Tag Archives: noda

Cara Ampuh Bersihkan Lemari Dapur Bebas Debu dan Noda


Jakarta

Ketika membersihkan dapur, hal pertama yang langsung menjadi perhatian adalah area kompor. Sebab, ada banyak noda minyak dan sisa makanan yang menempel di kompor sehingga dapur terlihat sangat kotor.

Meski begitu, bukan hanya kompor saja yang harus dibersihkan. Lemari dapur yang digunakan untuk menyimpan piring, gelas, hingga peralatan masak terkadang luput dari perhatian.

Padahal, lemari dapur yang tidak dibersihkan akan menjadi sangat kotor karena banyak debu yang menempel. Terutama di bagian atas lemari dapur yang mungkin tak pernah dibersihkan selama bertahun-tahun.


“Pelaku terbesarnya pastinya adalah pintu lemari dan bagian depan laci,” kata pakar kebersihan Jon Margalit, dilansir The Spruce, Minggu (22/11/2025).

Agar lemari dapur kembali bersih dan bebas debu serta noda, simak cara membersihkannya yang tepat dalam artikel ini.

Cara Mudah Bersihkan Lemari Dapur

Margalit menyebut membersihkan lemari membutuhkan sentuhan yang lembut. Soalnya, lapisan cat lemari gampang tergores, sedangkan permukaan kayu rentan kusam.

Tidak hanya debu, terkadang cipratan minyak, tetesan kuning telur, hingga tumpahan bumbu juga menyebabkan lemari dapur menjadi kotor.

“Lemak adalah yang paling sulit dihilangkan,” ujarnya.

Namun jangan khawatir, berikut cara membersihkan lemari dapur yang kotor dan penuh noda dengan tepat:

  1. Bersihkan debu di lemari dapur dengan kain microfiber kering atau tisue dapur
  2. Jika ditemukan ada noda minyak atau bumbu dapur, bersihkan pakai kain microfiber lembap secara perlahan. Jangan digosok terlalu keras karena dikhawatirkan merusak permukaan cat
  3. Kalau sudah hilang, lap lagi lemari dapur dengan kain microfiber kering
  4. Cek kembali lemari dapur apakah masih ada sisa-sisa noda dan debu atau tidak.

Apabila noda sulit hilang maka bisa menggunakan 2-3 tetes sabun cuci piring. Hindari memakai soda kue atau cairan pemutih karena dapat merusak lapisan pelindung kayu lemari dapur.

Selain membersihkan bagian luar dan dalam kabinet lemari, Margalit juga menyarankan untuk membersihkan bagian atas lemari dapur. Soalnya, area ini yang paling kotor oleh debu dan kotoran.

“Bagian atas lemari adalah yang paling utama! Setiap kali kami membersihkan dapur secara menyeluruh, bagian atas lemari selalu kotor,” ungkap Margalit.

Agar proses pembersihan lebih cepat, Margalit menganjurkan penggunaan mesin penyedot debut (vacuum cleaner) untuk mengatasi debu. Jika tidak punya vacuum cleaner bisa menggunakan kemoceng.

Setelah debu terangkat, lap bagian atas lemari dengan kain microfiber lembap agar lebih bersih. Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring untuk menghilangkan noda yang membandel. Jika sudah, lap lagi dengan kain microfiber kering agar permukaan lemari dapur cepat mengering.

Itulah cara mudah membersihkan lemari dapur yang kerap dipenuhi debu dan kotoran. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Noda di Plafon Belum Tentu Karena Bocor! Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Saat musim hujan tiba, banyak pemilik rumah terkejut ketika menemukan noda lembap atau bercak kekuningan di plafon. Padahal, atap terlihat baik-baik saja dan tidak ada tanda kebocoran. Fenomena ini sering kali bukan rembesan hujan, melainkan kondensasi uap air yang diam-diam terbentuk di balik lapisan atap.

Ketika kelembapan dalam rumah meningkat, baik akibat aktivitas harian seperti mandi, memasak, hingga kualitas ventilasi yang buruk, uap air akan naik dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin di area langit-langit. Di titik inilah uap berubah menjadi tetesan air, memicu bercak, noda, hingga potensi jamur yang bisa merusak interior rumah.

Dilansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa penyebab kondensasi di plafon dan cara mengatasinya.


Penyebab Kondensasi di Plafon

Tingkat Kelembapan Dalam Ruangan yang Tinggi

Aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci bisa meningkatkan kelembapan udara di dalam rumah. Jika kelembapan ini tidak dikontrol, uap air akan naik ke bagian langit-langit dan berkondensasi di permukaan plafon atau bagian rangka atap.

Isolasi Plafon yang Buruk

Insulasi yang kurang atau tidak merata bisa menciptakan titik dingin. Pada bagian tersebut, suhu bisa lebih rendah, sehingga udara lembap yang bersentuhan di sana akan lebih mudah mengembun.

Ventilasi yang Tidak Efisien

Kurangnya aliran udara di loteng atau ruang atas plafon membuat uap air sulit keluar. Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan akan terus menumpuk, memperbesar peluang kondensasi.

Kebocoran Atap yang Meniru Kondensasi

Kadang noda di plafon menyerupai bekas kebocoran, namun sebenarnya berasal dari kondensasi. Perlu diketahui perbedaannya agar solusi yang diambil tepat.

Penyaluran Udara Panas

Struktur bangunan seperti rangka baja atau kayu bisa menjadi penyaluran panas, yaitu bagian yang memindahkan panas dengan cepat dan menciptakan area yang lebih dingin. Titik-titik ini rentan menjadi lokasi embun uap air.

Cara Menangani & Mencegah Kondensasi di Plafon

Berikut beberapa langkah efektif untuk mengatasi masalah kondensasi dan mencegah munculnya bercak di plafon.

Kurangi Kelembapan dalam Ruangan

Penggunaan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa dilakukan, untuk mengeluarkan uap lembap dalam ruangan. Gunakan juga ventilasi yang cukup besar agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Pertimbangkan juga untuk memakai dehumidifier jika kelembapan ruangan sangat tinggi.

Perbaiki Insulasi Plafon

Tambahkan atau perbaiki lapisan insulasi di plafon untuk mengurangi titik dingin. Insulasi yang baik akan menjaga suhu bagian dalam plafon agar lebih stabil, mengurangi risiko embun.

Tingkatkan Ventilasi Loteng

Kalau di rumah ada loteng, pastikan loteng memiliki ventilasi yang cukup agar udara lembap bisa keluar. Ventilasi yang baik dapat sangat mengurangi penumpukan kelembapan.

Pastikan Bukan Karena Kebocoran

Sebelum menyimpulkan bahwa masalahnya berasal dari kondensasi, periksa terlebih dahulu apakah ada kebocoran pada atap, talang, atau saluran air. Kondensasi sering terlihat mirip dengan air menetes akibat kebocoran, sehingga mudah membuat orang salah diagnosis. Setelah memastikan semua jalur air dan struktur atap dalam kondisi baik, sumber masalah yang sebenarnya dapat diketahui dan dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Mengeringkan Plafon yang Basah

Jika plafon sudah lembap, lakukan pengeringan dengan hati-hati agar uap air yang mengendap bisa hilang sebelum menyebabkan jamur atau kerusakan struktur.

Itulah penyebab noda yang muncul di plafon karena kondensasi dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Dapur Bisa Kinclong Lagi Cuma Pakai Minyak Kelapa, Begini Caranya


Jakarta

Dapur merupakan salah satu area yang paling cepat kotor di rumah. Biasanya, dapur akan terasa lengket akibat cipratan minyak atau terdapat banyak noda karena bumbu masakan.

Membiarkan dapur dalam keadaan kotor bisa menimbulkan aroma tidak sedap ke seluruh rumah. Selain itu, akan banyak hewan-hewan seperti tikus, semut, hingga kecoak yang muncul di dapur.

Maka dari itu penting untuk membersihkan dapur secara rutin, terutama setelah memasak. Dapur umumnya dibersihkan menggunakan sabun agar kembali bersih dan wangi.


