Tag Archives: perahu

10 Pantai di Sekitar Jakarta, Cocok Jadi Tempat Liburan bersama Keluarga


Jakarta

Daerah sekitar Jakarta memiliki berbagai tempat wisata alam yang menarik, termasuk pantai-pantai indah yang menarik untuk dikunjungi. Meski tak sepopuler Bali atau Lombok, pantai-pantai di Jakarta menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Dari pantai-pantai di Kepulauan Seribu hingga di Banten menawarkan panorama yang memukau. Sehingga, banyak wisatawan yang memilih berbagai pantai tersebut untuk melepas penat dari rutinitas perkotaan. Berikut 10 pantai di sekitar Jakarta

Pantai di Sekitar Jakarta

Ada banyak pantai-pantai di Jakarta dan sekitarnya yang menyuguhkan pesona alam yang begitu indah. Berikut di antaranya


1. Aloha Pasir Putih PIK 2

Aloha PIKAloha PIK. (Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Salah satu kawasan wisata hits di PIK 2 adalah pantai pasir putihnya. Menurut arsip detikTravel, pantai ini cocok menjadi tempat berolahraga maupun bermain bersama keluarga. Wisatawan bisa menikmati pantai pasir putih yang syahdu, apalagi saat sore hari.

Aloha menyuguhkan nuansa tropis ala Hawaii. Dekorasi bangunannya dibuat dengan arsitektur tropis dengan elemen kayu, jerami, rotan, bambu, dan open space balcony. Pantai ini sudah dilengkapi dengan area playground anak, kawasan kuliner, dan kelas olahraga.

  • Lokasi: Jalan Pantai Indah Kapuk, RT 07 RW 02, Kamal Muara, Jakarta Utara, DKI Jakarta.
  • Harga tiket masuk: Gratis, tidak termasuk tarif parkir dan wahana bermain.

2. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama)

Pantai Marunda masih berada dalam satu garis pantai dengan Pantai Ancol. Jika ingin menuju Pantai Marunda, traveler akan melewati gang pemukiman warga.

Saat sampai di pantai kamu bisa menikmati keindahannya dengan duduk di atas tanggul beton. Kamu bisa melihat perahu nelayan di sana.

Beberapa perahu disewakan jika traveler mau berkeliling pantai. Menariknya, terdapat area mangrove, meskipun tidak luas.

  • Lokasi: Cilincing, Jakarta Utara.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000, belum termasuk parkir.

3. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. (Johanes Randy)

Pulau Tidung cukup dekat dengan ibukota Jakarta. Menurut laman Indonesia Travel dari Kemenparekraf, pulau ini memiliki hamparan pantai berpasir putih dan air biru yang jernih.

Perairan di Tidung cukup dangkal dan hampir semua ditumbuhi terumbu karang dengan kondisi yang sangat baik dengan ikan tropis berwarna-warni. Dari Muara Angke, perjalanan ke Pulau Tidung sekitar 3 jam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000-Rp 50.000 bergantung dari fasilitas yang dipilih dan belum termasuk parkir.

4. Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPulau Macan Kecil atau Pulau Macan Gundul. (Putu Intan/detikcom)

Pulau Macan juga merupakan salh satu pulau di kawasan Kepulauan Seribu. Berkonsep eco resort village, wisatawan bisa serasa berada di lingkungan konservasi alam yang indah dan nyaman.

Terbentang pantai pasir putih dengan laut turquise yang jernih di pulau ini. Wisatawan bisa menyaksikan sunset ataupun sunrise, sunbathing, berenang, snorkeling, diving, dan berbagai watersport lainnya.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Mulai dari satu jutaan rupiah bergantung dari paket wisata yang dipilih.

5. Pantai Ancol

Kawasan Ancol selalu menjadi primadona kala libur Lebaran tiba. Salah satunya di Pantai Karnaval yang terlihat ramai warga.Kawasan Ancol selalu menjadi primadona kala libur Lebaran tiba. Salah satunya di Pantai Karnaval yang terlihat ramai warga. (Grandyos Zafna)

Berbicara soal pantai di Jakarta, tentu pantai di Ancol menjadi salah satu yang paling populer. Menurut lama Ancol, kawasan ini mempunyai beberapa bagian pantai yang bisa dinikmati wisatawan.

Berikut beberapa pantai di Ancol:

– Beach Lagoon: Pantai ini dilengkapi area untuk berenang. Area pantainya aman dikunjungi anak-anak hingga orang dewasa

– Pantai Festival: Sering diadakan festival di sini. Ada dermaga kayu yang melintang di bibir pantai, tempat wisatawan menikmati keindahan laut.

– Pantai Marina: Pantai yang dilengkapi dengan pelabuhan kecil untuk bersandarnya kapal pribadi maupun kapal pesiar. Biasanya, wisatawan yang mau menyebrang ke area Kepulauan Seribu memulai perjalanan dari sini

– Pantai Indah Ancol: Pantai ini memiliki lokasi strategis dengan wisata kuliner, bahari, dan lain sebagainya

– Pantai Ria: Didominasi pohon kelapa tinggi menjulang dan hamparan pasir putih yang menawan

– Pantai Bende: Memiliki pemandangan sebuah bahari kecil yang dilengkapi jembatan kayu. Jembatan tersebut terlihat mengapung megah di tengah laut.

– Pantai Karnaval: Pantai di mana pengunjung bisa bersantai sambil menikmati udara segar.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jl. Lodan Timur No.7, RT.14/RW.10, Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  • Harga tiket masuk: Rp 30.000, belum termasuk tarif parkir dan tiket masuk per wahana.

6. Pulau Bidadari

Pulau Bidadari merupakan salah satu di Kepulauan Seribu yang mempunyai pantai . Di sini terdapat pantai 3 warna di mana wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise. Tak hanya itu, pengunjung bisa merasakan serunya bermain ayunan di tepi pantai.

Wisatawan juga bisa bersepeda mengelilingi pulau dan mencoba berbagai macam olahraga air, seperti banana boat dan donat boat. Adapun aktivitas menarik lainnya yang bisa dilakukan adalah berenang bersama lumba-lumba.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

7. Pulau Pari

Jasa Sewa Kano di Pulau PariJasa Sewa Kano di Pulau Pari. (Ilyas Fadilah/detikcom)

Salah satu pantai yang di Pulau Pari adalah Pantai Pasir Perawan. Pantai ini dikenal dengan pasir putihnya yang halus serta airnya yang jernih. Menurut laman salah satu resor di Pulau Tidung, pemandangan matahari terbenamnya begitu memukau, sehingga menjadi tempat yang cocok untuk bersantai di sore hari.

