Tag Archives: nusantara

Berproduksi Selama 140 Tahun, Cap Meong Jadi Legenda Tauco Cianjur



Jakarta

Kelezatan tauco Cap Meong bertahan sejak 1880 hingga sekarang. Dirintis suami – istri asal Tionghoa, usaha ini dikelola generasi kelima.

Saat traveler pelesiran ke Cianjur, Jawa Barat tak afdol kiranya bila tak menjadikan tauco sebagai oleh-oleh. Sebab, di kota inilah bumbu masak berbahan dasar fermentasi kacang kedelai ini pertama kali diproduksi, yakni sejak 1880.

Tak heran bila pemerintah daerah setempat sampai membuatkan tugu khusus berupa empat botol tauco berukuran jumbo di persimpangan Jalan Dr Muwardi dan Jalan HOS Cokroaminoto.

Orang yang pertama kali memperkenalkan tauco adalah pasangan imigran asal tionghoa, Tan Kei Hian (Babah Tasma) dan Tjoa Kim Nio. Suami istri itu memulai usaha tauconya dari industri rumahan.


Nah, setelah masyarakat mulai menggemari, barulah produksi diperbanyak. Uniknya, Tan dan Tjoa membuat tauco dengan rasa berbeda. Kalau Babah Tasma rasa tauconya cenderung manis, Ny. Tasma lebih menyerap selera lokal, menyuguhkan rasa asin.

Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

“Saat mereka bercerai, Babah Tasma memberi label produksi tauconya Cap Gedong, sedangkan Nyonya Tasma menggunakan Cap Meong,” tutur Rachmat Fajar saat memandu 50 anggota Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor yang berkunjung ke toko tauco Cap Meong di Jalan HOS Cokroaminoto No 160 Cianjur, Rabu (20/8/2025).

Sejak bertahun lalu, Cap Gedong sudah jarang ditemui di pasaran. Mungkin sudah tak diproduksi lagi. Begitu juga dengan tauco merek lain seperti Biruang, Badak, dan Harimau. yang meredup sejak beroperasinya jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) pada 2005.

Bentuk bangunan toko Cap Meong tampak sederhana, khas rumah toko milik orang Tionghoa tempo dulu. Di depannya terpampang papan nama bertuliskan ‘Tauco No. 1 buatan Nyonya Tasma Cap Meong’. Penggunaan kata dan gambar Meong menurut cerita turun-temurun warga sekitar, kata Fajar, karena pada suatu hari di kediaman Babah dan Nyonya Tasma terdapat bekas tapak hewan tersebut.

“Meong itu sebetulnya bukan kucing, dia ukurannya lebih besar tapi juga tidak sebesar macan atau harimau,” kata Fajar yang merupakan cucu buyut Bupati Cianjur ke-10, RA Aria Prawiradiredja.

Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

Terkait asal usul tauco di Nusantara, Darma Ismayanto menuliskannya dalam Majalah Historia No. 11 Tahun I yang terbit pada 2013. Ia antara lain merujuk ‘History of Miso and Soybean Chiang’ karya William Shurtleff and Akiko Aoyagi. Di Nusantara, referensi pertama mengenai tauco dapat dirunut dari tulisan seorang ilmuwan Belanda, Prinsen Geerligs pada 1895-1896. Geerligs menyebutnya tao tsioe dalam artikel Belanda pada 1895 dan tao tjiung dalam artikel Jermannya pada 1896.

Dalam tulisannya, Shurtleff and Aoyagi juga mengatakan kalau tauco masih berhubungan dengan jiang, bumbu masak asal Tiongkok. Diperkirakan berasal sebelum Dinasti Chou (722-481 SM), jiang diklaim sebagai bumbu tertua yang diketahui manusia. Awalnya dikembangkan sebagai cara melestarikan makanan kaya protein hewani untuk digunakan sebagai bumbu.

Dari situ, bangsa-bangsa Asia Timur juga menemukan bahwa ketika seafoods dan daging (kemudian kedelai) yang asin atau direndam dalam campuran garam dan anggur beras (atau air), protein mereka dipecah oleh enzim menjadi asam amino, yang pada gilirannya dapat merangsang selera makan manusia, serta dapat digunakan sebagai penambah rasa makanan lain.

Cap Meong, legenda Tauco CianjuCap Meong, legenda Tauco Cianjur (Sudrajat/detikcom)

Saat ini manajemen pengelolaan tauco Cap Meong sudah oleh generasi kelima. Namanya Stefany Tasma, putri Harun Tasma (generasi keempat) yang lebih banyak tinggal di Tangerang. “Tapi dia lebih sering tinggal di Tangerang,” kata Abdul Raup, yang mengaku telah 35 tahun bekerja di Nyonya Tasma.