Namun, pakar kebersihan menemukan cara alami yang diklaim lebih efektif untuk membersihkan dapur, yakni menggunakan minyak kelapa. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

Manfaat Minyak Kelapa Untuk Bersihkan Dapur

Dilansir The Spruce, Minggu (23/11/2025), pakar kebersihan Marla Mock mengatakan minyak kelapa sangat bagus digunakan sebagai pembersih dapur. Sebab, minyak ini mampu melumasi dan memoles peralatan dapur secara alami.

“Produk ini dapat mengangkat kotoran, menghilangkan residu lengket, dan membuat permukaan dapur jadi mengilap tanpa menggunakan bahan kimia,” katanya.

Mock membagikan beberapa tips membersihkan peralatan di dapur dengan menggunakan minyak kelapa. Simak di bawah ini:

1. Kompor

Mungkin detikers bertanya-tanya, “Kenapa membersihkan kompor yang penuh noda minyak malah pakai minyak kelapa?”

Ternyata, minyak kelapa dapat mengatasi noda membandel sekaligus membuat kompor jadi terlihat bersih layaknya seperti baru. Caranya dengan membersihkan noda-noda membandel terlebih dulu dengan kain lembap yang ditambahkan sabun.

Setelah seluruh noda terangkat, lap kembali kompor dengan kain lembap yang dicampur dengan minyak kelapa. Lap kompor secara menyeluruh hingga ke sudut-sudutnya.

Setelah itu, gunakan lap kering untuk mengelap sisa-sisa noda yang masih tersisa di kompor. Voila! Kompor jadi lebih bersih dan kinclong.

2. Lemari Dapur

Lemari dapur juga patut dibersihkan secara berkala karena sering ditemukan banyak debu yang menumpuk. Untuk membersihkan lemari dapur ternyata cukup menggunakan minyak kelapa.

Caranya mudah banget, cukup oleskan sedikit minyak kelapa ke permukaan lemari dapur secara merata. Tunggu sekitar 5 menit, baru kemudian dilap menggunakan kain microfiber kering secara perlahan.

3. Wastafel

Apabila wastafel di dapur terlihat kusam, coba bersihkan dengan minyak kelapa agar terlihat kinclong lagi. Cukup menuangkan sedikit minyak kelapa ke kain yang lembut, lalu gosok wastafel secara perlahan sampai terlihat mengilap.

4. Noda Membandel

Ada banyak noda membandel yang muncul di dapur, terutama di kompor dan dinding. Untuk mengatasinya, Mock menyarankan pakai minyak kelapa.

“Oleskan minyak kelapa sedikit demi sedikit pada sisa noda yang lengket, seperti noda berminyak atau sisa makanan di meja dapur,” ujarnya.

Setelah dilap, diamkan selama 5-10 menit agar minyak kelapa dapat bereaksi. Setelah itu, bersihkan noda dengan kain microfiber kering.

Itulah segudang manfaat minyak kelapa untuk membersihkan dapur yang kotor. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Bersihkan Nat Keramik Bisa Pakai Soda Kue, Caranya Gampang Banget!


Jakarta

Nat keramik merupakan bahan pengisi yang digunakan untuk mengisi celah antar keramik. Fungsi utamanya untuk mencegah air dan debu masuk ke celah keramik.

Namun, nat keramik lantai akan kotor karena terjadi penumpukan kotoran dan debu yang sulit dibersihkan. Kalau jarang dibersihkan maka bisa mengganggu estetika keramik lantai maupun dinding.

Maka dari itu, penting untuk membersihkan nat keramik secara berkala. Selain menggunakan produk pembersih yang dijual di pasaran, kamu juga bisa pakai bahan alami seperti soda kue.


Ingin tahu cara membersihkan nat keramik dengan cepat dan mudah menggunakan soda kue? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Cara Bersihkan Nat Keramik dengan Soda Kue

Nat keramik perlu dirawat dan dibersihkan secara berkala. Biasanya, nat keramik dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus, tetapi jika terlalu banyak bisa menimbulkan kerusakan pada keramik akibat efek bahan kimia.

Dilansir dari situs Real Simple, Minggu (23/11/2025), cara lain untuk membersihkan nat keramik yakni menggunakan soda kue. Bahan ini dinilai lebih aman sekaligus tidak menimbulkan kerusakan yang parah pada keramik.

