Tag Archives: pakem

Islam Menganjurkan Posisi Dapur di Belakang Rumah, Ini Alasannya



Jakarta

Dapur merupakan salah satu ruangan di rumah yang cukup sering digunakan untuk beraktivitas. Oleh karena itu posisi dapur cukup penting saat membangun rumah.

Tidak ada pakem khusus untuk lokasi dapur di rumah. Ada yang posisinya di bagian belakang rumah, ada juga yang posisinya di sisi samping rumah.

Namun menurut ajaran Islam, dapur dianjurkan agar posisinya di belakang rumah atau paling dalam rumah. Tujuannya agar tidak terlihat oleh tamu atau orang yang datang berkunjung.


Tak hanya itu, sebaiknya dapur juga memiliki batas yang jelas dengan ruangan lainnya. Lalu, dapur juga sebaiknya dirancang sangat efisien dan sederhana untuk memudahkan penghuni rumah mengolah makanan.

Dilansir dari islamicity.org, posisi dapur di dalam rumah berada di bagian paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat langsung oleh para tamu. Biasanya, perempuan paling banyak menghabiskan waktu di dapur, dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaganya dari pandangan mata publik.

Lalu, antara dapur dan ruang lainnya harus ada sekat atau jarak yang cukup untuk tingkat privasi dalam rumah. Hal ini dapat menjamin penghuni rumah dapat leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

Bagian dapur juga harus ada jendela dan bukaan agar mendapat sirkulasi udara dan penerangan yang baik.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tempat Hiking dan Camping di Kaki Gunung Merapi



Yogyakarta

Tankaman Natural Park menjadi tempat beragam aktivitas di luar ruangan yang pas buat traveler yang menyukai aktivitas pendakian dan kemping.

Dengan pemandangan bukit hijau yang memukau, area camping yang nyaman, jalur tracking yang menantang, dan warung makan yang menggugah selera, tempat ini menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sambil beraktivitas.

Hafiz, ketua pengelola Tankaman Natural Park, berbagi cerita tentang berbagai kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan wisata yang ada di Kaliurang Timur, Kaliurang, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu.


Yuk simak rekomendasi aktivitas di Tankaman Natural Park:

1. Pemandangan Bukit Hijau

Salah satu daya tarik utama Tankaman Natural Park adalah pemandangan bukit hijau yang mengelilinginya. Suasana masuk hutan alami dengan berbagai suasananya di segala cuaca juga menjadi poin plus.

Selain itu, di sini traveler juga bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merapi jika cuaca bersahabat

“Pemandangan di sini sangat menakjubkan, terutama di pagi hari ketika udara masih segar dan Gunung Merapi terlihat jelas,” ujar Hafiz.

Pengunjung disarankan datang sekitar pukul 7 pagi untuk mendapatkan pemandangan terbaik dan menikmati suasana yang masih sejuk dan segar.

2. Area Camping

Bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman bermalam di alam terbuka, Tankaman Natural Park menyediakan area camping yang nyaman.

“Area camping kami dirancang agar pengunjung dapat menikmati suasana alam yang tenang dan damai,” kata Hafiz.

Area ini sering digunakan oleh kelompok kecil seperti mahasiswa atau perkumpulan teman-teman untuk acara bakar-bakar atau kegiatan lainnya. Untuk penggunaan partai besar seperti perkemahan sekolah belum ada pertimbangan.

“Saat long weekend atau liburan sekolah, area camping kami sering penuh dengan pengunjung yang ingin merasakan pengalaman berbeda,” tambahnya.

3. Tracking Pendakian

Untuk para pecinta petualangan, Tankaman Natural Park menawarkan jalur tracking yang menantang. Bersama guide, traveler akan diajak menapaki jalur pendakian di sekitar area hutan sejauh 4 kilometer dengan estimasi 3 jam perjalanan.

“Kami memiliki jalur tracking yang memerlukan waktu sekitar tiga jam untuk mencapai jembatan Plunyon,” kata Hafiz.

Jalur ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan pengalaman mendaki yang seru. Pengunjung diwajibkan menggunakan jasa tour guide yang disediakan dengan reservasi terlebih dahulu untuk memastikan keamanan selama tracking.

