Tag Archives: penyebabnya

Rumah Tetap Kotor Meski Sudah Dibersihkan? Ternyata Ini Sebabnya


Jakarta

Menjaga kebersihan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik rumah. Tidak cukup menyapu dan mengepel lantai, tapi juga perlu membersihkan debu yang menempel di sudut-sudut ruangan.

Meski sudah rutin dibersihkan secara berkala, tapi terkadang rumah masih terasa kotor dan berdebu. Terkadang masih ditemukan sisa-sisa kotoran yang menempel di lantai atau karpet.

Hal ini tentu menyebalkan karena rumah yang harusnya tampak bersih tapi malah tetap kotor. Lantas apa penyebabnya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab Rumah Tetap Kotor Meski Sudah Sering Dibersihkan

Ada sejumlah hal yang menyebabkan rumah masih tetap kotor meski sudah rutin dibersihkan. Dikutip dari Good Housekeeping, berikut beberapa penyebabnya:

1. Menyapu Lantai Secara Asal

Terdengar sepele, tapi jika menyapu lantai secara asal bisa menyebabkan rumah tetap kotor. Mungkin ada beberapa sudut rumah yang tidak disapu sehingga debu dan kotoran masih menempel. Seiring waktu, debu tersebut akan menumpuk dan bisa memicu masalah kesehatan.

Cobalah menyapu lantai secara perlahan dan gunakan pengki (pengeruk sampah) untuk menampung kotoran di lantai. Pastikan sapu bagian kolong meja, kolong lemari, dan sudut ruangan karena area tersebut sering ditemukan banyak debu.

2. Karpet Jarang Dibersihkan

Jika memiliki karpet di rumah sebaiknya juga rutin dibersihkan secara berkala. Karpet jadi salah satu tempat paling berdebu di rumah karena sering diinjak atau diduduki oleh penghuninya.

Untuk membersihkan karpet bisa menggunakan vacuum cleaner. Lakukan pembersihan setiap seminggu sekali jika karpet sering digunakan, seperti dipasang ruang tamu atau kamar tidur.

3. Jendela dan Pintu Rumah Dibiarkan Terbuka

Membuka jendela dan pintu dapat mengalirkan udara ke dalam rumah sehingga terasa lebih adem. Meski begitu, pintu dan jendela yang selalu dibiarkan terbuka justru membuat debu masuk ke dalam rumah.

Sebaiknya buka pintu dan jendela rumah saat pagi dan sore agar meminimalisir debu yang masuk ke rumah. Selain itu, membuka jendela dan pintu saat siang hari berpotensi membuat rumah terasa panas.

4. Punya Hewan Peliharaan

Memelihara hewan seperti kucing atau anjing juga memicu rumah cepat kotor meski sudah rutin dibersihkan. Sebab, bulu-bulu hewan bisa beterbangan ke udara dan menempel di sofa, lantai, karpet, hingga kamar tidur.

Solusinya adalah dengan lebih sering membersihkan rumah agar tidak ada sisa-sisa bulu hewan. Selain itu, pastikan hewan peliharaanmu rutin dibersihkan agar bulunya tidak mudah rontok.

5. Memakai Sepatu di Dalam Rumah

Kebiasaan memakai sepatu di dalam rumah membuat lantai jadi cepat kotor. Apalagi jika sepatu atau sendal yang dipakai penuh lumpur dan tanah, tentu lantai rumah yang seharusnya bersih jadi kembali kotor.

Untuk itu, hindari kebiasaan menggunakan sepatu di dalam rumah karena berpotensi membuat lantai cepat kotor. Pastikan sepatu dan sendal diletakkan di luar rumah serta disusun di rak sepatu agar terlihat rapi.

Demikian lima penyebab rumah cepat kotor meski rutin dibersihkan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tanaman Hias yang Cantik Bisa Cepat Mati Gegara 5 Hal Ini


Jakarta

Menanam tanaman hias dapat mempercantik hunian dan menciptakan kesan asri di rumah. Asalkan tanaman tersebut dirawat secara rutin agar bisa tumbuh subur.

Sayangnya, tidak semua orang paham bagaimana cara merawat tanaman dengan tepat. Seiring waktu, tanaman bisa layu dan akhirnya mati karena salah dalam merawatnya.

