Tag Archives: pemandian air

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci Tegal dari Jakarta


Jakarta

Tegal terkenal dengan kawasan wisata Guci di lereng Gunung Slamet. Salah satu objek yang perlu dicoba adalah pemandian air panas alaminya. Selain menyegarkan, air panas ini diyakini bisa menyembuhkan masalah kulit.

Buat traveler yang ingin mencobanya, berikut rute menuju pemandian air panas Guci, baik rute dari Jakarta, dari pusat Kabupaten Tegal, maupun dari Kota Tegal. Simak juga beberapa objek wisata lain yang ada di Guci.

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci

Rute menuju pemandian air panas Guci adalah sebagai berikut:


Dari Jakarta

Rute dari Jakarta harus melewati jalan tol Trans Jawa. Jika dihitung dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 330 km. Perjalanan bisa membutuhkan waktu 4-7 jam tergantung kecepatan dan kemacetan.

  1. Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  2. Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  3. Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  4. Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kabupaten Tegal

Rute kali ini kita mulai dari pusat Kabupaten Tegal, yakni di Alun-alun Hanggawana Slawi atau Kantor Bupati Tegal. Jaraknya sekitar 27 km atau bisa ditempuh sekitar 50 menit.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan Merapi yang berada di selatan Kantor Bupati Tegal.
  2. Terus ke selatan hingga masuk ke Jalan Raya Lebakgowah.
  3. Belok kiri di Jalan Tegal-Purwokerto.
  4. Setelah 350 meter, di simpang Terminal Yomani, belok kanan ke Jalan Bojong.
  5. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  6. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  7. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kota Tegal

Rute kedua dimulai dari pusat Kota Tegal, yakni di Alun-alun Kota Tegal. Jaraknya sekitar 43 km atau ditempuh sekitar 1,5 jam.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan P Diponegoro yang berada di barat Alun-alun Kota Tegal.
  2. Terus ke selatan untuk masuk ke Jalan Tegal-Slawi.
  3. Sampai Tugu Teh Botol Sosro Banjaran, terus ke selatan (serong ke kanan).
  4. Masih terus ke selatan sampai melewati bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Tempat Wisata di Guci

Sampai di kawasan wisata Guci, traveler bisa mendatangi beberapa tempat wisata sekaligus, di antaranya sebagai berikut:

1. Pemandian Air Panas

Dikutip dari situs Pemprov Jateng, pemandian air panas ini berada di kawasan Desa Rembul, Kecamatan Bojong dan Desa Guci Kecamatan Bumijawa. Air panas Guci selain diyakini berkhasiat, airnya tidak bau belerang, warnanya jernih, tidak berasa, dan mengalir terus-menerus.

Ada beberapa pemandian air panas di Guci. Ada pemandian umum yang terbuka untuk banyak orang, dan ada fasilitas pemandian tertutup.

2. Jembatan Kaca The Baron Hill

Tempat wisata lainnya adalah Jembatan Kaca Baron Hill yang cocok untuk dijadikan spot foto para wisatawan. Traveler bisa melintasi jembatan kaca setinggi 400 meter dan sepanjang 43 meter.

3. Curug Sigeong

Ada juga Curug Sigeong yang tak jauh dari pemandian air panas. Air terjun ini juga berair hangat. Tingginya sekitar 6 meter. Selain menikmati air terjun, terdapat kolam air hangat yang bisa digunakan untuk bermain air.

4. Camping Ground Guci Forest

Buat traveler yang ingin benar-benar menikmati alam, kalian bisa berkemah di camping ground Guci Forest dengan pemandangan hutan pinus. Lokasinya di Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Itulah rute menuju pemandian air panas Guci dari pusat Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Selain pemandian air panas, ada beberapa objek wisata yang juga bisa kalian kunjungi.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Pemandian Air Panas Ciwalini, Kehangatan di Kebun Teh yang Dingin



Kabupaten Bandung

Terletak di tengah perkebunan teh, Pemandian Air Panas Ciwalini memberikan secercah kehangatan di tengah dinginnya udara pegunungan.

