Tag Archives: pegunungan

Jangan Sembarangan Pilih Material Atap, Sesuaikan dengan Iklim



Jakarta

Atap menjadi komponen penting bagi sebuah bangunan, termasuk rumah. Produk atap juga sudah sangat beragam jenisnya, baik dari segi ukuran, warna hingga bahannya.

Dengan banyaknya jenis atap yang bisa dipilih, terkadang membuat kamu bingung untuk memilihnya. Nah memilih atap seharusnya tidak hanya dipertimbangkan dari segi estetika tapi juga dari sisi materialnya. Sebab material atap yang dipilih sangat menentukan untuk menghadapi iklim di lokasi rumah.

Iklim Kering & Dingin

Melansir Roof Crafters, Selasa (5/11/2024), pada daerah yang beriklim kering dan dingin seperti halnya daerah pegunungan, kamu harus menyiapkan material atap yang bisa menahan fluktuasi dari suhu ekstrem. Sirap aspal adalah pilihan yang tepat dan populer karena menawarkan pelindung yang baik serta relatif terjangkau.


Atap logam juga cocok, khususnya logam yang menggunakan sambungan tegak, karena tahan lama dalam suhu dingin.

Iklim Basah & Dingin

Daerah yang beriklim basah dan dingin seperti wilayah yang curah hujannya tinggi, biasanya memerlukan material yang sangat kedap air serta bisa menyerap air dengan baik. Atap batu tulis adalah pilihan yang tepat karena sangat tahan lama, kedap air, serta dapat menyerap dan menahan debit air yang besar.

Iklim Basah & Panas

Pada daerah yang beriklim basah dan panas seperti di daerah tropis, di mana curah hujan sangat tinggi serta kelembapan seringkali terjadi, kamu membutuhkan bahan atap yang sangat tahan terhadap air dan kelembapan.

Atap logam yang dilapisi dengan baja atau aluminium merupakan pilihan terbaik karena tidak gampang terkena korosi. Selain itu pula, genteng beton juga bisa menjadi opsi lainnya karena tahan lama dan mampus menahan panas dan kelembapan dengan baik.

Iklim Kering & Panas

Pada daerah yang memiliki iklim kering dan dingin sangat diperlukan material yang dapat menahan sinar matahari serta panas yang terik tanpa harus menyerap banyak. Atap logam kembali menjadi pilihan terbaik karena mampu memantulkan sinar matahari dengan baik, sehingga rumah tetap terasa sejuk.

Genteng dari tanah juga ideal karena memiliki ketahanan termal yang alami serta bisa menahan suhu yang tinggi tanpa harus merusaknya.

Iklim Sedang

Di daerah yang beriklim sedang dan dengan curah hujan sedang serta suhu yang sedang, kamu memiliki fleksibilitas dalam pemilihan bahan untuk atap. Sirap aspal adalah pilihan yang populer serta menghemat biaya, dan menawarkan berbagai macam pilihan warna.

Atap logam dan genteng tanah liat serta genteng beton juga pilihan yang tepat, menawarkan daya tahan serta estetika dan memberikan perlindungan yang baik.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Catat! Jangan Bangun Rumah di 4 Lokasi Rawan Gempa Ini


Jakarta

Gempa menjadi salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh letak Indonesia di wilayah tektonik dengan pertemuan lempeng bumi. Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia, kita perlu antisipasi dengan bencana gempa bumi, salah satunya mempersiapkan rumah tahan gempa.

Untuk membuat rumah tahan gempa, penting untuk mencari tahu material serta bahan yang kokoh dan kuat. Selain itu, yang tak kalah penting adalah perancangan rumah tahan gempa. Jika kamu akan membangun sebuah rumah, perhatikan lokasi pembangunan. Bukan tidak mungkin kamu sudah mempersiapkan material anti gempa tetapi justru tetap mengalami kerugian akibat lokasi rumahmu yang rawan gempa.

Melansir dari buku berjudul “Guidebook for Reconstruction of Earthquake Resistance Houses” yang diterbitkan oleh Earthquake Engineering Research Institute menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik lokasi yang harus kamu hindari ketika merencanakan pembangunan rumah agar terhindar dari gempa, berikut lokasinya.


Letak Dekat Lereng Curam

Jika kamu tinggal di pedesaan atau daerah yang masih banyak bukit-bukit, maka hindari membangun rumah di kaki bukit, seperti di tengah bukit yang sempit serta lereng curam. Hindari juga medan yang sulit dilalui atau diakses. Biasanya rumah yang dibangun di dekat bukit penuh lereng curam banyak ditemui di lokasi pegunungan sebagai villa.

Rumah yang dibangun dekat lereng curam berpotensi lebih rentan terhadap kerusakan daripada rumah yang dibangun pada topografi datar. Namun, jika memang tetap akan dibangun di lokasi ini, maka buat pencegahan seperti terasering atau perkuat dinding rumah agar terhindar dari kerusakan berat.

Daerah Rawan Longsor

Sudah pasti kamu tidak disarankan membangun rumah di daerah rawan longsor. Sebab, ketika terjadi gempa maka daerah yang biasanya longsor dapat menyapu bersih rumah, bangunan, atau apapun yang ada di sekitarnya. Sehingga, perlu kamu ketahui lokasi rawan longsor untuk menghindari kerusakan gempa sekaligus bencana longsor.

Tepi Sungai

Daerah tepi sungai juga menjadi lokasi atau area yang seharusnya dihindari untuk membangun rumah. Tepian sungai berpotensi rawan banjir dan likuifaksi yaitu pencairan tanah yang bisa terjadi akibat gempa bumi. Hal ini juga mencegah terjadinya banjir bandang serta kerusakan berat akibat gempa.

