Tag Archives: patung gwk

Jadi Patung Tertinggi Keempat di Dunia, Begini Sejarah Pembangunan Patung GWK



Badung

Pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) cukup berliku. Seperti apa ya?

Patung GWK di GW K Cultural Park, Badung, Bali memiliki tinggi 122 meter. Patung itu tepatnya berada di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, memiliki sejarah yang menarik untuk dipelajari.

Menjadi maskot Pulau Dewata, GWK dibangun di lahan kapur seluas 60 hektar, dengan tinggi 122 meter dan berat 4.000 ton. Kini patung GWK sudah menduduki posisi keempat sebagai patung tertinggi di dunia.


Sejarah Pembangunan Patung GWK

Pendirian patung GWK mulai dikonsepsi tahun 1989. Kala itu, Joop Ave yang pernah menjabat sebagai Direktur Jendral Pariwisata RI menginisiasikan pembangunan patung setinggi 5 meter di Bandara Ngurah Rai. Guna menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Pada tahun 1990, diputuskan pembangunan patung dilakukan di luar bandara, dengan menggandeng seniman Bali bernama I Nyoman Nuarta. Dipilihlah lahan bekas penambangan kapur di daerah Ungasan. Dengan dukungan Ida Bagus Mantra dan melibatkan Ida Bagus Oka serta Ida Bagus Sudjana.

“Mulanya GWK ini digagas oleh Bapak Joop Ave. Menurutnya Indonesia harus memiliki sesuatu yang ikonik dan menarik banyak wisatawan. Tahun 1990, Bapak Joop Ave menggandeng Bapak I Nyoman Nuarta untuk menggagas ikon GWK,” kata Operation Director GWK Stefanus Yonathan Astayasa.

Tahun 1993, Presiden Soeharto merestui pembangunan proyek ini. Akhirnya fase perencanaan Garuda Wisnu Kencana (GWK) dimulai. Pembangunan pun mengalami kendala akibat adanya krisis moneter tahun 1998. Pembangunan terhenti selama 16 tahun.

Muncul secercah harapan untuk melanjutkan pembangunan GWK. Tahun 2012, PT Alam Sutera Realty Tbk berkomitmen untuk melanjutkan proyek mahakarya Indonesia. Upacara Ngeruak dan Mendem Pedagingan dilakukan guna mengawali proses pembangunan.

“Tahun 2010 diadakan GWK Expo, dan Alam Sutera hadir di GWK Expo ini. Tahun 2012 akhirnya Alam Sutera berkomitmen untuk membangun patung GWK hingga selesai,” ujar Stefanus.

Pada 23 Agustus 2013, dilakukan peletakan batu pertama. Proses pekerjaan pun dimulai dengan membangun pondasi rakit seluas 7.154,41 meter persegi. Tahun 2018, mahkota Dewa Wisnu sudah dipasang, seiring dengan dilakukannya upacara Pasupati. Upacara Melaspas pun dilakukan guna menandai berakhirnya proyek pembangunan patung GWK.

Peresmian Patung Garuda Wisnu Kencana

Pada 22 September 2018, peresmian patung Garuda Wisnu Kencana oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Sekaligus sebagai persembahan peringatan HUT ke-73 RI. Dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat dan pejabat penting negara.

Kini, patung GWK sudah terkenal sebagai ikon Pulau Bali. Patung GWK dengan tinggi 122 meter menjadi patung tertinggi keempat, setelah Patung Vallabhbhai Patel di India (182 meter) sebagai peringkat pertama, Sang Buddha di Tiongkok (153 meter) dan Myanmar (130 meter).

Sudah tau kan sejarah patung GWK? Butuh waktu 28 tahun untuk mewujudkan mahakarya sekaligus ikon Pulau Bali. Jadi, jangan lupa berkunjung untuk menyaksikan megahnya patung GWK ya!

(fem/iah)



Sumber : travel.detik.com

Speechless! Indahnya Bali dari Lantai 23 Patung Garuda Wisnu Kencana



Badung

Setelah melalui proses pembangunan selama 28 tahun, Patung Garuda Wisnu Kencana atau GWK diresmikan. Pengunjung diperkenankan masuk ke lantai 9 dan 23 dan bisa menatap Pulau Bali dari ketinggian.

Patung GWK boleh dibilang menjadi bangunan termegah di Pulau Dewata. Berlokasi di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 September 2018.

Patung GWK memiliki tinggi sekitar 122 meter dengan lebar 66 meter. Patung itu merupakan mahakarya dari seniman patung asal Bali, I Nyoman Nuarta.

Keindahan dan kemegahan Patung GWK biasanya dinikmati oleh pengunjung hanya dari luar saja. Menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto dan membuat video.

Namun, pengalaman tak berakhir di sana. Kini traveler berkesempatan untuk masuk ke patung setinggi 122 meter dan menikmati keindahan Pulau Dewata dari ketinggian. Naik ke lantai 9 dan lantai 23 adalah aktivitas eksklusif yang tak boleh traveler lewatkan.

Pemandangan Bali dari lantai 23 Patung GWK di BaliPemandangan Bali dari lantai 23 Patung GWK di Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

“Saat ini pengunjung yang datang sudah bisa masuk ke lantai 9 dan lantai 23. Di dua lantai tersebut sudah banyak konten mengenaiGWK dan bisa diakses menggunakan lift,” kata Operation DirectorGWK Cultural ParkStefanusYonathanAstayasa.


Memasuki Patung GWK, traveler akan disambut dengan beberapa ogoh-ogoh mini yang dipajang di sisi kanan dan kiri. Untuk naik ke lantai 9 dan 23 traveler wajib menggunakan lift. Tak perlu khawatir, selama tour di dalam patung traveler akan ditemani oleh 1 orang pemandu.

Untuk masuk ke lantai 9 hanya bisa dibatasi maksimal 30 orang, karena ruangan yang sempit dan demi keselamatan pengunjung.

Nah, sesampainya di lantai 9, traveler akan disuguhkan berbagai konten menarik tentang proses pembangunan Patung GWK, mulai dari proses ground breaking hingga proses peresmian Patung GWK. Konten yang disajikan juga sangat interaktif, berupa video animasi hingga gambar 3 dimensi.

Di sini traveler juga akan melihat bagaimana rancangan bangunan dari patung GWK. Bahkan traveler juga bisa menemukan sampel kulit patung GWK dan merasakan teksturnya. Di ujung lorong, traveler juga akan menemukan TV kecil yang menyajikan video animasi tentang GWK Cultural Park.

Menuju ke lantai 23, traveler akan menggunakan lift berbahan tembus pandang. Dari dalam lift traveler bisa melihat bagaimana struktur dan rangka-rangka baja Patung GWK. Keren banget!

Setibanya di lantai 23, traveler akan dibuat semakin takjub dengan pemandangan yang disajikan. Terdapat banyak galeri pandang yang dapat traveler gunakan untuk melihat pemandangan Pulau Bali dari berbagai sisi. Galeri pandang ini berada di bagian sayap patung GWK.

Pemandangan Bali dari lantai 23 Patung GWK di BaliPemandangan Bali dari lantai 23 Patung GWK di Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Tak hanya itu, di sini traveler akan menemukan beberapa lantai yang diganti dengan kaca, sehingga pengunjung bisa melihat berbagai rangka baja yang ada di dalam bangunan Patung GWK. Traveler juga bisa mengabadikan momen di dalam patung GWK dengan berfoto.

Jadi, tertarik untuk masuk ke dalam patung tertinggi keempat di dunia ini? Traveler bisa langsung memesan tiket ultimate seharga Rp 300.000/orang. Jangan lewatkan kesempatan istimewa ini ya!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jangan Terlewat, Ini 5 Spot Foto Instagramable di GWK Cultural Park



Badung

Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park menjadi destinasi wajib jika traveler berkunjung ke Pulau Bali. Banyak spot foto instagramable.

Bagi traveler yang sedang merencanakan liburan ke Pulau Dewata. GWK Cultural Park bisa menjadi rekomendasi destinasi wisata paket lengkap. Nggak hanya sajikan kemegahan patung, GWK Cultural Park juga tawarkan 15 pertunjukan seni dan budaya Bali.