Sebagai generasi penerus berlatar pendidikan manajemen perguruan tinggi, Stefany disebut memberikan sentuhan kekinian dalam pemasaran, seperti kemasan yang berwarna, desain label yang lebih modern, diversifikasi produk olahan berbahan tauco, membuka outlet baru yang lebih luas dan strategis di Gn Lanjung Km 5, Cugenang, memperkenalkan sistem penjualan online, hingga mempromosikan seluk belum tauco lewat media sosial seperti Instagram.

(jat/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jejak Prabu Jayabaya yang Konon Moksa di Petilasan Pamuksan Kediri



Kediri

Ada satu tempat bersejarah di Kediri yang dipercaya sebagai tempat moksanya Prabu Jayabaya. Seperti apa kisahnya?

Di balik hiruk-pikuk kehidupan kota Kediri yang semakin modern, tersimpan sebuah tempat yang masih dipenuhi kisah-kisah mistis sekaligus spiritual. Tempat itu bernama Petilasan Pamukasan Sri Aji Joyoboyo.

Situs ini diyakini sebagai tempat Prabu Jayabaya, seorang raja bijaksana dari Kerajaan Kadiri, untuk bertapa dan meninggalkan jejak batin yang hingga kini tetap hidup dalam ingatan masyarakat.


Siapa Prabu Jayabaya?

Nama Jayabaya tak bisa dilepaskan dari Jangka Jayabaya, ia dikenal akan kesaktiannya melalui ramalan yang disebut-sebut mampu meramalkan peristiwa besar Nusantara, dari penjajahan bangsa asing, masa sulit yang panjang, hingga tibanya zaman kemerdekaan.

Ramalan ini tak hanya beredar dari mulut ke mulut, tetapi juga mengakar kuat sebagai bagian dari tradisi lisan Jawa. Tak heran jika petilasan ini sering dianggap sebagai ruang bersemayamnya energi masa lalu-tempat di mana doa, harapan, dan rasa penasaran bercampur menjadi satu.

Salah satu kepercayaan yang melekat erat pada Jayabaya adalah bahwa ia tidak meninggal secara biasa, melainkan moksa atau lenyap bersama raganya menuju ke alam lain. Keyakinan ini membuat petilasan Pamuksan dihormati bukan hanya sebagai tempat bertapa, tetapi juga diyakini sebagai titik peralihan Jayabaya dari dunia fana menuju keabadian.

Bagi masyarakat Jawa, moksa menandai kesempurnaan hidup seorang manusia, dan bagi Jayabaya, itu menjadi simbol kebijaksanaan sekaligus keagungan yang melampaui batas waktu.

Setiap hari, terutama menjelang malam Jumat, petilasan ini tak pernah sepi oleh peziarah. Warga datang dari berbagai daerah untuk berziarah, menyalakan dupa, dan merapalkan doa.

“Kalau saya ke sini, rasanya adem. Ada yang beda dari tempat lain,” ujar Sulastri (45), seorang peziarah asal Nganjuk.

Dia mengaku rutin datang setiap bulan ke patilasan ini untuk berdoa agar usaha keluarganya selalu diberi kelancaran dan diberi kesehatan.

Diselimuti Kisah Mistis

Tentu saja di balik jejak Prabu Jayabaya yang bersemayam, ada kisah mistis yang santer terdengar. Beberapa pengunjung mengaku pernah mencium wangi bunga tiba-tiba, mendengar suara gamelan samar, hingga merasakan seolah sedang diawasi.

Meski sulit dibuktikan secara logika, cerita-cerita itu justru membuat daya tarik petilasan semakin kuat. Banyak peziarah yang datang ke sini karena penasaran.

Sendang Tirto Kamandanu: Sumber Kehidupan dan Ritual

Tak jauh dari bangunan patilasan, terdapat Sendang Tirto Kamandanu, kolam alami dengan mata air yang mengalir melalui tiga tingkatan yaitu sumber, tempat penampungan, dan kolam pemandian.

Airnya dipercaya memberi manfaat bagi kehidupan, serta membawa berkah bagi mereka yang menggunakannya. Kolam ini juga dilengkapi dengan arca Syiwa Harihara (simbol perdamaian) dan Ganesha, menandakan harmoni spiritual dan kebijaksanaan.

Petilasan Pamukasan KediriPatilasan Jayabaya Kediri Foto: (dok. Istimewa)

Setiap tanggal 1 Sura, masyarakat mengadakan upacara adat di kawasan sendang, berupa prosesi ritual napak tilas untuk menghormati Jayabaya. Upacara ini menjadi momentum sakral, di mana mistis dan budaya berpadu, menarik perhatian peziarah dan wisatawan.

“Kalau cuci muka di sumur itu bisa bikin bersih aura dan awet muda,” tutur Mbah Sempu (77), sesepuh desa yang sejak kecil sudah mendengar kisah tentang kesaktian air sendang tersebut.

Tak Hanya Destinasi Wisata, tapi Juga Warisan Budaya

Bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Kediri, petilasan ini bukan sekadar objek wisata, tetapi juga warisan budaya leluhur.