Bagi Anda yang hobi traveling ke wilayah Bandung Selatan, Anda bakal tahu pemandian air panas ini di mana? Ya, Pemandian Air Panas Ciwalini, Rancabali namanya.

Pemandian air panas ini, menjadi pemandian tertua di kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung setelah Kolam Pemandian Air Panas Cimanggu tutup selama empat tahun lebih.


Humas Pemandian Air Panas Ciwalini, Herman Rubiana mengatakan 31 tahun sudah pemandian air panas ini berdiri. Menurutnya, pemandian dengan latar pemandangan gunung Patuha ini didirikan sejak tahun 1993 lalu.

“Tahun 1993 didirikan oleh Herman Rusmana seorang Administratur PTPN VIII Rancabali,” kata Herman saat berbincang akhir pekan lalu.

Pemandian air panas CiwaliniPemandian air panas Ciwalini Foto: Wisma Putra/detikJabar

Herman mengatakan, sebelum dikomersilkan, pemandian air panas ini kerap digunakan oleh pimpinan-pimpinan PTPN VIII yang berkantor di Rancabali atau sedang berkunjung ke Rancabali. Selain kolam, di pemandian air panas ini juga dilengkapi vila.

“Dulu vila yang dibangun di sini digunakan untuk gegeden kebun atau atasan perkebunan, setelah ramai baru dikomersilkan, juga ditambah empat cotage,” ungkapnya.

Menurutnya karena produktivitas dan harga teh Ciwalini sedang bagus, pemandian air panas itu tidak setiap hari buka karena pada masa itu, pemandian air panas ini menjadi usaha sampingan.

“Dulu jadwal buka Rabu-Kamis dan Sabtu-Minggu, Senin-Selasa dan Jumat tutup. Ini sampingan, karena waktu itu produktivitas dan harga teh sedang bagus. Kebetulan ada sumber air panas di kawasan kebun teh dan dijadikan kolam renang,” jelasnya.

Menurut Herman, sumber air panas yang ada di kawasan perkebunan teh Ciwalini ini tidak hanya satu. Melainkan banyak dan sumber air panas itu dialirkan ke pemandian air panas tersebut.

“Ada empat sumber air panas, yakni Ciengang, Citambaga, Citambeleg dan Kampung,” ujarnya.

Herman mengatakan, selain digunakan untuk mengairi pemandian air panas ini, sumber air panas itu juga digunakan oleh warga sekitar.

“Untuk sumber air panas Kampung digunakan untuk ke sini dan warga Ciwalini,” ucapnya.

Disinggung terkait kunci agar pengunjung balik lagi ke Pemandian Air Panas Ciwalini, Herman sebut, kebersihan kolam menjadi hal yang utama.

“Eksis kebersihannya, tidak sirkulasi, dari sumber ke kolam lalu dibuang, kalau di Ciater dari atas turun ke bawah, baru ditarik lagi, kalau di sini air lewat saja,” ujarnya.

“Air diganti setiap hari, keramik dibersihkan untuk menghilangkan lumut, seminggu dua kali di Hari Selasa dan Jumat,” tambahnya.

Herman menambahkan, awalnya pemandian air panas ini berdiri di lahan sekitar 2 hektar, namun seiring waktu berjalan ditambah dengan kawasan cotage 1,6 hektare dan seluruhnya menjadi 3,6 hektar.

Sekedar informasi, untuk harga tiket perorangan Rp 40 ribu, hari biasa dan weekend harga tiket sama. Untuk bus Rp 30 ribu, mobil kecil Rp 15 ribu dan motor Rp 8 ribuan. Sementara itu, kapasitas pengunjung mencapai 3-4 ribu.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Hujan-hujan, Hangatkan Badan di Wisata Air Panas Pangandaran



Pangandaran

Berbagai daerah di Tanah Air tengah dilanda hujan. Untuk menghangatkan badan, tak ada salahnya berkunjung ke wisata air panas Pangandaran. Sudah pernah belum?

