Tag Archives: pangalengan

Yang Ekstrem-ekstrem di Situ Cileunca Pangalengan



Kabupaten Bandung

Traveler yang suka menguji nyali, bisa langsung meluncur ke Pangalengan, Kabupaten Bandung. Di sana ada Situ Cileunca dengan arung jeramnya yang ekstrem.

Salah satu destinasi wisata yang patut dijajal di Kabupaten Bandung yaitu arung jeram di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan. Wisata memacu adrenalin itu bisa dicoba traveler bersama dengan teman maupun kerabat.

Wisata basah-basahan itu dimulai dengan menyusuri Sungai Palayangan sebagai jalur arung jeramnya. Mengawali keberangkatan dari beberapa spot milik pengelola arung jeram di sepanjang Situ Cileunca.


Perahu karet warna-warni kemudian bergantian meluncur mengikuti jalur arung jeram. Dari Situ Cileunca, perahu karet diangkat dua orang yang bertugas sebagai pemandu di atas perahu. Sementara satu lagi bersiaga di sepanjang jalur arung jeram.

Rimbun pepohonan diselingi barisan penginapan dan kafe di sepanjang Sungai Palayangan, menambah keseruan tatkala perahu melaju didorong arus sungai yang mengalir deras jika sedang pasang, terkadang sedikit tenang jika sedang surut.

Arung jeram di Situ Cileunca PangalenganArung jeram di Situ Cileunca Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Keseruan amat terasa ketika perahu menghadapi jeram dengan ketinggian yang berbeda-beda. Teriakan nyaring terdengar dari wisatawan memompa adrenalin, kian seru lantaran tubuh basah kecipratan air sungai yang dingin.

“Luar biasa, seru banget. Apalagi sekarang arus sungainya sedang deras, jadi semakin ekstrem,” kata Anggit Rahmawan (33), wisatawan asal Cimahi.

Di tengah perjalanan, rombongan perahu karet arung jeram bisa berhenti sejenak mengembalikan tenaga sembari mencicipi gorengan panas dan aneka jajanan di warung pinggir sungai.

“Tapi kebetulan tadi enggak berhenti dulu, karena penuh juga. Jadi perjalanannya lebih cepat, tapi memang kerasa capek karena kita teriak-teriak juga,” kata Anggit.

Arung jeram di Situ Cileunca PangalenganArung jeram di Situ Cileunca Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Miranti Putri (29), wisatawan lainnya mengaku ia baru pertama kali mencoba arung jeram. Menurutnya, sensasi yang ditawarkan amat menyenangkan meskipun menguras tenaga.

“Seru banget, apalagi tadi pas di tengah perjalanan perahunya hampir terbalik karena menabrak batu. Cuma aman, karena kita pakai life vest, terus sungainya enggak terlalu dalam meskipun arusnya kencang banget,” kata Miranti.

Rangga, salah satu pemandu arung jeram Situ Cileunca, mengatakan belakangan animo wisatawan menjajal arung jeram di Sungai Palayangan melonjak cukup pesat. Apalagi saat ini, pengelola arung jeram lebih tertata.

“Semakin ramai, enggak cuma Bandung Raya tapi juga luar daerah. Kebetulan minggu ini juga arus sungai sedang deras, jadi lebih menantang,” kata Rangga.

Dalam satu perahu karet, bisa diisi minimal empat orang dengan usia minimal 3 tahun. Kemudian maksimal enam orang, namun bakal disesuaikan jika postur tubuh wisatawan berukuran besar.

“Kemudian kita juga pastikan keselamatan dengan rompi dan helm. Anak-anak boleh, minimal 3 tahun kalau arus tenang. Kalau kencang minimal 5 tahun. Nanti kita kasih aba-aba sebagai panduan buat wisatawan selama arung jeram,” kata Rangga.

