Tag Archives: penyebabnya

Waspada 5 Tanda Sarang Tawon di Rumah Sebelum Terlambat



Jakarta

Tawon merupakan salah satu jenis serangga yang berbahaya karena sengatannya. Oleh karena itu banyak orang tak ingin berurusan dengan hewan ini.

Namun tawon bisa membuat sarang diberbagai tempat, termasuk di dalam rumah. Jika tidak ingin berurusan dengan tawon, penting untuk diketahui tanda-tanda adanya sarang tawon di dalam rumah.

Melansir Fast Action Pest Control, berikut beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan apakah di rumah ada sarang tawon atau tidak.


Sering Melihat Tawon Berkeliaran

Saat kamu sedang bersantai di rumah dan melihat tawon berkeliaran, kemungkinan ada sarang tawon di rumah. Tawon meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari untuk mengumpulkan makanan.

Jika melihat tawon, cobalah ikuti jalur terbang tawon untuk mencari kemungkinan lokasi sarang. Tetap berhati-hati dalam pencarian, karena tawon akan menyerang jika merasa terancam.

Sarang tawon biasanya berada di loteng, ruang sempit, atau dinding rumah. Jangan mencoba membasmi sarang tawon sendiri.

Kayu yang Rusak

Beberapa spesies tawon mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas guna membangun sarang. Proses ini menciptakan lubang pada permukaan luar kayu. Biasanya kayu akan rusak karena rayap atau tikus, namun bisa jadi tawon adalah penyebabnya.

Tawon mengunyah kayu, pohon, ranting, pagar kayu, dan lantai kayu . Besarnya kerusakan yang disebabkan oleh tawon tergantung pada ukuran sarang. Hal ini karena tawon akan terus merusak kayu sampai serangan tawon ditangani dengan tepat.

Adanya Suara Berdengung

Saat tawon membangun sarang, tawon akan mengeluarkan suara ketukan atau dengungan. Terutama jika kamu mendengar suara di dalam rumah semakin keras dan semakin sering, kemungkinan semakin besar pula kawanan tawon.

Daya Tarik Tawon

Tumpukan kayu atau material kayu di rumah menjadi daya tarik bagi tawon kertas. Spesies ini mengunyah kayu untuk menghasilkan bubur kertas guna membangun sarang di rumah kamu.

Akses terhadap makanan tidak hanya menarik tawon, tetapi juga hama lainnya. Tawon menyukai sampah yang mengandung serpihan kaya protein. Pastikan semua sampah berada dalam wadah yang tertutup rapat.

Tawon tidak menggunakan kembali sarang yang sama. Tawon akan membangun sarang baru sehingga penting untuk menyingkirkan tawon secara keseluruhan yang ada di rumah.

Menemukan Adanya Sarang

Tawon membuat sarang dari lumpur atau kayu, sehingga sarang tawon akan bertambah besar seiring waktu. Disarankan untuk memanggil profesional agar tidak mendapatkan resiko yang besar.

Tawon tersebut kemungkinan akan keluar dan menyerang jika kamu mengganggu sarangnya. Jauhi area tersebut jika melihat tawon keluar agar tidak mendapatkan serangan yang berbahaya.

Itulah 5 tanda ada sarang tawon di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Tokek di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



Jakarta

Pernah lihat tokek ada di dinding rumah? Hewan reptil ini memang sekilas mirip dengan cicak namun memiliki ukuran yang lebih besar.

Hewan yang satu itu memiliki ciri khas berupa suara yang berbunyi ‘tokek’. Jika mendengar suara tersebut, sudah pasti ada tokek di rumah.

Nah, tokek rumah atau yang biasa disebut tokek ini memang kerabat dekat dari cicak. Hanya saja, hewan dengan nama latin Gecko gecko ini berukuran lebih besar.


Tapi, kenapa ya bisa ada tokek di rumah?

Pada Maret 2025 lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi sempat mengatakan bahwa tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

“Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti belum lama ini.

Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

Lalu, bagaimana kalau mengusirnya?