Sebab, soda kue memiliki sifat abrasif sehingga dapat mengangkat kotoran yang menempel. Agar lebih efektif mengangkat kotoran dan noda di nat keramik, soda kue perlu dibuat semacam pasta.

Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membersihkan nat keramik menggunakan soda kue:

1. Buat Pasta Soda Kue

Langkah pertama adalah dengan membuat soda kue. Caranya dengan menuangkan 4-5 sendok makan soda kue ke dalam wadah, lalu tuang air secukupnya. Setelah itu, aduk sampai membentuk pasta.

2. Oleskan ke Nat Keramik

Kemudian oleskan pasta soda kue ke nat keramik yang kotor dan banyak noda. Oleskan secara merata agar ampuh membersihkan kotoran yang menempel.

3. Diamkan Selama 10 Menit

Setelah itu, diamkan pasta soda kue yang sudah dioleskan ke nat keramik selama 10-15 menit agar bereaksi terhadap kotoran.

4. Sikat Nat Keramik

Siapkan sikat gigi bekas atau sikat yang berbulu halus untuk menyikat nat keramik. Lakukan secara perlahan agar tidak menimbulkan goresan halus pada keramik.

5. Bilas dengan Air

Usai menyikat nat keramik, segera dibilas dengan air bersih. Setelah itu, lap dengan kain microfiber agar cepat kering.

Apabila masih menemukan sisa noda di nat keramik lantai, ulangi langkah-langkah di atas. Jika soda kue masih belum ampuh mengangkat noda membandel, cobalah menggunakan cairan pembersih khusus nat.

Sebagai pengingat, hindari penggunaan pemutih untuk membersihkan nat keramik lantai. Cairan ini bisa merusak jenis keramik tertentu sehingga tidak disarankan untuk dipakai.

Demikian cara mudah bersihkan nat keramik lantai dengan soda kue. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Noda di Plafon Belum Tentu Karena Bocor, Bisa Jadi Ini Biang Masalahnya!



Jakarta

Saat musim hujan tiba, banyak pemilik rumah terkejut ketika menemukan noda lembap atau bercak kekuningan di plafon. Padahal, atap terlihat baik-baik saja dan tidak ada tanda kebocoran. Fenomena ini mungkin saja bukan rembesan hujan, melainkan kondensasi uap air yang diam-diam terbentuk di balik lapisan atap.

Ketika kelembapan dalam rumah meningkat, baik akibat aktivitas harian seperti mandi, memasak, hingga kualitas ventilasi yang buruk, uap air akan naik dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin di area langit-langit. Di titik inilah uap berubah menjadi tetesan air, memicu bercak, noda, hingga potensi jamur yang bisa merusak interior rumah.

Dilansir dari Home and Garden, berikut beberapa penyebab kondensasi di plafon dan cara mengatasinya.


Penyebab Kondensasi di Plafon

Tingkat Kelembapan Dalam Ruangan yang Tinggi

Aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci bisa meningkatkan kelembapan udara di dalam rumah. Jika kelembapan ini tidak dikontrol, uap air akan naik ke bagian langit-langit dan berkondensasi di permukaan plafon atau bagian rangka atap.

Isolasi Plafon yang Buruk

Insulasi yang kurang atau tidak merata bisa menciptakan titik dingin. Pada bagian tersebut, suhu bisa lebih rendah, sehingga udara lembap yang bersentuhan di sana akan lebih mudah mengembun.

Ventilasi yang Tidak Efisien

Kurangnya aliran udara di loteng atau ruang atas plafon membuat uap air sulit keluar. Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan akan terus menumpuk, memperbesar peluang kondensasi.

Kebocoran Atap yang Meniru Kondensasi

Kadang noda di plafon menyerupai bekas kebocoran, namun sebenarnya berasal dari kondensasi. Perlu diketahui perbedaannya agar solusi yang diambil tepat.

Penyaluran Udara Panas

Struktur bangunan seperti rangka baja atau kayu bisa menjadi penyaluran panas, yaitu bagian yang memindahkan panas dengan cepat dan menciptakan area yang lebih dingin. Titik-titik ini rentan menjadi lokasi embun uap air.

Cara Menangani & Mencegah Kondensasi di Plafon

Berikut beberapa langkah efektif untuk mengatasi masalah kondensasi dan mencegah munculnya bercak di plafon.