Selain menikmati keindahan pantai, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan di pantai ini, yaitu snorkeling, bermain pasir, dan menyewa perahu kano. Di sini terdapat homestay dan penginapan untuk wisatawan yang mau bermalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

8. Pulau Untung Jawa

Penampakan dari atas Pulau Untung Jawa Kepulauan SeribuPenampakan dari atas Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. (Kemenparekraf)

Pada tahun 2021, Pulau Untung Jawa menerima penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Salah satu pantai yang menjadi pilihan wisatawan adalah Pantai Arsa.

Wisatawan bisa menikmati suasana pantai di gazebo yang tersedia, bermain aneka wisata air atau sekedar menikmati dinginnya air laut di bibir pantai.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

9. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak. (Bahtiar/Detikcom)

Sawarna memiliki pantai pasir putih yang membentang luas. Menurut salah satu situs agen travel, Pantai ini mempunyai ombak yang kuat dan konsisten dengan durasi yang panjang, sehingga cocok untuk kegiatan surfing.

Wisatawan juga bisa menikmati suasana alam tanpa terganggu hiruk pikuk keramaian kota. Untuk kamu yang suka snorkeling, wisatawan bisa berenang untuk melihat keindahan terumbu karang di pantai ini.

  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 di hari biasa dan Rp 10.000 pada akhir pekan, belum termasuk tarif parkir.

10. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. (Muhammad Iqbal/Antara)

Tanjung Lesung bisa dicapai dalam waktu sekitar 3 jam dari ibukota Jakarta. Tak hanya menikmati keindahan alam, ada sejumlah aktivitas menarik di pantai ini.

Salah satu daya tarik utama dari Pantai Tanjung Lesung yaitu snorkeling dan diving. Tanjung Lesung mempunyai terumbu karang yang masih sangat alami dan minim terpengaruh oleh pencemaran.

  • Lokasi: Desa Tanjung Jawa, Kecamatan Panimbung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 25.000 di hari biasa dan Rp 40.000 pada akhir pekan belum termasuk tarif parkir.

Bagi detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa untuk update harga tiket masuk lebih dulu dan ketersediaan layanan. Info terbaru memudahkan detikers menyusun rencana liburan sendiri atau bersama orang terdekat, berikut rancangan pembiayaan.

Detikers juga bisa mengambil paket liburan, terutama bagi yang ingin menikmati pantai di sekitar Kepulauan Seribu. Paket liburan lengkap dengan transportasi, penginapan, beragam aktivitas menarik akan memudahkan detikers menikmati suasana pantai di sekitar Jakarta.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk


Purwakarta

Ada sejumlah tempat wisata menarik di Purwakarta, salah satunya yang populer adalah Bungursari Lake Park. Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan danau yang asri dan sejuk, cocok untuk travelers yang ingin healing.

Selain itu, masih ada sejumlah daya tarik lainnya dari Bungursari Lake Park. Harga tiket masuknya juga murah, alhasil banyak wisatawan yang datang ke tempat ini untuk liburan bersama keluarga atau sekadar melepas penat.

Penasaran, apa saja daya tarik dari Bungursari Lake Park? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Bungursari Lake Park

Daya tarik utama dari Bungursari Lake Park yakni terdapat danau yang luas. Di sekeliling danau juga terdapat pepohonan hijau yang menambah suasana asri tempat wisata ini.

Mengutip akun Instagram resminya @bungursarilakepark, kamu bisa menaiki perahu untuk berkeliling danau. Kegiatan ini sangat cocok untuk travelers yang ingin menenangkan pikiran. Uniknya, perahu tersebut mengusung naga merah yang terdapat kepala di bagian depan serta ekor di belakang perahu.

Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

Selain menaiki perahu, kamu juga bisa menggelar piknik estetik di pinggir danau bersama teman, keluarga, ataupun pasangan. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang keren agar bisa berfoto-foto di tepi danau dengan lanskap pemandangan alam yang indah.

Jika kamu tak sempat membawa makanan dan minuman untuk piknik, jangan khawatir. Soalnya, terdapat coffee shop di dalam kawasan Bungursari Lake Park, yaitu Kopi Awi Bungursari.

Pilihan makanan sangat beragam, mulai dari makanan berat hingga camilan tersedia di sini. Ada juga pilihan minuman coffee dan non-coffee, sehingga cocok bagi travelers yang suka minuman manis kekinian.

Oh ya, kamu juga bisa menikmati pemandangan danau dari Kopi Awi Bungursari, lho. Tersedia area tempat duduk outdoor dengan pemandangan langsung ke arah danau. Cocok bagi kamu yang ingin ngobrol santai bareng pasangan sambil menikmati suasana yang tenang.

Bungursari Lake Park juga menyediakan paket liburan bagi kamu yang ingin camping. Selain itu, ada juga paket wisata outbound dan paket acara. Tenang saja, harga yang ditawarkan cukup terjangkau dengan fasilitas yang lengkap.

Harga Tiket Masuk Bungursari Lake Park

Setiap pengunjung yang datang ke Bungursari Lake Park akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang saat weekday. Jika kamu berkunjung saat Sabtu-Minggu, tiket masuknya sebesar Rp 15.000 per orang.

Jika travelers ingin berkemah, pihak pengelola menyediakan paket camping dengan rincian biaya sebagai berikut:

  • Tiket camping: Rp 25.000/orang (1 malam)
  • Tenda: Rp 100.000 untuk 3 orang
  • Tenda plus: Rp 130.000 untuk 5 orang (termasuk karpet).

Lalu, tersedia juga paket camping asyik di tepi danau dengan harga mulai dari Rp 280.000/4 orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket camping, fasilitas tenda, matras, dan sarapan pagi di Kopi Awi.

Rincian Paket Acara di Bungursari Lake Park

Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

Selain nongkrong dan berkemah, kamu juga bisa mengadakan berbagai acara di Bungursari Lake Park, mulai dari acara komunitas, kantor, atau outbound sekolah. Untuk harga paketnya juga termasuk murah, lho.

Untuk lebih jelasnya, berikut rincian paket acara di Bungursari Lake Park yang dilansir akun Instagram-nya:

1. Bale Kahuripan

  • Aula bambu
  • Meet up
  • Gathering
  • Workshop
  • Wedding
  • Harga: mulai dari Rp 500.000.

2. Function Area

  • Area terbuka
  • Outbound
  • Camping
  • Gathering
  • Pentas seni
  • Harga: sesuai harga tarif masuk.

Tersedia juga paket makan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pengunjung. Simak rincian paket makanannya di bawah ini:

1. Paket Makan Lunch Box

  • Chicken katsu
  • Ayam asam manis
  • Ayam bakar/ayam goreng
  • Ayam geprek
  • Ayam lada hitam
  • Harga: mulai dari Rp 25.000/pax.

