Tag Archives: pemprov

Bikin Kandang Ternak Jangan Asal-asalan, Ini Aturannya


Jakarta

Beternak menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat di Indonesia. Namun dalam menjalankan usaha tersebut, peternak juga harus mematuhi aturan dalam membuat kandang ternak.

Kandang ternak seharusnya dibuat sesuai dengan regulasi yang ada. Hal ini diatur untuk memastikan kesejahteraan hewan maupun kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Apa saja hal mengenai pembuatan kandang ternak yang diatur dalam regulasi? Simak penjelasannya di bawah ini.


Aturan Membuat Kandang Ternak

Dalam catatan detikProperti berdasarkan penjelasan pengacara Rizal Siregar, berikut ini beberapa aturan jika ingin membuat kandang ternak atau peternakan:

1. Jarak Kandang Ternak

Aturan yang pertama adalah mengenai lokasi kandang ternak atau peternakan. Lokasi ini berkaitan dengan jarak dengan pemukiman warga. Jaraknya tidak boleh terlalu dekat, yakni minimal 25 meter.

Ini bertujuan untuk meminimalkan gangguan dari kandang ternak kepada warga sekitar, yakni mencakup bau, suara, dampak kesehatan.

“Untuk mendirikan sebuah peternakan seharusnya memilih tempat yang lokasinya jauh dengan pemukiman masyarakat, hal ini untuk menjaga agar dampak yang ditimbulkan oleh kandang ternak tidak sampai ke pemukiman masyarakat yang memiliki Jarak peternakan minimal 25 meter dari pemukiman warga,” kata Rizal Siregar kepada detikProperti.

2. Mengurus Perizinan Peternakan

Peternak juga harus mendapatkan izin dari pemerintah untuk bisa menjalankan usaha ternaknya. Hal ini diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Dalam UU tersebut, perizinan bisa didapatkan di pemerintah kabupaten/kota. Dalam Pasal 29 ayat 3 disebutkan bahwa peternakan yang melakukan budidaya ternak dengan jenis dan jumlah ternak di atas skala usaha tertentu wajib memiliki izin ini.

Namun dalam skala ternak pribadi, pemilik tidak perlu untuk mengurus Izin Usaha Peternakan dari pemerintah kabupaten/kota. Peternakan rumahan dengan skala kecil seperti ini tidak diatur dalam UU.

“Peternakan yang dimiliki warga itu bukan berupa perusahaan dengan jenis dan jumlah ternak di atas skala usaha tertentu. Untuk itu, tidak diperlukan Izin Usaha Peternakan sebagaimana yang diwajibkan dalam UU No 18 Tahun 2009,” ucap Rizal.

Namun berdasarkan Pasal 29 ayat (2) UU No 18 Tahun 2009, peternak yang melakukan budidaya ternak dengan jenis dan jumlah ternak di bawah skala usaha tertentu diberikan tanda daftar usaha peternakan oleh pemerintah kabupaten/kota.

3. Jaminan Kelayakan Produk Hewan

Selain hal di atas, kandang ternak atau peternakan harus terjamin kelayakannya bagi hewan, termasuk keamanan dan kesehatannya. Aturan ini tertuang dalam Pasal 60 ayat (1) pada UU yang sama.

Ayat tersebut menjelaskan bahwa warga yang mempunyai budidaya ternak pribadi di kawasan pemukiman masyarakat, maka wajib mengajukan permohonan untuk memperoleh Nomor Kontrol Veteriner (NKV) kepada pemerintah provinsi (pemprov).

NKV merupakan nomor registrasi unit usaha produk hewan sebagai bukti telah dipenuhinya persyaratan higienis dan sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan produk hewan.

Nah, buat detikers yang ingin membuat kandang ternak dengan tujuan membudidayakannya, maka ada aturan yang harus dipatuhi. Aturan ini untuk memastikan kelayakan bagi masyarakat sekitar, hewan ternak, dan konsumennya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(bai/row)



Sumber : www.detik.com

Lokasi dan Harga Tiket Masuk


Jakarta

Umbul Cokro adalah salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Namun tahukah kalian, Klaten memiliki banyak umbul atau kolam mata air alami yang tak kalah menarik.

Simak artikel ini untuk mengetahui daya tarik wisata Umbul Cokro dan 7 wisata alternatif Umbul Cokro, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiket masuknya.

Wisata Umbul Cokro

Umbul Cokro KlatenUmbul Cokro Klaten Foto: (Achmad Syauqi/detikcom)

Dilansir dari situs Pemprov Jawa Tengah, Umbul Cokro dahulunya bernama Umbul Ingas karena berada di antara pohon ingas besar. Umbul ini lalu dikenal dengan Cokro karena berada di Desa Cokro.


Di sini, pengunjung tak hanya bisa berenang dan berendam, tetapi banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan, seperti main di Waterboom Cokro Tulung, water slide, snorkeling, river tubing, rafting, ATV, dan sebagainya.

Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket

Umbul Cokro berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dari pusat kota Klaten, jaraknya sekitar 16 km atau ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit.

Jam buka Umbul Cokro adalah pukul 07.30 hingga 17.00 WIB setiap hari. Sementara harga tiket masuknya Rp 15 ribu per orang.

Wisata Alternatif Umbul Cokro

Jika traveler sudah bosan berwisata ke Umbul Cokro, ada beberapa wisata alternatif Umbul Cokro yang bisa kalian pilih, seperti dikutip dari situs Desa Sidowayah dan laman detikJateng.

1. Umbul Manten

Objek wisata air Umbul Manten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Foto diunggah pada Senin (11/12/2023).Objek wisata air Umbul Manten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Jalan Janti Boto, Boto, Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Yang pertama adalah Umbul Manten memiliki beberapa kolam, yakni untuk anak hingga dewasa, dan ada juga kolam terapi ikan. Suasananya asyik buat berendam atau mencari ikan kecil-kecil. Di sini ada tempat makan yang nyaman.

2. Umbul Pelem

Objek wisata Umbul Pelem di Desa Wunut, Tulung, Klaten. Foto diunggah Selasa (2/4/2024).Objek wisata Umbul Pelem di Desa Wunut, Tulung, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Jalan Tegalgondo-Janti, Dukuh Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 05.00-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 8.000 (weekday), Rp 10 ribu (weekend).

Tak jauh dari Umbul Manten terdapat Umbul Pelem yang airnya juga jernih. Tempat ini cocok buat kalian yang cuma ingin bersantai tanpa berendam. Ada juga kolam terapi ikan yang membuat rileks. Selain itu, terdapat wahana mandi busa yang seru buat anak-anak.

3. Umbul Nilo

Umbul Nilo di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten.Umbul Nilo di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Margosuko, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam Buka: 08.00-18.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 6 ribu (weekday), Rp 8 ribu (weekend dan liburan).

Umbul Nilo memiliki suasana yang alami karena dikelilingi pohon-pohon beringin. Airnya juga jernih, terdapat kolam untuk anak maupun dewasa. Terdapat joglo dan gazebo untuk bersantai sambil jajan makanan lokal yang enak.

4. Umbul Brintik

Umbul Brintik di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Foto diunggah pada Selasa (12/12/2023).Umbul Brintik di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Brintik, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: 04.30-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Umbul Brintik terkenal dengan kolam terapinya yang membuat badan jadi rileks dan tentunya menyehatkan. Ada beberapa kolam yang sesuai dengan usia, baik anak-anak maupun dewasa. Selain itu, terdapat sungai kecil yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki.

5. Umbul Sigedang Kapilaler

Umbul Sigedhang Klaten konon namanya diambil dari nama pohon pisang yang mengelilinginya. Airnya jernih dan diyakini untuk ritual.Umbul Sigedhang Klaten. Foto: Achmad Husein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dukuh Umbulsari, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: pukul 07.00-17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Wisata alternatif Umbul Cokro lainnya adalah Umbul Sigedang Kapilaler yang airnya jernih. Wisatawan bisa berfoto underwater bersama ikan-ikan di bawah air. Suasana umbul ini sangat asri karena terdapat beberapa pohon yang rindang. Tempat ini cocok buat kalian yang pengin healing sejenak.

6. Umbul Siblarak

Tempat wisata Umbul Siblarak di Polanharjo, Klaten.Umbul Siblarak di Polanharjo, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Gondang, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: pukul 07.30-17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu.

Umbul Siblarak memiliki dua kolam renang yang besar, sehingga lebih nyaman untuk berenang. Selain berenang, tempat wisata ini juga menawarkan wahana seru seperti flying fox dan menjelajah kawasan sekitar naik ATV.

7. Umbul Ponggok

Foto Underwater di Umbul Ponggok.Foto Underwater di Umbul Ponggok. Foto: Najhan Zulfahmi/detikcom
  • Lokasi: Ponggok, Polanharjo, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: pukul 06.00-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.

Yang terakhir ada Umbul Ponggok yang juga tak kalah terkenal. Umbul ini cukup luas dengan kolam berisi ikan-ikan berwarna-warni. Kalian bisa snorkelling dan melakukan foto bawah air yang seru.

Demikian tadi informasi mengenai Umbul Cokro dan wisata alternatif Umbul Cokro, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiket masuknya.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

9 Taman yang Tersebar di Jakarta, Bisa Buat Piknik sampai Olahraga


Jakarta

Siapa bilang Jakarta hanya penuh dengan kemacetan dan gedung-gedung tinggi? Di antara padatnya aktivitas kota, Jakarta punya banyak taman yang bisa jadi tempat istirahat sejenak dari kesibukan.

Entah untuk sekadar duduk santai di bawah pohon rindang, piknik bersama keluarga, atau berolahraga di pagi dan sore hari, taman-taman ini siap menyambut siapa saja yang ingin menikmati udara segar di tengah kota.

9 Taman yang Tersebar di Jakarta

Sebagai kota metropolitan, Jakarta tentu membutuhkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi sebagai ‘paru-paru’ kota, sekaligus ruang untuk beraktivitas masyarakat. Disadur dari laman resmi Provinsi DKI Jakarta, pemerintah menghadirkan berbagai ruang terbuka seperti Taman Kota, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan Hutan Kota.


Taman Kota menjadi salah satu ruang publik yang dibangun secara masif oleh Pemprov DKI Jakarta. Taman ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu Taman Maju Bersama (TMB) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

TMB merupakan bagian dari pengembangan RPTRA yang sudah ada sebelumnya. Sementara itu, RTPRA dirancang sebagai taman atau area terbuka yang dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari permainan anak, kamera pengawas (CCTV), hingga ruangan pendukung seperti perpustakaan, PKK Mart, ruang laktasi, dan area komunitas lainnya.

Berikut beberapa taman terbaik yang tersebar di Jakarta, bisa jadi tempat wisata menghabiskan waktu akhir pekanmu untuk piknik, sampai olahraga:

1. Taman Suropati (Menteng, Jakarta Pusat)

Taman Suropati, Menteng, JakartaFoto: Natasha Kayla Ananta/detikcom

Taman Suropati berlokasi di Jl Taman Suropati No.5, RT 5/RW 5, Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Taman ini sudah lama menjadi salah satu ruang hijau favorit warga Jakarta. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuat taman ini mudah dijangkau.

Suasana yang teduh berkat deretan pepohonan besar, area jogging track, bangku taman, dan kehadiran komunitas yang sering berkumpul, membuat Taman Suropati cocok untuk sekadar piknik santai atau berolahraga ringan di pagi dan sore hari.

Dengan fasilitas yang lengkap, Taman Suropati adalah salah satu taman yang sangat direkomendasikan di Jakarta. Selain suasana yang nyaman, taman ini punya fasilitas internet gratis, banyak spot kuliner, dan buka 24 jam.

2. Taman Menteng (Menteng, Jakarta Pusat)

Taman Menteng, Jakarta PusatFoto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom

Tak jauh dari Taman Suropati, ada Taman Menteng yang tak kalah menarik. Taman Menteng berlokasi di Jl HOS. Cokroaminoto, RT.3/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

Taman Menteng merupakan ruang terbuka hijau yang sebelum diubah menjadi taman, area ini sebelumnya adalah lokasi Stadion Menteng. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektar dan dihiasi oleh beragam jenis tanaman, setidaknya ada sekitar 30 spesies yang tumbuh.

Taman Menteng juga dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari area olahraga, jogging track, lapangan basket, hingga rumah kaca yang kerap dijadikan tempat pameran seni. Salah satu keunikan taman ini adalah adanya 44 sumur resapan yang berfungsi untuk membantu menyerap air hujan ke dalam tanah.

3. Taman Tabebuya (Jagakarsa, Jakarta Selatan)

Taman Tabebuya di JakselFoto: Fitraya Ramadhanny

Taman Tabebuya merupakan salah satu taman yang wajib untuk dikunjungi karena di momen-momen tertentu, bisa muncul pohon tabebuya yang cantik. Pohon tersebut jika tengah berbunga memiliki beragam keindahan warna seperti merah, merah muda, hingga kuning.

Taman ini terletak di Jalan Moh. Kahfi No. 1 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan luas 9.626 meter persegi. Area rerumputan yang cukup luas di sana digunakan masyarakat sebagai tempat untuk piknik dan bersantai.

Taman ini punya danau buatan dan jalur pejalan kaki yang asri, sangat cocok untuk piknik santai atau sekadar berfoto-foto dengan latar pohon tabebuya yang bermekaran di musim tertentu.

4. Taman Langsat (Kebayoran Baru, Jakarta Selatan)

Taman Langsat di Jalan Barito, Jaksel, bakal dibuka 24 jam. Yuk lihat kondisi terkini taman yang menawarkan suasana asri tersebut.Foto: Pradita Utama

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggulirkan wacana empat taman yang direncanakan beroperasi 24 jam. Di antaranya Taman Langsat, Taman Ayodya, Taman Lapangan Banteng, Taman Menteng, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.

Taman Langsat menjadi salah satu yang letaknya berdekatan dengan Sekretariat ASEAN bakal jadi ikon baru ruang terbuka ibu kota. Lokasinya ada di Jl Barito, RT.1/RW.1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

Taman Langsat kerap menjadi daya tarik bagi warga Jakarta berkat area lahannya yang luas serta nuansa hijau yang sejuk dan rindang. Berbagai kegiatan sering dilakukan di taman ini, mulai dari berolahraga, berkumpul sambil menikmati hidangan, hingga sekadar bersantai dan meresapi suasana tenang di sekitarnya.

Taman yang bakal dibuka 24 jam ini memiliki luas 3,6 hektare, dilengkapi dengan fasilitas jogging track sepanjang 750 meter, lapangan tenis, area koleksi tanaman dan pembibitan pohon palem raja, kolam teratai dan sungai buatan, arena bermain anak (ayunan & perosotan), danau mungil dengan taman teratai, toilet umum, mushola, dan area parkir.

Taman Langsat cocok untuk yang ingin lari pagi, yoga, atau sekadar duduk menikmati suasana hijau. Jalur setapak yang luas memudahkan pengunjung berolahraga atau membawa anak-anak berjalan-jalan santai.