Keteguhan mereka menjaga serta melestarikan tradisi dan budaya sebagai warisan leluhur yang harus dijaga dengan khidmat, menghargai keteguhan masyarakat di Jawa Timur dalam menjaga serta melestarikan tradisi dan budaya.

Sebagian orang mungkin menganggap tempat ini adalah untuk ngalap berkah, tapi bagi yang lain, tempat ini adalah ruang untuk menapaktilasi sejarah. Bagi sebagian lainnya, sekadar destinasi wisata dengan nuansa mistis yang tak ditemukan di tempat lain.

Yang jelas, petilasan ini menjadi saksi bagaimana warisan leluhur tidak hanya bertahan dalam ingatan, sekaligus memberi denyut ekonomi kecil bagi masyarakat setempat.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Resmi Dibuka, Enchanting Valley Jadi Magnet Baru Wisata Keluarga di Puncak


Bogor

Taman Safari Indonesia resmi membuka destinasi wisata terbaru Enchanting Valley, sebuah kawasan Recreation, Dining, and Entertainment (RDE) yang berlokasi di Megamendung, Puncak – Bogor.

Dulu tempat wisata ini dikenal sebagai Taman Wisata Matahari. Namun kini destinasi andalan di Puncak itu hadir lebih segar dengan lebih banyak wahana dan tenant-tenant modern.

Peresmian Enchanting Valley ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran Board of Director Taman Safari Indonesia, Rabu (17/9/2025).


“Grand Opening Enchanting Valley di kawasan Megamendung – Puncak Bogor diharapkan menjadi magnet baru wisata keluarga yang memperkuat posisi Puncak sebagai destinasi utama pariwisata Jawa Barat,” ujar Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Group Aswin Sumampau.

Dengan luas 22 hektar, kombinasi hiburan, kuliner, dan rekreasi modern ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat sekitar melalui kolaborasi dengan UMKM lokal di sektor kuliner, kerajinan, dan jasa pendukung pariwisata.

“Enchanting Valley ini berbeda dengan konsep Taman Safari Indonesia pada umurnya. Fokus kami berubah yang di Enchanting Valley ini yang biasanya Taman Safari Group itu berfokus kepada konservasi satwa liar, Enchanting Valley hadir sebagai ruang interaktif. Enchanting Valley ini berfokus kepada keluarga muda untuk memiliki aktivitas keluarga bersama dengan anak-anak. Sehingga jangan main gadget terus gitu intinya ya, tapi bisa keluar untuk bersama-sama main bareng orang tua seperti itu konsepnya. Oleh karena itu, pasti kalau Bapak-Ibu membawa anak-anak ke sini pasti capek, tapi puas memiliki waktu bersama dengan anak-anak kita sendiri,” ujarnya.

Wahana di Enchanting Valley

Dalam grand opening ini, Enchanting Valley juga memperkenalkan wahana terbaru Bumble Boat, sebuah atraksi air seru yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman bertualang tak terlupakan bagi keluarga.

Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan dengan tambahan pertunjukan di area Plaza Carnival, tentunya semakin memperkaya ragam hiburan di kawasan ini. Enchanting Valley by Taman Safari merupakan destinasi wisata terbaru di Cisarua, Puncak Bogor, yang memadukan alam, petualangan, musik, dan kuliner dalam kawasan seluas 22 hektar.

Tempat ini menghadirkan tiga kafe, dua area kuliner, tiga pertunjukan, dan lima wahana permainan yang menjanjikan pengalaman liburan seru dan berkesan. Daya tarik utamanya meliputi LILA & The Magical Forest Show, teater musikal outdoor berstandar internasional dengan visual dan musik spektakuler, Angklung Show, di mana pengunjung dapat belajar dan bermain angklung dengan latar air terjun, serta Lila’s Magical World, petting zoo interaktif yang juga menghadirkan Animal Education edukatif.

Untuk pecinta petualangan, tersedia wahana seperti Super Wheels (mobil klasik sepanjang 1,5 km), Nets Play trampolin jaring, Plaza Carnival dengan tujuh permainan seru, The Playground bertema satwa, hingga The Pavilion area santai dengan tenant snack.

Aneka tenant kuliner

Dari sisi kuliner, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan di Amarta Restoran dengan hidangan Nusantara, District Dining dengan menu Asia hingga Western, serta Kembang Nona yang menyajikan kopi dan camilan dalam suasana hijau yang menenangkan.

(ddn/row)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi Wisata Populer di Purwokerto nan Sejuk



Jakarta

Purwokerto yang berada di kaki Gunung Slamet memiliki hawa sejuk sehingga pas buat healing. Banyak destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi, ke mana saja ya?

Traveler yang ingin melepas penat dan rehat dari rutinitas ibu kota, Purwokerto bisa menjadi tujuan wisata yang patut dicoba. Dari perbukitan hijau hingga air terjun yang menyejukkan, ada banyak destinasi menarik yang siap membuatmu merasa lebih rileks dan kembali segar.

