisa bengat buat menikmati makanan kalau kursi di depan foodcourt penuh.

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

8 Spot Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta untuk Nikmati Pesta Kembang Api


Jakarta

Ingin merayakan malam pergantian tahun 2025 di Jakarta? Pas banget, karena kota ini menawarkan berbagai pilihan spot menarik untuk merayakan malam tahun baru.

Mulai dari acara hiburan, live music, pesta di rooftop, hingga pertunjukan kembang api pada malam puncaknya. Simak beberapa spot malam tahun baru 2025 di Jakarta yang bisa kamu kunjungi di bawah ini.

Spot Malam Tahun Baru 2025 di Jakarta

Dirangkum detikTravel, berikut adalah beberapa tempat terkenal dijadikan tempat untuk malam tahun baru di Jakarta:


1. Monumen Nasional (Monas)

Suasana malam Tahun Baru 2023 di Monas.Ilustrasi saat suasana malam tahun baru di Monas (2023). Foto: Suasana malam Tahun Baru 2023 di Monas. (Rumondang Naibaho-detikcom)

Monas jadi salah satu spot malam tahun baru 2025 di Jakarta, karena hampir setiap tahunnya di sekitar kawasan bakal ada acara hiburan. Mulai dari video mapping di monumennya, penampilan band musik, hingga pertunjukan budaya.

Menariknya, kawasan Monas juga menawarkan pemandangan kerlap-kerlip citylight dari gedung pencakar di sekelilingnya. Biasanya, puncak dari perayaannya adalah pesta kembang api.

Alamat: Jl. Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat.

2. Kota Tua Jakarta

Biasanya pada malam tahun baru, akan ada berbagai acara yang diselenggarakan di sekitar kawasan, Mulai dari konser musik, pertunjukan seni, hingga bazar kuliner.

Spot ini bisa jadi alternatif menarik bagi kamu yang yang mencari perayaan tahun baru 2025 di Jakarta, dengan sentuhan kawasan sejarah.

Alamat: Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

3. Bundaran HI

Pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Detik-detik jelang 2019, pesta kembang api mewarnai langit.Potret momen pergantian tahun baru kian meriah di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho

Lokasi Bundaran Hotel Indonesia sangat strategis, karena ada di jantung kota Jakarta. Menjadikannya cocok jadi spot malam tahun baru 2025.

Kawasan ini menawarkan suasana meriah pada malam pergantian tahun. Tak heran kalau Bundaran HI kerap dijadikan titik bagi ribuan orang berkumpul untuk menyaksikan berbagai acara, termasuk konser musik, pesta jalanan, hingga pertunjukan kembang api di ikon patung Selamat Datang.

Alamat: Putaran Bundaran Hotel Indonesia, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

4. Lapangan Banteng

Jadwal Air Mancur Lapangan BantengWarga menyaksikan pertunjukan air mancur menari di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan pertunjukan air mancur menari setiap akhir pekan dan terbagi dalam tiga sesi, yakni pukul 18.30 WIB, 19.30 WIB dan 20.15 WIB, setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.Ilustrasi suasana saat pertunjukan air mancur di Lapangan Banteng.Foto:ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Meskipun tidak sepopuler lokasi-lokasi seperti Monas atau Bundaran HI, tapi Lapangan Banteng bisa jadi spot yang bisa kamu datangi untuk menikmati malam pergantian tahun.

Terlebih, Lapangan Banteng sering dijadikan lokasi acara publik seperti konser musik, festival seni, dan bazar kuliner. Ditambah, aksesnya juga cukup mudah karena ada di tengah kota dan dikelilingi oleh gedung-gedung ikonik dan fasilitas umum.

Alamat: Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.

5. Central Park Mall

Bagi kalian yang mau nge mal sambil nunggu malam pergantian tahun,Central Park Mall di Jakarta Barat bisa jadi pilihannya. Di sekitar halaman outdoor kawasan ini, biasanya akan dimeriahkan dengan acara hiburan seperti konser musik hingga pesta kembang api yang meriah di beberapa titik sekitar mal.

Alamat: Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 28, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat.

6. Pantjoran Chinatown

Pantjoran PIK.Ilustrasi suasana malam di Pantjoran PIK. Foto: Johanes Randy

Pantjoran Chinatown bisa jadi spot tahun baru di Jakarta Utara yang bisa kamu tuju. Ini adalah destinasi yang menggabungkan suasana tradisional ala Tiongkok dengan berbagai restoran, kafe, hingga toko dibalut arsitektur yang unik.

