Tag Archives: pengalaman

3 Tips Investasi di Australia dari Raja Properti Sydney Berdarah RI


Jakarta

Melakukan investasi dan bisnis bisa menjadi ladang cuan, apalagi kalau dilakukan di luar negeri. Namun, untuk bisa meraup keuntungan dengan berbisnis di luar negeri tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Pebisnis properti sekaligus bos One Global Capital, Iwan Sunito, membagikan tips untuk investasi dan bisnis di Australia. Ia sudah berkecimpung di bisnis properti Australia selama hampir 30 tahun.

Setelah empat dekade bermukim di Sydney, Iwan mengakui bahwa Australia memberikan peluang besar bagi mereka yang berani mengambilnya.


Setelah mempertimbangkan berbagai pilihan investasi di Asia Pasifik seperti Vietnam hingga Malaysia, dia meyakini Australia adalah pilihan terbaik dari segi stabilitas, keamanan, aksesibilitas, serta potensi ekonomi jangka panjang.

Nah, berikut ini beberapa tips untuk calon investor dan pebisnis di Australia dari Iwan Sunito dalam keterangan yang diterima oleh detikcom.

1. Temukan Bisnis yang Ingin Dikembangkan

Calon investor bisa memilih berinvestasi pada bidang yang membuatnya antusias dan ingin memperdalam pengetahuan. Seperti mahasiswa yang bekerja untuk meningkatkan keterampilan hingga akhirnya mampu membuka bisnis sendiri. Mulailah dari bisnis kecil dan bertumbuhlah perlahan.

2. Cari dan Investasikan pada Bisnis yang Memiliki Skala dan Keahlian

Ikuti tren investasi yang terbukti berhasil, seperti investor Jepang yang fokus mencari bisnis yang sudah memiliki skala, keahlian khusus, serta catatan keberhasilan yang terbukti. Jangan coba sendirian karena kompetitor lokal pasti jauh lebih unggul dalam pemahaman pasar lokal yang diperoleh selama puluhan tahun.

3. Temukan Mitra Bisnis yang Bisa Dipercaya

Kepercayaan yang kuat hanya bisa dibangun melalui rekam jejak mitra yang transparan selama 10 atau bahkan 20 tahun. Iwan mengaku pernah terburu-buru memasuki joint venture tanpa pengecekan latar belakang yang memadai. Walaupun akhirnya tidak mengalami kerugian finansial, pengalaman tersebut sangat menegangkan karena mitra lokal yang ternyata suka menggunakan jalur hukum untuk mengunci dan menekan mitra bisnisnya.

Itulah beberapa tips untuk calon investor dan pebisnis yang ingin melebarkan sayapnya di Australia.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Pulau Unik di NTT yang Dapat Ditempuh dengan Jalan Kaki saat Laut Surut



Jakarta

Di bagian utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat satu pulau unik yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki saat laut surut.

Adalah pulau Nusa Kutu yang terletak di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Tempat itu sekitar 100 meter dari daratan Flores. Pulau itu memiliki struktur karang kokoh yang memiliki sabana di atasnya.

Pulau ini dulunya bagian dari Pulau Flores. Namun akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Sikka pada 1992, Nusa Kutu terpisah dan menjadi pulau mandiri.


Untuk mengunjungi pulau ini, pengunjung dapat berkendara dari Kota Maumere ke arah barat melalui jalur Pantura menuju Desa Kolisia. Perjalanan memakan waktu sekitar 20-25 menit.

Setibanya di Kolisia, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan pasir putih yang halus. Tersedia pondok kecil di sekitar lokasi parkir yang bisa disewa, menciptakan suasana santai sebelum perjalanan ke pulau dimulai.

Setelah tiba di lokasi, biaya parkir yang dikenakan cukup terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. Selain area parkir, pengunjung dapat menyewa balai-balai kecil dengan harga Rp 20.000, tempat yang nyaman untuk bersantai menikmati pemandangan.

Untuk mencapai Nusa Kutu, pengunjung dapat menggunakan perahu milik nelayan setempat dengan waktu tempuh sekitar 5-7 menit saat laut pasang.

