Tag Archives: pakai

5 Langkah Membersihkan Pecahan Kaca Agar Tidak Terluka


Jakarta

Seringkali kamu melakukan kecerobohan sehingga membuat benda yang ada di sekitar kamu terjatuh hingga pecah. Hal ini bisa berbahaya, apalagi yang benda yang terjatuh terbuat dari bahan kaca.

Pecahan kaca yang berhamburan sangat berbahaya apabila terkena bagian tubuh. Kamu harus segera membersihkan pecahan agar tidak menimbulkan resiko yang berbahaya untuk penghuni rumah.

Dilansir The Spruce, Jumat (11/10/2024), berikut cara membersihkan pecahan kaca yang tepat agar tidak beresiko untuk diri sendiri.


1. Bersihkan Ruangan dan Persiapkan Diri

Sesegera mungkin mintalah keluarga kamu untuk meninggalkan area tempat adanya pecahan. Pakai sepatu, pelindung mata, dan sarung tangan tebal sebelum memulai proses pembersihan kaca.

2. Gunakan Cahaya yang Terang

Untuk membantu kamu melihat setiap kilauan kaca, gunakan senter LED atau senter pada ponsel kamu sehingga kamu dapat mengarahkannya ke permukaan. Kaca akan berkilau dalam cahaya.

3. Ambil Pecahan Besar

Gunakan sarung tangan untuk mengambil pecahan kaca yang besar. Jika kamu tidak memiliki sarung tangan, gunakan penjepit untuk mengambil pecahan kaca.

Jangan pernah menggunakan tangan kosong, hal ini akan membahayakan diri kamu. Pecahan kaca dimasukkan ke dalam kantong kertas tebal atau kantong plastik tiga lapis untuk dibuang.

Gunakan beberapa lapis kertas koran untuk membungkus kaca, hal ini mencegah luka yang tidak disengaja di tempat sampah.

4. Sapu atau Bersihkan Kaca dengan Vacuum Cleaner

Jika pecahan kaca tersangkut di serat karet atau kain pelapis, gunakan sikat gosok berbulu kaku untuk mengangkat pecahan kaca ke permukaan kain sebelum kamu mencoba menyapu atau menyedotnya dengan vacuum cleaner.

Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan pendek dan efisien untuk mencegah pecahan-pecahan kecil berhamburan.

5. Lakukan Pembersihan Akhir

Pecahan kaca dapat menempel pada bulu sapu dan pengki. Bawalah pecahan kaca ke luar dan bilas dengan selang taman di atas ember. Buang airnya ke saluran pembuangan air.

Periksa bagian bawah sepatu kamu untuk melihat apakah ada pecahan kaca dengan lambang atau tisu untuk memastikan tidak ada pecahan kaca yang terbawa masuk ke dalam rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Mengenal Jenis dan Material Talang Air yang Cocok buat Rumah Kamu


Jakarta

Talang air berperan penting untuk mengalirkan air hujan menjauhkan dari atap, loteng, dan fondasi rumah. Talang air juga melindungi dinding, sehingga mencegah kerusakan akibat air, seperti banjir, korosi, jamur, dan lumut.

Memilih jenis talang air untuk desain rumah menjadi pertimbangan penting. Talang air hujan tersedia dalam berbagai jenis dan material. Untuk memilih sistem talang air yang tepat untuk rumah kamu, penting untuk memahami berbagai jenis talang air.

Dilansir Better Homes & Gardens, Rabu (23/10/2024), berikut berbagai material dan jenis talang air perlu kamu ketahui.


Material Talang Air

1. Vinyl

Talang Air Plastik/PVC Foto: Getty Images/sergei scherbak

Talang air vinyl terbuat dari Plastik Polivinil Klorida (PVC) dan dapat bertahan hingga 10 sampai 20 tahun. Talang air ini tahan lama dan mudah dipasang. Untuk rumah yang berada di daerah dengan curah hujan ekstrem dan cuaca basah, material ini menjadi pilihan praktis.

