Tag Archives: pencegahan

Tips Merawat Tanaman Anti Hama agar Subur Sepanjang Waktu



Jakarta

Tanaman hias maupun tanaman pangan di rumah bisa saja tumbuh subur, tapi ancaman hama sering kali jadi musuh utama yang bikin kesal. Mulai dari serangga, tikus, hingga kelelawar bisa merusak hasil perawatan tanaman yang sudah dilakukan dengan susah payah.

Supaya tanaman tetap sehat dan tumbuh maksimal sepanjang tahun, penting untuk melakukan pencegahan sejak awal. Berikut beberapa tips praktis merawat tanaman agar bebas hama dan tetap subur dari waktu ke waktu.

1. Pasang Pembatas Fisik

Dilansir dari Real Simple, salah satu cara paling efektif menghindari hama adalah dengan memasang pagar pembatas, terutama dari kawat. Langkah ini berguna untuk mencegah masuknya hewan-hewan kecil seperti kelinci, tupai, atau bahkan hewan liar lain yang bisa mencuri buah atau merusak daun.


Jika kamu punya pohon buah, bungkus buahnya dengan plastik atau jaring pelindung untuk mencegah gangguan dari kelelawar atau burung pemakan buah.

2. Gunakan Tanaman Jebakan

Menanam tanaman jebakan atau tanaman pengalih bisa jadi strategi cerdas. Misalnya, jika kamu menanam tomat, tanam juga bunga nasturtium di sekitarnya. Serangga lebih cenderung tertarik pada nasturtium dibandingkan tomat, sehingga tanaman utama bisa tetap aman.

3. Waspadai Genangan Air

Air yang menggenang bisa jadi sarang nyamuk dan mempercepat penyebaran penyakit di taman. Pastikan area di sekitar pot, talang air, dan bahkan kandang burung tetap kering dan bersih. Pot yang menampung air hujan juga perlu dikuras secara rutin.

Selain nyamuk, lingkungan yang terlalu lembap juga bisa memicu jamur dan mempercepat kerusakan akar tanaman.

4. Tanam Tanaman Asli Daerah Setempat

Menurut Profesor John Tooker dari Departemen Entomologi Penn State, menanam spesies tanaman lokal bisa memperkuat ekosistem alami di taman rumah. Tumbuhan lokal akan menarik serangga asli yang lebih stabil dan cenderung membawa predator alami yang bisa membantu mengendalikan hama secara alami.

“Saya juga mendorong masyarakat untuk menghindari pemakaian insektisida, kecuali jika sudah tidak ada pilihan lain,” ujarnya, dikutip dari The Spruce.

Dengan kombinasi teknik fisik dan pendekatan ekosistem alami, kamu bisa menjaga taman tetap sehat dan subur tanpa tergantung pada bahan kimia. Mulai dari langkah sederhana seperti memasang pagar hingga menanam bunga pengalih serangga, semua bisa dilakukan secara bertahap.

(das/das)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Ular Auto Pergi Kalau Ada 5 Tanaman Ini di Sekitar Rumah


Jakarta

Kemunculan ular bisa ditemukan di sekitar rumah, baik di dalam atau pekarangan. Sebagai langkah pencegahan ular masuk rumah, ternyata kamu bisa memanfaatkan tanaman, lho.

Selain untuk mempercantik halaman rumah, sejumlah tanaman punya karakteristik yang bisa bikin ular nggak betah mendekati rumah. Hal ini penting untuk mencegah ular berada di lingkungan rumah.

Sebab, ular dapat mengancam keselamatan penghuni rumah. Apalagi kalau ular berbisa, bila sampai tergigit dapat mengakibatkan kemerahan, pembengkakan dan kerusakan jaringan di area gigitan.


Lantas, tanaman apa saja yang ampuh untuk mengusir ular? Yuk, cek daftarnya berikut ini dikutip dari Pets, Selasa (30/7/2024).