Ingin tahu penyebab tanaman hias yang cantik bisa layu dan mati? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Penyebab Tanaman Hias Bisa Cepat Mati

Sejumlah ahli tanaman membeberkan beberapa hal yang membuat tanaman hias di rumah cepat layu dan akhirnya mati. Dilansir situs The Spruce, berikut penyebabnya:

1. Minim Cahaya

Ada beberapa tanaman hias yang membutuhkan banyak cahaya matahari agar bisa tumbuh subur. Jika tumbuhan diletakkan di area yang sempit dan gelap, maka tak heran bisa cepat layu dan mati.

“Memindahkan tanaman ke tempat yang mendapatkan lebih banyak cahaya alami di siang hari akan sangat membantu proses pertumbuhan,” kata ahli hortikultura Justin Hancock.

Jika rumah kurang mendapatkan sinar matahari, Justin menyarankan untuk menggunakan lampu LED agar tanaman bisa memperoleh banyak cahaya setiap hari.

2. Terlalu Banyak Air

Tidak ada salahnya menyiram tanaman secara berkala. Namun kalau terlalu banyak disiram justru membuat tanaman cepat layu. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apakah tanaman di rumah perlu disiram rutin atau sesekali saja.

“Setiap seminggu sekali, coba masukkan jari Anda ke dalam tanah dan cek kelembapannya. Kebanyakan tanaman membutuhkan setidaknya separuh bagian atas tanah untuk benar-benar kering saat setelah disiram,” ujar pakar tanaman Jarrod Bouchie.

3. Terlalu Banyak Diberi Pupuk

Terlalu banyak memberikan pupuk pada tanaman ternyata juga tidak baik. Seiring waktu, tanaman bisa layu dengan tanda-tanda awal seperti daun berwarna kuning kecokelatan dan batang layu.

Ada beberapa tanaman hias yang perlu diberi pupuk setiap sebulan sekali. Lalu, ada juga tumbuhan yang perlu diberi pupuk 2-4 kali dalam setahun. Jadi, penting untuk mencari tahu penggunaan pupuk untuk tanaman hias di rumah.

4. Serangan Hama

Penyebab berikutnya karena tanaman hias di rumah diserang hama. Untuk mengatasinya bisa menggunakan cairan pestisida yang dijual bebas di pasaran.

Kalau khawatir efek samping dari bahan kimia, detikers bisa menggunakan pestisida dari sejumlah bahan alami, seperti semprotan bawang putih, tembakau, dan cabai.

5. Terpapar Suhu Ekstrem

Tanaman hias bisa cepat mati karena faktor cuaca ekstrem, seperti suhu panas atau tingkat kelembapan tinggi. Maka dari itu, pilih tanaman hias yang sesuai dengan suhu di wilayah tempat tinggal. Jika suhu udara cenderung panas, maka sebaiknya pilih tanaman hias yang bisa tumbuh tanpa perlu disiram secara berkala.

Demikian lima hal yang membuat tanaman hias di rumah cepat layu. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lampu Sering Berkedip? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


Jakarta

Lampu terkadang bisa berkedip dalam beberapa situasi. Kedap-kedip di sini maksudnya lampunya mati-nyala berulang kali.

Padahal, tidak ada yang bermain dengan sakelar lampu. Nah, sebenarnya lampu kedap-kedip bisa menandakan suatu masalah.

Lalu, kenapa lampu berkedip ya? Berikut ini penjelasannya.


Penyebab Lampu Berkedip

Inilah beberapa alasan lampu mati-nyala sendiri, dikutip dari Family Handyman.

1. Soket Harus Diganti

Jika lampu berkedip, bisa saja ada kerusakan pada soket. Soket adalah tempat untuk memasang bohlam. Setelah sudah lama digunakan, soket dapat mengalami kerusakan atau korosi karena sering terkena panas.

2. Sakelar Tidak Serasi

Sakelar berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan lampu. Kemungkinan sakelar tidak serasi atau tidak kompatibel kalau lampu sampai berkedip. Sebaiknya, pastikan aliran kedua benda itu setara sebelum membelinya.

3. Sirkuit Kelebihan Beban

Lampu dapat berkedip ketika aliran listrik kelebihan beban. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh terlalu banyak perangkat elektronik dinyalakan secara bersamaan sehingga sirkuitnya kelebihan beban.

4. Masalah Kabel

Nah, kalau kedipan terjadi pada semua lampu di rumah, berarti ada masalah pada panel listrik.

5. Sakelar Sudah Lama

Terakhir, sakelar yang sudah berumur membuat lampu berkedip. Sakelar yang termakan usia dapat terpengaruh kualitasnya. Fungsinya menurun karena pegas sudah aus atau ada sambungan kabel yang kendur. Hal ini mempengaruhi sinyal yang diterima lampu.