Untuk mencoba wisata ekstrem itu, pelancong cukup merogoh kocek Rp140 ribu per orang, hingga Rp250 ribu per orang jika ingin dikombinasikan dengan fun games dan paket makanan berat usai arung jeram.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

9 Tempat Camping di Bandung dengan Aneka View, dari Hutan Pinus hingga Gunung



Jakarta

Dikelilingi pegunungan dan udara sejuk, Bandung menjadi destinasi favorit bagi para pecinta alam dan petualang. Salah satu aktivitas yang semakin populer adalah camping.

Dengan pemandangan alam yang indah dan suasana yang tenang, beberapa lokasi camping di Bandung cocok untuk menjadi tempat healing. Ada yang menawarkan keindahan pohon pinus, danau, hingga pegunungan yang indah.

9 Tempat Camping di Bandung

Beberapa tempat camping di Bandung menawarkan pengalaman menarik yang berbeda-beda. Berikut di antaranya mengutip masing-masing website dan instagram wisata dan lainnya:


1. Pine Forest Camp

Berkemah dengan mini van sendiri di Pine Forest Camp LembangBerkemah dengan mini van sendiri di Pine Forest Camp Lembang (Instagram @pineforestcamplembang)

Harga: Mulai dari Rp 600.000
Jam operasional:
Check in: 07.00 WIB, check out: 17.00 WIB (1 hari)
Check in: 13.00 WIB, check out 12.00 WIB (1 hari 1 malam)

Lokasi: Pasirjaya XII No. 10 Bandung
Maribaya Timur Desa Suntenjaya

Pine Forest Camp merupakan tempat camping yang berada di perbukitan pada ketinggian 1.200 mdpl. Wisatawan bisa menikmati pemandangan alam yang indah seperti pegunungan, hutan pinus, dan gemerlap kota Lembang di malam hari.

Berbagai aktivitas outdoor yang dapat dilakukan di Pine Forest Camp di antaranya yaitu exclusive camping, family gathering, outdoor party, high rope course, hingga bermain flying fox. Areanya luas dan terpisah, sehingga memberi privasi di setiap kegiatan.

2. Green Grass Cikole

Tempat berkemah di Green Grass CikoleTempat berkemah di Green Grass Cikole (Dadan Kuswaraharja)

Harga:
Tiket masuk: Rp 30.000
Sewa tenda mulai dari Rp 350.000-Rp 450.000.
Campervan: Rp 150.000.

Jam operasional: Check in pukul 13.00 WIB, check out pukul 12.00 WIB

Lokasi: Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Green Grass Cikole di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Sepanjang jalan wisatawan bisa menikmati pemandangan gunung yang begitu mempesona.

Seperti namanya, Green Grass mempunyai hutan pinus dengan hamparan rumput. Kamu bisa membawa tenda sendiri atau menyewa tenda yang disediakan. Ada juga campervan park dengan fasilitas colokan listrik, keran, dan wastafel.

3. Ranca Upas

kempingRanca Upas (Wisma Putra/detikTravel)

Harga: Sewa tenda mulai dari Rp 150.000-Rp 1.200.000
Jam operasional: Check in mulai dari 08.00-23.00 WIB. Check Out maksimal jam 15.00
Lokasi: Jl. Camp Ranca Upas, Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Ranca Upas terkenal dengan bumi perkemahan, penangkaran rusa, dan spot-spot foto yang instagramable. Bagi wisatawan yang mau camping, tersedia berbagai pilihan tenda yang memuat hingga 12 orang.

Mulai dari Savana Ranca Upas yang merupakan sunset point dengan view pegunungan, Puspa Area Ranca Upas dengan view danau hingga Edelweis Area dengan view pegunungan di belakang penangkaran rusa.

Salah satu penginapan uniknya adalah Iglo Ranca Upas yang berbentuk Iglo, yang menawarkan nuansa glamping di atas danau.

4. Taman Langit Pangalengan

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan (Yuga Hassani/detikcom)

Harga:
Tiket masuk: Rp 15.000
Camping Medium Rp 550.000
Camping Private: Rp 700.000
Sunrise Camping Deck: Rp 650.000 per hari.