2. Aluminium

Talang air aluminium bersifat ringan dan tahan karat, sehingga dapat bertahan lama. Namun, material ini memiliki risiko retak yang lebih tinggi dibandingkan talang logam lainnya.

Rata-rata talang aluminium memiliki masa pakai hingga 20 sampai 30 tahun. Talang aluminium tanpa sambungan adalah pilihan yang optimal, tetapi ketebalannya bervariasi tergantung pada iklim di daerah kamu.

3. Tembaga

Talang Air Tembaga Foto: Getty Images/iStockphoto/alacatr

Tembaga adalah material yang sangat tahan lama untuk talang air karena tidak akan bengkok atau berkarat bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem.

Talang air tembaga memiliki kilau indah yang tahan lama, tetapi harganya bisa sangat mahal. Hal itu karena talang air dengan material ini dapat bertahan hingga 60 tahun, bahkan terkadang bertahan lebih lama dari atap itu sendiri.

4. Seng

1431261691 Foto: Getty Images/OceanProd

Material ini juga menjadi bahan talang air yang bisa bertahan lebih lama. Talang air ini mudah dirawat dan tahan karat. Seng memiliki patina yang dapat menutup sendiri, sehingga mencegah goresan atau retakan.

Rata-rata talang air material seng memiliki masa pakai yang cukup lama hingga 80 tahun. Harga talang ini juga lumayan terjangkau.

Jenis-jenis Talang Air

1. Talang Setengah Lingkaran

Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

Talang ini berbentuk setengah lingkaran dengan bibir melengkung yang tampak bagus. Talang setengah lingkaran lebih mahal karena pilihan bahan yang digunakan untuk membuatnya.

Talang ini memiliki permukaan bagian dalam yang halus, sehingga mudah dibersihkan dari serpihan dan daun. Talang setengah lingkaran biasanya mudah dirawat dan tersedia dalam berbagai ukuran dan lebar.

2. Talang Air Berbentuk Kotak

Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

Talang air berbentuk kotak paling umum digunakan untuk bangunan komersil karena ukurannya yang besar. Talang air ini paling cocok digunakan di daerah dengan curah hujan yang tinggi dan untuk atap yang besar.

3. Talang Air Model K

Ilustrasi model talang air untuk kanopi Getty Images/via The Spruce Foto: Getty Images/via The Spruce

Talang air model K terlihat seperti kubus cengkung dengan bagian atas terbuka. Talang air ini memiliki bagian belakang yang datar dan bentuk bersudut. Talang jenis ini memberi tampilan fasad yang modern.

Talang air ini tidak memerlukan bracket dan aksesoris untuk pemasangan yang mudah, tetapi talang air model K dianggap memerlukan lebih banyak perawatan dibanding jenis lainnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini 5 Cara Efektif Usir Cacing yang Ada di Kamar Mandi


Jakarta

Cacing kerap ditemui di kamar mandi. Terkadang keberadaannya tidak disadari karena tubuhnya yang kecil panjang mirip dengan rambut yang terjatuh di lantai kamar mandi. Meskipun tidak menggigit atau naik ke tubuh manusia, cacing dapat menjadi gangguan jika jumlahnya cukup banyak seperti merusak kamar mandi atau membuat penghuni rumah geli dan tidak nyaman melihat tubuhnya.

Selain itu, cacing yang tinggal di kamar mandi dalam waktu lama dapat meninggalkan noda pada lantai kamar mandi. Kemunculan cacing sendiri biasanya dari drainase kamar mandi atau saluran air. Permukaan kamar mandi yang lembap juga menarik perhatian cacing. Kemudian, kondisi kamar mandi yang jarang dibersihkan, banyak rambut yang bercecer dan lumut di setiap sudutnya sangat disukai cacing.

Bagi kamu yang ingin mengurangi keberadaan cacing di rumah, dilansir situs Toity Go, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa cara membasmi cacing yang ada di kamar mandi.