2. Buffet Package Prasmanan

  • Ayam yakiniku
  • Nasi
  • Capcay
  • Mie bihun
  • Kerupuk
  • Buah semangka
  • Air mineral cup
  • Harga: mulai dari Rp 60.000/pax.

Untuk informasi lebih lanjut, travelers bisa tanya-tanya langsung ke akun Instagram resminya @bungursarilakepark.

Lokasi dan Jam Buka Bungursari Lake Park

Bungursari Lake Park terletak di Jalan Awi Mekar, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Jika berangkat dari Jakarta, jaraknya sekitar 90 km atau 1,5 jam perjalanan dengan berkendara mobil. Sementara dari Bandung jaraknya sekitar 75 km atau 1 jam perjalan.

Bungursari Lake Park buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi hari agar kamu bisa menikmati suasana alam dari tepi danau yang sejuk dan menenangkan.

Demikian ulasan singkat mengenai Bungursari Lake Park yang berada di Purwakarta. Jadi, tertarik berlibur ke tempat ini.

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

8 Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus dan Cocok untuk Liburan


Jakarta

Pantai masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan. Selama di pantai, kamu bisa refreshing sekaligus menikmati aneka hidangan laut yang lezat di pinggir pantai.

Sebenarnya, ada banyak sekali pantai yang indah dan populer di berbagai daerah, mulai dari Lombok hingga Bali. Namun jika kamu punya budget liburan terbatas, masih ada sejumlah pantai bagus di sekitar Jakarta, lho.

Lantas, apa saja pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan? Simak rekomendasinya dalam artikel ini.


Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus untuk Liburan

Ingin menghabiskan waktu liburan bersama teman, keluarga, atau pasangan di pantai? Simak rekomendasi pantai terdekat Jakarta yang telah dirangkum detikTravel:

1. Pantai Ancol

Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Pantai Ancol (Grandyos Zafna/detikcom)

Rekomendasi yang pertama adalah Pantai Ancol. Bagi warga Jakarta, tentu sudah tak asing dengan pantai yang satu ini karena termasuk dalam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.

Pantai Ancol selalu menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin liburan ke pantai. Dalam musim liburan tertentu, seperti libur Lebaran atau libur akhir tahun, pantai ini sudah pasti dipadati oleh pengunjung.

Ada banyak aktivitas seru selama liburan di Pantai Ancol, mulai dari bermain pasir, foto-foto, menikmati berbagai makanan dan jajanan di sekitar pantai, hingga jalan-jalan ke love bridge atau jembatan cinta.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
  • HTM: Rp 35.000/orang.
  • Tiket masuk kendaraan: Rp 35.000 (mobil) dan Rp 25.000 (sepeda motor).

2. Pantai Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPantai Pulau Macan (Putu Intan/detikcom)

Kepulauan Seribu menawarkan banyak pantai yang indah dan eksotis, salah satunya adalah Pantai Pulau Macan.

Sebagai informasi, terdapat Pulau Macan Besar dan Pulau Macan Kecil (disebut juga Pulau Macan Gundul). Jarak kedua pulau cukup berdekatan dan bisa dijangkau dengan perahu motor atau kayak.

Kedua pulau tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah, padahal jaraknya cukup dekat dari Jakarta. Selama berlibur di sana, kamu dapat menikmati suasana yang tenang, pasir pantainya yang putih, dan air laut yang biru.

Adapun sejumlah tempat penginapan di Pulau Macan Besar yang terdiri dari 12 villa dengan fasilitas ala resor tropis. Villa tersebut juga dikelola dengan mengedepankan eco tourism.

  • Lokasi: Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

3. Pantai Pulau Tidung

Masih di kawasan Kepulauan Seribu, ada salah satu pulau yang juga ramai dikunjungi wisatawan, yaitu Pulau Tidung. Pulau ini menawarkan pasir pantai yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk kamu yang ingin healing sejenak.

Selain itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya selama di Pulau Tidung, mulai dari snorkeling, bersepeda, hingga menikmati hidangan seafood yang segar dan lezat. Kamu juga bisa berkeliling Pulau Tidung sambil melihat aktivitas para warga setempat.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

4. Pantai Pulau Pari

Rekomendasi selanjutnya adalah pantai di Pulau Pari. Saat berkunjung ke sini, travelers akan dibuat terpukau oleh pasir pantainya yang bersih dan putih. Seolah tak menyangka kalau pemandangan seperti ini bisa kamu lihat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam saja dari Jakarta.

Selama berlibur di Pulau Pari, kamu bisa menikmati berbagai aktivitas seru lainnya seperti snorkeling atau bersepeda mengelilingi pulau. Agar lebih asyik, disarankan untuk menginap di Pulau Pari selama semalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

5. Pantai Sunrise

Pantai yang satu ini lokasinya juga ada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Panggang. Bagi travelers yang membutuhkan ketenangan sambil melihat pemandangan alam yang menakjubkan, tempat ini wajib dikunjungi.

Disebut Pantai Sunrise karena menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Agar tidak ketinggalan momen tersebut, maka sebaiknya kamu menginap semalam di Pulau Panggang.

Setelah menyaksikan sunrise dan berfoto-foto di pinggir pantai, detikers bisa mencoba berbagai wahana permainan seru, mulai dari banana boat, kano, atau berkeliling pulau dengan sepeda listrik.

  • Lokasi: Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

6. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Pantai Tanjung Lesung (Muhammad Iqbal/Antara)

Selain di Kepulauan Seribu, ada juga sejumlah pantai bagus di wilayah Banten, salah satunya Pantai Tanjung Lesung. Setibanya di pantai ini, travelers langsung disuguhkan oleh pemandangan pasir pantainya yang putih dan bersih.

Selain bermain di pinggir pantai, ada berbagai aktivitas seru lainnya yang wajib dicoba, mulai dari bermain voli pantai, banana boat, diving, hingga snorkeling. Kalau perut sudah lapar, di sekitar Pantai Tanjung Lesung banyak rumah makan yang menyajikan hidangan lezat dan harga terjangkau.

  • Lokasi: Tanjungjaya, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

7. Pantai Sawarna

Pantai yang satu ini juga tak kalah ramai dikunjungi wisatawan saat memasuki musim liburan. Soalnya, Pantai Sawarna menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.

Berbeda dari pantai-pantai sebelumnya yang berada di utara Pulau Jawa, Pantai Sawarna sendiri lokasinya berada di selatan Pulau Jawa. Untuk bisa sampai ke pantai ini, butuh waktu perjalanan sekitar 4 jam dengan mengendarai mobil.

Namun, setibanya di pantai ini dijamin rasa lelah travelers langsung terbayarkan secara instan. Selain cocok untuk healing, Pantai Sawarna juga menawarkan berbagai aktivitas seru lainnya, seperti surfing hingga snorkeling.

