Tag Archives: penyebabnya

10 Cara Membasmi Ulat Bulu di Rumah dan Mencegahnya Datang Kembali


Jakarta

Ulat bulu sering menjadi momok bagi banyak orang karena tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Hama ini biasanya muncul di musim tertentu dan menyerang berbagai jenis tumbuhan, baik di pekarangan rumah maupun di kebun.

Jika dibiarkan, ulat bulu dapat berkembang biak dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. Selain membasmi ulat bulu yang sudah ada, langkah pencegahan juga tidak kalah penting agar serangan hama ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Mengapa Ulat Bulu Bisa Masuk ke Dalam Rumah?

Sebelum mencari cara membasminya, salah satu langkah pencegahan adalah kenali mengapa ulat bulu kerap datang ke area rumahmu. Mengutip dari pestpointers dan Empire Pest Control, ada beberapa alasan mengapa ulat bulu masuk ke dalam rumah:


1. Keberadaan Tanaman di Sekitar Rumah

Ulat bulu tidak aktif berpindah tempat secara sengaja, tetapi mereka mencari area yang hangat dan kaya akan sumber makanan. Jika area rumahmu memiliki banyak tanaman atau pohon di sekitar rumah, kupu-kupu atau ngengat mungkin menjadikannya tempat bertelur. Saat telur menetas, ulat bulu yang lahir akan mencari makan di sekitar area tersebut, bahkan bisa masuk ke dalam rumah.

2. Banyaknya Ngengat di Dalam Rumah

Selain kupu-kupu, ngengat juga sering bertelur di dalam rumah. Beberapa jenis ulat bulu yang berasal dari ngengat bahkan tidak membutuhkan makanan sama sekali, sehingga mereka bisa berkembang di dalam rumah tanpa bergantung pada tanaman. Kalau kamu sering menemukan ulat bulu di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak ngengat yang berkembang biak di sekitarmu.

3. Sumber Makanan yang Melimpah

Ulat bulu sangat tertarik pada dedaunan yang kaya akan nutrisi. Jika kamu memiliki taman dengan berbagai jenis tanaman, terutama yang berdaun lebar atau berbunga, ulat bulu mungkin datang untuk mencari makan.

4. Lingkungan yang Lembap

Ulat bulu tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap. Area sekitar rumah yang memiliki tanah basah, genangan air, atau kebocoran air bisa menjadi tempat yang menarik bagi mereka. Memastikan lingkungan tetap kering dan tidak ada kelembapan berlebih dapat membantu mencegah kedatangan ulat bulu.

5. Mencari Kehangatan dan Cahaya Buatan

Saat suhu udara dingin, ulat bulu akan mencari tempat yang lebih hangat untuk berlindung. Mereka bisa masuk melalui celah di dinding, jendela, atau pintu. Selain itu, lampu rumahmu yang menyala di malam hari juga bisa menarik mereka, karena ulat sering tertarik pada cahaya.

10 Cara Membasmi Ulat Bulu dan Mencegahnya Datang Kembali

Setelah mengetahui penyebabnya, segera singkirkan. Jika menemukan kondisi banyaknya ulat bulu di sekitar rumahmu, rajin-rajinlah memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan rutin pada area taman. Berikut cara membasmi ulat bulu dan mencegahnya datang lagi:

1. Periksa Tanaman Secara Berkala

Perhatikan bagian batang, bunga, dan bagian bawah daun untuk melihat tanda-tanda kerusakan akibat gigitan atau kotoran ulat. Usahakan kurangi jumlah ngengat dan kupu-kupu di area rumah, sebagai langkah pencegahan yang efektif.

Periksa pohon dan tanaman di sekitar rumah untuk menemukan sarang ulat bulu. Kamu bisa memangkas cabang yang terkena, membakar sarangnya, atau membiarkannya agar dimakan oleh predator alami seperti burung dan tawon.

2. Menanam Tanaman Herbal Pengusir Ulat

Beberapa jenis tanaman herbal dan bunga memiliki aroma kuat yang tidak disukai ulat bulu. Tanamlah tanaman yang punya aroma kuat, untuk membantu mengusir ulat secara alami salah satunya pohon jeruk purut.

Selain berfungsi sebagai pengusir hama, biasanya tanaman dengan aroma kuat juga bisa mempercantik taman dan bermanfaat dalam berbagai keperluan dapur.

3. Membuat Air Sabun

Salah satu cara sederhana untuk menangkap ulat bulu adalah dengan membuat perangkap menggunakan air sabun. Caranya, siapkan wadah berisi air sabun dan letakkan di area yang sering didatangi ulat bulu.