Meski terkenal dengan keindahan pantainya, Pangandaran ternyata punya sumber mata air panas di kolam yang berpotensi menjadi objek wisata.

Lokasi kolam air panas itu berada di Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Konon air tersebut bersumber dari Gunung Munggang Pare.


Tokoh Masyarakat Padaherang Eris Riswana mengatakan meski Gunung Munggang tiga kilometer dari lokasi kolam air panas. Ia menduga sumber air panas dalam kolam itu berasal dari kaki gunung tersebut.

Ia mengatakan Gunung Munggang itu bersifat aktif, namun senyap. Maksudnya, tidak ada tanda yang menunjukan gunung itu berapi aktif.

“Selama saya hidup sampai saat ini belum pernah meletus,” kata Eris.

Perangkat Desa Kedungwuluh, Anggi mengatakan memang kabarnya Gunung Munggang itu aktif dan menghasilkan sumber air panas di sumur yang tak jauh dari kantor desa.

“Lokasi sumur dan kolam itu berada depan kantor desa,” kata Anggi.

Menurutnya, kolam itu sering dimanfaatkan untuk pemandian air panas.

“Sudah sejak dulu sebelum saya lahir sudah ada. Cuman tepatnya dari kapannya kurang tau pastinya,” katanya.

Bahkan, kata dia, kolam itu sering dipakai warga setempat dan dari luar desa juga. Sebelumnya, tempat tersebut sempat menjadi destinasi wisata warga kampung.

“Dulu sempat di kelola ditarik retribusi, tapi tidak berjalan dan digratiskan sampai saat ini,” ucapnya.

Kendati demikian, kata dia, pihak desa belum pernah mengukur ketinggian gunung tersebut. “Ketinggian sih kurang tau lebih tepatnya. Cuman kalo gunungnya masuk wilayah Desa Karangmulya dan Desa Kedungwuluh,” katanya.

Pemkab Pangandaran Akan Kaji Potensi Wisata Air Panas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran menghitung jumlah potensi destinasi wisata daerah di tingkat desa. Salah satu yang ditinjau Cipanas di Desa Kedunwuluh.

Pjs Bupati Pangandaran Benny Bacthiar mengatakan baru pertama kalinya dengar ada Cipanas di Pangandaran. Tentu hal tersebut menjadi potensi.

“Mudah mudahan, teman-teman di Desa bisa mencari sumber utamanya dimana dan insyaallah kalau ada waktu saya akan mengundang dari tim Geologi untuk mencoba membantu kita untuk melihat apakah mungkin atau tidak ini menjadi destinasi wisata,” ucap Benny.

“Kebayang tidak? Kabupaten Pangandaran itu asumsinya wisata pantai. Tapi ternyata punya juga air panas. Kan kalau ini dikembangkan menjadi luar biasa,” sambung Benny.

Menurutnya, Padaherang ini satu kecamatan di kabupaten Pangandaran yang biasa dilalui kendaraan wisatawan.

“Justru itu, jadi saya inginnya ketika wisatawan masuk ke Pangandaran itu orang sudah tahu, oh ternyata di sini ada tempat wisata ini dan di Kecamatan Kalipucang ada wisata juga,” ucapnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pemandian Air Panas Guci Tegal: Destinasi Favorit Keluarga



Tegal

Wisata Guci di Tegal, Jawa Tengah menjadi favorit untuk berakhir pekan. Destinasi ini mengandalkan wisata alam, yang menjadi magnet adalah wisata air panas.

Guci memiliki hawa sejuk dengan berada di lereng Gunung Slamet. Pada 2024, Pemerintah Kabupaten Tegal memprioritaskan kawasan pariwisata Guci dan Cacaban untuk dimasukkan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Artinya, ada rencana pengembangan yang lebih terstruktur di wilayah tersebut.

Saat ini, ada beberapa tempat wisata di kawasan tersebut. Pengunjung bisa puas menikmati berbagai atraksi, namun yang paling populer adalah Pemandian Air Panas Guci.