Uniknya, jika air laut sedang surut, pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri pesisir menuju pulau sambil ditemani deburan ombak. Jalur ini memberikan pengalaman unik, seolah menyusuri jalur alami yang menghubungkan daratan dengan pulau kecil ini.

Untuk mencapai puncak Nusa Kutu, pengunjung perlu berjalan sekitar 50 meter melewati lereng bukit. Dari sana, pemandangan luas ke arah laut dan pulau di sekitarnya menjadi panorama yang tak terlupakan.

Salah satu momen terbaik untuk mengunjungi Nusa Kutu adalah saat senja. Keindahan matahari terbenam di pulau ini menciptakan pemandangan memukau, menjadikannya surga bagi para pecinta sunset.

Bagi Anda yang mencari destinasi unik di Kabupaten Sikka, Nusa Kutu menawarkan pengalaman wisata alam yang asri dan menenangkan, lengkap dengan pemandangan indah dan suasana eksotis. Nikmati keindahan dan ketenangan Nusa Kutu di akhir pekan Anda!

__________________

Artikel ini telah tayang di detikBali

(wkn/wkn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Daya Tarik, Jam Buka, Alamat, dan Harga Tiket Masuk 2024


Puncak Becici adalah objek wisata di Yogyakarta yang menawarkan keindahan pemandangan alam dari ketinggian.

Tempat yang terletak di kawasan Bantul ini sangat ideal untuk healing, dengan bersantai dan menikmati keindahan alam.

Dari Puncak Becici kita bisa saksikan hamparan perbukitan hijau yang indah dan pemandangan Gunung Berapi yang menakjubkan. Di sana, banyak pilihan spot foto bagus yang Instagramable.


Daya Tarik dan Fasilitas di Puncak Becici

Ikon dari Puncak Becici yaitu hamparan hutan pinus dan lanskap yang hijau, dengan panorama memukau dan asri.

Puncak BeciciFlying fox di Puncak Becici. (Tasya Khairally/detikcom)

Salah satu aktivitas seru yang bisa dilakukan di Puncak Becici adalah naik flying fox. Untuk bisa bermain flying fox, pengunjung perlu membayar sekitar Rp 20.000.

Dikutip dari laman Dinas Pariwisata DIY, Puncak Becici juga memiliki berbagai fasilitas menarik seperti:

  • Taman bunga
  • Dome
  • Gardu pandang
  • Area camping
  • Live music
  • Flying fox
  • Coffee shop
  • Area spot untuk duduk
  • Toilet
  • Warung
Kondisi Puncak Becici bulan Ramadhan 2019 yang cukup sepiPuncak Becici tahun 2017. (Pradito Rida Pertana/detikcom)

Salah satu fakta yang menarik dari tempat ini yaitu, kawasan Puncak Becici dulunya pernah dijadikan tempat bertapa oleh Sujonodipuro, anak pendiri Desa Munthuk.

Pertapaan tersebut dilakukannya untuk menyucikan diri baik secara lahir maupun batin. Dalam Bahasa Jawa, penyucian diri tersebut disebut Mbeci’i atau Bedik yang artinya memperbaiki diri (kebaikan).

Tiket Masuk Puncak Becici 2024

Harga tiket masuk Puncak Becici adalah Rp 5.000 per orang.

Selain itu, pengunjung juga biasanya akan dikenakan biaya parkir kendaraan. Adapun biaya parkir di Puncak Becici berkisar:

  • Parkir motor Rp 2.500
  • Parkir mobil: Rp 5.000
  • Parkir bus: Rp 20.000

Jam Buka Puncak Becici

Puncak Becici buka setiap hari Senin – Minggu, mulai dari jam 08:00 – 22:00 WIB.

Alamat Puncak Becici

Puncak Becici berlokasi di Gunung Cilik Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Terpikat Pemandangan Gedung Pencakar Langit Jakarta di Tanjakan 13



Jakarta

Banyak cara menikmati kota Jakarta yang sibuk. Salah satunya dengan melihat indahnya pemandangan gedung pencakar langit di Tanjakan 13, Mall Kuningan City.

Tanjakan 13 menyuguhkan panorama gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Tempat ini jadi spot menarik muda-mudi untuk menghabiskan waktu dengan menikmati Kota Jakarta dari ketinggian.

