Tag Archives: pengantin baru

5 Furniture buat Lengkapi Kamar Tidur Pengantin Baru


Jakarta

Mendekorasi kamar tidur yang akan dihuni bersama pasangan bisa menjadi momen yang spesial bagi pengantin baru. Proses ini mungkin sedikit menantang karena harus menyatukan dua orang dengan gaya hidup dan selera yang berbeda.

Oleh karena itu, kamu perlu berdiskusi dengan pasangan tentang preferensi warna, kebutuhan tempat penyimpanan, hingga furnitur. Terlebih kamar tidur menjadi ruangan utama yang harus diperhatikan karena akan menampung dua orang.

Melansir dari laman Hatil pada Senin (15/4/2024), berikut ini beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru.


1. Tempat Tidur

Tempat tidur menjadi titik fokus pada setiap kamar tidur, maka desain dan ukurannya harus cocok dengan ukuran dan warna kamar. Apabila kamar terlalu kecil untuk diisi tempat tidur berukuran king atau queen, kamu bisa menggunakan ukuran semi double bed.

Lalu, akan lebih baik kalau tempat tidur dilengkapi dengan ruang penyimpanan bagi kamar kecil. Jangan lupa untuk melengkapi tempat tidur dengan seprai, selimut, bantal, dan guling yang nyaman.

2. Lemari Pakaian

Pastikan lemari cukup untuk menampung pakaian untuk dua orang. Berbagi lemari bersama pasangan akan lebih efektif jika kedua pasangan memiliki ruang penyimpanan sendiri. Kamu bisa membagi lemari menjadi bagian-bagian yang dikhususkan untuk masing-masing suami dan istri.

3. Meja Rias

Dalam keseharian pasutri, tentu membutuhkan tempat untuk merias diri baik untuk menghadiri acara maupun sekadar bekerja. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan meja rias yang disertai cermin untuk melengkapi kamar tidur pengantin baru.

4. Sofa

Memiliki area duduk untuk bersantai di dalam kamar merupakan furnitur tambahan yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu dapat menggunakan sofa untuk kamar yang lebih luas, sementara kursi aksen atau kursi santai untuk kamar kecil.

5. Meja Nakas

Ruang penyimpanan yang cukup penting untuk menjaga kamar tidur tetap rapi, apalagi dengan bertambahnya barang milik dua orang. Selain lemari pakaian, kamu bisa memakai satu atau dua meja nakas di samping tempat tidur untuk menyimpan printilan dan barang pribadi.

Itulah beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru. Semoga bermanfaat!

Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

Baca info lengkapnya di sini.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Beli Furniture Minimalis buat Isi Rumah Pengantin Baru


Jakarta

Desain interior minimalis banyak diminati saat ini, khususnya bagi pengantin baru. Memulai hidup bersama di hunian baru, pasangan suami istri mungkin ingin beli furniture untuk mengisi rumah.

Membeli furniture minimalis bisa cukup menantang karena harus banyak mempertimbangkan kebutuhan. Kalau tidak tepat, furniture yang sudah dibeli bisa membuat rumah terlihat berantakan dan kurang fungsional.

Lantas apa saja kelebihan furniture minimalis dan bagaimana tips membelinya?


Kelebihan Furniture Minimalis

Sesuai namanya, furniture minimalis cenderung memiliki ukuran yang sederhana dan mengedepankan sisi fungsionalitasnya. Melansir Hikko Living, Selasa (25/6/2024), ada sejumlah kelebihan furniture minimalis yang patut kamu pertimbangkan.

Furniture minimalis cenderung memiliki desain dan bentuk yang sederhana, namun jelas dan efisien. furniture minimalis tak jarang juga multifungsi sehingga bisa memenuhi beberapa kebutuhan.

Karena bentuknya yang sederhana, furniture minimalis cenderung lebih murah. Selain itu, bentuknya yang sederhana membuat kita bisa menghemat lebih banyak ruang. Alhasil, ruangan di dalam rumah bisa jadi lebih bersih, terbuka, dan lega.

Tips Membeli Furniture Minimalis buat Pengantin Baru

Nah, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat akan membeli furniture minimalis, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Apa saja? Melansir ruparupa.com, berikut tips-tipsnya.

1. Tentukan Anggaran

Agar tak boros, kamu perlu menentukan anggaran untuk membeli furniture minimalis. Caranya cukup dengan mencari tahu harga pasaran setiap furniture, lalu buat daftar furniture yang ingin dibeli.

2. Ketahui Luas Setiap Ruangan

Karena ukurannya yang minimalis, kamu perlu mengetahui luas setiap ruangan di dalam rumah. Hal ini agar furniture bisa ditata dengan lebih mudah tanpa menghabiskan ruang gerak yang ada.

3. Buat Daftar furniture Utama

Seperti yang telah dijelaskan, kamu perlu membuat daftar furniture prioritas yang harus dibeli terlebih dahulu. Contohnya adalah tempat tidur harus dibeli terlebuh dahulu dibandingkan meja makan. Sesuaikan mana kebutuhan utamamu di dalam rumah, lalu penuhi furniture yang bisa mendukungnya terlebih dahulu.

4. Beli furniture secara Berkala

Kamu tak perlu membeli semua furniture dalam satu waktu, lho! Utamakan beli furniture yang menjadi kebutuhan utama. Membeli furniture secara berkala uga bisa membantumu lebih fokus terhadap kebutuhan dibandingkan keinginan.

5 Pilih furniture Berwarna Netral

Warna netral bisa memberikan kesan sederhana, cantik, dan natural pada ruangan. furniture berwarna netral lebih mudah dikombinasikan sehingga lebih fleksibel dalam penggunaannya.

6. Utamakan Kualitas furniture

Saat membeli furniture minimalis, utamakan kualitasnya agar bisa lebih tahan lama. Dengan begitu, kamu tak perlu membeli barang yang sama berulang-ulang akibat kerusakan yang justru bertolak belakang pada konsep minimalis itu sendiri. Investasi uangmu pada furniture yang berkualitas baik untuk penggunaan jangka panjang.

Demikianlah tips membeli furniture minimalis, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Semoga informasinya bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Pengantin Baru Dilarang Lewat Jembatan Ini, Konon Bisa Kena Sial



Gunungkidul

Jembatan Jirak di Gunungkidul menyimpan sebuah mitos yang tak biasa. Pengantin baru dilarang melintas di jembatan ini kalau tidak mau tertimpa kemalangan.

Jembatan Jirak ini berlokasi di Pedukuhan Munggi Pasar, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul. Bentuk jembatan ini sama dengan jembatan pada umumnya. Ada dua bangunan jembatan, di sisi utara dan selatan.

Pada Jembatan Jirak sisi utara terdapat tulisan ‘dengan rakhmat Tuhan yang maha esa JEMBATAN JIRAK, diresmikan pada hari Senin tanggal 16 Januari 1989 oleh Gubernur, Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam VIII’.


Sedangkan, pada Jembatan Jirak di sisi selatan terdapat tulisan ‘JEMBATAN JIRAK NO.26.030.001.B TH.2008 KM 45+77’. Sepintas, tidak ada yang aneh dari jembatan ini.

Namun, warga setempat masih percaya soal mitos pengantin baru yang tidak boleh melewati jembatan ini. Ketua Kalurahan Budaya Semanu, Sumaryanto menjelaskan, bahwa dari cerita para pendahulunya, dahulu ada kerajaan jin bernama Alas Kali Jirak di jembatan itu.

Asal Usul Jembatan Jirak

Kerajaan itu dipimpin seorang ratu bernama Sekar Cendani. Ratu Sekar Cendani mempunyai prajurit lelembut yang kuat, salah satunya bernama Gus Serut yang menaruh hati pada Nini Pantarwati, putri dari Sekar Cendani.

Namun, Nini Pantarwati ternyata jatuh cinta kepada seorang manusia bernama Sutejo. Sutejo merupakan putra dari Kiai Singo Wijoyo yang berasal dari Kemadang.

Gus Serut pun terlibat pertarungan dengan Sutejo untuk memperebutkan Nini Pantarwati. Ratu Sekar Cendani juga tidak merestui keduanya karena mereka berbeda alam.

Di tengah pertarungan sengit itu, Gus Serut melempar ajirak kepada Sutejo. Menurut Sumaryanto, itulah asal muasal mengapa jembatan itu akhirnya bernama Jembatan Jirak.

“Terus terjadi perkelahian, sambil lari Gus Serut akhirnya melempar ajirak, itu aji-aji semacam jarak. Karena itu disebut Jirak. Saat itu, belum ada jembatannya, hanya ada sesek (jembatan berbahan bambu),” ujarnya.

Setelah kejadian itu, ternyata Nini Pantarwati tetap mencintai Sutejo. Akhirnya, Ratu Sekar Cendani mengutuk Nini Pantarwati dan Sutejo menjadi batu.

“Yang akhirnya dikatakan menjadi watu manten kali Jirak (batu pengantin Kali Jirak),” ungkapnya.

Karena kisah itu, tidak ada pengantin yang berani melintasi Jembatan Jirak. Menurutnya, pengantin baru boleh melintasi jembatan Jirak setelah selapanan.

“Setelah itu tidak ada yang berani lewat situ, baik calon manten dan manten kalau belum selapanan atau 35 hari,” ujarnya.

Akan tetapi, calon pengantin dan pengantin baru tetap bisa melintasi jembatan tersebut meski belum selapanan. Konon caranya dengan memberikan syarat berupa melemparkan beberapa macam benda ke Kali Jirak.

“Tapi ada juga yang memilih menghindari Jembatan Jirak dengan mengambil rute lain yakni lewat utara Kantor Kalurahan, lewat Pacarejo, atau lewat Karangmojo,” lanjut Sumaryanto.

Sumaryanto menambahkan, bahwa hingga saat ini masyarakat Semanu masih mempercayai mitos tersebut. “Masih, wong kemarin tetangga saya dapat orang Mulo itu ya tidak berani lewat situ mending lewat Pacarejo,” ujarnya.

“Kalau dari informasi katanya ada yang sulit mendapatkan keturunan. Kalau sampai celaka kami belum pernah dengar, informasinya justru sulit mendapatkan momongan, rezekinya seret,” jawabnya.

“Semua itu cerita turun-temurun, fakta sebenarnya masih digali. Tapi nyatanya tetap ada yang tidak berani lewat situ kalau belum selapanan setelah prosesi manten,” pungkasnya.

—–

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com