Sejumlah pengunjung menikmati air panas pancuran 13 di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (2/3/2025). Menurut Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Obyek Wisata Guci pada H+1 Lebaran pengunjung dari luar kota untuk berlibur di Guci mengalami peningkatan mencapai 20 persen dari 800 menjadi 1.200 pengunjung dibandingkan pada H1 dan H2 Lebaran. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc.Sejumlah pengunjung menikmati air panas pancuran 13 di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Oky Lukmansyah/Antara)

Airnya mengandung mineral alami yang dipercaya baik untuk kesehatan kulit dan membantu meredakan pegal-pegal. Traveler bisa memilih untuk berendam di kolam umum atau menyewa pemandian pribadi untuk pengalaman yang lebih nyaman. Suhu airnya yang hangat sangat cocok untuk relaksasi, terutama di pagi atau malam hari ketika udara terasa lebih sejuk.

Tempat paling favorit untuk wisatawan mandi-mandi ada di 10 air terjun, tujuh pancuran, tiga belas pancuran dan lima pancuran. Nama-nama itu disesuaikan dengan jumlah pancuran. Misalnya, pancuran tiga belas artinya di area itu terdapat 13 buah pancuran, pancuran lima memiliki jumlah pancuran sebanyak 5, begitu pula pancuran tujuh memiliki jumlah pancuran sebanyak 7 buah.

Buat traveler introvert jangan khawatir, pemandian air panas tersedia juga di vila-vila yang ada di Guci. Ada pula bath up dengan air panas alami yang terpisah dalam masing-masing ruangan di sana.

Tiket masuk di objek wisata Guci Tegal bervariasi tergantung tempat wisatanya. Di Pemandian Air Panas Guci (Pancuran 5, 7, 13) sekitar Rp 10.000, sementara di Guci Forest (Guci Forest Tegal) tarif masuknya Rp28.000 per orang untuk fasilitas umumnya. Ada juga tarif untuk fasilitas tambahan seperti ATV di Guci Forest seharga Rp 50.000 per orang, atau paket camping mulai Rp 100.000 per tenda.

(bnl/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Uji Adrenalin di Wisata Belitar Seberang, Menuruni Tebing Air Terjun Puspa Dewi



Bengkulu

Para pecinta wisata alam ekstrem wajib datang ke Wisata Belitar Seberang yang ada di Bengkulu. Selain pemandangan alam yang memukau, wisatawan bisa merasakan ketegangan dengan menuruni tebing air terjun menggunakan tali.

Lokasi Wisata Belitar Seberang

Destinasi wisata ini berada di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Di sini detikers bisa menikmati dua air terjun sekaligus yakni Air Terjun Tri Sakti dengan ketinggian 85 meter dan Air Terjun Puspa Dewi dengan ketinggian 120 meter.

Para wisatawan yang mau berkunjung nanti bisa langsung datang ke Desa Belitar Seberang. Nantinya pihak pemandu wisata akan menjemput para pengunjung menggunakan mobil offroad menuju ke destinasi wisata.


“Kalau pengunjung yang mau menuju ke sini kita semua itu berhenti di desa, nanti diangkut menggunakan kendaraan wisata offroad menuju ke destinasi ini dengan estimasi perjalanan sekitar 20 sampai 30 menit,” ujar Ketua kelompok cagar Wisata Belitar Seberang, Hendri Hendika.

Selain air terjun, di sini juga ada pemandian air panas yang alami sehingga pengunjung bisa berendam sambil menikmati pesona alam di sana. Tak hanya untuk berswafoto dan berenang saja, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan canyoneering di Air Terjun Puspa Dewi yang memuji adrenalin.

Tidak hanya menguji adrenalin, di sini juga sudah disiapkan fotografer untuk mengabadikan momen wisatawan saat menuruni air terjun. Nantinya para wisatawan diberikan waktu untuk bergelantung sambil mengekspresikan berbagai gaya yang nantinya akan diabadikan oleh fotografer.

Air Terjun Puspa Dewi sendiri merupakan air terjun hangat sehingga menjadikan tempat ini menjadi satu-satunya canyoneering air panas di Indonesia. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk memberanikan diri berwisata canyoneering di Desa Belitar Seberang ini.