“Fasilitas tracking mencakup dua kali makan, snack, tongkat tracking, dan parkir,” dia menambahkan.

Untuk harganya sesuai dengan jumlah pack pemesan, berikut daftar lengkapnya
Kelompok 1-3 orang dikenai Rp 100.000/orang
Kelompok 4-6 orang dikenai Rp 80.000/orang
Kelompok di atas 7 orang dikenai Rp 70.000/orang

4. Warung Makan

Setelah lelah beraktivitas, pengunjung bisa menikmati hidangan lokal di warung makan yang ada di Tankaman Natural Park. Warung ini menjadi tempat favorit pengunjung untuk bersantai dan menikmati hidangan setelah lelah beraktivitas. Dengan menu yang bervariasi, warung ini juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga sekitar.

“Warung kami menjual makanan titipan dari warga sekitar, sehingga pengunjung bisa menikmati makanan lokal yang lezat,” kata Hafiz.

Traveler bisa menikmati berbagai hidangan mulai dari mie, mendoan, hingga lauk pauk khas rumahan. Disediakan sekitar 6 rumah kerucut yang bisa dipakai untuk makan, kemudian area outdoor dengan meja kursi lengkap, serta pendopo dengan meja kursi yang lebih besar. Traveler akan mendapatkan sesasi makan ditemani udara sejuk dan view yang memukau di sini.

5. Aktivitas Jeep dan ATV

Selain camping dan tracking, Tankaman Natural Park juga bekerja sama dengan jalur jeep dan ATV, yaitu Kaliurang Explore. Aktivitas ini menambah daya tarik tempat ini bagi pengunjung yang mencari petualangan lebih.

“Pengunjung jeep biasanya diberikan kopi break atau makanan di Tankaman,” kata Hafiz.

Dengan segala pesonanya, Tankaman Natural Park tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi lokal dan sinergi komunitas di Kaliurang Timur. Tempat ini merupakan bukti bahwa dengan komitmen dan kerjasama, alam dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merusaknya.

“Kami ingin tetap menjaga suasana alami di sini dan berencana mengelola kebun kopi serta menawarkan wisata memetik dan meracik kopi langsung,” ujar Hafiz.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, HTM, hingga Jam Buka


Jakarta

Nawang Jagad adalah salah satu destinasi wisata alam yang berlokasi di daerah Kaliurang, Yogyakarta. Tempat ini menawarkan panorama Gunung Merapi dan pemandangan hijau yang indah nan menawan.

Seringnya, para pelancong berkunjung ke sini untuk healing. Karena lokasi Nawang Jagad berada di kaki Gunung Merapi, sehingga suasananya tenang dan sejuk.

Daya Tarik Nawang Jagad

Pemandangan Alam yang Memukau

Terletak di tengah pegunungan yang memukau, tempat ini menawarkan panorama keindahan alam yang masih asri.


Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Jogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. Yuk kita healing sejenak.Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Yogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. (Lintia Elsi)

Dari catatan perjalanan detikTravel, sesampainya di atas, traveler akan disambut dengan pemandangan pepohonan tinggi yang jadi tempat bergantungnya hammock.

Ada banyak kursi-kursi dan bean bag untuk bersantai menikmati keindahan Gunung Merapi.

Spot Foto Instagramable

Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Jogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. Yuk kita healing sejenak.Suasana di Nawang Jagad. (Lintia Elsi)

Sejatinya, setiap sudut area Nawang Jagad bisa jadi spot foto. Untuk bisa menikmati pemandangan luas Nawang Jagad, ada menara pandang cukup tinggi yang bisa pengunjung naikki dengan tangga.

Camping Ground

Pengunjung bisa menyewa area camping di Nawang Jagad dengan harga Rp 20 ribu untuk anak-anak dan Rp 35 ribu untuk dewasa.

Pengunjung bisa membawa tenda sendiri atau menyewa di tempat. Namun, bagi yang ingin melakukan kemping perlu melakukan reservasi terlebih dahulu.

Menurut informasi, traveler bisa melakukan kemping dan foto. Tenda bisa membawa sendiri atau menyewa dari pengelola. Untuk reservasi sebaiknya dilakukan H-3.