Jam buka: Check in: 12.00 WIB, Check Out: 12.00 WIB

Lokasi: Kp. Puncak Mulya, Jl. Cukul, Sukaluyu, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

Taman Langit Pangalengan merupakan destinasi wisata panorama dan area camping ground. Berdiri di atas tanah seluas kurang lebih satu hektar, Taman Langit Pangalengan menawarkan berbagai keindahan alam dari ketinggian 1670 mdpl.

Dari titik tingginya, wisatawan bisa menikmati pemandangan dari 4 wilayah sekaligus. Jika melihat ke arah timur, terlihat kota Pengalengan, Danau Situ Cileunca, dan Gugusan Gunung Wayang, kemudian, ke arah Selatan, ada perkebunan teh Perkebunan Cukul, Pegunungan Garut Selatan, dan Garis Samudera Hindia Laut Selatan.

Pada bagian utara terlihat sebagian kota Bandung dan Pegunungan Bandung Utara, sedangkan di bagian barat terdapat pemandangan gugusan pegunungan Ciwidey dan Cianjur Selatan.

Ada 3 pilihan kawasan camping, yaitu camping medium dengan tenda family double layer, private camping dengan area dan toilet terpisah, dan sunrise camping dengan view matahari tersebut.

5. Grafika Cikole

Terminal Wisata Grafika Cikole di Lembang, Bandung, Jabar menggratiskan tiket masuk untuk wisatawan.Terminal Wisata Grafika Cikole di Lembang, Bandung, Jabar menggratiskan tiket masuk untuk wisatawan. (Wishnu Pradana/detikTravel)

Harga: Mulai dari Rp 500.000 (camping) dan Rp 1.790.000 (glamping), sudah termasuk tiket masuk.

Jam operasional: Check in: 14.00, check out: 12.00 WIB

Lokasi: Jl. Raya Tangkuban Parahu No Km 8, Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Wisata Grafika Cikole menawarkan wisata alam, area camping ground, penginapan, restoran, dan outbound. Lokasinya berada di tengah alam pegunungan yang hijau.

Ada 54 unit tenda dome yang sudah terpasang dengan kapasitas 4 orang. Ada pula urban camp yang berkonsep glamping dengan kapasitas 4 orang.

6. Bumi Perkemahan Cakuang

Harga: Tiket masuk: Rp 22.000
Sewa tenda: Mulai dari Rp 80.000-450.000
Campervan: Rp 75.000

Jam operasional: Check in: Bebas, check out: 18.00 WIB

Lokasi: Jl. Gambung, Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat

Mengutip laman Jadesta Kemenparekraf, Bumi Perkemahan Ranca Cakuang begitu luas dengan hamparan rumput di atas tanah datar. Wisatawan bisa menikmati suasana alam, bermain di sungai, atau hiking di kawasan ini.

Tendanya ada yang diperuntukkan bagi dua orang, tiga sampai empat orang, hingga enam atau tujuh orang. Menurut salah satu laman agen travel, areanya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu bagian atas yang merupakan bukit dengan rawa-rawa kering, bagian tengah yang merupakan padang rumput hijau dan bagian bawah di tepi sungai.

7. The Lodge Maribaya

kemping di the lodge maribaya bandungkemping di the lodge maribaya bandung (Mukhlis Dinillah/detikTravel)

Harga: Rp 1.000.000/ 2 pax/ malam

Jam operasional: Check in: 14.00 WIB, check out 12.00 WIB

Lokasi: Jalan Maribaya No. 149/252 RT. 03 / RW. 15 Babakan, Gentong, Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

The Lodge Maribaya menawarkan berbagai aktivitas seperti camping, trekking, mengelilingi area hutan pinus, atau sekedar refreshing menaiki wahana menikmati kuliner yang ada.

Area campingnya private dengan udara yang begitu sejuk di tengah hutan pinus. Nama kawasan campingnya yaitu The Lodge Camp Village. Tersedia Fun Camp dengan tenda permanen berkapasitas 2 orang dengan fasilitas listrik dan wifi.

8. Pineus Tilu Riverside

Tempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, BandungTempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, Bandung (Instagram @pineustilu)

Harga: Mulai dari Rp 650.000-2.200.000, tergantung kapasitas tenda dan hari kunjungan.