Di Atas Tanah Lunak

Kamu juga perlu mengetahui jenis tanah tempat kamu membangun rumah. Hindari membangun rumah di tanah yang penuh atau lunak. Hal ini akan menyebabkan dasar pondasi rumah bisa mengalami penurunan. Selain itu, pondasi akan rentan terbuka atau rusak akibat gerusan tanah. Jika kamu mau membangun rumah di atas tanah urugan, maka pastikan pondasi rumah harus cukup kuat dan dalam sehingga bertumpu pada tanah yang kokoh bukan pada tanah urugan.

Itu dia penjelasan lokasi atau area yang harus kamu hindari saat membangun rumah sebagai pencegahan terhadap bencana gempa bumi. Semoga bermanfaat!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Lokasi yang Harus Dihindari Saat Membangun Rumah di Daerah Rawan Gempa



Jakarta

Gempa menjadi salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh letak Indonesia di wilayah tektonik dengan pertemuan lempeng bumi. Oleh karena itu perlu antisipasi dengan bencana gempa bumi, salah satunya mempersiapkan rumah tahan gempa.

Untuk membuat rumah tahan gempa, penting untuk mencari tahu material serta bahan yang kokoh dan kuat. Selain itu, yang tak kalah penting adalah perancangan rumah tahan gempa. Jika kamu akan membangun sebuah rumah, perhatikan lokasi pembangunan. Bukan tidak mungkin kamu sudah mempersiapkan material anti gempa tetapi justru tetap mengalami kerugian akibat lokasi rumahmu yang rawan gempa.

Melansir dari buku berjudul ‘Guidebook for Reconstruction of Earthquake Resistance Houses’ yang diterbitkan oleh Earthquake Engineering Research Institute menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik lokasi yang harus dihindari jika tinggal di wilayah rawan gempa.


Letak Dekat Lereng Curam

Jika tinggal di pedesaan atau daerah yang masih banyak bukit-bukit, maka hindari membangun rumah di kaki bukit, seperti di tengah bukit yang sempit serta lereng curam. Hindari juga medan yang sulit dilalui atau diakses. Biasanya rumah yang dibangun di dekat bukit penuh lereng curam banyak ditemui di lokasi pegunungan sebagai villa.

Rumah yang dibangun dekat lereng curam berpotensi lebih rentan terhadap kerusakan daripada rumah yang dibangun pada topografi datar. Namun, jika memang tetap akan dibangun di lokasi ini, maka buat pencegahan seperti terasering atau perkuat dinding rumah agar terhindar dari kerusakan berat.

Daerah Rawan Longsor

Sudah pasti tidak disarankan membangun rumah di daerah rawan longsor. Sebab, ketika terjadi gempa maka daerah yang biasanya longsor dapat menyapu bersih rumah, bangunan, atau apapun yang ada di sekitarnya. Sehingga, perlu ketahui lokasi rawan longsor untuk menghindari kerusakan gempa sekaligus bencana longsor.

Tepi Sungai

Daerah tepi sungai juga menjadi lokasi atau area yang seharusnya dihindari untuk membangun rumah. Tepian sungai berpotensi rawan banjir dan likuifaksi yaitu pencairan tanah yang bisa terjadi akibat gempa bumi. Hal ini juga mencegah terjadinya banjir bandang serta kerusakan berat akibat gempa.

Di Atas Tanah Lunak

Kita juga perlu mengetahui jenis tanah tempat membangun rumah. Hindari membangun rumah di tanah yang penuh atau lunak. Hal ini akan menyebabkan dasar pondasi rumah bisa mengalami penurunan. Selain itu, pondasi akan rentan terbuka atau rusak akibat gerusan tanah. Jika kamu mau membangun rumah di atas tanah urugan, maka pastikan pondasi rumah harus cukup kuat dan dalam sehingga bertumpu pada tanah yang kokoh bukan pada tanah urugan.

Itu dia penjelasan lokasi atau area yang harus kamu hindari saat membangun rumah sebagai pencegahan terhadap bencana gempa bumi. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Liburan Murah Meriah di Kaki Gunung Sawal



Ciamis

Menghabiskan libur panjang long weekend di bulan Mei 2025, traveler bisa mencoba wisata curug Jami yang murah meriah di kaki gunung Sawal, Ciamis.

Curug Jami menjadi salah satu tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Ciamis. Destinasi ini menawarkan wisata alam yang murah meriah.

Curug Jami berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jarak dari pusat perkotaan Ciamis sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


Meski berada di Ciamis, namun wisata alam ini lebih dekat ke Kota Tasikmalaya yang jaraknya hanya sekitar 20-30 menit saja. Akses jalan hot mix yang mulus membuat tempat destinasi ini mudah dikunjungi.

Curug Jami menawarkan panorama alam Gunung Sawal yang hijau. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut berasal dari mata air gunung. Curug ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ria.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

Di sekitar lokasi Curug terhadap fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir sepeda motor, mobil, Musala, toilet, gazebo (sewa Rp 5 ribu) untuk makan dan bersantai serta sejumlah warung makanan.

Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir Rp 3 ribu.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di alam liar, bisa juga mengunjungi Sungai Cibaruyan yang lokasinya tak jauh dari Curug Jami. Pengunjung cukup berjalan kaki ke bawah sekitar 5-10 menit. Tiket menuju area Sungai Cibaruyan tersebut hanya Rp 2 ribu per orang.

Di tempat tersebut pengunjung bisa merasakan dingin dan segarnya mata air pegunungan asli. Arus airnya yang cukup deras serta jernih membuat aktivitas berenang di alam bersama keluarga menjadi lebih seru dan asyik.

Pengunjung juga dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh warga setempat. Mulai dari saung-saung untuk bersantai, kamar bilas, warung jajanan, hingga tempat duduk untuk nongkrong.