  • Lokasi: Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

8. Pantai Florida

Rekomendasi pantai dekat Jakarta yang terakhir adalah Pantai Florida. Eits, pantai ini tidak terletak di Amerika Serikat ya, tetapi berada di Banten.

Pantai ini juga ramai dikunjungi para wisatawan, terutama saat memasuki musim liburan. Selain menawarkan pasir pantai yang bersih dan halus, fasilitas di Pantai Florida juga lengkap.

Bagi kamu yang liburan bersama keluarga, tersedia gazebo untuk bersantai dan meletakkan barang-barang. Ada juga kamar mandi untuk bilas, rumah makan, warung, dan tempat penyewaan ban bagi kamu yang ingin berenang.

  • Lokasi: Sindanglaya, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Itu dia delapan pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan. So, pilih liburan ke pantai yang mana nih, travelers?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Sisi Lain Gua Sunyaragi: Jadi Tempat Mancing Bocil-bocil



Cirebon

Taman Sari Gua Sunyaragi di Cirebon ternyata punya sisi lain. Bagian belakang gua ini ternyata bisa berubah menjadi tempat pemancingan yang ramai diserbu bocil-bocil.

Siang itu, suasana kompleks bersejarah Taman Sari Gua Sunyaragi tampak sepi, hanya ada beberapa anak berusia belasan tahun yang sedang asyik bermain.

Tak hanya sekedar bermain, beberapa anak juga tampak sedang memancing di area kolam yang letaknya di belakang Gua Sunyaragi.


Dengan menggunakan alat pancing seadanya, sambil duduk, tampak anak-anak fokus menunggu ikan melahap kail pancing, sambil sesekali berbicara dengan anak-anak lain di sampingnya. Terlihat juga anak-anak lain yang tidak ikut memancing sedang berlarian dengan teman sebayanya.

Menurut salah satu anak yang ikut memancing di kolam Gua Sunyaragi, Azri (14) mengaku, cukup senang bisa ikut memancing di kolam bagian belakang Gua Sunyaragi.

Menurutnya, selagi anak-anak tertib, dan tidak merusak area gua, maka tidak ada larangan untuk mancing di kolam bagian belakang Gua Sunyaragi.

“Kalau main sekedar mancing kayak gitu mah, nggak dimarahin, asalkan anak-anaknya pada anteng saja,” ucap Azri.

Kebanyakan, lanjut Azril, anak-anak yang memancing ikan merupakan anak yang tinggal di sekitar lokasi Gua Sunyaragi. Mereka masuk ke kompleks gua melalui pagar kecil yang ada di belakang, yang berbatasan langsung dengan pemukiman penduduk.

Selain Azri, anak-anak lain yang sering bermain di Gua Sunyaragi adalah Rafif (12). Menurutnya, meski ketika musim kemarau, kolam di bagian belakang Gua Sunyaragi mengering, tetapi saat musim hujan seperti sekarang, area kolam akan dipenuhi air dan juga ikan.

Biasanya, lanjut Rafif, jenis ikan yang didapat adalah ikan mujair. Sama seperti Azri, Rafif sendiri merasa senang ketika bisa mancing di kolam yang sudah berusia ratusan tahun tersebut.

“Senang mancing di situ, soalnya ada ikannya, biasanya ikan mujair. Kalau ada airnya sudah dari dulu dibuat untuk mancing, kadang ada juga orang yang mancing di sungai, terus ikannya dimasukin ke kolam, biar tambah banyak ikannya,” tutur Rafif.

Selain memancing ikan, menurut Rafif, lahan kosong di area belakang Gua Sunyaragi juga digunakan untuk bermain bola. Salah satu alasan Rafif bermain bola di Gua Sunyaragi adalah karena tidak adanya lapangan bola di dekat rumahnya.

“Iyah kadang main bola di sini juga, soalnya di sini sepi, jadi dimanfaatin buat main bola. Sama nggak ada lapangan paling dekat juga. Yang paling dekat yah lapangan yang di sini (Gua Sunyaragi),” tutur Rafif.

Menurut Rafif, tidak ada pelarangan bagi anak-anak sekitar lokasi goa Sunyaragi untuk bermain dan memancing di kolam Gua Sunyaragi. Kecuali, lanjut Rafif, ketika anak-anak sudah mulai berbuat nakal dengan naik ke area bebatuan Goa Sunyaragi.

“Yah kadang-kadang saja, kalau anak-anaknya pada nakal dan jahil, kayak pada naik ke batu-batu karang yah itu dimarahin sama penjaganya,” tutur Rafif.

Meski Rafif dan teman-temannya senang bermain di Gua Sunyaragi, tapi, Rafif dan temannya masih berharap, suatu saat nanti di sekitar rumahnya, akan ada lapangan bola sendiri.

“Yah pengen, kalau ada lapangan baru buat main di dekat sini mah,” pungkas Rafif.

Sejarah Gua Sunyaragi

Taman Sari Gua Sunyaragi merupakan kompleks bersejarah yang ada di Kota Cirebon. Taman ini didirikan pada tahun 1596, dengan diarsiteki oleh Penambahan Losari, cucu dari Sunan Gunung Jati. Untuk bahan utamanya pembuatannya, yakni menggunakan batu karang.

Dulu, Gua Sunyaragi digunakan untuk tempat bermain dan itikaf para keluarga sultan Cirebon. Gua Sunyaragi sendiri memiliki beberapa bagian bangunan yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, seperti Gua Pengawal yang digunakan sebagai tempat istirahat, Gua Simayang sebagai pos jaga dan Mande Beling digunakan untuk tempat memberi petuah.

Pada saat masih digunakan keluarga sultan Cirebon, dahulu, area sekitar Gua Sunyaragi merupakan perairan, sehingga pada masa itu, keluarga sultan yang ingin datang ke Gua Sunyaragi harus menggunakan perahu terlebih dahulu.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Menelusuri Jejak Sejarah dalam Destinasi Kuliner & Budaya di Batavia PIK



Jakarta

Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi salah satu daerah yang menghadirkan magnet tersendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Pasalnya, Kawasan tersebut memiliki perpaduan sejarah, budaya, kuliner, dan destinasi wisata yang cukup menarik.

“Bagi pencinta kuliner, sejarah, dan budaya, Batavia PIK merupakan destinasi yang tak boleh dilewatkan. Terinspirasi dari kota pelabuhan Batavia tempo dulu di abad ke-18, kawasan ini menawarkan pengalaman unik yang memadukan keindahan arsitektur khas kolonial, atmosfer kota pelabuhan, serta sajian kuliner dan hiburan khas Nusantara,” tulis PIK dalam keterangan resmi, Sabtu (15/3/2025).