Keberadaan tokek memang tidak mengancam manusia. Namun, ada saja penghuni yang ingin mengusirnya. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

“Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

Itu tadi penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Dinding Lembap Tapi Nggak Hujan, Ini Penyebabnya


Jakarta

Masalah yang kerap ditemui di rumah dan mungkin jarang disadari oleh penghuninya adalah kondisi dinding yang lembap. Hal ini bisa semakin parah ketika memasuki musim hujan. Lantas, bagaimana tanda kondisi dinding yang lembap?

Tanda-tanda dinding yang lembap cukup beragam tergantung pada penyebabnya. Meskipun begitu, kondisi dinding yang lembap sama-sama dapat menimbulkan ancaman yang sama yakni merusak kualitas dan tampilan dinding rumah. Selain itu, bisa membahayakan kesehatan karena jamur hitam atau black mold dapat membuat gangguan pernapasan.

Dilansir laman Ultra Techcement, berikut beberapa penyebab kelembaban pada dinding dan cara mengatasinya dengan tepat.


1. Rembesan Air

Penyebab paling banyak yang membuat dinding lembab adalah air. Asalnya bukan hanya dari air hujan, melainkan kebocoran atap, kebocoran pipa air, dinding di tempat lembab seperti kamar mandi, wastafel atau bak cucian piring.

Cara mengatasi dinding yang lembab adalah dengan mengatasi sumber masalah. Apabila ada kebocoran, perbaiki dan tutup celahnya, apabila berada di kamar mandi bisa menggunakan cat khusus dan usahakan kamar mandi bisa cepat kering setelah digunakan.

2. Hasil Kondensasi

Kelembaban dari hasil kondensasi terjadi akibat udara yang mengembun di dinding. Ketika udara hangat dan lembab bersentuhan dengan permukaan yang dingin, seperti dinding, udara tidak bisa menahan kelembaban, yang mengakibatkan tetesan air muncul dan menyebabkan lembap berlebih. Hal ini juga bisa disebabkan karena ventilasi udara yang buruk di rumah.

Cara untuk mencegah hal ini terjadi adalah dengan menyediakan alat dehumidifier yang memang berguna untuk menyerap kelembapan di rumah. Lalu, jangan lupa selalu buka jendela dan ventilasi yang lain saat hari cerah dengan begitu sirkulasi udara di dalam rumah dapat lancar.

Rembesan air yang berlebih dapat merusak tembok dan menyebabkan banyak masalah, seperti kebocoran, cat terkelupas, retak, bahkan jamur dan lumut. Pengecatan ulang tidak akan mengatasi kelembapan pada dinding. Pemilik rumah harus mengatasi sumber masalah, baru memperbaiki tampilan dinding agar masalah yang sama tidak terulang.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Muncul Noda Putih Saat Menyentuh Cat Dinding? Begini Cara Mengatasinya



Jakarta

Cat dinding yang berkapur dapat mengotori benda apa pun yang menempel di atasnya. Mulai dari pakaian, tangan, rambut, hingga barang lainnya.

Pada awalnya tidak ada yang menyadari jika cat dinding tersebut bermasalah. Ketika ada yang menyandarkan badan ke dinding atau hendak meletakkan tangan di dinding, muncul noda berwarna putih pada pakaian dan tangan.

Sebenarnya dari mana asal kapur tersebut dan bagaimana cara mengatasi cat dinding yang seperti itu?


Arsitek Denny Setiawan mengatakan kondisi cat dinding seperti itu disebabkan oleh kesalahan pada saat pengacian hingga pengecatan. Semua yang menempel pada bata tidak sepenuhnya menempel.

“Yang membuat hal itu terjadi adalah bata itu tidak mengering sempurna pada saat proses plesteran sehingga acian tidak menempel sempurna dengan plesteran. Hal itu berakibat jika acian itu dicat, catnya itu tidak akan menempel sempurna juga pada acian,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025).

Pengerjaan yang buru-buru dan tidak menunggu hingga semua proses mengering secara sempurna menimbulkan transfer warna dari cat dinding.