Dari pantauan di lokasi, terlihat ratusan pengunjung dari Ciamis dan Tasikmalaya memadati destinasi Curug Jami dan Sungai Cibaruyan. Mereka mengisi liburan dengan menikmati suasana alam sambil makan bersama. Beberapa di antaranya bermain air dan berenang di Sungai.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

“Tahu curug Jami dari medsos, lagi cari-cari tempat wisata di Ciamis untuk ngisi libur panjang Minggu ini. Ketemu Curug jami, penasaran di medsos tempatnya sepertinya bagus jadi didatangi bersama anak dan keluarga,” ujar Ratna, pengunjung asal Linggasari, Ciamis.

Menurutnya, destinasi Wisata Alam Curug Jami ini sangat cocok untuk healing. Lokasinya di bawah Gunung Sawal dengan pemandangan hijau membuat pikiran menjadi tenang, di tambah dengan suasana sejuk dan teduh.

“Lokasinya pas untuk healing, tidak jauh dari kota juga murah apalagi aksesnya mudah, murah dan jalannya mulus,” katanya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Berendam di Air Panas Angseri Bali, Konon Bisa Obati Gatal dan Rematik



Tabanan

Bali tidak hanya punya pantai, tapi juga sumber mata air panas di pegunungan. Cobalah berendam di wisata Air Panas Angseri yang bisa menyembuhkan aneka penyakit.

Objek wisata Air Panas Angseri di Tabanan, Bali tidak hanya menjadi tempat pelancong untuk berendam dan relaksasi. Objek wisata tersebut juga kerap dikunjungi oleh mereka yang memiliki penyakit seperti rematik dan gatal-gatal.

Salah satu penjaga di Air Panas Angseri, Wirasutama, mengatakan jumlah pengunjung yang ingin berobat di sana rerata mencapai lima orang per hari.


“Biasanya mereka mengobati rematik dan gatal-gatal dengan berendam di air panas,” tutur dia.

Wirasutama menuturkan mereka yang berobat dan beragama Hindu biasanya juga membawa banten (sesajen). Banten itu lalu diletakkan di samping patung Ganesha yang berada di tepi kolam air panas untuk pengobatan.

Wirasutama menjelaskan pengunjung juga kerap melukat (pembersihan diri) di Air Panas Angseri. Mereka melukat di kolam air panas berukuran 2 meter persegi tersebut.

Wirasutama menerangkan tiket masuk kolam pengobatan adalah Rp 30 ribu per orang. Tiket itu jauh lebih mahal dengan tiket masuk pengunjung domestik dewasa untuk dua kolam air hangat yakni Rp 10 ribu.

Kami pun mencoba berendam di kolam pengobatan tersebut. Suhu air di kolam tersebut lebih panas dibandingkan dengan kolam dewasa dan anak-anak. Perlu waktu untuk membiasakan tubuh saat berendam di kolam tersebut.

“Suhunya memang lebih panas, sampai 40 derajat celcius,” tutur Wirasutama.

Menurut Wirasutama, suhu air di kolam pengobatan lebih panas karena sumbernya berasal dari dalam tanah di tepi kolam itu. Adapun, air hangat yang berada di kolam dewasa, anak, dan ruang privat berasal dari bawah tanah di Tukad (sungai) Panahan yang dialirkan melalui pipa sepanjang 300 meter.

Adapun suhu kolam dewasa Air Panas Angseri adalah 25 derajat celcius. Sedangkan, kolam anak lebih rendah lagi yakni sekitar 15 derajat celsius.

Salah satu penjaga loket tikat di Air Panas Angseri, Wayan Biasa, menerangkan Air Panas Angseri belum dikenal oleh para pelancong. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan saat hari kerja, Senin-Jumat, yang tak sampai 20 orang per hari.

Saat akhir pekan atau saat libur, jumlah wisatawan yang mengunjungi objek wisata itu bisa mencapai 100 orang per hari. Air Panas Angseri buka sejak pukul 08.00-18.00 Wita. Objek wisata tersebut tidak buka pada malam hari.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Wisata Rainbow Slide di Bogor Dekat Jakarta, Lintasannya Capai 100 Meter


Jakarta

Perosotan pelangi atau rainbow slide viral sejak beberapa waktu lalu dan hingga kini masih diminati. Meski mirip dengan papan seluncur pada umumnya, wahana ini punya lintasan berwarna-warni cukup lebar yang lurus memanjang.

Rainbow slide bisa dimainkan sendiri maupun tandem. Treknya yang sedikit bergelombang menambah keseruan bermain wahana satu ini.

Di Bogor terdapat sejumlah tempat wisata yang menawarkan wahana menyenangkan satu ini. Dengan tiket terjangkau, traveler sudah bisa menjajal perosotan pelangi bahkan sambil menikmati panorama mempesona khas Kota Hujan. Temukan rekomendasi wisata rainbow slide di bawah ini.


Wisata Rainbow Slide di Bogor

Sejumlah tempat wisata di Bogor menawarkan wahana permainan perosotan pelangi. Merangkum Google, berikut deretan tempatnya:

1. Agrowisata Gunung Mas

  • Lokasi: Jl. Taya Puncak-Gadog KM 87, Cisarua, Kabupaten Bogor
  • Jam Buka: Senin-Jumat (12.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 25.000 (single), Rp 35.000 (tandem)

Di Agrowisata Gunung Mas, traveler bisa menaiki rainbow slide yang panjang lintasannya mencapai 100 meter. Kabarnya, wahana perosotan pelangi di sini jadi yang terpanjang di Bogor.

Selain itu, wahana lain yang dapat dicoba di sini meliputi ATV, offroad can am dan komodo, kereta gantung, bumper car, roller coaster, flying fox, hingga mini jeep. Pengunjung juga bisa menunggangi kuda sambil berkeliling. Berwisata di sini semakin menarik karena disuguhkan view kebun teh serta pegunungan menawan.

Dari pusat Jakarta, jarak Agrowisata Gunung Mas sekitar 54 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam, tergantung lalu lintas jalan.