Tanaman Buat Usir Ular

1. Serai

Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Pohon Serai atau Sereh Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

Menanam serai bisa membantu mengusir ular. Tanaman ini sejenis dengan vetiver, daun serai juga menghasilkan resin yang merupakan bau menyengat.

Ular malas mendekat ke tanaman serai akibat bau ini. Dengan indra penciuman yang tajam ular sangat mengandalkan hidup untuk mendeteksi sekeliling ular sudah mencium bau serai dari jauh sehingga mereka tak akan melintasi daerah yang terdapat tanaman ini.

2. Marigolds

Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldBunga Marigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

Akar bunga cantik dari marigolds dapat menghasilkan bau menyengat sehingga tak akan didekati ular. Tak cuma untuk mengusir ular, akarnya yang melingkar sebenarnya menjadi tempat favorit tikus bersarang, tapi karena bau menyengat itu tikus pun enggan berada lama di dekatnya.

3. Lidah Mertua

Sansevieria trifasciata Prain , Mother in law tongue , Viper's bowstring hemp . Can be used indoor or in shade area . can plant in bedroom to make fresh air .Ilustrasi Tanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Natalia SERDYUK

Selain bagus untuk menyerap polusi Fungsi utamanya menyerap polusi di perkotaan karena bisa ditanam di pot di teras rumah. Tapi pisau daun dan ujungnya yang tajam mampu mengusir ular karena takut melata di dekatnya. Lidah mertua efektif mengusir ular dari rumah.

4. Bawang

Shallot onions growing in earthIlustrasi Tanaman Bawang Foto: Getty Images/tirc83

Bawang mampu menjadi pengusir ular karena menghasilkan bau menyengat dan perih. Ular pada dasarnya malas mendekati kebun bawang karena bau menyengat yang tercium dari jarak jauh.

5. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera alias Lidah Buaya Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Tanaman yang ditakuti ular terakhir adalah tanaman lidah buaya. Lidah buaya memiliki beberapa sifat yang dapat membuat ular merasa tidak nyaman atau bahkan menghindarinya.

Salah satunya, lidah buaya memiliki getah yang kaya akan senyawa kimia, termasuk senyawa aloin.

Senyawa-senyawa ini memiliki rasa pahit dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Ular mungkin merasa terganggu atau tidak nyaman jika terkena getah lidah buaya.

Demikian 5 tanaman untuk mengusir ular. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Tanaman Hias yang Irit Air, Seminggu Nggak Disiram Masih Segar


Jakarta

Merawat tanaman sebenarnya mudah asalkan pintar memilih tanaman yang sesuai. Kebanyakan orang enggan menanam banyak tanaman di rumah karena repot untuk menyiramnya. Padahal jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram banyak jenisnya.

Tanaman-tanaman ini memiliki mekanisme penyimpanan air dalam waktu lama karena minim penguapan. Biasanya tanaman-tanaman ini memang tumbuh di kawasan tropis atau iklim yang ekstrem.

Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Melansir dari Better Homes and Garden, Kamis (1/8/2024), berikut di antaranya.


1. Lidah Buaya

tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

Tidak perlu diragukan lagi, tanaman lidah buaya memiliki segudang kegunaan. Mulai dari dekorasi yang pas di rumah, bermanfaat untuk kesehatan serta kecantikan. Kelebihan lainnya adalah lidah buaya ini adalah tanaman yang irit air. Kamu tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Kamu bisa menyiram tanaman ini jika dirasa tanah di sekitarnya terlihat kering. Selain itu, kamu harus meletakkan lidah buaya di lokasi yang sejuk, tidak terpapar sinar matahari.

2. Sirih Gading

Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

Tanaman rambat satu ini memiliki warna hijau muda yang indah. Tanaman satu ini mudah ditemukan di Indonesia, tetapi jangan sampai kamu memakan tanaman ini karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

Tanaman yang juga disebut dengan Pothos ini adalah tanaman yang irit air, bahkan dia bisa hidup tanpa bantuan tanah dan sinar matahari langsung. Asalkan dalam ruangan tersebut memiliki cahaya dan air, sirih gading dapat tumbuh.

3. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

4. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

5. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

6. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Kaktus adalah tanaman paling terkenal memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

7. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Cacing Muncul di Kamar Mandi? Begini Cara Cegah dan Basminya


Jakarta

Terkadang cacing bisa muncul di kamar mandi melalui saluran air. Hewan melata satu ini memang menyukai tempat lembap, sehingga wajar saja kalau ditemukan di kamar mandi atau saluran air.

Kalau dibiarkan, cacing dapat berkembang biak dan semakin banyak. Oleh karena itu, kamu harus segera membasmi cacing di kamar mandi.

Lantas, bagaimana cacing bisa masuk kamar mandi? Gimana cara membasmi cacing?


Nah, bagi kamu yang geli dengan cacing tidak perlu khawatir! Berikut ini penjelasan mulai dari alasan hingga cara mencegah cacing muncul di kamar mandi, dikutip dari Germany Brilliant, Senin (5/8/2024).

Alasan Cacing Masuk ke Kamar Mandi

Sebelum membasmi cacing, kamu harus tahu penyebab cacing bisa masuk ke kamar mandi. Cacing yang biasa muncul di kamar mandi biasanya terbawa karena aliran air yang berada di bawah rumah.

Cacing akan muncul pada rumah yang menggunakan aliran air tanah atau sumur bor yang belum diolah. Penyebab lainnya adalah sistem drainase rumah yang buruk juga bisa menyebabkan cacing masuk ke kamar mandi yang lembab.

Apalagi jika sela-sela lantai keramik memiliki celah. Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat setiap jalur aliran masuk dan keluar air untuk meminimalisir kemunculan cacing ke dalam rumah.

Cara Membasmi Cacing di Kamar Mandi

Kalau menemukan cacing di kamar mandi, kamu bisa dengan mudah membuangnya ke lubang pembuangan dengan menyiram menggunakan air. Sebab mereka bisa muncul kembali ke kamar mandi lewat celah-celah yang ada.

Maka dari itu, disarankan untuk menggunakan cairan khusus yang dapat mematikan cacing. Dengan membersihkan kamar mandi dengan karbol atau detergen secara rutin terbukti ampuh membantu membasmi pertumbuhan cacing di kamar mandi.

Jika menggunakan cairan pembersih kimia, cukup tuangkan ke sela-sela lantai keramik yang terbuka. Kamu juga bisa langsung menuangkan cairan tersebut ke atas tubuh cacing saat menemukannya.

Jika Kamu tidak suka dengan pembersih berbahan kimia, terdapat juga solusi alternatif dengan menggunakan bahan alami.

Untuk menghilangkan cacing di kamar mandi dengan bahan alami, gunakan cara berikut ini:

  1. Siapkan racikan larutan garam dengan perbandingan 500 gram garam dengan 5 liter air sabun
  2. Kocok hingga tercampur merata
  3. Setelah semuanya tercampur dengan rata, siramkan air tersebut pada dinding dan juga lantai kamar mandi.
  4. Setelah itu, sikat kamar mandi dengan merata lalu siram kembali dengan air bersih.

Cacing pun dijamin tidak akan kembali masuk lagi ke rumah jika cara ini dilakukan secara berkala. Campuran ini juga efektif untuk memancing cacing keluar dari persembunyian dan juga langsung mati jika masih berada dalam saluran.

Cara Mencegah Cacing Kembali

Setelah membasmi cacing di kamar mandi dan saluran air, lakukan langkah pencegahan agar cacing tidak muncul lagi di kamar mandi. Caranya cukup dengan menambal ulang pada sela-sela lantai keramik yang berlubang.

Perawatan dan perbaikan dinding serta lantai kamar mandi yang retak dan bolong juga merupakan sebuah tindakan pencegahan yang sangat penting agar cacing tak datang kembali.

Apalagi, cacing bisa masuk dari celah-celah lubang kecil di dinding dan lantai kamar mandi. Kombinasi antara tindakan pencegahan dan perbaikan ini dijamin dapat menjadi cara membasmi cacing yang efektif dan efisien.