Kurangi Kelembapan Dalam Ruangan

Penggunaan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa dilakukan, untuk mengeluarkan uap lembap dalam ruangan. Gunakan juga ventilasi yang cukup besar agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Pertimbangkan juga untuk memakai dehumidifier jika kelembapan ruangan sangat tinggi.

Perbaiki Insulasi Plafon

Tambahkan atau perbaiki lapisan insulasi di plafon untuk mengurangi titik dingin. Insulasi yang baik akan menjaga suhu bagian dalam plafon agar lebih stabil, mengurangi risiko embun.

Tingkatkan Ventilasi Loteng

Pastikan ruang loteng memiliki ventilasi yang cukup agar udara lembap bisa keluar. Ventilasi yang baik dapat sangat mengurangi penumpukan kelembapan.

Identifikasi dan Atasi Thermal Bridging

Cari bagian struktur yang mungkin berfungsi sebagai penyaluran udara panas, misalnya rangka kayu ataupun logam. Perkuat isolasi di sekitar area tersebut.

Pastikan Bukan Karena Kebocoran

Sebelum menyimpulkan bahwa masalahnya berasal dari kondensasi, periksa terlebih dahulu apakah ada kebocoran pada atap, talang, atau saluran air. Kondensasi sering terlihat mirip dengan air menetes akibat kebocoran, sehingga mudah membuat orang salah diagnosis. Dengan memastikan semua jalur air dan struktur atap dalam kondisi baik, sumber masalah yang sebenarnya dapat diketahui dan dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Mengeringkan Plafon yang Basah

Jika plafon sudah lembap, lakukan pengeringan dengan hati-hati agar uap air yang mengendap bisa hilang sebelum menyebabkan jamur atau kerusakan struktur.

Itulah penyebab noda yang muncul di plafon karena kondensasi dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cukup 4 Bahan Dapur Ini Untuk Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi


Jakarta

Seiring penggunaan, lantai kamar mandi akan menguning, berkerak, dan bernoda. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat mengganggu estetika serta berisiko membuat penghuni rumah terpeleset karena sangat licin.

Pada umumnya, noda kuning di lantai kamar mandi disebabkan oleh produk pembersih dan perlengkapan mandi yang mengandung bahan kimia. Selain itu, kondisi air yang mengandung zat besi tinggi juga jadi pemicu lantai menguning.

Untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi ternyata sangat mudah. Bahkan bisa pakai bahan dapur yang sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi

Agar nyaman saat digunakan, pastikan lantai kamar mandi disikat secara rutin agar tidak kotor dan menguning. Kalau sudah kotor, kamu dapat membersihkannya dengan sejumlah bahan-bahan sederhana.

Dilansir situs Nobroker dan Cleanipedia, Senin (24/11/2025), berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengatasi noda kuning lantai kamar mandi:

1. Cuka

Cuka mengandung asam yang dapat membantu menghilangkan jamur, lumut, serta noda kuning di lantai kamar mandi. Meski sifatnya asam, tetapi cuka tidak merusak permukaan keramik kamar mandi.

Cara pakainya sangat mudah, cukup campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata. Kemudian tuang ke lantai kamar mandi yang menguning dan gosok menggunakan sikat.

Setelah digosok, bilas lantai kamar mandi dengan air bersih. Jika masih ada noda kuning, ulangi kembali langkah-langkah di atas.

2. Soda Kue

Soda kue (baking soda) bisa menjadi pilihan alternatif untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Sebab, soda kue dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran yang menempel.

Cara penggunaannya cukup dengan mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk hingga menjadi pasta. Agar lebih efektif bisa ditambahkan 2-3 tetes cuka ke dalam pasta soda kue.

Setelah itu, oleskan pasta tadi ke lantai kamar mandi yang menguning dan biarkan semalaman. Esok harinya, bersihkan lantai dengan sikat sampai noda kuning menghilang.

3. Garam

Tidak hanya sebagai bumbu masak, garam juga disebut ampuh untuk mengatasi noda kuning di lantai kamar mandi. Selain itu, garam dikenal sebagai desinfektan yang sangat ampuh membunuh kuman dan jamur.

Caranya cukup dengan membasahi seluruh lantai kamar mandi, terutama yang penuh noda kuning, kemudian taburkan garam yang cukup banyak secara merata. Tunggu selama 1-2 jam, lalu gosok dengan sikat atau spons. Jika sudah bersih, bilas lantai dengan air agar seluruh noda terangkat.

4. Air Lemon

Sama seperti cuka, kandungan asam pada air lemon disebut mampu mengangkat noda kuning di kamar mandi. Asam sitrat pada lemon juga bisa melarutkan kotoran, minyak, dan kerak yang menempel.

Cukup mencampur lemon asli dan tambahkan sedikit air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok terlebih dahulu agar lemon dan air tercampur rata.

Semprotkan air lemon ke lantai kamar mandi yang menguning, lalu diamkan selama 10-15 menit agar lemon bereaksi. Setelah itu, gosok menggunakan sikat dan bilas lantai dengan air agar seluruh noda bisa terangkat.

Itulah empat bahan dapur yang ternyata bisa mengangkat noda kuning di lantai kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Baju Harus Dibalik saat Dicuci? Ini Kata Pakar



Jakarta

Saat mencuci baju, biasanya dilakukan dalam keadaan terbalik yaitu bagian dalamnya di luar. Hal ini ternyata ada manfaatnya lho.

Membalik pakaian saat dicuci bisa menjaga warna agar tidak pudar. Selain itu, membalik bagian dalam jeans ke luar bisa mencegah iritasi bahan pakaian lain yang sensitif karena bergesekan dengan ritsleting, kancing, atau bahan berat lainnya.

“Mencuci pakaian dan membaliknya akan membantu melindungi kain luar dari gesekan selama pencucian, yang sangat penting untuk mempertahankan warna dan membuat pakaian tampak baru,” kata Forrest Webber, pemilik Bear Brothers Cleaning dikutip dari Real Simple, Selasa (25/11/2025).


Selain itu, cara ini juga bisa melindungi motif dan sulaman pakaian membersihkan bagian dalam pakaian hingga menghilangkan keringat.

Walaupun membalik pakaian tidak bisa mencegah warna pudar, setidaknya bisa memperlambat proses itu.

Walau demikian, tidak semua pakaian bisa dicuci dengan cara bagian dalamnya dibalik. Berikut ini beberapa pakaian yang bisa dicuci dengan bagian dalam yang ada di luar.

– Jeans
– Pakaian olahraga
– Kemeja katun
– Pakaian berwarna cerah
– Pakaian berwarna gelap
– Bahan halus dan bebas noda

Kalau ada pakaian berwarna gelap atau cerah dan ingin mempertahankan kecerahan warnanya, balikkan pakaian tersebut sebelum dicuci.

“Ini akan mencegah pudarnya pakaian berwarna gelap atau cerah dan akan mempertahankan sulaman atau sablon,” kata Webber.

Kalau pakaian terkena noda, perlu mengatasinya terlebih dulu dan membersihkannya dengan sisi yang benar. Ini akan membantu menghilangkan noda sebaik mungkin.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Pasar Cimol Gedebage Bandung, Tempat Thrifting dengan Harga Miring


Jakarta

Bagi warga Bandung dan sekitarnya, tentu sudah tak asing dengan Pasar Cimol Gedebage. Tempat itu merupakan salah satu pusat thrifting terbesar di Kota Kembang.

Membeli baju second layak pakai alias thrifting sedang tren di kalangan anak muda. Selain karena harganya murah, beberapa di antaranya merupakan pakaian branded yang harganya cukup mahal jika dibeli dalam kondisi baru.

Sedikit informasi, Cibadak Mal atau biasa disebut Cimol berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Pada awalnya, Pasar Cimol terletak di Jalan Cibadak.


Namun, pada 2004 Pasar Cimol akhirnya dipindahkan ke Gedebage oleh Wali Kota Bandung saat itu, Dada Rosada. Semula, para pedagang mendirikan tenda dan menjual dagangannya di tanah kosong. Lalu pada 2010, seluruh pedagang akhirnya dipindahkan ke dalam gedung pasar.

Nah, apa saja sih aktivitas seru yang bisa dilakukan selama di Pasar Cimol Gedebage? Simak dalam artikel ini.

Aktivitas Seru di Pasar Cimol Gedebage

Daya tarik utama Pasar Cimol Gedebage adalah sebagai tempat jualan barang second terbesar di Bandung. Maka dari itu, tempat ini selalu ramai dikunjungi masyarakat yang ingin thrifting dengan harga miring.

Selama di pasar ini, kamu bisa berkeliling mencari pakaian mulai dari kaus, kemeja, jaket, sepatu, rok, celana, tas, topi, dan berbagai aksesoris lainnya. Merek pakaiannya juga bermacam-macam, mulai dari barang branded hingga merek yang asing di telinga juga dijual di Pasar Cimol Gedebage.

Dalam catatan detikJabar, untuk harga pakaian yang dijual juga bermacam-macam, tergantung jenis, kondisi, hingga mereknya. Ada salah satu pedagang yang menjual kemeja dan kaus kerah mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 50.000.

Pasar Cimol Gedebage di Kota Bandung.(Kevin Alfarizky/detikJabar)

Selain itu, ada juga lapak pedagang yang menjual pakaian khusus perempuan. Adapun sejumlah pakaian yang dijual, mulai dari blazer, baju panjang, hingga baju vintage dengan harga mulai dari Rp 35.000 saja.

Salah satu kelebihan berbelanja pakaian second adalah masih bisa ditawar. Jika kamu menemukan kemeja, celana, atau kaus dengan harga yang dirasa terlalu mahal, cobalah untuk menawar harga dengan pedagang hingga menemukan harga yang pas.

Kalau perut sudah lapar, jangan khawatir. Sebab, ada banyak pedagang makanan di dalam Pasar Cimol Gedebage, mulai dari bakso, siomay, batagor, mie ayam, dan lain sebagainya. Setelah perut kembali terisi, saatnya detikers kembali thrifting untuk mencari baju yang cocok.

Tips Thrifting di Pasar Cimol Gedebage

Bagi detikers yang ingin thrifting di Pasar Cimol Gedebage, sebaiknya ketahui dulu tips-tipsnya sebelum membeli pakaian second. Jadi, kamu tidak akan menyesal atau rugi setelah thrifting seharian. Daripada penasaran, berikut tipsnya:

1. Siapkan Uang Tunai

Sebelum berbelanja, sebaiknya siapkan uang tunai terlebih dahulu. Kamu bisa mengambil uang di ATM sesuai budget untuk berbelanja.

Sebab, Pasar Cimol Gedebage merupakan pasar tradisional. Jadi, lebih mudah dan cepat bertransaksi jika menggunakan uang tunai.

2. Datang Sejak Pagi Hari

Pasar Cimol Gedebage selalu ramai dikunjungi masyarakat yang ingin thrifting. Agar lebih leluasa mencari pakaian yang diinginkan, sebaiknya datang sejak pagi hari.

3. Bawa Tas Belanja Sendiri

Kalau detikers berniat ingin membeli barang dalam jumlah banyak, sebaiknya siapkan tas belanja sendiri dari rumah. Cara ini dapat memudahkan kamu saat berkeliling sehingga tidak kerepotan membawa banyak kantong plastik berisi baju.

4. Cek Kondisi Pakaian

Sebelum membeli, cobalah cek kondisi pakaiannya terlebih dahulu. Pastikan barang yang kamu beli masih dalam kondisi layak pakai dan tidak ada noda. Jika ditemukan kerusakan atau bekas noda yang sulit hilang, sebaiknya kamu mencari pakaian yang lain.

5. Pintar Menawar Harga

Agar bisa mendapatkan pakaian dengan harga miring, detikers harus pandai menawar. Pada umumnya, pedagang mematok suatu barang dengan harga cukup tinggi agar bisa meraup keuntungan besar.

Jadi, cobalah untuk menawar harga dengan santai. Jika tidak menemukan harga yang cocok, cobalah mencarinya ke toko lain. Siapa tahu kamu bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah.

Itu tadi pembahasan mengenai Pasar Cimol Gedebage yang menjadi pusat thrifting di Bandung. Apakah detikers pernah berkunjung ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com