Tag Archives: pengendapan

Mudah! Begini 5 Cara Bersihkan Freezer Kulkas yang Aman


Jakarta

Kulkas adalah barang elektronik yang perlu dibersihkan, termasuk pada bagian freezer. Namun, bagian freezer ini berbeda dengan kompartemen lainnya karena dipenuhi es. Apakah ada cara khusus untuk membersihkannya?

Sebenarnya membersihkan freezer tidak susah. Kuncinya adalah kamu harus mencairkan bunga es dahulu, baru setelah itu dapat dibersihkan. Untuk lebih jelasnya, melansir dari Better Homes and Gardens, berikut di antaranya.

Cara Membersihkan Freezer

1. Kulkas Harus Mati

Saat kamu hendak membersihkan kulkas kuncinya adalah kulkas tersebut dalam keadaan mati. Kabel harus dicabut dari stop kontak.


2. Pindahkan Makanan dan Minuman

Apabila masih ada makanan dan minuman di freezer atau di kompartemen lainnya, harus dipindahkan.

3. Tunggu Bunga Es Mencair

Buka pintu kulkas termasuk freezer agar hawa panas masuk ke dalam kulkas sehingga es cepat mencair. Jangan membuang es dengan cara ditusuk, dipecahkan, atau digeruk dengan benda tajam dan tumpul. Tunggu hingga es tersebut cair dengan sendirinya.

4. Keringkan Air yang Meleleh

Gunakan kain bersih untuk membersihkan air yang mencair. Lakukan sampai freezer kering.

5. Pakai Sabun Cuci Piring

Agar freezer wangi dan dijamin bersih, kamu bisa memakai sabun cuci piring dengan campuran air hangat. Sikat permukaan freezer menggunakan sikat gigi. Hindari menggunakan larutan yang mengandung bahan kimia kuat karena dapat menyebabkan korosi.

Jangan lupa bersihkan bagian pintu freezer karena bagian ini biasanya dari plastik dan paling cepat kotor.

Berapa Kali Freezer Harus Dibersihkan?

Waktu yang tepat untuk membersihkan freezer tidak perlu sampai setiap hari. Disarankan adalah setiap 6 bulan sekali. Namun, jika kamu sudah mencium bau tidak enak dari freezer kamu harus langsung membersihkannya.

Bersih-bersih kulkas pertama kali adalah saat barang tersebut sampai di rumah. Bisa saja debu saat pembuatan kulkas dan pada saat pengiriman terperangkap di dalam. Kemudian, es pertama yang terbentuk harus segera dicairkan setelahnya.

“Menurut saya, ada baiknya untuk membersihkan seluruh isi lemari es sebelum digunakan. Dan jangan lupa untuk membuang dua tumpukan es pertama yang dibuat dari lemari es,” kata Glenn Lewis dari Mr. Appliance.

Apa yang Terjadi Jika Freezer Tidak Dibersihkan

Sudah jelas, apabila kamu tidak membersihkan freezer akan muncul bau tidak sedap hingga muncul jamur karena ada area yang lembap. Selain itu, mesin untuk membuat es tidak bisa bekerja karena ada pengendapan mineral.

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

6 Biang Kerok Fasad Rumah Bisa Kusam dan Rusak!


Jakarta

Fasad adalah bagian terluar rumah atau wajah dari bangunan yang terlihat dari luar. Tentu, bagian ini harus terlihat bagus dan terawat.

Namun, bagian ini juga rentan rusak, kusam, atau bahkan berjamur. Risiko-risiko seperti itu mungkin saja terjadi mengingat fasad sering terpapar sinar matahari, lembap karena air hujan, dan lain sebagainya. Ternyata, selain hal-hal itu, ada hal lain yang bisa menyebabkan fasad rumah cepat rusak, kusam, dan berjamur. Melansir dari Building Transformation, berikut di antaranya.

1. Susunan Fondasi Yang Rusak

Celah pada fondasi dapat menjadi akses air masuk ke dalam susunan fondasi rumah. Perlu diingat, dalam fondasi rumah, tidak hanya terdiri dari batu, ada pula besi yang rentan terkena air karena dapat menyebabkan korosi. Apabila ada celah di antara fondasi, air dapat mudah masuk ke bagian dalam. Air tersebut juga bisa menyebabkan bocor atau rembesan. Seiring waktu akan muncul jamur dan bekas jalan air yang dapat merusak tampilan fasad rumah.