“Jadi setiap proses acian di atas plesteran, cat di atas acian itu, harus ada jeda minimal 2 minggu. Untuk mengering. Jadi proses itu harus terjadi,” jelasnya.

Lalu, untuk mencegah munculnya kapur atau garam-garam pada permukaannya, dinding juga harus dilapisi dengan cat pencegah munculnya alkali. Pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Penyebabnya biasanya dikarenakan indikasi masuknya kelembapan dan buruknya kualitas udara dalam ruangan tersebut. Hal ini dapat membuat cat mudah rusak.

Untuk mencegah muncul lapisan alkali adalah dengan memakai cat dasar atau cat primer sebelum mengecat lapisan lainnya. Cat dasar ini biasanya berwarna putih, tetapi saat ini sudah banyak produsen yang menyediakan warna lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Cara Mengatasi Dinding yang Berkapur atau Muncul Kristal Alkali

Denny mengatakan untuk mengatasi muncul kapur atau kristal alkali pada dinding adalah dengan mengupas seluruh lapisan dinding. Kemudian, dilakukan pelapisan ulang. Setiap lapisan harus ditunggu selama 2 minggu sampai dipastikan benar-benar mengering.

“Cara memperbaikinya adalah harus dikupas, dikasih alkali. Alkali itu harus dikupas. Kalau nggak, percuma. Waktu tunggunya 2 minggu, supaya kelembapannya hilang,” ungkapnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Muncul Bau Amis Setelah Mengepel Lantai? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Setelah bersih-bersih rumah, yang diharapkan adalah rumah bersih dan rumah terasa segar. Namun, pernah tidak mendapati lantai yang baru saja dipel justru mengeluarkan bau tidak sedap seperti amis atau bau telur busuk?

Bau tersebut biasanya tidak tercium saat sedang menyiapkan kain pel, melainkan setelah selesai mengepel. Pasti pemilik rumah bingung karena seharusnya rumah jadi wangi setelah dipel dengan pewangi, bukan justru berbau amis.

Tenang, bau tersebut bisa diatasi segera karena letak masalahnya ada di alat pel yang digunakan. Dilansir situs Hunker, berikut beberapa penyebab dan cara mengatasi bau amis yang muncul setelah mengepel.


1. Alat Pel

Apabila mendapati lantai berbau amis setelah dipel, coba cek kain pel yang digunakan. Apakah sudah dicuci sebelum digunakan atau langsung digunakan untuk mengelap lantai?

Kain pel rentan sekali menjadi sumber bakteri dan jamur. Aktivitas dari bakteri dan jamur dapat menimbulkan bau dan perubahan warna pada kain pel sehingga harus dicuci bersih dan kering. Ada anjuran untuk selalu mencuci alat pel dengan air bersih atau air hangat sebelum digunakan. Air tersebut bisa juga ditambahkan cairan anti bakteri atau pewangi. Cara ini dapat membuat kain pel lebih steril dan tidak muncul bau tak sedap pada lantai setelah digunakan.

Selain itu, kain pel juga perlu diganti secara berkala, apabila warna kainnya sudah gelap padahal semula berwarna putih, segera ganti dengan yang baru.

2. Sumber Air Pel

Masalah kedua berasal dari air yang digunakan untuk mengepel. Setiap mengepel seharusnya air pembersih diganti karena sudah terkontaminasi bakteri. Kemudian, setiap air baru sebaiknya ditambahkan cairan khusus pembersih lantai dan pemutih. Air yang dicampur dengan pemutih bisa memusnahkan bakteri dan jamur penyebab aroma tidak sedap pada lantai.

3. Sumber Bau Bukan dari Lantai

Jika dirasa bukan dari kain pel dan air yang digunakan, coba periksa kondisi lantai di rumah. Apakah sebelumnya ada makanan atau kotoran yang jatuh ke lantai.