Purwokerto juga relatif mudah dijangkau dari Jabodetabek. Kota yang berada di Banyumas, Jawa Tengah itu terhubung dengan transportasi publik, bus umum dan kereta, dengan waktu tempuh sekitar 4-5 jam.


Sejak dulu hingga kini, Purwokerto selalu punya cara menarik perhatian wisatawan. Ke mana saja ya saat pelesiran di Purwokerto?

Berikut 5 Destinasi Purwekerto yang populer:

1. Baturraden

BaturradenBaturraden (Anggraini Sekar/d’Travelers)

Lokawisata Baturraden merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Purwokerto dan Banyumas. Lokasinya yang berada di dekat kaki Gunung Slamet membuat suasana di Lokawisata Baturraden terasa sejuk dan menenangkan.

Traveler bisa berenang di kolam renang, bermain sepeda air, hingga pemandian air panas. Alhasil, tempat wisata ini lebih banyak dikunjungi oleh rombongan keluarga besar.

Wisatawan bisa menikmati indahnya pemandangan hijau sekaligus merasakan suasana alam yang sejuk dan segar. Baturraden buka setiap hari dari pukul 07.00-16.00 WIB.

2. Telaga Sunyi

telagaTelaga Sunyi (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

Berada di sekitar Baturraden, Telaga Sunyi masuk dalam daftar desatinasi sepi dan menenangkan. Diintip dari website resmi Visit Jawa Tengah, Telaga Sunyi berbentuk kolam air yang tidak begitu luas dengan kedalaman kurang lebih sampai 5 meter.

Diawali dengan air terjun kecil dan berakhir dengan sungai yang banyak batunya. Sehingga membuat terdengar suara gemericik air yang iramanya menenangkan. Di samping Telaga Sunyi juga terdapat gua sepanjang 6 meter.

Telaga Sunyi buka setiap hari dari jam 8.00 sampai jam 17.00. Tiket masuk Telaga Sunyi cukup terjangkau. Lokasi Telaga Sunyi berada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, atau sekitar 15 menit dari Wana Wisata Baturraden.

3. Gunung Slamet

Sunrise gunung SlametSunrise gunung Slamet (Gema Bayu Samudra/d’Traveler)

Bagi kamu yang suka tantangan, mendaki Gunung Slamet bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, pendakian ke puncaknya membutuhkan usaha ekstra, tetapi pemandangan yang ditawarkan benar-benar sepadan.

Gunung Slamet memiliki cukup banyak jalur pendakian, salah satunya dari Purwokerto. Yakni, dimulai dari Baturraden.

Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Baturraden relatif landai namun cukup panjang. Start dan finish dari sini, traveler bisa merasakan mandi-mandi air panas di kaki gunung.

4. The Village Purwokerto

Taman rekreasi di PurwokertoTaman rekreasi di Purwokerto (vindifitriana/d’Traveler)

The Village adalah sebuah wisata kota yang menghadirkan taman publik seluas 2.5 hektar di tengah Karisidenan Banyumas. Diresmikan pada tanggal 7 Februari 2018 dan mulai dibuka untuk umum mulai tanggal 9 Februari 2018.

The Village juga menawarkan kesempatan untuk bertamasya dengan rancangan bangunannya yang memadukan karakteristik Barat dan Nusantara, alam dan kota.

5. Pancuran Tujuh

Baturraden punya banyak destinasi unggulan yang menawarkan berbagai aktivitas seru buat wisatawan. Salah satunya adalah pijat blerang di Pancuran Pitu.Baturraden punya banyak destinasi unggulan yang menawarkan berbagai aktivitas seru buat wisatawan. Salah satunya adalah pijat blerang di Pancuran Pitu. (Arbi Anugrah/detikcom)

Pancuran Tujuh merupakan sumber air panas alami yang berada di kawasan Baturaden. Airnya mengandung belerang yang dipercaya baik untuk kesehatan kulit.

Untuk onsen massal bisa diisi 10-20 orang. Onsen antara laki-laki dan perempuan dibuat terpisah. Setiap onsen massal ini memiliki ruang bilas masing-masing.

Selain itu, terdapat juga onsen privat yang bisa dinikmati lebih intim. Wisatawan bisa berkumpul dengan keluarga di onsen ini. Untuk sementara onsen privat masih terbatas, yaitu 4 onsen.

Tarifnya Rp 150 ribu per jam untuk 5 orang, kalau nambah orang Rp 30 ribu per kepala. Onsen massal hanya Rp 15 ribu per orang. Jam operasional Pancuran 7 dari pukul 08.00-16.00 WIB. Sementara itu, onsen buka dari jam 09.00 karena dibutuhkan waktu untuk menguras terlebih dahulu.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Eksplorasi Keindahan Sigandul View Temanggung, Tempat Wisata dan Relaksasi


Jakarta

Sigandul View Temanggung menawarkan pemandangan indah Gunung Sumbing dan Sindoro dengan jarak hanya 170 meter dari Jembatan Sigandul. Jembatan ini sangat fotogenik dan cocok sebagai tempat liburan bareng teman dan keluarga.