2. Dusun Giok

Rainbow Slide di Dusun Giok BogorRainbow Slide di Dusun Giok Bogor (dok. Instagram @dusun_giok_official)
  • Lokasi: Jl. Bukit Pelangi, Gunung Geulis, Sukaraja, Kabupaten Bogor
  • Jam Buka: Senin-Jumat (08.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket: Rp 15.000 per orang

Kawasan Dusun Giok punya wahana perosotan pelangi seru untuk anak hingga dewasa. Permainan lainnya yang dapat traveler jajal yaitu kora-kora, ATV, dan playground anak.

Di samping bermain wahana, pengunjung bisa bermalam di penginapan yang tersedia. Terdapat Cafe Giok yang menyajikan aneka makanan dan minuman lezat untuk mengganjal perut serta mini zoo.

Dusun Giok yang berjarak kisaran 43 km dari Jakarta bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam 45 menit.

3. Villa Khayangan

Rainbow Slide di Villa Khayangan BogorRainbow Slide di Villa Khayangan Bogor (dok. Instagram @villa_khayangan_bogor)
  • Lokasi: Jl. Puncak Dua, Wargajaya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor
  • Jam Buka: Senin-Minggu, 07.00-17.00 WIB
  • Harga Tiket: Rp 25.000 per orang

Selain penginapan, Villa Khayangan dilengkapi wahana permainan antara lain rainbow slide, mini jeep, sepeda gantung, ayunan ekstrem, bioskop 3D, hingga VR. Traveler juga akan menemukan sederet spot foto cantik nan Instagramable di sini.

Tidak perlu khawatir kelaparan karena tersedia juga kantin, resto, dan kafe. Terdapat kolam renang kalau mau berenang atau sekadar main air. Serta ada mini zoo dengan hewan rusa, beragam burung, dan kambing,

Untuk menuju Villa Khayangan, traveler perlu menempuh jarak 47 km dari pusat Jakarta dengan waktu kurang lebih 1 jam 45 menit.

4. City Garden Vivo Mall Sentul

  • Lokasi: Vivo Mall Lt. Dasar, Jl. Raya Jakarta-Bogor KM 50, Sentul, Kabupaten Bogor
  • Jam Buka: Senin-Jumat (10.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 35.000 per orang

Perosotan pelangi ini terletak di dalam Vivo Mall Sentul, tepatnya berada di area City Garden Eat and Play. Wahana lain seperti UFO berputar, trampoline, igloo house, hingga istana balon bisa dijajal.

Sejumlah wahana di sini bisa dimainkan sepuasnya dan beberapa lainnya harus mengeluarkan biaya tambahan. Playground ini dibuka untuk balita hingga dewasa, tanpa batasan umur.

Selain di Vivo Mall, City Garden Eat and Play dapat ditemukan di Boxies Mall123, Tajur. Playground di sana tersedia indoor maupun outdoor dengan beragam wahana permainan.

Jarak yang mesti ditempuh dari Jakarta menuju City Garden Vivo Mall Sentul berkisar 31 km dan bisa dicapai dalam waktu sekitar 1, 5 jam perjalanan.

5. The Nice Park Rumpin

Rainbow Slide di The Nice Park RumpinRainbow Slide di The Nice Park Rumpin (dok. Instagram @theniceparkrumpin)
  • Lokasi: Kampung Cisiriung, Rabak, Rumpin, Kabupaten Bogor
  • Jam Buka: Senin-Jumat (09.00-17.45 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-17.45 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 30.000 per orang

The Nice Park Rumpin punya playground indoor dan outdoor yang luas dengan wahana lengkap. Rainbow slide jadi salah satu wahana yang traveler bisa mainkan. Trampoline, mini roller coaster, hingga mini climbing juga dapat dicoba.

Menariknya, bukan hanya terdapat playground tetapi juga ada restoran dan mini zoo di sini. Hewan yang ditemukan cukup beragam dan unik, meliputi rusa tutul, iguana, meerkat, hingga kuda poni. Plusnya juga, pengunjung bisa menikmati panorama perbukitan yang mempesona.

The Nice Park Rumpin bisa dijangkau sejarak 35 km dari Jakarta dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

6. Ramayana Tajur

  • Lokasi: Jl. Raya Tajur Pakuan, Muarasari, Kota Bogor
  • Jam Buka: Senin-Jumat (10.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 25.000 per orang

Tajur Giant Rainbow Slide dapat traveler coba di Ramayana Tajur. Selain perosotan pelangi ini, pengunjung bisa bermain beragam wahana lain seperti mini flying fox, mini wall climbing, trampoline, gokart mini, serta horse riding. Playground di sini tidak dikhususkan untuk anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa bermain.

Dari Jakarta, Ramayana Tajur berjarak sekitar 45 km dengan waktu tempuh kisaran 1 jam 45 menit.

7. Cibubur Garden Eat & Play

Rainbow Slide di Cibubur Garden Eat & PlayRainbow Slide di Cibubur Garden Eat & Play (dok. Instagram @cibubur.garden)
  • Lokasi: Jl. Pasar Lama, Cileungsi, Kabupaten Bogor
  • Jam Buka: Senin-Jumat (12.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu dan libur nasional (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 25.000 per orang

Cibubur Garden Eat & Play merupakan playground outdoor yang dilengkapi berbagai wahana permainan, salah satunya perosotan pelangi atau disebut Srodotan Donat di sini. Untuk menjajal wahana ini, traveler mesti membayar di luar tiket masuk sebesar Rp 20.000 (weekday) dan Rp 25.000 (weekend).

Selain rainbow slide, wahana lain yang bisa dicoba meliputi bom bom car, game coin, bungee jumping, balon air, hingga ATV. Dengan tiket masuk Rp 25.000, pengunjung sudah bisa bermain di sini tanpa batas waktu.

Tidak begitu jauh dari pusat Jakarta, Cibubur Garden Eat & Play yang berjarak 22 km dapat ditempuh dalam 1 jam perjalanan.

