Tag Archives: objek wisata

Jam Buka dan Harga Tiket Masuknya 2024


Jakarta

Kediri menawarkan berbagai pilihan destinasi tak kalah menarik dengan destinasi lainnya di Jawa Timur, termasuk wisata ramah anak.

Hal ini akan menambah pengalaman liburan traveler lebih berkesan. Jelajahi rekomendasi pilihan wisata Kediri untuk anak berikut ini.

Wisata Kediri untuk Anak-anak

1. Dunia Candy


Di Kabupaten Kediri ada tempat wisata yang ramah anak dan cocok untuk wisata keluarga. Namanya Wisata Dunia Candy.Dunia Candy destinasi siwata yang ramah anak dan cocok untuk wisata keluarga. (dok.Instagram @wisataduniacandy

Dunia Candy adalah pilihan wisata Kediri untuk anak yang didesain penuh warna warni layaknya permen. Sesuai namanya, sejatinya Dunia Candy adalah pabrik permen yang ada di Kediri.

Berbagai wahana bermain seperti playground, kereta kelinci, bianglala, hingga mandi bola pun ada. Selain bermain dan berfoto di bangunan-bangunan yang lucu, traveler dan si kecil juga bisa melihat langsung bagaimana proses pembuatan permen.

  • Alamat: Jl. Raya Kediri No 444, Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.
  • Jam Operasional: Weekday: 08.00-17.00 WIB dan Weekend: 08.00-20.00 WIB.
  • Harga Tiket Masuk: Weekday Rp 12.000 dan Weekend Rp 15.000.

2. Kampung Indian Kediri

Kampung Indian KediriKampung Indian Kediri. (Andhika Dwi/detikTravel)

Wisata Kampung Indian merupakan wisata Kediri yang terletak di bawah area lereng Gunung Kelud. Tak heran jika, kita akan merasakan udara sejuk dengan, suasana pedesaan yang asli.

Sesuai namanya, objek wisata ini merupakan replika perkampungan suku indian, lengkap dengan bangunan dan tampilan tari khasnya. Di sini, pengunjung juga bisa menyewa pakaian dan aksesoris khas Indian.

Banyak orang juga yang melakukan outbound anak kecil hingga dewasa dan gathering di tempat ini.

  • Alamat: Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
  • Jam Operasional: 08.00-17.00 WIB.
  • Harga Tiket Masuk: Weekday Rp 10.000 dan weekend dan tanggal merah Rp 12.000.

3. Gumul Paradise Island and Waterpark

Destinasi ini menawarkan wahana air, taman bermain yang luas, dan fasilitas umum yang cukup lengkap. Membuatnya cocok jadi pilihan liburan untuk keluarga, teman, maupun kelompok anak sekolah.

Wahana permainan di kolam renang yang ada mulai dari speed slide, kolam bak tumpah, body slide, hingga kolam jamur. Tersedia juga toilet, food court, musala, dan loker untuk pengunjung.

  • Alamat: Kompleks Simpang Lima Gumul, Sumberejo, Dadapan, Sumberejo, Kec. Ngasem, Kabupaten Kediri.
  • Jam Operasional: Selasa-Jumat dari jam 09.00 – 17.00 WIB, Sabtu-Minggu dan hari libur buka dari 08.00 – 17.00 WIB.
  • Harga Tiket Masuk: Weekday Rp 35.000 dan Weekend Rp 40.000. Anak usia 2 tahun ke atas berlaku tiket penuh.

4. Taman Wisata Tirtoyoso Park

Wisata Kediri ramah anak lainnya ada Taman Wisata Tirtoyoso Park, yang menyajikan ragam wahana menarik.Selain jernih, kolam renang di sini juga segar.

Pengunjung juga bisa bermain perosotan, ember tumpah, hingga sepeda air di kolam renang. Selain wahana air anak, ada juga kolam renang khusus dewasa dengan ukuran panjang 20 meter dan lebar 10 meter.

Setelah puas bermain air, pengunjung bisa langsung mengisi perut di kafe maupun angkringan di sana.

  • Alamat: Jl. Jenderal Ahmad Yani No.123, Banjaran, Kecamatan Kota, Kabupaten Kediri.
  • Jam Operasional: 06.00 – 17.00 WIB.
  • Harga Tiket Masuk: Rp 20.000

5. Istana Jamur

Istana Jamur merupakan destinasi edukasi ramah keluarga. Sesuai namanya, di sini pengunjung akan dimanjakan dengan arsitektur bentuk jamur yang unik.

Pengunjung juga menyewa kostum ala anggota kerajaan untuk berfoto-foto. Selain spot foto ciamik, di sini juga ada arena outbound.

  • Alamat: Jl Kedung Ombo Nomor 21, Rejomulyo, Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.
  • Jam Operasional: Setiap hari mulai dari jam 08.00-17.00 WIB
  • Harga Tiket Masuk: Rp 10.000.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya Kebun Teh Malabar Dilihat dari Bianglala Raksasa



Kabupaten Bandung

Kesejukan dan keindahan kebun teh Malabar makin menarik ketika wisatawan melihatnya dari atas bianglala raksasa yang baru buka di sana.

Destinasi bianglala yang saat ini ramai dikunjungi tersebut adalah Nimo Eye. Wisata tersebut merupakan sebuah wahana bianglala raksasa dengan sajian pemandangan hamparan kebun teh Malabar yang indah.

Wahana tersebut terletak di kawasan Nimo Highland, Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dengan ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut (MDPL).


Bagi yang memiliki rasa takut ketinggian, menaiki wahana tersebut bisa menjadi tantangan dan memacu adrenalin. Namun masyarakat tidak lerlu khawatir, pasalnya wahana tersebut telah dipastikan memenuhi standar keamanan yang baik

“Deg-degan banget, jantung hampir mau copot. Tapi seru, soalnya ini pengalaman pertama naik bianglala,” ujar salah satu pengunjung asal Cianjur, Ula (19), Minggu (13/10/2024).