5. Taman Ayodia (Barito, Jakarta Selatan)

Taman ini terletak di Jl Lamandau III No.RT.4, RT.4/RW.7, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan dengan luas sekitar 8.000 meter persegi. Taman ini memiliki sebuah kolam di bagian tengah, lengkap dengan air mancur yang menyala setiap dua jam sekali.

Area di sekitar kolam sering dimanfaatkan oleh anak-anak untuk memberi makan ikan. Berbeda dengan taman lain yang biasanya dipadati pengunjung di pagi dan sore hari, Taman Ayodia justru mulai ramai saat sore menjelang malam.

Meski jam operasional resminya dimulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, tak jarang pengunjung betah bersantai hingga pukul 21.00 WIB. Tak heran jika taman ini menjadi salah satu taman yang diwacanakan akan beroperasi 24 jam.

Salah satu alasan taman ini cukup diminati adalah lokasinya yang berdekatan dengan pusat keramaian dan tempat nongkrong anak muda. Tersedianya banyak bangku membuat taman ini nyaman untuk bersantai, bahkan beberapa pengunjung memilih duduk di area rerumputan atau di tepi beton di pinggiran kolam.

Meski tak dilengkapi wahana bermain anak, taman ini menyediakan beberapa fasilitas kebugaran. Selain itu, Taman Ayodia juga menjadi tempat yang pas untuk berolahraga, baik pagi maupun sore, karena tersedia alat-alat kebugaran dan jalur jogging yang bisa digunakan untuk berjalan santai.

6. Taman Lapangan Banteng (Jakarta Pusat)

Para pegiat literasi dari komunitas 'Kumpul Baca' membaca buku bersama di taman kota Lapangan Banteng, Jakarta. Kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca.Para pegiat literasi dari komunitas ‘Kumpul Baca’ membaca buku bersama di taman kota Lapangan Banteng, Jakarta. Kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca. Foto: Ari Saputra

Lapangan Banteng berlokasi di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Dirangkum dari laporan detikTravel dan laman resmi DPRD DKI Jakarta, alun-alun bersejarah ini punya Monumen Pembebasan Irian Barat, yang dibangun pada tahun 1963.

Di sisi utara lapangan, tersedia fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dan lintasan atletik. Sedangkan di bagian selatan, pengunjung bisa menikmati taman yang dilengkapi kolam setengah lingkaran, air mancur dengan pertunjukan cahaya, serta area teater terbuka.

Lapangan Banteng juga dikelilingi oleh sejumlah bangunan penting, antara lain bekas Istana Daendels atau yang dikenal sebagai Witte Huis (Gedung Putih) yang kini menjadi kantor Kementerian Keuangan RI di sisi timur. Di bagian utara berdiri Kantor Pos Pusat Jakarta, sementara Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal berada di sudut barat laut.

Di sudut barat daya terdapat gedung Kementerian Agama RI, dan sisi selatannya diisi oleh Hotel Borobudur. Akses menuju taman ini juga sangat mudah, karena bisa dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum, mulai dari bus TransJakarta, Stasiun KRL Juanda, hingga MRT dari arah Bundaran HI.

7. Taman Literasi Martha Tiahahu (Melawai, Jakarta Selatan)

Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (2/2/2025).Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (2/2/2025). Foto: (Adrial Akbar/detikcom)

Taman ini terletak di Jl Sisingamangaraja, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman Literasi terletak di kawasan Blok M, yang selalu ramai dengan pengunjung karena banyaknya tempat kuliner yang sedang viral.

Di sini, kamu dapat membaca buku atau mengerjakan tugas di perpustakaan yang ada. Bisa juga sekadar duduk di pinggir kolam atau area atasnya sambil nongkrong bersama teman serta menikmati night vibesnya yang ramai.

Ada banyak tenant makanan dan minuman hingga photobooth yang dapat dijajal di sini. Kolam Taman Literasi menjadi daya tarik bagi anak-anak.

8. Taman Leuser (Jakarta Selatan)

Taman Leuser berada di Jl Lauser No.4 8, RT.8/RW.4, Gunung, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. Taman ini memiliki luas sekitar 12.000 m² dan menawarkan berbagai fasilitas, seperti jogging track, area bermain anak, serta taman dengan berbagai jenis tanaman.

9. Taman Cattleya (Tanjung Duren, Jakarta Barat)

Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Foto: Rifkianto Nugroho

Lokasinya berada di Jalan Letjen S. Parman, RT.15/RW.1, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Taman yang satu ini berada tak jauh dari jalur tol Jakarta-Merak.

Meski lokasinya dekat dengan jalan besar, begitu melewati gerbang masuk, suasana asri dan ruang terbuka yang luas langsung terasa. Area dalam taman ini cukup nyaman bagi siapa pun yang ingin berolahraga, terutama jogging, karena tersedia jalur jogging yang dikelilingi oleh pepohonan rindang sehingga pengunjung bisa berlari dengan aman dan teduh.

Taman ini dirancang dengan pembagian area yang jelas, mulai dari zona khusus jogging, area untuk bersantai, hingga tempat bermain bagi anak-anak. Fasilitas di taman ini juga cukup lengkap, tersedia lahan parkir untuk sepeda, motor, maupun mobil, sehingga pengunjung tak perlu khawatir soal tempat parkir.

