Tag Archives: pencakar langit

Spot Ngonten Baru Nih! Skydeck Sarinah dengan Pemandangan Gedung Tinggi Jakarta



Jakarta

Menjelang matahari terbenam merupakan waktu tepat untuk menyaksikan keindahannya kota. Salah satu spot baru yang asyik dikunjungi ada di Sarinah, Jakarta Pusat.

Skydeck Sarinah itulah nama spot baru ini. Spot ini ramai dijadikan spot santai untuk menikmati sore hari. Di Skydeck ini pengunjung umum bisa hadir tanpa ada syarat apapun atau minimun pembelian.

Dari pintu masuk Sarinah langsung saja naik menggunakan eskalator ke lantai tiga untuk tiba di Skydeck ini. detikTravel pun menyambangi kawasan ini sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (29/8) lalu.


Terpantau Skydeck Sarinah ini belum terlalu ramai pada jam-jam tersebut. Area yang cukup luas ini bisa dieksplor oleh pengunjung untuk dijadikan spot berfoto dan membuat konten video.

Salah satunya adalah Fernando yang merupakan konten kreator asal Yogyakarta, ia mengetahui Skydeck Sarinah ini pun dari media sosial. Maka dari itu selagi berkunjung ke Jakarta, Fernando langsung menentukan destinasi pertamanya ke area ini.

“Awalnya lihat di TikTok, viewnya bagus, city lightnya bagus sama sunset juga katanya. Makanya ke sini pengen ngebuktiin bener apa nggak, ternyata bener sih city viewnya keliatan (khasnya) Jakarta,” katanya saat dihampiri detikTravel.

Skydeck SarinahSkydeck Sarinah Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Angin yang berhembus membuat suasana menjadi sejuk ditambah matahari yang sudah tidak begitu menyengat. Skydeck Sarinah juga menyuguhkan panorama gedung-gedung yang megah.

Belum lagi sinar lampu yang menyala kala malam hari tiba, tak lupa pengunjung yang datang ke Skydeck ini mengabadikan momen dengan view gedung-gedung pencakar langit dan Jalan MH Thamrin.

Serupa dengan Fernandi, Rini yang datang bersama keluarganya yang tengah berkeliling Jakarta menggunakan transportasi umum menyebut tempat ini bagus untuk spot foto. Namun, warga asli Cibubur ini mengeluh soal kurangnya pepohonan.

“Bagus cuma mungkin kurang pohon ya agak gersang, maksudnya agak gersang gitu. Mungkin kalau tamannya agak sedikit diperbanyak, tapi bagus sih maksudnya backgroundnya ya,” ungkapnya.

Skydeck SarinahSkydeck Sarinah Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Skydeck Sarinah ini mulai ramai di jam-jam selepas magrib hingga malam. Rooftop Mal Sarinah bisa dikunjungi sejak pukul 10.00 hingga 21.20 WIB.

Untuk lebih menikmati suasana sore hari dengan nyaman, pengunjung bisa membeli makan atau minuman di gerai-gerai di dalam mal Sarinah.

Karena di area Skydeck ini tidak terdapat gerai makan atau minuman. Namun yang perlu diingat adalah untuk membuang sampah bekas makanan dan minuman ke tempat sampah yang sudah disediakan.

“Pengunjung boleh bawa makan ke sini, tapi harus produk dari dalam Sarinah ya, kalau itu boleh,” terang petugas keamanan di lokasi.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Terpikat Pemandangan Gedung Pencakar Langit Jakarta di Tanjakan 13



Jakarta

Banyak cara menikmati kota Jakarta yang sibuk. Salah satunya dengan melihat indahnya pemandangan gedung pencakar langit di Tanjakan 13, Mall Kuningan City.

Tanjakan 13 menyuguhkan panorama gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Tempat ini jadi spot menarik muda-mudi untuk menghabiskan waktu dengan menikmati Kota Jakarta dari ketinggian.