Beberapa waktu lalu, Tanjakan 13 Mall Kuningan City memang ramai berseliweran di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Di sini tak perlu khawatir jika butuh camilan untuk menghabiskan waktu, karena di Tanjakan 13 ini tersedia beberapa kafe yang menyuguhkan aneka hidangan makan dan minuman bagi pengunjung yang datang.

Waktu yang tepat untuk berada di rooftop mal ini adalah sore menjelang malam, karena pemandangan gedung-gedung tinggi akan lebih indah saat lampu-lampunya mulai menyala.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tim detikTravel datang ke Tanjakan 13 sekitar pukul 17.00. Kami menikmati langsung pemandangan gedung-gedung bertingkat itu seperti dalam unggahan di media sosial.

Banyak pengunjung datang karena penasaran dan memang biasa menjadi tujuan nongkrong di wilayah sini. Nur Afifah sudah kesekian kalinya bersantai di Tanjakan 13.

Bersama teman-temannya, ia kerap habiskan waktu sore hari di tempat ini. Memang menurutnya jam-jam tersebut merupakan waktu yang tepat berkunjung ke Tanjakan 13.

Tentunya karena area rooftop ini adalah outdoor sore hari jadi waktu yang pas agar tidak merasakan panas Jakarta yang begitu menyengat kala siang.

“Sore hari sih enak buat di sini tuh, terus kan cuacanya mulai agak adem jadi makin nambah nyaman nongkrongnya. Di sini tempat nongkrongnya juga asik banyak makanan dan minuman,” katanya kepada detikTravel.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Betul saja, semakin matahari terbenam area ini semakin ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang bersiap dengan kamera handphonenya untuk mengabadikan gambar dan memang pemandangan gedung-gedung kala malam merupakan pemandangan yang berbeda.

Salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke sini adalah Tika, perantau asal Bandung ini awalnya melihat di media sosial tentang Tanjakan 13 di Mall Kuningan City. Ia tak menyangka bahwa melihat pemandangan yang seperti ini.

“Ini jadi pengalaman baru juga buat aku, selama ini baru lihat langsung pemandangan seperti ini. Ternyata Jakarta keren banget kalau malam gedung-gedungnya,” papar Tika.

Kawasan Tanjakan 13 ini bisa dinikmati setiap harinya hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akses untuk berada di Tanjakan 13 ini pengunjung tinggal menggunakan lift untuk naik ke P7, setelah itu tinggal keluar untuK ke area terbuka.

“Kita pemberitahuan untuk clear area jam 22.00, untuk bener-bener clear areanya paling lambat jam 22.30,” ucap petugas keamanan di sana, Eriyanto.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Aktivitas Menarik di Sumbawa yang Mesti Dicoba Sekali Seumur Hidup



Bima

Sumbawa, sebuah pulau di Nusa Tenggara Barat, Indonesia, menawarkan berbagai aktivitas menarik yang cocok untuk para traveler. Ini 5 di antaranya:

Dimulai dari menikmati keindahan laut, olahraga air hingga eksplorasi budaya. Berikut adalah 5 aktivitas menarik yang bisa kamu coba saat liburan ke Sumbawa:

1. Snorkeling di Tanjung Menangis

Keindahan laut Sumbawa memang tidak perlu diragukan lagi. Terdapat beberapa lokasi diving dan snorkeling. Salah satunya di lokasi diving dan snorkling Sandro Pole, Tanjung Menangis, kawasan wisata Samota.


Di sini, kamu bisa menikmati keindahan terumbu karang dengan beraneka jenis ikan. Pastinya keindahannya tidak akan kalah dengan spot lain di Indonesia.

2. Snorkeling dan Menyelam di Pulau Moyo

Pulau Moyo adalah tempat yang sempurna untuk snorkeling dan menyelam. Airnya yang jernih dan terumbu karangnya yang kaya dengan kehidupan laut membuatnya menjadi destinasi favorit bagi penyelam.

Pulau seluas 350 kilometer persegi itu dikelilingi pantai berpasir putih dan perairan yang tenang. Pada beberapa bagian, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink.

Kamu bisa menemukan berbagai spesies ikan tropis, penyu, dan bahkan hiu karang. Selain itu, ada banyak spot menyelam yang menakjubkan seperti Angel Reef dan Panjang Reef.

