Tag Archives: pemicunya

Masuk Musim Hujan, Ini 3 Alat yang Ampuh Cegah Pagar Besi Berkarat


Jakarta

Besi dikenal sebagai salah satu jenis material yang mudah berkarat. Pemicunya biasanya karena air atau lingkungan yang lembap. Mengingat akhir-akhir ini beberapa wilayah sering diguyur hujan deras, kamu perlu melindungi barang di rumah dari karat, seperti pagar besi.

Pagar adalah penutup akses masuk ke rumah agar lebih aman, tertutup, dan rapih bila dilihat dari luar. Biasanya material yang sering digunakan adalah besi. Sebab, besi cukup tahan lama, harganya lebih terjangkau, dan mudah diolah. Di satu sisi, memang ada kekurangannya yakni pagar besi mudah berkarat.

Agar pagar besi bisa lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat kamu perlu mencegahnya dan merawatnya. Mengutip Aberdeen Gate, Rabu (16/10/2024), kamu bisa memakai 3 alat ini untuk mengatasi masalah karat pada pagar besi.


1. Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

Sikat kawat dan kikir dapat digunakan untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas. Apabila sudah seperti itu, kamu perlu mengikisnya dahulu baru ditutupi dengan cat atau lapisan yang baru.

Sementara itu, roda kawat yang dipasang pada mata bor juga dapat mengampelas, mengikis area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

2. Kuas Pembersih Lubang

Untuk area pagar besi yang sudah terlihat berkarat dan lebih sulit dibersihkan, kamu bisa menggunakan cairan kimia seperti asam fosfat. Dalam 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker debu untuk mencegah kamu menghirup uap cat yang mungkin mengandung timbal.

3. Kuas Cat

Tahap selanjutnya adalah memberikan cat primer berbahan dasar minyak pada pagar besi yang telah dibersihkan. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini. Pastikan kamu memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

Sebagai catatan tambahan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Kulkas Nggak Dingin dan Bikin Banyak Makanan Basi Ternyata Ini Pemicunya


Jakarta

Kulkas yang tidak dingin bisa menjadi masalah terutama untuk makanan yang harus disimpan di suhu dingin. Makanan akan cepat basi dan kulkas jadi mudah tercium bau tidak sedap karena suhu di dalam kulkas lembap.

Apabila kamu menemukan kondisi kulkas seperti ini, jangan dianggap sepele karena pasti ada kerusakan di dalamnya yang perlu diperbaiki. Lantas, apa penyebab kulkas tidak dingin?

Dikutip dari Better Homes and Gardens, berikut penyebab kulkas jadi nggak dingin.


1. Ventilasi Udara Terhalang

Ventilasi udara di kulkas berfungsi untuk mengontrol suhu kulkas, mencegah penumpukan uap air, mengontrol pergerakan udara dingin ke semua kompartemen kulkas.

Jika suhu kulkas sudah sesuai dengan yang direkomendasikan, coba cek bagian ventilasi. Bagian ini sebaiknya tidak tertutupi oleh benda apa pun agar akses udara dingin yang mengalir ke dalam kulkas bisa maksimal. Selain itu, cek kebersihan dari ventilasi udara. Bisa jadi, ventilasi tertutup bukan karena ada benda di depannya melainkan kotoran yang menumpuk.

2. Kumparan Kondensor Kotor

Kumparan kondensor merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan kulkas. Letaknya berada di bagian belakang kulkas. Sama seperti ventilasi, kumparan kondensor ini tidak boleh tertutup kotoran agar kulkas dapat dingin.

3. Segel Karet Pintu Kulkas Rusak

Salah satu kunci penting kulkas dapat dingin adalah pintu yang rapat. Pintu kulkas memiliki karet dan magnet sehingga saat pintu ditutup bisa sangat rapat. Apabila bagian karet rusak seperti pecah permukaannya atau aus, maka udara dingin di dalam bisa bocor keluar dan udara panas masuk. Alhasil kulkas susah untuk dingin. Selain karena rusak, kamu bisa juga kulkas tidak kunjung dingin karena segel kotor.

4. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

Kulkas diciptakan sebagai mesin penyimpanan bersuhu dingin. Sebenarnya kamu bisa mengatur tingkat kedinginannya sesuai kebutuhan. Saat membeli kulkas, kamu bisa bertanya berapa suhu yang tepat untuk mendinginkan kulkas dan freezer. Biasanya kulkas yang baru digunakan butuh waktu 24 jam untuk didinginkan.