Bagi yang datang menggunakan transportasi umum, taman ini mudah diakses dan jaraknya cukup dekat dari beberapa titik pemberhentian. Hanya sekitar tujuh menit berjalan kaki dari halte TransJakarta Kota Bambu Arah Utara, atau sekitar 14 menit berjalan kaki dari Wisma Rimadi Kemanggisan yang dilintasi JakLingko.

Itulah beberapa taman menarik yang bisa ditemukan di Jakarta. Jadi, kalau ingin cari tempat santai atau olahraga tanpa keluar biaya, taman-taman ini bisa jadi pilihan.

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

12 Tempat Wisata Dulu Ramai dan Terkenal, Kini Tutup Jadi Kenangan


Jakarta

Seiring waktu, tempat wisata ada yang tutup dan berubah menjadi fasilitas lain sesuai kebutuhan masyarakat. Sayang beberapa di antaranya jadi terbengkalai dan menjadi tempat syuting konten horor.

12 Tempat Wisata yang Dulu Ramai

Berikut beberapa lokasi wisata yang sempat fenomenal dan sejarah singkatnya serta nasibnya kini, dikutip dari arsip berita detikcom dan situs traveling:

1. Kampung Gajah Wonderland


Kampung GajahKampung Gajah (Whisnu Pradana/detikJabar)
  • Buka/tutup: 2009-2018.
  • Alamat: Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

Pada masanya, Kampung Gajah adalah destinasi wisata keluarga yang berdiri di lahan seluas 45-64 hektar. Kampung Gajah menyediakan berbagai atraksi dari hewan besar ini dan wahana permainan.

Saat ini, jejak-jejek kejayaan Kampung Gajah masih bisa ditemui di lokasi tempatnya berdiri. Namun bangunan dan fasilitas yang tersedia tidak terawat menimbulkan kesan angker. Lahan Kampung Gajah dibiarkan begitu saja dipenuhi tanaman liar dan semak belukar.

2. Teater Mobil Ancol

  • Buka/tutup: 1970an-1990an.
  • Alamat: Kompleks Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Indonesia sempat punya drive-in cinema yang memungkinkan pengunjung nonton bioskop dari mobilnya masing-masing. Drive-in cinema ini bahkan menjadi yang pertama di Asia Tenggara, seperti tertulis dalam laporan detik X.

Sayang, stok film yang kebanyakan untuk dewasa dan tindakan tak senonoh pengunjung akhirnya berujung pada penutupan destinasi wisata legenda ini. Sekarang, arena teater mobil menjadi stasiun gandola bagi pengunjung kompleks hiburan Ancol.

3. Snowbay Waterpark TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII (Putu Intan/detikcom)
  • Buka/tutup: 2009-2022.
  • Alamat: Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Sesuai namanya, Snowbay Waterpark menyediakan wahana hiburan berkonsep salju seperti di negara subtropis. Konsep ini dipadukan dengan wahana permaianan air dan kolam renang yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Ketika Pandemi COVID-19 melanda tahun 2020-2022, Snowbay Waterpark terabaikan selama dua tahun hingga berhenti menyediakan alternatif hiburan. Saat ini arena Snowbay berubah menjadi arena parkir terpusat dan fasilitas lain bagi pengunjung TMII.

4. Taman Remaja Surabaya (TRS)

Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR (Esti Widiyana)
  • Buka/tutup: 1971-2018.
  • Alamat: Jl. Kusuma Bangsa Nomor 110, RT 005/RW 04 Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

Dalam sejarahnya seperti ditulis detikJatim, TRS hadir sebagai sarana pemulihan warga yang trauma akibat G30S/PKI. Meski namanya menggunakan kaya remaja, semua penduduk bisa bersenang-senang di tempat hiburan ini.

Seiring waktu, minat mengunjungi arena ini menurun dengan banyaknya alternatif wisata di Surabaya dan sekitarnya. Saat ini TRS menjadi arena konser dengan kapasitas 35-40 ribu penonton.

5. Taman Festival Bali

Taman Festival BaliTaman Festival Bali (dok denpasarkota.go.id)
  • Buka/tutup: 1997-2000an.
  • Alamat: Jl. Padang Galak Nomor 3, Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

Ketika masih beroperasi, destinasi wisata seluas 8,98 hektar ini mengundang rasa kagum pengunjung. Taman Festival Bali berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan wahana megah dan mewah, misal bioskop 3D.

Sayang setelah beroperasi dua tahun, Taman Festival Bali mengalami kebakaran hingga jatuh pailit. Saat ini lokasi Taman Festival Bali dibiarkan hingga menjadi kompleks angker. Sekarang, lokasinya menjadi tempat untuk konten horor dan misteri.

6. Taman Ria Senayan

  • Buka/tutup: 1970an-2010.
  • Alamat: Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, RT 01/RW 03, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Taman Ria Senayan telah melewati empat dekade sebelum dibongkar tahun 2010. Komplek hiburan ini dibongkar tahun 1997 untuk modernisasi wahana permainan. Pada tahun 1999, sempat ada kejadian roller coaster berhenti mendadak akibat aliran listrik terputus. Para pengunjung tertahan di wahana itu selama dua jam sebelum diselamatkan petugas.

Seiring waktu, pengunjung Taman Ria Senayan menurun dengan banyaknya pilihan wisata. Saat ini arena Taman Ria Senayan menjadi Senayan Park (SPARK) yang resmi dibuka pada 2021. Senayan Park adalah pusat perbelanjaan sekaligus hiburan dengan konsep lifestyle.

7. Depok Fantasi Waterpark (Aladin Waterpark)

Depok Fantasi WaterparkDepok Fantasi Waterpark (Depok Fantasi Waterpark)
  • Buka/tutup: 2008-2020.
  • Alamat: Jl. Boulevard Grand Depok City, Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Wahana ini dianggap sebagai pionir tempat hiburan bagi warga Depok dan sekitarnya. Hal ini tak berlebihan, karena wahana di arena permainan air ini tak pernah sepi pengunjung.

Namun masa kejayaan Depok Fantasi Waterpark pudar saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020-2022. Arena permainan ini ditutup dan perlahan berubah menjadi kompleks perumahan. Semua jejak bangunan dan fasilitas arena permainan berubah menjadi cluster Grand Depok City (GDC) serta fasilitas pendukungnya.

8. Taman Wonderia Semarang

Taman Wonderia SemarangTaman Wonderia Semarang (Google Street View)
  • Buka/tutup: 2004-2007.
  • Alamat: Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Destinasi wisata di tengah kota Semarang ini sempat jadi favorit warga yang tinggal di sekitarnya. Berdiri di lahan seluas 9 hektar milik Pemerintah Kota Semarang, pengunjung bisa mengunjungi aneka wahana atraksi dan permainan.

Sayang di tahun 2007, Wonderia ditutup setelah adanya kecelakaan di wahana plane tower. Penutupan dilakukan dalam rangka penyelidikan bencana yang sempat terjadi juga di 2006. Di tahun 2024, lahan ini ditawarkan Pemkot Semarang pada investor dan sempat juga direncanakan menjadi hutan kota.

9. Kafe Tenda Semanggi (KTS)

  • Buka/tutup: 1990an-2000an.
  • Alamat: Kompleks SCBD, Jakarta.

Kafe Tenda Semanggi adalah tempat wisata bergengsi pada masanya dengan aneka kuliner dan hiburan. KTS juga ramai didatangi para selebriti yang juga pemilik kafe tenda di lokasi tersebut.

Setelah 10 tahun, kafe tenda mulai ditinggal pengunjung seiring makin banyaknya pilihan hiburan dan kuliner. KTS akhirnya dibongkar menjadi bar dan resto yang menjadi alternatif hiburan bagi pengunjung.

10. THR Sriwedari Solo

THR SriwedariTHR Sriwedari (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Buka/tutup: 1985-2017.
  • Alamat: Jl. Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Komplek Taman Hiburan Rakyat (THR) adalah destinasi wisata legendaris di Solo selama tiga dekade. THR Sriwedari semula direncanakan pindah tempat, namun urung dilakukan karena ketidaksepakatan harga sewa.

Pemkot Surakarta rencananya hendak menjadikan Lahan THR Sriwedari masjid yang menjadi ikon kota. Namun pembangunan masjid belum selesai karena sengketa kepemilikan lahan dengan ahli waris.

11. THR Lokasari

  • Buka/tutup: 1985-2017.
  • Alamat: Lokasari Square, Jakarta Barat.

Selain wisata hiburan, lokasi yang dulu bernama Prinsen Park ini juga pas disebut destinasi sejarah. Pemprov Jakarta mengambil alih THR Lokasari pada tahun 1985an dan menyediakan aneka pertunjukan seni serta hiburan bagi warga.

Di tahun 1990an THR Lokasari mulai menyediakan hiburan malam dan restoran. Tantangan ekonomi menjadikan THR Lokasari terbengkalai hingga akhirnya tutup pada 2017. Saat ini, jejak taman budaya THR Lokasari resmi menjadi Lokasari Square yang merupakan pusat perbelanjaan.

12. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran Anyar (Instagram @skylodge.indonesia)
  • Buka/tutup: 2017 dan dikabarkan tutup pada 2024.
  • Alamat: Tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat.

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar pernah digadang-gadang menjadi hotel tertinggi di dunia. Pengunjung bisa menikmati fasilitas skylodge setelah naik tebing dengan berbagai sarana yang disiapkan hotel.

Kamar yang tergantung di sisi tebing dibangung dengan dinding tembus pandang, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan sekitar hotel dari ketinggian. Saat ini, pengunjung masih bisa naik Gunung Parang meski tak lagi dapat menikmati sensasi hotel gantung.

Memori dan fenomena di tujuan wisata yang dulu sempat terkenal ini tentu layak untuk terus dikenang. Tentu akan lebih baik jika lahan dan jejaknya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Wisata Baru di Jakarta yang Wajib Disambangi



Jakarta

Jakarta tidak hanya dikenal dengan gedung pencakar langit dan hiruk-pikuknya. Kota ini terus memperbarui wajahnya dengan menghadirkan ruang-ruang publik dan destinasi wisata baru yang lebih modern, ramah keluarga, dan Instagramable.

Buat kamu yang ingin jalan-jalan singkat tanpa perlu jauh-jauh ke luar kota, berikut 5 tempat wisata baru di Jakarta yang wajib banget disambangi!

1. Big Bounce Indonesia

Selama libur sekolah ini sampai 19 Juli 2025, traveler bisa menikmati permainan mantul-mantul di The Big Bounce Indonesia yang digelar di Community Park, Pantai Indah Kapuk 2. Jadi andalan PIK untuk menggaet pengunjung selama libur sekolah kali ini.


Wahana The Big Bounce dibangun dengan standar keamanan internasional. Seluruh arena dilengkapi SOP keselamatan. Wahana dibangun dengan menggunakan ratusan pasak fondasi yang mampu menahan beban hingga 200 kg per pasak, serta bumper pengaman di setiap sisi wahana. Tim medis dan kru profesional juga selalu siaga selama acara berlangsung.

Tiket dan Jadwal:

Wahana ini dibagi menjadi dua sesi per hari:

Pagi-Sore /Bounce Bright (10.00-15.30): Rp 185.000 (weekday) / Rp275.000 (weekend)
Sore-Malam/After Dark, pukul 16.30 WIB-21.30 WIB: Harga sama dengan sesi siang

Beberapa hari tertentu akan menampilkan pertunjukan spesial dengan harga berbeda. Terdekat Sabtu 12 Juli ini bakal ada DJ Una dan Kahitna yang menghibur pengunjung.

Anak-anak bermain di wahana The Big Bounce Indonesia di Community Park PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (20/6/2025). The Big Bounce Indonesia adalah wahana inflatable terbesar di Asia Tenggara yang memiliki luas 35 ribu meter persegi.Anak-anak bermain di wahana The Big Bounce Indonesia di Community Park PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (20/6/2025). The Big Bounce Indonesia adalah wahana inflatable terbesar di Asia Tenggara yang memiliki luas 35 ribu meter persegi. Foto: Andhika Prasetia

2. Family Mart, Trinity Tower

Family Mart Trinity TowerFamily Mart Trinity Tower Foto: 20Detik – Daffa Ridwan

Buat traveler yang menikmati pemandangan gedung indah di Jakarta bisa mendatangi Family Mart, Trinity Tower. Kalian juga bisa melihat Light Rail Transit (LRT) yang lewat di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Tempat nongkrong gratis dengan view gedung tertinggi di Jakarta ini berlokasi di lantai 3 (area retail & food court Trinity Tower), tepatnya berada di Jalan H.R. Rasuna Said No. 6, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Jadi bisa nongkrong sambil ngopi-ngopi bareng rekan kerja di sini.

3. Up At Thamrin Nine

Wisata baru di Jakarta berikutnya adalah UP at Thamrin Nine di Autograph Tower menawarkan pengalaman menatap Jakarta dari titik tertinggi. Dari ketinggian 385 meter, hamparan gedung-gedung menjulang, siluet pegunungan, hingga Kepulauan Seribu di ibu kota tampak memukau dari angkasa.

Autograph Tower memiliki tinggi 385 meter dan 109 lantai. Autograph Tower menjadi sejarah sebagai gedung tertinggi di Jakarta yang sekaligus menjadi wajah baru kawasan pusat bisnis di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Di sini traveler juga bisa menatap lurus ke kaki gedung melalui glass floor alias lantai kaca. Juga, menatap Jakarta dengan berayun-ayun dengan ayunan selama 2-3 menit.

Untuk menuju ‘puncak’ Jakarta itu, traveler bisa datang langsung ke Autograph Tower. Pengunjung dikenai tarif masuk Rp 100 ribu pada pagi hari dan Rp 130 ribu saat jam-jam favorit mulai sore hingga malam.

Banyak yang bilang, lokasi ini asyik banget buat menyaksikan sunset dan city light Jakarta. Setelah mengantongi tiket yang bisa dibeli secara online dan offline, pengunjung bakal diarahkan menuju lift yang memiliki kecepatan menakjubkan. Lift ini menjadi lift tercepat di Indonesia dengan kecepatan 540 m/menit. Lift itu juga spesial dengan mampu melakukan perjalanan sampai 344 meter.

Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). Berada di ketinggian 385 meter, destinasi ini menawarkan pengalaman menakjubkan menikmati pemandangan 360 derajat Ibu Kota dari gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna

4. Kepulauan Seribu

Meski bukan tempat wisata yang baru, namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta minggu lalu baru menambah 2 kapal dua kapal wisata baru menuju Kepulauan Seribu yang diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

Untuk menuju Kepulauan Seribu, wisatawan dapat mengakses Dermaga Kali Adem dan Marina Ancol dengan tarif yang berbeda-beda. Melalui Dermaga Kali Adem, para pengunjung bisa memanfaatkan kapal kayu dengan tarif sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 80 ribu, serta bisa juga menggunakan kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp 44 ribu hingga Rp74 ribu.

Rute operasional kapal wisata untuk pulau cagar budaya, yakni Pelabuhan Penumpang Muara Angke – Pulau Cipir – Pulau Onrust – Pulau Kelor – Pulau Bidadari – (kembali ke Pelabuhan Muara Angke).

