Tag Archives: nusa tenggara

Berapa Besar Cicilan Minimal buat Beli Rumah Subsidi? Ini Hitungannya



Jakarta

Sebelum mencicil rumah, kita harus tahu besaran cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Sebagai contoh jika ingin membeli rumah subsidi, jumlah cicilannya akan sama dari awal hingga akhir karena bank hanya mengenakan bunga tetap (flat).

Skema ini tentu mempermudah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang gajinya di bawah bawah UMH hingga Rp 14 jutaan. Namun, sebelum mengambil cicilan, ketahui dahulu minimal cicilan yang perlu dikeluarkan untuk membeli rumah subsidi agar dapat mengukur kemampuan membayar.

Langkah pertama untuk mengetahui jumlah cicilan minimal rumah subsidi adalah ketahui dahulu harga rumah subsidi terbaru. Berikut daftarnya.


1. Wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Sumatra (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai) untuk tahun 2024 sebesar Rp 166 juta.

2. Wilayah Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu) pada tahun tahun 2024 sebesar Rp 182 juta.

3. Untuk wilayah Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas) sebesar Rp 173 juta.

4. Wilayah Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Mahakam Ulu untuk tahun 2024 sebesar Rp 185 juta.

5. Wilayah Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Selatan untuk tahun 2024 sebesar Rp 240 juta.

Dari harga rata-rata rumah subsidi tersebut, kita bisa memperkirakan minimal cicilan yang harus dikeluarkan setiap bulan.

Sebagai gambaran, asumsikan kita ingin mengambil rumah di Jabodetabek seharga Rp 185 juta. Tenor KPR yang diambil 20 tahun dengan bunga yang dikenakan 5 persen, dan tanpa dikenakan uang muka.

Berdasarkan hasil simulasi kalkulator rumah subsidi Bank BTN, besar cicilan minimal yang akan dikenakan sekitar Rp 1,3 juta per bulan.

Lalu, untuk harga rumah di Jabodetabek Rp 166 juta, dengan tenor dan suku bunga yang sama, besar cicilan paling kecil yang harus disiapkan sekitar Rp 1,1 juta per bulan.

Besaran minimal ciicilan KPR rumah subsidi ini dapat berbeda, tergantung pada harga rumah, tenor atau jangka waktu cicilan, dan bunga yang dipilih. Perhitungan ini sifatnya hanya sebagai gambaran agar calon nasabah bisa memperkirakan uang yang perlu disiapkan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Pulau Unik di NTT yang Dapat Ditempuh dengan Jalan Kaki saat Laut Surut



Jakarta

Di bagian utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat satu pulau unik yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki saat laut surut.

Adalah pulau Nusa Kutu yang terletak di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Tempat itu sekitar 100 meter dari daratan Flores. Pulau itu memiliki struktur karang kokoh yang memiliki sabana di atasnya.

Pulau ini dulunya bagian dari Pulau Flores. Namun akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Sikka pada 1992, Nusa Kutu terpisah dan menjadi pulau mandiri.


Untuk mengunjungi pulau ini, pengunjung dapat berkendara dari Kota Maumere ke arah barat melalui jalur Pantura menuju Desa Kolisia. Perjalanan memakan waktu sekitar 20-25 menit.

Setibanya di Kolisia, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan pasir putih yang halus. Tersedia pondok kecil di sekitar lokasi parkir yang bisa disewa, menciptakan suasana santai sebelum perjalanan ke pulau dimulai.

Setelah tiba di lokasi, biaya parkir yang dikenakan cukup terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. Selain area parkir, pengunjung dapat menyewa balai-balai kecil dengan harga Rp 20.000, tempat yang nyaman untuk bersantai menikmati pemandangan.

Untuk mencapai Nusa Kutu, pengunjung dapat menggunakan perahu milik nelayan setempat dengan waktu tempuh sekitar 5-7 menit saat laut pasang.

Uniknya, jika air laut sedang surut, pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri pesisir menuju pulau sambil ditemani deburan ombak. Jalur ini memberikan pengalaman unik, seolah menyusuri jalur alami yang menghubungkan daratan dengan pulau kecil ini.

Untuk mencapai puncak Nusa Kutu, pengunjung perlu berjalan sekitar 50 meter melewati lereng bukit. Dari sana, pemandangan luas ke arah laut dan pulau di sekitarnya menjadi panorama yang tak terlupakan.

Salah satu momen terbaik untuk mengunjungi Nusa Kutu adalah saat senja. Keindahan matahari terbenam di pulau ini menciptakan pemandangan memukau, menjadikannya surga bagi para pecinta sunset.

Bagi Anda yang mencari destinasi unik di Kabupaten Sikka, Nusa Kutu menawarkan pengalaman wisata alam yang asri dan menenangkan, lengkap dengan pemandangan indah dan suasana eksotis. Nikmati keindahan dan ketenangan Nusa Kutu di akhir pekan Anda!

__________________

Artikel ini telah tayang di detikBali

(wkn/wkn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Tugu Ini Jadi Saksi Tempat Pembakaran Jenazah Tentara Jepang Saat Perang



Kupang

Di Kupang, ada satu tugu yang dibangun untuk menjadi saksi bisu pembakaran jenazah tentara Jepang yang gugur saat perang. Bagaimana kisahnya?

Tidak sedikit situs bersejarah peninggalan zaman Perang Dunia II di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kini dijadikan objek wisata.

Salah satunya adalah Tugu Jepang di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Namun, berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tugu Jepang itu kini terkesan tidak terawat.


Beberapa pondok mengelilingi tugu tersebut. Selain itu, sebagian pagar besi tugu juga sudah mulai rusak dan nampak tidak dipelihara dengan baik.