Jam operasional: Check in: 14.00, check out 12.00 WIB

Lokasi: Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Pineus Tilu Riverside menawarkan sensasi berkemah di tepi Sungai Palayangan, Hutan Pinus Rahong. Aliran sungainya jernih, dengan pemandangan hijau dan indahnya hutan pinus.

Tendanya ada yang berkapasitas empat orang dan lima orang. Fasilitasnya mulai dari toilet, meja makan, dan api unggun.

Selain berkemah, wisatawan juga dapat mencoba wahana rafting dengan waktu tempuh 1,5-2 jam dan hammocking, tidur atau bersantai di atas tempat tidur gantung atau ayunan dari kain yang terpasang di pohon.

9. Gaspol Situ Cileunca

Harga: Camping: Rp 40.000/orang
Sewa tenda: Rp 189.000

Jam operasional: Check in: 14.00, check out 12.00 WIB

Lokasi: Kampung Cipangisikan, Dusun 02, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Situ Cileunca adalah danau buatan seluas 1.400 hektar di atas ketinggian 1.418 mdpl. Wisatawan bisa bersantai di tepi danau, bermain rafting, sampai bermalam di camping groundnya.

Bagi wisatawan yang tidak membawa tenda, bisa memilih paket camping dengan view danau. Fasilitas yang disediakan mulai dari mushola, toilet, akses listrik, hingga shelter kap untuk 40 orang.

Itulah 9 tempat camping di Bandung dengan berbagai view. Sebelum berkunjung, jangan lupa untuk terus update mengenai informasi terkait objek wisata yang dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Namu Hejo Riverside Bandung, Camping Ground Seru di Kawasan Hutan Pinus


Jakarta

Namu Hejo adalah tempat wisata alam di Kabupaten Bandung dengan berbagai aktivitas seru. Tempatnya alami karena berada di kawasan hutan pinus dan di tepi sungai yang jernih.

Ada berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini. Simak artikel ini untuk mengetahui informasi lengkap mengenai Namu Hejo, mulai dari aktivitas seru, daftar harga, menu makanan, lokasi, dan rutenya.

Aktivitas Seru di Namu Hejo

Namu Hejo, camping ground tepi sungai di Kabupaten Bandung.Rafting di Namu Hejo. Foto: dok. Instagram @namuhejo

Dikutip dari akun Instagram dan WhatsApp Business resmi Namu Hejo, beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di Namu Hejo antara lain sebagai berikut:


1. Berkemah

Aktivitas paling populer di Namu Hejo adalah berkemah atau camping. Lokasi paling asyik yakni berada di tepi sungai. Dari tenda, traveler juga bisa menyaksikan asyiknya orang yang sedang rafting di sungai.

2. Rafting

Tak cuma melihat orang rafting, traveler juga bisa rafting bersama teman-teman di Sungai Palayangan sejauh sekitar 4 km dengan durasi 1,5 jam. Kamu akan diantar ke titik awal rafting menggunakan mobil dan akan diantar kembali ke Namu Hejo.

3. Offroad

Selain rafting, kalian juga bisa menjelajah kawasan Pangalengan naik mobil jip melalui lintasan offroad. Satu mobil bisa diisi untuk 7-8 orang.

4. ATV

Tak cuma naik mobil jip, traveler juga bisa menjajal sensasi offroad dengan naik ATV. Kalian bisa naik ATV sendirian maupun tandem berdua.

5. Paintball

Buat traveler yang datang rombongan, paintball menjadi salah satu aktivitas yang cocok buat seru-seruan. Kalian bisa membagi beberapa tim untuk beradu tembak.

Daftar Harga di Namu Hejo

Untuk melakukan berbagai aktivitas di atas, masing-masing memiliki harga yang berbeda-beda. Berikut daftar harganya:

1. Paket Camping

Paket camping biasa untuk kapasitas 4 orang dilengkapi fasilitas sleeping bag, tempat tidur, sarapan, dan kamar mandi umum. Harganya sebagai berikut:

  • Weekday: Rp 700 ribu
  • Minggu: Rp 750 ribu
  • Weekend dan liburan: Rp 950 ribu

2. Paket Glamping

Paket glamping untuk kapasitas 4 orang dilengkapi fasilitas sleeping bag, tempat tidur, sarapan, dan kamar mandi khusus dengan air hangat. Harganya sebagai berikut:

  • Weekday: Rp 1.350.000
  • Weekend dan liburan: Rp 1.550.000

3. Offroad

Aktivitas offroad dapat dilakukan 7 orang atau 8 orang.

  • Offroad 7 orang: Rp 1,5 juta per mobil.
  • Tambahan orang ke-8: Rp 150 ribu

4. Rafting

Rafting dibedakan untuk maksimal 5 orang dan 6 orang.

  • Rafting maksimal 5 orang: Rp 750 ribu per boat.
  • Rafting maksimal 6 orang: Rp 850 ribu per boat.

5. ATV

ATV untuk satu orang berbeda harganya dengan ATV tandem.

  • Single: Rp 180 ribu
  • Double: Rp 225 ribu

6. Paintball

Paintball dihargai Rp 100 ribu per orang dengan minimal peserta 10 orang.

Namu Hejo juga menawarkan kuliner yang khas, terutama ala Sunda. Beberapa menunya antara lain sebagai berikut:

  • Nasi tutug oncom: Rp 32 ribu
  • Nasi dendeng batokok L Rp 32 ribu
  • Nasi goreng: Rp 23 ribu
  • Iga bakar: Rp 52 ribu
  • Rujak cireng: Rp 25 ribu
  • Mie goreng/rebus: Rp 18 ribu
  • Dimsum: mulai Rp 20 ribu
  • Kopi: mulai Rp 15 ribu
  • Non kopi: mulai Rp 7 ribu

Lokasi dan Rute ke Namu Hejo

Lokasi Namu Hejo berada di Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jaraknya sekitar 33 km atau ditempuh sekitar 70 menit dari pusat Kabupaten Bandung.

Rute yang bisa dilintasi ada dua, yakni jalur Pangalengan atau jalur Gambung Riung Gunung. Jika melalui Pangalengan, lewatlah di Jalan Raya Pangalengan, kemudian Jalan Situ Cileunca. Ikuti jalan hingga menemui papan petunjuk Namu Hejo.

Jika melalui jalur kedua, setelah menemui wisata Gambung Riung Gunung, traveler akan melintasi jembatan, kemudian kebun stroberi di kiri jalan. Lurus sedikit kemudian akan melewati wisata Hutan Pinus Hejong. Lurus hingga menemui papan petunjuk Namu Hejo, nantinya parkiran ada di sebelah kanan.

Sebelum parkiran, kamu akan melewati jalan kebun teh berbatu. Mulai dari parkiran hingga tenda, jaraknya kurang lebih 70 meter dengan berjalan kaki.

Nah, itulah tadi informasi lengkap tentang Namu Hejo Bandung, tempat camping yang menawarkan berbagai aktivitas seru, lengkap dengan daftar harga dan lokasinya.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Berapa Jam Ciwidey ke Pangalengan Lewat Soreang dan Mekarsari?


Jakarta

Ciwidey dan Pangalengan adalah dua wilayah di Kabupaten Bandung yang punya banyak pilihan tempat wisata. Tak heran jika keduanya ramai didatangi pengunjung ketika musim liburan.

Wisatawan biasanya berharap bisa mengunjungi keduanya, sehingga waktu liburan tak terbuang percuma. Sebelum menyusun rencana, pengunjung sebaiknya mengetahui lebih dulu waktu tempuh Ciwidey ke Pangalengan.

Berapa Jam Ciwidey ke Pangalengan?

Berdasarkan perkiraan dari Google Maps, waktu tempuh Ciwidey ke Pangalengan adalah lebih dari satu jam bergantung dari pilihan rute, kepadatan lalu lintas, pengguna jalan, dan lingkungan sekitar. Pengunjung bisa menikmati berbagai tempat wisata sesuai pilihan di kedua lokasi.


Jarak dan waktu tempuh kedua tempat ini juga bisa berbeda-beda tergantung titik keberangkatan dan tempat tujuannya. Sebagai perkiraan, kita asumsikan rutenya dari Alun-alun Ciwidey ke Alun-alun Pangalengan.

1. Ciwidey ke Pangalengan via Soreang

Rute pertama dari Ciwidey ke Pangalengan adalah lewat Soreang. Lewat rute ini, Ciwidey ke Pangalengan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan jarak sekitar 41 km.

Rute ini merupakan jalur utama karena jalannya cukup luas dan bagus, sehingga cocok dilewati mobil, bahkan bus. Namun jalur ini membutuhkan waktu lebih lama, karena agak memutar.

Rute

Dari Jalan Raya Ciwidey, traveler harus lurus ke utara hingga masuk ke Jalan Soreang-Ciwidey. Terus lurus sampai sekitar 11 km atau 25 menit.

Setelah melewati Victory Waterpark, belok kanan di pertigaan besar untuk masuk ke Jalan Lingkar Baru. Ikuti jalan hingga sekitar 3 km. Setelah sampai di RS Hermina Soreang, belok kanan di perempatan untuk masuk ke Jalan Soreang-Banjaran.

Ikuti Jalan Soreang Banjaran sampai sekitar 4,5 km kemudian belok kanan lewat Dangdeur atau arah ke Waterboom Cahaya Abadi yang berada di Jalan Pahlawan. Kemudian belok ke kanan untuk masuk ke Jalan Banjaran-Pangalengan.

Ikuti Jalan Banjaran-Pangalengan hingga sekitar 20 km dan kamu akan sampai di pusat Kecamatan Pangalengan. Untuk menuju ke objek wisata, traveler masih harus melanjutkan perjalanan sesuai tempat tujuannya.

Tempat Wisata yang Dilewati

Berikut ini tempat wisata yang dilewati rute tersebut, beserta ratingnya yang dilihat dari Google Maps pada 2 Januari 2025:

  • D’Riam Riverside (rating 4,5 dan 160 reviews)
  • Bale Bambu Adventure (rating 4,6 dan 593 reviews)
  • Victory Waterpark (rating 4,3 dan 3,174 reviews)
  • Pesona Nirwana Waterpark (rating 4,3 dan 2.264 reviews)
  • Waterboom Cahaya Abadi (rating 4,1 dan 1.327 reviews)

2. Ciwidey ke Pangalengan via Mekarsari

Rute Ciwidey ke Pangalengan selanjutnya adalah via Mekarsari. Jika melewati rute ini, maka membutuhkan waktu sekitar 1 jam 10 menit atau berjarak 29 km.

Rute ini memang lebih cepat, namun jalannya lebih sempit dan berkelok-kelok. Jalan ini lebih cocok dilewati untuk sepeda motor.

Rute

Dari Jalan Ciwidey, traveler harus belok ke timur setelah melewati Puskesmas Pasirjambu. Masuk ke Jalan Cisondari-Jalan Gambung, traveler cukup mengikuti jalur utama hingga melewati Desa Mekarsari, Nuansa Riung dan Situ Cileunca.

Setelah Situ Cileunca, ikuti Jalan Raya Pangalengan untuk menuju ke pusat Kecamatan Pangalengan.

Wisata yang Dilewati

Jika melewati rute Mekarsari ini, traveler bisa mampir ke beberapa objek wisata. Berikut ini tempat wisata beserta ratingnya yang dilihat dari Google Maps pada 2 Januari 2025:

  • Palalangon Park (rating 4,4 dan 1.597 reviews)
  • Barusen Hills (rating 4,0 dan 2.943 reviews)
  • Nuansa Riung (rating 4,7 dan 451 reviews)
  • Situ Cileunca (rating 4,6 dan 2.890 reviews)

Tentunya, waktu tempuh Ciwidey ke Pangalengan bisa berubah sesuai kondisi lingkungan dan lalu lintas. Pengunjung sebaiknya memastikan tersedia cukup waktu untuk mengantisipasi macet atau hujan deras. Jangan lupa pastikan kondisi kendaraan baik saat bepergian jauh.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

5 Destinasi Wisata yang Sama Dinginnya dengan Kota Batu


Jakarta

Detikers yang suka dengan dinginnya Kota Batu sebagai tempat healing atau liburan, maka bisa jai kota berikut jadi favorit untuk me time atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Tak hanya dingin, kota ini juga menawarkan fasilitas dan layanan sesuai kebutuhan turis

5 Kota yang Sama Dinginnya dengan Kota Batu, Jawa Timur

Beberapa wilayah di Indonesia yang suhunya sama, lebih dingin, atau sedikit lebih rendah dibanding Kota Batu

1. Malang di Jawa Timur

Wisatawan memotret rekannya saat berkunjung di Agrowisata Bukit Kuneer, Wonosari, Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/4/2025). Wisata alam yang berada di tengah perkebunan teh dengan ketinggian 1.250 meter diatas permukaan laut (mdpl) tersebut setiap hari rata-rata dikunjugi sekitar 300 hingga 500 orang wisatawan. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nzWisata Bukit Kuneer Malang (dok. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz) Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

Daya tarik: Jatim Park, Kampung Warna-warni Jodipan, Alun-alun Malang


Saat ini, Kota Batu dan Kota Malang tergabung dalam area Malang Raya yang sama-sama menawarkan hawa sejuk serta dingin bagi pengunjung. Wisata alam, budaya, dan sejarah bisa dinikmati selama liburan sendiri atau bersama keluarga.

2. Lembang, Jawa Barat

Puluhan ribu wisatawan memadati taman wisata alam (TWA) Tangkuban Parahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (dok. Yudha Maulana)

Daya tarik: Tangkuban Perahu, Observatorium Booscha, Wisata Maribaya

Bagi warga Jabodetabek, Lembang langsug terpikir sebagai tempat dingin sejuk yang pas untuk liburan. Apalagi Lembang relatif mudah diakses dengan kendaraan umum, online, atau pribadi. Lembang juga menyediakan banyak fasilitas dan sarana yang mudah diakses.

3. Ciwidey dan Pangalengan, Jawa Barat

Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Daya tarik: perkebunan teh, Kawah Putih, Ranca Upas

Ciwidey dan Pangalengan jadi pilihan lain bagi penyuka tempat wisata dengan hawa sejuk dan adem. Turis bisa ambil paket wisata atau datang langsung ke tiap spot yang dikehendaki. Turis bisa bermalam di berbagai fasilitas penginapan yang tersedia, supaya bisa lebih lama menikmati daerah Ciwidey dan Pangalengan.

4. Dieng, Jawa Tengah

The Heaven Glamping & Resto Wonosobo, tempat glamping dekat DiengThe Heaven Glamping & Resto Wonosobo, tempat glamping dekat Dieng Foto: Dok. Instagram @theheaven.wonosobo

Daya tarik: lihat sunrise di Bukit Sikunir, Kawah Sikidang, Candi Arjuna

Catatan: Dieng punya banyak pesona dan kelebihan selain hawa dingin dan sejuk. Tiap kali musim liburan, Dieng selalu kebanjiran pengunjung baik yang mau trekking atau datang ke salah satu spot wisata. Para turis bisa datang sendiri, bersama keluarga, atau tema-teman terdekatnya.

5. Tawangmangu, Jawa Tengah

Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Foto: Getty Images/iStockphoto/benito_anu

Daya tarik: Grojogan Sewu, Sarangan Cemoro Sewu

Berada dekat Gunung Lawu, kawasan Tawangmangu sudah lama terkenal dengan hawa sejuk dan dingin yang cocok untuk liburan. Untuk menikmati keindahan air terjun Grojogan Sewu kamu harus naik ribuan tangga sebelum sampai tujuan. Jika lelah, pengunjung bisa beristirahat di pos yang disediakan di sepanjang jalur tangga. Di pos juga ada beragam makanan dan minuman yang disediakan penduduk sekitar.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com