3. Menjelajahi Air Terjun Mata Jitu

Terletak di Pulau Moyo, Air Terjun Mata Jitu adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Air terjun ini terkenal dengan kolam-kolam alaminya yang jernih dan dikelilingi oleh hutan tropis yang lebat.

Kamu bisa berenang di kolam-kolam ini atau sekadar menikmati keindahan alam sambil bersantai. Keindahan Air Terjun Mata Jitu terkenal hingga ke manca negara.

Bahkan, mendiang Putri Diana pernah berkunjung ke air terjun ini. Masyarakat sekitar pun menjuluki air terjun ini dengan sebutan ‘Queen Waterfall’.

4. Menelusuri Sumbawa Cultural Heritage

Sumbawa tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga kekayaan budaya yang kaya. Selama di Sumbawa, pastikan untuk mengunjungi Istana Dalam Loka, sebuah istana kayu tradisional yang dibangun pada abad ke-19 dan kini berfungsi sebagai museum.

Kamu bisa menyaksikan berbagai upacara adat dan festival tradisional, seperti Festival Tua Pejat, Main Jaran, Sarkofagus Ai Renung, dan Balapan Kebo.

Mengunjungi pasar-pasar tradisional di Sumbawa Besar juga memberikan pengalaman otentik untuk melihat pembuatan tenun Sumbawa dan merasakan kehidupan penduduk setempat.

5. Berenang bersama Whale Shark

Snorkeling bareng ikan-ikan itu sudah mainstream. Kamu mungkin membutuhkan sebuah pengalaman wisata bahari yang lebih baru, lebih unik dan lebih langka.

Berenang bersama ikan Hiu Paus di perairan Teluk Saleh ini bisa jadi sesuatu yang menarik untuk Kamu lakukan. Kamu berani tidak?

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Tips Sebelum Berkunjung ke Bali Zoo, Destinasi Favorit Keluarga di Bali



Jakarta

Bali Zoo adalah salah satu taman satwa paling populer di Bali yang menawarkan pengalaman wisata edukatif sekaligus menyenangkan. Terletak di Gianyar, Bali, Bali Zoo menjadi destinasi favorit keluarga yang ingin mengenal lebih dekat berbagai macam satwa dari seluruh dunia.

Tidak hanya melihat beragam hewan, pengunjung juga bisa merasakan pengalaman seru seperti Elephant Expedition, di mana kamu bisa berinteraksi langsung dengan gajah sambil menjelajahi Bali Zoo.

Agar kunjunganmu ke Bali Zoo semakin seru dan nyaman, berikut 5 tips yang bisa kamu ikuti!

1. Pakai Pakaian yang Nyaman

Saat berkunjung ke taman satwa Bali, kamu akan banyak berjalan-jalan di area terbuka. Kenakan pakaian yang ringan dan nyaman, seperti kaos dan celana pendek, serta sepatu yang cocok untuk berjalan jauh. Jangan lupa bawa topi dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari terik matahari!


2. Bawa Sunblock dan Air Minum

Cuaca di Bali bisa cukup panas, jadi pastikan kamu membawa sunblock untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Selain itu, bawa juga air minum sendiri agar tetap terhidrasi sepanjang perjalanan mengelilingi Bali Zoo.

3. Datang Lebih Awal

Agar kamu bisa menikmati semua atraksi dan aktivitas yang ada, usahakan datang lebih awal. Bali Zoo memiliki berbagai pertunjukan satwa yang diadakan pada waktu tertentu. Dengan datang pagi, kamu punya kesempatan lebih banyak untuk mengikuti setiap acara tanpa terburu-buru.

4. Coba Elephant Expedition

Selain melihat satwa dari jarak dekat, jangan lewatkan Elephant Expedition, salah satu atraksi andalan di Bali Zoo. Kamu bisa menaiki gajah dan menjelajahi area khusus sambil berinteraksi langsung dengan hewan besar ini. Pastikan untuk mencoba pengalaman unik ini bersama keluarga!

5. Beli Tiket Secara Online

Untuk menghindari antrean panjang, disarankan untuk membeli tiket masuk Bali Zoo secara online. Dengan begitu, kamu bisa lebih santai dan langsung menikmati keseruan di dalam taman. Kamu bisa membeli tiket dengan mudah di detikevent.

Dengan mempersiapkan semua kebutuhan sebelum berkunjung ke Bali Zoo, pengalaman liburanmu bersama keluarga pasti akan semakin menyenangkan dan tak terlupakan.

Ikuti tips-tips di atas agar perjalananmu lebih nyaman dan penuh keseruan. Jangan lupa, beli tiket secara online di detikevent untuk menghemat waktu dan menikmati Bali Zoo tanpa antre! Beli tiketnya sekarang juga di sini!

(ddn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya Kebun Teh Malabar Dilihat dari Bianglala Raksasa



Kabupaten Bandung

Kesejukan dan keindahan kebun teh Malabar makin menarik ketika wisatawan melihatnya dari atas bianglala raksasa yang baru buka di sana.

Destinasi bianglala yang saat ini ramai dikunjungi tersebut adalah Nimo Eye. Wisata tersebut merupakan sebuah wahana bianglala raksasa dengan sajian pemandangan hamparan kebun teh Malabar yang indah.

Wahana tersebut terletak di kawasan Nimo Highland, Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dengan ketinggian 1400 meter di atas permukaan laut (MDPL).


Bagi yang memiliki rasa takut ketinggian, menaiki wahana tersebut bisa menjadi tantangan dan memacu adrenalin. Namun masyarakat tidak lerlu khawatir, pasalnya wahana tersebut telah dipastikan memenuhi standar keamanan yang baik

“Deg-degan banget, jantung hampir mau copot. Tapi seru, soalnya ini pengalaman pertama naik bianglala,” ujar salah satu pengunjung asal Cianjur, Ula (19), Minggu (13/10/2024).

Ula mengaku naik wahana tersebut bersama ketiga teman-temannya. Saat berada di dalam kabin wahana Ula tak lupa langsung banyak mengabadikan melalui layar ponselnya.

“Katanya kan ini terbesar di Asia ya. Terus tadi bikin konten juga di sini, pastinya videoin waktu naik bianglala,” katanya.

Ula mengatakan telah lama merencanakan liburan di wahana tersebut. Ia langsung berangkat dari Cianjur bersama beberapa temannya.

“Sudah lama mau ke sini, soalnya penasaran liat di TikTok. Jadi janjian sama teman-teman ke sininya. Rekomendasi pokoknya main ke Nimo Eye,” jelasnya.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Salah satu Staff Nimo Eye, Opik Hermansyah mengklaim wahana tersebut merupakan yang tertinggi di Asia. Pasalnya wahana tersebut berdiri di dataran tinggi Gunung Nini Pangalengan.

“Wahana Nimo Eye ini kita ada wahana Bianglala dengan evarasi tertinggi se-Asia. Dengan ketinggian 1400 MDPL,” kata Opik.

Opik menjelaskan wahana tersebut menjadi wisata favorit bagi masyarakat. Sehingga bagi yang akan mengunjungi Nimo Highland pasti akan mencoba wahana tersebut.

“Kemanannya sudah safety sekali. Udah ada rekor muri juga dan ada fasilitas mobil kesehatan kalau ada apa-apa. Ada juga monitor HT juga di dalam kabinnya. Jadi kalau ada apa-apa bisa hubungi pakai itu,” tegasnya.

Menurutnya adanya Nimo Eye tersebut adalah demi membuat para wisatawan terus berdatangan ke Pangalengan.

“Alasan adanya Nimo Eye ini adalah supaya wisatawan itu tidak jenuh itu-itu aja. Jadi ada wahana baru lagi gitu. Soalnya setiap tahun kita suka ada beberapa wahana lagi,” ucapnya.

Dengan menaiki wahana bianglala tersebut masyarakat ditawarkan pemandangan yang indah. Apalagi jika naik wahana tersebut pada terbit atau terbenamnya matahari.

“Bisa melihat hamparan kebun teh yang indah. Dengan sunsetnya, sunrise nya juga,” bebernya.

Nimo Eye BandungNimo Eye Bandung Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Opik menyebutkan terdapat beberapa paket harga tiket masuk ke Nimo Eye. Di antaranya paket reguler, paket VIP dan paket Family.

“Reguler itu satu putaran dan dicampur orang lain. Durasinya satu kali putaran. Kalau VIP dua kali putaran, private kabin, dan free minuman. Reguler di weekday Rp 40 ribu, weekend Rp 50 ribu. Kalau VIP Rp 155 ribu weekday, Rp 185 untuk weekend,” tuturnya.

Objek wisata tersebut kerap menjadi daya tarik masyarakat. Pasalnya para masyarakat ingin merasakan melihat pemandangan hamparan kebun teh Malabar yang indah.

“Pengunjung per harinya weekend ada sekitar 300 orang. Weekend bisa bisa sampai 500 orang,” ucap Opik.

Wahana bianglala raksasa tersebut memiliki 48 kabin. Setiap satu kabin memiliki kapasitas sebanyak empat orang.

“Satu putaran sekitaran 10 menit. Satu kabin maksimal 4 orang. Dengan maksimal berat badan 400 kg,” pungkasnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Depok Rasa Jepang, Ada Stasiun Yamanote Line



Jakarta

Siapa sangka, Depok memiliki spot nongkrong bernuansa stasiun kereta Yamanote Line di Jepang. Lokasinya di Loopline Cafe Depok.

Pelayan di kafe itu menjelaskan bahwa pemiliknya, Hernando Santoso, terinspirasi untuk menciptakan konsep unik ini setelah liburan di Jepang. Dia tidak bisa melupakan pengalaman naik kereta jalur Yamanote Line yang dioperasikan oleh East Japan Railway Company.

Kafe itu menonjolkan warna hijau cerah pada bangunannya dan mengusung konsep gerbong kereta. Ornamen dan asesoris kafe itu seolah mengajak pengunjung merasakan suasana seperti berada di dalam gerbong kereta Jepang.


Loopline Cafe berada di Jalan Dewi Sartika No. 6 Pancoran Mas Depok, dekat dengan Stasiun Depok Lama. detikTravel berkunjung pada 15 Oktober lalu. Cuma butuh waktu lima menit berkendara dari Stasiun Depok Lama untuk sampai di kafe itu.

Bangunan kafe tersebut terdiri dari dua lantai dengan warna khas hijau nyentrik serupa kereta Yamanote Line di Jepang dengan jalur melingkar yang menjadi simbol perjalanan yang menyenangkan di negeri sakura.

Loopline Cafe, DepokLoopline Cafe, Depok (Amalia Novia Putri/detikcom)

Meskipun dari luar tidak terlalu terlihat seperti gerbong kereta, ketika traveler melangkah masuk, mata akan merasakan atmosfer seperti berada di dalam stasiun gerbong kereta di Jepang, di mana dinding gerbong dihiasi dengan gagang pegangan tangan, meja, serta petunjuk peta kereta Shibuya yang semakin menambah kesan otentik dan mendukung pengalaman pengunjung.

Area di lantai dua outdoor-nya menawarkan tempat santai bagi pengunjung untuk menikmati pemandangan KRL Bogor yang melintas dari rooftop, diiringi oleh hembusan angin sepoi-sepoi yang menyejukkan, sehingga menciptakan nuansa yang terasa sempurna dan menyenangkan bagi siapa pun yang datang untuk bersantai dan menikmati suasana yang mendukung.

Barista Eddo Loopline Coffee di depok mengatakan kafe tempatnya bekerja baru buka pada tanggal 18 Agustus 2024. Sejauh ini, kafe itu mampu menampung 20 orang di area bawah dan 15 orang di area lantai dua, dan biasanya ramai pada Sabtu dan Minggu, terutama pada sore hari.

Untuk menu unggulan menawarkan varian Butterscotch Latte seharga Rp 28.000. Rasanya manis dan nikmat, terbuat dari 100% espresso kopi Arabika yang berkualitas dan juga berbagai menu coklat panas.

Untuk teman nikmatnya, coba juga Gomadare Fries yang gurih dan lezat. Jangan lewatkan pula Vanilla Brulee yang manis dan lembut, mirip dengan vla vanila yang menggugah selera. Kombinasi ini pasti akan memuaskan lidah traveler.

