Tag Archives: penggunaan

Biar Nggak Bikin Berisik Tetangga, Ini Tips Buat Ruangan Kedap Suara di Rumah


Jakarta

Memiliki rumah yang berdempetan dengan tetangga terkadang membuat penghuni kurang nyaman. Sebab, bisa saja suara yang keluar dari rumah dianggap terlalu berisik sehingga mengganggu tetangga.

Kegiatan sehari-hari di rumah bisa saja menimbulkan suara berisik, seperti saat menonton film, memainkan alat musik, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya ruangan yang ada di rumah dibuat kedap suara agar tidak mengganggu tetangga.

Untuk membuat ruangan kedap suara, ada beberapa hal mudah yang bisa dilakukan. Sebagai contoh, menaruh rak buku di dinding, memasang karpet, dan lainnya.


Dilansir dari The Spruce, Rabu (24/7/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

Kamu bisa menaruh rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

Kamu juga bisa menambahkan sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

Material yang Bisa Meredam Suara

Ada beberapa material yang memang digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, yaitu:

– Mass-loaded vinyl (MLV)

MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

– Panel Akustik

Panel akustik tersedia dalam bentuk papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Ada 2 jenis panel akustik, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

– Acoustic Foam

Acoustic foam menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara. Panel ini terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori.

– Drywall Konvensional dan Soundproofing

Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall mirip seperti Drywall konvensional, namun harganya lebih mahal. Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

Membuat Lantai Kedap Suara

Kamu bisa menggunakan karpet untuk membantu meredam suara pada suatu ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

Membuat Jendela Kedap Suara

Kamu bisa menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan kedap suara di rumah. Semoga bermanfaat ya!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Bikin Rumah Sejuk Tanpa Harus Beli AC


Jakarta

Penggunaan AC bisa membuat ruangan di rumah terasa sejuk. Namun, penggunaannya secara berlebihan terkadang bisa membuat tagihan listrik membengkak.

Ada beberapa cara untuk membuat ruangan di rumahmu terasa sejuk tanpa menggunakan AC. Salah satu caranya adalah menggunakan kipas angin.

Selain itu, masih ada beberapa cara lainnya untuk menyejukkan ruangan tanpa menggunakan AC. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Buka Jendela saat Suhu Turun

Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Kamu bisa membuka jendela ketika suhu di luar lebih rendah daripada suhu di dalam ruangan agar angin segar masuk.

Pakai Exhaust Fan

tinted glass in the house. window dimming by dark film. hands apply tint film to the window. tint film on sky background. sky view through tinted glassIlustrasi exhaust fan Foto: Getty Images/iStockphoto

Menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa mengeluarkan udara panas dari kamar mandi dan peralatan dapur. Kamu juga bisa menggunakannya bersamaan dengan membuka jendela pada malam hari untuk mengeluarkan air panas dan membawa udara sejuk ke dalam rumah.

Pasang Tirai

Ilustrasi bukan jendelaIlustrasi penggunaan tirai Foto: Getty Images/Pongtep Chithan

Menggunakan tirai bisa menahan sinar matahari masuk ke dalam rumah. Kamu bisa memilih tirai dengan warna terang karena dapat memantulkan cahaya.

Pasang Kaca Film Surya

Dilansir CNN Indonesia, kamu bisa menggunakan kaca film surya untuk menghalau sinar matahari agar ruangan tidak panas. Jika memasang tirai terasa mengganggu pemandangan, pertimbangkan untuk membeli kaca film surya dan tempelkan ke jendela. Ini dirancang untuk memantulkan atau menyerap panas tanpa menghalangi pandangan.

Matikan Alat Elektronik yang Tidak Terpakai

Matikan atau cabut alat elektronik seperti lampu, charger, dan lainnya yang sudah tidak dipakai. Alat-alat elektronik cenderung menghasilkan energi panas.

Hias Ruangan dengan Tanaman

Ilustrasi tanaman meja kerjaIlustrasi tanaman meja kerja Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanya Paton

Ruang hijau kerap terasa jauh lebih sejuk karena tanaman menyerap panas secara alami untuk fotosintesis. Coba pertimbangkan untuk mendandani ruangan Kamu dengan sejumlah tanaman hias.

Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari sehingga Kamu dapat menemukannya di dekat jendela untuk memberikan keteduhan ekstra. Tanaman yang menyukai matahari termasuk lidah buaya dan tanaman monstera yang populer.G

Gunakan Seprai Katun atau Linen

Tips menyejukkan ruangan tanpa AC terakhir, hindari sutra atau bahan poliester lainnya ketika harus memilih bahan seprai tempat tidur karena ini memerangkap panas dan kelembapan (keringat).