1. Pakai Detergen

Di rumah pasti memiliki detergen bukan? Bubuk atau cairan yang kerap digunakan sebelum mencuci pakaian. Bahan pembersih ini ini efektif untuk membasmi cacing. Caranya dengan menaburkan sedikit detergen di lantai kamar mandi. Proses ini akan membuat cacing pergi, cara ini tidak membunuh cacing karena hanya membuat tempat mereka jadi tidak cocok.

2. Gunakan Garam

Taburkan sedikit garam di lantai kamar mandi, garam akan membunuh cacing yang bersentuhan dengannya. Setelah 15 menit, bilas lantai kamar mandi dengan air.

3. Pakai Cuka atau Soda Kue

Kamu bisa menggunakan cuka atau soda kue untuk mengusir cacing. Campurkan satu sendok makan cuka putih atau baking soda dengan air dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut ke dalam dan luar saluran pembuangan. Diamkan selama lima menit sebelum siram menggunakan air.

4. Gunakan Pemutih Bebas Klorin

Pemutih biasanya digunakan untuk pakaian, tetapi pemutih juga bisa membasmi cacing. Caranya cukup tambahkan dua sendok teh pemutih bebas klorin ke satu gelas air. Aduk rata, lalu tuangkan campuran ke lantai dan saluran air serta di sekitar perlengkapan pipa. Diamkan selama 10 menit sebelum bilas menggunakan air.

5. Tutup Celah Pintu Masuk Cacing

Proses ini merupakan hal yang cukup penting, kamu harus memperhatikan dari mana cacing memasuki kamar mandi kamu. Tutup celah-celah tersebut dan tutup ruang terbuka, sehingga cacing tidak bisa masuk ke dalam ke kamar mandi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

8 Cara Agar Ruangan di Dalam Rumah Tidak Lembap


Jakarta

Beberapa ruangan di dalam rumah rentan mengalami lembap. Perlu diketahui, kelembapan udara yang tinggi pada ruangan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan, seperti alergi hingga kesulitan bernapas.

Selain itu, ruangan yang terlalu lembap juga bisa menyebabkan kerusakan pada tembok, mulai dari cat yang terkelupas hingga muncul jamur. Terkadang, jamur yang tumbuh di tembok juga beracun, lho.

Oleh sebab itu, jika terdapat ruangan di dalam rumah yang kelembapannya tinggi maka perlu diatasi secepatnya. Lantas, bagaimana cara agar ruangan tidak lembap? Simak tipsnya dalam artikel ini.


Cara Agar Ruangan Tidak Lembap

Ruangan di dalam rumah yang terlalu lembap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penghuninya. Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara agar ruangan tidak lembap.

Mengutip laman Courtina, berikut beberapa cara agar ruangan di dalam rumah tidak terlalu lembap:

1. Menambah Ventilasi

Cara yang pertama adalah dengan menambah ventilasi. Hal ini menyebabkan udara dapat bersirkulasi dengan baik, sehingga mencegah ruangan terlalu lembap.

Kamu bisa menghitung jumlah ventilasi yang sesuai dengan mempertimbangkan luas ruangan. Namun, sebaiknya jangan terlalu banyak memasang ventilasi karena juga tidak baik untuk kondisi ruangan.

2. Membuka Jendela dan Pintu Rumah

Agar ruangan tidak terlalu lembap, detikers juga perlu membuka jendela atau pintu rumah secara rutin di pagi hari. Langkah ini dilakukan agar matahari dapat masuk ke dalam rumah, sehingga udara yang masuk akan bergantian.

Perlu diketahui, udara yang tidak mengalir bisa menyebabkan kondensasi, sehingga memicu kelembapan tinggi di dalam ruangan. Hal tersebut juga bisa menimbulkan jamur dan lumut di tembok.