4. Mencegah Ngengat Masuk ke Rumah

Karena sebagian besar ulat bulu berasal dari telur yang diletakkan oleh kupu-kupu atau ngengat, mengurangi keberadaan serangga ini di dalam rumah bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif.

Ngengat cenderung bersarang di rumah yang berantakan dan memiliki banyak sumber makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, sereal, serta sisa makanan di dapur. Dengan rutin membersihkan rumah, terutama area penyimpanan makanan, Anda bisa mengurangi kemungkinan ngengat berkembang biak.

5. Memasang Penghalang

Menutup celah atau lubang yang memungkinkan kupu-kupu dan ngengat masuk ke dalam rumah bisa menjadi solusi jangka panjang. Gunakan kasa serangga pada jendela dan ventilasi untuk mencegah serangga bertelur di dalam rumah.

6. Menyemprotkan Minyak Mimba (Neem Oil)

Neem oil adalah minyak nabati dari pohon mimba yang dapat mengganggu sistem pernapasan hama seperti ulat bulu dan tungau. Semprotkan larutan neem oil pada tanaman yang terserang untuk mengurangi populasi ulat bulu tanpa membahayakan manusia atau hewan peliharaan.

7. Menggunakan Semprotan Cabai

Campuran cabai dan bawang putih bisa menjadi pestisida alami yang efektif. Caranya, haluskan ½ cangkir cabai habanero dan 6 siung bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring. Diamkan selama dua hari, lalu saring dan semprotkan pada ulat bulu yang ditemukan di tanaman.

8. Gunakan Semprotan Minyak Sayur

Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur lainnya dengan 1 sendok teh sabun cuci piring dan 2 gelas air hangat. Semprotkan larutan ini pada ulat bulu untuk membasmi mereka. Hindari penggunaan pada tanaman dengan daun berbulu seperti anggrek dan labu.

9. Buat Larutan Cuka

Campuran 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dapat digunakan sebagai semprotan alami untuk membunuh dan mengusir ulat bulu dari tanaman Anda.

10. Pakai Cairan Sabun Cuci Piring

Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring dalam 1 liter air hangat. Setelah dingin, semprotkan larutan ini ke seluruh permukaan daun tanaman, termasuk bagian bawahnya, untuk mencegah ulat bulu berkembang.

Jika populasi ulat bulu di rumah atau kebun sudah terlalu banyak dan sulit dikendalikan, sebaiknya hubungi ahli hama profesional. Mereka memiliki metode yang lebih efektif untuk mengatasi serangan ulat bulu tanpa merusak ekosistem di sekitar rumahmu.

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com

5 Penyebab Bantal Menguning dan Cara Mencegahnya


Jakarta

Pernah mengalami warna bantal berubah menjadi kuning? Hal ini kerap terjadi apalagi jika bantal sudah digunakan dalam waktu yang lama.

Lama pemakaian bukan menjadi satu-satunya faktor penyebab bantal menguning. Masih ada beberapa penyebab lainnya yang bisa membuat hal itu terjadi, seperti keringat, air liur, dan lainnya.

Dilansir dari Sleep Foundation, berikut ini penyebab dan cara mencegah bantal menguning.


Penyebab Bantal Menguning

1. Keringat

Keringat dalam jumlah tertentu saat kamu tertidur adalah cara normal tubuh mengatur suhu. Namun, keringat yang merembes ke sarung bantal bisa menimbulkan noda kuning.

Untuk meminimalisir hal ini, kamu bisa memakai piyama yang lebih ringan dan tidur di ruangan yang lebih sejuk guna mencegah bantal menguning dan mengurangi keringat malam.

2. Air Liur

Ketika tidur, seseorang bisa saja mengeluarkan air liur alias ngiler. Disarankan untuk tidur telentang agar tidak mudah ngiler saat tidur, hal ini guna membantu mengurangi kelembaban berlebih pada bantal.

3. Rambut Basah

Jangan langsung tiduran di bantal ketika rambut masih basah. Hal itu karena air bisa meresap ke dalam sarung bantal dan menyebabkan perubahan warna.

Kamu bisa menghindari hal ini dengan cara memberi jeda waktu mandi dan waktu tidur, serta pastikan rambutmu sudah kering agar mengurangi kelembapan pada bantal.

4. Minyak Rambut dan Kulit

Kelenjar sebasea adalah bagian tubuh yang bertanggung jawab memproduksi minyak rambut dan kulit. Kelenjar ini menghasilkan zat yang disebut sebum yang berperan penting untuk kesehatan kulit.

Walau demikian, kelenjar sebasea yang terlalu aktif membuat rambut dan kulit berminyak. Minyak berlebih ini kemungkinan akan menyerap ke dalam bantal dan mengubah warna bantal.