Tempat cocok didatangi bersama keluarga, teman, atau pasangan untuk menyambut perayaan malam tahun baru 2025.

Alamat: kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Kamal Muara, Jakarta Utara.

7. Sarinah

Jalan Sudirman-Thamrin memang menjadi salah satu spot menarik untuk merayakan malam Tahun Baru di Jakarta. Terutama bagi mereka yang ingin menikmati suasana perkotaan.

Sarinah juga berada di sekitar jalan ini. Kini, pelataran mal Sarinah kerap mengadakan live music dari band dan penyanyi terkenal secara gratis. Nah, ini bisa jadi spot bagi kamu juga untuk malam tahun baruan.

Alamat: Jl. M.H. Thamrin No.11, RT.8/RW.4, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

8. Area Gelora Bung Karno (GBK)

GBK yang berada di kawasan Jakarta Pusat juga bisa jadi spot pilihan. Pasalnya, di kawasan ini kerap digelar konser musik hingga festival kuliner yang seru dan gratis lho.

Alamat: Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat.

Setiap tempat punya daya tarik dan titik ramainya tersendiri, dengan acara-acara seru seperti konser musik, pertunjukan kembang api, dan bazar makanan yang biasanya meriah.

Namun perlu diingat kalau setiap tahun, acara dan jadwal perayaan bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan tempat tersebut maupun pihak penyelenggara.

Jadi, pastikan untuk selalu memeriksa update terkait informasi lokasi dan acara yang diselenggarakan supaya kamu bisa merencanakan perayaan malam Tahun Baru sesuai harapan.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

10 Tempat Staycation Cozy Buat Libur Lebaran 2025, Mulai Rp 300 Ribuan


Jakarta

Libur panjang Lebaran 2025 sangat disayangkan jika traveler tidak berencana mudik maupun pergi ke mana-mana. Staycation bisa jadi opsi kegiatan untuk menghabiskan waktu kosong libur Lebaran bersama keluarga.

Sejumlah hotel dan penginapan di Jakarta dapat dipilih sebagai tempat staycation seru. Kamar hotel nyaman dengan tarif terjangkau bakal memanjakan dirimu selama berlibur di sana. Lokasinya pun strategis, jadi traveler dapat merencanakan bepergian ke tempat-tempat di sekitar penginapan.

Tempat Staycation Murah di Jakarta

Merangkum Google, berikut rekomendasi hotel dan penginapan nyaman di Jakarta dengan tarif murah untuk staycation selama libur Lebaran 2025:


1. Harper MT Haryono

Kamar dan suite yang luas serta bersih ditawarkan oleh Harper MT Haryono. Fasilitasnya terhitung lengkap dengan pelayanan yang memuaskan.

Terdapat restoran fusion dengan berbagai hidangan lezat yang cocok di lidah. Tersedia juga bar, kolam renang indoor, gym, hingga spa yang dapat diakses tamu.

Alamat: Jl. Letjen M.T. Haryono, Cawang, Jakarta Timur
Tarif per malam: Mulai Rp 400 ribu.

2. The Mango Suites by FLAT06

The Mango Suites by FLAT06The Mango Suites by FLAT06 (The Mango Suites by FLAT06 via Google Photo)

Datangi The Mango Suites by FLAT06 jika ingin bermalam nyaman di hotel trendi berlokasi strategis. Jaraknya hanya 2 kilometer dari Pondok Indah Mall dan 7 km dari kebun binatang Ragunan.

Kamarnya elegan dengan fasilitas kulkas mini, WiFi, sarapan hingga smart TV yang dilengkapi Netflix. Ada kolam renang rooftop dengan view perkotaan, bar koktail, dan kafe dengan teras.

Alamat: Jl. Mangga, Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan
Tarif per malam: Mulai Rp 390 ribu.

3. Hotel Alia Cikini

Pilih Hotel Alia Cikini kalau mencari penginapan berkonsep islami. Tidak diperkenankan bermalam bagi pria dan atau wanita yang tidak punya hubungan suami istri sah atau keluarga, maupun sesama jenis yang memiliki orientasi menyimpang.

Lokasinya cukup strategis dan dekat ke mana-mana. Pelayanan ramah dengan fasilitas cukup lengkap. Jika ingin berenang mesti booking jam agar diberikan akses private pool.

Alamat: Jl. Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 360 ribu.