Beberapa waktu lalu, Tanjakan 13 Mall Kuningan City memang ramai berseliweran di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Di sini tak perlu khawatir jika butuh camilan untuk menghabiskan waktu, karena di Tanjakan 13 ini tersedia beberapa kafe yang menyuguhkan aneka hidangan makan dan minuman bagi pengunjung yang datang.

Waktu yang tepat untuk berada di rooftop mal ini adalah sore menjelang malam, karena pemandangan gedung-gedung tinggi akan lebih indah saat lampu-lampunya mulai menyala.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tim detikTravel datang ke Tanjakan 13 sekitar pukul 17.00. Kami menikmati langsung pemandangan gedung-gedung bertingkat itu seperti dalam unggahan di media sosial.

Banyak pengunjung datang karena penasaran dan memang biasa menjadi tujuan nongkrong di wilayah sini. Nur Afifah sudah kesekian kalinya bersantai di Tanjakan 13.

Bersama teman-temannya, ia kerap habiskan waktu sore hari di tempat ini. Memang menurutnya jam-jam tersebut merupakan waktu yang tepat berkunjung ke Tanjakan 13.

Tentunya karena area rooftop ini adalah outdoor sore hari jadi waktu yang pas agar tidak merasakan panas Jakarta yang begitu menyengat kala siang.

“Sore hari sih enak buat di sini tuh, terus kan cuacanya mulai agak adem jadi makin nambah nyaman nongkrongnya. Di sini tempat nongkrongnya juga asik banyak makanan dan minuman,” katanya kepada detikTravel.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Betul saja, semakin matahari terbenam area ini semakin ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang bersiap dengan kamera handphonenya untuk mengabadikan gambar dan memang pemandangan gedung-gedung kala malam merupakan pemandangan yang berbeda.

Salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke sini adalah Tika, perantau asal Bandung ini awalnya melihat di media sosial tentang Tanjakan 13 di Mall Kuningan City. Ia tak menyangka bahwa melihat pemandangan yang seperti ini.

“Ini jadi pengalaman baru juga buat aku, selama ini baru lihat langsung pemandangan seperti ini. Ternyata Jakarta keren banget kalau malam gedung-gedungnya,” papar Tika.

Kawasan Tanjakan 13 ini bisa dinikmati setiap harinya hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akses untuk berada di Tanjakan 13 ini pengunjung tinggal menggunakan lift untuk naik ke P7, setelah itu tinggal keluar untuK ke area terbuka.

“Kita pemberitahuan untuk clear area jam 22.00, untuk bener-bener clear areanya paling lambat jam 22.30,” ucap petugas keamanan di sana, Eriyanto.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Di Sinilah Tempat Tertinggi untuk Menatap Jakarta 360 Derajat



Jakarta

UP at Thamrin Nine di Autograph Tower menawarkan pengalaman menatap Jakarta dari titik tertinggi. Dari ketinggian 385 meter, hamparan gedung-gedung menjulang, siluet pegunungan, hingga Kepulauan Seribu di ibu kota tampak memukau dari angkasa.

Autograph Tower memiliki tinggi 385 meter dan 109 lantai. Autograph Tower menjadi sejarah sebagai gedung tertinggi di Jakarta yang sekaligus menjadi wajah baru kawasan pusat bisnis di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Tak hanya difungsikan sebagai perkantoran dan hotel, Autograph Tower juga memiliki berbagai fasilitas modern buat mendapatkan pengalaman berbeda. Termasuk, menatap deretan gedung pencakar langit yang berselang-seling dengan liukan jalan raya, juga Monas dan Stadion Utama Gelora Bung Karno.


Di sini traveler juga bisa menatap lurus ke kaki gedung melalui glass floor alias lantai kaca. Juga, menatap Jakarta dengan berayun-ayun dengan ayunan selama 2-3 menit.