Sewa Kendaraan Off Road

Berbagai aktivitas menarik juga bisa kamu lakukan, seperti menyewa kendaraan off road seperti ATV, trail, dan mobil jeep. Di bagian bawah Nawang Jagad, traveler akan diajak melewati medan-medan menantang.

Kuliner

Setelah asyik berfoto dan melakukan aktivitas, pengunjung bisa menikmati kuliner lokal. Kamu bisa makan, atau sekedar minum kopi ditemani suasana yang tenang dan udara segar.

Cara ke Wisata Nawang Jagad

Berlokasi Nawang Jaga berlokasi di di Jalan Nawang Jagad, Kaliurang, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta, traveler perlu menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam.

Sampai di gerbang wisata ini, tersedia tempat parkir. Dari tempat parkir, traveler perlu berjalan sedikit menanjak untuk mencapai pos pembelian tiket.

Jam Operasional

Mengutip informasi dari akun Instagram @nawangjagad (29/10/2024), Nawang Jagad buka setiap Selasa sampai Minggu. Dengan jam operasional berikut:

  • Selasa-Jumat: 08.00 – 16.00 WIB.
  • Sabtu & Minggu 06.00-16.00 WIB.

Berdasarkan pengalaman detikTravel, pada jam 08.00 – 11.00 WIB sudah mulai ramai. Bakal lebih ramai lagi di jam 15.00 WIB.

Harga Tiket Masuk Nawang Jagad

Masuk wisata Nawang Jagad cukup membayar Rp 15.000 per pax. Harga tersebut sudah termasuk voucher minum dan snack, yang bisa untuk ditukarkan di warung kecil dekat pos pembelian tiket.

Di Nawang Jagad juga terdapat makanan-makanan ringan dan makanan cepat saji yang bisa dinikmati pengunjung.

Disarankan, berkunjung ke sini saat cuaca cerah, agar kamu bisa melihat pemandangan Gunung Merapi dengan jelas apalagi di pagi hari. Pasalnya, saat cuaca sedang tidak bagus pemandangan akan tertutupi kabut.

Setelah berkunjung ke sini, traveler juga bisa berbelok sedikit untuk mengunjungi Museum Ullen Sentalu yang letaknya ada di sebelah Nawang Jagad.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuknya



Jakarta

Lagi kumpul bareng keluarga di Yogyakarta? Ada satu tempat yang wajib untuk dikunjungi, Ledok Sambi Ecopark atau lebih sering disebut Ledok Sambi. Objek wisata ini menawarkan berbagai permainan yang seru, sehingga cocok untuk liburan bareng teman ataupun keluarga.

Ledok Sambi juga menyuguhkan tempat yang asri dan sejuk. Alhasil, banyak juga wisatawan yang datang ke sini hanya untuk sekadar refreshing sambil menikmati beragam kuliner lezat.

Lantas, apa saja sih daya tarik dari Ledok Sambi? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Daya Tarik Ledok Sambi

Ledok Sambi merupakan salah satu objek wisata di Yogyakarta yang ramai dikunjungi wisatawan, terlebih saat memasuki akhir pekan atau musim liburan. Soalnya, ada daya tarik tersendiri yang membuat masyarakat ingin berkunjung ke tempat wisata ini.

Mengutip Instagram resminya @ledoksambiecopark, berikut sejumlah daya tarik dari Ledok Sambi:

1. Menikmati Suasana Alam

Ledok Sambi membentang di lembah sungai Kali Kuning, dikelilingi persawahan, ladang, dan pepohonan hijau asri. Udara pegunungan yang sejuk dan pemandangan Gunung Merapi menambah kenyamanan liburan. Pengunjung bisa menggelar tikar dan bersantai di bawah pohon.

Kamu juga bisa bermain bersama teman-teman ataupun si kecil di pinggiran sungai. Tenang saja, air yang mengalir cukup tenang sehingga travelers bisa bermain ke tengah sungai. Namun tetap hari-hati karena terdapat batu kali yang licin.

2. Berkemah

Kurang puas bermain seharian di Ledok Sambi? Tenang, pengunjung juga bisa berkemah di Ledok Sambi, lho. Bahkan, pihak pengelola telah menyediakan tenda dengan ukuran yang bervariasi.