5. Krim Wajah, Lotion, dan Produk Kecantikan

Setiap orang punya rutinitas perawatan kulit di malam hari, seperti mencuci muka atau mengoleskan bermacam krim atau lotion. Saat mengoleskan produk kecantikan sebelum tidur, pastikan produk tersebut punya waktu untuk menyerap ke dalam kulit. Hal ini bertujuan agar produk perawatannya tidak meresap ke dalam bantal dan menimbulkan noda serta perubahan warna.

Cara Mencegah Bantal Menguning

1. Gunakan Pelindung Bantal

Pelindung bantal adalah lapisan kain yang berada di antara sarung bantal dan bantal. Pelindung bantal berfungsi sebagai satu lapisan yang mencegah kelembaban mengubah warna bantal.

2. Gunakan Sarung Bantal Berkualitas

Sarung bantal dengan kualitas tinggi cenderung mencegah bantal lembap dan memperlambat proses bantal menguning.

Itulah penyebab dan cara mencegah bantal menguning. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Wallpaper Dinding Mengelupas? Begini Cara Siasatinya!



Jakarta

Memasang wallpaper pada dinding menjadi solusi mudah untuk mengubah interior rumah tanpa perlu repot-repot mengecat. Selain itu, wallpaper memiliki banyak motif dan warna beragam. Oleh karenanya, wallpaper menjadi solusi untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan estetik.

Namun, memakai wallpaper pada dinding juga memiliki sederet masalah, salah satunya adalah wallpaper mengelupas. Hal ini merupakan masalah umum pada wallpaper. Penyebabnya bisa karena pemasangan yang sudah lama atau dinding tersebut memiliki kelembapan tinggi.

Wallpaper mengelupas ditandai pada ujung atau sisi wallpaper yang lepas dari dinding. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin sisi lain akan mengelupas dan menyebabkan sobekan di area tersebut. Tentu hal ini dapat mengganggu keindahan wallpaper.


Melansir dari This Old House, Jumat (14/3), wallpaper yang mengelupas dapat diperbaiki dengan memilih perekat atau lem yang sesuai dengan jenis wallpaper. Untuk wallpaper vinyl gunakan lem khusus bahan vinyl. Sementara untuk wallpaper yang standar bisa gunakan lem kertas. Sementara untuk wallpaper jenis tertentu bisa konsultasi kepada produsen terlebih dahulu.

Memasang lem pada wallpaper diperlukan kehati-hatian untuk memastikan bagian yang terkelupas bisa menempel kembali secara efektif. Masih melansir dari This Old House, Jumat (14/3), berikut merupakan langkah-langkah memasang lem pada wallpaper

Bersihkan Area

Bersihkan debu, serpihan, atau kotoran apapun yang terletak di bagian belakang wallpaper mengelupas.

Oleskan Lem

Pakai kuas kecil untuk mengoleskan lem pada wallpaper. Aplikasikan secara tipis dan rata.

Tekan dan Ratakan

Tekan bagian yang terkelupas dengan hati-hati kembali ke tempatnya. Gunakan rol wallpaper untuk memastikan wallpaper nempel dengan sempurna.

Bersihkan Sisa Lem

Bersihkan dan seka bagian lem yang tersisa dengan menggunakan spons basah.

Biarkan Mengering

Biarkan area tersebut tidak tidak terganggu sampai benar-benar kering.

Namun, perlu diperhatikan juga jika wallpaper sudah mengelupas meliputi area yang besar dan sulit untuk diperbaiki, kemungkinan kamu harus melepas seluruh bagian wallpaper dan menempelkannya kembali atau menggantinya dengan wallpaper baru.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan, Ini Cara Cegahnya



Jakarta

Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Atap ini dianggap cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural.

Namun, atap baja ringan dapat menimbulkan suara bising ketika diterpa hujan dan angin kencang. Suara berisik itu tentu akan mengganggu penghuni rumah.

Kalau kamu mengalami hal ini, sebaiknya kamu cek penyebabnya. Berikut ini penyebab dan cara mencegah atap baja ringan bising saat hujan.


Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan bisa bising karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

Alasan atap baja ringan sering bising mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

Menurut sumber yang sama, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

  • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
  • Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
  • Penempatan atap yang tidak tepat.

Cara Cegah Atap Bising

Dikutip dari laman JJ Roofing Supplies, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai.

Sebenarnya tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Akan tetapi, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan sebagai berikut.

  • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
  • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
  • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

Atap baja ringan yang terpasang dengan benar bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini dapat menjadi investasi jangka panjang yang bisa menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Tiba-tiba Ada Bau Terbakar di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



Jakarta

Bau terbakar tiba-tiba tercium di rumah, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah apa yang terbakar? Lalu, kita mencari sumber baunya. Biasanya sumbernya tidak ketahuan jelas, jauh dari barang elektronik atau area listrik di rumah.