Gunakan bahan seperti katun dan linen, yang lebih adem dan memungkinkan panas menghilang, serta membuat kamu merasa sejuk sepanjang malam.

Itulah beberapa cara menyejukkan ruangan di rumah tanpa menggunakan AC. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cara Cepat Membersihkan Kolam Renang di Rumah Tanpa Bantuan Ahli


Jakarta

Memiliki kolam renang di rumah, kamu harus sering membersihkan karena mudah berlumut. Membersihkan kolam renang yang berlumut memang susah-susah gampang. Sebab, lumut membuat permukaan licin sehingga kamu harus berhati-hati. Namun, ada cara cepat dan aman untuk membersihkan kolam renang.

Pertama, kamu harus mengetahui penyebab kolam renang mudah berlumut. Melansir dari kolam Bali, Jumat (2/8/2024) keberadaan kaporit ternyata berperan besar terhadap pertumbuhan lumut di kolam renang. Sedikitnya kaporit di dalam kolam renang membuat lumut mudah tumbuh di sela-sela kolam.

Meskipun sudah ditambahkan kaporit, kamu juga harus sering membersihkan kolam renang karena biasanya ada kotoran yang masuk ke air. Mengingat kolam renang juga biasanya di luar ruangan.


Cara Membersihkan Kolam Renang yang Berlumut

1. Rutin Cek Kadar Kaporit dan pH Air

Seperti yang dikatakan sebelumnya, kaporit dan tingkat keasaman atau pH air kolam renang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan lumut di dinding dan dasar kolam renang. Maka dari itu, untuk mengatasi kolam renang yang ditumbuhi lumut, kamu harus memeriksa kadar klorin dan pH air kolam renang.

Apabila dinding dan dasar kolam telah ditumbuhi lumut, kamu bisa membersihkannya menggunakan sikat kolam renang atau pool brush. Hal ini bertujuan untuk mengangkat lumut-lumut yang tumbuh pada dinding dan dasar keramik sehingga tidak licin.

2. Bersihkan dengan Sikat Khusus

Alat yang harus disiapkan saat membersihkan kolam renang adalah sikat. Mulai membersihkan dari sudut-sudut atau nat keramik karena sudut seringkali menjadi area yang paling sulit dibersihkan.

3. Tambahkan Obat Anti Lumut

Untuk berjaga-jaga kamu bisa menambahkan obat bahan kimia tertentu untuk mencegah pertumbuhan lumut di dalam kolam renang. Bahan kimia yang dimaksud adalah kaporit dan trussi yang berfungsi juga sebagai penjernih air.

Cara Menggunakan Klorin

Cara menggunakan klorin harus dilarutkan di dalam wadah terlebih dahulu dan didiamkan beberapa menit. Jumlah yang dibutuhkan sekitar 1,5 kg, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah nampak ada endapan dalam ember, maka kamu bisa menuangkan larutan klorin pada kolam renang. Namun demikian, untuk endapan dalam ember jangan sampai ikut dimasukkan.

Langkah selanjutnya, ulangi cara sebelumnya sampai 3 kali. Jika sudah, kamu bisa membuang endapan bubuk agar tidak mengotori kolam renang.

Cara Menggunakan Kaporit dan Trussi

Kamu bisa menaburkan kaporit secara langsung pada permukaan kolam renang. Banyaknya kaporit yang dibutuhkan sekitar 1 kg. Untuk cara ini, Setelah 15 menit, tambahkan soda ash atau natrium karbonat untuk meningkatkan pH air dengan cara dituangkan langsung ke dalam kolam.

Kamu juga bisa menambahkan obat penjernih air kolam renang seperti trussi yang berbentuk bubuk berwarna biru. Masukkan trussi ke dalam ember berisi air dan aduk hingga larut. Setelah benar-benar larut, baru dituangkan ke dalam kolam renang. Penggunaan trussi ini berfungsi untuk membunuh alga dan lumut.

Setelah bahan kimia tercampur di kolam renang, hidupkan sistem sirkulasi selama 12 jam agar seluruh air melewati penyaringan. Setelah lumut dan kotoran mengendap di kolam renang, kamu bisa melakukan vacum kolam renang secara keseluruhan. Backwash sistem filterisasi, sehingga bisa kembali bekerja secara optimal.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Apa Itu Lantai Semen Ekspos? Begini Manfaat, Tips, dan Perawatannya


Jakarta

Ada banyak pilihan lantai yang bisa kamu pilih saat membangun rumah, mulai dari keramik, marmer, bahkan semen ekspos. Biasanya semen ekspos digunakan untuk lantai gudang atau pabrik, tetapi sekarang rumah atau kafe bergaya industrial juga memakainya.