Wisata air terjun di Desa Belitar Seberang, BengkuluWisata air terjun di Desa Belitar Seberang, Bengkulu Foto: M. Rizky Pratama

Hendri mengatakan kedua air terjun tersebut berposisi bersebelahan sehingga menjadi salah satu fenomena yang sudah diakui oleh Kementerian Pariwisata Indonesia.

“Satu-satunya fenomena air terjun yang berpasangan di Indonesia. Yang satu air dingin yaitu Tri Sakti, yang satu air hangat yakni Puspa Dewi,” katanya.

Hendri mengungkapkan pihaknya baru mengembangkan wisata canyoneering pada tahun 2025 yang diberi nama Belirang Canyoneering.

“Wisata pemacu adrenalin canyoneering memang itu memang lagi hits banget di Indonesia dalam 3 tahun terakhir dan kita sebagai pengelola wisata Belitar Seberang sudah memiliki alat yang lengkap sejak tahun 2021, dan di tahun 2025 ini membuka secara resmi Belirang Canyoneering. Ini satu-satunya canyoneering dengan air terjun bersuhu air panas di Indonesia, cuman ada disini,” ungkapnya.

Hendri memastikan para pemandu di Wisata Belirang Seberang sudah ahli dalam bidangnya serta semua peralatan keselamatan di sana sudah memenuhi standar.

“Sangat aman karena memang peralatan yang kita gunakan itu sudah berstandar dan semua pegawai kita tersertifikasi untuk memang menguasai di bidang ini,” ujarnya.

Jam buka Wisata Belirang Seberang

Hendri menjelaskan Wisata Belirang Seberang dibuka setiap hari bagi para pengunjung yang ingin menikmati Air Terjun Tri Sakti dan Air Terjun Puspa Dewi. Sementara untuk canyoneering hanya buka pada Sabtu dan Minggu saja.

“Untuk harga kunjungan biasa itu tiket masuknya hanya Rp 20 ribu, untuk naik mobil offroad itu Rp 70 ribu per-orang, dan untuk canyoneering itu satu orang Rp 400 ribu,” tuturnya.

Artikel ini sudah tayang di detiksumbagsel. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

(dai/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Daftar 10 Wisata Kolam Alami dari Mata Air Pegunungan, Indah dan Sejuk


Jakarta

Kolam alami dengan mata air dari gunung atau bukit selalu menarik untuk dikunjungi. Air bersih, hawa sejuk, dan pemandangan alam indah sangat tepat untuk liburan bareng keluarga. Apalagi bila lokasi wisata ini sangat strategis dan mudah dijangkau.

10 Wisata Kolam Alami dari Mata Air Pegunungan

Kolam alami ini ada yang mempertahankan alam sekitar, namun sebagian lain berinovasi sesuai kebutuhan pengunjung. Berikut rekomendasi kolam alami untuk detikers dikutip dari medsos dan situs terkait

1. Kolam Renang Tirta Alam


Tiket masuk

  • Senin-Jumat Rp 8 ribu
  • Sabtu, Minggu, libur nasional Rp 10 ribu

Jam buka

Alamat

  • Kampung Ciharashas, RT 05/RW 01, Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

Air di spot wisata strategis Bogor ini berasal dari sumber asli pegunungan. Tidak heran jika airnya sangat bersih, tidak bau kaporit, dan terasa sejuk di badan. Kolam Renang Tirta Alam mendapat ulasan yang sangat baik di google review.

“Airnya alami nggak pakai kaporit. Lingkungannya juga bersih dan sejuk. Akses hanya untuk motor dan parkiran berlumpur,” tulis akun Google Faris.