Semoga tips membasmi cacing di kamar mandi dan saluran air bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ini Dia Alasan Kaki Seribu Masuk Rumah dan Cara Membasminya Secara Alami


Jakarta

Keberadaan kaki seribu di dalam rumah terkadang cukup meresahkan. Selain merupakan hama, hewan ini juga cukup ditakuti beberapa orang.

Bagi kamu yang tidak suka kaki seribu, perlu tahu alasan hewan ini masuk rumah. Lalu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.

Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

1. Rumah Lembap

Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

2. Ada Tanaman Membusuk

Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

3. Ada Celah di Rumah

Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

Cara Basmi Kaki Seribu

Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Amankan Rumah Biar Nggak Gampang Dibobol Maling


Jakarta

Sebuah rumah di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi (Sulsel) dibobol maling belum lama ini. Pelaku masuk rumah dengan cara mencungkil pintu.

“Sepulang dari rumah sakit (korban) melihat pintu depan rumah sudah terbuka dengan bekas cungkilan pada pintu,” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

Pelaku mengacak-ngacak isi kamar tidur dan mencuri sejumlah uang dan perhiasan emas. Taksiran kerugian yang dialami pemilik rumah sebesar Rp 23,5 juta.


“10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” katanya.

Maling memang biasanya mengincar rumah-rumah yang sedang ditinggalkan pemiliknya. Untuk menghindari hal itu, kamu perlu meningkatkan keamanan di rumah.

Melansir dari CNET, Senin (19/8/2024), berikut ini cara mencegah maling masuk ke rumah.

Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

1. Amankan Pintu dan Jendela

Mengunci pintu dan jendela adalah hal yang sangat vital dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah. Ini juga bentuk pencegahan yang termudah untuk menghindari pencurian.

Maling tentu mencari target yang mudah. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

2. Pakai Kunci Tambahan

Nah, mengunci pintu dan jendela terkadang tidak menjamin sepenuhnya keamanan dari maling. Tak jarang maling juga punya banyak cara untuk masuk ke rumah. Solusinya, pakai kunci pengaman tambahan.

Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus. Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

3. Tambahkan Sistem Keamanan

Bila hal itu dirasa tak cukup menenangkan, upaya lain yaitu menambahkan sistem keamanan rumah juga bisa dilakukan. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

4. Sembunyikan Barang Berharga

Maling yang masuk ke rumah pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

5. Tambahkan Lampu Luar

Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Karena gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Atau, kamu juga bisa memasng lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

6. Kunci Garasi

Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi. Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu.

Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

7. Jangan sembunyikan kunci di tempat yang umum

Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi.

Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

9. Beli Brankas

Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

10. Lapor Petugas Keamanan

Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta pada mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Rawat Rumah Kosong yang Belum Dihuni Biar Nggak Terlantar


Jakarta

Punya rumah kosong tapi belum mau dihuni? Jangan dibiarkan aja ya, pastikan kamu merawat rumah agar tidak terlantar.

Merawat rumah kosong memang cukup menantang. Sebab, ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar kondisi rumah terjaga. Apalagi kalau rumah itu suatu ketika mau dijual atau dihuni, kamu nggak mau rumah rusak dan usang kan?

Lantas, gimana cara merawat rumah kosong yang belum dihuni? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari situs KS Realty Agents, Senin (19/8/2024).


Cara Rawat Rumah Kosong yang Belum Dihuni

1. Inspeksi Kerusakan

Lakukan inspeksi rumah secara berkala untuk menemukan kerusakan, terutama yang disebabkan oleh cuaca atau vandalisme. Jika ada kerusakan, segera perbaiki untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Setelah perbaikan, lakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak rusak kembali. Berikut ini beberapa kerusakan yang perlu kamu perhatikan.

  • Kerusakan akibat air
  • Pertumbuhan jamur dan lumut
  • Serangan hama
  • Vandalisme atau grafiti

2. Ganti Semua Kunci Pintu Masuk

Penting untuk mengganti kunci di rumah kosong untuk mencegah penyusup memasuki rumah. Mengganti kunci juga untuk memastikan hanya orang yang berwenang yang memiliki akses ke rumah.

Jika kamu mencoba menjual atau menyewakan properti, mengganti kunci sangatlah penting.

3. Bersihkan Seluruh Rumah

Bersihkan rumah dari atas ke bawah, termasuk jendela dan pintu, lantai, dinding, dan langit-langit. Rumah yang bersih adalah rumah yang terawat dengan baik.

Penting untuk membersihkan properti secara teratur walau masih kosong. Ini akan mencegah penumpukan kotoran dan debu, dan juga akan membuat rumah lebih rapi saat akan dijual atau disewakan.

Beberapa hal yang harus bersihkan secara teratur adalah:

  • Jendela
  • Lantai
  • Dinding
  • Plafon
  • Pintu dan kusen pintu
  • Perlengkapan lampu
  • Peralatan rumah tangga
  • Perabotan

4. Tambal Lubang

Lubang di dinding atau langit-langit dapat disebabkan oleh kerusakan air, hama, atau hal lainnya. Lubang harus segera ditambal agar tidak membahayakan keselamatan penghuni rumah nantinya.

5. Pasang Sistem Keamanan

Sistem keamanan sangat penting untuk mencegah pencuri, penyusup, dan membantu melindungi properti dari kerusakan. Jika rumah dibiarkan kosong, sebaiknya pasang sensor gerak seperti lampu detektor gerakan.

6. Potong Rumput dan Rapikan Pekarangan

Jangan lupa menjaga rumput di pekarang agar rumah tampak lebih rapi. Hal ini juga membantu mencegah penyusup masuk rumah.

7. Sering Kunjungi Rumah

Sebaiknya kamu memeriksa properti setidaknya seminggu sekali. Ini akan membantu kamu mengidentifikasi potensi masalah dengan cepat, sehingga bisa segera melakukan perbaikan sebelum tambah parah.

Itulah beberapa tips merawat rumah yang belum dihuni. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Bersihkan Kamar Mandi buat Cegah Saluran Air Mampet


Jakarta

Saluran air mampet di kamar mandi memang menjengkelkan. Mulai dari air yang menggenang hingga timbul bau tidak sedap akan sangat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Sebelum kejadian, kamu bisa mencegahnya dengan rajin membersihkan saluran air kamar mandi. Tenang saja, nggak sulit kok. Berikut ini cara membersihkan kamar mandi agar terhindar dari saluran air mampet.

Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

Melansir Real Simple, Kamis (29/8/2024), membersihkan saluran air kamar mandi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun.


Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

Berikut ini cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap.

1. Ketahui Penyebabnya

Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur?

Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

2. Bersihkan dengan Penyedot Toilet

Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung.

Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

3. Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi.

Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

4. Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat.

Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

  • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
  • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
  • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

Demikian cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Sering Taruh Gelas Terbalik di Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Menaruh gelas secara terbalik sering dilakukan setelah mencucinya. Terkadang, gelas yang sudah kering juga disimpan dengan cara terbalik juga.

Menyimpan gelas secara terbalik masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangannya itu mencakup segala hal, mulai dari kebersihan, kemudahan, hingga keindahannya.

Dilansir dari The Spruce, Sabtu (7/9/2024), berikut ini kelebihan dan kekurangan menaruh gelas secara terbalik di rumah.


Kelebihan Menaruh Gelas Terbalik

Mencegah Penumpukan Debu

Menaruh gelas secara terbalik bisa mencegah terjadinya penumpukan debu. Menurut ahli kebersihan dan supervisor Fantastic Services, Petya Holevich, menaruh gelas secara terbalik merupakan yang paling praktis dan terbaik untuk dilakukan.

“Saya secara khusus merekomendasikan penataan gelas terbalik untuk barang-barang seperti gelas minum sehari-hari dan gelas khusus. Jika tidak, kamu harus membersihkan debu setiap kali ingin minum segelas air, misalnya,” katanya, dikutip dari The Spruce.

