Tag Archives: pembusukan

9 Benda yang Harus Dijauhkan dari Kompor, Bisa Picu Kebakaran!


Jakarta

Ketika sedang memasak, keamanan adalah nomor satu. Jangan sampai ketika memasak muncul titik api yang dapat menyebabkan kebakaran atau ada barang yang rusak karena sering terpapar panas.

Untuk mencegah hal tersebut, kita harus berhati-hati ketika berada di dekat sumber api, yakni kompor dan gas. Pastikan area tersebut aman dari barang-barang yang mudah terbakar atau tak tahan api. Dilansir Real Simple, berikut benda-benda yang sebaiknya tidak diletakkan di dekat kompor.

Benda yang Tak Boleh Berada di Dekat Kompor

1. Bahan Plastik

Plastik merupakan material yang mudah meleleh ketika terkena api dan panas yang tinggi. Material plastik tidak bisa lepas dari barang-barang di dapur, sebagai contoh tempat minyak, centong, hingga piring yang berisi bahan makanan yang akan dimasak. Perabotan dari plastik sebaiknya diletakkan jauh dari kompor untuk mencegah risiko kebakaran.


2. Kain

Di dapur kotor pasti ada satu kain yang tergeletak di dekat kompor. Fungsinya untuk membersihkan cairan atau minyak yang berserakan saat memasak. Ketika meletakkan kain di dekat kompor sebaiknya lebih berhati-hati karena material ini mudah sekali terbakar.

3. Tisu

Tisu memiliki bahan yang mudah terbakar. Sebaiknya tisu diletakkan di daerah yang kering dan jauh dari kompor.

4. Minyak Goreng

Untuk mempermudah ketika memasak, minyak goreng biasanya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau, seperti di samping, atas, dan bawah kompor. Meletakkan minyak goreng terlalu dekat dengan kompor dapat menurunkan kualitas minyak.

5. Rempah-rempah

Rempah-rempah juga sebaiknya tidak diletakkan di dekat kompor karena panasnya dapat mengeringkan minyak esensial di dalamnya. Lalu, uap dari merebus air atau sop membuat rempah-rempah bubuk lembap dan cepat menggumpal.

6. Benda Elektronik

Siapa di sini suka memasak sembari mengakses perangkat elektronik seperti ponsel, radio, atau speaker. Hati-hati ya, benda-benda ini rawan meleleh akibat panas tinggi.

7. Makanan Cepat Busuk

Meskipun tidak memicu kebakaran, bahan masakan seperti kentang, sayuran, dan bawang tidak bisa diletakkan di dekat kompor. Hal ini dikarenakan sayur dan buah sebaiknya disimpan di suhu dingin atau suhu udara. Suhu di dekat kompor terlalu panas dan dapat memicu pembusukan pada sayur dan buah.

8. Produk Pembersih

Benda selanjutnya yang tidak boleh disimpan di dekat kompor adalah produk kebersihan, seperti cairan pembersih noda dan sabun cuci piring. Produk tersebut mudah terbakar karena kandungan bahan kimia di dalamnya.

9. Cuka

Cita rasa cuka bisa berubah akibat suhu tinggi dari kompor. Sebaiknya hindari meletakkan cuka di area kompor.

Itulah sejumlah benda yang perlu dijauhkan dari area kompor. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Buang Minyak ke Wastafel! Pipa Rumah Bisa Mampet dan Bau Satu Rumah



Jakarta

Wastafel dapur kerap kali menjadi tempat sampah darurat untuk sisa makanan. Kebiasaan itu sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan saluran pipa pembuangan dan dapat memicu berbagai masalah. Salah satu kesalahan paling umum adalah menuangkan minyak ataupun lemak bekas masak ke saluran air.