(azn/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

HTM, Fasilitas, Wahana, dan Jam Buka


Jakarta

Fishing Valley Bogor adalah tempat wisata keluarga di Bogor yang cocok dikunjungi saat momen liburan. Destinasi wisata ini menawarkan keseruan bermain air waterpark, kuliner, hingga pengalaman memancing di kolam pribadi.

Pengunjung juga bisa menikmati suasana sejuk pegunungan dan pemandangan alam yang menenangkan. Menjadikannya sebagai tempat bersantai, bermain, refreshing, dan menikmati waktu bersama keluarga, teman, ataupun orang tersayang.

Lalu, ada apa aja ya Fishing Valley Bogor?


Kolam Renang Fishing Valley WaterPark Bogor

Fishing Valley WaterPark memiliki beragam kolam renang yang cocok untuk semua usia.Ada kolam renang dangkal yang aman dan menyenangkan untuk anak. Kolamnya pun dilengkapi dengan permainan air, ember tumpah, dan perosotan.

Ada juga kolam pantai, kolam untuk orang dewasa yang lebih besar, harga kolam semi olympic untuk yang bisa dipakai untuk kegiatan lomba berenang.

Kolam renang di Fishing Valley Bogor WaterPark.Kolam renang di Fishing Valley Bogor WaterPark. (dok. Instagram @fishingvalley)

Mancing di Fishing Valley Bogor

Sesuai namanya, tempat ini menyediakan spot memancing yang ideal bagi para pemancing pemula maupun profesional. Pengunjung bisa menyewa kolam pancing private untuk acara keluarga maupun acara kantor.

Selain mancing, kita juga bisa nyebur untuk tangkap ikan di kolam beramai-ramai. Untuk menyewa kolam mancing, pengunjung perlu melakukan booking terlebih dahulu bisa melalui nomor telepon/WA di 0852 8139 2253.

Permainan dan Outbound

Dilihat dari akun Instagramnya @fishingvalley (22/11/2024), selain area waterpark, kuliner dan mancing, di Fishing Valley Bogor juga tersedia berbagai permainan seru yang bisa pengunjung coba.

Mulai dari flying fox, sky bike, burma bridge, bebek gowes di danau, bola apung, hingga sewa becak mini.

Bebek gowes di danau area Fishing Valley Bogor.Bebek gowes di danau area Fishing Valley Bogor. (dok. Instagram @fishingvalley)

Fasilitas di Fishing Valley Bogor

  • Area kolam mancing pribadi
  • Kolam renang anak dan dewasa
  • Kamar ganti dan toilet
  • Lapangan futsal outdoor
  • Playground
  • Tempat makan
  • Aula untuk acara family gathering dengan panggung.
  • Live music
  • Area parkir.

Alamat Fishing Valley Bogor

Fishing Valley Bogor berlokasi di Jl. Raya Pemda No.107, Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Jam Operasional

Fishing Valley Bogor buka setiap hari dari jam 08.00 – 18.00 WIB. Sementara, untuk area kolam pancing harian pada hari Selasa tutup.

Harga Tiket Masuk (HTM)

Harga tiket masuk Fishing Valley Bogor adalah Rp 30.000 per orang. Sementara, untuk anak di bawah 1 tahun tidak dikenakan biaya masuk.

WaterPark Bogor menjadi tempat yang ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman, sambil menikmati kesegaran air dan suasana alam yang menenangkan.

(khq/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Susur Gua di Pegunungan Kendeng Pati, Cukup Ekstrem tapi Tiket Murah



Jakarta

Kegiatan yang cukup ekstrem ditawarkan oleh Kabupaten Pati. Di kawasan kapur Pegunungan Kendeng, terdapat gua berair yang terlihat ekstrem untuk disusuri.

Pantauan detikJateng di lokasi objek wisata di lereng Pegunungan Kendeng ramai wisatawan, Minggu (11/8/2024). Wisatawan datang dari beberapa daerah seperti Pati, Kudus dan Rembang.

Gua yang pertama kali ditemukan pada tahun 1932 ini menyajikan pemandangan keindahan alam. Dari depan gua terlihat keindahan batu di dalam gua. Wisatawan bisa berjalan-jalan di dalam kolam yang memiliki dasar mirip kolam itu.


Saat masuk ke dalam, mata wisatawan akan dimanjakan dengan bebatuan dinding gua yang berbentuk eksotis. Wisatawan tidak perlu khawatir meski harus menyusuri air karena mereka mendapat pinjaman jaket pelampung, helm, dan sepatu boot.

Pengelola Gua Pancur Abdul Salam mengatakan di dalam Gua Pancur memiliki panjang 826 meter. Di dalam gua terdapat bermacam-macam batuan stalakmit dan stalaktit dan stalakmit. Uniknya bebatuan itu menyerupai ornamen-ornamen tertentu.

“Kalau masuk ke dalam lagi ada batu menyerupai batu Buddha, menyerupai gentong besar kayak kendi,” terangnya ditemui di lokasi.

Suasana di objek wisata Gua Pancur, Pati, Senin (23/1/2023).Suasana di objek wisata Gua Pancur, Pati (Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng)

Abdul mengatakan untuk menikmati wisata gua pancur wisatawan tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Untuk tarif per orang mulai dari Rp 15 ribu sampai dengan Rp 20 ribu. Wisatawan dilengkapi dengan alat berupa jaket pelampung, helm, dan sepatu boot.

Abdul menambahkan selain susur gua juga terdapat wisata kolam, bumi perkemahan dan permainan lainnya. Untuk tiket masuknya per orang Rp 5 ribu.

Abdul melanjutkan, gua itu ditemukan oleh salah satu warga bernama Sarto. Pada waktu itu Sarto mendengar adanya percikan air keras seperti mancur. Lantas dari situ gua tersebut dinamai dengan Gua Pancur.