Lokasi Sigandul View Temanggung berada di Jl. Raya Parakan, Wonosobo Km 8, Kwadungan Jurang, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Dikutip dari laman Visit Jawa Tengah dan Madosi Jawa Tengah, berikut panduan untuk eksplorasi keindahan

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Sigandul View (dok. Eko Susanto/detikJateng)

Jam Buka Sigandul View Temanggung

Sigandul View buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga 9 malam. Detikers juga bisa menyewa jeep untuk berkeliling, dengan harga tiket masuk outdoor sebesar Rp 15 ribu per orang.


Fasilitas Sigandul View Temanggung

Berbagai sarana dan fasilitas Sigandul View memungkinkan pengunjung melakukan eksplorasi keindahan alamnya. Berikut fasilitas di Sigandul Vire

1. Coffee dan Resto

Sigandul View menawarkan fasilitas yang beragam mulai dari konsep Coffee dan Resto yang menarik dan instagenic dengan harga terjangkau. Dilansir dari instagram @sigandul_view, Coffee & Resto ini menawarkan harga yang terjangkau. Berikut menu yang ditawarkan:

Harganya mulai dari Rp 21-23 ribu dengan menu makanan berat seperti nasi ayam, nila bakar dan bakso.

Harganya mulai dari Rp 45-48 ribu dengan menu sop iga sampai buntut bakar.

Camilan

Tersedia dengan harga mulai dari Rp 15-18 ribu yang menunya terdiri dari roti bakar sampai pisang goreng.

Minuman

Harganya mulai dari Rp 15-25 ribu dengan jenis yang berbeda di setiap varian minuman.

2. Taman Kelinci

Menyediakan pengalaman berinteraksi langsung dengan kelinci, alternatif tempat liburan ini adalah tempat rekreasi yang menyenangkan dan edukatif.

3. Jembatan Kaca

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Jembatan kaca Sigandul View Foto: Eko Susanto/detikJateng

Detikers yang punya nyali, tidak takut tinggi, dan penasaran, bisa menikmati pemandangan indah dari ketinggian untuk langkah yang berani.

4. Meeting Room

Meeting room dengan pemandangan indah, membuat rapat dan agenda lain terasa lebih berkesan.

5. Kolam Ikan

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Kolam ikan Sigandul View Foto: Eko Susanto/detikJateng

Sigandul View punya kolam ikan dengan pemandangan view Gunung Sumbing buat para penghobi tempa tenang dan sangat indah.

6. Restoran

Jelajah eksplorasi keindahan Sigandul View, tidak lengkap melewati restoran dengan aneka menu Nusantara.

7. Villa

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke tempat wisata ini tak perlu khawatir menginap dimana, karena tersedia villa bagi pengunjung yang ingin bermalam dengan keindahan sunrise. Berikut jenis villa yang ditawarkan Sigandul villa:

Villa Sumbing: Rp 2,5 juta/malam

Fasilitas Villa sebagai berikut:

  • Welcome drink
  • Ruang tamu
  • 4 tempat tidur
  • Kapasitas 8 orang
  • Smart TV 42 inci
  • Lemari besar di setiap kamar
  • Kursi ruang tamu
  • Kamar mandi dengan shower
  • Termasuk sarapan
  • Wifi gratis.

Villa Botorono: Rp 1,5 juta/malam

Fasilitas Villa sebagai berikut:

  • Welcome drink
  • Kapasitas 4-6 orang
  • Kamar luas dengan double bed size king
  • Kamar mandi dengan shower
  • Dilengkapi humidifier dalam ruangan
  • Smart TV
  • Wifi gratis.

Villa Merapi: Rp 1,5 juta/malam

  • Welcome drink
  • Kapasitas 4-6 orang
  • Termasuk sarapan
  • Smart TV 42 inch
  • Humidifier
  • Teko listrik
  • Perlengkapan sholat
  • Kamar mandi dengan water heater
  • Wifi gratis.

8. Tempat Reservasi

Sigundul View juga menyediakan fasilitas yang menerima reservasi segala bentuk acara dan menyediakan reservasi makanan yang dapat dipesan oleh pemesan. Berikut jenis-jenis fasilitas yang dapat detikers reservasi:

Syarat dan Ketentuan Reservasi

  • Check in mulai 14.00 WIB
  • Check Out maksimal 12.00 WIB
  • DP mulai 30%
  • Reschedule maksimal H-5
  • Extra Bed Rp 200 ribu/bed dan termasuk sarapan 1 pack.