Tugu Jepang di Kupang dibangun sejak 1943. Tugu ini difungsikan untuk tempat pembakaran jenazah tentara Jepang yang meninggal saat perang.

Almarhum Sersan Mayor TNI (Purn) Filipus Mabikafola menjadi saksi sejarah pembangunan Tugu Jepang itu. Anak Filipus, Anselmus Mabikafola (66), mengisahkan pembangunan Tuju Jepang berdasarkan cerita ayahnya.

“Pembangunan tugu itu setahun setelah Jepang masuk Indonesia. Tugu itu dikerjakan oleh orang pribumi dengan pengawasan ketat tentara Jepang, ini diceritakan bapak,” ujar Anselmus.

Anselmus mengungkapkan ayahnya adalah pensiunan tentara yang bekerja di Dinas Teknik Umum Angkatan Udara RI. Ayahnya saat itu ditugaskan untuk menjaga tugu tersebut.

“Almarhum ayah saya dulunya dipercaya untuk menjaga tugu itu usai perang berakhir,” terangnya.

Tugu yang berbentuk persegi empat dengan 17 anak tangga itu menampilkan sejumlah nama-nama tentara Jepang yang jenazahnya dibakar di lokasi tersebut.

“Sebelumnya ada marmer yang bertuliskan nama-nama tentara. Namun disayangkan, marmer itu hilang dicuri orang,” kata Anselmus.

Rombongan veteran tentara Jepang pernah mengunjungi situs Tugu Jepang itu pada 1983. Mereka melakukan ritual penyembahan dan penghormatan dengan membakar kemenyan mengelilingi situs itu.

Tugu Jepang kini telah dijadikan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Bali, Wilayah Kerja Prov. Bali, NTB, dan NTT. Penetapannya sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

8 Tempat Wisata Labuan Bajo yang Menawarkan Pemandangan Indah


Jakarta

Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi para turis lokal hingga mancanegara. Sebab, ada banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan alam indah.

Salah satu daya tarik dari Labuan Bajo adalah keberadaan komodo di Pulau Komodo. Namun tak hanya itu, ada sejumlah daya tarik lain dari Labuan Bajo yang memukau, mulai dari keindahan bawah laut hingga view matahari terbenam. Bakal menyesal deh kalo nggak datang!

Lalu, apa saja tempat wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Labuan Bajo yang Punya Pemandangan Indah

Ada sejumlah tempat wisata di Labuan Bajo yang memiliki pemandangan indah. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

1. Pulau Komodo

Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTKomodo, satwa endemik di Labuan Bajo (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

Kalau berkunjung ke Labuan Bajo, rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke Pulau Komodo. Di pulau ini terdapat hewan komodo, yakni kadal berukuran raksasa yang masih hidup sejak zaman pra sejarah.

Selain melihat komodo dari dekat, kamu juga bisa menikmati keindahan alam mulai dari hamparan pepohonan, perbukitan yang hijau, dan pantai yang bersih.

Pulau Komodo termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola Pemerintah Pusat. Agar bisa sampai ke sana, kamu dapat menggunakan kapal, speedboat, atau kapal phinisi mewah agar sampai di Taman Nasional Komodo.

Harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo dipatok sebesar Rp 250.000 hingga Rp 300.000 untuk turis lokal. Sedangkan untuk turis mancanegara dikenakan tarif Rp 400.000 sampai Rp 450.000.

2. Pulau Rinca

Selain ke Pulau Komodo, travelers juga bisa melihat komodo di Pulau Rinca. Selain melihat kadal raksasa, kamu juga bisa menikmati suasana alam yang begitu menakjubkan dari pulau ini.

Hamparan padang rumput yang luas, pasir pantai yang putih, dan barisan bukit yang indah membuat para wisatawan betah berlama-lama di sini. Jika kamu suka mendaki, disarankan datang menjelang sore hari agar bisa melihat sunset.

Sebagai informasi, Pulau Rinca didominasi oleh padang savana. Dengan cuaca yang terik, komodo di pulau ini memiliki sifat yang lebih ganas. Jadi, hati-hati selama di sana, ya.

Tertarik ke Pulau Rinca? Jika iya, maka siapkan uang sebesar Rp 50.000 per orang untuk tiket masuk. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

3. Pulau Padar

Pulau Padar di TN Komodo, Manggarai Barat, NTTPulau Padar (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

Pulau Padar merupakan pulau terbesar ketiga di kawasan Taman Nasional Komodo setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau ini menawarkan pemandangan alam yang begitu indah dengan gugusan bukit yang artistik, hamparan pasir putih, dan laut biru.

Pulau Padar dapat dikunjungi wisatawan saat pagi dan sore hari. Waktu terbaiknya adalah di pagi hari, sebelum terik matahari menyengat. Jika beruntung, kamu bisa melihat gerombolan rusa di bibir pantai ketika turun dari kapal. Tenang saja, rusa-rusa tersebut jinak kok.

Salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan alam di Pulau Padar terletak di puncaknya. Namun, detikers harus treking dahulu dengan menaiki sekitar 840 anak tangga. Siapkan stamina yang fit agar kamu tidak kelelahan di tengah perjalanan.

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Padar dikenakan tiket masuk sebesar Rp 120.000 per 1-5 wisatawan. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

4. Pulau Kelor

Pulau selanjutnya yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Labuan Bajo yakni Pulau Kelor. Di pulau ini, travelers bisa menikmati hamparan laut biru, pasir putih, dan hamparan bukit yang indah.

Kamu juga bisa menyaksikan seluruh keindahan alam dari atas bukit. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk bisa sampai di puncak. Namun hati-hati selama trekking karena jalannya licin dan tanjakannya cukup curam.