5. Kurang Suplai Listrik

Penyebab berikutnya bisa karena rendahnya suplai listrik di rumah sehingga kulkas tidak dapat didinginkan dengan cepat. Maka dari itu, penting saat membeli perabotan kamu perlu menyesuaikan dengan daya masing-masing alat elektronik. Suplai listrik yang terlalu rendah dengan kulkas juga bisa membuat perabotan tersebut rusak,

6. Isi Kulkas Terlalu Penuh dan Berantakan

Barang-barang yang disimpan di kulkas perlu disusun dengan rapi agar tidak menutupi ventilasi dari komponen penting lainnya di kulkas. Selain itu, isi kulkas yang rapi juga enak dilihat dan bisa memuat lebih banyak barang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Cek Sekarang, Ini Pemicu Air Pancuran Shower Mengecil



Jakarta

Saat memakai shower, kamu bisa mengatur debit air yang keluar seperti mengatur keran air. Semakin besar debit air yang keluar, pancuran akan semakin lebar dan deras. Sebaliknya, jika kamu butuh sedikit, air yang keluar pun tidak deras, hanya seperti tetesan air.

Namun, ada beberapa kejadian saat air yang keluar dari shower tidak bisa deras seperti pada awal pemakaian. Alhasil, jika semula mandi dengan shower kamu bisa selesai lebih cepat, sekarang harus bersabar karena debit air yang keluar sedikit.

Lantas, apa penyebab air shower mengecil?


Menurut Nasional Retail Manager PT Global Pasifik Prima, Nicolass penyebab air shower mengecil adalah terjadi penyumbatan pada saluran atau pipa shower. Pemicunya banyak, tetapi untuk di Indonesia sendiri yang sering ditemukan karena kualitas air yang mengandung kapur. Air seperti ini biasanya berada di daerah pegunungan.

“Di daerah-daerah seperti mungkin kalau kita sebut di Bali, sumber air yang masuk ke sistem pumping pipa-pipa air, dia harus pake filter dulu. Karena air di Bali itu mengandung zat kapur yang tinggi sekali,” kata Nicolass kepada detikProperti saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Cara mudah mengetahui air di rumah mengandung kapur dengan melihat kerak-kerak yang menempel di kamar mandi. Kerak tersebut bentuknya noda-noda putih yang bentuknya abstrak. Kerak ini biasanya tidak hilang dengan disiram air, melainkan harus digosok atau disikat. Biasanya kerak ini ditemukan di keran air, dinding, shower, kaca, hingga ke kloset.

Nicolass mengatakan untuk mencegah debit air mampet, shower perlu dilengkapi dengan filter air pada pipa keran.

Jika pipa sudah dipasang filter, tetapi debit air yang keluar masih kecil atau mampet, ia menyarankan untuk mengecek bagian cartridge shower. Bagian ini merupakan jantung keran yang tidak boleh tersumbat.

“Jadi kalo pemasangan baru, ada baiknya saluran airnya tuh di-flush (disiram) dulu karena cartridge shower ini kan terbuat dari keramik. Fungsinya itu jalur air. Dihidupkan dulu biar kotoran-kotoran keluar dulu. Lalu unitnya dipasang. Kalau unitnya langsung dipasang sebelum di-flush, kotoran-kotorannya akan masuk ke cartridge ini,” tuturnya.

Selain disebabkan air kapur, penyebab air shower mengecil adalah adanya karat pada pipa air. Karat biasanya disebabkan karena bahan yang digunakan rawan korosi dan mengalami oksidasi sehingga mudah bereaksi saat terkena air. Nicolass menyarankan untuk menggunakan bahan kuningan untuk shower bagian luar dan dalam.

“Harus kuningan. Kalau Stainless Steel 304, dari namanya saja stainless ya kan? Tidak mudah terkena noda, tetapi tetap teroksidasi. Tapi kalo kuningan dia tidak teroksidasi,” tambahnya.

Ia menambahkan bahan kuningan juga perawatannya mudah yakni cukup dibersihkan dengan lap atau kain mikro fiber apabila terlihat bercak putih setiap setelah digunakan. Dengan begitu, tampilan luarnya tetap aman dan tidak mengelupas.

Bagian coating adalah bagian yang perlu dijaga agar tidak mengelupas. Apabila lapisan ini rusak atau terkelupas bahan shower akan lebih mudah teroksidasi dan membuat daya tahannya menurun.

“Perawatannya itu paling simpel habis mandi dilap pakai lap kering yang halus. Air di Indonesia itu mau air ledeng, air pump, air PDAM pasti meninggalkan jejak white spot yang kelamaan susah dibersihkan. Kita mulai menggunakan opsi menggunakan chemical. Ketika kita menggunakan opsi chemical, dia punya lapisan luar safety coating,” ungkapnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com