Lantai semen ekspos memberi kesan rumah belum selesai dibuat atau unfinished. Meski tampilannya seperti bangunan belum selesai, gaya ini cukup digemari sebagian masyarakat.

Apa Itu Lantai Semen Ekspos?

Mengutip dari Binus University, Selasa (6/8/2024), semen ekspos adalah teknik finisihing yang menggunakan semen saja tanpa cat berwarna dan tanpa acian, sehingga warna semen itu sendiri yang muncul. Adapun warna semen pada umumnya adalah abu-abu, namun ada juga semen yang berwarna putih.


Tips Aplikasi Lantai Semen Ekspos

Di sisi lain, CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan ada baiknya lantai semen ekspos ini diaci agar lebih bagus lagi. Kemudian, lantai semen ekspos juga bisa diberi warna tambahan dengan campuran metallic oxide pigmen atau lime-proof colors.

“(Lantai) semen ekspos itu biasanya (dipakai) orang yang menganut gaya industrial karena biasanya semen ekspos itu dipakai untuk industrial, bangunan gudang, pabrik, itu memang ada kegunaannya, nah sekarang ini banyak yang menggunakan gaya industrial itu diaplikasikan di rumah di antaranya pakai lantai semen ekspos,” kata CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Manfaat Lantai Semen Ekspos

Aplikasi lantai semen ekspos ini akan menghemat biaya bahan dan tukang, misalnya menghemat pembelian keramik, tegel, ataupun parket. Namun, sebaiknya jika menggunakan konsep ini, dilapisi cairan khusus atau floor hardener untuk langkah akhir.

Lapisan ini berfungsi agar semen ekspos tahan terhadap gesekan dan mudah dibersihkan. Selain itu juga berfungsi untuk melindungi lantai semen ekspos terhadap kelembaban dan cuaca ekstrem.

Perawatan Lantai Semen Ekspos

Namun jangan khawatir, penggunaan lantai semen ekspos ini tetap bisa dipel atau dibersihkan seperti lantai pada umumnya. Akan tetapi, karena kesan lantai ini seperti belum selesai jadinya memang terkesan kurang bersih.

“(Apa lantai semen ekspos bisa dipel?) bisa, sama seperti lantai pada umumnya saja. Tapi karena mempunyai warna alami dari semen terkesan tidak bersih,” tutur Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki kepada detikcom.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

3 Tipe Lantai Garasi yang Kuat dan Tahan Lama


Jakarta

Garasi atau carport adalah area yang dibutuhkan di rumah untuk memarkir kendaraan bermotor. Meski garasi memiliki struktur yang sama dengan rumah pada umumnya, membuat lantai garasi nggak boleh sembarangan, lho.

Sebab, lantai garasi akan menahan beban berat dan gesekan dari kendaraan. Oleh karena itu, lantai garasi akan memerlukan lantai khusus untuk membantu pekerjaan tersebut.

Kalau kamu belum tahu lantai seperti apa yang harus kamu pakai untuk garasi, simak tips berikut ini ya.


Lantai Terbaik untuk Garasi di Rumah

Menurut arsitek, Denny Setiawan, dalam arsitektur modern saat ini, ruangan garasi rumah sudah bukan lagi dianggap sebagai tempat yang kotor. Maka dari itu, pilihan lantai yang tersedia untuk garasi juga cukup banyak. Namun, Denny menyarankan agar bahan lantai yang digunakan itu harus bertekstur dan tahan gores.

“Arsitektur modern yang saat ini tidak lagi menilai garasi sebagai tempat yang kotor. Karena masyarakat tentunya menggunakan garasi sebagai tempat mobil-mobil terbaik mereka. Jad biasanya semakin baik mobilnya semakin bersih juga garasinya. Itu satu hal, tapi kalau kita bicara bagaimana lantai garasi yang baik itu terus terang memang banyak pilihan. Satu hal yang pasti yaitu bahan lantai itu harus scratch proof,” tutur Denny kepada detikcom beberapa waktu lalu.

“Jadi kalau misal kita pakai granit tiles atau keramik, sudah banyak di pasaran keramik-keramik yang scratch proof terhadap gesekan ban mobil. Karena gesekan ban mobil itu bisa sangat mudah sekali menggores granit atau penutup lantai yang dipakai di dalam garasi, jadi harus yang durable atau tahan gores,” tambahnya.

Bila kamu masih penasaran, berikut ini ada beberapa saran bahan lantai garasi yang sudah diurutkan berdasarkan harga yang paling murah.