Hal seperti ini yang membuat penghuni rumah khawatir karena takut tiba-tiba ada api yang muncul dan membakar barang di rumah. Penghuni rumah pasti ingin segera mengatasi sumber bau tersebut.

Lantas, di mana sumber bau tersebut?


Penyebab Ada Bau Plastik Terbakar di Rumah

Dilansir The Spruce bau terbakar bisa jadi memang berasal dari barang di rumah yang benar-benar terbakar. Biasanya yang berbahan plastik. Misalnya dari area dapur saat kompor dinyalakan atau dari barang elektronik di kamar seperti catokan, setrika, atau kipas angin.

Apabila tidak diketahui asalnya, bisa juga bau terbakar tersebut berasal dari kabel listrik yang rusak. Namun, memang lebih sulit mengetahui kabel bagian mana yang terbakar. Biasanya kabel tersebut terbakar karena menerima panas berlebih sehingga ada komponen yang terbakar.

Penyebab lainnya bisa dikarenakan penggunaan stopkontak yang terlalu banyak, seperti penggunaan untuk 4 perangkat elektronik atau lebih.

Cara Menghilangkan Bau Plastik Terbakar

Jika kamu mengalami hal tersebut, hal yang harus kamu lakukan adalah menemukan sumber bau tersebut agar kamu bisa melihat kondisi barang yang terbakar tersebut. Kemudian singkirkan benda tersebut dan buka semua jendela agar sirkulasi udara lancar atau menyalakan kipas angin. Kamu juga bisa menghilangkan bau tersebut dengan menaruh mangkuk berisi cuka putih pada ruangan yang bau plastik terbakar.

Apabila sumber bau plastik terbakar berasal dari sistem kelistrikan, segera matikan atau cabut semua peralatan yang ada di rumah. Hubungi PLN atau teknisi kelistrikan untuk dilakukan pengecekan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Air Shower Bau Telur Busuk? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pernahkah merasakan mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Terkadang air bisa menimbulkan bau karena menandakan ada masalah dalam saluran airnya.

Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu ketenangan selama mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

Lantas, apa penyebab air shower bau telur busuk dan cara mengatasinya? Berikut ini penjelasannya.


Penyebab Air Shower Bau Telur Busuk

Dikutip dari Bell Bros, bau telur busuk disebabkan oleh bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk

Dilansir dari MN Department of Health, kamu perlu mencari tahu sumber masalah tempat bakteri sulfur itu berkembang biak. Hal ini penting untuk menentukan langkah terbaik mengatasi masalah.

Kecuali kamu tahu cara mengoperasi dan merawat pemanas air, sebaiknya minta tolong ahli seperti tukang ledeng atau profesional sistem air untuk melakukan perbaikan berikut ini.

Berikut ini beberapa cara mengatasi air bau telur busuk sesuai sumber masalahnya.

Water Heater

Kalau muncul bau hanya saat mengalirkan air panas, kemungkinan bakteri tersebut ada pada water heater. Ada beberapa cara mengatasi masalah ini, salah satunya mencopot atau mengganti anoda magnesium.

Cara lain adalah menyiram atau membersihkan water heater dengan cairan pemutih klorin. Selain itu, kamu dapat menaikkan suhu water heater hingga 71 derajat celsius. Kedua cara ini dapat membunuh bakteri sulfur penyebab bau busuk.

Namun, perlu diingat langkah-langkah tersebut sebaiknya dilakukan oleh profesional agar tidak menimbulkan risiko kerusakan atau bahaya.

Sumur, Sistem Perpipaan, atau Water Softener

Bau telur busuk yang muncul saat mengalirkan air dingin menandakan ada masalah pada water softener, sistem perpipaan, atau sumber air. Kamu bisa coba mencopot water softener untuk menguji sumber masalahnya.

Apabila air tidak bau saat water softener dilepas, bisa dipastikan bakteri sulfur berada di water softener. Hubungi petugas yang memasang atau produsen untuk mendapat petunjuk cara disinfeksi water softener.

Kalau air tetap bau selama beberapa saat ketika tidak terpasang water softer, artinya bakteri sulfur berada pada sistem perpipaan atau sumur. Hubungi ahli untuk melakukan disinfeksi menggunakan cairan klorin.

Sumber Air

Jika bau telur busuk tercium terus menerus saat mengalirkan air dingin, artinya bakteri sulur ada pada sumber air. Kamu bisa mengatasinya dengan memasang filter air. Ada beberapa jenis filter air yang bisa kamu pilih sesuai tingkat hidrogen sulfida.

Filter karbon aktif efektif untuk kadar hidrogen sulfida kurang dari 1 miligram per liter (mg/L).