Itulah penyebab lampu berkedip. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Atap Tetap Bocor Meski Sudah Bolak-balik Diperbaiki? Ini Masalahnya


Jakarta

Setiap jenis material atap pasti memiliki risiko bocor. Penyebab utamanya adalah kualitasnya yang tidak begitu bagus atau pemasangannya yang tidak benar.

Musim hujan adalah saat yang tepat untuk mengetahui atap rumah kita bocor atau tidak. Apabila sudah menemukan titik kebocoran, penghuni rumah harus segera memperbaikinya untuk menghindari masalah yang lebih parah, seperti rumah kebanjiran dari air yang masuk dari atap, muncul jamur di plafon, hingga plafon ambruk.

Perbaikan atap ini harus benar-benar diatasi karena pada beberapa kejadian, atap sudah diperbaiki tetapi kembali bocor. Bahkan kebocorannya justru ditemukan di tempat berbeda. Apabila mengalami hal ini, apa sebenarnya masalahnya?


Dilansir dari RGB Constructions, berikut beberapa penyebab atap yang sudah diperbaiki kembali bocor.

Alasan Atap Bocor Meski Sudah Ditambal

1. Kesalahan Diagnosis Kebocoran

Penyebab yang paling umum ditemui adalah saat perbaikan kebocoran pertama, tukang atau pemilik rumah yang memperbaikinya salah menilai letak masalahnya. Kebocoran atap tidak hanya dikarenakan genteng bergeser atau genteng pecah. Bisa juga dikarenakan ada sumbatan di atap sehingga air tidak bisa terbuang ke bawah. Genangan tersebut bisa naik hingga ke area yang terbuka dan mengarah ke dalam rumah. Oleh karena itu, saat mengecek lokasi kebocoran juga harus disamakan dengan lokasi titik rembesan air di dalam rumah. Selain itu, ikuti jalur air bergerak ketika air datang.

2. Kualitas Material dan Jasa Perbaikan

Penyebab selanjutnya bisa dikarenakan kualitas material penutup kebocoran kurang kuat menahan terpaan hujan deras di musim hujan. Artinya perbaikan tersebut tidak efektif.

3. Robekan atau Lubang Genteng

Atap mudah robek atau muncul lubang tersembunyi pada genteng. Secara kasat mata kemungkinan letak kerusakan ini sulit ditemukan. Oleh karena itu, harus dilakukan penggantian genteng atau atap secara menyeluruh.

4. Pergeseran Fondasi Rumah

Hal ini biasanya terjadi di rumah tua, yakni kebocoran disebabkan oleh fondasi bangunan sudah bergeser karena pergerakan tanah. Hal ini memberi tekanan pada atap sehingga menyebabkan retak. Solusi

Itulah beberapa alasan atap bocor meski sudah sering ditambah. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Rumah Bau Kucing? Jangan Panik, Ini Biang Kerok & Cara Hilangkannya!


Jakarta

Memelihara hewan peliharaan seperti kucing tentu sangat menggemaskan. Namun, hewan berbulu ini terkadang mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh rumah.

Bau kucing ini mungkin sudah dianggap hal bias bagi pemilik rumah, tapi bagaimana jika ada tamu yang datang? Belum tentu mereka terbiasa mencium aroma tidak sedap itu.

Ada sejumlah penyebab munculnya bau kucing hingga ke seluruh rumah. Jangan khawatir, aroma tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara mudah.


Ketahui penyebab muncul bau kucing di rumah dan cara mengatasinya dengan mudah dalam artikel ini.

Penyebab Muncul Bau Kucing di Rumah

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan munculnya bau kucing di dalam rumah. Dilansir situs Furrbby, Rabu (19/11/2025), berikut beberapa penyebabnya:

1. Kotoran Kucing

Faktor utama karena terdapat kotoran kucing di dalam rumah. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia. Campuran konsentrasi itu memicu bau yang kuat dan beraroma busuk.

2. Kotak Pasir Jarang Dibersihkan

Meski kucing sudah paham untuk buang air di kotak pasir (litter box), tetapi jika kotak pasirnya tidak dibersihkan maka bisa memicu bau tak sedap di dalam rumah. Apalagi jika kotoran sudah menumpuk dalam jumlah banyak, baunya terasa semakin menyengat.

3. Bulu Kucing

Kucing memiliki bulu yang mudah rontok. Jika bulu sudah rontok maka bisa cepat menyebar ke seluruh ruangan dan menempel di karpet, sofa, atau tempat tidur.

Pada bulu kucing terdapat partikel mikroskopis yang merupakan sumber bau. Ketika bulu sudah menyebar ke seluruh ruangan maka bisa menimbulkan aroma tidak sedap.

4. Tempat Tidur Kucing yang Sudah Kotor

Apabila kucing di rumah memiliki tempat tidur sendiri, maka kain untuk alas tidurnya perlu dicuci secara berkala. Sebab, bulu-bulu dan sisa kotoran yang menempel bisa memicu bau tak sedap ke seluruh ruangan.

Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah

Bau kucing yang menyebar ke seluruh ruangan tentu bikin tidak nyaman. Dikutip dari The Spruce, berikut cara mudah menghilangkannya:

1. Bersihkan Kotak Pasir

Membersihkan kotak pasir kucing wajib dilakukan secara berkala. Semakin banyak anabul di rumah, maka perlu dibersihkan minimal setiap 2-3 hari sekali atau sebelum kotoran kucing menumpuk.

2. Grooming Kucing

Penting juga untuk membersihkan kucing dengan cara di-grooming. Kamu bisa membawa anabul kesayangan ke pet shop agar bisa dilakukan perawatan tubuh, seperti dimandikan, mencukur bulu, dan menggunting kuku.

Pastikan juga makanan yang diberikan cocok dan aman sehingga tidak mengganggu pencernaan. Lalu, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, serta rutin membawanya ke dokter hewan untuk dicek kondisi kesehatan.

3. Rajin Bersihkan Rumah

Bulu-bulu kucing yang beterbangan di udara dapat menempel di karpet, sofa, hingga tempat tidur. Maka dari itu, pastikan rumah dibersihkan setiap hari, terutama pada area yang sering didatangi kucing karena kerap ditemukan banyak bulu.

Itulah penyebab dan cara mengatasi bau kucing yang tidak sedap di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Walang Sangit di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



Jakarta

Walang sangit merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Keberadaannya bisa mengganggu penghuni rumah karena hewan itu mengeluarkan bau yang sangat mengganggu.

Walang sangit mengeluarkan bau menyengat bukan tanpa alasan. Itu adalah caranya untuk mempertahankan diri saat merasa terancam.

Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, serangga dengan nama ilmiah Leptocorisa oratorius Syn.Leptocorisa acuta ini merupakan hama penting pada tanaman budidaya, terutama padi. Wujudnya mudah dikenali dari bentuknya yang memanjang sekitar 2 cm, berwarna cokelat keabuan dan memiliki belalai (proboscic) yang digunakan untuk menghisap cairan tumbuhan.


Meski bisa ditemukan di rumah, walang sangit umumnya ditemukan di area persawahan, perkebunan, atau lereng hutan. Serangga ini tertarik pada bau busuk atau bau bangkai, seperti bangkai kepiting atau kotoran hewan, yang terkadang digunakan petani sebagai umpan dalam perangkap.

Tapi kenapa ya walang sangit bisa masuk rumah?

Menurut Boyke, walang sangit yang masuk ke rumah tidak berarti ada pertanda khusus, tapi lebih merupakan tanda adanya celah di rumah yang perlu diperbaiki. Serangga ini bisa masuk ke rumah melalui celah pintu, jendela, atau dinding yang tidak tertutup rapat.

“Mengatasinya adalah dengan menambal celah-celah itu,” katanya kepada detikcom, Selasa (18/11/2025).

Selain itu, cahaya lampu di luar rumah juga bisa menarik perhatian walang sangit, terutama di sore dan malam hari. Sampah daun kering di halaman rumah juga bisa menjadi tempat berkumpul walang sangit.

Untuk mengendalikan dan mengatasi walang sangit bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah menutup akses masuknya ke dalam rumah.

“Pengendalian walang sangit meliputi berbagai metode, antara lain perbaikan sanitasi, penutupan celah, lubang atau akses masuk hama pada bangunan, dan menggunakan insektisida,” paparnya.

Itulah penyebab dan cara mengatasi walang sangit di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Cukup 3 Pakai Bahan, Noda Kuning di Wastafel Keramik Langsung Hilang


Jakarta

Beberapa wastafel di rumah ada yang memakai bahan porselin atau keramik. Penampakannya seperti material guci keramik tebal, halus, dan mengkilat.

Material ini kerap dipilih karena sudut-sudutnya biasanya dibuat tidak tajam atau sikunya tumpul, tampilannya juga elegan sehingga cocok untuk rumah-rumah mewah, tidak mudah berkarat, dan tahan panas. Namun, ada satu kekurangan dari bahan ini, yakni mudah muncul noda kuning.

Noda tersebut umumnya muncul karena penumpukan kotoran yang tidak kunjung dibersihkan. Dilansir The Kitchn, cara membersihkannya mudah dan hanya butuh bahan-bahan di rumah, berikut langkahnya.


1. Bersihkan Wastafel dari Kotoran Padat

Wastafel sering jadi penampungan kotoran-kotoran padat seperti bekas makanan, rambut, hingga plastik. Pastikan sampah-sampah tersebut dibuang ke tempat sampah karena apabila masuk ke saluran pembuangan air justru menyebabkan tersumbat.

2. Gosok dengan Sabun Cuci Piring dan Air Hangat

Kunci untuk menghilangkan noda kuning yang kerap muncul adalah dengan memakai air hangat dan sabun cuci piring. Lalu gosok dengan kain mikrofiber berbahan lembut. Hindari menggunakan sikat tajam atau bulu sikat gigi karena dapat menggores permukaan wastafel.

Gosok permukaan dengan air hangat dan sabun cuci piring ringan.

3. Tambahkan Soda Kue

Jika noda kuning tidak kunjung hilang, tambahkan soda kue yang sudah dicampur air. Gosok lagi secara lembut dan sedikit ditekan pada bagian yang bernoda.

4. Keringkan

Setelah bersih, keringkan permukaannya memakai kain bersih yang kering. Selain itu, sebagai tambahan bisa juga menyemprotkan cuka putih yang dicampur air. Cuka berfungsi menambah kilau permukaannya. Bagian ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Tips Menjaga Wastafel Keramik Bebas dari Noda Kuning

Wastafel keramik atau porselen harus dijaga permukaannya agar tetap mengkilap. Caranya dengan menjauhkan dari bahan kimia abrasif dan keras yang dapat mengikis pelindung permukaannya yang mengkilap.

Hindari pula menggosok wastafel dengan sikat logam atau yang memiliki bulu tajam. Bahan pemutih yang keras juga tidak bisa dipakai untuk mengembalikan warna lama wastafel. Pemutih justru membuat warnanya tampak kusam.

Selain itu, pastikan air di rumah juga bersih bebas dari air sadah. Menurut Scott Shrader, pakar kebersihan dan kepala pemasaran di Cottage Care, wastafel bisa tampak kusam dan kotor penyebabnya adalah air sadah dan pemiliknya jarang membersihkannya sehingga partikel tak terlihat dari air tersebut mengering di permukaan wastafel.

Itulah cara mudah membersihkan wastafel keramik atau porselin, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Noda di Plafon Belum Tentu Karena Bocor! Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Saat musim hujan tiba, banyak pemilik rumah terkejut ketika menemukan noda lembap atau bercak kekuningan di plafon. Padahal, atap terlihat baik-baik saja dan tidak ada tanda kebocoran. Fenomena ini sering kali bukan rembesan hujan, melainkan kondensasi uap air yang diam-diam terbentuk di balik lapisan atap.

Ketika kelembapan dalam rumah meningkat, baik akibat aktivitas harian seperti mandi, memasak, hingga kualitas ventilasi yang buruk, uap air akan naik dan bertemu dengan permukaan yang lebih dingin di area langit-langit. Di titik inilah uap berubah menjadi tetesan air, memicu bercak, noda, hingga potensi jamur yang bisa merusak interior rumah.

Dilansir dari Homes and Gardens, berikut beberapa penyebab kondensasi di plafon dan cara mengatasinya.


Penyebab Kondensasi di Plafon

Tingkat Kelembapan Dalam Ruangan yang Tinggi

Aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci bisa meningkatkan kelembapan udara di dalam rumah. Jika kelembapan ini tidak dikontrol, uap air akan naik ke bagian langit-langit dan berkondensasi di permukaan plafon atau bagian rangka atap.

Isolasi Plafon yang Buruk

Insulasi yang kurang atau tidak merata bisa menciptakan titik dingin. Pada bagian tersebut, suhu bisa lebih rendah, sehingga udara lembap yang bersentuhan di sana akan lebih mudah mengembun.

Ventilasi yang Tidak Efisien

Kurangnya aliran udara di loteng atau ruang atas plafon membuat uap air sulit keluar. Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan akan terus menumpuk, memperbesar peluang kondensasi.

Kebocoran Atap yang Meniru Kondensasi

Kadang noda di plafon menyerupai bekas kebocoran, namun sebenarnya berasal dari kondensasi. Perlu diketahui perbedaannya agar solusi yang diambil tepat.

Penyaluran Udara Panas

Struktur bangunan seperti rangka baja atau kayu bisa menjadi penyaluran panas, yaitu bagian yang memindahkan panas dengan cepat dan menciptakan area yang lebih dingin. Titik-titik ini rentan menjadi lokasi embun uap air.

Cara Menangani & Mencegah Kondensasi di Plafon

Berikut beberapa langkah efektif untuk mengatasi masalah kondensasi dan mencegah munculnya bercak di plafon.

Kurangi Kelembapan dalam Ruangan

Penggunaan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa dilakukan, untuk mengeluarkan uap lembap dalam ruangan. Gunakan juga ventilasi yang cukup besar agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Pertimbangkan juga untuk memakai dehumidifier jika kelembapan ruangan sangat tinggi.

Perbaiki Insulasi Plafon

Tambahkan atau perbaiki lapisan insulasi di plafon untuk mengurangi titik dingin. Insulasi yang baik akan menjaga suhu bagian dalam plafon agar lebih stabil, mengurangi risiko embun.

Tingkatkan Ventilasi Loteng

Kalau di rumah ada loteng, pastikan loteng memiliki ventilasi yang cukup agar udara lembap bisa keluar. Ventilasi yang baik dapat sangat mengurangi penumpukan kelembapan.

Pastikan Bukan Karena Kebocoran

Sebelum menyimpulkan bahwa masalahnya berasal dari kondensasi, periksa terlebih dahulu apakah ada kebocoran pada atap, talang, atau saluran air. Kondensasi sering terlihat mirip dengan air menetes akibat kebocoran, sehingga mudah membuat orang salah diagnosis. Setelah memastikan semua jalur air dan struktur atap dalam kondisi baik, sumber masalah yang sebenarnya dapat diketahui dan dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Mengeringkan Plafon yang Basah

Jika plafon sudah lembap, lakukan pengeringan dengan hati-hati agar uap air yang mengendap bisa hilang sebelum menyebabkan jamur atau kerusakan struktur.

Itulah penyebab noda yang muncul di plafon karena kondensasi dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

11 Wisata Terkenal yang Kini Terbengkalai dan Tinggal Nama


Jakarta

Sejumlah tempat wisata ternama di Indonesia mengalami nasib buruk karena tak lagi eksis. Padahal dahulunya, tempat tersebut ramai dikunjungi dan menjadi favorit banyak orang.

Mau tahu mana saja tempat wisata tersebut? Simak artikel ini untuk mengetahuinya. Ada tempat wisata yang terbengkalai tak terurus, beralih fungsi, jadi tempat uji nyali, dan ada yang tinggal nama.

Tempat Wisata Terkenal yang Tak Eksis Lagi

Dirangkum dari artikel detikcom, berikut ini 11 tempat wisata yang dulunya terkenal tetapi tak eksis lagi:


1. THR Sriwedari, Solo

THR SriwedariTHR Sriwedari tahun 2017. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Bagi warga Solo dan sekitarnya, pasti tak asing lagi dengan THR Sriwedari. THR atau Taman Hiburan Rakyat menawarkan berbagai hiburan dengan harga merakyat.

Banyak wahana permainan anak yang seru. THR Sriwedari juga menjadi tempat pementasan seni musik, mulai dari dangdut, lagu-lagu Koes Plus, hingga musik rock.

Namun sejak akhir 2017, THR Sriwedari dibongkar dan rata dengan tanah karena lokasi tersebut dijadikan masjid. Namun pembangunan masjid di Taman Sriwedari itu mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

2. Hotel Berhantu Bedugul, Bali

Hotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, IndonesiaHotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, Indonesia. (Getty Images/iStockphoto/Aleksandr Golubev)

Kedua adalah hotel di Bedugul, Bali yang dulunya digadang-gadang bakal menjadi hotel mewah. Namun hal itu tak pernah terjadi karena pembangunannya dihentikan sebelum hotel dibuka.