Untuk mengatasi lantai yang memang sudah berbau, bisa dengan menuangkan campuran baking soda dengan air. Lalu biarkan campuran tersebut semalaman. Bila masih tidak berhasil, kamu harus coba untuk mencari sumber baunya. Sebagai contoh, mungkin karpet di rumah kamu adalah penyebabnya, karena karpet cenderung mudah untuk menangkap bau.

4. Tutupi dengan Pengharum Ruangan

Bila semua penyebab di atas sudah diatasi namun lantai masih tercium bau amis, semprot pengharum ruangan ke sekitar area tersebut. Kemudian, coba pel sekali lagi dengan kondisi air dan kain pel bersih.

Bisa juga dengan meletakkan semangkuk cairan pembersih serbaguna di area tersebut dan diamkan semalaman untuk menutupi sebagian aroma amis dari lantai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Kesalahan Mencuci yang Bikin Warna Pakaian Cepat Pudar



Jakarta

Sering berpikir apa ya penyebab pakaian jadi lebih cepat pudar? Pasti jawabannya sebab terlalu sering dicuci, ‘kan? Padahal, mencuci pakaian sah-sah saja asal dilakukan dengan tepat. Warna pakaian yang cepat pudar itu diakibatkan oleh kesalahan dalam proses mencuci.

Dilansir dari Real Simple, pada Selasa (03/06/2025) terdapat beberapa kesalahan yang mungkin tidak disadari bagi sebagian orang saat mencuci. Kesalahan ini dapat membuat warna pakaian jadi lebih cepat pudar.

Menggunakan Deterjen Keras

Bahan kimia pada deterjen yang terlalu keras dapat merusak bahan tekstil. Selain itu, juga bisa mengubah warna pakaian seiring waktu. Oleh karena itu, perhatikan kembali apakah deterjen yang dipakai sehari-hari terlalu banyak mengandung bahan kimia atau tidak. Sebagai solusi alternatif, bisa coba pakai deterjen yang berbahan dasar alami.


Terlalu Banyak Menggunakan Deterjen

Ternyata terlalu banyak menggunakan deterjen saat mencuci tidak berarti membuat pakaian jadi lebih bersih, justru sebaliknya. Menggunakan deterjen secara berlebihan dapat meninggalkan residu pada pakaian sehingga membuat pakaian menjadi lebih cepat kusam serta mempercepat proses pemudaran.

Kualitas Air Buruk

Beberapa kasus pakaian pudar bisa disebabkan oleh air yang digunakan saat mencuci. Air sadah mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium yang bisa menyebabkan kain terasa kasar, melemahkan serat kain, membuat kain cepat rusak, hingga mempercepat pemudaran warna.

Penggunaan Air Panas

Jenis kain tertentu memang dianjurkan menggunakan air panas seperti handuk atau pakaian yang saat kotor. Namun, air yang terlalu panas ini juga menjadi salah satu penyebab pudarnya warna pakaian. Sebab, air panas dapat membuka serat kain sehingga warna kain lebih mudah hilang. Oleh karena itu, gunakan air dingin terutama untuk pakaian yang berwarna gelap atau cerah.

Terlalu Banyak yang Dicuci

Pakaian justru tidak dapat bersih optimal jika dicuci ke dalam mesin cuci yang muatannya banyak. Membebani mesin cuci dengan pakaian yang banyak justru membuat mesin cuci sulit mendapat ruang cukup untuk bergerak. Akibatnya, pembilasan tidak dilakukan secara benar, deterjen mengendap, dan meninggalkan residu yang membuat pakaian lebih cepat berubah warna.

Itulah beberapa kesalahan mencuci yang berpotensi membuat pakaian kamu lebih cepat pudar warnanya.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

3 Penyebab Ada Kadal di Rumah dan Cara Mengusirnya


Jakarta

Kadal merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya tidak berbahaya bagi penghuni rumah.

Terkadang keberadaannya bisa menguntungkan karena berperan sebagai pengusir hama. Walau demikian, adanya kadal di rumah bisa membuat penghuni gelisah dan berusaha untuk mengusirnya.

Sebelum bicara cara mengusir kadal, sebenarnya kenapa bisa sampai ada hewan reptil tersebut di rumah? Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini penyebabnya.


Penyebab Adanya Kadal di Rumah

1. Adanya Tempat Perlindungan

Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Tak heran jika hewan satu ini bisa ditemukan di balik lemari atau di balik semak-semak, bahkan kursi taman.

2. Sumber Air

Kadal tertarik untuk masuk ke dalam maupun di sekitar pekarangan rumah karena adanya sumber air. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan selama berbulan-bulan.

3. Sumber Makanan

Selain sumber air dan tempat perlindungan, adanya sumber makanan bisa membuat kadal datang ke pekarangan rumah. Beberapa makanan yang dikonsumsi kadal di antaranya semut, cacing tanah, hingga sayur.

Cara Mengusir Kadal

Jika penghuni rumah ingin mengusir kadal, bisa lakukan beberapa hal berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce.

1. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terracedaun mint. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menanam tanaman yang tidak disukai kadal, contohnya seperti eucalyptus, serai, dan peppermint. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

2. Bubuk Cabai

bubuk cabaibubuk cabai Foto: iStock

Cara lain yang bisa dilakukan yaitu membuat ramuan semprot. Penghuni rumah bisa membuatnya dengan mencampurkan air dan cabai bubuk ke dalam botol semprot.

Lalu, semprotkan cairan tersebut ke area dekat pintu masuk atau area tersembunyi lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Bau menyengat yang menguar dari cabai akan membuat kadal berpikir dua kali sebelum masuk ke area rumah.

3. Ampas Kopi

Jangan Dibuang! Ini 5 Manfaat Ampas Kopi untuk Keperluan Dapurampas kopi. Foto: Getty Images/Larisa Stefanuyk

Penghuni rumah juga bisa menggunakan ampas kopi untuk mengusir kadal. Cukup taburkan ampas kopi di sekitar rumah, misalnya di taman atau di dekat titik masuk untuk mencegah kadal ke dalam rumah.

Kadal tidak menyukai bau kopi yang kuat serta teksturnya yang kasar.

Nah, kalau sudah dilakukan cara-cara tersebut tapi masih belum ampuh mengusir kadal, saatnya menggunakan jasa profesional. Mereka akan memeriksa rumah dan menutup jalur masuk kadal atau bahkan menggunakan produk pengusir kadal.

Itu dia penyebab dan cara mengusir kadal dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi dan Cara Atasinya


Jakarta

Cacing merupakan salah satu hewan melata yang bisa muncul di berbagai tempat, salah satunya di dalam kamar mandi. Sebagian orang merasa geli dan takut dengan kehadiran cacing karena khawatir bisa masuk ke dalam tubuh.

Ada sejumlah penyebab mengapa cacing bisa muncul di kamar mandi, salah satunya karena kondisi kamar mandi yang lembap dan basah. Kondisi itu jadi tempat yang cocok bagi hewan melata tersebut untuk berkembang biak.

Namun jangan khawatir, ada beberapa cara ampuh untuk mengatasi cacing di kamar mandi. Bagaimana caranya? Simak tipsnya dalam artikel ini.


Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan cacing bisa muncul di kamar mandi rumah. Dikutip dari DIY Home Comfort, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyebabnya:

1. Pipa Air Bocor

Faktor yang pertama karena terjadi kebocoran pipa air. Hal itu menyebabkan kamar mandi sangat lembap sehingga jadi tempat ideal bagi cacing untuk tumbuh. Sayangnya, kebocoran pipa air sering tidak terlihat seperti di balik dinding atau di bawah atap.

2. Drainase Buruk

Kondisi drainase di rumah yang buruk juga bisa menyebabkan cacing muncul di kamar mandi. Hewan ini bisa masuk lewat saluran pembuangan yang mampet atau kotor.

3. Kamar Mandi Kotor

Selain karena drainase yang buruk, kondisi kamar mandi yang kotor juga menjadi tempat yang disenangi cacing. Bahkan, kotoran hingga jamur bisa tumbuh di kamar mandi sehingga membahayakan kesehatan penghuni.

4. Suhu Lembap di Kamar Mandi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kondisi lembap pada kamar mandi juga bisa menyebabkan cacing bermunculan. Ventilasi udara yang buruk membuat toilet jadi lembap secara terus-menerus, sehingga jadi tempat yang cocok bagi cacing berkembang biak.

Cara Ampuh Mengatasi Cacing di Kamar Mandi

Jika menemukan cacing di kamar mandi, jangan panik dan khawatir. Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi hewan tersebut. Simak beberapa tipsnya di bawah ini:

1. Cairan Pemutih

Cara yang pertama adalah menggunakan cairan pemutih. Zat kimia tersebut dapat membunuh telur dan juga cacing-cacing yang bersembunyi di kamar mandi. Untuk cara pakainya, kamu bisa menuangkan cairan pemutih ke saluran air atau sela-sela di kamar mandi yang jadi tempat bersembunyi cacing.

2. Baking Soda dan Cuka Putih

Kombinasi baking soda dan cuka putih dinilai ampuh untuk membasmi cacing di kamar mandi. Untuk cara pakainya, campurkan baking soda dan cuka putih dengan perbandingan 50:50, lalu tuang air secukupnya dan aduk hingga merata.

Jika sudah tercampur rata, siram cairan tersebut ke area yang terdapat cacing dan saluran pembuangan air di kamar mandi.

3. Garam dan Air Sabun Mandi

Cara berikutnya adalah dengan menggunakan garam dan sabun mandi. Campurkan 500 gr garam dengan 5 liter air sabun mandi, setelah itu kocok hingga merata.

Kemudian siram air tersebut pada dinding, lantai, dan saluran pembuangan air di kamar mandi. Jangan lupa untuk menyikat kamar mandi dan siram kembali dengan air bersih.

Itulah empat penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi dan cara ampuh untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Penyebab dan Cara Cegah Cicak Masuk Rumah


Jakarta

Cicak merupakan salah satu reptil yang kerap ada di dalam rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, tetapi bisa membuat penghuni rumah takut atau terkadang merasa jijik.

Belum lagi, kotoran cicak yang membuat ruangan kotor. Perilakunya juga terkadang suka memakan makanan yang terbuka bisa membuat penghuni rumah kesal.

Kenapa ya bisa ada cicak di rumah?


Penyebab Cicak Ada di Rumah

Ada beberapa alasan yang membuat cicak datang ke rumah. Dilansir dari situs Housing, berikut ini informasinya.

– Banyak serangga di rumah
– Ada makanan yang tergeletak
– Ada genangan air yang membuat ruangan lembap
– Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
– Suhu di dalam rumah hangat

Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah. Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

Singkirkan Sumber Makanan

Biasanya cicak akan muncul karena terdapat banyak makanan, misalnya semut atau serangga lainnya. Kalau di rumah banyak serangga, sebaiknya atasi hal itu terlebih dahulu.

Selain itu, jika ada bahan makanan sebaiknya langsung disimpan di kulkas. Jangan biarkan tergeletak begitu saja karena bisa menarik cicak untuk memakannya. Hal yang jika ada remahan atau tumpahan makanan, sebaiknya segera dibersihkan.

Tutup Akses Masuk Cicak

Pastikan penghuni rumah menutup akses masuk cicak, seperti jendela atau ventilasi. Penghuni rumah bisa memasang jaring pada jendela atau ventilasi untuk mencegah cicak masuk dan masih mendapat sinar matahari.

Bersihkan Rumah

Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

Cara Usir Cicak dari Rumah

Kalau sudah ada cicak di rumah, bisa juga mengusirnya. Dilansir dari Livspace dan Homes & Gardens, berikut ini caranya.

Lada dan Cabai

Black pepper seeds or peppercorns ( dried seeds of piper nigrum ) in wooden bowl and spoon isolated on wood table background.lada Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

Salah satu cara untuk mengusir cicak adalah menggunakan lada dan cabai. Caranya cukup campurkan sedikit merica atau bubuk cabai ke dalam air dan semprotkan ke area yang sering didatangi cicak.

Bubuk Kopi

bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

Cicak tidak menyukai aroma kopi yang kuat. Oleh karena itu, ia akan menjauhi aroma yang menyengat dari bubuk kopi.

Untuk mengusir cicak menggunakan bubuk kopi, bisa dengan mencampurkan bubuk kopi ke dalam air dan menyemprotkan ke daerah yang sering dilalui cicak. Selain itu, bisa juga menaburkan bubuknya saja.

Kamper

Untuk mengusir tikus atau hewan lain yang kemungkinan akan bersarang di mesin mobil, gunakan kapur barus.Kamper. Foto: Dadan Kuswaraharja

Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Penghuni rumah bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

Itulah penyebab, cara mencegah cicak masuk rumah, dan cara mengusir dari rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Bunga Es di Freezer Kulkas Bisa Merusak Mesin, Ini Cara Mencegahnya



Jakarta

Bunga es di freezer kulkas jangan dianggap sepele. Sebab jika bunga es semakin membesar bisa menimbulkan bau, ruang freezer semakin sempit dan bisa merusak kulkas jika terjadi dalam jangka panjang.

Memang munculnya bunga es di freezer kulkas merupakan hal yang wajar. Namun bisa saja itu dihindari jika tahu penyebab dan cara mencegahnya.

Berikut penjelasan mengenai penyebab munculnya bunga es di freezer, lengkap dengan cara mencegah, dan cara mengatasi dengan benar agar tidak merusak kulkas.


Penyebab Munculnya Bunga Es di Freezer

Bunga es adalah uap air yang membeku akibat pintu kulkas yang sering dibuka tutup. Uap air bisa berasal dari tiap benda yang disimpan di kulkas, atau dari ruangan tempat mesin pendingin ini berada.

Sesuai namanya, titik-titik kecil uap air membeku dan makin menumpuk layaknya bunga. Kristal bunga es yang sudah tebal tidak bisa dicairkan. Dikutip dari situs Mr Appliance, berikut beberapa penyebab munculnya bunga es:

Pintu freezer yang terbuka, bahkan dalam waktu singkat dapat menyebabkan munculnya bunga es. Penyebabnya adalah udara hangat dan lembap dari ruangan masuk ke dalam freezer.

Kemudian udara yang masuk akan mengembun pada berbagai benda di dalam freezer. Lama-kelamaan, kondensasi tersebut akan membeku dan menciptakan bunga es di dalam freezer.

Ada Celah pada Pintu

Penyebab pertama adalah terdapat celah pada pintu. Pintu kulkas memiliki magnetic gasket seal yang membuat pintu bisa tertutup rapat. Gasket ini mungkin rusak karena faktor usia atau masalah lain.

Untuk mengecek apakah gasket rusak, coba lakukan tes dengan meletakkan selembar uang kertas di tengah-tengah pintu, lalu tutuplah pintu tersebut. Tariklah kertas tersebut, jika mudah terlepas, berarti gasket kamu tidak menutup rapat.

Freezer Terlalu Penuh

Penyebab ketiga adalah freezer terlalu penuh. Isi yang terlalu penuh akan menghalangi sirkulasi udara. Setiap kali pintu freezer dibuka, udara hangat dan lembap akan mengendap di atas makanan dan memunculkan bunga es.

Pembuat Es Rusak

Jika kulkas kamu memiliki pembuat es built-in di pintu, ada kemungkinan udara hangat masuk ke dalam freezer lewat saluran es. Hal ini tidak cuma menyebabkan terbentuknya bunga es di dalam freezer, tetapi juga bisa merusak pembuat es.

Meletakkan Wadah Panas atau Basah di dalam Freezer

Meletakkan wadah panas atau basah juga akan meningkatkan kelembapan dalam freezer. Udara lembap akan memunculkan bunga es di sisi freezer. Pastikan menyimpan barang dalam kondisi kering.

Pemanas Pencairan Es yang Rusak

Beberapa kulkas dilengkapi pencair bunga es otomatis. Jika bunga es sudah menumpuk, tetapi pemanas tidak bekerja, mungkin ada masalah dengan papan kontrol timer pencairan.

Jika ternyata papan kontrolnya tidak rusak, mungkin alat pemanas pencairannya yang rusak. Tanpa alat ini, kamu harus mencairkan bunga es sendiri.

Termostat Pencairan Es Tidak Berfungsi

Jika penumpukan bunga es paling banyak tampak di sekitar dinding belakang freezer atau di ventilasi, kulkas mungkin mengalami masalah dengan termostat pencairan es.

Masalah ini bisa menjadi rumit, karena termostat pencairan es adalah komponen sensitif yang dipicu oleh perubahan pada evaporator. Ini memainkan peran penting dalam memasok daya ke pemanas dan mengendalikan awal dan akhir siklus pencairan.

Cara Mencegah Munculnya Bunga Es di Freezer

Jangan pernah menganggap sepele terhadap munculnya bunga es. Sebaiknya detikers melakukan langkah pencegahan agar bunga es tidak muncul di freezer. Berikut beberapa caranya:

  • Pastikan menutup pintu freezer dengan rapat dan jangan terlalu sering atau terlalu lama dibuka.
  • Dinginkan makanan sebelum dimasukkan ke freezer: Jangan memasukkan dalam kondisi panas.
  • Bersihkan freezer secara teratur, termasuk jika sisa makanan atau cairan yang tumpah.
  • Isi freezer jangan terlalu penuh, pastikan udara bisa bersirkulasi dengan baik.
  • Periksa segel pintu, apakah ada retakan atau celah pada segel pintu. Gantilah jika perlu agar kulkas tertutup rapat.
  • Cari suhu yang tepat untuk kulkas kamu, sesuai dengan buku panduan.
  • Tempatkan kulkas dengan benar. Jangan diletakkan di ruangan panas atau berdekatan dengan perabotan panas.

Cara Menangani Bunga Es di Freezer

Jika bunga es sudah muncul, jangan membiarkannya terlalu lama. Berikut beberapa langkah menangani bunga es di freezer.

1. Keluarkan Makanan dari Freezer

Langkah pertama adalah mengeluarkan makanan dari freezer ke bagian cooler agar makanan tak rusak karena fluktuasi suhu.

2. Letakkan Handuk Atau Kain

Selanjutnya, letakkan handuk atau kain secara strategis di sekitar dan di bagian bawah kulkas agar bisa menyerap air dari es yang mengalir ke bawah.

3. Cabut Listrik

Setelah melakukan langkah pencegahan di atas, cabut listrik agar beralih ke mode pencairan. Langkah ini juga mencegah terjadinya sengatan listrik maupun korsleting.

4. Biarkan Bunga Es Mencair Sendiri

Diamkan kulkas dan biarkan bunga es mencair secara alami. Jangan melakukan tindakan paksa, seperti mencongkel atau memukul dengan alat keras. Hal ini bisa merusak bagian dalam freezer.

5. Bersihkan dan Keringkan

Jika sudah mencair secara keseluruhan, mulai keringkan freezer. Ini juga waktu yang tepat untuk membersihkan kulkas secara menyeluruh. Manfaatkan sabun cuci piring atau soda kue, Jangan lupa keringkan jika sudah bersih.

6. Masukkan Lagi Makanan ke Freezer

Jika sudah bersih dan kering, kembali colokkan listrik dan masukkan kembali makanan ke freezer yang sudah bebas dari bunga es. Jangan lupa lakukan langkah pencegahan agar bunga es tak lagi muncul.

Nah, itulah berbagai penyebab munculnya bunga es yang mulai sekarang bisa dihindari. Selain merepotkan, bunga es juga membuat kulkas bisa rusak jika dibiarkan dalam jangka panjang.

(das/das)



Sumber : www.detik.com