Ula mengaku naik wahana tersebut bersama ketiga teman-temannya. Saat berada di dalam kabin wahana Ula tak lupa langsung banyak mengabadikan melalui layar ponselnya.

“Katanya kan ini terbesar di Asia ya. Terus tadi bikin konten juga di sini, pastinya videoin waktu naik bianglala,” katanya.

Ula mengatakan telah lama merencanakan liburan di wahana tersebut. Ia langsung berangkat dari Cianjur bersama beberapa temannya.

“Sudah lama mau ke sini, soalnya penasaran liat di TikTok. Jadi janjian sama teman-teman ke sininya. Rekomendasi pokoknya main ke Nimo Eye,” jelasnya.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Salah satu Staff Nimo Eye, Opik Hermansyah mengklaim wahana tersebut merupakan yang tertinggi di Asia. Pasalnya wahana tersebut berdiri di dataran tinggi Gunung Nini Pangalengan.

“Wahana Nimo Eye ini kita ada wahana Bianglala dengan evarasi tertinggi se-Asia. Dengan ketinggian 1400 MDPL,” kata Opik.

Opik menjelaskan wahana tersebut menjadi wisata favorit bagi masyarakat. Sehingga bagi yang akan mengunjungi Nimo Highland pasti akan mencoba wahana tersebut.

“Kemanannya sudah safety sekali. Udah ada rekor muri juga dan ada fasilitas mobil kesehatan kalau ada apa-apa. Ada juga monitor HT juga di dalam kabinnya. Jadi kalau ada apa-apa bisa hubungi pakai itu,” tegasnya.

Menurutnya adanya Nimo Eye tersebut adalah demi membuat para wisatawan terus berdatangan ke Pangalengan.

“Alasan adanya Nimo Eye ini adalah supaya wisatawan itu tidak jenuh itu-itu aja. Jadi ada wahana baru lagi gitu. Soalnya setiap tahun kita suka ada beberapa wahana lagi,” ucapnya.

Dengan menaiki wahana bianglala tersebut masyarakat ditawarkan pemandangan yang indah. Apalagi jika naik wahana tersebut pada terbit atau terbenamnya matahari.

“Bisa melihat hamparan kebun teh yang indah. Dengan sunsetnya, sunrise nya juga,” bebernya.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Opik menyebutkan terdapat beberapa paket harga tiket masuk ke Nimo Eye. Di antaranya paket reguler, paket VIP dan paket Family.

“Reguler itu satu putaran dan dicampur orang lain. Durasinya satu kali putaran. Kalau VIP dua kali putaran, private kabin, dan free minuman. Reguler di weekday Rp 40 ribu, weekend Rp 50 ribu. Kalau VIP Rp 155 ribu weekday, Rp 185 untuk weekend,” tuturnya.

Objek wisata tersebut kerap menjadi daya tarik masyarakat. Pasalnya para masyarakat ingin merasakan melihat pemandangan hamparan kebun teh Malabar yang indah.

“Pengunjung per harinya weekend ada sekitar 300 orang. Weekend bisa bisa sampai 500 orang,” ucap Opik.

Wahana bianglala raksasa tersebut memiliki 48 kabin. Setiap satu kabin memiliki kapasitas sebanyak empat orang.

“Satu putaran sekitaran 10 menit. Satu kabin maksimal 4 orang. Dengan maksimal berat badan 400 kg,” pungkasnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

11 Wisata Terkenal yang Kini Terbengkalai dan Tinggal Nama


Jakarta

Sejumlah tempat wisata ternama di Indonesia mengalami nasib buruk karena tak lagi eksis. Padahal dahulunya, tempat tersebut ramai dikunjungi dan menjadi favorit banyak orang.

Mau tahu mana saja tempat wisata tersebut? Simak artikel ini untuk mengetahuinya. Ada tempat wisata yang terbengkalai tak terurus, beralih fungsi, jadi tempat uji nyali, dan ada yang tinggal nama.

Tempat Wisata Terkenal yang Tak Eksis Lagi

Dirangkum dari artikel detikcom, berikut ini 11 tempat wisata yang dulunya terkenal tetapi tak eksis lagi:


1. THR Sriwedari, Solo

THR SriwedariTHR Sriwedari tahun 2017. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Bagi warga Solo dan sekitarnya, pasti tak asing lagi dengan THR Sriwedari. THR atau Taman Hiburan Rakyat menawarkan berbagai hiburan dengan harga merakyat.

Banyak wahana permainan anak yang seru. THR Sriwedari juga menjadi tempat pementasan seni musik, mulai dari dangdut, lagu-lagu Koes Plus, hingga musik rock.

Namun sejak akhir 2017, THR Sriwedari dibongkar dan rata dengan tanah karena lokasi tersebut dijadikan masjid. Namun pembangunan masjid di Taman Sriwedari itu mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

2. Hotel Berhantu Bedugul, Bali

Hotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, IndonesiaHotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, Indonesia. (Getty Images/iStockphoto/Aleksandr Golubev)

Kedua adalah hotel di Bedugul, Bali yang dulunya digadang-gadang bakal menjadi hotel mewah. Namun hal itu tak pernah terjadi karena pembangunannya dihentikan sebelum hotel dibuka.

Sejak 1990-an, bangunan dibiarkan begitu saja. Tak jelas siapa sosok pemilik hotel tersebut. Ada yang menyebut pemiliknya adalah keluarga Cendana, ada juga yang bilang dimiliki orang China tapi kehabisan modal.

Keberadaan hotel ini tetap menarik perhatian hingga ada media asing yang menyorotinya. Banyak yang mengatakan hotel tersebut berhantu. Hotel yang dimaksud adalah Taman Rekreasi Hotel & Resort di Kecamatan Baturiti.