Dengan fasilitas ini, Sigandul View adalah tempat yang pas untuk menghabiskan waktu libur akhir pekan. Udah masukin Sigandul View dala wish list kamu?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Pesona Grand Aston Puncak, Hotel Full Pemandangan Gunung Lobi-Kamar



Jakarta

Kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tak pernah kehilangan pesonanya menarik perhatian wisatawan. Termasuk deretan hotel pengisi area yang terkenal dengan hawa sejuk, pemandangan serba hijau, dan rasa nyaman maksimal cocok untuk liburan atau healing.

Grand Aston Puncak menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan saat traveler ingin menginap di Puncak. Berlokasi di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), hotel bintang lima ini adalah pilihan tepat untuk detikers yang ingin staycation sendiri atau liburan bareng keluarga.

“Hotel Grand Aston Puncak adalah tempat menginap dengan pengalaman lengkap paduan keindahan alam, kemajuan teknologi, dan pelayanan profesional. Kami menghadirkan fitur Google Nest di tiap kamar agar tamu makin mudah mengakses layanan,” ujar Andi Grinaldi Mattinetta selaku General Manager Grand Aston Puncak.


Grand Aston PuncakKamar Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

detikTravel sempat mengunjungi hotel yang berada tepat di pinggir Jalan Raya Puncak, Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur pada Rabu (15/10/2025). Sejuknya area hotel dan kawasan Puncak sangat kontras dengan panas dan bisingnya area Jakarta.

Grand Aston PuncakLobi Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

Ketika menginjakkan kaki di lobi, pandangan langsung dimanjakan dengan panorama bunga dan tanaman hijau. Gunung Beser yang berada tepat di belakang bangunan jadi poin plus buat hotel yang menyediakan 205 kamar dengan 11 tipe ini.

Para tamu bebas mengakses pemandangan yang langsung bikin mata rileks ini, apalagi hotel memasang banyak jendela di berbagai area. Sehingga, tiap pengunjung bisa dengan bebas melempar pandangan ke gunung menikmati keindahan pemandangan area Puncak.

Terkait fasilitas, tentunya pengunjung tak perlu khawatir. Di sini ada infinity pool, yaitu kolam renang yang didesain seperti tidak ada pinggirnya. Kolam ini tidak ditempatkan di lantai dasar, sehingga para tamu bisa menatap langsung Gunung Beser yang jadi view utama Grand Aston Puncak.

Grand Aston PuncakKolam renang infinity pool Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

Infinity pool menyediakan kolam air hangat yang jadi poin tambahan lain untuk salah satu hotel paling terpercaya di Indonesia ini. Fasilitas ini memungkinkan tamu yang takut dingin bisa tetap berenang. Area kolam renang dilengkapi shower dan ruang ganti baju yang nyaman.

Buat pengunjung yang membawa anak selama menginap tak perlu khawatir. Hotel menyediakan kids area yang menyediakan area permainan plus kelinci yang dipelihara pihak hotel. Selain itu, hotel bekerja sama dengan Kebun Raya Cibodas di berbagai program edukatif untuk anak.

Pengunjung yang ingin menikmati aneka hidangan terbaik bisa berkunjung ke Altius atau Plum Grill & Bar. Grand Aston Puncak menyediakan pilihan menu berbeda bagi tamu yang ingin menikmati sarapan, makan siang, atau dinner bersama keluarga dan kolega.

Grand Aston PuncakRestoran Altius Grand Aston Puncak (dok. situs Grand Aston Puncak)

Bagi pengunjung yang memilih hidangan Nusantara, bisa datang ke restoran Altius. Di sini ada layanan breakfast in the sky, yaitu sarapan di ruang terbuka dengan pemandangan bebas ke gunung, langit, dan area sekitar hotel. Layanan tersedia maksimal untuk 10 orang dengan harga Rp 250 ribu per packs.

Grand Aston PuncakPlum Grill & Bar di Grand Aston Puncak Foto: situs Grand Aston Puncak

Pengunjung yang memilih menu internasional bisa datang ke Plum Grill & Bar. Resto yang dirancang dengan gaya modern kontemporer ini cocok untuk makan malam spesial dengan orang terkasih atau jamuan formal bersama rekan bisnis. Resto menyediakan beragam menu makanan dan minuman yang pastinya berkualitas serta menggugah selera.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Kutablang, Stasiun Paling Barat Indonesia, dan Relasi Erat dengan KA Cut Meutia



Jakarta

Stasiun Kutablang hidup lagi. Stasiun kereta api yang berada di ujung barat Indonesia itu, berdenyut setelah layanan Kereta Api (KA) Perintis Cut Meutia beroperasi kembali.

KA Cut Meutia melayani lintas Krueng Geukueh – Kutablang di Provinsi Aceh. Jalur itu menjadi simbol keterhubungan masyarakat sekaligus bagian penting dari sistem pertahanan nasional berbasis rel.

Sepanjang Januari-September 2025, KA Cut Meutia melayani 31.412 pelanggan. Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman, efisien, dan berkelanjutan.


“KA Cut Meutia menjadi alat transportasi dan lambang semangat Aceh untuk kembali bangkit melalui infrastruktur yang memperkuat konektivitas dan pertahanan wilayah barat Indonesia,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam rilis kepada detikTravel, Jumat (24/10/2025).