2. Batu yang Dicat

Batu bata yang dicat bisa menyebabkan material ini tidak dapat bernapas dan mencegah keluarnya air di dinding. Alhasil karena terlalu sering terjadi pengendapan air, jamur dengan mudah tumbuh sehingga lapisan cat akan berubah warna dan jadi lebih kusam. Selain itu, bentuk fasad juga bisa berubah karena pengeroposan pada batu bata.

3. Talang Air Rusak

Biasanya pada bagian fasad akan dilengkapi dengan talang air sehingga jalan keluarnya air lebih rapi. Apabila fasad tidak memiliki talang air atau jalur tersebut rusak, air akan jatuh ke bawah tanpa arah. Bahkan bisa saja, air justru menggenang di atas fasad rumah. Lembap dapat menyebabkan pertumbuhan jamur, air yang mengalir pada fasad rumah secara terus menerus juga akan meninggalkan bekas sehingga tampilan rumah jadi kusam dan bernoda.

4. Tidak Dilapisi Cat Anti Bocor

Biasanya untuk bagian outdoor, cat yang digunakan berbeda dan ditambah pelindung yakni lapisan anti bocor. Cat ini dapat mencegah kemungkinan rusak dan menyebabkan masalah serius pada fasad, pondasi, bahkan struktur bangunan. Tanpa ada lapisan cat anti bocor, warna dari fasad akan cepat berubah dan berubah jadi kusam.

5. Meletakkan Tanaman Rambat di Fasad

Bagi kamu yang meletakkan tumbuhan rambat di rumah, perlu berhati-hati karena akar yang menempel dapat merusak cat dinding. Selain itu, air yang mengenai cat saat menyiram juga dapat menodai fasad. Lebih baik tambahkan media rambatan di depan dinding fasad rumah agar lebih aman.

6. Asap dan Polusi

Rumah yang berada di dekat jalan raya atau lokasi proyek lebih mudah kotor karena debu atau kotoran kecil yang melayang dan menempel di fasad rumah. Kondisi fasad yang kusam karena asap, debu, atau polisi bisa saja dibersihkan hanya dengan air, tetapi jika terdapat noda yang cukup tebal, memerlukan pelindung anti air.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Alasan Air Keran Terus Menetes dan Cara Memperbaikinya


Jakarta

Jika kamu mengalami masalah dengan air keran yang terus menetes, bahkan setelah menutupnya, tentu akan sangat mengganggu. Tidak hanya itu, masalah ini juga bisa bikin tagihan air membengkak.

Untungnya, memperbaiki keran yang bocor atau mengalir terus tidak selalu sulit dan dapat dilakukan sendiri dengan beberapa alat sederhana. Simak panduan ini yang akan membahas langkah-langkah praktis untuk mengatasi masalah ini dan mengembalikan keran kamu ke kondisi normal.

Penyebab Air Keran Mengalir Terus

Melansir Mc Roberts Heating, terdapat beberapa kemungkinan penyebab keran bocor, dan mengidentifikasi penyebabnya dapat membantu kamu merencanakan apa yang harus dilakukan selanjutnya.


Kamu mungkin dapat memperbaiki sendiri beberapa masalah, tetapi yang lain memerlukan layanan profesional. Tukang ledeng bisa menemukan cara baru untuk mengetahui keran bocor dan cara memperbaikinya.

Kartrid Keran Rusak

replacing defective ceramic disc cartridge covered with limescale in shower mixer using wrenchkartrid keran/tap cartridge Foto: Getty Images/iStockphoto/asadykov

Kartrid keran berfungsi untuk mengatur aliran dan suhu air yang keluar, menjadikannya salah satu komponen terpenting. Meskipun kartrid sangat tahan lama, benda itu bisa aus seiring waktu atau kerusakan akibat penumpukan sedimen.

Sedimen adalah material padat yang mengendap di dasar cairan, biasanya terdiri dari pasir, lanau, dan tanah liat. Sedimen ini dapat menyebabkan erosi, pelapukan, dan pengendapan partikel yang dibawa oleh air, angin, atau es seiring berjalannya waktu.

Jika kamu mengetahui ukuran kartrid yang diperlukan, kamu mungkin bisa menggantinya sendiri, tetapi kamu akan memerlukan beberapa alat khusus dan pemahaman tentang cara kerja keran. Jika kamu ragu, disarankan untuk menghubungi profesional.

Masalah Pipa

Bocornya keran dapat dipicu oleh gangguan pada pipa, seperti retakan, korosi, atau kerusakan akibat akar pohon. Pipa yang rusak dapat menyebabkan fluktuasi tekanan air, yang pada gilirannya menyebabkan keran menetes.

Namun, kerusakan pipa merupakan masalah serius, dan kurang kemungkinan bahwa itu sendiri akan menyebabkan keran menetes. Jika pipa kamu rusak, kamu mungkin akan mengalami masalah lain, seperti bau tak sedap, perubahan warna air, dan kebocoran yang lebih luas.

Tekanan Air Tinggi

Tekanan air yang terlalu tinggi dapat memengaruhi aliran air di pipa kamu. Jika tekanannya berlebihan, air tidak dapat mengalir dengan efektif.

Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan, dan jika air tidak menemukan jalan keluar, ia akan mulai menetes dari keran kamu. Seorang tukang ledeng dapat menguji tekanan air kamu dan memberikan solusi untuk menurunkannya jika diperlukan.

Cara Memperbaiki Keran yang Bocor

Mengutip dari Selleys, jika kamu mempertimbangkan untuk memperbaiki keran bocor sendiri, berikut adalah beberapa langkah sederhana dan alat yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Peralatan yang Diperlukan

Kamu akan memerlukan kunci pas yang dapat disesuaikan, obeng kepala datar dan kepala silang, kunci L, dan komponen baru seperti kartrid keran atau cincin O, serta kain (opsional).

Matikan Pasokan Air Utama

Langkah pertama yang paling penting dalam proses ini adalah mematikan pasokan air ke rumah kamu, untuk mencegah terjadinya banjir di dapur atau kamar mandi secara tidak sengaja.

Setelah air dimatikan, lakukan pemeriksaan dengan menyalakan keran. Jika tidak ada air yang mengalir, berarti kamu sudah siap untuk memulai.

Lepas Pegangannya

Setelah mematikan pasokan air, langkah selanjutnya adalah melepas gagang. Cara melepasnya akan tergantung pada jenis perlengkapan yang kamu miliki.

Beberapa gagang keran memiliki tutup yang menyembunyikan sekrup di bawahnya dan dapat dibuka dengan obeng pipih.

Sementara gagang yang menggunakan sekrup grub memerlukan kunci L untuk melonggarkan sekrup sebelum bisa ditarik, dan ada juga gagang dengan tuas yang dapat dibuka untuk mengakses sekrup lainnya.

Serta gagang yang dapat dilepas tanpa sekrup yang mungkin memerlukan obeng pipih untuk mencungkilnya jika kamu mengalami kesulitan.

Lepas Kartrid Keran

Setelah pegangan dilepaskan, kamu akan menemukan kartrid atau batang keran. Sementara beberapa kartrid dapat dilepas dengan tangan, yang lainnya mungkin memerlukan kunci pas untuk membukanya.

Sebelum mengeluarkan kartrid, disarankan untuk meletakkan kain di bawahnya karena kemungkinan akan ada sedikit air yang bocor.

Periksa Bagian Penyebab Kebocoran

Setelah semua komponen dilepas, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi penyebab kebocoran. Periksa setiap bagian dengan teliti untuk mencari tanda-tanda kerusakan atau korosi, serta perhatikan apakah ada komponen yang rusak. Jika semua dalam kondisi baik, kemungkinan penyebab kebocoran adalah tekanan air yang terlalu tinggi.

Perbaiki Masalahnya

Jika kamu menemukan komponen yang rusak, berkarat, atau pecah, sebaiknya ganti dengan yang baru. Untuk ring atau o-ring, penting untuk memastikan bahwa keduanya memiliki ukuran yang tepat untuk mencegah kebocoran.

Jika kebocoran disebabkan oleh tekanan air yang tinggi, cari regulator tekanan air dan lakukan penyesuaian secara perlahan.

Pasang Kembali Keran

Setelah kamu mengganti komponen yang diperlukan, pasang kembali keran dengan cara memasukkan kartrid dan kemudian mengaitkan pegangannya.

Hidupkan Pasokan Air Utama dan Periksa Adanya Kebocoran

Setelah keran terpasang dengan sempurna, langkah terakhir adalah menyalakan kembali pasokan air dan memeriksa apakah ada kebocoran. Jika diperlukan, sesuaikan kembali pengatur tekanan air hingga mencapai tingkat yang optimal.

Itulah penyebab air keran terus menetes dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com