Dilansir dari The Spruce, Senin (24/11/2025), ahli plumbing menyepakati bahwa minyak goreng dan lemak sisa makanan adalah musuh utama saluran pembuangan. Saat masih panas, minyak memang tampak cair dan mudah dialirkan dengan aman. Namun setelah mendingin, bentuknya dapat berubah menjadi padat dan menyerupai gel yang lengket.

Patrick Fee, co-owner Mr. Drain Plumbing, menjelaskan bahwa minyak yang masuk ke pipa akan mengendap di bagian bawah. Selanjutnya minyak akan mengeras, berubah padat, dan menyebarkan bau tak sedap.


“Minyak itu mendingin, lalu meninggalkan jejak lengket,” ujar Patrick Fee, dikutip melalui the Spruce, Senin (17/11/2025).
Dalam jangka panjang, endapan minyak akan membentuk sumbatan besar yang tidak hanya mempengaruhi wastafel. Masalah ini juga dapat mengganggu dishwasher (saluran pipa bawah wastafel) serta plumbing kamar mandi.

Jika ingin menjaga saluran air tetap sehat, lakukan cara pembuangan minyak yang tepat. Dinginkan minyak dan simpan dalam plastik yang diikat erat, lalu buang ke tempat sampah. Pastikan sisa minyak di wajan juga dilap dengan tisu sebelum dicuci.

Jika tanpa sengaja menuangkan minyak bekas ke wastafel dan saluran pembuangan, jangan panik. Ada cara sederhana untuk mencegah minyak berubah menjadi padat dan menyumbat pipa.

  • Alirkan kran air di wastafel atau saluran pembuangan selama 10-15 detik, lalu siram kembali saluran pembuangan menggunakan air panas.
  • Tambahkan sabun pencuci piring ke dalam drain.
  • Bilas kembali dengan air panas untuk membantu minyak tetap cair.
  • Jika aliran mulai melambat atau muncul tanda sumbatan, segera hubungi teknisi plumbing profesional.

Patrick Fee mengingatkan bahwa bagian bawah tanah jauh lebih dingin. Karena itulah minyak akan cepat mengeras jika tidak dibantu dengan siraman air panas.

Selain membuat saluran tersumbat, minyak bekas yang dibuang ke wastafel juga dapat menimbulkan bau tidak sedap karena sisa makanan yang menempel pada minyak akan membusuk di dalam pipa. Bau ini kemudian dapat menyebar dan keluar dari berbagai saluran pembuangan di rumah.

Minyak bisa menempel di dinding pipa dan tidak mudah larut. Lapisan minyak ini akan menangkap sisa makanan kecil yang ikut terbawa air, lalu menumpuk dan membusuk di dalam pipa. Proses pembusukan inilah yang memicu bau tidak sedap naik kembali ke wastafel. Minyak yang mengeras dapat memperlambat aliran air, sehingga kotoran semakin mudah tersangkut dan mengendap. Semakin banyak endapan, semakin kuat bau yang muncul dari saluran pembuangan.

Selain minyak, terdapat juga beberapa bahan dapur yang tidak boleh dibuang ke wastafel. Beberapa bahan ini berpotensi membuat pipa tersumbat jika dibuang ke saluran air.

Nasi

Nasi akan mengembang saat terkena air dan dapat menyebabkan sumbatan dalam hitungan jam. Kondisi ini membuat saluran cepat penuh dan aliran air terganggu.

Ampas Kopi

Ampas kopi bersifat seperti pasir yang mengendap di dasar pipa. Endapan ini akan menumpuk dari waktu ke waktu dan memicu sumbatan.

Sisa Mie

Sisa mie rentan terlilit pada bilah garbage disposal (alat penghancur sisa makanan di bawah wastafel dapur). Jika terus menumpuk, bilah bisa macet dan saluran ikut tersumbat.

Kulit Buah

Kulit buah seperti apel atau jeruk mudah menempel pada dinding pipa. Penumpukan kulit buah dapat menghambat aliran air dan menyebabkan saluran mampet.

(das/das)



Sumber : www.detik.com