Kalau kadar hidrogen sulfida di bawah dan di atas 1 mg/L, kamu bisa coba oxidizing media filtration, aeration, continuous chlorination, ozonation. Jangan lupa konsultasikan kepada ahlinya ya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kasur Sering Terasa Berpasir? Bisa Jadi gegara Aktivitas Kutu Busuk!


Jakarta

Kasur merupakan benda penting di rumah yang harus selalu bersih. Kasur yang bersih mempengaruhi kenyamanan penggunanya ketika beristirahat.

Namun, pernahkah kalian merasakan kasur terasa berpasir? Seperti ada butir-butir keras di kasur, padahal naik ke kasur dalam keadaan bersih, tidak datang dari luar rumah, dan rumah tidak berada di pinggiran pantai.

Berasal dari mana pasir-pasir yang terasa di kasur tersebut?


Dilansir Home Unstain, berikut beberapa sumber munculnya pasir-pasir di kasur.

1. Faktor Lingkungan

Ternyata pasir-pasir yang terasa di kasur tidak sepenuhnya benar-benar butiran pasir. Bisa jadi itu merupakan partikel debu yang mengeras dan kasar. Debu tersebut terbawa dari luar yang menempel pada pakaian atau tubuh penggunanya.

Solusi untuk membersihkan debu tersebut adalah dengan membersihkan kasur sebelum naik ke atas dengan menyedot debu atau membuang debu dengan sapu lidi.

2. Kutu Busuk

Salah satu hewan yang biasa menempati kasur adalah kutu busuk. Hewan kecil ini bisa menghasilkan kotoran keras dan berpasir di tempat tidur selain menyebabkan alergi.

Kutu busuk biasa bersembunyi di celah-celah kasur seperti rangka tempat tidur, kasur, seprai, dan kertas dinding, di antara tempat-tempat kecil dan gelap lainnya.

3. Kulit Mati

Kemudian, pasir-pasir yang terasa di kasur juga bisa berasal dari kulit mati penggunanya. Saat berkeringat, tubuh melepaskan mineral dan garam, yang menyebabkan kulit menjadi kasar. Selain itu, partikel-partikel ini dapat menumpuk di tempat tidur dan membuatnya bertekstur berpasir akibat pengelupasan sel kulit.

4. Kotoran di Bawah Kaki

Seperti yang disebut sebelumnya kotoran seperti pasir ini bisa berasal dari kaki atau pakaian penggunanya yang menempel dan jatuh di kasur. Untuk menghindari hal ini disarankan pengguna kasur memakai alas kaki selama di rumah agar tidak ada kotoran yang menempel di kaki.

5. Debu dari AC atau Kipas Angin

Partikel debu ada yang berasal dari pendingin ruangan atau kipas angin yang digunakan di rumah. Penyebaran debu ini bisa dihentikan apabila alat elektronik tersebut rajin dibersihkan. Namun, apabila kamu tidak peduli dengan alat tersebut, siap-siap debu-debu seperti pasir menempel di tempat tidur.

6. Remah Makanan

Alasan lainnya kasur terasa berpasir adalah remahan makanan yang tertinggal di kasur. Jika kasusnya seperti ini, penghuni rumah biasanya sudah menyadari penyebab kasur terasa seperti berpasir. Untuk menjaga kasur tetap bersih dan nyaman digunakan adalah hindari makan di atas kasur.

Itulah penyebab kasur terasa seperti berpasir. Jangan lupa untuk membersihkan kasur sebelum digunakan ya detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Ini 4 Langkah Perbaiki Retak Rambut pada Dinding Rumah


Jakarta

Bangunan rumah lama-lama bisa rusak karena usia maupun faktor eksternal. Untuk bagian dinding, kerusakan bisa muncul berupa retak rambut.

Retak rambut adalah celah pada dinding yang berukuran kecil dan terkadang tak terlihat jelas seperti rambut. Meski terlihat sepele, retak ini bisa melebar kalau dibiarkan.

Lantas, apa yang harus dilakukan kalau ada retak rambut pada dinding rumah? Berikut ini langkah-langkah untuk memperbaikinya.


Cara Memperbaiki Retak Rambut pada Dinding

Inilah cara memperbaiki retak rambut di dinding rumah seperti yang dikutip dari Instagram Kementerian PUPR.

1. Cari Tahu Penyebabnya

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika menemukan retak rambut di rumah adalah mencari tahu penyebabnya. Retak rambut bisa muncul akibat gempa bumi, usia bangunan, atau proses plester yang kurang baik. Cara memperbaiki retak rambut bisa disesuaikan dengan penyebabnya.

