Tag Archives: pancuran 7

Usai Direvitalisasi, Pancuran 7 Baturraden Banyumas Mirip Onsen Jepang



Banyumas

Kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas, menyimpan berbagai spot wisata yang menarik untuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu yang bisa dicoba adalah wisata air panas Pancuran 7 yang baru saja direnovasi.

Kawasan wisata itu berada di area hutan lereng selatan Gunung Slamet, tepatnya berada di kawasan Perhutani, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Setelah direnovasi, Pancuran 7 Baturraden kini menghadirkan tema baru. Suasana syahdu ala onsen Jepang menjadi pemandangan yang ditawarkan kepada pengunjung.


Asisten Manager Baturraden Palawi, Yudi Priyono menjelaskan, lokasi tematik baru ini diberi nama Tsuyura Pitu Onsen. Pemberian nama ini memiliki arti tersendiri.

“Tsuyuran artinya hubungan yang baik. Onsen itu air panas yang keluar dari Bumi. Kalau Pitu artinya tujuh. Konsepnya memang ke Jepang-jepangan dari sana,” kata Yudi kepada wartawan, Sabtu (21/12/2024).

Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024).Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024). (Anang Firmansyah/detikJateng)

Kawasan wisata ini terbagi menjadi dua kategori. Onsen untuk massal dan onsen untuk privat. Pengunjung bisa menikmati berendam air panas yang bersumber dari belerang asli Gunung Slamet.

Untuk onsen massal bisa diisi 10-20 orang. Onsen antara laki-laki dan perempuan dibuat terpisah. Setiap onsen massal ini memiliki ruang bilas masing-masing.

Selain itu, terdapat juga onsen privat yang bisa dinikmati lebih intim. Wisatawan bisa berkumpul dengan keluarga di onsen ini. Untuk sementara onsen privat masih terbatas. Baru ada 4 onsen.

Tiap onsen memiliki kolam air hangat yang sangat cocok untuk berendam. Jangan khawatir terganggu dengan pengunjung lain. Karena disekat menggunakan kayu dan langsung menghadap ke bukit di sebelah selatan.

“Tarifnya Rp 150 ribu per jam untuk 5 orang. Kalau nambah orang Rp 30 ribu per kepala. Selain kolam ada bilas. Ini rencana mau ditambah untuk camping. Terus ada juga onsen yang buat massal bisa untuk 10 orang lebih, tarifnya hanya Rp 15 ribu saja,” terangnya.

Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024).Pengunjung menikmati suasana wisata Pancuran 7 dengan nuansa Jepang usai revitalisasi di Kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21/12/2024). (Anang Firmansyah/detikJateng)

Menurut dia, berendam di air belerang memiliki manfaat tersendiri. Belerang dinilai memiliki kandungan yang bagus untuk kesehatan kulit.

“Belerang itu kesehatan untuk kulit, selain itu untuk relaksasi juga. Jadi berendam di air hangat dari air belerang banyak sekali manfaatnya,” jelasnya.

Untuk menikmati onsen di Pancuran 7, pengunjung bisa melewati gerbang bumi perkemahan Wanawisata Baturraden. Dari gerbang ini pengunjung akan melewati hutan pinus dengan waktu tempuh sekitar 20 menit menggunakan kendaraan.

Jalan yang dilalui sudah beraspal. Kalian cukup ikuti papan petunjuk jalan yang sudah tersedia. Setelah sampai di parkiran, pengunjung terlebih dahulu harus berjalan menuruni anak tangga dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

“Tiketnya kalau terusan dari pintu utama (gerbang bumper) weekday Rp 20 ribu, sedangkan weekend Rp 25 ribu per kepala. Tarif tersebut bisa untuk masuk ke empat obyek wisata, di antaranya Kebun Raya, Pancuran 7, Taman Labirin dan Bumi Perkemahan,” ungkapnya.

Yudi mengungkapkan jam operasional Pancuran 7 dari pukul 08.00-16.00 WIB. Sedangkan untuk lokasi onsen buka dari jam 09.00 karena dibutuhkan waktu untuk menguras terlebih dahulu.

Sementara itu, Rangga (35) salah satu wisatawan asal Jakarta mengatakan senang dengan konsep baru yang ditawarkan. Berendam di air hangat membuat dirinya lebih rileks.

“Segar ya, soalnya kan terbuka, outdoor begitu berendam airnya hangat jadinya sangat segar. Terus airnya alami, tapi baiknya pagi atau sore lebih mantap,” akunya.

_________________

Baca artikel selengkapnya di detikJateng

(wkn/wkn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Rekomendasi Wisata Populer di Purwokerto nan Sejuk



Jakarta

Purwokerto yang berada di kaki Gunung Slamet memiliki hawa sejuk sehingga pas buat healing. Banyak destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi, ke mana saja ya?