Untuk tiket masuk ke Pulau Kelor dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang. Terdapat juga tour guide yang akan menemanimu berkeliling Pulau Kelor dengan biaya mulai dari Rp 250.000.

5. Pantai Pink

Wisatawan melihat komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.Pink Beach (Rivan Awal Lingga/Antara Foto)

Kalau berkunjung ke Pulau Komodo, sempatkan diri untuk datang ke Pantai Pink. Sesuai namanya, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink, sehingga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

Warna pink tersebut terbentuk secara alami oleh makhluk mikroskopis bernama foraminifera. Makhluk tersebut yang memberi pigmen warna merah pada koral, sebelum koral-koral tersebut hancur dan membawa warna merah menyatu dengan warna putih pasir, sehingga menciptakan kelir merah muda.

Selain bermain di area pantai, travelers juga bisa berenang di air laut yang biru. Tetap hati-hati saat berenang, ya!

6. Pulau Gili Lawa

Pulau Gili Lawa merupakan salah satu pulau yang berada di gugusan Pulau Komodo. Pulau tak berpenghuni ini memiliki view yang sangat indah, terutama saat sore hari.

Dari atas bukit, detikers bisa melihat pemandangan laut yang luas, hamparan bukit, dan matahari terbenam. Untuk bisa sampai ke puncak bukit, travelers harus trekking sekitar 30-60 menit.

Meski lelah, namun semua itu terbayar tuntas sesampainya di atas bukit. Dijamin, kamu nggak akan mau pulang karena pemandangan alamnya begitu menakjubkan!

7. Pulau Manjarite

Labuan Bajo Hari PertamaPulau Manjarite (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Rasanya kurang lengkap kalau pergi ke Labuan Bajo namun tidak menikmati keindahan bawah laut. Jika detikers ingin snorkeling, cobalah datang ke Pulau Manjarite.

Air laut di sekitar pulau ini sangat jernih, sehingga wisatawan dapat dengan mudah melihat aneka ikan dan terumbu karang. Oh ya, terumbu karang di perairan ini juga cantik-cantik lho.

Selain melihat keindahan laut, kamu juga bisa menikmati pasir pantai yang putih. Cocok untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu bersantai setelah snorkeling.

8. Bukit Sylvia

Satu lagi destinasi wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan alam indah, yaitu Bukit Sylvia. Penamaan bulan ini didasari oleh nama hotel yang mencakup kawasan tersebut, yakni Sylvia Resort.

Pada awalnya, bukit ini hanya diperuntukan untuk tamu hotel yang menginap, tapi kini siapapun bisa berkunjung ke Bukit Sylvia. Dari atas bukit, travelers bisa menikmati pemandangan alam yang indah dan luas, hamparan rumput hijau, dan perbukitan.

Jaraknya juga tidak begitu jauh dari Bandara Internasional Komodo, yakni hanya sekitar 5 kilometer atau 10 menit dengan berkendara mobil. Jadi, sebelum berlayar ke Pulau Komodo, tak ada salahnya melipir sebentar ke Bukit Sylvia.

Labuan Bajo masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada dua cara menuju ke Labuan Bajo, yakni melalui pesawat terbang atau kapal laut.

Jika menaiki pesawat, detikers akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo. Harga tiketnya cukup bervariasi, tergantung dari waktu keberangkatan.

Misalnya berangkat dari Jakarta menuju Labuan Bajo saat akhir pekan, harga tiket pesawatnya mulai dari Rp 1,6 jutaan per orang. Apabila berangkat dari Denpasar, harga tiketnya mulai dari Rp 1,1 jutaan di hari yang sama.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan kapal laut. Harga tiketnya memang jauh lebih murah, namun butuh waktu perjalanan yang lebih lama dibandingkan naik pesawat.

Jika ingin pergi ke Labuan Bajo dengan kapal laut, disarankan berangkat dari Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Harga tiketnya mulai dari Rp 280 ribuan per orang.

Itu dia delapan tempat wisata Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke Labuan Bajo?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

5 Aktivitas Menarik di Sumbawa yang Mesti Dicoba Sekali Seumur Hidup



Bima

Sumbawa, sebuah pulau di Nusa Tenggara Barat, Indonesia, menawarkan berbagai aktivitas menarik yang cocok untuk para traveler. Ini 5 di antaranya:

Dimulai dari menikmati keindahan laut, olahraga air hingga eksplorasi budaya. Berikut adalah 5 aktivitas menarik yang bisa kamu coba saat liburan ke Sumbawa:

1. Snorkeling di Tanjung Menangis

Keindahan laut Sumbawa memang tidak perlu diragukan lagi. Terdapat beberapa lokasi diving dan snorkeling. Salah satunya di lokasi diving dan snorkling Sandro Pole, Tanjung Menangis, kawasan wisata Samota.


Di sini, kamu bisa menikmati keindahan terumbu karang dengan beraneka jenis ikan. Pastinya keindahannya tidak akan kalah dengan spot lain di Indonesia.

2. Snorkeling dan Menyelam di Pulau Moyo

Pulau Moyo adalah tempat yang sempurna untuk snorkeling dan menyelam. Airnya yang jernih dan terumbu karangnya yang kaya dengan kehidupan laut membuatnya menjadi destinasi favorit bagi penyelam.

Pulau seluas 350 kilometer persegi itu dikelilingi pantai berpasir putih dan perairan yang tenang. Pada beberapa bagian, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink.

Kamu bisa menemukan berbagai spesies ikan tropis, penyu, dan bahkan hiu karang. Selain itu, ada banyak spot menyelam yang menakjubkan seperti Angel Reef dan Panjang Reef.

3. Menjelajahi Air Terjun Mata Jitu

Terletak di Pulau Moyo, Air Terjun Mata Jitu adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Air terjun ini terkenal dengan kolam-kolam alaminya yang jernih dan dikelilingi oleh hutan tropis yang lebat.