Misteri yang menyelubungi bangunan mewah ini, tidak mengurangi minat masyarakat. Warganet justru menjadikan hotel tetap eksis di Google Maps. Banyak yang memberi ulasan, seakan-akan menginap di hotel tersebut dan mendapatkan pelayanan baik.

3. Jiwangga Resto, Sleman

Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker.Foto diambil Kamis (31/3/2022).Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker. Foto diambil pada Kamis (31/3/2022). (Jauh Hari Wawan S/detikJateng).

Jiwangga Resto di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dulu menjadi tempat wisata kuliner yang terkenal. Tapi kini terbengkalai dan banyak cerita horor mengenai tempat ini.

Dilansir dari detikJateng, bangunan restoran ini berkonsep kerajaan Majapahit, yang didominasi batu bata, ornamen ukiran kayu, dan bernuansa Hindu. Kini bangunan itu tertutupi tumbuhan liar yang tinggi.

Karena lama kosong, banyak orang yang bercerita mengenai penampakan sosok gaib. Ada yang pernah melihat ular raksasa, ada pula yang melihat sosok wanita yang disebut-sebut sebagai kuntilanak.

4. Wisata Banyu Nget, Trenggalek

Wanawisata Banyu Nget TrenggalekAir terjun Urang Kambu yang ikonik di Wanawisata Banyu Nget, Trenggalek. (Adhar Muttaqin)

Tahun 2017 lalu, wanawisata Banyu Nget di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek dibuka dan sempat menjadi viral karena memiliki banyak daya tarik. Misalnya air terjun Urang Kambu, mandi air hangat, jembatan kangen, hingga sepeda udara.

Tempat wisata ini hanya berumur 7 tahun hingga akhirnya tutup. Penutupan diduga karena merosotnya tingkat kunjungan wisatawan. Salah satu penyebabnya berkaitan dengan jalur wisata yang pindah ke jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung yang baru dibuka.

Pada Agustus 2024, detikJatim sempat melihat sendiri kondisi wisata Banyu Nget. Tampak gapura masuk masih berdiri kokoh, sementara pos penjagaannya tampak kosong. Akses jalannya banyak ditumbuhi semak-semak.

5. Snowbay Waterpark di TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII sebelum berubah fungsi. (Putu Intan/detikcom)

Snowbay Waterpark yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dulu menjadi idola anak-anak yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Terlebih jika akhir pekan, pasti tempat ini ramai.

Semenjak ada pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi. Dua tahun tutup, tempat wisata ini tak dibuka kembali dan kondisinya terbengkalai.

detikcom sempat mengunjungi lokasi pada Januari 2022 dan ternyata tempat itu dalam proses pembangunan untuk dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas penunjang lain untuk TMII.

6. Taman Remaja Surabaya

Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR. (Esti Widiyana)

Taman Remaja Surabaya (TRS) mirip dengan THR Sriwedari. Tempat ini menjadi salah satu objek wisata kebanggaan warga Surabaya. Tempat ini sangat merakyat karena harganya terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sekitar 20 wahana permainan.

Berdiri sejak 1971, TRS harus tutup karena kontrak kerja sama dengan pengelola sudah habis. Sempat ditutup sejak 2018, lokasi TRS kini dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya menjadi tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu.

7. Taman Festival Bali

Taman Festival BaliTaman Festival Bali. (dok denpasarkota.go.id)

Taman Festival Bali adalah tempat wisata populer di kawasan Denpasar sekitar 1997. Dulu tempat ini megah dan menjadi tempat tujuan bagi wisatawan yang datang ke Bali.

Tempat ini sudah lama tutup dan menjadi terbengkalai, sehingga kesannya angker. Namun kondisi ini membuat sebagian orang penasaran dengan Taman Festival Bali. Mereka ingin melihat suasana angker di sana dan menjadikannya sebagai tempat uji nyali.

Lokasinya mudah di akses, karena terletak di tepi pantai Padang Galak, Kesiman, Kota Denpasar, Bali.

8. Kampung Gajah Wonderland

Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung.Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung. (Whisnu Pradana)

Kampung Gajah Wonderland memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan. Lokasinya di Jalan Sersan Bajuri, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

Dibuka pada 2009, Kampung Gajah Wonderland hanya berusia sampai 9 tahun. Sejak 2018, Kampung Gajah Wonderland terpaksa tutup karena pailit.

Saat masih buka, harga tiket masuknya Rp 15 ribu saat weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Pengunjung harus membayar lagi jika ingin naik wahana. Tapi ada juga tiket terusan yang dihargai Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Harga tersebut termasuk mahal dibandingkan tempat wisata serupa lainnya.

Tim detikJabar sempat berkunjung ke lokasi tersebut pada 2023. Beberapa bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tak terlihat lagi patung-patung gajah yang menjadi ikon. Tempat patung gajah itu telah difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman yang dijalankan oleh warga setempat.

9. Depok Fantasi Waterpark

Depok Fantasi Waterpark atau Aladin Waterpark sebetulnya merupakan pionir rekreasi air di Kota Depok. Tapi sayang, tempat ini kabarnya tutup akibat pandemi COVID-19.

Bangunan waterpark tersebut sudah tak tersisa lagi. Lokasinya yang berada di Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, sudah berubah menjadi kompleks perumahan.

10. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar terkenal hingga ke luar negeri karena sangat unik. Hotel ini menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

Akses menuju ke hotel itu penuh tantangan, yaitu pengunjung harus memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasinya berada di Gunung Parang, yaitu gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

Namun hotel ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi COVID-19. Tapi traveler masih bisa naik gunung atau melakukan panjat tebing di Gunung Parang.

11. Wonderia Semarang

Taman atau wahana hiburan Wonderia adalah tempat wisata dulu populer di Kota Semarang. Letaknya yang berada di pusat Kota Semarang membuatnya mudah ditemukan.

Nahas, pada 15 November 2007, terjadi kecelakaan pada wahana permainan plane tower atau balon udara yang mengakibatkan 16 orang luka-luka. Bahkan peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya pada Februari 2006.