2. Kolam Renang Taman Batu/Cijanun

Tiket masuk

  • Rp 25 ribu per orang
  • Sewa ban, kecil Rp 10 ribu dan besar Rp 20 ribu

Jam buka

  • Senin-Kamis 08.00-17.00
  • Jumat-Minggu 08.00-19.00

Alamat

  • Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Ulasan google review menyatakan, kolam renang dan pemandangan di spot wisata ini sangat baik. Fasilitas kamar mandi dan kamar ganti mudah diakses dengan petugas yang gercep. Namun akses menuju lokasi patut menjadi pertimbangan sebelum berkunjung,

“Akses masuk dari jalan raya lumayan jauh, dengan kondisi jalan jelek berbatu dan banyak debu. Sebenernya betah di situ karena adem, banyak kamar mandi, dan bisa camping, tapi akses jalan bikin kapok nggak mau balik,” tulis akun binti triastutik.

3. Umbul Ponggok

Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten.Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten (Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)

Tiket masuk

  • Senin-Jumat Rp 10 ribu
  • Sabtu, Minggu, libur nasional Rp 15 ribu

Harga berubah sesuai fasilitas tambahan yang dipilih pengunjung

Jam buka

  • Senin-Jumat 08.00-16.00
  • Sabtu, Minggu, libur nasional 08.00-17.00

Alamat

  • Jl. Delanggu-Polanharjo Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Wisata Umbul Ponggok sudah sangat terkenal dengan air jernih, sejuk, spot foto bawah air yang bagus banget untuk update medsos, dan snorkeling yang tidak di laut. Warganet berharap, Umbul Ponggol bisa selalu menjaga kualitas air dan pelayanannya.

“Pastinya bisa menjadi tempat wisata air alami yang menyenangkan untuk berenang, foto, atau sekadar duduk-duduk. Wisata air dan fasilitas pendukungnya pasti bisa selau terawat dan terus berkembang,” tulis akun Sahru Maskur.

4. Kolam Renang Cibulan

Kolam Renang Cibulan di Kuningan.Kolam Renang Cibulan di Kuningan (Mohamad Taufik/detikJabar)

Tiket masuk

  • Anak-anak Rp 22 ribu
  • Dewasa Rp 25 ribu

Jam buka

Alamat

  • Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Ulasan google review menyatakan, harga tiket masuk kolam renang alami ini tergolong pricey dibanding wisata sejenis. Namun terbayar tuntas dengan kolam bersih, air sejuk, cukup kamar mandi dan kamar ganti, serta fasilitas kuliner yang tertata rapi.

“Lumayan mahal dibandingkan dengan beberapa tempat wisata lain dengan fasilitas sejenis. Tapi setidaknya pelayan penjual makanan dan penjaga kamar mandinya ramah,” seperti ditulis akun alyas nz.

5. Mata Air Cimincul

Wisata Mata Air Cimincul yang berada di Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang.Wisata Mata Air Cimincul di Subang (Dwiky Maulana Velayati/detikJabar)

Tiket masuk

  • Anak-anak Rp 15.000
  • Dewasa Rp 20.000

Jam buka

Alamat

  • Cimincul, Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Pesona Mata Air Cimincul sudah lama dikenal masyarakat setempat hingga menjadi tempat wisata favorit warga. Fasilitas hiburan sudah sangat baik, namun kebersihan kamar mandi dan lingkungan wajib diperhatikan pengelola agar jumlah kunjungan makin naik.

“Sayang kamar mandi kotor, banyak sampah, pintu rusak, dan bau pesing seperti tidak diurus padahal pengunjung harus bayar. Tolong pengelola memperbaiki dan memperhatikan lagi fasiltas di Cimincul,” tulis akun Puput Novia.

6. Umbul Sidomukti

Umbul SidomuktiUmbul Sidomukti (Geandre Destrian/d’Traveler)

Tiket masuk

  • Senin-Jumat Rp 10 ribu
  • Sabtu, Minggu, libur nasional Rp 15 ribu

Jam buka

Alamat

  • Umbul Sidomukti, Manggung, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Destinasi wisata dengan bintang 4,6/5 ini tentu tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Umbul Ponggok tidak hanya menyediakan air sejuk, kolam bersih, kamar mandi serta kamar mandi yang mudah diakses pengunjung, tapi juga layanan wisata lain.