4. La Boheme Rooms and Coffee

La Boheme Rooms and CoffeeLa Boheme Rooms and Coffee (dok. Instagram @labohemejkt)

La Boheme Rooms and Coffee punya nuansa bohemian yang kental. Kamarnya cozy, fasilitasnya nyaman, dan setiap sudutnya aesthetic.

Penginapan ini dilengkapi kafe rooftop yang menyajikan pemandangan city light indah, asik banget buat nongkrong. Semua makanannya enak dengan harga terjangkau.

Alamat: Jl. Setia Budi Barat, Kuningan, Jakarta Selatan
Tarif per malam: Mulai Rp 370 ribu.

5. Asyana Kemayoran

Kamar luas dengan harga terjangkau ditawarkan Asyana Kemayoran. Lokasinya dengan dengan stasiun KRL dan terminal bus.

Fasilitas di hotel ini oke, tersedia restoran dengan berbagai pilihan makanan lezat, WiFi, dan kolam renang outdoor yang bersih. Asyana Kemayoran punya view kota dan Monas.

Alamat: Jl. Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 320 ribu.

6. Choska Residence

Kunjungi Choska Residence jika mencari penginapan nyaman di jantung Jakarta. Lokasinya dekat dengan sejumlah pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia, Plaza Indonesia, Thamrin City, dan Pasaraya Tanah Abang.

Desain penginapannya kekinian dengan kamar yang nyaman bersih meski tidak terlalu luas. Fasilitasnya lumayan dengan sarapan, dapur, laundry, hingga tempat kerja yang disuguhkan city view.

Alamat: Jl. Kebon Kacang 29, Kebon Kacang, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 340 ribu.

7. W Home Benhil

W Home BenhilW Home Benhil (W Home Benhil via Google Photo)

Staycation nyaman seperti di rumah dapat dirasakan di W Home Benhil. Kamar dan setiap sudut penginapannya punya nuansa cozy dengan interior aesthetic.

Fasilitas cukup lengkap dengan pelayanan ramah. Terdapat restoran dengan sejumlah hidangan nikmat yang dapat diakses tamu. Lokasi W Home Benhil pun strategis, dekat ke mana-mana.

Alamat: Jl. Bendungan Jatiluhur, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 430 ribu.

8. favehotel PGC

Berlokasi di area Pusat Grosir Cililitan (PGC), favehotel menawarkan kamar minimalis modern yang nyaman dan bersih. Kamarnya dilengkapi WiFi, TV, hingga ruang keluarga untuk tipe lebih tinggi.

Sarapan disajikan prasmanan dengan pilihan makanan sedap yang banyak. Tersedia layanan pijat kamar dan room service. Lokasinya juga dekat dengan bandara Halim Perdanakusuma, cocok singgah di sini jika traveler kelelahan setelah penerbangan.

Alamat: Jl. Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur
Tarif per malam: Mulai Rp 400 ribu.

9. Heef Hotel

Heef Hotel bisa jadi opsi jika mencari penginapan berlokasi strategis. Dekat dengan sejumlah pusat perbelanjaan, tempat kuliner dan wisata, hingga Jakarta International Stadium (JIS) yang kerap dijadikan venue acara. Akses ke berbagai tempat juga mudah.

Hotel ini punya kamar bersih dengan pelayanan sigap. Terdapat kafe santai dan restoran outdoor bagi para tamu. Tersedia sarapan dengan sajian hidangan lezat yang bervariasi.

Alamat: Jl. Samanhudi, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 330 ribu.

10. Yellow Bee Tanah Abang

Yellow Bee Tanah AbangYellow Bee Tanah Abang (Yellow Bee Tanah Abang via Google Photo)

Bisa ke Yellow Bee Hotel kalau ingin staycation di tengah kota dengan akses mudah ke berbagai tempatnya. Lokasinya dekat dengan Pasaraya Tanah Abang, Mal Sarinah, maupun Monas.

Kamarnya bersih wangi walau berdekorasi minimalis. Tersedia kafe atau lounge dan terus outdoor.

Alamat: Jl. K.H. Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 380 ribu.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Cikini 82, Dari Rumah Ahmad Soebardjo Jadi Ruang Seni Elegan



Jakarta

Di balik tembok bergaya kolonial di kawasan Menteng, berdiri rumah bersejarah milik Ahmad Soebardjo, tokoh perumus kemerdekaan Indonesia. Kini, Cikini 82 bertransformasi menjadi ruang seni dan pameran batik yang menawan, mengajak pengunjung menjelajah sejarah lewat estetika.