3. Meletakkan Silica Gel

Silica gel merupakan alat penyerap lembap berbentuk butiran-butiran kecil. Agar ruangan di dalam rumah tidak lembap, kamu bisa meletakkan beberapa silica gel di tiap sudut-sudut ruangan yang dirasa paling lembap.

Harga silica gel yang relatif murah bisa menjadi solusi alternatif bagi detikers yang ingin menghilangkan kelembapan.

4. Pakai Cat Dinding Anti Lembap

Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan cat dinding anti lembap. Cat ini banyak dijual di toko-toko bangunan maupun toko online.

Selain mempercantik rumah dengan warna cat yang bagus, penggunaan cat dinding anti lembap juga membantu menjaga tingkat kelembapan, terutama pada bagian dinding.

5. Meletakkan Tanaman yang Menyerap Lembap

Untuk menghilangkan kelembapan tinggi di dalam ruangan, kamu bisa meletakkan tanaman yang berfungsi menyerap lembap. Beberapa tanaman yang ampuh untuk mengurangi kelembapan di antaranya tanaman ivy, chamomile, dan sepatu filum.

Akar, daun, hingga pori-pori dari ketiga tanaman tersebut dapat menyerap polutan serta mengendalikan tingkat kelembapan di dalam ruangan.

6. Menggunakan Dehumidifier

Ada sebuah alat yang bisa mengurangi kelembapan pada ruangan, yaitu dehumidifier. Alat elektronik ini bisa menghilangkan kelembapan dengan cara menyerap kandungan air di udara, sehingga menjadikan ruangan lebih sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan.

7. Memasang Hygrometer

Cara selanjutnya adalah dengan memasang hygrometer di ruangan yang lembap. Alat ini dapat mengetahui tingkat kelembapan pada suatu ruangan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol dan menjaga agar tingkat kelembapan berada di batas normal, yakni sekitar 40-60%.

Dengan memasang hygrometer, detikers juga lebih hemat biaya karena bisa mengontrol penggunaan dehumidifier, AC, atau alat pemanas sesuai kebutuhan.

8. Menyalakan Kipas Angin di Area Lembap

Jika kamu tidak memiliki dehumidifier di rumah, solusi alternatifnya adalah dengan memanfaatkan kipas angin. Alat ini bisa digunakan untuk mempercepat proses pembuangan udara, terutama di ruangan lembap seperti kamar mandi atau dapur.

Caranya cukup mudah, yakni dengan mengarahkan kipas angin ke arah luar rumah untuk membuang udara lembap yang terperangkap di dalam ruangan.

Itu tadi delapan cara agar ruangan tidak lembap. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

Bisa Pakai Tanaman, Ini Cara Efektif Usir Nyamuk



Jakarta

Nyamuk bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat membawa berbagai penyakit berbahaya. Oleh karena itu, mengatasi masalah nyamuk secara efektif sangat penting, terutama di daerah yang rawan serangan serangga ini.

Simak panduan ini yang akan membahas berbagai metode profesional untuk mengusir nyamuk, mulai dari teknik pencegahan hingga solusi pengendalian yang lebih canggih. Dengan informasi ini, kamu dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman di rumah atau tempat kerja kamu.

Musnahkan Sarangnya

Melansir The Spruce, salah satu cara paling efektif untuk mengusir nyamuk adalah dengan mencegah mereka mendekat sejak awal. Ini bisa dilakukan dengan menghilangkan tempat berkembang biak nyamuk, baik yang alami maupun buatan.


Habitat yang disukai nyamuk meliputi rumput tinggi, genangan air baik besar maupun kecil, tumpukan daun, dan kayu gelondongan yang membusuk. Meskipun kamu mungkin tidak dapat melakukan banyak hal terhadap kolam di halaman belakang, penting untuk memangkas rumput dan tidak membiarkan tumpukan sampah menumpuk terlalu lama.

Selain itu, nyamuk juga dapat bersarang di benda-benda yang kamu tinggalkan di luar, terutama jika benda-benda tersebut dapat menampung air. Barang-barang seperti kolam bayi, ember, dan kaleng penyiram bisa terisi air seiring waktu dan menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk.