1. Lantai Batu Alam (Batu Andesit)

old stone texture photo Ilustrasi batu andesit. Foto: Getty Images/Fian Cahyo Dwi Prasetyo

Menurut Denny, bahan lantai yang terbaik untuk digunakan di garasi adalah batu alam atau batu andesit. Alasannya adalah karena batu andesit memiliki sifat permukaan yang kesat dan bertekstur, sehingga batu andesit sangat cocok dijadikan sebagai lantai garasi.

“Beberapa pilihan yang bisa dipakai misalnya, yang paling murah itu batu alam atau andesit. Itu bisa dipakai untuk lantai garasi, selain karena kesat, kalau tergores juga tidak akan terlalu kelihatan karena dia juga bertekstur,” kata Denny.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa tekstur permukaan dari bahan lantai yang dipakai untuk garasi itu sangat penting. Hal arena banyak orang yang memang sengaja membuat garasi mereka sedikit miring, sehingga lantai yang bertekstur ini akan membantu gaya gesek ban mobil supaya tidak mudah tergelincir.

“Bertekstur ini juga penting karena biasanya orang itu kalau bikin garasi agak miring sedikit, jadi tekstur ini memberikan gesekan terhadap ban,” jelasnya.

2. Lantai Granit Bertekstur

Jenis bahan lantai yang kedua adalah lantai granit atau keramik granit (granit tiles). Lebih jelasnya, Denny menyarankan untuk menggunakan bahan lantai granit yang memiliki permukaan bertekstur.

“Yang kedua adalah granit tiles. Granit tiles ini pilihannya banyak sekali, dari mulai yang bertekstur hingga yang di polish. Cuma untuk garasi, tentu harus pakai material yang bertekstur,” kata Denny.

3. Lantai Granit Bakar

Granite Stone Floor BackgroundGranite Stone Floor Background Foto: Getty Images/iStockphoto/kool99

Bila kamu ingin menggunakan lantai paling mewah, lantai granit bakar ini sangat cocok bagi kamu.

“Yang paling mahal ada namanya granit bakar, karena granit bakar punya lebar yang cukup besar. Banyak garasi yang pakai granit bakar 1 kali 2 meter,” ujarnya.

Bolehkah Menggunakan Beton Cor Saja Untuk Lantai Garasi?

Menurut penjelasan Denny, penggunaan beton cor sebetulnya tidak akan menjadi masalah yang begitu besar. Namun, perlu kamu ketahui bahwa seiring berjalannya waktu beton ini akan melalui proses yang disebut dengan muai susut, dimana beton tersebut lama kelamaan akan retak dan rusak.

“Kalau lantai beton gak masalah, tapi seiring waktu ada proses muai susut yang bakal membuat beberapa retakan pada coran beton itu,” jawab Denny.

Itu dia beberapa tips cara memilih bahan lantai yang cocok untuk garasi di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Bikin Rumah Tetap Adem Walau Cuaca Panas Menyengat


Jakarta

Memasuki musim kemarau, cuaca panas mulai terasa. Hal itu bisa menyebabkan udara di dalam rumah terasa panas.

Untuk menghadapi cuaca yang panas, perlu strategi khusus agar rumah tetap nyaman. Salah satunya dengan mengoptimalkan material bahan bangunan dan struktur bangunan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat rumah tetap adem saat musim kemarau.


Mengoptimalkan Atap dan Plafon Rumah

Menggunakan atap berwarna terang atau yang dilapisi bahan reflektif dapat membantu memantulkan sinar matahari dan mengurangi penyerapan panas. Selain itu, memasang ventilasi atap atau turbine ventilator dapat meningkatkan sirkulasi udara, sehingga panas yang terperangkap di bawah atap dapat dilepaskan dengan lebih efisien.

Pilihan lain yang juga efektif adalah menggunakan material atap dengan lapisan insulasi termal, seperti foil isolasi, yang dapat mengurangi transmisi panas ke dalam rumah. Selain itu pertimbangkan juga menggunakan plafon rumah dengan ceiling tinggi, dengan ini panas yang ada di bawah atap semakin di atas dan semakin menjaga kesejukan di dalamnya.

Umumnya tinggi plafon ruang tamu 2,8 m -3,2 m dari lantai, dengan ini Anda dapat memperkirakan berapa tinggi yang ideal.

Pasang Jendela yang Tepat

Jendela yang tepat juga merupakan kunci untuk menjaga rumah tetap sejuk. Jendela berlapis ganda atau kaca rendah-emisi (low-e) dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah sekaligus mempertahankan suhu dingin di dalam.