Rumah Cikini 82 mencolok. Berada di jantung Cikini, yang berada di Jakarta Pusat, rumah kuno dengan gaya arsitektur kolonial itu memang tampak megah dan terawat dari balik pagar. Rupanya, rumah itu memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Bangunan Cikini 82 itu dulu tempat tinggal dari Ahmad Soebardjo, seorang tokoh penting sebagai Menteri Luar Negeri pertama di Republik Indonesia.


Rumah itu telah berdiri sejak 1860. Rumah tersebut sempat digunakan sebagai kantor pertama bagi Kementerian Luar Negeri setelah kemerdekaan Indonesia.

Rumah bergaya kolonial Cikini 82Rumah bergaya kolonial Cikini 82 (Qonita Hamidah/detikcom)

Kini, rumah itu bukan lagi milik keluarga Achmad Soebardjo, tetapi menjadi milik pribadi dari Lukas Budiono, seorang advokat di Indonesia. Kendati sudah pindah kepemilikan, kondisi di dalam rumah itu masih sama alias tidak ada perubahan, baik dari ruangan atau pun keramik lantai. Semua masih serupa aslinya.

Menurut penjelasan dari salah seorang petugas bernama Sarah, rumah itu dibuka saat ada event dan penyewaan venue.

“Pada tanggal 11 sampai 17 Oktober ini ada acara khusus, tetapi di hari biasa rumah ini tidak dibuka karena merupakan milik pribadi. Kami menyewa tempat ini khusus untuk mengadakan pameran batik,” ujar Sarah saat ditemui oleh detikTravel pada hari Rabu (15/10/2025).

Bangunan Klasik Bernuansa Kolonial

Cikini 82 didirikan di atas lahan yang luasnya mencapai 2.951 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 1.796 meter persegi. Kompleks rumah ini terdiri dari tiga bangunan utama, yaitu Main House, East Pavilion, dan West Pavilion.

Di Main House, para pengunjung dapat melihat ruang kerja dari Ahmad Soebardjo yang masih terjaga dengan baik, lengkap dengan koleksi buku-buku langka yang dimilikinya. Ruangan ini diberi pembatas berupa tali agar pengunjung tidak memasuki area pribadi.

Rumah bergaya kolonial Cikini 82Rumah bergaya kolonial Cikini 82 (Qonita Hamidah/detikcom)

Selain ruang kerja, terdapat juga ruang tamu (holding room) dan ballroom yang dindingnya dihiasi dengan berbagai karya seni dari pelukis terkenal Indonesia, seperti Affandi, Lee Man Fong, Widayat, Hendra Gunawan, Dullah, serta Walter Spies.

Tidak hanya itu, area rumah ini juga dilengkapi dengan pendopo, kantor kecil, mushola, serta fasilitas toilet untuk pria dan wanita. Suasana kolonial yang menenangkan langsung terasa saat memasuki halaman rumah.

Salah seorang pengunjung bernama Dinda mengungkapkan bahwa dirinya sangat terkesan dengan suasana yang ada.

“Bangunannya sangat khas kolonial, saat masuk terasa sejuk dan masih sangat asli. Di bagian belakang juga terdapat teras yang sangat estetik untuk berfoto,” kata Dinda.

Di dalam rumah, berbagai furnitur antik seperti lampu gantung, meja kayu, kursi klasik, hingga rak buku tua semakin memperkuat kesan bersejarah dari tempat ini.

Lokasi dan Akses ke Cikini 82

Bagi detikers yang ingin mengunjungi rumah bersejarah ini, lokasinya berada di Jalan Cikini Nomor 82, Jakarta Pusat. Akses menuju lokasi ini cukup mudah, detikers dapat menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Cikini, atau menggunakan bus TransJakarta dengan rute 5M dan 6H (arah Cikini). Sebagai alternatif, Anda juga dapat menggunakan rute JakLingko Jak10A.

Pameran Batik di Rumah Ahmad Soebardjo

Ketika detikTravel berkunjung pada Rabu (15/10/2025), rumah Ahmad Soebardjo sedang digunakan sebagai lokasi untuk pameran batik karya Quoriena Ginting.

Terdapat sekitar 30 karya batik dan songket yang dipamerkan, sebagian besar berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Pameran itu membuktikan bahwa rumah bersejarah tidak hanya menyimpan cerita masa lalu, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk ekspresi seni dan budaya masa kini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com