Traveler yang ingin melepas penat dan rehat dari rutinitas ibu kota, Purwokerto bisa menjadi tujuan wisata yang patut dicoba. Dari perbukitan hijau hingga air terjun yang menyejukkan, ada banyak destinasi menarik yang siap membuatmu merasa lebih rileks dan kembali segar.

Purwokerto juga relatif mudah dijangkau dari Jabodetabek. Kota yang berada di Banyumas, Jawa Tengah itu terhubung dengan transportasi publik, bus umum dan kereta, dengan waktu tempuh sekitar 4-5 jam.


Sejak dulu hingga kini, Purwokerto selalu punya cara menarik perhatian wisatawan. Ke mana saja ya saat pelesiran di Purwokerto?

Berikut 5 Destinasi Purwekerto yang populer:

1. Baturraden

BaturradenBaturraden (Anggraini Sekar/d’Travelers)

Lokawisata Baturraden merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Purwokerto dan Banyumas. Lokasinya yang berada di dekat kaki Gunung Slamet membuat suasana di Lokawisata Baturraden terasa sejuk dan menenangkan.

Traveler bisa berenang di kolam renang, bermain sepeda air, hingga pemandian air panas. Alhasil, tempat wisata ini lebih banyak dikunjungi oleh rombongan keluarga besar.

Wisatawan bisa menikmati indahnya pemandangan hijau sekaligus merasakan suasana alam yang sejuk dan segar. Baturraden buka setiap hari dari pukul 07.00-16.00 WIB.

2. Telaga Sunyi

telagaTelaga Sunyi (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

Berada di sekitar Baturraden, Telaga Sunyi masuk dalam daftar desatinasi sepi dan menenangkan. Diintip dari website resmi Visit Jawa Tengah, Telaga Sunyi berbentuk kolam air yang tidak begitu luas dengan kedalaman kurang lebih sampai 5 meter.

Diawali dengan air terjun kecil dan berakhir dengan sungai yang banyak batunya. Sehingga membuat terdengar suara gemericik air yang iramanya menenangkan. Di samping Telaga Sunyi juga terdapat gua sepanjang 6 meter.

Telaga Sunyi buka setiap hari dari jam 8.00 sampai jam 17.00. Tiket masuk Telaga Sunyi cukup terjangkau. Lokasi Telaga Sunyi berada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, atau sekitar 15 menit dari Wana Wisata Baturraden.

3. Gunung Slamet

Sunrise gunung SlametSunrise gunung Slamet (Gema Bayu Samudra/d’Traveler)

Bagi kamu yang suka tantangan, mendaki Gunung Slamet bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, pendakian ke puncaknya membutuhkan usaha ekstra, tetapi pemandangan yang ditawarkan benar-benar sepadan.

Gunung Slamet memiliki cukup banyak jalur pendakian, salah satunya dari Purwokerto. Yakni, dimulai dari Baturraden.

Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Baturraden relatif landai namun cukup panjang. Start dan finish dari sini, traveler bisa merasakan mandi-mandi air panas di kaki gunung.

4. The Village Purwokerto

Taman rekreasi di PurwokertoTaman rekreasi di Purwokerto (vindifitriana/d’Traveler)

The Village adalah sebuah wisata kota yang menghadirkan taman publik seluas 2.5 hektar di tengah Karisidenan Banyumas. Diresmikan pada tanggal 7 Februari 2018 dan mulai dibuka untuk umum mulai tanggal 9 Februari 2018.

The Village juga menawarkan kesempatan untuk bertamasya dengan rancangan bangunannya yang memadukan karakteristik Barat dan Nusantara, alam dan kota.

5. Pancuran Tujuh

Baturraden punya banyak destinasi unggulan yang menawarkan berbagai aktivitas seru buat wisatawan. Salah satunya adalah pijat blerang di Pancuran Pitu.Baturraden punya banyak destinasi unggulan yang menawarkan berbagai aktivitas seru buat wisatawan. Salah satunya adalah pijat blerang di Pancuran Pitu. (Arbi Anugrah/detikcom)

Pancuran Tujuh merupakan sumber air panas alami yang berada di kawasan Baturaden. Airnya mengandung belerang yang dipercaya baik untuk kesehatan kulit.

Untuk onsen massal bisa diisi 10-20 orang. Onsen antara laki-laki dan perempuan dibuat terpisah. Setiap onsen massal ini memiliki ruang bilas masing-masing.

Selain itu, terdapat juga onsen privat yang bisa dinikmati lebih intim. Wisatawan bisa berkumpul dengan keluarga di onsen ini. Untuk sementara onsen privat masih terbatas, yaitu 4 onsen.

Tarifnya Rp 150 ribu per jam untuk 5 orang, kalau nambah orang Rp 30 ribu per kepala. Onsen massal hanya Rp 15 ribu per orang. Jam operasional Pancuran 7 dari pukul 08.00-16.00 WIB. Sementara itu, onsen buka dari jam 09.00 karena dibutuhkan waktu untuk menguras terlebih dahulu.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com