Selain itu, orientasi jendela juga perlu dipertimbangkan; jendela yang menghadap ke arah timur atau barat cenderung menerima lebih banyak sinar matahari langsung sehingga meningkatkan suhu dalam rumah. Menggunakan tirai tebal, gorden berlapis, atau film pelindung panas pada jendela juga dapat membantu mengurangi panas yang masuk.

Pastikan Ventilasi yang Baik

Langkah lain yang tak kalah penting adalah memastikan rumah memiliki ventilasi yang baik. Sistem ventilasi silang, di mana udara dapat bergerak bebas dari satu sisi rumah ke sisi lain, sangat efektif dalam menjaga sirkulasi udara dan mendinginkan ruangan.

Membuka jendela pada waktu yang tepat, terutama pada pagi dan sore hari ketika suhu lebih rendah, dapat membantu mengalirkan udara segar ke dalam rumah. Pemasangan ventilasi tambahan seperti ventilasi atap atau lubang angin di dinding juga dapat meningkatkan aliran udara dan mengurangi panas dalam rumah.

Pakai Pelapis Dinding yang Tepat

Menggunakan pelapis dinding yang tepat juga bisa menjadi solusi jitu. Cat berwarna terang atau pelapis dinding reflektif dapat mengurangi penyerapan panas. Di beberapa daerah, penggunaan bahan isolasi pada dinding luar juga menjadi pilihan populer untuk mengurangi transfer panas dari luar ke dalam rumah. Bahan isolasi ini bisa berupa busa poliuretan atau panel isolasi yang dipasang di antara dinding bata.

Penggunaan AC/Kipas

Terakhir, penggunaan teknologi modern seperti pendingin udara hemat energi atau sistem pendingin berbasis evaporatif juga bisa menjadi tambahan yang berguna. Meskipun ini adalah solusi yang memerlukan energi listrik, memilih perangkat yang efisien dan ramah lingkungan dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menguras daya listrik secara berlebihan.

“Memang selain faktor struktural dan materialnya, elemen tambahan seperti dekorasi dapat juga membantu rumah lebih asri sehingga memberikan nuansa sejuk dan juga sekaligus mempercantik rumah,” ujar PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/8/2024).

Tak hanya itu, Anda juga bisa menambahkan unsur-unsur alam pada rumah. Contohnya seperti kolam ikan, air mancur, hingga tumbuh-tumbuhan.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Langkah Kelola Sampah Rumah Tangga Biar Nggak Numpuk, Bisa Jadi Cuan!



Jakarta

Setiap rumah menghasilkan sampah dari berbagai kegiatan. Namun, sering kali sampah tersebut tidak dikelola dengan baik, sehingga hanya menumpuk di suatu lahan, sehingga berdampak buruk bagi lingkungan hidup.

Hal ini menjadi perhatian Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono yang prihatin dengan penumpukan sampah. Ia pun mulai mengolah sampah dan tidak membuang sampah ke luar rumah.

“Sejak 2005 saya sudah tidak membuang sampah keluar, terutama sampah yang dikirim ke tukang pemulung atau tukang sampah. Kita sekarang kelola sendiri Dan itu sudah lebih dari 15 tahun. Alhamdulillah, nggak ada masalah karena sebetulnya mudah,” ujar Sony kepada detikcom belum lama ini.


Selain menjaga lingkungan, mengolah sampah rumah tangga menguntungkan juga lho. Yuk, simak caranya berikut ini.

Cara Mengolah Sampah Rumah Tangga

1. Mengurangi Produksi Sampah

Pertama, ada baiknya mulai dengan mengurangi produksi sampah. Sony menyarankan untuk menerapkan 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle untuk mencegah sampah.

“Tiga unsur (yaitu) reduce, reuse, dan recycle ini kita terapkan di dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga di perkotaan,” ucapnya.

Reduce berarti mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan plastik. Misalkan membawa tas belanja daripada menggunakan kantong plastik.

Reuse adalah menggunakan suatu barang secara berulang agar tidak menimbulkan sampah baru. Seperti mengisi ulang botol air minum daripada membeli air minum kemasan plastik.

Terakhir, recycle adalah mendaur ulang sampah menjadi barang baru. Contohnya kumpulan kemasan plastik diubah menjadi ecobrick untuk membuat bangku.

2. Memilah Sampah

Lalu, sediakan setidaknya tiga jenis tempat sampah di rumah untuk memilah sampah organik, anorganik, dan B3 (bahan beracun dan berbahaya). Sampah organik bisa berupa makanan dari dapur atau sampah dari pekarangan.

“Kalau di rumah tangga ada sampah organik dapur (atau disingkat) SOD namanya. Lalu, ada sampah organik yang lain-lainnya contohnya daun, ranting-ranting. Itu namanya sampah organik,” jelasnya.

Sementara sampah anorganik di antaranya berbahan gelas, plastik, besi, karton, hingga kaleng. Sedangkan sampah B3 termasuk baterai dan obat-obatan.

3. Menyetor ke Bank Sampah

Sampah anorganik yang masih bernilai masih bisa kamu jual ke bank sampah setelah dibersihkan. Hal ini lumayan menguntungkan untuk mendapat penghasilan dari sampah rumah tangga.

“Setiap botol yang sudah kita tidak pakai, kita simpan, kita kumpulkan, setiap minggu kita setor kepada bank sampah. Nah, itu ditukar dengan tabungan yang kita bisa ambil 6 (bulan) sampai 1 tahun ke depan,” terangnya.

Bahkan, minyak jelantah bisa kamu jual ke bank sampah seharga Rp 5 ribu per kilonya. Untuk itu, Sony mengajak masyarakat untuk menjadi anggota bank sampah.

“Jadi rumah kecil, rumah tanah kecil itu ikutlah bank sampah dulu. Ikut menjadi anggota bank sampah. Sebagian besar masalah (sampah rumah tangga) sudah terselesaikan,” imbuhnya.

Namun, sampah B3 yang diserahkan ke bank sampah atau pengelola harus dimusnahkan agar tidak mencemari lingkungan.

4. Membuat Kompos

Sampah organik dapur (SOD) bisa kamu masukan ke dalam lubang resapan biopori agar terurai secara alami. Sampah di dalam tanah akan menyusut dalam beberapa hari saja. Lubang ini juga bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan mendukung menyerapan air ke tanah.

Biopori Rumah SOPANBiopori Rumah SOPAN Foto: 20detik

Sementara sampah dedaunan dan ranting-ranting bisa kamu kompos di dalam bak tertutup. Caranya dengan mencacah sampah pekarangan dan menyemprotkan cairan bioaktivator untuk mempercepat proses penguraian.

Setelah 2-4 minggu, kamu akan menghasilkan kompos yang bisa digunakan untuk tanaman di rumah. Kalau mau untung, kamu juga bisa menjual komposnya.

5. Membuat Prakarya

Nah, terkadang ada saja sisa sampah plastik atau sampah anorganik yang tidak layak jual. Misalkan sisa kemasan obat atau potongan kemasan plastik kecil.

Sampah ini bisa dipotong kecil-kecil untuk dimasukkan dan dipadatkan ke dalam botol plastik. Ini disebut ecobrick, yang bisa kamu gunakan untuk merakit furniture. Kamu bisa menjual ecobrick satuan atau berupa furniture yang sudah jadi.

“Ada pengrajin yang memang mengumpulkan ecobrick. Jadi kalau rata-rata ecobrick yang sudah jadi itu yang bahan bakunya padat itu rata-rata Rp10.000 harganya (per botol seberat 500 gram),”katanya.

“Satu bangku ini (terbuat dari) Rp 10.000 kali 16 (botol). Berapa itu? Rp 160.000. Harganya memang bangku ini Rp 250.000. Ini tahan lama,” pungkasnya.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Buat Ruang Kedap Suara dan Pilihan Materialnya Biar Nggak Ganggu Tetangga


Jakarta

Rumah seharusnya menjadi tempat bagi penghuninya mendapatkan ketenangan, beristirahat, dan bersenang-senang. Namun, apabila hidup bertetangga, jangan sampai cara kamu bersenang-senang mengganggu tetangga, begitu pun sebaliknya.

Apabila kamu senang karaoke, menyetel lagu yang cukup keras, atau mengadakan pesta di rumah, jangan sampai suara tersebut terdengar ke luar hingga mengganggu tetangga. Bagaimana bisa?

Tentu memungkinkan. Saat ini sudah ada banyak cara untuk meredam suara agar tidak terdengar hingga ke luar ruangan. Sama seperti konsep ruang bioskop, di rumah pun bisa dibuat ruangan kedap suara.


Dengan cara ini, kamu dan tetangga akan sama-sama nyaman karena kamu dapat bersenang-senang, tetangga kamu juga tidak akan terganggu kegiatan dan istirahatnya. Lantas, bagaimana cara membuat ruangan kedap suara?

Mengutip dari The Spruce, Sabtu (31/8/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

Ketika ingin mendekorasi ruangan agar kedap suara, kamu memerlukan material yang menghalau suara tersebut keluar. Benda berbahan keras, tidak menjamin suara tidak keluar ruangan. Mulai dari dinding, kamu bisa meletakkan rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

Selain itu, tambahkan perabotan berbahan lembut seperti sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

Material yang Bisa Meredam Suara

Ada beberapa jenis material yang dapat digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, berikut di antaranya:

1. Mass-loaded vinyl (MLV)

MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

2. Panel Akustik

Material satu ini adalah sebuah papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Panel akustik memiliki 2 jenis, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

3. Acoustic Foam

Jika tadi seperti kayu atau kain, acoustic foam terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori. Fungsinya dapat menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara.

4. Drywall Konvensional dan Soundproofing

Jika kamu menginginkan material yang lebih bagus kinerjanya untuk menghalau suara, kamu bisa memilih drywall konvensional Soundproofing Drywall.

Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall tidak jauh berbeda dengan drywall konvensional hanya saja harganya lebih mahal.

Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

Membuat Lantai Kedap Suara

Tidak cukup pada dinding, kamu juga bisa melapisi lantai dengan karpet agar suara hanya terdengar di dalam ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

Membuat Jendela Kedap Suara

Apabila di ruangan tersebut terdapat jendela, kamu perlu menambahkan menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Pilihan lainnya adalah dengan memakai weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Plafon Tinggi Bikin Rumah Lebih Adem Mitos atau Fakta? Begini Kata Ahli


Jakarta

Saat membangun rumah, kamu pasti menginginkan desain yang bisa membuat rumah terasa sejuk dan adem. Sebab, rumah yang terasa pengap dan panas sepanjang waktu pasti membuat penghuni rumah tidak nyaman, terutama saat tidur. Beberapa orang percaya salah satu aspek penting yang membuat rumah lebih sejuk adalah ketinggian plafon rumah. Kira-kira mitos atau fakta ya?

Menurut Arsitek Denny Setiawan, rumah dengan plafon tinggi tidak dapat menjamin rumah menjadi lebih sejuk. Justru rumah dengan plafon tinggi membutuhkan energi lebih untuk mendinginkan ruangan jika di dalamnya ditambahkan AC.

Dengan demikian, saat membangun rumah dengan plafon tinggi, kamu tidak bisa sembarangan menentukan ketinggiannya. Perlu mempertimbangkan keseluruhan atau proporsi rumah. Jangan sampai rumah terasa kecil padahal plafon sudah menjulang tinggi.


“Saya selalu menyarankan ketinggian (rumah) itu secukupnya supaya tidak boros material. Prinsipnya adalah bagaimana kita meminimalisasi penggunaan material,” ujar Denny saat berbincang dengan detikcom, Senin (20/5/2024).

Denny rumah setidaknya memiliki banyak ventilasi, tritisan, dan jendela agar terasa lebih sejuk dan hemat material pembangunannya.Lebih lanjut, berikut penjelasannya.

1. Perbanyak Ventilasi Udara

Setiap ruangan seharusnya mempunyai ventilasi udara agar ada aliran udara yang sejuk. Setidaknya ada dua ventilasi di setiap ruangan untuk menciptakan ventilasi silang. Ventilasi yang baik memungkinkan udara panas dan kelembapan tidak terperangkap di dalam rumah. Dengan begitu, suhu udara bisa keluar masuk melalui ventilasi tersebut. Ventilasi silang ini juga lebih optimal apabila ditambah dengan adanya kipas angin.

“Memang udara semakin panas saat ini, tapi dengan desain yang benar, dengan arsitektur yang benar, yang denahnya baik itu otomatis membuat masalah panas itu harusnya tidak jadi masalah lagi,” ucapnya.

2. Batasi Pancaran Sinar Matahari

Meskipun ada ventilasi yang cukup, rumah bisa panas apabila sinar matahari menyorot langsung ke dalam rumah. Dengan begitu, kamu bisa batasi pancaran sinar dengan menggunakan tritisan. Denny mengimbau agar menghindari memasang jendela yang mengarah ke mata angin barat agar rumah tetap adem.

“Di arah mata angin barat itu biasanya ketika sore hari itu panas yang membuat kita nggak nyaman. Jadi di arah barat pilihannya adalah kita nggak buka jendela di sana, atau kalau kita mau buka jendela, kita pasang kisi-kisi,” ujarnya.

3. Gunakan Bahan Penghalau Panas

Tidak hanya perlu menghalau sinar matahari, kamu juga harus mencegah masuknya hawa panas menggunakan styrofoam daur ulang. Bahan expanded polystyrene (EPS) styrofoam bisa menjadi bahan untuk membuat dinding rumah penghalau panas.

“Styrofoam itu penghalau panas sebenarnya. Dia nggak menghantar panas ke dalam (rumah). Jadi styrofoam disemen kiri dan kanan (menjadi tembok). Itu secara perhitungan saya sendiri, penelitian saya itu mengurangi suhu secara pasif itu minus 3 derajat selsius,” jelasnya.

Selain itu, ada material alternatif lain yang bisa digunakan seperti roster atau kerawang bata untuk menghalau panas. Dengan membangun penghalang dari bahan itu, memungkinkan penghuni rumah membuka pintu dan jendela untuk mendapat aliran udara sejuk tanpa khawatir privasi terganggu.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Contoh Minibar di Dapur Kecil yang Aesthetic untuk Memaksimalkan Ruang


Jakarta

Minibar semakin banyak diminati karena sekaligus menambah estetika area dapur. Dengan penataan yang tepat, minibar bisa dimanfaatkan sebagai tempat bersantai bersama keluarga.

Minibar tak harus berada di dapur yang besar. Ketika berada di dapur kecil, minibar menjadi solusi praktis dan stylish untuk memaksimalkan ruang.

5 Contoh Minibar di Dapur Kecil yang Aesthetic

Ada beberapa contoh minibar di dapur kecil yang bisa menjadi inspirasi. Berikut beberapa rekomendasinya.


1. Minibar dengan Meja Bundar

Kitchen set dengan meja bundar.Kitchen set dengan meja bundar. Foto: 25 Desain Kitchen Set Minibar oleh Rendy Pradipta

Mini bar pada kitchen set ini tampil beda dengan kaca bundar di bagian tepinya. Meski tidak terlalu umum digunakan dalam desain, tapi lingkaran bisa menarik perhatian, memberi penekanan, dan mengatur hal-hal agar tetap terpisah.

Menurut buku 25 Desain Kitchen Set Minibar oleh Rendy Pradipta, dilihat secara keseluruhan, bentuk kitchen set minibar ini menyiku. Area pantrynya menempel di dinding dan minibar tegak lurus dengan dinding.

2. Minibar Gantung

Kitchen set serba menggantung.Kitchen set serba menggantung. Foto: 25 Desain Kitchen Set Minibar oleh Rendy Pradipta

Desain minibar dan kitchen set ini memanjang dan memiliki perbedaan level ketinggian lantai. Pada minibar, terdapat dua tiang besi yang memberikan efek menggantung.

Aksesoris lampu di atasnya juga dipilih menggantung dengan finishing HPL putih glossy. Perpaduan warna putih dan coklat pada minibar dan kitchen set menampilkan kesan yang elegan.

3. Minibar Lengkung

Minibar Dapur KecilMinibar Dapur Kecil Foto: Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil oleh Tim DMaximus

Kitchen set dan semi minibar lengkung bisa diletakan di sudut ruang. Dibentuk seperempat lingkaran, semi minibar memiliki kabinet bawah.

Mengutip buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil oleh Tim DMaximus, meja tersebut dibuat dengan sistem geser. Jika dibutuhkan meja yang luas, maka dapat digeser ke luar. Tapi, jika tidak dibutuhkan, maka meja bisa digeser ke dalam. Selain bisa memberikan tempat yang lebih luas, keberadaan meja bisa berfungsi sebagai pembatas area masak dan ruang di luar area memasak.

4. Minibar Minimalis

Minibar Dapur KecilMinibar Dapur Kecil Foto: Buku 29 Dapur Cantik untuk Rumah Mungil oleh Tim DMaximus

Minibar ini dibuat dengan material marmer dan aksesori penggantung gelas di atas. Selain memberikan kesan elegan, aksesori penggantung gelas ini memudahkan penghuni rumah untuk melakukan aktivitas minum.

Sementara itu, penyediaan lemari di samping minibar digunakan untuk menyimpan berbagai aksesori dapur. Lemari ini juga bisa difungsikan untuk menempatkan berbagai makanan dan minuman.

5. Minibar Tinggi

Minibar Dapur KecilMinibar Dapur Kecil (Buku 45 Kitchen Set Elegan oleh Dini Cahya Indah Putri, dkk)

Sama seperti desain sebelumnya desain minibar ini kitchen set ini menyatu dengan kitchen set. Menurut buku 45 Kitchen Set Elegan olrh Dini Cahya Indah Putri, dkk, bangku yang digunakan cukup tinggi menyesuaikan tinggi meja minibar. Penggunaan marmer pada keseluruhan kitchen set dan minibar menampilkan kesan yang mewah sekaligus hangat.

Itulah beberapa contoh minibar di dapur kecil. Semoga beberapa desain ini menginspirasimu ya.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com