2. Kerok atau Amplas Tembok

Ada berbagai tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi retak rambut. Hal ini tergantung dari penyebabnya. Misalnya, jika penyebabnya karena kegagalan struktur bangunan, maka perlu perbaikan struktur.

Namun, apabila hanya diperlukan penanganan jangka pendek, bagian retak pada tembok bisa dikerok menggunakan sekrap hingga cat terkelupas.

3. Isi Celah Retak Rambut

Kemudian, bersihkan dinding dari debu sisa pengerokkan hingga benar-benar bersih. Setelah bersih, lapisi tembok dengan wall sealer menggunakan kuas. Biarkan wall sealer mengering dengan sempurna.

4. Cat tembok

Jika wall sealer sudah mengering dengan sempurna, barulah bisa dilakukan pengecatan tembok dengan warna yang diinginkan. Pastikan wall sealer tersamarkan oleh cat.

Itulah cara mengatasi retak rambut pada dinding rumah. Semoga bermanfaat ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

7 Penyebab Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci


Jakarta

Mencuci pakaian perlu dilakukan agar pakaian setelah digunakan seharian kembali bersih dan wangi. Mencuci pakaian bisa menggunakan tangan secara manual atau menggunakan mesin cuci supaya lebih praktis dan efisien.

Ketika mencuci pakaian, terkadang ada saja masalah yang muncul, salah satunya adalah pakaian masih bau bahkan setelah dicuci. Padahal, kita mengharapkan pakaian yang bersih, lembut, dan wangi setelah dicuci. Kenapa ya hal itu bisa terjadi?

Melansir dari situs Cleanipedia, pakaian masih bau setelah dicuci dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini.


1. Mesin Cuci Kotor

Mesin cuci merupakan salah satu tempat yang bisa menampung atau menggenangkan air. Hal itu membuat mesin cuci dapat dengan mudah timbul bakteri atau jamur yang bisa menyumbat filter. Air yang tergenang atau air sisa ini dapat menimbulkan bau. Maka dari itu perlu membersihkan mesin cuci secara menyeluruh untuk hasil cucian yang lebih baik.

2. Terlalu Banyak Detergen

Mungkin selama ini kita berpikir menggunakan lebih banyak detergen membuat pakaian menjadi lebih bersih. Namun, detergen yang berlebihan dalam mesin cuci justru tidak akan terbilas dengan baik dan terperangkap dalam bahan pakaian. Pertumbuhan jamur dan kelembapan berlebih pada detergen yang terperangkap itu juga bisa menimbulkan bau.

Oleh karena itu, sebaiknya cek ukuran yang tepat penggunaan detergen pada kemasan. Penghuni rumah juga bisa pertimbangkan memakai detergen beraroma agar pakaian lebih segar.

3. Terlalu Banyak Pakaian

Pakaian juga butuh ruang untuk bergerak guna mengoptimalkan proses mencuci di dalam mesin cuci. Jika terlalu banyak pakaian, maka pakaian itu tidak bisa dibersihkan dengan benar. Untuk itu, sebaiknya jangan memasukkan pakaian sebanyak mungkin ke dalam mesin cuci.

4. Terlalu Lama di Mesin Cuci

Semakin lama mencuci dalam mesin cuci bukan tambah bersih justru bisa membuat pakaian bau. Coba atur waktu agar tidak terlalu lama mencuci pakaian dalam mesin cuci.

5. Kesalahan Menjemur

Proses menjemur yang tidak benar membuat pakaian yang telah dicuci justru jadi bau. Pakaian harus benar-benar kering saat dijemur untuk memastikan tidak ada kelembapan di dalamnya. Jika cuaca sedang hujan dan pakaian tidak kering secara optimal, juga bisa menyebabkan bau. Untuk itu, perhatikan proses penjemuran pakaian.

6. Proses Pengeringan Tidak Tepat

Jika punya pengering mesin cuci, pastikan pakaian benar-benar kering sebelum menjemurnya. Saat menggunakan mesin pengering, jangan memasukkan pakaian terlalu banyak karena bisa menambah beban.

7. Tidak Gantung Pakaian

Ternyata, pakaian kita juga membutuhkan udara atau sirkulasi yang baik agar tidak menimbulkan bau. Jika pakaian sudah kering, maka lebih baik digantung daripada dilipat untuk memberi ruang bagi udara. Selain itu, beri jarak juga antara pakaian agar mencegah pakaian berbau.

Itu dia beberapa faktor yang bisa menyebabkan pakaian masih bau bahkan setelah dicuci. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku? Berikut 7 Penyebab dan Cara Menanganinya


Jakarta

Kulkas atau lemari pendingin harus dalam kondisi prima untuk bisa menyimpan stok makanan atau bahan masakan kita sehari-hari. Tapi bagaimana jika bagian pendinginnya berfungsi, tapi tidak bisa membekukan stok sampai menjadi es batu?