Sedangkan waktu operasional dibagi menjadi empat waktu keberangkatan yakni pukul 08.00; 10.00; 12.00; dan 14.00 WIB. Kapal wisata Paus 2 dan Paus 3 memiliki kapasitas delapan puluh penumpang dengan biaya retribusi tiket kapal wisata sebesar Rp 49.000.

Pramono luncurkan dua kapal untuk transportasi di Kepulauan Seribu. (Brigitta/detikcom)Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meluncurkan dua kapal untuk transportasi di Kepulauan Seribu. (Brigitta/detikcom) Foto: Pramono luncurkan dua kapal untuk transportasi di Kepulauan Seribu. (Brigitta/detikcom)

5. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu – Blok M

Pemprov DKI Jakarta juga kini mengaktifkan kembali area Blok M. Selain terminal yang lebih segar, kehadiran Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang baru direvitalisasi juga bisa menarik pengunjung. Taman ini mengusung tema literasi dengan area baca terbuka, ruang komunitas, taman bermain anak, amfiteater mini, hingga kafe estetik. Lokasinya super strategis dekat MRT Blok M BCA, jadi gampang banget buat dikunjungi saat akhir pekan.

– Lokasi: Blok M, Jakarta Selatan
– Tiket masuk: Gratis
– Fasilitas: Area baca, taman bermain, kafe

Suasana warga menikmati libur akhir pekan di Taman Literasi, Jakarta.Suasana warga menikmati libur akhir pekan di Taman Literasi, Jakarta. Foto: Kurniawan Fadilah/detikcom

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Baru Diresmikan Pramono Anung, Ini Kondisi Taman Bugar Sekarang


Jakarta

Gubernur Provinsi Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bugar di Duri Kepa, Jakarta Barat pada Selasa (30/9/2025). Taman dilengkapi banyak wahana dan sarana untuk kegiatan fisik segala usia serta ramah disabilitas.

detikTravel berkesempatan mengunjungi Taman Bugar pada Sabtu (4/10/2025) sore ketika sudah tidak terlalu terik. Area seluas 2.150 meter2 tersebut dipadati anak-anak yang bermain dan berlari ke seluruh penjuru taman.

Taman Bugar di Duri Kepa, Jakarta BaratTaman Bugar di Duri Kepa, Jakarta Barat (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Fasilitas favorit anak-anak adalah lapangan serbaguna yang bisa digunakan untuk futsal, voli, dan bulu tangkis. Sebagian asyik main bola, sedangkan yang lain istirahat atau sekadar ngobrol bersama teman.


“Suasana tamannya asyik, kita senang bisa main bola, balap lari, bulu tangkis di sini,” kata Alfi yang sedang duduk di pinggir lapangan sebelum melanjutkan permainan bersama teman-temannya.

Selain lapangan, wahana lain juga dipenuhi anak-anak yang aktif bermain bersama orang tua atau teman sebaya. Beberapa wahana yang dipadati anak-anak berusia 3-12 tahun ini adalah perosotan, panjat tali, dan monkey bar.

Menurut Dar, salah satu pengunjung yang sedang menemani anaknya bermain, kehadiran Taman Bugar disambut positif dang sangat bermain. Tempat ini menjadi arena bermain, rekreasi, dan interaksi anak dari segala usia serta orang dewasa.

“Saya disini ngawasin anak lagi main. Pertama kali ke sini liat tamannya bagus, luas, banyak tempat bermainnya, dan anak-anak bisa berinteraksi sama teman-temannya,” kata Dar.

Menurut Cutet, kontraktor sekaligus penjaga kebersihan Taman Bugar, pengunjung Taman Bugar berbeda sepanjang hari. Anak-anak biasanya memenuhi taman di sore hari, sedangkan orang dewasa datang selepas jam kantor.

“Ramainya mulai dari pagi sampai sore, tapi biasanya ada warga yang ke sini malam. Kalau hari biasa, anak-anak bermain di taman itu setelah pulang sekolah,” kata Cutet.

Sedangkan saat libur akhir pekan, Taman Bugar bisa ramai sepanjang hari. Aktivitas sedikit menurun di siang hari saat matahari bersinar makin terik. Di sore hari, warga setempat atau dari area lain sekitar Jakarta kembali meramaikan Taman Bugar.

Jam Buka Taman Bugar dan Kebersihannya

Taman Bugar di Duri Kepa, Jakarta BaratTaman Bugar di Duri Kepa, Jakarta Barat (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Terkait jadwal buka Taman Bugar, Cutet mengatakan belum ada jadwal pasti dari pemerintah provinsi. Taman Bugar bisa diakses setiap saat, asal jangan terlalu malam atau dini hari.

“Sementara belum ada ketentuan jam operasional dari dinas terkait dan pemprov. Warga masih bebas keluar masuk taman. Paling kalau sudah malam ada warga, ditegur aja,” kata Cutet.

Cutet yang juga bertanggung jawab pada kebersihan taman mengatakan, saat ini dia bertugas menyiram dan melakukan pembersihan rutin. Tugas ini dia jalankan, sampai ada penunjukan petugas baru dari pemprov atau pihak terkait.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com