Di Umbul Ponggok tersedia kafe, tempat makan, dan wahana outdoor bagi penyuka petualangan. Pengunjung juga bisa menginap di bungalow yang disediakan penglola atau camping bersama teman dan keluarga. Tentunya tersedia juga spot foto untuk update daily life di medsos.

7. Taman Wisata Air Panas Guci

Pengunjung mandi air panas Pancuran 13 di obyek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2024). Menurut data pengelola air panas Pancuran 13 yang berada di kaki Gunung Slamet itu jumlah pengunjung pada H+2 libur Lebaran meningkat dari biasanya 1.000 orang menjadi 4.000 orang yang didominasi pengunjung dari luar kota. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/pras.Pancuran 13 salah satu obyek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Tiket masuk

Belum termasuk tiket wahana, fasilitas, dan layanan yang dipilih

Jam buka

  • Setiap hari 24 jam, ada juga yang menyatakan pukul 07.00-20.00

Alamat

  • Jl. Raya Karangsari-Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Obyek wisata ini sudah lama dikenal sebagai sumber air panas alami yang cocok untuk lokasi piknik semua usia. Pengelola destinasi wisata selalu berinovasi memberi layanan terbaik dengan aneka wahana. Termasuk keberagaman aneka kuliner di Taman Wisata Air Panas Guci.

8. Kolam Renang Tirta Sanita

Tiket masuk

  • Anak-anak Rp 12 tibu
  • Dewasa Rp 15 ribu

Jam buka

Alamat

  • Jl. Raya Ciseeng, Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Destinasi wisata inijadi pilihan karena dekat dengan Bogor, Depok, dan Jakarta. Buat para pengunjung, harga tiket tidak sama dengan tarif masuk pemandian air panas Tirta Sanita Ciseeng. Tarif berendam dalam air panas adalah Rp 20 ribu per orang selama 20 menit.

PR pengelola adalah kebersihan dan ketersediaan fasilitas kamar mandi serta kamar ganti untuk pengunjung. Jika tersedia cukup, pengunjung mungkin bisa lebih betah dan angka kunjungan semakin meningkat.

9. Umbul Sigedhang-Kapilaler

Umbul Kapilaler di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten.Umbul Kapilaler di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)

Tiket masuk

Jam buka

  • Senin-Sabtu 08.00-16.00
  • Minggu dan libur nasional 08.00-17.00

Alamat

  • Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.

Mata air (umbul) ini dianggap sebagai spot wisata yang wajib dikunjungi bila berada di Klaten atau wilayah sekitarnya. Umbul Sigedhang dinilai lebih sesuai untuk anak-anak karena dangkal, sedangkan Kapilaler cocok bagi remaja dan dewasa dengan kedalaman 1,5-1,8 meter.

“Air di sini sangat sejuk, super segar, dan bersih karena langsung dari sumbernya. Di sini juga ada ikan besar yang hidup bebas di kolam, sehingga bikin pengalaman renang makin seru. Apalagi fasilitas di sini lengkap dan pegawaianya sangat ramah,” tulis akun google Abkolik.

10. Wisata Air Taja Herang

Tiket masuk

Jam buka

  • 24 jam disarankan pagi-sore

Alamat

  • Desa Ciseuti, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Wisata ini belum dikelola secara profesional sehingga pengunjung wajib berhati-hati, serta memastikan anak-anak tetap aman. Dasar kolam masih batu sehingga pengunjung rawan jatuh dan terluka. Akses jalan masih asli tanah licin, berlumpur, dan hanya cukup untuk motor.

Kendati begitu, pesona Taja Herang atau Tajaherang dengan dua kolam ini tak perlu diragukan. Komplek wisata ini masih mempertahankan kondisi alam yang dikelilingi sawah, lengkap dengan sumber air yang berasal dari bebatuan bukit.

Buat detikers yang ingin ke kolam alami dari mata air pegunungan, jangan lupa update info di medsos atau situs terkait untuk memastikan ketersediaan layanan. Jangan lupa menggunakan pakaian renang yang nyaman dan aman sehingga bisa beraktivitas dengan baik.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com