Taman Wonderia Semarang itu kemudian ditutup pada 17 November 2007 sampai waktu yang tidak ditentukan. Ada kabar yang mengatakan bahwa lokasi taman wisata Wonderia akan dijadikan hutan kota.

Jejak wisata terkenal yang terbengkalai ini umumnya masih bisa dilihat masyarakat. Sebagian masih utuh meski tidak terawat, namun ada juga yang mulai berubah fungsi sesuai kebijakan pengelola.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Serunya Mengisi Liburan di Pantai Slopeng, Objek Wisata Favorit di Madura



Jakarta

Pantai Slopeng di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi salah satu destinasi wisata favorit untuk mengisi liburan bersama keluarga atau teman. Pantai ini terletak sekitar 21 kilometer dari pusat kota Sumenep.

Pantai ini menawarkan pesona alam yang memikat dengan hamparan pasir putih yang luas, deretan pohon cemara udang, serta ombak yang tenang. Selama musim liburan, Pantai Slopeng selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Dengan suasananya yang tenang dan asri, pantai ini menjadi tempat ideal untuk melepaskan penat setelah aktivitas sehari-hari. Wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan seru, mulai dari bermain pasir, naik kuda, hingga mencoba motor Atv menyusuri keindahan pantai.


“Pantai Slopeng harus dikunjungi saat mengisi liburan ke Madura. Objek wisata ini akan memberikan pengalaman seru yang tak terlupakan,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).

Pantai Slopeng di MaduraFoto: Pemkab Sumenep

Bagi penggemar fotografi, Pantai Slopeng adalah surga kecil dengan pemandangan alam yang memukau, terutama saat matahari terbenam.

Banyak pengunjung memanfaatkan keindahan ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau pasangan. Selain itu, area pantai yang luas juga cocok untuk bermain voli pantai atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin laut.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam, Pantai Slopeng juga menjadi tempat yang sempurna untuk mencicipi kuliner khas Madura. Wisatawan dapat menikmati nasi jagung, atau berbagai olahan ikan segar yang dijajakan oleh pedagang lokal. Sebagai pelengkap, es kelapa muda yang segar menjadi favorit untuk dinikmati sambil bersantai.

Fasilitas di Pantai Slopeng terus ditingkatkan oleh pengelola dan pemerintah daerah. Tersedia area parkir yang luas, gazebo untuk berteduh, toilet bersih, hingga tempat ibadah.

“Akses menuju pantai pun sudah nyaman, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi pengunjung,” tuturnya.

Dengan tiket masuk yang terjangkau, Pantai Slopeng menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong namun tetap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

“Jadi, jika Anda mencari tempat untuk mengisi liburan dengan suasana yang seru dan menenangkan, Pantai Slopeng di Sumenep adalah destinasi yang wajib dikunjungi,” imbuh Fauzi.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

Ini 2 Spot Wisata Paling Baru di Puncak, Cocok untuk Liburan Nataru!



Jakarta

Wisata ke Puncak, Bogor saat libur panjang sudah menjadi tradisi banyak traveler. Terlebih, kini ada dua objek wisata yang baru saja dibuka dan cocok untuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kawasan wisata Puncak adalah primadona bagi traveler dari sekitar Jabodetabek. Letaknya yang tak terlalu jauh dari kota, iklim yang sejuk, hingga segudang tempat wisata menjadi daya tarik tersendiri.

Perihal objek wisata, Puncak kerap menawarkan keterbaruan. Tak ayal orang kerap singgah ke sana kendati selalu mengalami lonjakan volume wisatawan.


Bagi traveler yang ingin menikmati libur Nataru kali ini dengan berkunjung ke Puncak, bisa menjajal dua spot wisata baru ini:

1. Papa Dino Puncak

Papa Dino PuncakPapa Dino Puncak. (Pradita Utama/detikcom)

Papa Dino Puncak adalah taman rekreasi bertema dinosaurus yang baru saja dibuka di Puncak, tepatnya pada Jumat (20/12/2024). Spot satu ini melantai di area yang dulu dikenal sebagai The Ranch, atau di Jalan Raya Puncak KM.77, Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Daya tarik wisata tersebut yakni dengan banyaknya animatronik dinosaurus yang berukuran besar. Animatronik tersebut tak hanya jadi pajangan, tetapi juga dapat bersuara, bergerak, hingga mengeluarkan air.

Selain itu, tempat tersebut menyimpan atraksi lain seperti berinteraksi dengan domba hingga sapi, menaiki kereta dino, dino dokar, sepeda gowes atau listrik, hingga flying fox.

Harga tiket masuk:

  • Rp 35 ribu (weekday)
  • Rp 40 ribu (weekend)

Jam buka:

  • 9.00-18.00 WIB (weekday)
  • 8.00-21.00 WIB (weekend)

2. Hibisc Fantasy Puncak

Hibisc Fantasy Puncak, BogorHibisc Fantasy Puncak, Bogor. (Pradita Utama/detikcom)

Satu lagi destinasi wisata yang baru saja dibuka di Puncak adalah Hibisc Fantasy Puncak. Spot satu itu menawarkan taman rekreasi dengan banyaknya unsur warna dan bunga.

Berkunjung ke sana, traveler dapat melihat banyaknya taman bunga hingga berbagai bangunan estetik penuh warna. Bangunan tersebut merupakan bangunan permanen dengan mengambil konsep layaknya Benteng Kremlin Moskow, Rusia.

“Ini konsepnya itu, bahwasanya Hibisc Fantasy Puncak ini adalah taman bunga plus rekreasi ya. Jadi nanti pengunjung bisa merasakan bunga-bunga, keindahan bunga yang ada di Hibisc Fantasy Puncak, dan juga bisa melihat kastil-kastil kayak gitu,” terang perwakilan pengelola, Ajang Ana Suriatma, saat mendampingi kami di sana, Jumat (20/12/2024).

Wahana itu baru saja dibuka pada 11 Desember 2024. Meliputi 20 wahana seperti kora-kora, rainbow slide, rumah hantu, hingga taman kelinci. Namun, beberapa wahana wisata tersebut belum semuanya dapat beroperasi lantaran izin yang belum selesai.

Tetapi berkunjung ke sana rasanya juga menarik traveler coba untuk libur Nataru kali ini.

Harga tiket masuk

Reguler:

  • Rp 40 ribu (weekday)
  • Rp 50 ribu (weekend)

Tiket terusan (gratis 15 wahana):

  • Rp 90 ribu (weekday)
  • Rp 100 ribu (weekend)

Promo tiket terusan Nataru:

Jam buka

(wkn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

9 Tempat Wisata Indonesia yang Dulu Terkenal, Kini Tinggal Kenangan


Jakarta

Ada banyak tempat wisata di Indonesia yang dulu sangat terkenal dan ramai dikunjungi. Namun, beberapa di antaranya sudah tutup dan kini tinggal kenangan.

Ada sejumlah tempat wisata yang mungkin pernah travelers kunjungi, seperti Kampung Gajah Wonderland atau Snowbay Waterpark di TMII. Meski menjadi destinasi wisata populer di zamannya, tapi nasibnya sekarang berubah drastis karena telah berhenti beroperasi.

Penasaran, apa saja tempat wisata di Indonesia yang dulu terkenal tapi sekarang tinggal kenangan? Simak daftarnya dalam artikel ini.


9 Tempat Wisata Indonesia yang Dulu Terkenal

Bagi banyak orang, tempat wisata tak hanya sekadar wahana untuk seru-seruan dan melepas penat. Lebih dari itu, ada banyak kenangan yang tersimpan di memori saat berkunjung ke tempat tersebut.

Sayangnya, ada sejumlah tempat wisata yang kini ditutup permanen sehingga tidak bisa lagi dikunjungi. Berdasarkan catatan detikcom, berikut 9 tempat wisata yang dulu terkenal tapi kini sudah tidak beroperasi:

1. Kampung Gajah Wonderland

Kampung GajahKampung Gajah di Bandung Barat (Whisnu Pradana/detikcom)

Tempat wisata yang pertama adalah Kampung Gajah Wonderland. Lokasinya berada di Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

Dahulu, tempat ini memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan, khususnya dari luar kota. Tiket masuknya juga terjangkau, yakni Rp 15 ribu (weekday) dan Rp 20 ribu (weekend).

Sayangnya, Kampung Gajah Wonderland terpaksa harus ditutup pada 2018 karena pailit. Tempat wisata ini hanya bertahan selama sembilan tahun sejak dibuka pertama kali pada 2009.

Tim detikJabar sempat mengunjungi lokasi tersebut beberapa tahun lalu. Sejumlah bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tidak terawat dan terkesan angker.

Beberapa patung-patung gajah yang dulu menjadi ikon Kampung Gajah Wonderland kini sudah tidak ada. Tempat patung gajah itu sekarang difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman oleh warga setempat.

2. Snowbay Waterpark TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII ((Putu Intan/detikcom)

Dahulu, ada sebuah waterpark modern di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), namanya Snowbay. Ciri khas dari waterpark ini adalah mengusung konsep salju, sehingga didominasi oleh warna putih dan terdapat beberapa patung beruang kutub yang menggemaskan.

Snowbay Waterpark menjadi salah satu pilihan alternatif bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin bermain air. Namun, semenjak pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi.

Setelah dua tahun ditutup, Snowbay Waterpark tidak lagi dibuka dan kondisinya terbengkalai. Seiring renovasi TMII, taman air tersebut kemudian dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas lainnya.

3. Taman Remaja Surabaya

taman remaja surabayaTaman Remaja Surabaya (TRS) (Deny Prastyo Utomo/detikcom)

Taman Remaja Surabaya (TRS) merupakan salah satu tempat rekreasi yang terkenal di Kota Pahlawan. Dulu, objek wisata ini sangat merakyat karena harga tiket masuknya yang terjangkau. Selain itu, terdapat sekitar 20 wahana permainan yang seru dan menegangkan.

Sayangnya, Taman Remaja Surabaya yang berdiri sejak 1971 ditutup karena kontrak kerja sama dengan pihak pengelola sudah habis. Resmi ditutup sejak 2018, kini lokasi TRS dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya sebagai tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu penonton.

4. Taman Festival Bali

Di kawasan Denpasar, ada sebuah tempat wisata yang populer di kalangan para turis, namanya Taman Festival Bali. Namun, kondisinya sekarang sudah berubah menjadi angker dan terbengkalai sejak ditutup secara permanen.

Meski begitu, beberapa orang masih penasaran ingin melihat Taman Festival Bali dari dekat. Bahkan, lokasi tersebut sering dijadikan sebagai tempat uji nyali.

5. Taman Ria Senayan

Bagi warga Jakarta, mungkin sudah tidak asing dengan Taman Ria Senayan. Bahkan, nama tempat wisata ini disebut-sebut dalam lagu Rhoma Irama berjudul “Terajana”.

Pada tahun 70-an, Taman Ria Senayan merupakan salah satu objek wisata yang populer. Sebab, ada banyak wahana permainan yang seru dan bikin jantung deg-degan.

Namun seiring berjalannya waktu, Taman Ria Senayan mulai kehilangan peminatnya dan kalah bersaing dengan tempat wisata baru di Jakarta. Pada 2010, akhirnya Taman Ria Senayan resmi dibongkar.

Kini, lokasi bekas tempat wisata tersebut telah dibangun mall bernama Senayan Park atau Spark. Mall ini dikembangkan oleh PT Ariobimo Laguna Perkasa dan dikelola Lippo Group.

6. Depok Fantasi Waterpark

Satu lagi waterpark yang dulu ramai dikunjungi orang tapi kini sudah tutup, yakni Depok Fantasi Waterpark. Dikenal juga dengan nama Aladin Waterpark, wahana air ini sebenarnya menjadi pionir tempat rekreasi di Kota Depok.

Namun sayang, objek wisata ini kabarnya tutup secara permanen akibat pandemi COVID-19. Kini, tidak ada lagi sisa bangunan waterpark tersebut yang berlokasi di Jalan Boulevard Grand Depok City, karena sudah rata dengan tanah dan dialihfungsikan menjadi kompleks perumahan.

7. Wonderia Semarang

Tempat wisata berikutnya adalah Wonderia Semarang. Objek wisata ini selalu ramai pengunjung karena lokasinya yang ada di tengah kota dan terdapat berbagai macam wahana permainan seru.

Nahas, terjadi kecelakaan pada wahana plane tower atau balon udara. Pada 15 November 2007, wahana tersebut jatuh dan mengakibatkan 16 orang luka-luka. Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Februari 2006.

Akibat insiden itu, Taman Wonderia Semarang ditutup pada 17 November 2007 hingga waktu yang tidak ditentukan. Kabarnya, lokasi bekas objek wisata tersebut akan diubah menjadi hutan kota.

8. THR Sriwedari Solo

Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari di Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi anak-anak. Selain itu, tempat ini juga kerap dijadikan pementasan seni musik, mulai dari lagu dangdut hingga musik rock.

Dahulu, THR Sriwedari sangat populer karena lokasinya yang berada di tengah kota, sehingga mudah diakses masyarakat. Namun, setelah 32 tahun beroperasi akhirnya objek wisata ini harus tutup karena kontrak pengelola dengan Pemkot Solo sudah habis.

Lalu, lahan bekas THR Sriwedari diratakan dengan tanah untuk dijadikan masjid. Sayangnya, pembangunan masjid justru mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

9. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar (dok. Instagram @skylodge.indonesia)

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar sempat viral beberapa waktu lalu. Hotel ini terkenal hingga ke luar negeri karena sangat unik, yakni sengaja menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

Agar bisa sampai ke hotel tersebut, pengunjung harus melalui beberapa tantangan, mulai dari memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasi hotel tersebut berada di Gunung Parang, yakni gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

Namun, Hotel Gantung Purwakarta sudah tidak beroperasi lagi sejak pandemi COVID-19. Meski begitu, kamu masih bisa mendaki gunung atau panjat tebing di Gunung Parang.

Demikian sembilan tempat wisata di Indonesia yang dahulu populer, tapi kini tinggal kenangan. Pernah berkunjung ke salah satu objek wisata di atas?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kemuning Sky Hills, Tempat Wisata Seru dan Indah di Karanganyar


Ada sejumlah tempat wisata yang terkenal di Karanganyar, Jawa Tengah, salah satunya adalah Kemuning Sky Hills. Selain mencoba berbagai aktivitas seru, kamu juga bisa menikmati pemandangan alam yang indah dari tempat wisata ini.

Dibuka sejak Januari 2023, Kemuning Sky Hills langsung menjadi primadona di kalangan wisatawan. Bagaimana tidak, salah satu daya tarik utamanya adalah terdapat jembatan kaca yang diklaim terpanjang di Jawa Tengah.

Penasaran, apa saja daya tarik lainnya dari Kemuning Sky Hills? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Kemuning Sky Hills

Ada sejumlah daya tarik yang dimiliki Kemuning Sky Hills. Mengutip akun Instagram resminya @kemuningskyhills, berikut sederet daya tariknya:

1. Jembatan Kaca

Daya tarik utama dari Kemuning Sky Hills adalah terdapat jembatan kaca yang panjangnya mencapai 120 meter. Jembatan kaca ini diklaim sebagai yang terpanjang di Jawa Tengah, lho.

Tinggi jembatan kaca ini mencapai 60 meter. Bagi travelers yang takut ketinggian, tenang saja karena kaca yang digunakan memiliki ketebalan 3 cm, sehingga terjamin kokoh dan aman untuk dilalui.

Selama di jembatan kaca, kamu bisa melihat pemandangan alam yang indah, mulai dari hamparan kebun teh hijau hingga Gunung Lawu dari kejauhan. Kalau takut ketinggian, jangan lihat ke bawah ya detikers!

2. Banyak Wahana Seru

Selain menikmati pemandangan alam dari atas jembatan kaca, pengunjung juga bisa mencoba berbagai wahana seru dan menantang di Kemuning Sky Hills, mulai dari ATV, paralayang, berkeliling naik jeep, flying fox gantole, hingga giant swing.

3. Restoran dan Kafe

Kemuning Sky Hills juga memiliki restoran dan kafe yang memiliki pemandangan memukau. Disarankan pilih tempat duduk di area outdoor agar travelers dapat menikmati hidangan lezat sambil melihat hamparan kebun teh dan pesona Gunung Lawu.

Untuk rekomendasi menu makanannya ada spaghetti sambal matah, nasi goreng katsu, hingga risol mayo. Sedangkan rekomendasi minumannya ada kopi tubruk, es teh manis, hingga kopi susu gula aren.

4. Spot Foto Instagramable

Apabila perut sudah kenyang, kini saatnya travelers kembali berkeliling di Kemuning Sky Hills. Sempatkan diri untuk mampir ke kebun teh untuk berfoto-foto dengan latar belakang Gunung Lawu dan pepohonan yang hijau.

Selain itu, ada juga beberapa spot foto Instagramable di sekitar Kemuning Sky Hills. Pastikan travelers memakai pakaian yang bagus agar hasil fotonya semakin keren!

Harga Tiket Masuk Kemuning Sky Hills

Per Maret 2025, pengunjung yang datang ke Kemuning Sky Hills akan dikenakan tiket masuk. Berikut rincian harga tiket masuknya:

  • Harga tiket masuk (HTM) Kemuning Sky Hills: Rp 10.000/orang.
  • Harga tiket masuk (HTM) jembatan kaca: Rp 30.000/orang.
  • Harga tiket terusan (ke jembatan kaca dan area Kemuning Sky Hills): Rp 40.000/orang.

Selama bulan Ramadan 2025, ada promo menarik bagi pengunjung yang datang ke Sky Kemuning Hills. Untuk HTM ke kawasan dan jembatan kaca hanya dibanderol Rp 25.000/orang. Periode promo ini berlangsung sampai 27 Maret 2025.

Jam Operasional Kemuning Sky Hills

Kemuning Sky Hills buka setiap hari dari pukul 09.00-18.30 WIB. Jadwal operasional tersebut juga berlaku pada area wisata jembatan kaca.

Sebagai informasi, terjadi sedikit perubahan pada jam operasional Sky Kemuning Hills saat Ramadan 2025. Berikut rincian jam bukanya:

  • Kawasan dan wahana: 09.00-20.00 WIB
  • Restoran dan kafe: 12.00-20.00 WIB.

Fasilitas di Kemuning Sky Hills

Demi memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang, pihak Kemuning Sky Hills menyediakan fasilitas yang lengkap. Di antaranya:

  • Tempat parkir luas
  • Toilet
  • Mushola
  • Restoran
  • Kafe
  • Agrowisata kebun teh.

Kemuning Sky Hills beralamat di Jalan Karangpandan-Ngargoyoso, Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Dari pantauan Google Maps, apabila detikers berangkat dari Kota Surakarta, jarak tempuhnya sekitar 40 km atau 1,5 jam perjalanan dengan mengendarai mobil.

Apabila travelers berangkat dari Kota Sragen, jarak tempuhnya sekitar 30 km atau memakan waktu selama 1 jam perjalanan dengan berkendara mobil.

Itu dia ulasan singkat mengenai Kemuning Sky Hills, salah satu tempat wisata seru dan populer di Karanganyar, Jawa Tengah. So, tertarik untuk menghabiskan waktu liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik dan Harga Tiket Masuk di 2025


Jakarta

Kuningan memiliki berbagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Ghiffari Valley. Apabila kamu ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau ingin mengajak main si kecil, tempat ini wajib dikunjungi.

Saat weekend dan musim liburan, Ghiffari Valley selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik dari warga Kuningan maupun kota lainnya. Harga tiket masuk (HTM) yang terjangkau membuat objek wisata ini tak pernah sepi pengunjung.

Selain itu, Ghiffari Valley memiliki daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan sejumlah tempat wisata lain di Kuningan. Ingin tahu aktivitas seru yang bisa dilakukan di Ghiffari Valley? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Ghiffari Valley

Ghiffari Valley merupakan rumah makan berkonsep tempat wisata. Tak hanya mencicipi aneka makanan dan minuman yang lezat, pengunjung juga bisa berkeliling sambil mencoba berbagai wahana seru.

Mengutip catatan detikTravel, ada sejumlah fasilitas di Ghiffari Valley yang menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari kolam ikan terapi, kolam pemancingan, taman kelinci, taman burung, hingga kolam renang.

Lalu, di dalam kawasan Ghiffari Valley juga terdapat taman burung, kebun binatang mini, hingga taman teletubbies. Selain itu, ada juga berbagai wahana yang seru dan menantang untuk orang dewasa, di antaranya flying fox hingga jalan-jalan sambil menaiki kuda.

Lokasinya yang berada di dekat kaki Gunung Ciremai membuat suasana di Ghiffari Valley terasa sejuk dan segar. Tempat ini sangat cocok bagi travelers yang ingin healing sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.

Fasilitas dan wahana yang ditawarkan membuat Ghiffary Valley menjadi objek wisata ramah anak dan keluarga di Kuningan. Maka tak heran, tempat ini ramai dikunjungi saat akhir pekan dan waktu libur tertentu, seperti libur sekolah atau libur Lebaran.

Harga Tiket Masuk Ghiffari Valley

Bagi travelers yang ingin berwisata ke Ghiffari Valley, akan dikenakan tiket masuk per orangnya. Berikut harga tiket masuk (HTM) Ghiffary Valley di 2025:

  • Hari biasa: Rp 20.000/orang
  • Akhir pekan: Rp 15.000/orang.

Selain itu, pihak pengelola juga menawarkan perjalanan pulang pergi dari Ghiffari Valley ke Lima Kisah Kopi. Setiap pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 untuk pulang pergi.

Sedikit informasi, Lima Kisah Kopi merupakan kedai kopi yang terletak di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kuningan. Sebenarnya, jarak dari Ghiffari Valley ke kedai kopi tersebut tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 10 menit saja.

Selama di Lima Kisah Kopi, travelers bisa menikmati berbagai aneka hidangan yang lezat sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Sebab, kedai kopi ini berada di kaki Gunung Ciremai.

Suasana di Lima Kisah Kopi juga begitu tenang dan menyejukkan. Jadi, kalau detikers butuh ketenangan sambil menyeruput kopi hangat, tempat ini wajib dikunjungi.

Jam Buka Ghiffari Valley

Ghiffari Valley buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Bagi travelers yang ingin berwisata, sebaiknya datang sejak pagi hari agar puas berkeliling dan mencoba semua wahana.

Selain itu, kamu juga bisa mengajak keluarga, saudara, atau pasangan untuk santap siang di restoran Ghiffari Valley. Disarankan datang sejak awal agar kamu bisa mendapatkan meja.

Lokasi Ghiffari Valley

Ghiffari Valley terletak di Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Apabila detikers berangkat dari pusat kota Kuningan, jaraknya sekitar 15 kilometer atau 30 menit perjalanan dengan mengendarai mobil.