Lebih dari sekedar destinasi wisata, Batavia PIK menghidupkan kembali kejayaan Batavia, yang dahulu dikenal sebagai ‘Queen of the East’ yaitu sebuah pusat perdagangan maritim yang mempertemukan berbagai bangsa dan budaya. Layaknya seperti Batavia di masa lampau, destinasi ini kini menjadi melting pot modern, di mana akulturasi budaya hadir dalam seni, hiburan, kuliner, dan arsitektur autentik.


Tak hanya menawarkan nostalgia, Batavia PIK juga menghadirkan pengalaman imersif yang mengajak pengunjung menjelajahi sejarah melalui konsep interaktif dan inovatif sehingga dapat dinikmati oleh para wisatawan dari berbagai generasi, baik lokal maupun mancanegara.

Menelusuri Jejak Sejarah dalam Destinasi Kuliner & Budaya di Batavia PIKMenelusuri Jejak Sejarah dalam Destinasi Kuliner & Budaya di Batavia PIK (Agung Sedayu)

Alun-Alun Batavia: Pusat Festival dan Hiburan

Sebagai jantung dari Batavia PIK, Alun-alun Batavia menjadi tempat berkumpulnya para pengunjung untuk menikmati berbagai event spesial. Dari bazar kerajinan lokal, kuliner, pertunjukan seni teater, hingga live music bernuansa keroncong.

Lebih dari sekadar tempat hiburan, Alun-Alun Batavia juga menjadi panggung bagi para seniman kreatif Indonesia. Berbagai sanggar seni dan pertunjukan ternama seperti Jember Fashion Carnaval, Sanggar Tari Ayodya Pala, hingga Teater Mhyajo turut berkolaborasi menampilkan karya-karya yang mengangkat budaya lokal dengan sentuhan modern.

Pasar Rakjat: Menikmati Nostalgia Lewat Kuliner dan Kerajinan Tradisional

Batavia PIK juga tetap menjaga semangat lokal dengan menghadirkan Pasar Rakjat. Lebih dari sekadar tempat berbelanja, pasar ini menjadi wadah bagi UMKM Indonesia untuk berkembang dan memamerkan produk terbaik mereka, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga seni kreatif.

Pada Maret 2025, Batavia PIK akan menyambut Sarinah, department store ikonik yang selama puluhan tahun dikenal sebagai rumah bagi produk-produk lokal unggulan. Kehadirannya akan semakin memperkaya pengalaman belanja di Batavia PIK, menghadirkan beragam karya anak bangsa, mulai dari tekstil, fesyen, hingga kerajinan tradisional.

Jembatan Kota Intan dan Dermaga Taksi Air: Menghubungkan Tradisi dan Modernitas

Salah satu daya tarik utama Batavia PIK adalah jembatan kayu yang menghubungkan fase pertama di Golf Island PIK dengan Batavia Pasar Rakjat di Riverwalk Island. Jembatan ini terinspirasi dari Jembatan Kota Intan yang legendaris, menghadirkan sentuhan arsitektur klasik yang pernah menghiasi Batavia tempo dulu.

Menariknya, pengalaman di Batavia PIK semakin lengkap dengan kehadiran dermaga taksi air. Moda transportasi itu memungkinkan pengunjung menjelajahi kanal menggunakan perahu listrik.

Menyusuri kawasan ini dari jalur air menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati keindahan Batavia PIK, menjadikannya pilihan wisata unik bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman berbeda.

Menelusuri Jejak Sejarah dalam Destinasi Kuliner & Budaya di Batavia PIKMenelusuri Jejak Sejarah dalam Destinasi Kuliner & Budaya di Batavia PIK (Agung Sedayu)

Kuliner Otentik dari Nusantara hingga Internasional

Tak lengkap rasanya menjelajahi Batavia tanpa mencicipi kelezatan kulinernya. Batavia PIK menyuguhkan pengalaman bersantap yang menggugah selera dengan deretan tenant F&B yang menghidangkan berbagai masakan khas Nusantara dan internasional.

Beberapa tenant ternama yang dapat dinikmati antara lain seperti Dewata by Monsieur Spoon yang menawarkan sentuhan kuliner Bali yang autentik, Sate & Seafood Senayan yang menyajikan sate dan hidangan laut khas Indonesia, Canton 168 yang merupakan pilihan tepat bagi pencinta masakan Kanton, Orasa’s yaitu restoran dengan menu khas Thailand, Saigon Ngon untuk menikmati cita rasa otentik Vietnam, dan Rumah Jajan Bu Nanik yang menyajikan jajanan legendaris khas Indonesia.

Melalui berbagai menu yang beragam, Batavia PIK tentunya juga menjadi destinasi wajib bagi para pencinta kuliner.

Kilau Ramadhan 1001 Malam: Menyambut Bulan Suci dengan Tradisi yang Megah

Memasuki bulan Ramadan, Batavia PIK semakin semarak dengan ‘Kilau Ramadhan 1001 Malam Batavia’, sebuah festival kuliner dan hiburan yang menghadirkan suasana khas Timur Tengah dan Nusantara.

Salah satu atraksi utama adalah buka puasa bersama Chef Muto, yang dikenal dengan atraksi kungfu cooking-nya. Pengunjung dapat menikmati hidangan istimewa sambil menyaksikan keahlian memasak yang menghibur.

Tak hanya itu, rangkaian acara Ramadhan juga dimeriahkan oleh penampilan artis papan atas setiap akhir pekan, pertunjukan seni dari Jember Fashion Carnaval, serta live music dari Mustafa ‘DEBU’ yang membawa suasana syahdu di bulan suci.

Menambah keistimewaan acara ini, kedutaan besar dari negara-negara ASEAN dan Maroko, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, turut hadir untuk merayakan momen kebersamaan dalam semangat Ramadhan.

Sebagai destinasi yang menggabungkan sejarah, budaya, dan gaya hidup modern, Batavia PIK menghadirkan pengalaman wisata yang tak hanya menghibur tetapi juga memperkaya wawasan. Dengan arsitektur klasik yang memukau, ragam kuliner autentik, serta berbagai acara dan atraksi menarik, kawasan ini menjadi tempat ideal bagi siapa saja yang ingin merasakan pesona Batavia tempo dulu dalam balutan modernitas.

Baik bagi pencinta sejarah, penggemar kuliner, maupun wisatawan yang mencari pengalaman unik, Batavia PIK menawarkan perjalanan waktu yang tak terlupakan menghidupkan kembali kejayaan masa lalu dalam nuansa yang lebih hidup, berwarna, dan penuh cerita. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan Batavia PIK dan menciptakan kenangan berharga di destinasi wisata yang kaya akan pesona dan budaya ini.

(akd/akd)



Sumber : travel.detik.com

Ini 10 Destinasi Liburan Menarik di Palangkaraya, Cocok bagi Pencinta Alam



Jakarta

Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan salah satu destinasi liburan yang menarik di Indonesia. Terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan budaya yang kaya, kota ini menawarkan berbagai pilihan tempat wisata yang cocok bagi para pecinta alam, petualangan, dan budaya.