Sejak 1990-an, bangunan dibiarkan begitu saja. Tak jelas siapa sosok pemilik hotel tersebut. Ada yang menyebut pemiliknya adalah keluarga Cendana, ada juga yang bilang dimiliki orang China tapi kehabisan modal.

Keberadaan hotel ini tetap menarik perhatian hingga ada media asing yang menyorotinya. Banyak yang mengatakan hotel tersebut berhantu. Hotel yang dimaksud adalah Taman Rekreasi Hotel & Resort di Kecamatan Baturiti.

Misteri yang menyelubungi bangunan mewah ini, tidak mengurangi minat masyarakat. Warganet justru menjadikan hotel tetap eksis di Google Maps. Banyak yang memberi ulasan, seakan-akan menginap di hotel tersebut dan mendapatkan pelayanan baik.

3. Jiwangga Resto, Sleman

Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker.Foto diambil Kamis (31/3/2022).Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker. Foto diambil pada Kamis (31/3/2022). (Jauh Hari Wawan S/detikJateng).

Jiwangga Resto di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dulu menjadi tempat wisata kuliner yang terkenal. Tapi kini terbengkalai dan banyak cerita horor mengenai tempat ini.

Dilansir dari detikJateng, bangunan restoran ini berkonsep kerajaan Majapahit, yang didominasi batu bata, ornamen ukiran kayu, dan bernuansa Hindu. Kini bangunan itu tertutupi tumbuhan liar yang tinggi.

Karena lama kosong, banyak orang yang bercerita mengenai penampakan sosok gaib. Ada yang pernah melihat ular raksasa, ada pula yang melihat sosok wanita yang disebut-sebut sebagai kuntilanak.

4. Wisata Banyu Nget, Trenggalek

Wanawisata Banyu Nget TrenggalekAir terjun Urang Kambu yang ikonik di Wanawisata Banyu Nget, Trenggalek. (Adhar Muttaqin)

Tahun 2017 lalu, wanawisata Banyu Nget di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek dibuka dan sempat menjadi viral karena memiliki banyak daya tarik. Misalnya air terjun Urang Kambu, mandi air hangat, jembatan kangen, hingga sepeda udara.

Tempat wisata ini hanya berumur 7 tahun hingga akhirnya tutup. Penutupan diduga karena merosotnya tingkat kunjungan wisatawan. Salah satu penyebabnya berkaitan dengan jalur wisata yang pindah ke jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung yang baru dibuka.

Pada Agustus 2024, detikJatim sempat melihat sendiri kondisi wisata Banyu Nget. Tampak gapura masuk masih berdiri kokoh, sementara pos penjagaannya tampak kosong. Akses jalannya banyak ditumbuhi semak-semak.

5. Snowbay Waterpark di TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII sebelum berubah fungsi. (Putu Intan/detikcom)

Snowbay Waterpark yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dulu menjadi idola anak-anak yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Terlebih jika akhir pekan, pasti tempat ini ramai.

Semenjak ada pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi. Dua tahun tutup, tempat wisata ini tak dibuka kembali dan kondisinya terbengkalai.

detikcom sempat mengunjungi lokasi pada Januari 2022 dan ternyata tempat itu dalam proses pembangunan untuk dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas penunjang lain untuk TMII.

6. Taman Remaja Surabaya

Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR. (Esti Widiyana)

Taman Remaja Surabaya (TRS) mirip dengan THR Sriwedari. Tempat ini menjadi salah satu objek wisata kebanggaan warga Surabaya. Tempat ini sangat merakyat karena harganya terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sekitar 20 wahana permainan.

Berdiri sejak 1971, TRS harus tutup karena kontrak kerja sama dengan pengelola sudah habis. Sempat ditutup sejak 2018, lokasi TRS kini dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya menjadi tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu.

7. Taman Festival Bali

Taman Festival BaliTaman Festival Bali. (dok denpasarkota.go.id)

Taman Festival Bali adalah tempat wisata populer di kawasan Denpasar sekitar 1997. Dulu tempat ini megah dan menjadi tempat tujuan bagi wisatawan yang datang ke Bali.

Tempat ini sudah lama tutup dan menjadi terbengkalai, sehingga kesannya angker. Namun kondisi ini membuat sebagian orang penasaran dengan Taman Festival Bali. Mereka ingin melihat suasana angker di sana dan menjadikannya sebagai tempat uji nyali.

Lokasinya mudah di akses, karena terletak di tepi pantai Padang Galak, Kesiman, Kota Denpasar, Bali.