Loopline Cafe, DepokLoopline Cafe, Depok (Amalia Novia Putri/detikcom)

Loopline Coffee buka dari pukul 07.00 sampai dengan 21.00 WIB, tak hanya buka di Depok, Loopline Cafe juga ada di PIK, Bekasi , Pluit. Menawarkan berbagai fasilitas yang membuat pengunjung betah, mulai dari lahan parkir yang luas untuk kenyamanan kendaraan, banyaknya tempat charger untuk memenuhi kebutuhan gadget, hingga ruangan ber-AC yang menciptakan suasana nyaman bagi para pekerja yang ingin bekerja di mana saja.

Selain itu, tempat ngopi ini juga menjual berbagai merchandise menarik seperti tas, baju, tumblr, dan stiker unik yang tidak tersedia di tempat lain, serta punch yang pasti akan menambah keseruan pengalaman berkunjung.

Jangan lupa abadikan momen berharga bersama keluarga, teman, dan pasangan selama berada di Loopline cafe, karena kapan lagi bisa menikmati suasana unik dan foto-foto di dalam gerbong yang terasa seperti gerbong kereta Yamanote di Depok.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Gunung Kuta dan Lokasinya, Cocok untuk Pendaki Pemula


Jakarta

Bogor menyimpan berbagai destinasi alam yang memikat, salah satunya adalah Gunung Kuta. Berada di kawasan yang asri, Gunung Kuta menawarkan keindahan alam yang begitu alami dan menenangkan.

Tempat ini menjadi tujuan yang menarik bagi para pecinta petualangan atau pendaki pemula. Sebelum datang ke sini, ketahui berbagai daya tarik, harga tiket masuk, dan fasilitasnya.

Daya Tarik Gunung Kuta

Gunung Kuta dibuka pada tahun 2019. Pendakiannya cocok untuk para pendaki pemula sebab jalurnya relatif mudah. Berikut beberapa daya tariknya.


1. Ketinggian 1.050 mdpl

Gunung Kuta mempunyai ketinggian mencapai 1.050 mdpl. Mengutip arsip detikTravel berdasarkan pengalaman ke Gunung Kuta pendakian ini mempunyai mempunyai 3 pos yang dilalui pendaki.

2. Dekat dengan Jakarta

Gunung Kuta bisa menjadi pilihan bagi traveler yang berdomisili di Jakarta. Perjalanan dari Jakarta ke Gunung yang berada di Kabupaten Bogor ini tidak terlalu lama. Para pendaki bisa menggunakan kendaraan motor atau mobil dalam menjangkaunya.

3. Pemandangan Malamnya Indah

Para pendaki bisa menggelar tenda di Bukit Wanapa yang bisa menampung hingga ratusan tenda. Pemandangan malamnya cukup indah dengan lanskap gemerlap Bogor.

4. Jalur Trek Relatif Mudah

Pendaki bisa trekking di jalur yang dilalui relatif mudah. Meski begitu, ada beberapa bagian yang cukup menantang. Selama trekking, pendaki akan ditemani panorama alam yang indah.

Harga Tiket Masuk Wisata Gunung Kuta

Untuk bisa mendaki di Gunung Kuta, harga tiket atau retribusinya cukup terjangkau. Mengutip salah satu laman agen travel, berikut harganya:

  • Harga tiket masuk: Rp 20.000
  • Parkir kendaraan: Rp 5.000 (Motor) dan Rp 10.000 (Mobil).

Gunung Kuta berlokasi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari Jakarta, kamu bisa menuju Cibubur, kemudian Cileungsi. Lanjutkan perjalanan menuju Jonggol dan Sukamakmur, dan terakhir ke Desa Cibadak.