Gua Pancur tidak hanya dikenal dengan keindahan di bagian dalamnya. Lingkungan sekitarnya yang adem juga menjadikan kawasan itu menjadi tempat yang asyik untuk kemping.

Lokasi kemping tidak jauh letak gua. Wisatawan agak naik ke lokasi lereng Pegunungan Kendeng. Suasana sejuk dan adem menjadi daya tarik wisatawan yang tengah berlibur.

Baca artikel selengkapnya di detikJateng

(msl/msl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Wisata Viral di Bali ini Cocok Dikunjungi saat Liburan Sekolah


Denpasar

Bali selalu menjadi tujuan wisata favorit untuk dikunjungi, terutama saat momen liburan sekolah. Pulau Dewata ini menawarkan banyak tempat wisata viral yang cocok untuk mengabadikan momen bersama keluarga dan anak-anak.

Buat yang masih bingung mau pergi kemana saat liburan sekolah, berikut ini kami rangkum 7 tempat wisata di Bali yang dijamin akan berkesan untuk si kecil:


1. Desa Penglipuran

Tempat wisata viral pertama yang bisa memperkenalkan budaya Bali ke si kecil adalah Desa Penglipuran. Di desa ini, wisatawan bisa melihat suasana adat Bali yang masih begitu kental dan terjaga kelestariannya. Dinobatkan menjadi desa terbersih di dunia, tata ruang desa Penglipuran masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur nenek moyang berkonsep Tri Mandala. Berkeliling sembari menikmati keunikan budaya Desa Penglipuran tentu akan jadi momen tak terlupakan.

Desa Wisata Panglipuran BaliDesa Wisata Penglipuran Bali Foto: shutterstock

2. Pantai Kuta

Pantai Kuta menjadi tempat wisata viral di Bali selanjutnya karena keindahan sunset dan ombaknya. Tak hanya bisa menikmati pantai, wisatawan bisa menyusuri sepanjang jalan Pantai Kuta dan berkeliling di pusat perbelanjaan Beachwalk Mall. Jangan lupa mengabadikan momen di depan Beachwalk untuk menambah memori berkesan untuk diingat selalu oleh si kecil!

Beachwalk Shopping Center di KutaBeachwalk Shopping Center di Kuta Foto: (beachwalkbali.com)

3. Tegallalang Ubud

Apabila berlibur ke wilayah Ubud, Tegallalang bisa jadi tujuan wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi. Pemandangan sawahnya yang unik dan berundak-undak dengan latar belakang menakjubkan menjadikannya spot favorit untuk berfoto. Yang paling menarik, ada pertunjukan tari tradisional yang bisa dinikmati di area sekitar Tegallalang sembari menikmati keindahan alam.

Dozens of children and teenagers, covered their bodies in various colors like monsters as they participated in the Ngerebeg ritual in Tegallalang, Gianyar, Bali on Wednesday, 8th of February 2023. This ritual has been performed for years and passed down from generation to generation. Ngerebeg is held the day before the peak of the Pura Duur Bingin's piodalan (celebration of the holy place's anniversary), which occurs every 210 days according to the Balinese calendar system. The monsters in this ritual walk around the village of Tegallalang for 6 kilometers to purify the mind of Bhuana Alit (the human body) and Bhuana Agung (the universe). Specifically, the monster-like faces represent the negative qualities present in humans that need to be neutralized. (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images)Ritual Ngerebeg di Tegallalang, Gianyar, Bali (Photo by Keyza Widiatmika/NurPhoto via Getty Images) Foto: Keyza Widiatmika/Getty Images

4. Tirta Empul

Sudah pernah mencoba melukat? Cobalah kunjungi Tirta Empul, tempat viral di kalangan wisatawan untuk melukat atau melakukan penyucian diri. Nama Tirta Empul sendiri memiliki arti mata air suci yang timbul dari tanah. Selain melukat, wisatawan juga dapat berkeliling di sekitar area untuk melihat bangunan-bangunan khas budaya Bali dan juga taman yang terlihat begitu Indah. Hal ini tentunya bisa jadi daya tarik tersendiri yang tidak bisa didapatkan di tempat lain!

Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021).Pura Tirta Empul merupakan salah satu pura Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para traveler yang berkunjung ke Bali. Terletak di tengah pulau Bali, tepatnya di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian, tidak hanya Umat Hindu, para wisatawan pun dapat melakukan penyucian di Pura Tirta Empul, Kamis (02/12/2021). Foto: Kemenparekraf

5. Pura Ulun Danu Beratan

Rekomendasi tempat wisata viral selanjutnya yaitu Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul. Pura ini memiliki keindahan alam dan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Bali seperti Melasti. Daya tarik Pura Ulun terletak di tepi Danau Beratan. Keberadaan pura yang menjulang tinggi, menjadi spot foto paling ikonic bagi pengunjung dengan latar belakang gunung yang asri. Yang tak kalah menarik, wisatawan bisa mencoba mendayung di sekitar danau!

Pura cantik di Danau BedugulPura cantik di Danau Bedugul Foto: Riri Bhakti/d’Traveler

6. Kebun Raya Bedugul

Kebun Raya pastinya jadi pilihan yang bagus jika ingin berpiknik sembari melepas penat bersama keluarga. Bali juga memiliki kebun raya viral yang bisa dikunjungi, yaitu Kebun Raya Bali atau Kebun Raya Bedugul. Suasana pegunungan yang dingin serta udara yang sejuk menjadikan momen liburan begitu tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Tak hanya itu, banyak spot menarik yang bisa dikunjungi seperti Taman Anggrek, Rumah Kaca Kaktus, Taman Akuatik dan masih banyak lagi yang lainnya.

7. Trans Studio Bali Theme Park

Terakhir, ada indoor theme park viral untuk bisa bermain 16 wahana kelas dunia yaitu Trans Studio Bali theme park. Salah satu wahana ekstrim yang sempat viral di sosial media adalah Boomerang Coaster, yaitu roller coaster super cepat yang berada di puncak gedung.

Trans Studio BaliTrans Studio Bali Foto: Dok. Trans Studio Bali

Wahana lainnya yang tak kalah menarik adalah Flying Over Indonesia, yaitu paralayang virtual terbesar di Asia Tenggara untuk bisa berkeliling Indonesia. Tak hanya wahana, theme park satu ini juga menghadirkan show-show spektakular, dimana salah satunya hanya ditampilkan saat liburan sekolah!
Itu dia 7 tempat wisata viral yang tentunya bisa membuat liburan sekolah semakin berkesan dan berwarna. Mumpung libur sekolah belum usai, yuk segera ajak keluarga dan si kecil berlibur seru di Bali!

(ddn/bnl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

12 Gunung di Indonesia yang Cocok untuk Pendaki Pemula


Jakarta

Bagi pendaki pemula, disarankan memilih gunung dengan jalur pendakian aman. Selain itu, lingkungan dan jalur pendakian sudah umum diketahui para pendaki.

Persiapkan pula fisik dengan baik dan cari tahu juga sebanyak-banyaknya tentang info gunung yang hendak didaki. Misalnya kondisi cuaca untuk mengantisipasi hal buruk terjadi.

Kalau sedang cari info gunung di Indonesia untuk pendaki pemula, bisa simak uraian di bawah ini ya.


Gunung di Indonesia untuk Pendaki Pemula

Ada sejumlah gunung di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula. Berdasarkan catatan detikcom, berikut rekomendasinya:

1. Gunung Gede-Pangrango (Jawa Barat)

Gunung Gede PangrangoGunung Gede Pangrango Foto: Syahril Anwar/d’Traveler

Gunung Gede-Pangrango jadi salah satu gunung favorit di Jawa Barat untuk mendaki. Lokasinya terletak di tiga kabupaten, yakni Bogor, Sukabumi, dan Cianjur dengan ketinggian 2.958 mdpl.

Jalur Cibodas merupakan trek yang paling sering dilewati dan cocok untuk pendaki pemula. Treknya landai dan pemandangan yang disajikan begitu mempesona. Di sepanjang jalan, traveler bakal menemukan sejumlah spot seperti Telaga Biru, air terjun, serta air panas.

Nantinya, pendaki juga bisa menemukan padang bunga edelweis di Alun-alun Surya Kencana, Gunung Gede atau di Lembah Mandalawangi, Gunung Pangrango.

2. Gunung Bromo (Jawa Timur)

Sejumlah wisatawan menyaksikan matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) menargetkan mampu menggerakkan 324,8 juta wisatawan ke Jatim sepanjang tahun 2024 dengan perputaran transaksi hingga Rp400 triliun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.Sejumlah wisatawan menyaksikan matahari terbit di Penanjakan Satu Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) menargetkan mampu menggerakkan 324,8 juta wisatawan ke Jatim sepanjang tahun 2024 dengan perputaran transaksi hingga Rp400 triliun. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa. Foto: ANTARA FOTO/AHMAD asSUBAIDI

Traveler pasti sudah tak asing dengan Gunung Bromo. Gunung yang masih aktif ini dapat dengan mudah ditaklukkan oleh pendaki pemula. Treknya tidak terlalu curam bahkan bisa dilalui oleh kendaraan, seperti mobil jeep maupun sepeda motor.

Walau tidak begitu sulit untuk didaki, pendaki harus menaiki ratusan anak tangga untuk sampai di puncak. Barulah di sama traveler dapat menyaksikan panorama Gunung Bromo dan area sekelilingnya, serta menemukan Kawah Bromo yang aktif.

Selain dijadikan tempat mendaki, gunung ini merupakan tempat wisata yang selalu ramai dikunjungi. Lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Di sekelilingnya terdapat sejumlah spot yang juga bisa didatangi, seperti Bukit Teletubbies, Bukit Mentigen, Pasir Berbisik, hingga Pura Luhur Poten.

3. Gunung Prau (Jawa Tengah)

Suasana di kawasan puncak Gunung Prau, Wonosobo.Suasana di kawasan puncak Gunung Prau, Wonosobo. Foto: Uje Hartono/detikJateng

Dengan ketinggian sekitar 2.590 mdpl, Gunung Prau termasuk gunung di Jawa Tengah yang ramah bagi pendaki pemula. Akses dan medan yang landai dan kebanyakan terdiri dari tanah berundak membuatnya tidak sulit untuk didaki.

Jalur Patak Banteng bahkan punya rute pendakian yang lebih singkat karena lebih dekat dengan puncak. Untuk pendaki pemula yang kehabisan tenaga juga bisa menyewa ojek yang tersedia.

Selain jalur pendakiannya yang terbilang mudah, Gunung Prau jadi favorit pendaki lantaran disebut-disebut memiliki pesona matahari terbit terbaik se-Asia Tenggara.

4. Gunung Kelimutu (Nusa Tenggara Timur)

Gunung Kelimutu terletak di Flores, NTT, punya 3 danau yang bisa berubah warna. Di puncak, wisatawan juga bisa menikmati kopi sembari menyaksikan keindahan danau yang aduhai.Gunung Kelimutu dan danau tiga warna. Foto: Budi Sugiharto

Gunung Kelimutu di Flores punya ketinggian sekitar 1.639 mdpl. Dengan ketinggiannya itu, gunung ini juga punya trek yang mudah dilewati oleh pendaki pemula.

Di puncak Gunung Kelimutu terdapat tiga danau atau kawah yang warnanya bisa berubah-ubah. Karena itu, terkenal dengan nama Danau Tiga Warna. Keindahan danau ini sudah tersohor di dalam maupun ke luar negeri lho.

Untuk menuju puncak, traveler dapat mengambil jalur Ende dan menuju Desa Moni di lereng gunung. Mulai desa tersebut, ekspedisi mendaki Gunung Kelimutu dapat dimulai.