Berikut adalah beberapa destinasi liburan yang wajib dikunjungi ketika berlibur di Palangkaraya.

1. Taman Nasional Sebangau


Taman Nasional Sebangau merupakan salah satu kawasan konservasi hutan rawa yang terletak di Palangkaraya. Dikenal sebagai rumah bagi satwa liar seperti orangutan, beruang madu, dan berbagai jenis burung, taman nasional ini menawarkan pengalaman wisata alam yang luar biasa.

Anda bisa melakukan trekking menyusuri hutan rawa dan menikmati keindahan alam sambil mengamati satwa liar di habitat aslinya. Taman ini juga menjadi tempat yang cocok bagi para pengamat burung dan pecinta fotografi alam.

2. Bukit Tangkiling

Bukit Tangkiling adalah destinasi wisata yang menawarkan panorama alam yang memukau. Terletak sekitar 25 km dari pusat kota Palangkaraya, bukit ini memberikan pemandangan hutan tropis Kalimantan yang sangat menawan.

Di puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Palangkaraya dan sekitarnya. Bukit Tangkiling juga terkenal dengan tradisi adat Dayak yang masih dijaga oleh masyarakat sekitar, menjadikannya tempat yang menarik untuk belajar tentang budaya lokal.

3. Kuala Kurun

Kuala Kurun adalah ibu kota Kabupaten Gunung Mas yang terletak sekitar 100 km dari Palangkaraya. Kawasan ini dikenal dengan keindahan alamnya yang masih sangat alami.

Jika Anda tertarik dengan wisata alam yang lebih tenang dan jauh dari keramaian, Kuala Kurun adalah pilihan yang tepat. Anda dapat menikmati pemandangan sungai, hutan tropis, dan budaya lokal suku Dayak yang khas.

4. Danau Tahai

Danau Tahai adalah sebuah danau alami yang terletak sekitar 20 km dari Palangkaraya. Danau ini dikelilingi oleh hutan rawa yang memberikan kesan tenang dan damai.

Anda bisa menikmati kegiatan seperti perahu dayung atau sekadar menikmati keindahan alam sambil duduk di tepi danau. Keindahan Danau Tahai sangat cocok untuk wisatawan yang mencari ketenangan dan kedamaian di alam.

5. Pusat Budaya Dayak

Kalimantan Tengah, khususnya Palangkaraya, adalah rumah bagi suku Dayak yang memiliki budaya yang kaya dan unik. Di Palangkaraya, Anda bisa mengunjungi Pusat Budaya Dayak yang terletak di kawasan Tangkiling.

Di sini, pengunjung bisa belajar tentang tradisi, adat istiadat, dan kerajinan tangan suku Dayak. Anda juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional Dayak yang menggambarkan kehidupan mereka sehari-hari.

6. Cultural Park Palangkaraya

Cultural Park Palangkaraya adalah sebuah taman budaya yang memiliki berbagai fasilitas untuk wisatawan. Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati berbagai atraksi budaya, mulai dari pertunjukan seni, pameran kerajinan tangan, hingga acara tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya masyarakat Kalimantan Tengah. Taman ini juga sering menjadi tempat untuk acara-acara besar, seperti festival seni dan budaya.

7. Sungai Kahayan

Sungai Kahayan adalah sungai terbesar di Kalimantan Tengah yang mengalir melalui Palangkaraya. Sungai ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat setempat dan menawarkan pemandangan yang indah.

Anda bisa menyewa perahu untuk berkeliling sungai, menikmati keindahan alam sekitar, dan merasakan kesejukan angin sungai. Sungai Kahayan juga menjadi jalur transportasi utama bagi masyarakat lokal, sehingga Anda dapat melihat kehidupan sehari-hari masyarakat setempat di sepanjang sungai.

8. Masjid Raya Palangkaraya

Masjid Raya Palangkaraya adalah salah satu masjid terbesar dan terindah di Kalimantan Tengah. Masjid ini memiliki arsitektur yang megah dengan desain yang memadukan gaya modern dan tradisional. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Raya juga menjadi salah satu ikon kota Palangkaraya yang wajib dikunjungi.

9. Hutan Kota Palangkaraya

Hutan Kota Palangkaraya adalah ruang hijau yang terletak di pusat kota. Tempat ini sangat cocok untuk berolahraga, berjalan-jalan santai, atau sekadar menikmati udara segar di tengah kota. Hutan Kota Palangkaraya juga menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna lokal, menjadikannya tempat yang menyenangkan untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam kota.

10. Jembatan Kahayan

Jembatan Kahayan adalah salah satu ikon utama Palangkaraya yang menghubungkan kedua sisi Sungai Kahayan. Dengan panjang lebih dari 700 meter, jembatan ini menjadi jalur utama transportasi di kota ini dan sekaligus menjadi tempat yang ideal untuk menikmati pemandangan sungai dan kota dari ketinggian. Pada malam hari, Jembatan Kahayan terlihat sangat indah dengan cahaya lampu yang memantul di permukaan sungai.

Palangkaraya menawarkan berbagai macam destinasi wisata yang bisa memuaskan hasrat liburan Anda, mulai dari wisata alam yang menakjubkan! Ikuti dan menangkan liburan ke Palangkaraya dengan Jerome Polin di sini. Jangan lupa untuk menjelajahi keindahan alam Palangkaya dengan booking tiketnya di BookCabin.

(akn/ega)





Sumber : travel.detik.com

Perahu Rakit Danau Lido, Dulunya Transportasi Kini Jadi Wisata



Bogor

Selain kawasan Puncak yang sejuk, Danau Lido belakangan ini menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan Arab maupun lokal. Menikmati udara sejuk seraya bersantap di atas rakit di tengah danau terasa romantis sekaligus magis.

Danau Lido di Cigombong – Bogor awalnya merupakan rawa-rawa yang kemudian dibendung untuk menjadi tempat peristirahatan bagi pejabat Belanda. Dua bangunan bergaya Belanda di pinggir danau merupakan salah satu warisan yang tersisa.

Bertahun-tahun warga sekitar menjadikan danau ini sebagai tempat untuk memancing atau bertambak. Warga luar banyak yang berkunjung sekedar untuk berkeliling menyusuri danau dengan rakit, cuci mata dan menikmati sejuknya udara Bogor.


Seiring itu bermunculan warung dan restoran bagi para pengunjung yang tak membawa bekal. Bahkan ada satu restoran terapung di tengah danau, namanya Rumah Makan Yuliana Terapung (RMYT). Beralas anyaman batang-batang bambu rumah makan itu dikelola keluarga Indra Jaya Lesmana (37).

Danau Lido BogorIndra Jaya Lesmana Ketua Kluster Perahu Rakit Danau Lido Foto: (bonauli/detikcom)

“Orang tua saya memulainya sejak 1993,” kata Indra membuka percakapan saat ditemui detiktravel, Senin (10/3).

Ia pribadi mengaku baru diminta terlibat langsung ketika ayahnya berpulang pada 2015. Kala itu ia masih pegawai bank BUMN di Jakarta Kota. Namun ibunya terus membujuk agar melanjutkan mengelola RMYT. Sekitar 4 tahun lalu Indra akhirnya memenuhi permintaan tersebut.

Selain mengelola RMYT, ia juga mengembangkan rakit-rakit bambu yang biasa digunakan wisatawan berkeliling danau seluas 11,9 hektare itu. Batang bambu dipilih yang memiliki panjang 12-13 meter, diikat berjejer sedemikian rupa hingga memiliki lebar 2-3 meter. Agar lebih seimbang, pada bagian tengah di bawah rakit diberi pelampung berupa styrofoam.

Danau Lido BogorDanau Lido Bogor Foto: (bonauli/detikcom)

Di bagian tengah perahu ada bangunan sederhana dengan bagian depan yang agak luas layaknya teras. Untuk penggeraknya rakit dilengkapi dengan mesin temple di bagian belakang. Detiktravel bersama beberapa mantri dari BRI, sempat mencoba berkeliling danau dengan rakit ini. Total ada enam orang di atas perahu, selain pengemudi di buritan.

“Jika berkeliling danau tarifnya Rp 150 ribu, sementara untuk turis asing Rp 500 per kelompok. Namun kalau cuma antar jemput ke rumah makan ongkosnya cuma Rp 30 ribu,” kata Indra.

Siang itu, detiktravel melihat beberapa wisatawan lokal maupun berparas Timur Tengah terlihat berkeliling danau dengan rakit. Sapuan angin yang lembut membuat kami betah untuk duduk di dalam rakit. Rakit bergerak halus dan stabil. Pepohonan yang hijau di sekeliling danau menambah rasa kerasan di atas perahu.

“Dulu danau ini memiliki warna yang jernih, ikan-ikan masih bisa terlihat dari permukaan danau. Namun sedimentasi membuat danau semakin keruh, dan luasnya menyusut,” kata Indra.

Danau Lido BogorRumah Makan Yuliana Terapung (RMYT) Foto: (bonauli/detikcom)

Salah seorang pengunjung, Ayu (39) yang datang bersama keluarga terlihat, siang itu terlihat enjoy berkeliling danau dengan rakit. Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Danau Lido.

“Konsep restoran terapungnya unik dan paling penting makanannya enak,” ujarnya.

Melihat potensi wisata tersebut, sekitar 4-5 tahun lalu BRI turun tangan membentuk Kluster Wisata Rakit Danau Lido. Indra terpilih menjadi ketua paguyuban kluster.

Menurut Indra, dengan modal sekitar Rp 15-18 juta pinjaman dari KUR BRI beberapa pengelola memodifikasi rakit dengan atap berbentuk helikopter dan bentuk lainnya menjadi miniatur rumah makan terapung.

“Satu rakit bisa diisi 10-15 orang. Mereka bisa makan di dalam atau di luar,” terangnya. Menu makanan akan dikirim dari RMYT.

Danau Lido BogorDanau Lido Bogor Foto: (bonauli/detikcom)

Indra mengaku bergabung dengan BRI karena diajak Pak Omen. Dia tergolong sesepuh di paguyuban rakit. BRI dipilih karena memang cuma bank ini yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

“Kalau yang lain jauh,” ucapnya seraya tersenyum menunjukkan kelegaan akan hadirnya BRI.

Tak cuma memberi bantuan modal, BRI juga memberi mereka pelatihan. Terutama saat pandemic Covid-19 menerjang. Aktivitas wisata nyaris lumpuh karena operasional di sekitar Danau Lido dibatasi hanya pukul 16.00-20.00 WIB. Pendapatan mereka otomatis terjun bebas. Kehidupan ekonomi keluarga pun megap-megap.

Di saat kritis itulah BRI hadir memberi keringan cicilan utang mereka. Selain itu juga memberi pelatihan melalui zoom, seperti kiat-kiat meningkatkan pelayanan di tempat wisata (hospitalty), dan lainnya.

“Semua itu sangat membantu kami,” kata Indra.

Saat ini paguyuban perahu rakit sedang mengajukan pendanaan ke lewat program Desa Brilian. Kalau nanti berhasil rencananya akan dipakai untuk mengganti bangku-bangku kayu di perahu dengan bangku yang ada busanya. Indra juga berharap agar BRI terus memberikan pelatihan lainnya kepada mereka.

Tempat wisata ini buka pukul 10.00-19.00 WIB setiap hari, tapi di bulan puasa wisata rakit beroperasi mulai pukul 16.00 WIB. RMYT dan perahu rakit tutup saat Hari Raya Idul Fitri dan buka kembali pada Lebaran ke-3.

Peran BRI dalam kemajuan Perahu Rakit Danau Lido

Danau Lido BogorPimpinan BRI Bogor Dewi Sartika (Bordes) Fahmi Hidayat Foto: (bonauli/detikcom)

Pimpinan BRI Bogor Dewi Sartika (Bordes) Fahmi Hidayat menceritakan POV-nya bermitra dengan UMKM perahu rakit di Danau Lido. Ia menjelaskan bahwa BRI mencoba mengembangkan ekosistem kluster yang memang sudah ada.

“Jadi kita ekosistem sehingga kita ketika akan edukasi literasi keuangan terkait dengan simpanan maupun pinjaman, terkait dengan digital payment dan lain sebagainya, itu lebih gampang tersampaikan,” ucapnya pada Jumat (21/3) di KC BRI Bordes.

Paguyuban yang sudah berjalan di Danau Lido bisa dikatakan erat. BRI mencoba memberdayakan klaster tersebut dengan menjaga komunikasi lewat mantri hingga pimpinan wilayah. Karena dengan adanya komunikasi, maka fasilitas-fasilitas seperti pendanaan untuk modal akan lebih mudah disampaikan.

Fahmi mengatakan bahwa BRI membantu klaster ini dengan fasilitas pendanaan di masa pandemi. BRI tak hanya memikirkan profit, tapi juga bagaimana merawat usaha atau nasabah yang terkena pandemi, sehingga dibuatlah restrukturisasi.

“Harapan kami dengan kami adakan klaster, mereka lebih berkembang secara ekonomi pendapatan mereka jauh lebih berkembang. Saya yakin ketika dikelola dengan baik bersama-sama BRI dan Pemda ya, Pemda itu bisa desa, bisa kabupaten bersama-sama dengan masyarakat, ini potensi yang luar biasa untuk dikembangkan,” pungkasnya.