Sebagai catatan, jika lemari dapur dapat ditutup, maka menyimpan gelas berdiri tidak masalah. Namun, jika menyimpannya di rak terbuka sebaiknya menaruhnya secara terbalik.

Lebih Enak Dipandang

Selain mencegah penumpukan debu, menaruh gelas terbalik juga dinilai lebih enak dipandang. Apalagi, jika pintu lemari dapur terbuat dari kaca.

Mencegah Gelas Terjatuh

Pemilik perusahaan pembersih Tidy Casa, Ryan Knoll mengatakan tak hanya mencegah penumpukan debu, menaruh gelas secara terbalik juga bisa mencegahnya mudah terjatuh. Terlebih lagi jika bagian atasnya berat.

Kekurangan Menaruh Gelas Secara Terbalik

Menimbulkan Bau Apak

Founder MaidForYou, Delah Gomasi menilai menaruh gelas secara terbalik memiliki kekurangannya tersendiri, yaitu menyebabkan bau apak. Sebelum gelas ditaruh secara terbalik, pastikan sudah kering terlebih dahulu.

Sebab, jika menaruhnya saat masih basah maka bisa menyebabkan terperangkapnya kelembapan yang dapat menyebabkan bau apek atau jamur. Hal itu bisa terjadi terlebih jika kamu tinggal di iklim yang lembap.

Pinggiran Gelas Rusak

Menaruh gelas secara terbalik juga bisa membuat pinggirannya rusak. Maka dari itu, kamu harus menyimpannya dengan hati-hati apalagi jika gelas itu barang antik.

Terkait penyimpanan peralatan gelas yang lebih mahal atau rapuh secara keseluruhan, ada tindakan pencegahan lain yang dapat dilakukan.

“Pertimbangkan untuk membeli pelapis rak untuk perlindungan tambahan pada bahan yang rapuh,” kata Holevich.

Pada akhirnya, cara kamu menyimpan gelas merupakan preferensi pribadi. Jadi, sesuaikan saja dengan keadaan dan kebutuhan kamu.

Itulah kelebihan dan kekurangan menyimpan gelas secara terbalik di rumah.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Dinding Rumah Kamu Retak? Begini Cara Atasinya



Jakarta

Tembok retak di rumah memang sangat mengganggu dan bisa menurunkan nilai estetika pada rumah. Tembok yang retak juga dapat meningkatkan risiko kerusakan struktur bangunan secara keseluruhan. Sebaiknya tembok yang retak jangan diabaikan dan harus segera di perbaiki agar tidak sampai merembet pada kerusakan struktur bangunan.

Sebelum melakukan perbaikan, penting untuk memahami penyebab retak. Beberapa penyebab umumnya adalah pergeseran tanah, akibat fondasi yang tidak stabil ataupun perubahan kondisi tanah.

Kamu juga dapat melihat kondisi kelembapan tanah yang berlebih, apakah ada kebocoran air yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding, kesalahan dalam konstruksi juga dapat merusak fondasi pada dinding.


Jika ada retakan kecil pada dinding gunakan dempul untuk menutup ratakan, lalu amplas sampai halus setelah kering, dan cat ulang dari awal, namun ketika retakan pada dinding itu besar atau struktural, kamu dapat memeriksa penyebab terjadinya retakan besar tersebut apakah ada masalah pada pondasi atau kelembapan yang berlebih.

Melansir buildbetterhouse.com, Selasa (11/9/2024), mempelajari cara memperbaiki bagian yang rusak ini tidak hanya dapat meningkatkan tampilan ruang tempat tinggal anda, tetapi juga membantu kamu mengatasi potensi masalah yang mendasarinya.

Jika kamu sudah menerapkan semua langkah-langkah tersebut tetapi dinding tak kunjung benar maka kamu bisa sewa tenaga profesional. Namun kamu juga bisa melakukan pencegahan keretakan pada dinding dengan melakukan perawatan secara berkala.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com