Terletak di Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. GWK Cultural Park juga menjadi destinasi sip untuk traveler yang mencari spot foto instagramable. Mulai dari spot foto dengan latar belakang patung hingga studio foto tematik pertama di Bali.

Berikut 5 rekomendasi spot foto instagramable yang wajib traveler coba di GWK Cultural Park.

1. Plaza Wisnu

Lokasi pertama adalah Plaza Wisnu. Terletak di atas bukit, untuk sampai ke sini traveler harus menaiki beberapa anak tangga. Di sini traveler akan menemukan Patung Dewa Wisnu berukuran raksasa yang dikelilingi oleh kolam.

Patung Dewa Wisnu berukuran raksasa ini menjadi salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto. Kemegahan patung Dewa Wisnu tak jarang membuat wisatawan berdecak kagum.

2. Plaza Garuda

Turun dari Plaza Wisnu, traveler akan menemukan Plaza Garuda. Plaza Garuda menyajikan sebuah patung kepala Garuda yang merupakan tunggangan dari Dewa Wisnu. Melambangkan pengorbanan, kesetiaan, dan kepercayaan. Garuda, simbol bangsa Indonesia, mewakili sifat keberanian, kebijaksanaan, kekuatan, dan disiplin.

Tak hanya sarat akan filosofi, Plaza Garuda juga sip banget nih untuk jadi spot foto. Bahkan tak jarang Patung Garuda ini menjadi latar belakang untuk foto prewedding karena keindahannya.


3. Patung Garuda Wisnu Kencana

Spot foto utama dari GWK Cultural Park adalah Patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 122 meter dengan lebar 66 meter. Patung GWK menjadi salah satu spot foto wajib sekaligus spot foto favorit wisatawan yang berkunjung.

Biasanya pengunjung gemar mengabadikan momen dengan berfoto di depan megahnya Patung GWK. Bahkan di beberapa spot sudah terdapat papan petunjuk yang menandakan dimana saja spot terbaik untuk berfoto di sekitar patung GWK.

Belum afdol jika traveler tak mencoba masuk ke patung raksasa ini. Traveler diperkenankan masuk ke lantai 9 dan lantai 23 patung GWK. Di dalamnya juga banyak spot foto estetik. Traveler bisa berfoto di atas lantai kaca yang menunjukkan rangka baja dari Patung GWK. Unik dan anti mainstream banget!

4. Titian Garuda

Saat ini GWK Cultural Park juga sudah memiliki satu spot baru untuk berburu foto dengan latar belakang Patung GWK. Namanya Titian Garuda. Jembatan Titian Garuda memiliki panjang 239 meter dan dapat menampung beban 500 kilogram per meter persegi.

Jembatan Titian Garuda menghubungkan Plaza Garuda ke area patung utama GWK. Dari Titian Garuda traveler bisa mengabadikan foto dengan ketinggian yang pas, komplit bersama latar belakang Patung GWK yang megah nan cantik.

“Kita banyak ada spot foto, tapi saat ini spot terbaik menurut saya adalah Titian Garuda. Itu menghubungkan Plaza Garuda ke Garuda Wisnu Kencana. Di tengah jembatan kita bisa berfoto dengan ketinggian yang pas dan mendapatkan view Patung GWK yang paling eksotis,” ujar Operation Director GWK Cultural Park, Stefanus Yonathan Astayasa.

5. ASANA Artseum Bali

Jika sudah puas berfoto di area outdoor, traveler bisa mencoba sensasi berfoto di ASANA Artseum Bali. Salah satu galeri foto dengan lanskap yang unik, terletak di kawasan GWK Cultural Park.

ASANA Artseum memiliki banyak galeri yang dirancang dengan gaya kreatif, setiap galeri memiliki ciri khas sendiri, mulai dari bergaya khas Bali hingga Jawa. Terdapat sekitar 20 spot foto dan sudah tersedia petugas yang membantu dalam pengambilan foto. Traveler yang ingin mencoba sensasi berfoto di ASANA Artseum dikenakan biaya mulai dari Rp 238.800.

Sudah tau mau mencoba spot foto apa saja di GWK Cultural Park? Yuk buruan booking tiketnya dan liburan kemudian.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com