Tag Archives: nataru di jakarta

Mau Order Makanan di Kafe Jaksel Ini, Wajib Pakai Bahasa Isyarat



Jakarta

Banyak tempat asyik dan menarik yang bisa ditemukan di Jakarta Selatan. Salah satunya kafe yang berada di Kebayoran Baru yang memperkerjakan rekan-rekan tuli sebagai pekerjanya.

Nama kafe ini adalah Sunyi. Ya, namanya seolah mewakili suasana tenang dan tentram yang ditawarkan para karyawan Sunyi Coffee. Kafe ini berada di Jalan Barito no 31, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

detikTravel berkesempatan datang ke kafe yang mudah sekali dijangkau dengan transportasi umum ini. Hanya 15 menit berjalan kaki dari Halte Busway CSW atau MRT Blok M. Kafe ini dekat Taman Ayodia.


Membuka pintu, saya disambut oleh papan yang memandu cara memesan makanan menggunakan bahasa isyarat. Dengan senyum ceria, kasir menyapa menyambut dengan mengarahkan langsung ke buku menu.

Kafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta SelatanKafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Bila traveler sudah memutuskan mau memesan apa, langsung saja tunjuk dan kasir akan langsung memasukkan dalam pesanan. Untuk pembayaran, traveler bisa kok membayarnya dengan Qris.

Kamu tak usah khawatir, jika tidak bisa langsung menggunakan bahasa isyarat. Kamu bisa menggunakan bahasa tubuh atau gerak bibir. Atau lebih mudahnya tuliskan saja dalam note ponsel mu ingin memesan apa atau butuh apa. Lalu tunjukkan kepada pekerja di sini.

Menjelang pesanan datang, detikTravel pun berkeliling kafe unik satu ini. Suasananya asyik, ada pilihan mau duduk indoor atau di outdoor. Bangkunya pun banyak.

‘Tembok Harapan’, dinding yang ditempeli beragam catatan kecil ini menarik perhatian saya.

“Halo! Sama seperti kami, kalian juga pasti punya harapan. Yuk tulis harapan kalian di sini. Kita akan bantu doain ya biar terkabul,” kata-kata ini tertulis di Tembok Harapan. Tulisan ini pun dikelilingi catatan kecil warna-warni yang isinya semua doa dan harapan para pengunjung.

Kafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta SelatanTembok Harapan di dinding Kafe Sunyi (Syanti Mustika/detikcom)
Kafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta SelatanKafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Di dekat Tembok Harapan juga ada foto hitam putih yang menampilkan para kru Sunyi Coffee. Di sampingnya terdapat tulisan yang mengungkapkan rasa terimakasih para kru.

“Kopi Susu Paling Nyaman di Hati. Setiap gelas yang kamu beli bermanfaat untuk mendukung pelatihan disabilitas oleh Sunyyi Academy. Terimakasih sudah menjadi bagian dari perjuangan kami. Berkat kalian kami ada di sini,” begitu tulisan di samping foto.

Oh iya, selain tempat nongkrong, di sini traveler yang ingin ‘work from cafe’ bisa juga kok. Banyak tersedia colokan dan juga ada WiFi dan toilet.

Kafe ini juga ramah disabilitas. Selain bahasa isyarat, tempat ini juga ramah bagi pengguna kursi roda karena ada jalan khusus menuju ke dalam kafe. Juga beberapa penunjuk arah, seperti pemesan dan toilet tersedia dalam huruf Braille.

Suasana di sini sama seperti kafe pada umumnya kok. Mulai dari makanan dan minuman yang beragam, musik syahdu yang mendayu di ruangan dan orang-orang yang saling bercengkrama. Yang membedakan hanya kamu dilayani teman-teman tuli.

Nur Ismawati, yang datang bersama anaknya mengaku senang berkunjung ke Sunyi Coffee. Ternyata putranya lah yang mengusulkan untuk datang ke sini.

“Ini anak saya yang maksa datang ke sini karena dia tertarik dengan bahasa isyarat dan juga sedang belajar bahasa isyarat juga. Tempatnya nyaman dan makanannya juga enak,” kata Isma.

“Sebenarnya, kalau pandangan saya di sini sama seperti kafe pada umumnya ya, suasananya, terus juga saya perhatikan banyak juga yang datang untuk WFC. Cuma yang membedakan hanyalah dilayani oleh teman-teman yang mempunyai keterbatasan, untuk hal lain seperti cara melayani, rasa makanan sama saja. Enak, dan saya akan datang lagi” jelasnya.

Kafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta SelatanKafe Sunyi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Teruntuk harga makanan dan minuman mulai dari Rp 20 ribuan. Untuk jam operasional Minggu-Kamis 09.00 WIB-22.00 WIB, sedangkan Jumat-Sabtu pukul 09.00 WIB-23.00 WIB.

Selain di Barito, Kafe Sunyi juga ada di Alam Sutera dan Bekasi lho.

Nah, Kafe Sunyi bisa nih jadi pilihan kafe unik di Jakarta Selatan yang bisa dikunjungi selama liburan Nataru.

(sym/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Libur Natal, Main Saja ke Rumah Nenek yang Ada di Blok M Ini



Jakarta

Beberapa waktu lalu, viral sebuah restoran yang memperkerjakan nenek-nenek sebagai pelayannya. Kamu yang sedang rindu nenek atau ingin merasakan kehangatan sapaan nenek di kampung, datang saja ke Blok M.

Namanya Kafe Uma Oma. Sesuai dengan namanya, saat masuk ke sini kamu akan disambut oleh nenek-nenek berwajah ceria menyapa dan membukakan pintu. Rasanya, langsung membuat ingat memori waktu kecil ya.

Kafe sekaligus restoran ini terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama, di pintu masuk kamu bisa melihat open kitchen yang disebut ‘dapur Oma’. Di area ini kamu bisa makan, sembari melihat proses para kru memasak hingga menyiapkan makanan kamu.


Di lantai dua ada ‘ruang tamu Oma’. Lantai ini memiliki bar yang menyediakan beragam minuman. Ini adalah area coffee shop dengan beragam menu kopi dan non kopi.

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Di lantai tiga, ada area ruang keluarga. Terdapat juga beberapa meja yang bisa kamu duduki. Di lantai tiga juga ada toilet dan smoking room.

“Adapun menu favorit kita di sini yaitu empal gentong, cumi hitam dan nasi lidah Mentawai. Untuk minuman, kalau yang kopi ada kopi cucu dan kopi kesayangan. Sedangkan yang non coffee ada peach tea, lychee tea, dan susu coklat,” kata Noviya, salah satu server di Uma Oma kepada detikcom.

Noviya mengatakan konsep dari Uma Oma adalah membawa kehangatan rumah Nenek kepada para tamu. Jadi, para nenek-nenek yang bekerja di sini bertugas menyambut hingga melayani tamu juga.

“Para tamu boleh banget berinteraksi dengan oma-oma di sini, mau berfoto, mau bikin video atau ngobrol. Karena memang itu yang ingin kata bawa dimana tamu yang kangen dengan nenek, bisa melepas rindu di sini,” kata dia.

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)
Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Tak hanya dilayani oleh oma-oma, kafe pun didekorasi senyaman mungkin dengan beragam pernak-pernik yang khas sekali dipunyai oleh nenek-nenek. Seperti, rantang makanan, porselen yang menghiasi dinding, hingga karpet khas ruang tengah untuk kumpul-kumpul.

Sederhana, namun hangat.

Pada saat berkunjung, detikcom berinteraksi dengan salah satu oma bernama Rustinah. Dia pun membagi resep bugarnya di usianya yang lebih 70 tahun.

“Yang penting olahraga, senam-senam. Juga jaga makannnya, jangan sembarangan makan,” katanya.

Layaknya nenek yang memberi nasihat kepada cucunya, oma Rustinah pun menitipkan pesan untuk anak-anak muda tetap semangat dan menjaga sikap jujur melakukan apapun.

“Hidup ini harus dijalani dengan jujur, jangan macam-macam. Cari kerja sekarang susah, kalau sudah dapat kerja, jalani dengan sabar. Makannya dijaga,” katanya.

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Jam operasional

Teruntuk jam operasional Kafe Uma Oma, Senin-Jumat mulai pukul 10.00 WIB-22.00 WIB. Sedangkan saat weekend buka mulai 09.00 WIB-22.00 WIB.

Terkait momen libur Natal dan Tahun Baru, Uma Oma tetap buka. Jadi traveler yang sedang mencari rekomendasi tempat untuk kumpul keluarga di momen liburan, Uma Oma bisa jadi pilihan.

Harga makanan di sini mulai dari Rp 20 ribuan, dan minuman mulai dari Rp 10 ribuan.

Traveler juga bisa kerja di sini. Terdapat colokan dan WiFi yang mendukung kebutuhan kerja kamu. Banyak pilihan meja yang bisa kamu duduki.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com