Ya, UP at Thamrin Nine dibuka untuk umum. Sky Garden dan UP High mengajak traveler menikmati panorama Jakarta dari ketinggian, tidak main-main dari lokasi paling tinggi di Jakarta. Gedung itu sudah mengantongi rekor MURI.

UP at Thmarin Nine Autograph Tower di JakartaUP at Thamrin Nine Autograph Tower di Jakarta (Femi Diah/detikcom)

Ya, gedung ini memang dibangun dengan tujuan yang tidak main-main, mengalahkan tinggi ikon pencakar langit dunia lain, seperti Gedung Q1 di Australia (322 meter), Australia 108 (316 meter), dan Gran Torre Santiago di Chile (300 meter).

Gedung ini juga lebih tinggi ketimbang gedung dan menara ikonik dunia, seperti Piramida Giza (138 meter) Menara Eiffel (300 meter), Menara Tokyo (333 meter), dan Empire State Building (381 meter).

Sky Garden beroperasi mulai 8 Juni dan belum semua fasilitas dibuka buat pengunjung. Kabarnya, saat grand launching pada Agustus 2025, seluruh fasilitas tersedia.

Harga Tiket dan Akses Transportasi Umum

Untuk menuju ‘puncak’ Jakarta itu, traveler bisa datang langsung ke Autograph Tower. Pengunjung dikenai tarif masuk Rp 100 ribu pada pagi hari dan Rp 130 ribu saat jam-jam favorit mulai sore hingga malam.

Banyak yang bilang, lokasi ini asyik banget buat menyaksikan sunset dan city light Jakarta. Setelah mengantongi tiket yang bisa dibeli secara online dan offline, pengunjung bakal diarahkan menuju lift yang memiliki kecepatan menakjubkan. Lift ini menjadi lift tercepat di Indonesia dengan kecepatan 540 m/menit. Lift itu juga spesial dengan mampu melakukan perjalanan sampai 344 meter.

Siap enggak siap, traveler bakal diangkut dari lantai 2 menuju lantai 99. Kecepatan lift bisa dilihat langsung pada layar di atas pintu lift. Yang mengasyikkan lagi, lift itu memiliki lantai yang seakan-akan transparan dan membiarkan traveler meninggalkan gedung-gedung dan jalanan kemudian menembus awan dan mencapai angkasa.

“Telinga terasa ya, nging sedikit…,” kata Ulfa, salah satu rombongan detiktravel saat mengunjungi Autograph Tower.

Sesampainya di lantai 99, pengunjung diarahkan untuk memasuki ruang imersif yang mengenalkan serba-serbi Autograph Tower dan Jakarta. Tidak lama, video itu hanya berdurasi lima menit.

UP at Thmarin Nine Autograph Tower di JakartaRuang imersif di UP Autograph Tower di Jakarta (Femi Diah/detikcom)

Nah, inilah yang dinantikan, traveler bisa menuju Taman Langit dengan naik tangga. Di sini, baru ada satu kafe buat istirahat sejenak. Istirahat dan ngopi yang enggak biasa, ngopi with view plus di ketinggian.

Ke Lantai 109 dan Menjajal Upswing

Ayunan dengan dua kursi hijau berjejer langsung membetot perhatian. Sepasang ayunan yang dinamai Upswing itu bukan berada di bagian tengah Sky Garden itu, namun dipasang di tepi atap gedung itu. Bisa dibayangkan saat ayunan bergerak maju, kaki auto berada di angkasa dan terbayang 380-an meter di bawah sana. Wahana ini cuma boleh buat pengunjung dengan tinggi minimal 150 cm.

“Kami tersertifikasi. Alatnya aman, setiap malam kami copot, kemudian pagi kami pasang lagi dan secara rutin dicek oleh petugas yang juga bersertifikat di bidangnya,” kata Rei (29), salah satu staf di wahana.

“Ayo dicoba, hanya 2-3 menit. Asyik banget di atas sini,” Rei menambahkan.

Untuk menjajal ayunan itu, traveler perlu membeli tiket Upswing senilai Rp 80 ribu. detiktravel tidak membuang kesempatan, setuju untuk menjajal ayunan itu. Pengaman dengan harness full body dan karabiner serta helm dikenakan. Pengaman dipasang, kemudian diarahkan duduk di atas kursi hijau itu.

Tinggal duduk manis, Rei bakal mengayun ayunan itu 2-3 menit ke depan. Dan…, di saat itu pula kesenangan dan kengerian jadi satu.

Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). Berada di ketinggian 385 meter, destinasi ini menawarkan pengalaman menakjubkan menikmati pemandangan 360 derajat Ibu Kota dari gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia. (Grandyos Zafna)

Di sini, traveler bisa juga menikmati glassfloor, yang tentu saja transparan. Hanya dibekali penutup sepatu, traveler bebas berjalan-jalan di atas lantai kaca transparan itu.

Pengalaman untuk benar-benar bisa melihat Jakarta 360 derajat ada di lantai 109. Traveler juga perlu menambah tiket lagi untuk bisa naik lantai paling atas. Harga tiketnya Rp 80 ribu.

Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). (Grandyos Zafna)

Setelah mengantongi tiket, traveler naik dengan lift berkapasitas enam orang dengan bobot maksimal 450 kg ke puncak Jakarta. Angin terasa lebih kencang di sini.

Selain angin kencang, traveler bakal disambut salah satu staf yang bertugas di sini. detiktravel berjumpa dengan staf di sana. “Selamat datang, mau coba berdiri di sana,” kata staf itu sembari menunjuk lantai kaca transparan.

Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). (Grandyos Zafna)

Area ini ditutup dinding kaca cukup tinggi, namun terbuka di bagian atap. Sebagian lantai tertutup, di bagian lain ada lantai kaca. Sekali lagi, traveler bisa menjajal berdiri di atas lantai itu dan di sinilah traveler berdiri di titik tertinggi Jakarta.

“Tempat ini sangat mengesankan, menyenangkan tapi saya takut juga karena sangat tinggi,” kata Ine, salah satu pengunjung dari Jeddah yang datang bersama tiga putrinya.

Semakin sore, angin bertiup semakin kencang. Di saat bersamaan pula langit menjadi semakin dramatis. Cantik. Sekaligus magis. Bersamaan dengan rasa syukur yang muncul bisa menikmati Jakarta dari sisi yang berbeda. Pada ketinggian 385 meter.

@detiktravel Kalau detikers naik ke lantai 109 berarti kamu lagi berada di gedung tertinggi di Indonesia dan bahkan di belahan bumi selatan loh! Autograph Tower yang terletak di Jakarta, Indonesia ini merupakan bagian dari kompleks Thamrin Nine dan memiliki tinggi 382,9 meter. Dengan tinggi tersebut, gedung ini berhasil ngalahin tinggi Menara Eiffle dan bahkan ngalahin tingginya Empire State Building di New York! wow keren ya Buat detikers yang mau kesini catet ya! ๐Ÿ“lokasinya ada di UP Autograph Tower Thamrin Nine โฐ Jam Operasional: Weekday: 10.00โ€“22.00 Weekend: 09.00โ€“23.00 โ € โณ Durasi kunjungan maksimal 2 jam ๐ŸŽซ Harga tiket: Rp100.000 + Rp5.000 (asuransi) ๐ŸŒ‡ Sunset hour (Peak hour): Rp135.000โ€“140.000 โ € Worth every rupiah buat liat Jakarta dari sudut paling tinggi! Siap naik ke langit detikers? #upatthamrinnine #Thamrinnine #autographtower #jakartatogo #wisatajakarta #viral #detikcom โ™ฌ original sound – detikTravel

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ู‘ ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู…ุญู…ุฏ wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker