Tag Archives: penyebabnya

Cara Mengatasi Air Kloset Lama Turun dan Penyebabnya


Jakarta

Kloset duduk di rumah memiliki keunggulan yakni dapat membersihkan kotoran dengan sekali pencet. Air di dalam kloset akan turun, kemudian terisi kembali dengan cepat dalam kondisi bersih.

Namun, bisa saja kamu mendapati masalah, seperti air kloset lama sekali turun, tidak seperti biasanya. Kamu memencet tombol berulang kali, tetapi air tetap lambat turun. Jika kamu mendapati hal ini, berarti ada masalah pada sistem pembuangan di kloset tersebut.

Dilansir Angi, ternyata terdapat beberapa penyebab air kloset lama turun, berikut di antaranya.


1. Adanya Penumpukan Material Sisa di Rim Jets

Pada kloset duduk terdapat lubang kecil di bagian pinggiran yang jarang terlihat. Lubang tersebut adalah Rim Jets. Fungsinya untuk menciptakan gerakan berputar pada saat menyiram klose dan mendorong kotoran ke saluran pembuangan.

Pada proses pembuangan tersebut, pasti ada partikel-partikel yang menyangkut di pipa atau lubang pembuangan. Seiring waktu, partikel tersebut menyumbat jalur air sehingga menghambat tekanan air yang turun.

Apabila terjadi hal seperti ini, kamu bisa mencampurkan sabun cuci piring dengan air panas dengan volume sekitar 1-2 panci. Air panas yang digunakan sebaiknya bukan dalam skala mendidih. Namun perlu diingat bahwa bukan berarti sabun dicampur air panas baru dituangkan.

Pertama, tuangkan sabun ke dalam lubang kloset. Lalu, tuangkan 1-2 cangkir sabun cuci piring tersebut secara perlahan. Diamkan sekitar lima menit. Selanjutnya, tuangkan air panas sedikit demi sedikit. kamu bisa kembali menunggu sekitar 30 menit.

2. Saluran Air Tersumbat

Dalam beberapa kasus, lambatnya air kloset turun karena adanya penyumbatan pada pipa pembuangan. Penyumbatan ini bisa diakibatkan karena ada barang yang tidak seharusnya dibuang ke kloset atau ada kotoran menumpuk.

Jika kloset kamu mengalami hal ini, kamu bisa menggunakan alat yang dapat mendorong sumbatan di dalam pipa pembuangan. Alat ini sering disebut ular pipa karena dapat dipanjangkan dan fleksibel.

3. Tekanan Air di Tangki Rendah

Apabila tidak ada sumbatan, kamu perlu mengecek pasokan air di dalam tangki kloset. Apabila tekanan air di kloset rendah, bisa jadi salah satu alasan air lambat turun. Penyebab tekanan air di tangki rendah biasanya karena penggunaannya berlebihan, tabung siramnya rusak, adanya kebocoran, hingga penguapan air.

Cara mengatasinya adalah dengan mengisi ulang tangki manual untuk membantu menyiram toilet. Jika kamu memiliki modal yang cukup, perbaiki tangki air kloset atau perbaiki kerusakan di dalam tangki tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Jurus Jitu Atasi Dinding Rembes Saat Musim Hujan


Jakarta

Masalah kerap muncul di rumah ketika musim hujan tiba. Air hujan bisa saja menembus rumah sampai mengakibatkan dinding rembes.

Dinding rembes saat hujan bisa terjadi karena bata yang digunakan memiliki pori yang dapat menyerap air. Jika tidak segera diatasi, rumah kamu bisa tergenang air, bangunan menjadi rusak, dan masalah lainnya bakal bermunculan.

Nah kalau mengalami dinding rembes, kamu harus mencari tahu akar penyebabnya. Kamu bisa meminta bantuan ahli bangunan untuk memeriksa rumah dan mencarikan solusi yang tepat.


Selain itu, kamu bisa mencoba jurus jitu berikut ini buat mengatasi dinding rembes seperti yang dilansir dari All Weather Coating dan waterproofing.com.

Tips Mengatasi Dinding Rembes

Inilah cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan.

1. Memperbaiki Sambungan Bangunan yang Rusak

Saat melakukan renovasi rumah, misalnya menambah bangunan, biasanya akan ada bagian rumah yang disambung dengan bangunan baru.

Kemungkinan terdapat celah pada sambungan bangunan tersebut yang dapat dilalui air. Celah ini dapat melebar atau rusak seiring waktu.

Dengan memperbaiki sambungan tersebut, air hujan yang merembes ke dinding dapat teratasi.

2. Melapisi Retak Rambut

Retak rambut di dinding dapat terjadi karena perubahan suhu dan kelembaban udara. Kondisi ini dapat membuat air hujan merembes ke dinding.

Untuk mengatasinya, cobalah melapisi retak rambut dengan menggunakan semen putih dan cat anti air. Tujuannya agar pori-pori di dinding tertutupi sehingga air tidak merembes.

3. Mengecat Eksterior Rumah

Bukan hanya untuk keperluan estetika, mengecat bagian eksterior rumah juga dibutuhkan untuk menjaga bangunan dari perubahan cuaca.

Gunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus agar tahan cuaca (weatherproof). Cat weatherproof dapat menjaga tembok rumah dari air hujan dan kelembaban. Dengan begitu, masalah air rembes di dinding saat musim hujan dapat teratasi.

4. Membersihkan Saluran Pembuangan Air

Sistem drainase atau pembuangan air merupakan bagian penting dari sebuah rumah. Masalah yang terjadi pada drainase dapat menyebabkan kebocoran.

Bila dinding rumah kamu terkena rembesan air hujan, cobalah periksa talang air hujan di rumah. Bisa jadi ada kotoran yang menghambat aliran pembuangan air.

5. Memperbaiki Pipa yang Rusak

Selain karena penyumbatan, pipa pembuangan air hujan yang rusak juga dapat menyebabkan kebocoran. Misalnya pipa retak, bocor, atau sambungan antarpipa longgar.

Memperbaiki pipa yang rusak cenderung rumit, apalagi bila ditanam di dalam tembok rumah. Oleh karena itu, kamu mungkin memerlukan jasa ahli bangunan untuk memperbaikinya.

6. Mengaplikasikan Sealant pada Dinding

Cara mengatasi dinding rumah yang rembes saat musim hujan juga bisa dengan cara melapisi dinding dengan sealant.

Sealant dapat diaplikasikan pada mortar (semen sambungan antarbata). Tujuannya untuk menyerap air ke dalam bata sehingga membantu menahan air agar tidak merembes keluar.

Namun sebagai catatan, solusi ini hanya dapat mengatasi rembesan air yang muncul sesekali, bukan terus menerus.

7. Melapisi Dinding dengan Cat waterproof

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi rembesan air hujan pada dinding yaitu melapisi permukaan dinding dengan cat anti air (cat waterproof).

Cara ini bisa menjadi solusi praktis yang dapat mengatasi rembesan air dengan cepat. Namun, bila air masih saja merembes, cobalah mencari tahu penyebab utamanya.

Mungkin saja ada masalah lain, seperti kebocoran pipa, talang air yang tersumbat, dan sebagainya.

Itulah beberapa cara mengatasi dinding rembes saat musim hujan yang bisa kamu coba di rumah. Pastikan kamu mencari tahu dulu penyebab munculnya rembesan air, agar perbaikan lebih efektif.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Air Tiba-tiba Muncul dari Lantai? Ini Penyebabnya


Jakarta

Munculnya air dari bawah lantai bisa terjadi karena beberapa hal. Salah satunya saat musim hujan.

Umumnya, air muncul dari retakan sela keramik atau pecahan keramik. Retakan ini bisa terjadi karena rusak tertimpa beban yang berat, kesalahan saat pembangunan, atau ulah hewan.

Selain itu, posisi rumah juga bisa menjadi salah satu penyebab. Apakah di dataran yang terjal atau datar. Saat hujan deras, tanah dengan mudah tergeser karena gerusan air. Gerusan ini dapat membuat tanah menjadi lebih turun. Ditambah tidak adanya area resapan air.


Ada juga beberapa penyebab lainnya yang menyebabkan munculnya air dari lantai. Berikut ini informasinya dilansir dari Angi.

1. Adanya Kebocoran Pipa

Kemungkinan besar air yang muncul dari bawah keramik berada di dekat area yang dilalui oleh pipa air seperti kamar mandi, westafel, atau dapur.

Setelah mengetahui lokasinya, cek meteran air di rumah. Apabila tidak bergerak, berarti kebocoran air bukan berasal dari pipa air. Melainkan sumber lain seperti air tanah yang meluap.

Menurut Forbes, tanda-tanda pipa bocor utama sebagai berikut.

– Suara mendesis dan gemericik

– Tekanan air rendah

– Sebelumnya terjadi penyumbatan saluran air yang terus-menerus

– Air juga menggenang di sekitar halaman

2. Kelebihan Air Tanah atau Naiknya Permukaan Air

Saat hujan, air dapat menyebabkan kenaikan permukaan air tanah hingga meluap ke bagian atas. Air dapat dengan mudah muncul di dalam rumah apabila banyak celah pecahan keramik.

Pemilik rumah bisa memasang sistem drainase interior di pertemuan dinding dan lantai. Sistem drainase ini semacam parit atau tanah menurun yang bisa mengalirkan air ke dalam pipa dan keluar dari rumah.

Itulah beberapa penyebab timbulnya air dari bawah lantai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alasan Kaki Seribu Serbu Rumah Saat Musim Hujan



Jakarta

Kaki seribu terkadang muncul saat musim hujan. Bahkan di beberapa tempat kemunculannya begitu banyak dan menyerbu rumah.

Kondisi ini tentu cukup mengganggu. Sebab mungkin sebagian orang merasa takut dengan hewan ini. Apalagi jika terinjak hewan ini mengeluarkan bau. Bau yang menyengat itu sebenarnya untuk mengusir predator mereka.

Bagi kamu yang tidak suka kaki seribu, perlu tahu alasan hewan ini masuk rumah. Lalu, lakukan langkah-langkah pencegahan biar kaki seribu enggan masuk rumah.


Lantas, kenapa kaki seribu masuk ke dalam rumah? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

1. Rumah Lembap

Melansir dari Forbes Home, Senin (5/8/2024), kaki seribu menyukai dan membutuhkan tempat yang lembab untuk hidup. Oleh karena itu, kamu bisa ‘mengeringkan’ atau menjaga kelembaban bagian-bagian rumah, termasuk kamar mandi untuk mencegah masuknya kaki seribu.

Kamu bisa menyalakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembaban dalam rumah, sehingga membuat kaki seribu enggan memasukinya.

2. Ada Tanaman Membusuk

Selain itu, kaki seribu adalah hewan pemakan bahan organik yang sudah mati atau membusuk (saprofit). Jadi, kalian sebaiknya menghilangkan rerumputan yang sudah membusuk atau lapisan kompos.

3. Ada Celah di Rumah

Di sisi lain, kalian juga harus mengecek retakan atau celah pada fondasi bangunan maupun jarak bawah pintu yang memungkinkan kaki seribu masuk ke dalam rumah. Perbaiki saluran air di rumah yang memungkinkan kaki seribu masuk, serta jangan terlalu banyak menyiram tanaman di taman.

Supaya kaki seribu tidak masuk rumah, pastikan untuk menutup segala celah. Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kalian dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya.

Cara Basmi Kaki Seribu

Untuk membasmi kaki seribu, semprotkan cuka putih, minyak tea tree, atau minyak peppermint. Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kaki seribu. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kaki seribu.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Coba 7 Tips Ini Agar Kamar Mandi Kamu Bebas Cacing


Jakarta

Cacing bisa saja muncul di dalam kamar mandi rumah kamu. Penyebabnya beragam, bisa karena kamar mandi yang kotor maupun lembap.

Tempat yang kotor banyak dihinggapi sumber makanan yang dibutuhkan oleh cacing. Cacing juga bisa muncul karena kamar mandi yang lembap. Di sisi lain, cacing juga bisa masuk melalui pipa saluran air atau sisi keramik.

Keberadaannya memang tidak berbahaya bagi manusia, namun ada beberapa orang yang merasa geli melihat bentuk tubuhnya yang menggeliat. Nah, kamu bisa melakukan beberapa hal ini agar cacing tidak muncul di kamar mandi rumah. Dilansir dari The Guardian, berikut cara mencegah cacing muncul di kamar mandi.


1. Pastikan Kamar Mandi Selalu Bersih

Penyebab utama cacing muncul di kamar mandi adalah kondisi kamar mandi yang kotor. Tidak ada cara lain selain kamu perlu rutin membersihkan kamar mandi bahkan hingga ke sudut-sudutnya dan area yang tinggi. Pastikan pula tidak ada bagian di kamar mandi yang lembap dan tergenang.

2. Perbaiki Pipa dan Keramik yang Bocor

Pipa bocor dapat menjadi akses cacing masuk ke rumah. Bahkan lantai yang retak juga bisa memberikan celah kepada cacing. Solusinya adalah menutup celah yang mempermudah cacing masuk ke dalam rumah.

3. Tambah Ventilasi

Kamar mandi tidak boleh terlalu lama lembap. Ruangan yang lembap memicu pertumbuhan bakteri dan organisme yang disukai oleh cacing. Dengan adanya ventilasi di kamar mandir berupa bolongan atau kipas dapat membantu mengurangi kelembapan dan bau di kamar mandi.

4. Cuka dan Soda Kue

Cara satu ini cukup efektif karena memakai bahan instan. Caranya cukup mudah yakni campurkan soda kue dan cuka. Setelah itu, tuangkan ke seluruh kamar mandi, gosok setiap sudut, dan bilas.

5. Gunakan Larutan Garam

Selain soda kue dan cuka, garam juga ampuh untuk mencegah cacing muncul di kamar mandi. Caranya sama dengan cuka dan soda kue yakni tinggal ditaburkan pada area cacing sering muncul. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu lalu siram.

6. Lemon

Air lemon bisa menjadi disinfektan alami yang dapat membantu menghilangkan bau dan mencegah cacing datang. Caranya dengan menuangkan secangkir jus lemon ke toilet dan diamkan semalaman. Setelah itu bilas.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cacing berada di dalam kamar mandi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Alasan Tawon Masuk dan Bersarang di Rumah, Waspadai Bahayanya!



Jakarta

Rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi tawon untuk membangun sarangnya. Biasanya tawon memilih sudut-sudut rumah dan tersembunyi untuk membangun sarangnya.

Jika kondisi ini menimpa rumah kamu, ada baiknya kamu usir dan menghilangkan sarangnya. Sebab tawon merupakan salah satu serangga yang berbahaya karena sengatannya.

Namun yang jadi pertanyaan, apa yang membuat tawon masuk dan membuat sarang di rumah? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control.


Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

2. Mencari Rumah Baru

Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

3. Jendela dan Pintu Terbuka

Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

4. Ada Celah di Rumah

Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


Jakarta

Lantai kamar mandi bisa saja menjadi kuning, berkerak, bernoda, maupun berjamur. Hal itu karena kamar mandi menjadi salah satu ruangan yang mengumpulkan banyak kotoran.

Hal yang paling sering terjadi adalah keramik kamar mandi yang menguning. Kok bisa ya? Nah, berikut ini beberapa alasan keramik kamar mandi yang menguning.

Penyebab Lantai Kamar Mandi Kuning

Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi menjadi kuning disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:


  • Pemakaian produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
  • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer
  • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning. Misalnya, ubin berwarna putih
  • Air yang mengandung zat besi
  • Paparan air kotor berlebih yang juga meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
  • Asap rokok
  • Semprotan aerosol
  • Sisa-sia minyak atau produk perawatan tubuh yang menumpuk

Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

Dikutip dari laman Nobroker dan Cleanipedia, berikut adalah bahan-bahan dan langkah untuk membersihkan keramik kamar mandi yang kuning hingga berkerak:

1. Bersihkan dengan Cuka

Membersihkan ubin dinding dan lantai kamar mandi yang menguning bisa dengan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

Caranya mudah, kamu hanya perlu campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama. Lalu lap atau gosok pada bagian keramik kamar mandi.

2. Garam

Garam bisa membersihkan kerak lantai kamar mandi. Garam merupakan desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

Caranya, kamu hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

3. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

Soda kue juga bisa untuk membersihkan lantai kamar mandi yang menguning. Pasalnya, baking soda atau Sodium Bicarbonate bermanfaat untuk melawan noda.

Kamu bisa langsung pakai baking soda, atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka.

Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

4. Pakai Cairan Asam Klorida

Asam klorida, atau dikenal juga sebagai asam muriatik, mampu menghilangkan noda lama dan membandel.

Kamu hanya perlu basahkan lantai kamar mandi, kemudian oleskan larutan asam ke area yang kotor atau menguning.

Gosok perlahan lalu lanjutkan ke area berikutnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, kuncinya adalah menjaga lantai kamar mandi tetap basah.

5. Cairan Pembersih Kamar Mandi

Noda kuning membandel di lantai kamar mandi juga bisa dibersihkan dengan pembersih kamar mandi.

Kamu hanya perlu menambahkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

6. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

Campuran jus lemon dan boraks bisa memperbaiki penampilan ubin dan keran di kamar mandi. Bahkan, limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen) juga bisa dibersihkan.

Kamu hanya perlu mengoleskannya ke area yang diinginkan. Selain itu, pemutih klorin juga bisa dipakai untuk menghilangkan perubahan warna keramik kamar mandi setelah menghilangkan kerak kapur.

7. Menggunakan Kaporit

Kaporit juga bisa dijadikan sebagai pembersih keramik kamar mandi yang menguning. Caranya, cukup siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuangkan kaporit di atas lantai dengan merata.

Tunggu kaporit panas sekitar 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat WC. Lanjutkan dengan menyiramnya dengan air agar noda kuning mengelupas.

Supaya keramik kamar mandi tidak cepat menguning, disarankan untuk rutin membersihkan keramik kamar mandi 1-2 kali dalam seminggu.

Itu dia informasi mengenai tips dalam membersihkan keramik kamar mandi yang kotor dan menguning, beserta penyebabnya. Selamat mencoba!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Bukan Rusak, Ini Biang Kerok Mesin Cuci Sering Bergetar Ketika Digunakan


Jakarta

Bagi kamu pengguna mesin cuci pasti pernah merasakan mesin terasa bergetar saat sedang mencuci. Sebenarnya hal ini wajar terjadi. Namun, bagaimana jika getarannya itu cukup keras hingga bergerak dari tempatnya? Apakah itu masih wajar?

Dilansir The Spruce, penyebab getaran seperti ini biasanya bukan karena mesin, tetapi faktor dari luar, apalagi yang getaran cukup hebat. Lalu, mesin cuci dengan bukaan depan ternyata lebih rawan terjadi guncangan daripada yang bukaannya di atas. Hal ini dikarenakan sistem perputaran ketika sedang mencuci pakaian. Untuk lebih jelasnya begini penjelasannya.

Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang

1. Tidak Berada Pada Permukaan yang Rata

Ternyata tempat peletakkan mesin cuci dapat mempengaruhi getarannya. Sebaiknya mesin cuci diletakkan di permukaan rata agar lebih aman. Bentuknya yang besar dan dengan bobot pakaian yang berputar di dalamnya, dapat berbahaya jika tempat meletakkannya miring atau tidak rata.


2. Beban Cucian yang Tak Seimbang

Mesin cuci bekerja sesuai dengan sistem yang telah dibuat. Mesin ini tidak bisa membantu kamu saat merapikan letak pakaian kotor yang masuk ke ‘keranjang’ di dalam mesin. Kamu harus tahu trik untuk memasukkan pakaian di dalamnya.

Untuk jenis cucian yang punya ukuran besar seperti selimut atau seprai sebaiknya dimasukkan dengan posisi sama berat. Dengan begitu ketika berputar bebannya akan seimbang dan tidak bergetar hebat seperti terpelanting.

3. Penyangga Lantai Tak Cukup Kuat

Jika permukaan di rumah kamu tidak rata, kamu bisa menambahkan penyangga di bawahnya. Namun, pastikan penyangga tersebut cukup kuat karena bobot pakaian basah akan jauh lebih berat dari mesin cuci tersebut.

Jika tidak memungkinkan untuk menambahkan penyangga, kamu dapat menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan untuk meningkatkan stabilitas lantai. Cara lain yang bisa kamu coba adalah menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil khusus untuk mesin cuci.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Sakelar Lampu Terasa Panas dan Menyetrum? Bisa Jadi Ini 3 Penyebabnya!


Jakarta

Pada setiap instalasi lampu di rumah, pasti ada saklar untuk menyalakan dan mematikan lampu. Normalnya, saklar lampu aman dipegang karena memakai bahan yang tahan dari aliran listrik. Namun, pernahkah kamu merasa saklar di rumah terasa panas atau hangat? Kira-kira hal tersebut normal atau bahaya?

Dilansir The Spruce, sakelar lampu yang terasa hangat adalah fenomena yang wajar karena panas yang terasa merupakan proses pembuangan panas dari aliran listrik.

Maka dari itu, agar lebih aman digunakan bahan saklar biasanya memakai bahan dari plastik karena tahan terhadap aliran listrik, tahan rayap, dan tidak korosi. Plastik juga tahan lama dan mudah dibentuk untuk menyesuaikan desain interior di rumah.


Sakelar lampu yang tidak bisa membuang panas dalam jangka waktu lama justru lebih berbahaya. Panas tersebut dapat merusak insulasi atau pengaman kabel. Kemudian, menimbulkan retakan dan jika sudah parah dapat memicu kebocoran pada aliran listrik. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya korsleting, gangguan busur listrik, hingga kebakaran.

Hal yang harus kamu waspadai adalah apabila saklar yang panas tersebut juga disertai dengan kejutan atau aliran listrik yang terasa saat dipegang. Jika sudah seperti ini, kamu perlu berhati-hati dan memperbaiki saklar tersebut. Namun sebelum itu, ketahui dahulu beberapa penyebab saklar listrik panas hingga disertai kejut dari listrik.

1. Besar Daya Listrik yang Tidak Sesuai dengan Kabel

Saat memasang instalasi listrik, jenis kabel harus disesuaikan dengan besar daya yang digunakan. Perbedaan jenis kabel dan muatan justru dapat menimbulkan panas yang terasa hingga ke saklar. Semakin banyak panas yang ditimbulkan, bisa terjadi kebocoran yang dapat memicu korsleting listrik.

2. Sambungan Kabel Longgar

Penyebab kedua bisa karena sambungan kabel yang longgar. Untuk mengetahui hal ini dan cara perbaikannya, sebaiknya kamu memanggil tenaga ahli agar lebih aman.

3. Pemasangan Instalasi Listrik yang Tidak Sesuai

Pemasangan kabel yang tidak sesuai dapat menghambat arus listrik. Aliran listrik yang tidak benar membuat panas yang dihasilkan mengarah ke sakelar lampu. Cara memperbaikinya kamu perlu meminta bantuan ahli dan listrik di rumah perlu dimatikan sementara.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Pintu Kayu Seret? Ini Dia Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pintu berbahan dasar kayu masih menjadi andalan sebagian masyarakat Indonesia. Namun, terkadang pintu kayu bisa mengalami masalah mulai dari rayap hingga seret susah dibuka.

Pintu kayau yang seret tentu sangat menjengkelkan karena mengganggu aktivitas penghuni rumah. Belum lagi, gesekan antara pintu dengan lantai biasanya menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Lama-lama pintu maupun lantai bisa rusak karena gesekan.

Lantas, apa sih penyebab pintu kayu seret dan susah dibuka? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Penyebab Pintu Kayu Seret

Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

“Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

Kalau kamu mengalami permasalahan yang sama, tenang saja, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mudah pintu kayu seret.

1. Cek Pintu dan Kusen

Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

2. Kencangkan Engsel

Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com