Demikian ulasan singkat mengenai Ghiffari Valley, salah satu tempat wisata keluarga dan anak-anak yang terkenal di Kuningan. Jadi, tertarik untuk liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Air Terjun Ini Lebih Terkenal di Mata Turis Asing daripada Warlok Bali



Gianyar

Di Bali, ada sebuah air terjun yang lebih dikenal oleh turis asing dibandingkan oleh warga lokal (warlok) Bali sendiri. Air terjun Kanto Lampo namanya.

Sejumlah turis asing terlihat berdiri mengular di Air Terjun Kanto Lampo. Mereka menanti giliran untuk bisa berfoto dengan latar air terjun cantik tersebut.

Jangan heran jika ada lebih banyak turis asing yang berkunjung ke air terjun ini dibandingkan dengan wisatawan domestik, bahkan warga lokal (warlok) Bali sendiri. Fenomena tersebut sudah biasa terjadi di Bali.


Petugas Pemasaran Air Terjun Kanto Lampo, Ita Pratistita, menuturkan air terjun yang ditemukan pada tahun 2016 silam itu memang lebih populer di kalangan pelancong asing.

“Jumlah wisatawan asing sampai 80 persen, sedangkan sisanya domestik,” ungkap dia.

Menurut Ita, jumlah pengunjung Air Terjun Kanto Lampo saat musim liburan bisa mencapai 1.000 turis. Sedangkan saat hari biasa hanya 500 pelancong. Adapun, wisatawan domestik ramai saat libur sekolah dan Lebaran.

Saat kami pelesiran ke Air Terjun Kanto Lampo. memang terlihat bagian besar pengunjung saat itu merupakan turis asing.

Sejumlah konten kreator asing dan pemengaruh mancanegara pelesiran ke sana lalu mengunggah foto maupun video selama pelesiran di sana.

Ita menjelaskan kenapa Air Terjun Kanto Lampo banyak dikunjungi turis asing karena objek wisata tersebut viral di dunia maya.

Wisatawan berfoto di jembatan bambu di kawasan objek wisata Air Terjun Kantolampo, Gianyar, Bali, Sabtu (12/4/2025).Wisatawan berfoto di Air Terjun Kanto Lampo Foto: Gangsar Parikesit/detikBali

Hal itu juga yang membuat pengelola Air Terjun Kanto Lampo, warga Banjar Kelod Kangin, menerapkan tiket yang sama untuk wisatawan asing dan domestik yakni Rp 25 ribu per orang. Padahal, sejumlah objek wisata di Pulau Dewata menerapkan tarif berbeda antara pelancong asing, domestik, dan pemegang KTP Bali.

Menurut Ita, daya tarik Air Terjun Kanto Lampo adalah batu berundak yang jadi latar air terjun. Selain itu, bebatuan besar yang berada di sungai mempercantik objek wisata tersebut.

Momen terbaik datang ke Air Terjun Kanto Lampo pada pukul 07.00-09.00 Wita. Saat itu, objek wisata tersebut belum dipadati oleh wisatawan sehingga bisa puas berfoto di air terjun.

Buat traveler yang ingin melali (jalan-jalan) ke Air Terjun Kanto Lampo jangan khawatir. Objek wisata tersebut sudah dilengkapi beragam fasilitas seperti tempat parkir, kamar mandi, ruang ganti, hingga food court.

Sayangnya, pengelola Air Terjun Kanto Lampo belum menyiapkan transaksi nontunai. Traveler perlu menyiapkan uang tunai. Selain itu, objek wisata yang berada di Desa Adat Beng, Gianyar, Bali tersebut juga belum dilengkapi musala.

Tiket masuk seharga Rp 25 ribu cukup sepadan untuk menikmati air terjun dan rindangnya pepohonan di sana. detikers juga bisa berendam di kolam, treking menyusuri tepi sungai, singgah ke Goa Tan Hana, hingga berfoto lalu menggunggahnya di media sosial.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Wisatawan Dipalak di Pantai Air Manis, Pokdarwis Langsung Dibekukan



Padang

Beberapa waktu lalu viral aksi pungutan liar terhadap wisatawan Malaysia dan wisatawan lokal di Pantai Air Manis, Padang, Sumatra Barat. Dinas Pariwisata Kota Padang langsung membekukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Air Manis.

Pembekuan itu karena Pokdarwis melakukan pungutan liar terhadap wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Batu Malin Kundang tersebut.

“Pengumuman..!. Pokdarwis Air Manis Banned dari segala aktivitas dan dalam batas waktu yang tidak ditentukan. Stop Pungli,” demikian terpampang dalam akun resmi Dispar Padang, dilihat detikSumut, Senin (16/6/2025) malam.


Kepala Dinas Pariwisata Padang, Yudi Indra Sani membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, langkah banned atau pembekuan terpaksa dilakukan, karena banyaknya laporan yang masuk berkaitan dengan aktivitas illegal di tempat wisata tersebut yang dilakukan Pokdarwis.

“Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan dan ketentuan yang berlaku demi menjaga tata kelola pariwisata yang tertib, aman, dan berkualitas di Kota Padang. Sudah cukup banyak laporan yang masuk. Melakukan pungutan ilegal (kepada wisatawan),” kata Yudi.

Menurut Yudi, banyak berita viral di media sosial berisi keluhan wisatawan tentang praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme di Pantai Air Manis.

Pihaknya kemudian menggelar operasi gabungan di kawasan wisata tersebut pada Sabtu (14/6/2025) bersama satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polresta Padang serta Perumda PSM.

“Operasi ini bukan sekadar penindakan. Tujuannya lebih besar, yakni menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua pengunjung Pantai Air Manis. Dengan kehadiran tim gabungan secara rutin, diharapkan suasana pantai semakin kondusif, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan alam tanpa khawatir akan gangguan atau pungutan tidak resmi,” katanya sambil menekankan obyek wisata Pantai Air Manis tetap buka meski pokdarwis dibekukan.

Artikel ini sudah tayang di detikSumut, baca di sini untuk selengkapnya.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com