5. Gunung Papandayan (Jawa Barat)

gunungGunung Papandayan. Foto: (Basri Bachtiar/d’Traveler)

Gunung Papandayan yang terletak di Garut, memiliki ketinggian 2.665 mdpl. Medannya yang cenderung landai juga jadi alasan gunung ini populer di kalangan pendaki pemula.

Selain itu, pendaki bakal terhipnotis oleh hamparan alam yang disajikan Gunung Papandayan. Sejumlah kawah vulkanik, hutan pegunungan, hingga padang edelweis akan memanjakan mata selama perjalanan menuju puncaknya.

6. Gunung Andong (Jawa Tengah)

Asap memutih di Gunung Andong di wilayah Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang yang dilaporkan terbakar, Rabu (8/11/2023).Gunung Andong. Foto: Dok Kasi Trantib Kecamatan Ngablak

Berada di Kabupaten Magelang, digemari pemula lantaran treknya yang tidak terjal dan waktu tempuhnya yang cenderung singkat. Meski begitu, panorama alam yang disuguhkan nggak kaleng-kaleng nih.

Gunung Andong punya empat puncak, yaitu Puncak Makam, Jiwa, Andong, dan Alap-alap. Dari puncaknya ini, pendaki dapat menyaksikan pemandangan deretan gunung lain seperti Merapi, Merbabu, Sindoro, hingga Telomoyo. Jajaran perbukitan dan hamparan lahan pertanian yang memukau juga dapat terlihat.

Untuk naik ke puncak, pendaki bisa menempuh beberapa jalur yakni dari selatan (Jogja, Ketep Magelang, dan Purworejo), dari utara (Semarang, Salatiga, Ungaran, Boyolali, dan Solo), serta dari barat (Grabag, Wonosobo, Secang, Temanggung, dan Parakan).

7. Gunung Batur (Bali)

Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. (Agus Eka)Gunung Batur. Foto: Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. (Agus Eka)

Di Pulau Bali juga ada gunung yang cocok bagi pendaki pemula, yakni Gunung Batur. Pendakian di gunung ini memiliki jarak dan waktu tempuh yang tidak terlalu lama.

Untuk menuju puncak, rute Toya Bungkah dapat dipilih karena jalurnya tergolong mudah dilalui dan tidak terlalu terjal. Di jalur ini juga terdapat beberapa titik terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit yang memanjakan mata.

8. Gunung Burangrang (Jawa Barat)

Gunung Burangrang ramah untuk para pendaki pemula meski tidak terlalu populer. Lokasinya berada Kabupaten Bandung Barat dan Purwakarta, serta masih satu rangkaian dengan Gunung Tangkuban Parahu.

Jalur pendakian ke puncaknya bisa ambil via Legok Haji. Treknya cukup landai dan ada di beberapa titik ada spot yang sedikit curam. Walau begitu, jalur ini adalah yang tercepat. Puncak Gunung Burangrang dapat dijangkau dalam waktu 3-4 jam saja, tergantung kondisi masing-masing.

9. Gunung Ijen (Jawa Timur)

Gunung Ijen termasuk gunung di Jawa Timur yang jadi favorit para pendaki, termasuk pemula. Gunung ini memiliki medan yang tidak terlalu sulit. Jalur lintasannya cukup lebar, tidak terlalu curam, mudah dipijak, serta terdapat banyak tempat istirahat.

Selain itu, Gunung Ijen memiliki daya tarik yang tak dimiliki gunung lainnya lho. Di Kawah Ijen terdapat fenomena blue fire yang hanya terletak di dua lokasi saja di dunia. Fenomena alam ini bisa disaksikan dengan mata telanjang sekitar pukul 01.00-04.00 pagi.

Fenomena blue fire terjadi ketika zat belerang bersentuhan dengan panas ekstrem yang muncul dari celah gunung berapi. Dari situ, terbentuklah api biru menawan yang menyala.

10. Gunung Sibayak (Sumatera Utara)

Gunung Sibayak di Karo memiliki ketinggian kisaran 2.172 mdpl. Gunung ini termasuk yang ramah pemula dengan jalurnya yang sudah cukup jelas dan treknya yang tidak terlalu terjal. Di sisi lain, waktu tempuhnya pun cukup singkat sekitar 2-3 jam saja tergantung kondisi fisik.

Kalau tertarik mendaki tipis-tipis di gunung ini, bisa ambil jalur Desa Jaranguda yang paling sering dilalui wisatawan atau jalur Desa Semangat Gunung yang diklaim paling mudah tapi letaknya agak jauh dari pusat kota.

11. Gunung Sindoro

Ada lagi gunung di Jawa Tengah yang cocok untuk pendaki pemula, yakni Gunung Sindoro di Kabupaten Wonosobo. Gunung ini menyajikan pemandangan yang memukau saat matahari terbit maupun terbenam.

Jalur Kledung menjadi jalur yang populer dipilih karena berada dekat dengan jalan provinsi. Selain itu, rute ini memiliki petunjuk jalan yang jelas yang menuntut sampai ke puncak. Terdapat pula banyak pos yang dapat menjadi acuan sehingga memudahkan para pendaki.

12. Gunung Tanggamus (Lampung)

Gunung Tanggamus termasuk gunung di Lampung yang sering didaki oleh komunitas pencinta alam. Panorama alam yang ditawarkan begitu indah. Pendaki dapat menyaksikan kabut putih tebal yang menutup lembah di pagi dan sore hari.

Gunung yang terletak di Kabupaten Tanggamus ini tergolong ramah bagi pendaki pemula. Puncaknya yang berada di 2.101 mdpl dapat dijangkau lewat jalur pendakian yang sudah jelas dan trek yang landai.

Nah, itu tadi sederet gunung di Indonesia yang cocok untuk pendaki pemula. So, traveler tertarik mendaki gunung yang mana nih?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com