Fasilitas Wisata Gunung Kuta

Terdapat beragam fasilitas yang cukup lengkap di Wisata Gunung Kuta. Berikut di antaranya:

  • Air bersih
  • Mushola dan tempat berwudhu
  • Kamar mandi
  • Warung yang menjual makanan dan minuman

Untuk traveler yang mau mendaki ke Gunung Kuta, musim panas menjadi waktu yang tepat. Sebab, kontur tanah yang kering dan tidak hujan akan meminimalisir terjadinya badai saat camping. Sebelum datang, jangan lupa update informasi terbaru terkait Gunung Kuta ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

3 Curug untuk Canyoning di Gunung Menir Bogor



Bogor

Gunung Menir di Kecamatan Pamijahan, Bogor menjadi surga bagi para pecinta olahraga ekstrem, khususnya canyoning. Tiga curug ikonis di kawasan ini, Curug Hordeng, Curug Tebing, dan Curug Saderi, menawarkan pengalaman seru dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

Muhammad Rian Fermana, seorang instruktur canyoning setempat, menjelaskan keunggulan masing-masing curug yang dapat memuaskan hasrat petualangan para wisatawan.

1. Curug Hordeng: Pilihan Aman untuk Pemula

Curug Hordeng, dengan ketinggian 8 meter, cocok bagi pemula yang ingin menjajal canyoning untuk pertama kalinya. Aliran airnya tidak terlalu deras, sehingga peserta dapat belajar teknik dasar canyoning tanpa terlalu khawatir.


“Curug ini ideal untuk pemula. Dengan ketinggian yang tidak terlalu ekstrem, peserta bisa beradaptasi dengan olahraga ini sambil menikmati keindahan alam,” ujar Rian saat diwawancarai detikTravel pada Minggu (22/12/2024).

2. Curug Tebing: Tantangan dengan Tebing Vertikal

Curug Tebing menjadi favorit para petualang berkat ketinggiannya. Ketinggian Curug mencapai 15-16 meter serta karakteristik tebing vertikal.

“Curug ini memiliki debit air yang stabil dan cocok untuk aktivitas canyoning sepanjang tahun,” ungkap Rian.

“Karakter vertikal dari Curug Tebing membuatnya lebih cocok untuk aktivitas canyoning. Stabilitas debit airnya juga menjadi alasan mengapa kami terus memasarkan destinasi ini,” tambah Rian.

3. Curug Saderi: Sensasi Ekstrem di Ketinggian 25 Meter

Bagi penggemar adrenalin sejati, Curug Saderi adalah pilihan utama. Dengan ketinggian hingga 25 meter dan debit air yang deras, curug ini memberikan tantangan ekstrem.

“Ini adalah curug tertinggi di kawasan Gunung Menir. Para peserta harus benar-benar siap fisik dan mental untuk menaklukkan curug ini,” ujar Rian.

Terdapat Curug baru yang akan dicanangkan oleh Riyan dan Timnya, Yaitu Curug Ciampea yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Selain ketiga curug utama di Gunung Menir, Rian juga memperkenalkan Curug Ciampea yang baru saja dibuka pada Desember 2024.

“Curug ini terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dengan ketinggian sekitar 22 meter,” kata Riyan.

Namun, Curug Ciampea memiliki tantangan tersendiri. Debit air curug yang tidak stabil menjadi tantangan bagi pengelola aktivitas ekstream ini.

“Curug ini agak horizontal, sehingga aliran airnya bisa sangat deras saat musim hujan. Tetapi jika musim kemarau, debit airnya justru kecil,” tambah Rian.

Pada Januari 2025, Rian dan timnya telah merencanakan 20 trip canyoning. Masing-masing 10 trip di Curug Tebing dan Curug Ciampea.

Riyan juga memberikan pesan kepada wisatawan bahwa jangan pernah takut mencoba canyoning atau aktivitas ekstream lainnya. Karena aktivitas ekstrem biasanya mampu menghilangkan stress.

“Jangan bosan untuk berlibur, jangan takut untuk menikmati alam. Dalam kondisi apa pun, alam selalu bisa membantu kita menyegarkan diri dan memperbaiki jiwa setelah rutinitas yang melelahkan,” kata Rian.

Canyoning di Gunung Menir bukan hanya tentang petualangan ekstrem, tetapi juga cara menikmati keindahan alam Bogor yang memukau. Dengan karakter unik masing-masing curug, kawasan ini layak menjadi destinasi liburan traveler berikutnya.

Siapkah Anda menjelajahi Curug Hordeng, Curug Tebing, atau Curug Saderi? Jangan lewatkan juga kesempatan mencoba Curug Ciampea yang baru saja dibuka di tahun 2025!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com