Stasiun KA Kutablang AcehStasiun KA Kutablang Aceh (dok. PT KAI)

Terletak di Gle Putoh, Kabupaten Bireuen, Stasiun Kutablang kini menjadi stasiun aktif paling barat di Indonesia. Dari sinilah perjalanan KA Cut Meutia berakhir setelah melintasi jalur sepanjang 21,45 kilometer dari Stasiun Krueng Geukueh. Kutablang menjadi penanda batas geografis perkeretaapian nasional dan simbol kedaulatan transportasi di wilayah Aceh.

“Kutabalang mewakili semangat menjaga wilayah terluar bangsa. Saat ini, selain untuk pertahanan juga menjadi fasilitas yang menghubungkan masyarakat, pendidikan, serta wisata,” kata Anne.

Dari Rel Perang ke Jalur Pertahanan dan Harapan

Sejarah perkeretaapian Aceh dimulai tahun 1876, ketika jalur pertama dari Ulee Lheue ke Kutaraja (Banda Aceh) sepanjang 5 kilometer dibangun untuk kepentingan militer. Rel ini digunakan sebagai jalur logistik dan mobilisasi pasukan dalam Perang Aceh. Dalam dua dekade berikutnya, jalur terus diperluas hingga mencapai 502 kilometer, menghubungkan Banda Aceh – Sigli – Lhokseumawe – Langsa – Pangkalan Susu (Sumatera Utara).

Sejak awal, rel di Aceh berperan strategis bagi keamanan dan pertahanan. Jalur ini memungkinkan pasokan logistik dan pergerakan personel secara cepat di kawasan perbatasan barat. Setelah Indonesia merdeka, peran itu berlanjut sebagai infrastruktur dasar untuk membangun konektivitas nasional.

Stasiun KA Kutablang AcehKA Cut Meutia hidupkan Stasiun KA Kutablang Aceh (dok. PT KAI)

Meski operasional kereta api di Aceh sempat berhenti pada 1982 akibat kerusakan jembatan dan penurunan aktivitas ekonomi, semangat untuk menghidupkannya tidak pernah padam. Kini, melalui jalur Krueng Geukueh – Kutablang, rel yang dahulu dibangun untuk kepentingan militer kembali berfungsi sebagai jalur penguatan konektivitas dan pertahanan bangsa.

Selain sebagai infrastruktur pertahanan dan transportasi publik, lintas KA Cut Meutia juga berkembang menjadi jalur wisata edukatif. Penumpang dapat menikmati panorama sawah, perdesaan, dan pantai yang membentang di sepanjang jalur.

Beberapa sekolah dan komunitas di Aceh menjadikan perjalanan ini sebagai sarana belajar sejarah, mengenalkan generasi muda pada kisah perjuangan dan teknologi rel bangsa.

Perintis untuk Pemerataan dan Ketahanan Wilayah

KA Cut Meutia merupakan satu dari sembilan kereta api perintis di Indonesia. Bersama KA Datuk Belambangan di Sumatera Utara, KA Lembah Anai di Sumatera Barat, dan KA Makassar-Parepare di Sulawesi Selatan, layanan ini memperluas pemerataan transportasi sekaligus memperkuat fondasi pertahanan wilayah dari barat hingga timur Nusantara.

“Kereta api adalah infrastruktur strategis. Di Aceh, KA Cut Meutia menjadi penghubung masyarakat sekaligus bagian dari kesiapan bangsa menjaga dan membangun wilayah Indonesia,” kata Anne.

(fem/row)



Sumber : travel.detik.com

Bayar Rp 200 Ribuan, Bisa ke 13 Destinasi dan Masuk Area Makam Raja Demak



Demak

Wisatawan yang ingin melakukan perjalanan religi di Kabupaten Demak mungkin bisa mencoba paket wisata yang ditawarkan Dinas Pariwisata (Dinparta) Kabupaten Demak.

Dinparta Demak memiliki Paket Wisata Jawara (Jelajah Wisata Religi Demak). Dengan harga Rp 200 ribuan, detikers bisa seharian menjelajahi 13 tujuan wisata di pusat penyebaran Islam tertua di nusantara.

Kepala Dinparta Demak, Endah Cahya Rini mengatakan, ada sejumlah eksklusivitas yang bisa didapatkan dari Paket Wisata Jawara. Wisatawan bisa masuk ke area khusus hingga mencicipi kuliner khas Demak.


“Wisatawan bisa masuk ke area khusus, misalnya di makam Raja Demak itu biasanya kan di luar. Nah, kita bisa usahakan untuk masuk ke dalam,” kata Endah saat ditemui detikJateng.

“Kita juga sajikan jamu coro, ada nasi-nasi makanan khas Demak itu tidak sembarangan bisa (dihidangkan),” tambahnya.

Adapun 13 lokasi tujuan yang akan dijelajahi wisatawan dalam Paket Wisata Jawara yaitu:

1. Sunrise Pantai Noer Bedono
2. Makam Terapung Syekh Mudzakir
3. Explore Desa Tenggelam
4. Kampung Adat Kadilangu
5. Pendopo Ndalem Notobratan
6. Lumbung Padi Tertua se-Asean
7. Ndalem Sesepuh Kadilangu
8. Masjid Kadilangu
9. Makam Sunan Kalijaga
10. Masjid Agung Demak
11. Museum Masjid Agung Demak
12. Makam Raja/Sultan Demak
13. Explore Arsitektur Demak Kuno

Wisata ini dimulai pukul 04.00 WIB, di mana wisatawan akan memulai perjalanannya menuju Kawasan Makam Syekh Mudzakir yang berada di tengah laut Kecamatan Sayung menggunakan perahu.

“Jam 04.00 WIB pagi, sebelum subuh, kita menuju ke wisata religi Syekh Mudzakir yang ada di tengah laut. Itu sensasinya luar biasa karena pagi-pagi kita harus bangun, kemudian harus naik perahu. Terus kita salat subuh di makam Syekh Mudzakir dan berziarah di sana,” ujar Endah.

Endah menyebut wisatawan bisa mendapat akses khusus di beberapa lokasi tujuan. Tak hanya melihat-lihat, pemandu wisata juga akan menjelaskan seluk-beluk tempat yang sedang dikunjungi.

Artikel ini sudah tayang di detikJateng. Baca selengkapnya di sini.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Galungan Lebih Seru dengan Wahana & Show Spektakuler di Trans Studio Bali!



Denpasar

Perayaan Galungan & Kuningan selalu menjadi waktu istimewa bagi masyarakat Bali. Setelah rangkaian sembahyang di pura dan kunjungan ke rumah keluarga, banyak semeton Bali yang mencari aktivitas menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.

Jika kamu sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, nyaman, dan penuh hiburan, Trans Studio Theme Park Bali bisa jadi pilihan terbaik tahun ini.

Libur Indoor yang Nyaman & Tetap Seru

Tidak perlu khawatir panas atau hujan, Trans Studio Theme Park Bali menawarkan pengalaman liburan menyenangkan di dalam ruangan. Lokasinya yang strategis di pusat Denpasar membuatnya mudah dijangkau oleh keluarga dari berbagai daerah Bali.


Dengan 16 wahana dan 3 pertunjukan spektakuler, theme park ini menyajikan hiburan lengkap untuk segala usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Flying Over Indonesia: Sensasi Terbang yang Tidak Ditemukan di Tempat Lain

Salah satu wahana unggulan yang wajib dicoba adalah Flying Over Indonesia (FOI). Wahana ini menawarkan sensasi terbang virtual keliling nusantara, memperlihatkan pemandangan Indonesia dari sudut yang menakjubkan.

Pengalaman imersif ini hanya ada di Trans Studio Theme Park Bali, menjadikannya salah satu atraksi yang paling diburu selama liburan.

Selain FOI, terdapat pilihan wahana menarik lainnya, seperti:

  • Formula Kart untuk kamu yang ingin merasakan adu cepat di lintasan.
  • Boomerang Coaster yang memacu adrenalin.
  • Wahana keluarga dan anak yang seru serta aman.
  • Pertunjukan Spektakuler, Termasuk Drama Kolosal Bali
  • Jangan lewatkan 3 show utama, salah satunya Gayatri Show, yang menggabungkan drama kolosal, musik, dan estetika tradisi Bali dalam satu panggung megah. Pertunjukan ini menjadi pengalaman budaya yang memukau sekaligus edukatif bagi keluarga.

Promo Khusus Galungan & Kuningan

Untuk membuat liburan semakin terjangkau, Trans Studio Theme Park Bali menghadirkan promo spesial selama 17-30 November 2025:

KTP Bali

Rp 125.000 (weekday & weekend)
Promo spesial: Rp 105.000 per tiket, minimal pembelian 2 tiket

KTP Nasional

Rp 135.000 (weekday)
Rp 155.000 (weekend)

Trans Studio Theme Park Bali destinasi ideal bagi keluarga yang ingin tetap hemat tanpa mengurangi keseruan liburan.

Cara Beli Tiket

Pembelian tiket dapat dilakukan dengan mudah melalui:

Saatnya membuat momen Galungan & Kuningan 2025 lebih berkesan. Trans Studio Theme Park Bali berlokasi di Jalan Imam Bonjol No. 440, Denpasar Barat, Bali.
Dengan wahana lengkap, show spektakuler, hingga promo spesial, Trans Studio Theme Park Bali menawarkan pengalaman liburan yang tak hanya seru, tetapi juga penuh kehangatan untuk semua anggota keluarga.
Ngiring semeton Bali, rayakan Galungan lebih seru di Trans Studio Theme Park Bali!

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com