Mungkin, lemari es milikmu perlu beberapa perbaikan sederhana untuk dapat membantu mengembalikan agar bahan makanan tetap dingin dalam waktu singkat. Sebagian besar freezer bekerja dengan menggunakan pipa pendingin yang diisi dengan cairan pendingin yang cepat menguap.

Proses ini melibatkan kompresi, kondensasi, dan penguapan gas refrigeran melalui komponen mekanis freezer. Gangguan suhu pada kulkas kerap kali baru disadari ketika kamu membuka freezer, karena bagian chiller tetap terasa dingin seperti biasa.


7 Penyebab Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku

Dikutip dari laman American Home Shield, ada beberapa penyebab kulkas yang dingin tapi freezernya tidak beku. Berikut penyebabnya, dirangkum juga dari laman beberapa merek elektronik:

1. Udara di Freezer Keluar

Jika freezer dingin tetapi tidak membeku, coba cek pintu freezer. Kamu mungkin tidak menyadari bahwa ada benda yang mengganjal sehingga pintu tetap terbuka. Biasanya, saat kondisi freezer terlalu penuh. Tandanya, ada udara dingin yang keluar dari freezer sehingga tak bisa membeku dengan optimal.

Bisa juga karena pintu freezer sudah terlalu usang sehingga tidak mampu menutup dengan baik. Kamu bisa melakukan uji kerapatan pintu dengan menaruh selembar kertas di antara dinding freezer dan pintu, lalu tutup pintu freezer. Jika kamu dapat menarik kertas tersebut, maka lapisan segel pintu freezer yang berfungsi untuk menjaga kerapatannya, perlu diperbaiki atau diganti.

2. Isi Freezer Menyumbat Kipas Evaporator

Pastikan ada cukup ruang di bawah kipas evaporator, yang biasanya terletak di bagian belakang freezer. Sehingga, udara dingin yang keluar dari kipas dapat menjangkau semua bagian freezer.

Kipas evaporator memiliki peran penting dalam menyebarkan udara dingin dari sekitar coil evaporator ke seluruh ruang dalam freezer. Ketika pintu freezer dibuka, kipas akan berhenti berputar dan akan menyala kembali setelah pintu ditutup. Jika motor kipas mengalami kerusakan, kipas tidak akan berfungsi sama sekali, sehingga suhu freezer tidak akan cukup dingin untuk membekukan.

3. Kumparan Kondensor Kotor

Kondisi coil kondensor yang kotor juga bisa menjadi penyebab freezer tidak mampu membekukan. Kumparan kondensor yang kotor dapat mengurangi kapasitas pendinginan freezer secara keseluruhan, karena kumparan yang kotor membuat kondensor menahan panas dan bukannya melepaskannya. Hal ini menyebabkan kompresor bekerja berlebihan.

Lokasi coil ini bervariasi tergantung tipe dan merek kulkas, bisa berada di dalam, di belakang, atau di bagian bawah freezer. Coil yang terletak di bagian dalam cenderung lebih terlindungi dari kotoran, sedangkan yang berada di belakang atau bawah lebih mudah kotor.

Kipas kondensor bertugas menarik udara melewati kondensor agar proses pendinginan berjalan optimal. Apabila motor kipas kondensor mengalami kerusakan, proses sirkulasi udara akan terganggu, sehingga meskipun suhu kulkas terasa dingin, freezer tidak akan mampu membekukan. Biasanya, masalah ini terjadi karena bantalan motor kemasukan air, dan solusinya adalah mengganti motor kipas yang rusak.

4. Relai Start Buruk

Freezer yang tidak membeku mungkin menandakan relai start tidak berfungsi sebagaimana mestinya, karena relai tidak memberikan daya ke kompresor.

5. Penumpukan Bunga Es di Freezer

Tidak hanya kerusakan komponen, tumpukan bunga es yang berlebihan di dalam freezer juga bisa menjadi penyebab udara dingin tidak tersebar merata. Akibatnya, performa pendinginan terganggu dan bahan makanan tidak dapat membeku secara maksimal.

Biasanya kulkas dilengkapi dengan sistem pemanas otomatis (defrost) yang akan aktif beberapa kali dalam sehari untuk mencairkan lapisan bunga es yang menempel pada coil evaporator. Namun, jika sistem ini tidak berjalan dengan baik, bunga es akan terus menumpuk hingga menutupi coil evaporator, yang akhirnya menghambat proses pendinginan, terutama di bagian freezer.

6. Kerusakan pada Thermostat

Thermostat berfungsi untuk memantau dan mengatur suhu di dalam freezer. Apabila komponen ini mengalami kerusakan, maka suhu di dalam freezer tidak bisa dijaga dengan baik, sehingga proses pembekuan pun terganggu.

7. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

Ketika freezer terasa dingin tetapi tidak mampu membekukan, bisa juga mungkin salah dalam pengaturan suhunya. Jika suhu diatur terlalu tinggi, udara dingin yang dihasilkan tidak akan cukup kuat untuk membekukan bahan makanan, sehingga beberapa barang di dalam freezer tetap dalam kondisi cair.

7 Cara Menangani Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku

Berikut beberapa langkah menangani kulkas yang dingin tapi tidak beku, beserta perawatan yang bisa membantu menjaga performa freezer agar tetap prima:

1. Baca Buku Panduan Freezer

Pastikan juga kamu sudah memahami petunjuk perawatan yang tertera di buku manual. Mengenali karakteristik dan sistem kerja freezer sejak awal akan memudahkan kamu melakukan perawatan maupun perbaikan jika sewaktu-waktu diperlukan.

2. Bersihkan Bagian dalam Freezer

Kebersihan freezer juga penting dalam menjaga kinerjanya. Gunakan kain lembap yang dipadukan dengan sedikit cairan pembersih untuk mengelap bagian dalam freezer secara rutin, sehingga freezer selalu dalam kondisi bersih dan bebas bau.

Bagian-bagian seperti coil evaporator, coil kondensor, dan ruang dalam freezer berpotensi tertutup bunga es atau debu. Membersihkannya secara teratur dapat mencegah penumpukan kotoran yang bisa menghambat proses pendinginan.

3. Setel Ulang Termostat

Kulkas jadi bekerja terlalu keras jika termostat pengontrol suhu tidak berfungsi dengan baik, sehingga kulkas harus terus-menerus menyala untuk mencapai suhu yang tepat. Jika demikian, kamu dapat mencoba menyetel ulang termostat atau menggantinya secara keseluruhan.

Alasan lainnya adalah motor kipas evaporator atau motor kipas kondensor tidak berfungsi dengan baik. Jika ini masalahnya, mungkin sudah waktunya untuk memanggil seorang profesional.

4. Ganti Relai Start

Kamu dapat melakukan uji fisik pada relai start dengan mencabut kabel kulkas, membuka kompartemen di bagian belakang freezer, mencabut relai start dari kompresor, lalu coba goyangkan relai start.

Jika kamu mendengar suara seperti ada dadu dalam kaleng, relai start mungkin harus diganti. Jika tidak ada suara, itu mungkin ada masalah kompresor yang memerlukan bantuan perbaikan profesional.

5. Ganti Kipas Evaporator

Lemari es yang rusak mungkin akan mengeluarkan banyak suara bising, mungkin karena dinding bagian dalam mengembang dan menyusut akibat fluktuasi suhu. Suara-suara ini bisa berarti bahwa kumparan kondensor kulkas kotor, hingga menghalangi aliran udara yang baik. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan untuk membersihkan kumparan kondensor secara teratur, sebaiknya dibersihkan secara rutin setiap enam bulan.

Suara bising tersebut juga bisa berarti kipas evaporator freezer tidak bekerja dengan benar. Jika demikian, pertama-tama cabut kabel daya kulkas dan lepaskan serta bersihkan bilah kipas evaporator.

Jika kamu melihat bilah kipas yang bengkok, kamu harus menggantinya. Jika bilah kipas evaporator bisa diputar, tetapi kipas tetap tidak mau berputar, kamu mungkin perlu mengganti motor yang rusak atau memperbaiki kabel yang putus antara motor kipas dan kontrol termostat.

6. Cairkan Bunga Es

Jika freezermu mengeluarkan air yang bocor, itu tanda ada bunga es di dalam freezer. Kemungkinan terbesarnya, saluran pembuangan pencairan es tersumbat atau membeku. Kamu dapat membuka sumbatannya dengan mengisi pipet ukur dengan air panas dan menggunakannya untuk membersihkan saluran pembuangan.

7. Periksa Suhu Freezer Secara Rutin

Agar freezer mampu membekukan makanan dengan optimal, pastikan pengaturan suhu berada di kisaran nol derajat Fahrenheit atau sekitar -17 sampai -18 derajat Celsius. Jika freezer tidak dilengkapi dengan termostat digital, kamu bisa menggunakan termometer sebagai alat bantu pengecekan suhu.

Seperti halnya peralatan rumah tangga lainnya, semakin baik kamu merawat freezer, semakin baik pula freezer bekerja dalam menjaga kualitas makanan yang kamu simpan. Perawatan rutin adalah kunci agar freezer awet dan selalu dalam kondisi optimal.

(aau/fds)



Sumber : www.detik.com