8. Kampung Gajah Wonderland

Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung.Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung. (Whisnu Pradana)

Kampung Gajah Wonderland memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan. Lokasinya di Jalan Sersan Bajuri, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

Dibuka pada 2009, Kampung Gajah Wonderland hanya berusia sampai 9 tahun. Sejak 2018, Kampung Gajah Wonderland terpaksa tutup karena pailit.

Saat masih buka, harga tiket masuknya Rp 15 ribu saat weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Pengunjung harus membayar lagi jika ingin naik wahana. Tapi ada juga tiket terusan yang dihargai Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Harga tersebut termasuk mahal dibandingkan tempat wisata serupa lainnya.

Tim detikJabar sempat berkunjung ke lokasi tersebut pada 2023. Beberapa bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tak terlihat lagi patung-patung gajah yang menjadi ikon. Tempat patung gajah itu telah difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman yang dijalankan oleh warga setempat.

9. Depok Fantasi Waterpark

Depok Fantasi Waterpark atau Aladin Waterpark sebetulnya merupakan pionir rekreasi air di Kota Depok. Tapi sayang, tempat ini kabarnya tutup akibat pandemi COVID-19.

Bangunan waterpark tersebut sudah tak tersisa lagi. Lokasinya yang berada di Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, sudah berubah menjadi kompleks perumahan.

10. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar terkenal hingga ke luar negeri karena sangat unik. Hotel ini menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

Akses menuju ke hotel itu penuh tantangan, yaitu pengunjung harus memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasinya berada di Gunung Parang, yaitu gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

Namun hotel ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi COVID-19. Tapi traveler masih bisa naik gunung atau melakukan panjat tebing di Gunung Parang.

11. Wonderia Semarang

Taman atau wahana hiburan Wonderia adalah tempat wisata dulu populer di Kota Semarang. Letaknya yang berada di pusat Kota Semarang membuatnya mudah ditemukan.

Nahas, pada 15 November 2007, terjadi kecelakaan pada wahana permainan plane tower atau balon udara yang mengakibatkan 16 orang luka-luka. Bahkan peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya pada Februari 2006.

Taman Wonderia Semarang itu kemudian ditutup pada 17 November 2007 sampai waktu yang tidak ditentukan. Ada kabar yang mengatakan bahwa lokasi taman wisata Wonderia akan dijadikan hutan kota.

Jejak wisata terkenal yang terbengkalai ini umumnya masih bisa dilihat masyarakat. Sebagian masih utuh meski tidak terawat, namun ada juga yang mulai berubah fungsi sesuai kebijakan pengelola.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Larangan Study Tour, Kunjungan Wisata ke Bantul Turun Drastis



Bantul

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mencatat penurunan kunjungan wisata yang cukup drastis selama liburan sekolah dibanding tahun lalu. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena beberapa daerah melarang study tour.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan bahwa selama liburan sekolah mulai 21 Juni-13 Juli tercatat ada 215.624 orang yang berkunjung ke Bumi Projotamansari. Di mana rata-rata kunjungan wisata selama liburan itu 9.375 orang.

“Dari 215.624 itu paling banyak ke Pantai Parangtritis dengan jumlah 188.968 orang,” katanya.


Namun, Markus menyebut jumlah kunjungan wisata saat liburan sekolah tahun ini turun signifikan dari liburan sekolah tahun 2024. Bahkan, penurunan itu mencapai hampir 30 ribu kunjungan wisata.

“Kalau dibandingkan dengan liburan sekolah tahun lalu ya menurun. Karena liburan wisata tahun lalu itu sampai 244.763 dengan rata-rata kunjungan per hari 10.642 orang,” ujarnya.

Markus menilai pemberlakuan larangan study tour di beberapa daerah turut jadi factor penurunan ini. Padahal, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya Kabupaten Bantul merupakan salah satu tujuan utama wisata saat musim liburan.

“Penyebab turunnya kunjungan wisata saat liburan sekolah saya kira karena larangan study tour di beberapa daerah,” ucapnya.

Di sisi lain, apabila situasi tidak berubah, Markus mengaku pesimis mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata. Mengingat tahun ini target PAD sektor pariwisata menyentuh angka Rp 49 miliar.

“Ya cukup berat (capai target PAD). Karena sampai Juni saja jumlah pengunjung baru 981.236 dengan pendapatan Rp 14.205.472.500, atau baru 28,98% dari target PAD tahun 2025,” katanya.

Artikel ini sudah tayang di detikJogja. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

(afn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker