Tag Archives: pandangan islam

Anjuran Islam Dalam Mengatur Posisi Tempat Tidur


Jakarta

Dalam Islam penempatan tempat tidur perlu memperhatikan beberapa faktor. Seperti untuk menunjang waktu tidur dan juga faktor kesehatan.

Lalu, kira-kira bagaimana penempatan posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran islam? Melansir dari Sakti Desain, berikut simak pemaparan lebih lengkapnya di bawah.

Posis Tempat Tidur Menghadap ke Selatan

Posisi tempat tidur yang baik menurut Islam pertama adalah dengan mengarah ke selatan. Jangan letakkan posisi tempat tidur tepat menghadap pintu kamar yang langsung mengarah ke ruang tamu atau ruang keluarga.


Sebaiknya kamu memperhatikan tata letak ketika hendak membeli rumah. Tujuannya supaya letak tempat tidur yang hendak diarahkan sudah terbayang dan sesuai dengan struktur ruangan.

Tidak Disarankan Menghadap ke Arah Barat

Dalam mitos yang beredar di masyarakat Indonesia, tempat tidur menghadap ke arah barat adalah pantangan. Ternyata hal ini juga ada dalam ajaran Islam, karena arah barat merupakan pusat gerakan bumi dan pusat gravitasi.

Jika posisi tempat tidur bagian atas menghadap ke arah barat, hal ini dipercaya akan menimbulkan masalah fisik dan mental. Sebaiknya ketika mendesain interior hunian, pilih posisi rumah atau posisi pintu yang paling tepat menurut Islam.

Contohnya, apabila pintu utama menghadap ke selatan, aturlah agar tempat tidur bisa ditempatkan di sisi utara atau bahkan sama-sama di arah selatan.

Hal ini sebagai langkah untuk menghindari posisi kepala di tempat tidur menghadap ke barat. Untuk kamu ketahui, ada beberapa alasan sebaiknya tidak menghadap barat:

  1. Tidur jadi tidak nyenyak
  2. Kurang sehat bagi anak-anak
  3. Menyebabkan kamu mudah emosi
  4. Berpotensi mengalami mimpi buruk
  5. Timbul sakit kepala

Posisi Tempat Tidur Mengarah ke Utara

Posisi terakhir yaitu meletakkan tempat tidur atau kasar pada bagian atas supaya menghadap ke arah utara. Dengan begitu, kepala bakal terletak di sisi utara dan jika posisi tidur kamu sedikit miring ke kanan, maka akan menghadap kiblat.

Dalam Islam disarankan menerapkan posisi ini karena tulang rusuk akan berada di sebelah kanan sehingga baik untuk kesehatan. Jika posisi telah menghadap utara, disarankan pula agar kamu tidak tidur dengan posisi badan miring ke kiri.

Menurut berbagai sumber, kasur atau tempat tidur berada di utara, posisi tidur miring ke kiri tidak baik untuk kesehatan. Alasannya, paru-paru bakal menekan jantung sehingga tidak bekerja normal ketika tidur. Hal ini juga yang sering Nabi Muhammad SAW anjurkan di dalam sunahnya.

Demikian posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran Islam. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Konon Gantung Pakaian Kotor di Kamar Bisa Jadi Sarang Setan, Bener Nggak Sih?



Jakarta

Tidak semua pakaian yang sudah dikenakan akan diletakkan di mesin cuci atau keranjang pakaian kotor. Pasti beberapa di antara kalian ada yang memilih untuk menggantungnya di kamar tidur atau kamar mandi. Kamu menilai pakaian tersebut belum terlalu kotor dan masih bisa dipakai kembali.

Namun, ternyata menurut sebagian orang kebiasaan seperti ini tidak baik. Sebab, konon pakaian kotor yang digantung di kamar atau kamar mandi bisa jadi sarang setan.

Sebenarnya dalam pandangan Islam, hal seperti ini benar adanya atau hanya tahayul?


Menurut Anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, hingga saat ini ia belum menemukan sumber pendukung yang membahas soal hukum menggantung pakaian kotor di kamar atau kamar mandi.

“Dalam Islam sih saya belum menemukan dalil, baik itu hadist, Al-Quran, ataupun pendapat para ulama tentang menggantung baju di kamar khususnya atau juga bisa di kamar mandi, itu bisa mendatangkan jin. Saya belum menemukan dalilnya,” kata Suharsono saat dihubungi detikProperti, Rabu (19/3/2025).

Meskipun dari hadist, Al-Quran, ataupun pandangan ulama belum ada yang menetapkan hukum mengenai hal ini, tetapi jika dilihat dari faktor kebersihan dan Kesehatan, memang pakaian kotor yang disimpan dapat menjadi sarang bakteri dan kuman.

“Kalau saya melihat lebih dari faktor-faktor kesehatan, kebersihan, keindahan. Kalau baju kotor disimpan lama-lama kan juga kan jadi bateri, kuman, jadi nggak sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan selagi belum ditemukan dalil yang membahas mengenai hukum atas kebiasaan ini, maka hukumnya sah-sah saja dilakukan. Namun, jangan dilakukan berlebihan seperti pakaian tidak pernah dicuci atau digantung lama hingga berjamur dan bau.

“Jadi kalau yang sifatnya kebiasaan, aktivitas di rumah atau yang lainnya, selagi tidak ada dalil yang melarang berarti dibolehkan secara hukum. Tapi apakah ada manfaatnya atau nggak? Kalau cuma sekedar menggantung sesekali aja, boleh. Tapi kalau keterusan, digantung semua, malah jadi mudharat (berdampak negatif),” jelasnya.

Jika menggantung baju kotor justru membuat pemiliknya sakit-sakitan atau membuat kecelakaan di rumah, berarti kebiasaan tersebut harus ditinggalkan.

“Kesimpulannya kalau menggantung baju di kamar ataupun di kamar mandi, menyebabkan banyaknya bakteri, banyaknya kuman, dapat merusak kesehatan, maka hindari. Menghindari bahaya itu, lebih diutamakan dibandingkan melenggangkan kemaslahatan (kebaikan),” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com