Kamu bisa berenang di kolam-kolam ini atau sekadar menikmati keindahan alam sambil bersantai. Keindahan Air Terjun Mata Jitu terkenal hingga ke manca negara.

Bahkan, mendiang Putri Diana pernah berkunjung ke air terjun ini. Masyarakat sekitar pun menjuluki air terjun ini dengan sebutan ‘Queen Waterfall’.

4. Menelusuri Sumbawa Cultural Heritage

Sumbawa tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga kekayaan budaya yang kaya. Selama di Sumbawa, pastikan untuk mengunjungi Istana Dalam Loka, sebuah istana kayu tradisional yang dibangun pada abad ke-19 dan kini berfungsi sebagai museum.

Kamu bisa menyaksikan berbagai upacara adat dan festival tradisional, seperti Festival Tua Pejat, Main Jaran, Sarkofagus Ai Renung, dan Balapan Kebo.

Mengunjungi pasar-pasar tradisional di Sumbawa Besar juga memberikan pengalaman otentik untuk melihat pembuatan tenun Sumbawa dan merasakan kehidupan penduduk setempat.

5. Berenang bersama Whale Shark

Snorkeling bareng ikan-ikan itu sudah mainstream. Kamu mungkin membutuhkan sebuah pengalaman wisata bahari yang lebih baru, lebih unik dan lebih langka.

Berenang bersama ikan Hiu Paus di perairan Teluk Saleh ini bisa jadi sesuatu yang menarik untuk Kamu lakukan. Kamu berani tidak?

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Alam Terbaik di Indonesia, Tersebar dari Barat ke Timur


Jakarta

Indonesia memiliki hamparan alam yang memukau dari ujung timur hingga barat. Dengan kondisi alamnya ini, sejumlah titik yang menyajikan panorama terbaik telah dijadikan tempat wisata yang dapat dikunjungi.

Mulai dari pemandangan bawah laut yang menawan, gunung, air terjun, tempat bersejarah, hingga hewan endemik yang dilindungi, semuanya bisa ditemukan di di sini. Sejumlah lokasi tersebut tidak kalah dari tempat-tempat lain, bahkan keelokannya sudah banyak dikenal dunia. Lantas, di mana saja tempat wisata terbaik di Indonesia ini?

10 Tempat Wisata Terbaik di Indonesia

Dilansir Lonely Planet dan Culture Trip, berikut deretan wisata cantik di Tanah Air yang patut didatangi:


1. Labuan Bajo

Biawak komodo di Loh Sebita, Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo, Kamis (5/9/2024).Komodo di Taman Nasional Komodo. Foto: Ambrosius Ardin/detikBali

Labuan Bajo yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut-sebut sebagai “surga” di wilayah timur Indonesia. Tak heran banyak yang memasukkan tempat wisata ini ke dalam wishlist liburan mereka.

Di sana, traveler dapat menemukan gugusan kepulauan eksotis seperti Pulau Komodo, Pulau Manjarite, Pulau Padar, dan Pulau Kelor. Pantai cantik dengan pasir pink dan perbukitan hijau juga bisa dikunjungi. Uniknya, kamu bisa menyaksikan komodo, spesies kadal terbesar yang telah ada sejak zaman pra sejarah.

2. Gunung Bromo

Awal mulanya keindahan Bromo hanya dikenal dengan dua destinasi favorit yakni menikmati Sunrise dan Kawah Bromo saja. Tapi, sejak dibuka pintu masuk lewat Malang, kini bertambah tujuan wisatanya.Lautan pasir Bromo, Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas.Bukit Teletubbies di Bromo. Foto: Rachman_punyaFOTO

Bromo terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Gunung ini termasuk salah satu gunung berapi aktif di Jawa Timur yang selalu dipadati wisatawan.

Traveler dapat menyaksikan panorama matahari terbit dari berbagai spot yang ada, menunggang kuda dan mobil jip di area Pasir Berbisik, berfoto di padang rumput hijau bernama Bukit Teletubbies, hingga mencapai puncak untuk melihat Kawah Bromo.

3. Raja Ampat

Raja AmpatRaja Ampat Foto: detik

Pemandangan bawah laut Raja Ampat akan sangat disayangkan apabila terlewatkan. Tempat ini merupakan rumah bagi lebih dari 530 spesies karang, 700 spesies moluska, dan 1.300 jenis ikan. Sebab itu, perairan Raja Ampat disebut-sebut sebagai “surga” bagi para penyelam.

Selain itu, gugusan Pulau Karst, Pantai Pasir Putih, Puncak Pianemo, Telaga Bintang, hingga Pulau Wayag adalah destinasi yang tidak boleh diabaikan jika traveler datang ke sana.

4. Kepulauan Derawan

Penyu di DerawanPenyu di Derawan Foto: (Khairul Leon/d’Traveler)

Kepulauan di Kalimantan Timur ini terdiri dari beberapa pulau, antara lain Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban. Sejumlah pulau tersebut memiliki pesonanya masing-masing.

Traveler dapat melakukan snorkeling atau diving untuk menikmati panorama bawah lautnya yang dipenuhi karang, ubur-ubur, penyu, hingga ikan pari. Menyaksikan sunset dan sunrise serta melihat fenomena langka yaitu munculnya hiu paus (whale shark).

5. Bali

Pura Ulun Danu di Tabanan, BaliPura Ulun Danu di Tabanan, Bali. Foto: (Syanti/detikcom)

Bali sudah tersohor dengan kecantikan alamnya, baik di Indonesia maupun dunia. Bukan hanya pantainya, Pulau Dewata menyimpan hutan rimbun, persawahan hijau, air terjun cantik, sampai kawasan pedesaan dengan arsitektur tradisional yang masih asri.

Kamu bisa mengunjungi Pantai Kuta, Pantai Pandawa, hingga Pantai Melasti kalau ingin bersantai di tepi pantai. Mengunjungi Air Terjun Tibumana dan Sumampan, mandi di Pemandian Tukad Arca, atau mendatangi sejumlah pura yang indah.

6. Candi Borobudur

Candi Borobudur. Foto diambil pada Selasa (14/6/2022).Candi Borobudur. Foto: Eko Susanto/detikJateng

Candi Borobudur di Jawa Tengah merupakan monumen Buddha terbesar di dunia. Bukan hanya untuk beribadah, tapi kamu dapat mengunjungi candi ini untuk menikmati kemegahan bangunan yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO tersebut.

Diperkirakan berdiri sejak abad ke-8, Candi Borobudur terkenal dengan pahatan dan relief bersejarah yang terukir di batuan penyusunnya. Setiap reliefnya menggambarkan kisah kehidupan manusia yang bermakna amat dalam.

7. Kepulauan Gili

Ilustrasi Pulau Gili di Lombok, Nusa Tenggara BaratPulau Gili di Lombok, Nusa Tenggara Barat Foto: Rachman_punyaFOTO

Selain NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB) mempunyai tempat wisata cantik yang tak kalah yaitu Kepulauan Gili, yang terdiri dari Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Kepulauan ini terkenal dengan keelokan bawah lautnya untuk melakukan snorkeling dan diving.

Kalau tidak jago berenang, traveler tetap bisa kok menyaksikan panorama perairan Gili dengan mengikuti tur kapal yang dilengkapi kaca transparan di bagian bawahnya. Kamu juga dapat berkeliling pulau, mencicipi kuliner khas, hingga berkuda di pantai Kepulauan Gili.

8. Danau Toba

Best view saat merapat di pelabuhan Ambarita SamosirBest view saat merapat di pelabuhan Ambarita Samosir Foto: detik

Toba di Sumatera Utara merupakan danau terbesar di Tanah Air. Mengutip laman Kemenparekraf, danau ini juga tercatat jadi yang terbesar di Asia Tenggara dan di urutan kedua paling besar di dunia.

Kalau ke sana, pastikan traveler mengunjungi Pulau Samosir yang berada di tengah-tengah Danau Toba. Pulau itu menyajikan lanskap alam memukau dan suasana yang sejuk. Uniknya, ditemukan dua danau di pulau tersebut yaitu Sidihoni dan Aek Natonang. Sehingga bisa dibilang terdapat danau di atas danau.

9. Kepulauan Wakatobi

Wisatawan melalukan aktivitas menyelam di Sombu Jetty, Pulau Wangi Wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.Wisatawan melalukan aktivitas menyelam di Sombu Jetty, Pulau Wangi Wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Foto: Agung Pambudhy

Wakatobi di Sulawesi Tenggara terdiri gugusan empat pulau utama yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko serta deretan pulau kecil lain. Nama Wakatobi sendiri merupakan akronim keempat pulau besarnya itu.

Kepulauan ini dikenal sebagai “surganya” bawah laut lantaran hampir sekitar 90% jenis karang di dunia terdapat di sana. Wakatobi juga tersohor sebagai salah satu world class diving site. Pada 2012, UNESCO bahkan menetapkan kepulauan tersebut sebagai Cagar Biosfer Bumi ke-8.

10. Tanjung Kelayang

Tanjung KelayangTanjung Kelayang Foto: (Afif Farhan/detikTravel)

Wisata di Pulau Belitung ini menawarkan pantai eksotis dengan pasir putih yang berhias bebatuan granit besar. Kawasan batu granitnya ini menjadi destinasi Geopark Belitong yang ditetapkan UNESCO pada 2021 silam.

Lautnya juga tak indah dengan perairan biru kehijauan yang jernih dan berombak tenang. Traveler dapat bermain air atau berenang di tepian, bermain pasir, maupun menelusuri pantainya.

Nah, itu tadi 10 wisata alam terbaik di Indonesia. Jadi, traveler pernah ke tempat mana saja nih?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

10 Pantai Terindah di Indonesia, Cocok buat Healing Saat Liburan


Jakarta

Dengan kekayaan alam yang menakjubkan, Indonesia menjadi surga bagi para pecinta pantai. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang menawarkan pemandangan pantai eksotis.

Pantai-pantai ini tak hanya menawarkan panorama alam yang memanjakan mata, tapi juga menjadi tempat ideal untuk berbagai aktivitas, seperti diving, snorkeling, hingga surfing. Tentunya, ada begitu banyak pantai indah di Indonesia, berikut 10 di antaranya:

10 Pantai Terindah di Indonesia

Pantai-pantai indah di Indonesia tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari di NTT, Maluku, hingga Banten. Berikut informasinya:


1. Pink Beach

Pink Beach menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo karena pasir berwarna pink. Namun sayang, destinasi wisata ini belum ada toilet.Pink Beach (Andhika Prasetia/detikcom)

Pink beach menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo. Pecahan kecil karang yang menyatu dengan pasir putih menghasilkan warna merah muda yang cantik di sepanjang bibir pantai.

Mengutip laman Kemenparekraf, ada ratusan jenis karang dan ribuan jenis ikan. Perairan dangkal pada pantai ini menjadi rumah bagi banyak spesies ikan. Jadi cocok untuk kegiatan snorkeling.

  • Lokasi: Pulau Komodo, Flores Barat, NTT.
  • Harga tiket: Wisatawan domestik: Rp 10.000, wisatawan mancanegara: Rp 50.000

2. Pantai Ora

pantai ora malukuPantai Ora Maluku (Hardy Limiyanto/d’Traveler)

Memiliki pemandangan yang begitu indah, Pantai Ora disebut-sebut sebagai Hawaiinya Indonesia oleh sebagian wisatawan yang pernah berkunjung ke sana.

Menurut laman Bandara Pattimura Ambon, traveler bisa menikmati keindahan bawah laut di pantai Ini, mulai dari aneka terumbu karang yang berwarna-warni hingga ikan-ikan yang berenang di sekitarnya. Tak hanya saat cuaca cerah, pantai ini sangat indah juga di malam hari.

  • Lokasi: Desa Sawai, Seram Utara, Maluku Tengah
  • Harga tiket: Gratis

3. Pantai Nihiwatu

Pemandangan Sunset dari Nihiwatu Resort, resort terbaik sedunia 2016 di SumbaPemandangan Sunset dari Nihiwatu Resort (I Gede Leo Agustina/d’Traveler)

Nihiwatu menyimpan keindahan yang luar biasa. menduduki peringkat ke 17 dari 100 kategori pantai terbaik di dunia versi CNN. Air lautnya begitu bersih dan jernih dengan pasir yang halus.

Lokasinya juga jauh dari keramaian dan kurang terjangkau, sehingga pantai ini masih terjaga keasliannya. Ombaknya sangat kuat dan cepat, sehingga menjadi tantangan besar bagi para peselancar yang menginginkan pengalaman yang menantang.

  • Lokasi: Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT.
  • Harga tiket: Rp 15.000

4. Pantai Tanjung Tinggi

Rindu dengan suasana indah pantai di film laskar pelangi? Yuks, saat berkunjung ke Belitung, jangan lupa nostalgia ke Pantai Tanjung Tinggi. Tempat pariwisata pantai di Belitung memang banyak yang menawarkan keindahan alam.Pantai Tanjung Tinggi (Rachman_punyaFOTO)

Daya tarik utama dari Pantai Tanjung Tinggi adalah batuan granit di sekeliling pantai. Tidak heran jika banyak pengunjung yang menjadikan batu granit sebagai spot foto.

Selanjutnya, pasir putih halus dan airnya yang berwarna hijau tosca yang jernih menjadi daya tarik selanjutnya. Ombaknya landai, jadi wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas air di sekitar pantai.

  • Lokasi: Desa Ciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  • Harga tiket: Gratis

5. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak (Bahtiar/Detikcom)

Mengutip website Sistem Managemen Potensi Daerah Provinsi Banten, Pantai Sawarna disebut sebagai surga tersembunyi di Banten. Ada beberapa pantai d kawasan ini, seperti Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Suasana alamnya bisa membuat traveler bersantai tanpa terganggu hiruk pikuk keramaian kota. Ombaknya sangat kuat dan konsisten dengan durasi yang panjang, sehingga cocok untuk surfing. Wisatawan juga bisa berenang dan snorkeling untuk melihat keindahan terumbu karangnya.

  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
  • Harga tiket: Weekdays: Rp 5.000 dan weekend Rp 15.000

6. Pantai Ngurtavur

Pantai Ngurtavur, Kepulauan KeiPantai Ngurtavur (Didik Dwi Haryanto/detikcom)

Mengutip laman instagram KBRI Maputo, pantai Ngurtavur mempunyai hamparan pasir timbul yang muncul saat air sedang surut. Pasir tersebut akan tertutupi air lagi saat air mulai pasang.

Menariknya, hamparan pasir putih yang lembut tersebut seakan membelah lautan menjadi dua bagian. Traveler bisa merasakan sensasi berjalan di tengah laut lepas.

  • Lokasi: Pulau Woha, Maluku Tenggara
  • Harga tiket: gratis

7. Pantai Tanjung Aan

pantaiPantai Tanjung Aan (Nova Saribaganti/d’Traveler)

Pantai Tanjung Aan memiliki air yang cukup tenang. Air lautnya berwarna biru terang dengan tekstur pasir pantai menyerupai merica berwarna putih.

Tak hanya menikmati area pantai, wisatawan bisa melihat pemandangan Pantai Tanjung Aan dari ketinggian bukit-bukit di sekelilingnya. Keindahan pasir putih dan laut biru bisa dilihat dari atas

  • Lokasi: Desa Pengembur, Sengkol, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Harga tiket: gratis

8. Pantai Saleo

Pasir Timbul di Pantai Saleo Raja AmpatPasir Timbul di Pantai Saleo Raja Ampat Foto: Gema Bayu Samudra/d’Traveler

Pantai Saleo juga mempunyai pasir timbul yang memanjang hingga 100 meter. Keindahannya akan terlihat saat air laut surut, yaitu pada sekitar pukul 06.00 WITA, 11.00 WITA, dan 15.00 WITA.

Gradasi warna pantainya begitu indah. Mulai dari pasirnya yang putih, air lautnya yang berwarna biru muda dan laut dalamnya dengan warna biru tua. Ditambah, langit yang cerah dan awan yang jernih.

  • Lokasi: Jl. Yan Mamoribo, Waisai, Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat
  • Harga tiket: gratis

9. Pantai Iboih

Pantai Iboih SabangPantai Iboih Sabang Foto: (Bona/detikTravel)

Iboih merupakan salah satu pantai terkenal di Pulau Weh, Aceh. Memiliki keindahan bawah laut yang memukau, pantai ini menjadi surga bagi para pecinta snorkeling.

Airnya begitu jernih dengan terumbu karang yang indah dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Tak hanya untuk snorkeling dan menyelam, pantai ini menjadi tempat populer untuk bersantai, menikmati matahari terbenam, dan menikmati pemandangan alam yang indah.

  • Lokasi: Desa Iboih, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh
  • Harga tiket: Gratis

10. Pulau Derawan

Pulau Derawan mempunyai pantai yang begitu indah. Untuk melihat keindahan bawah lautnya, wisatawan bisa melakukan kegiatan snorkeling atau diving.

Mengutip Elib Unikom, aneka biota laut yang ada di pulau ini yaitu penyu hijau, penyu sisik, hiu paus tutul, ikan kalajengking, hingga kuda laut. Pada kedalaman 10 meter, ada karang yang dikenal sebagai blue trigger wall. Pda karang sepanjang 18 meter tersebut terdapat ikan trigger.

Lokasi: Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
Harga tiket: Gratis

Itulah sejumlah pantai terindah di Indonesia. Sebelum datang, jangan lupa update terkait informasi pantai yang dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Hidden Gem di Sikka, Air Panas Blidit yang Tersembunyi



Sikka

Akhir pekan, saatnya bertualang. Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ada wisata mata air panas Blidit yang tersembunyi. Hidden gem nih!

Air Panas Blidit terletak di perbatasan Desa Waigete dan Hutan Lindung Egon. Onjek wisata Air Panas Blidit menawarkan pengalaman berendam di air yang jernih dan bersih tanpa sampah serta suasana alam yang asri dan menenangkan.

Perjalanan menuju Air Panas Blidit memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit dari Maumere, dengan jarak sekitar 30 kilometer. Pengunjung dapat memulai perjalanan dari Jalan Trans Flores Maumere-Larantuka.


Setibanya di persimpangan Desa Egon, terdapat papan penunjuk arah menuju Air Panas Blidit. Ikuti petunjuk jalan tersebut hingga mencapai area pedesaan, di mana pengunjung akan melintasi jalan beraspal sepanjang tujuh kilometer sebelum tiba di area parkir.

Dari tempat parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh dua kilometer (km) melewati Hutan Lindung Egon. Jalur ini menawarkan pengalaman unik dengan pemandangan pohon-pohon tinggi dan hijau, memberikan kesan seperti berjalan di dalam lukisan alam yang menakjubkan.

Namun, pengunjung perlu berhati-hati karena medan yang dilalui cukup menantang. Sesampainya di lokasi, pengunjung dapat menikmati air hangat dengan suhu yang pas untuk tubuh.

Selain memberikan kenyamanan, air panas di sini dipercaya oleh masyarakat setempat mampu membantu menyembuhkan berbagai penyakit kulit, seperti eksim dan gatal-gatal. Tidak heran, destinasi ini lebih sering dikunjungi oleh warga lokal dan belum terlalu dikenal oleh wisatawan luar.

Bagi traveler yang ingin merasakan sensasi alami berendam di air panas di tengah hutan, Blidit adalah pilihan yang tepat. Terlebih, berkunjung ke sana tanpa dipungut biaya. Pastikan untuk menjaga kebersihan dan berhati-hati selama perjalanan agar keindahan alamnya tetap terjaga.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Healing ke Destinasi Bebas Polusi!



Jakarta

Sadar nggak, sih? Belakangan ini kondisi udara di berbagai wilayah Indonesia semakin memburuk! Kondisi ini mengganggu kesehatan fisik dan mental masyarakat. Apalagi buat traveler yang mau pergi liburan, tujuannya mau healing bisa-bisa kamu malah jadi sakit.

Tapi tenang aja, Ini dia rekomendasi wisata di Indonesia yang tingkat polusinya rendah, jadi bisa healing dengan tenang dan bahagia. Yuk, simak!

1. Badung, Bali


Ilustrasi liburanFoto: dok. Adobestock

Bali selalu jadi destinasi favorit, walaupun begitu kerennya daerah Badung masih memiliki udara yang bersih. Selama disini, kamu bisa menikmati pantai-pantai eksotis seperti Pantai Kuta dan Jimbaran, pengunjung juga bisa mencoba pengalaman seru dengan bersepeda santai di sepanjang sawah atau menikmati sunset yang indah di Uluwatu. Pengalaman liburan kamu tentunya akan menjadi relaxing dan seru.

2. Lembang, Bandung

Ilustrasi liburanFoto: dok. Adobestock

Lembang di Bandung selalu jadi pilihan favorit karena udaranya yang sejuk. Nikmati wisata alam seperti berjalan-jalan di Hutan Pinus Cikole, menikmati pemandangan kawah di Gunung Tangkuban Perahu, atau berendam air panas di Ciater.

Bandung juga penuh dengan kafe-kafe cantik, bikin liburan tambah seru!

3. Sumba, Nusa Tenggara Timur

Sumba, Nusa Tenggara Timur, adalah surga tersembunyi yang menawarkan pesona alam liar. Pulau ini terkenal dengan pantai berpasir putih seperti Pantai Nihiwatu, bukit hijau permai di Bukit Wairinding, dan air terjun jernih di Air Terjun Lapopu.

Sumba juga menawarkan desa-desa tradisional yang kaya akan budaya lokal. Tidak perlu dipungkiri lagi, Sumba akan menjadi destinasi sempurna untuk kamu yang ingin rehat dari kehidupan kota yang sibuk dan berpolusi.

4. New Zealand

Kalau mau merasakan udara segar di luar negeri, New Zealand adalah pilihan sempurna. Dari pegunungan Southern Alps hingga pantai-pantai bersih di Abel Tasman National Park, udara di sini benar-benar bersih dan menyejukkan.

Ideal untuk mereka yang ingin liburan outdoor dengan hiking, bersepeda, atau sekadar piknik.

5. Zurich, Swiss

Zurich sebagai salah satu kota terindah di Swiss menyajikan keindahan alam dan sejarah dalam satu paket. Dari Gereja Grossmünster yang ikonik hingga Altstadt dengan lorong-lorong bebatuan. Jelajahi museum, teater, dan kafe di kota yang penuh pesona klasik ini, lalu nikmati panorama menakjubkan dari puncak Gunung Uetliberg yang menampilkan Zurich, danau, serta Pegunungan Alpen. Udara segar dan pemandangan spektakuler siap membuat liburan kamu semakin berkesan.

Persiapkan Liburan Kamu dengan Produk Travel dari ACE

Setiap liburan memang penuh dengan kesenangan, tetapi kadang persiapan bisa bikin pusing. Mau liburan tenang tanpa ribet?

Yuk, cek produk-produk travel dari ACE yang bisa bikin perjalanan kamu jadi lebih praktis dan seru!

1. Luggo 20 Inci Business Carry On Koper

Sekarang traveler bisa memasukkan semua keperluannya di satu koper pakai aja Luggo Carry On Koper ini! Baju dan perlengkapan traveling bisa langsung masuk ke dalam koper, sementara barang-barang penting seperti tiket, laptop, dan charger bisa tersimpan rapi di kompartemen depan.

Jadi, cuma perlu bawa satu koper saja tanpa perlu tas tambahan. Selain koper, juga bisa bawa tas ransel atau duffle bag untuk pilihan simple lainnya.

2. Passport Ivy Tas Selempang

Pergi liburan tetap harus tampil stylish, dong! Nah, dengan Passport Ivy Tas Selempang, traveler bisa tetap trendi sekaligus bawa banyak barang.

Sangat fungsional karena tas ini ringan, nyaman dipakai, dan tetap bisa muat banyak barang penting. Jadi, selain bikin gaya tambah modis, barang bawaan juga jadi aman dalam 1 tas ini.

3. Passport Dompet Paspor Multifungsi

Saat liburan, jangan sampai kartu dan uang berceceran kemana-mana, makanya cukup bawa Passport Dompet Multifungsi. Semua yang penting seperti kartu, uang koin, uang kertas, bahkan kartu SIM bisa masuk dalam satu dompet ini. Jadi, nggak perlu lagi bawa banyak tempat penyimpanan kecil-kecil yang malah bikin tas ribet.

4. Passport 90 Cm Payung Lipat dengan Case

Cuaca memang nggak bisa diprediksi, dan sering kali malas membawa payung saat traveling. Padahal, Payung Lipat Passport ini bisa jadi penyelamat di saat hujan mendadak datang. Ukurannya sangat kecil, bisa dilipat, dan ada casenya juga.

Nah, sekarang bawa payung jadi super compact dan gampang dibawa ke mana-mana. Nggak ada lagi drama kehujanan pas lagi jalan-jalan!

5. Passport Set 4 Pcs Botol Dispenser Travel

Kadang traveler tidak tahu penginapan yang didatangi akan menyediakan toiletries (alat mandi) atau tidak. Makanya, ada Passport Set Botol Dispenser Travel. Tinggal pindahkan sabun, shampo, atau lotion favorit ke botol-botol kecil ini.

Praktis, bersih, dan pastinya bikin kamu selalu bersih saat liburan tanpa ribet bawa botol besar.

Dengan produk-produk travel dari ACE, persiapan liburan kamu jadi lebih mudah, praktis, dan bebas ribet! Sekarang tinggal pilih destinasi liburan bebas polusi, dan nikmati perjalanan yang lebih menyenangkan.

(prf/ega)



Sumber : travel.detik.com

Boleh Mandi di Air Terjun Ini, tapi Jangan Berhajat Ya



Jakarta

Air Terjun Wairpoar merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup populer di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Letaknya tak jauh dari Gunung Lewotobi Laki-laki, hanya sekitar delapan kilometer.

Di tengah erupsi, objek wisata ini tetap diminati turis domestik maupun asing. Lantaran jaraknya yang dekat kawasan Air Terjun Wairpoar terdampak abu vulkanik Lewotobi.

Air Terjun Wairpoar merupakan salah satu mata air alami. Lokasinya berada tak jauh dari rumah penduduk di Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang.


Untuk menikmati air terjun ini, bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua. Bisa juga jalan kaki dari permukiman penduduk dengan jarak tempuh tak lebih dari 30 menit.

“Jalan masuk 1 kilometer, kurang lebih 30 menit ke sana,” kata Kepala Desa Boru, Darius Don Boruk, kepada detikBali, Minggu (16/2/2025).

Don Boruk mengungkapkan pada 2016 Desa Boru membangun sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di lokasi air terjun. Maka, turis-turis tak perlu khawatir jika berwisata ke sana.

Menurut Don Boruk, waktu paling aman berwisata ke Air Terjun Wairpoar adalah pada Oktober dan November. Sebab, debit mata airnya tidak terlalu besar. Wisatawan diminta waspada di saat hujan karena debit air yang bisa meningkat.

Selain menikmati jernihnya air terjun, wisatawan juga bisa menikmati panorama alam yang asri. Di sekeliling air terjun penuh dengan pepohonan.

Don Boruk mengungkapkan kunjungan ke Air Terjun Wairpoar saat ini setiap harinya tidak terlalu sepi, meski aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat. Ada puluhan wisatawan tiap hari.

“Masih saja orang ke sana, saat ini bisa sekitar 20 orang. Kemarin menurun karena bencana (erupsi Lewotobi Laki-Laki),” imbuhnya.

Dia mengatakan para turis bisa melakukan beragam aktivitas di Air Terjun Wairpoar. Mulai mandi sepuasnya hingga makan-makan di sekitar destinasi wisata. Tentu dengan menjaga kebersihan. Namun, ada satu hal yang dilarang keras, yakni buang air besar di sumber mata air tersebut.

Baca artikel selengkapnya di detikBali

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com