Oleh karena itu, tutuplah benda-benda tersebut atau simpan di dalam rumah untuk mencegahnya.

Tanaman Pengusir Nyamuk

Jika kamu memiliki bakat berkebun, pertimbangkan untuk menambahkan beberapa tanaman pengusir nyamuk ke halaman belakang rumah kamu. Banyak dari tanaman ini adalah herba yang dapat mengusir nyamuk berkat aromanya yang kuat.

Beberapa pilihan tanaman yang dapat kamu tanam di kebun antara lain serai, balsem lebah, kemangi, catnip, peppermint, bunga mawar, bunga lavender, bawang putih, sage, dan allium termasuk bawang putih dan bawang bombai.

Pakailah Obat Nyamuk

Salah satu cara paling efektif untuk mengusir nyamuk adalah dengan menggunakan obat nyamuk. Obat nyamuk yang paling ampuh biasanya mengandung bahan seperti DEET atau Picaridin, dan dapat memberikan perlindungan hingga delapan jam.

Jika kamu lebih memilih produk dengan kandungan bahan kimia yang lebih sedikit, carilah pengusir nyamuk berbahan dasar minyak esensial. Namun, perlu diingat bahwa produk ini mungkin tidak seefektif dalam memberikan perlindungan.

Untuk mengusir nyamuk dari area yang lebih luas, kamu bisa mencoba menggunakan pengusir nyamuk khusus untuk teras atau dek, seperti lilin atau lentera serai, atau perangkat pengusir nyamuk bertenaga baterai seperti yang diproduksi oleh Thermacell.

Letakkan Perangkap Nyamuk

Perangkap nyamuk merupakan metode sederhana lainnya untuk mengatasi masalah nyamuk. Meskipun kamu mungkin perlu mengunjungi toko untuk membeli perangkap tersebut, setelah dipasang, alat ini akan segera berfungsi untuk menurunkan jumlah nyamuk di area halaman kamu.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Pakai Atap Beton Bikin Panas? Begini Cara Mengatasinya


Jakarta

Penggunaan atap beton pada rumah bisa menyerap banyak panas. Dengan demikian, bisa membuat bangunan terasa panas.

Namun jangan khawatir karena hal itu bisa diatasi. Bagaimana caranya? Dilansir dari Four Square Construction, berikut ini caranya.

Pakai Cat dan Pelapis Reflektif

Sebelum kamu menerapkan pelapis reflektif, bersihkan dulu area atap dan perbaiki retakan yang ada. Hal ini guna memastikan pelapis melekat dengan baik dan sempurna. Pelapis dapat digulung atau disemprotkan, menutupi atap secara merata.


Sebaiknya hal ini dikerjakan oleh tenaga ahli atau profesional untuk memastikannya dilakukan dengan benar. Aplikasi yang benar dapat membantu lapisan bertahan lebih lama dan bekerja lebih maksimal.

Jenis Bahan Reflektif

Cat dan pelapis reflektif ini juga membantu menjaga agar atap tetap sejuk, hal ini dilakukan bukan dengan menyerap sinar matahari melainkan memantulkannya. Cat khusus ini terdiri dari pelapis elastomeric, yang bersifat kenyal dan elastis, serta dapat meregang seiring dengan pergerakan atap.

Sebagian terbuat dari bahan seperti poliuretan atau akrilik, kedua bahan tersebut mengandung pigmen mengkilap yang memantulkan sinar matahari kembali ke langit. Pelapis atap reflektif juga bisa menurunkan suhu permukaan pada atap, sehingga dapat mengurangi kebutuhan pendinginan dalam ruangan secara signifikan.

Insulasi Atap

Papan busa, isolasi reflektif, dan papan fiberglass adalah bahan umum yang digunakan untuk mengisolasi atap. Bahan-bahan ini berfungsi sebagai penghalang untuk menghentikan panas masuk ke dalam bangunan, sehingga bangunan tetap sejuk.

Insulasi pada atap dapat dipasang dengan dua cara, yaitu dipasang langsung di beton atau dipasang di atas beton di bawah lapisan atap baru. Untuk bangunan baru, insulasi dipasang langsung pada beton. Ini dilakukan sebelum bahan atap ditambahkan.

Pada bangunan lama, isolasi dapat ditempatkan di atas beton. Ini dilakukan di bawah lapisan bahan atap baru. Metode ini membantu menjaga bangunan tetap sejuk dengan mencegah panas masuk ke atap.

Menambahkan isolasi dapat memangkas kebutuhan AC hingga 15%, sehingga lebih terjangkau untuk menjaga bangunan tetap sejuk dan nyaman.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Teras Sering Kotor gegara Cipratan Air Hujan? Cegah Pakai 3 Cara Ini



Jakarta

Memasuki musim hujan, halaman depan akan sering tergenang air. Otomatis bagian teras juga ikut kotor terkena cipratan air bercampur tanah. Belum lagi lantai teras jadi licin karena cipratan air tersebut.

Salah satu cara agar teras tidak semakin kotor adalah dengan tidak memakai sepatu atau sandal yang baru saja menginjak tanah ke teras rumah, nanti bercak coklat tercetak di teras. Masalah lainnya adalah jika pipa air pembuangan dari atas berada di dekat teras, cipratan air pasti langsung masuk ke area teras.

Sebenarnya cipratan air bercampur tanah ini mudah dibersihkan cukup dipel atau dilap. Namun, harus langsung dibersihkan. Apabila sudah kering kamu perlu membasahi lantainya lagi dan menggosok noda tersebut.


Ada cara lain yang lebih efektif sehingga kamu tidak susah membersihkan yakni dengan mencegah cipratan air tersebut masuk ke area teras. Melansir dari Good to be Home Magazine, Selasa (5/11/2024), berikut beberapa cara agar rumah tetap bersih dari cipratan air.

1. Buat Taman Hujan

Taman hujan adalah area hijau yang ditumbuhi dengan tanaman yang dapat menyerap air dengan baik. Salah satu tanaman yang cocok adalah tanaman rumput zebra yang memiliki daun panjang dan ramping.

Rumput ini berfungsi sebagai penyaring alami dan menyerap air sehingga dapat mencegah luapan. Tanaman berakar dalam seperti tanaman keras merendam dan menyimpan air untuk bertahan hidup selama musim kemarau. Dengan adanya tanaman ini terutama ditanam di pinggiran teras bisa mencegah cipratan air masuk.

2. Buat Saluran Pembuangan Air

Kamu tidak bisa hanya mengandalkan air hujan menyerap, alternatif lainnya adalah membuat sebuah selokan kecil atau saluran air yang mengarah ke tempat pembuangan terdekat.

3. Letakkan Kerikil di Bawah Pipa Air

Beberapa pipa ada yang dipasang di atas sehingga air yang jatuh di atap akan terbuang seperti air terjun. Kamu bisa menambahkan rantai talang air di tengah mulut air keluar agar aliran airnya mengikuti rantai itu. Kemudian, agar cipratan air tidak langsung menyentuh tanah dan membuat kotor, kamu bisa menambahkan kerikil di bawahnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Langkah Bikin Ruangan Wangi Semerbak


Jakarta

Memiliki ruangan yang wangi di rumah tentu bisa menaikkan mood penghuninya. Untuk membuat ruangan wangi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, apa saja itu?

Salah satu caranya adalah menggunakan lilin aroma terapi. Namun, lilin tersebut tidak bisa diletakkan sembarangan. Jika kamu mau wanginya menyeruak, bisa diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik, misalnya di ruang keluarga atau dapur.

Tak hanya itu, masih ada cara-cara lain yang bisa dilakukan. Dilansir dari Livingetc, berikut ini tipsnya.


Pakai Diffuser

Menggunakan diffuser menjadi salah satu cara untuk membuat ruangan wangi tanpa harus menyalakan api untuk lilin aromaterapi. Kamu bisa meletakkan diffuser di ruang keluarga agar wanginya bisa menyebar.

Jika ingin wangi yang lebih tahan lama, kamu bisa menggunakan diffuser ditambah dengan lilin arometerapi di rumah.

Dupa

Jika kamu ingin ruangan memiliki wangi yang dalam dan beragam, bisa menggunakan dupa. Kamu bisa meletakkan dupa di dekat jendela yang terbuka agar wanginya bisa menguar ke dalam rumah.

“Dupa adalah pilihan yang tepat untuk menambahkan aroma yang kaya dan mendalam ke ruang tamu, terutama jika kamu ingin suasana yang lebih membumi atau menenangkan,” kata ahli wewangian dan pembuat lilin Chloe Mervine, dikutip dari Livingetc.

“Namun, dupa bisa sangat kuat, jadi saya sarankan untuk memulai dengan aroma yang lebih ringan, seperti kayu cendana (sandalwood) atau melati,” tambahnya.

Pakai Minyak Esensial dan Rempah-rempah Kering

Jika ingin wangi yang alami, kamu bisa menggunakan rempah-rempah atau bunga kering maupun minyak esensial sebagai wewangian. Kamu bisa menaruhnya di mangkuk dekoratif, digantung di dinding, atau menatanya di vas sekitar ruangan.

Pakai Semprotan Ruangan

Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan semprotan ruangan agar ruangan wangi. Chloe menyarankan untuk menggunakan penyemprot yang tidak beracun, bebas alkohol, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Dengan beberapa semprotan saja, ruangan di dalam rumah sudah bisa wangi. Hal ini bisa meningkatkan mood para penghuninya.

“Penyemprot ruangan sangat bagus untuk menyegarkan area-area di rumah, mungkin (bisa digunakan) setelah memasak atau saat sedang membereskan rumah,” kata Chloe.

Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di dalam rumah wangi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Ampuh Hilangkan Noda Minyak, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah


Jakarta

Minyak merupakan cairan yang biasa digunakan untuk memasak. Wujudnya yang cair, saat dipanaskan atau dipakai memasak bisa terciprat ke sekeliling wajan. Bekas minyak yang menempel di kompor atau sekitar dapur bisa sulit dibersihkan terutama jika mengenai bahan kain.

Bukan hanya kain, apabila terkena keramik juga bisa menyebabkan permukaannya kusam, terutama keramik yang permukaannya berwarna terang. Selain itu, permukaan yang terkena noda minyak, setelah dibersihkan pun jadi lebih licin. Bisa berbahaya jika tumpahan minyak jatuh di lantai dan terinjak.

Maka dari itu, daripada membersihkan minyak dengan kain atau tisu, kamu bisa memakai bahan berikut seperti yang dilansir dari Tasting Table.


1. Tepung Terigu

Tepung adalah salah satu bahan makanan yang biasa dipakai untuk menggoreng tempe, tahu, atau makanan lainnya. Ternyata tepung terigu dapat menjadi bahan membersihkan minyak. Tepung dapat menyerap minyak lebih baik daripada kain. Caranya dengan menuangkan tepung di atas tumpahan minyak. Lalu tunggu hingga kering. Setelah itu, sapu tepung hingga bersih dan buang ke tempat sampah.

2. Campuran Tepung, Soda Kue, dan Garam

Sama seperti tepung tadi, kamu juga bisa menggunakan campuran tepung jagung, soda kue, dan garam. Setelah itu tuang di atas minyak yang tumpah. Apabila minyak sudah terserap, kamu bisa langsung menyapunya.

3. Pasir

Apabila di rumah tidak ada tepung, kamu bisa menggunakan pasir. Cara membersihkannya masih sama dengan tepung yakni disebar di seluruh permukaan minyak yang tumpah. Lalu, jika sudah terserap sapu pasir tersebut dan buang.

4. Sabun

Jika tepung dan pasir tidak ada, kamu bisa memakai sabun batangan, bukan yang cair. Namun sebelumnya, kamu harus mengelap minyak yang tumpah dengan kain atau tisu. Baru setelah itu siapkan air hangat dan masukkan sabun batangan di dalamnya.

Apabila air sudah berbusa, ambil kain baru dan usap kembali permukaan yang terkena noda minyak. Kamu bisa menggosok permukaan yang terkena minyak apabila nodanya sulit hilang. Bilas sekali lagi dengan air biasa. Tunggu sampai mengering dan pastikan permukaan tidak lagi terasa licin atau sudah bersih dari noda.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Barang yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon, Wangi!


Jakarta

Membersihkan rumah tidak harus menggunakan bahan kimia. Kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan alami bahkan buah. Salah satunya adalah lemon.

Buah ini mengandung citric acid yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibacterial sehingga ampuh untuk hilangkan noda dan cairan pembersih di rumah.

Media yang bisa dibersihkan dengan lemon juga cukup beragam karena sifatnya tidak merusak bahan seperti kain dan kayu. Manfaat lain dari lemon adalah memiliki aroma yang menyegarkan.


Dilansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan lemon.

1. Peralatan Makan

Kamu pasti pernah melihat produk pembersih peralatan makanan memakai bahan dasar lemon. Padahal memakai potongan lemon juga bisa membersihkan peralatan makan bahkan yang berminyak dan bau sekali pun.

Setelah kamu menggosok peralatan makan dengan lemon, kamu perlu tetap membilasnya dengan sabun cuci piring biasa agar peralatan makan benar-benar bersih.

2. Keran

Kamu pasti pernah melihat keran penuh kerak kehitaman di bagian luar. Kotoran seperti ini bisa lho dibersihkan menggunakan lemon. Caranya dengan menyemprotkan jus lemon. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

3. Kulkas

Lemon juga bisa digunakan untuk membersihkan kotoran di kulkas. Selain itu, apabila kamu menemukan bau yang tidak sedap juga bisa menggunakan buah ini. Caranya dengan memotong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam kulkas. Biarkan selama 30 menit, kemudian hancurkan lemon sebelum dibuang agar tidak ada yang mengonsumsi.

4. Talenan Kayu

Talenta kayu cukup sulit dibersihkan karena lembap sedikit akan muncul jamur. Selain itu, bau yang menempel di talenan juga tidak mudah hilang. Ternyata solusinya cukup sederhana yakni menggunakan lemon yang dipotong menjadi setengah dan peras serta lumuri ke permukaan talenan. Selain itu, tambahkan garam di atasnya. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Kemudian bersihkan dengan spons atau dibilas dengan air bersih.

5. Microwave

Microwave biasanya dibersihkan dengan kain kering atau baking soda. Selain itu, kamu bisa menggunakan lemon untuk membersihkan microwave. Fungsi dari lemon di sini adalah membuat microwave wangi.

Caranya dengan merebus air dengan perasan lemon selama 5 menit. Didihkan di dalam microwave tersebut. Setelah mendidih, jangan langsung membuka pintu microwave, tetapi diamkan dahulu selama 5 menit.

6. Furniture

Jika kamu memiliki furniture kayu, kamu bisa memakai campuran olive oil dengan jus lemon. Kemudian gunakan kain bersih untuk membersihkan permukaannya seperti meja, kursi, dan lemari.

7. Jendela

Jendela adalah bagian rumah yang kerap kotor dengan debu menumpuk dari luar. Apabila dibiarkan, jendela kamu akan tambah kusam dari hari ke hari. Daripada membeli alat pembersih instan yang mahal, kamu bisa menggunakan campuran air dan perasan lemon. Masukkan ke dalam spray dan usap kaca hingga bersih. Kamu bisa menerapkan cara yang sama pada cermin rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com