Biar nggak penasaran, berikut daftar harga camping di Ledok Sambi:

Camping Tenda sedang (untuk 2 orang) Rp 200.000
Tenda besar (isi 5 orang): Rp 250.000/tenda

Paket Camping Ceria: Rp 475.000/2 orang
Paket Camping Ceria Trio: Rp 600.000/3 orang
Paket Camping Ceria Plus: Rp 900.000/5 orang.
Sebagai catatan, untuk paket Camping Ceria, Ceria Trio, dan Ceria Plus sudah termasuk BBQ, voucher bermain, dan kasur.

Adapun biaya tambahan yang dikenakan bagi wisatawan yang ingin menggunakan api unggun hingga sewa alat BBQ, yaitu:

Api unggun kecil: Rp 75.000
Api unggun besar: Rp 100.000
Sewa alat BBQ: Rp 50.000
Paket BBQ (daging dan alat): Rp 150.000 (sapi/ayam).

Perlu diingat, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu. Bagi travelers yang mau camping, dianjurkan melakukan reservasi terlebih dahulu paling telat H-2 sebelum kedatangan.

3. Bermain Outbound

Di Ledok Sambi juga terdapat fasilitas outbound untuk rombongan (minimal 20 pax), sehingga cocok untuk mengajak anak-anak sekolah ataupun outing perusahaan.

4. Bermain Flying Fox hingga RC

Bagi travelers yang tidak mengambil paket outbound tetap bisa bermain di seluruh wahana yang ada di Ledok Sambi, kok. Beberapa wahana yang jadi favorit pengunjung yaitu flying fox, paintball, hingga mainan RC.

Setiap wahana permainan dikenakan biaya tiket masuk yang berbeda-beda. Simak rincian harganya di bawah ini:

– Fying Fox
HTM : Rp. 25.000 / orang

  • 2x luncuran kurang lebih 250m.
  • Bisa tandem (berdua)
  • maksimal berat 300kg

– Gel Gun

HTM : Rp. 25.000 / orang

Sudah termasuk 500 peluru

– Remote Control Car
HTM : Rp. 25.000 / 15 menit

– Paint Ball

HTM :
Rp. 50.000/ orang / 25 peluru
Rp. 80.000/ orang / 50 peluru

5. Menikmati Kuliner Lezat dan halal

Setelah lelah seharian bermain di Ledok Sambi, sudah saatnya untuk mengisi perut dengan makanan agar tenaga kembali full. Ledok Sambi kini sudah tersertifikasi halal jadi sudah mantap ya.

Di sini ada warung jajanan yang tersedia berbagai macam jajanan, makanan dan minuman yang bisa dinikmati dengan harga bersahabat.

Harga Tiket Masuk Ledok Sambi

Ledok Sambi tidak mematok harga tiket masuk sama sekali untuk pengunjung. Mengutip situs Instagramnya, untuk masuknya gratis, nggak cuma buat anak-anak, orang dewasa juga bisa ikutan seru-seruan.

Dengan begitu, detikers hanya perlu mempersiapkan uang untuk bermain di sejumlah wahana dan membeli makanan serta minuman di Ledok Sambi. Jika ingin membeli tiket terus pun lumayan terjangkau, hanya Rp 80.000

Oh ya, siapkan juga uang untuk membayar tiket parkir. Bagi yang membawa sepeda motor dikenakan parkir Rp 3.000, sementara untuk mobil Rp 5.000.

Lokasi dan Jam Buka Ledok Sambi

Alamat :
Jl. Kaliurang KM 19.2, Area Sawah, Pakembinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582

Ledok Sambi hanya berjarak sekitar 20-22 km dari pusat Kota Jogja. Dengan mobil, durasi tempuh berkisar 45 menit hingga 1 jam tergantung lalu lintas

Jam Buka :
09.00-17.00

Tips Sebelum Berkunjung

  • Bawa baju ganti dan sunscreen, karena banyak aktivitas air
  • Cek prakiraan cuaca untuk kenyamanan
  • Usahakan datang di pagi hari untuk suasana lebih sejuk dan aktivitas lebih banyak

Dengan pemandangan alam yang asri, permainan seru, dan harga ramah di kantong, Ledok Sambi Ecopark jadi destinasi ideal untuk liburan keluarga, piknik teman, hingga paket outing

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com