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com

Ini Nih Pulau Terpadat di Kepulauan Seribu



Jakarta

Kepulauan Seribu popular sebagai tempat liburan dengan keindahan pantainya. Tapi ternyata ada satu pulau yang bukan tempat liburan dan berpredikat sebagai pulau dengan populasi terpadat.

Adalah Pulau Panggang yang bukan destinasi wisata dan merupakan pulau dengan populasi terpadat di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau Panggang berada di Kecamatan Pulau Seribu Utara.

Pulau Panggang memiliki luas 0,09 km persegi dengan jumlah penduduk kepala keluarga 2.003.


detikTravel mendapat kesempatan untuk berkeliling langsung ke pulau itu. Rumah penduduknya cenderung rapat-rapat, menyisakan gang-gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh motor dan sepeda sebagai jalur transportasi.

Imelda (25), lulusan perawat dari Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Yogyakarta, merupakan seorang yang lahir dan besar di pulau itu. Asli putri daerah, anak kesembilan dari sebelas bersaudara itu mengakui bahwa Pulau Panggang memang sangat padat.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuImelda, warga Pulau Panggang di Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

“Pulau Panggang bukan pulau liburan, cara berpakaian turis tidak bisa diterapkan di sini,” kata Imelda pada Senin (24/3).

Pulau Panggang Saat Ramadan

Bertepatan dengan bulan Ramadan, Imelda menceritakan kebiasaan warga yang tak biasa. Kalau biasanya berburu takjil jadi kegiatan saat ngabuburit, di Pulau Panggang lain lagi. Tidak ada yang berdagang takjil di sana, warganya membuka pesanan menu berbuka dalam grup obrolan Whatsapp.

“Enggak semua orang punya warung, ada yang PO juga. Jadi warga pesan di room chat lalu nanti diantar,” kata dia.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPemukiman di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

Kondisi itu dikonfirmasi oleh Nining Kurnia (32), seorang ibu rumah tangga dengan empat anak. Sebagai warga pendatang dari Depok, Jawa Barat, dirinya cukup kaget dengan kebiasaan di Pulau Panggang.

“Iya, di sini enggak ada takjil. Kalau mau pesan lewat grup chat,” kata dia.

Nining menikah dengan pria asli Pulau Panggang, bahkan suaminya masih keturunan wali di sini. Setiap lebaran hari pertama, ia dan keluarga akan nyekar dan ziarah ke makan keluarga suami.

“Tapi kalau bukan keturunan wali di sini, biasanya nyekar di (lebaran) hari kedua,” kata dia.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Karya (bonauli/detikcom)

Tempat Pemakaman Umum (TPU) penduduk berada di seberang pulau, yaitu Pulau Karya. Hanya beberapa wali saja yang dikubur di area timur Pulau Panggang.

Imelda juga berkata hal senada. Dirinya biasanya nyekar di hari kedua. Ia ingat betul, usai salat Ied, warga akan berbondong-bondong naik motor (perahu motor) lalu menyeberang ke Pulau Karya.

“Ramai sekali, motor antre panjang mau masuk pulau,” kata dia.

Budaya lain saat Ramadan adalah petasan. Anak-anak di Pulau Panggang biasanya berkumpul di area pelabuhan untuk bermain petasan bersama. Bunyi petasan bersahut-sahutan, asap mesiu menyeruak mengisi langit-langit.

Sudah jadi budaya, anak-anak itu terlihat sangat piawai menyalakan petasan yang ‘masuk angin’. Mereka bahkan tak segan untuk melemparkan petasan ke sesama. Sesekali, orang tua yang lewat menghardik mereka untuk hati-hati. Namun, anak-anak itu tetap santai melanjutkan perang petasan. Sementara remaja-remaja tanggung sibuk main bola di lapangan.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuAnak-anak bermain petasan di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

Kumandang salat di masjid menggema seisi pulau. Pria dewasa bergegas menunaikan salat dan tarawih di masjid. Mereka berbaris mengambil air wudhu.

“Oiya, air di sini itu asin, bukan payau,” ucap Nining memberitahu satu lagi fakta tentang Pulau Panggang.

Tak semua rumah memiliki tampungan air hujan, beberapa menggali sumur untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, kebanyakan warganya membeli air dari daratan untuk kebutuhan masak dan mandi. Untuk air minum, mereka lebih suka membeli air galon.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Panggang di Kepulauan Seribu (bonauli/detikcom)

Nining mengaku mengalami culture shock saat pertama kali datang ke Panggang. Sekujur tubuhnya melakukan penolakan dengan siraman air asin yang dilakukan tiap hari.

“Awalnya alergi sebadan-badan. Tapi lama-lama sudah biasa. Cuma kalau airnya lagi jelek, ya luka-luka,” ujarnya sambil menunjukkan bekas luka alergi pada tangan dan kaki.

Ada yang datang menetap, sebagian ingin pergi. Imelda adalah salah satu warga yang berkeinginan untuk melanjutkan hidup di luar pulau. Mimpinya, meraih sukses di Kuwait.

“Mungkin karena sudah dari kecil di sini, jadi sudah bosan. Sekarang mau berjuang untuk keluar dari sini,” katanya sambil tersenyum manis.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket Ragunan Lebaran 2025, Lengkap dengan Jam Operasionalnya


Jakarta

Liburan Lebaran tak perlu mahal! Taman Margasatwa Ragunan menawarkan harga tiket masuk yang ramah kantong, serta berbagai fasilitas menarik untuk pengunjung dari segala usia. Yuk, jelajahi 2.000 satwa di kebun binatang legendaris ini!

Taman Margasatwa Ragunan merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta yang selalu ramai dikunjungi, terutama saat libur Lebaran. Kebun binatang yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta ini, telah berdiri sejak era penjajahan Belanda pada 1864.


Ragunan dikenal punya banyak satwa dan fasilitas yang membuat pengunjung senang dan merasa nyaman. Kebun binatang ini punya luas 147 hektar, berpenghuni lebih dari 2.000 ekor satwa, serta ditumbuhi lebih dari 50.000 pohon.

Sebagai kebun binatang milik pemerintah provinsi, Ragunan menawarkan harga tiket masuk yang sangat terjangkau agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Harga Tiket Masuk dan Parkir Ragunan Lebaran 2025

Kalau kamu berencana berkunjung ke Ragunan selama Lebaran 2025, berikut informasi mengenai harga tiket masuk dan fasilitas yang tersedia. Dilansir dari laman resminya, per Maret 2025 harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: Rp 4.000 per orang
  • Anak-anak: Rp 3.000 per orang.

Harga tiket tersebut berlaku untuk hari biasa maupun akhir pekan. Pada akun instagram @ragunanzoo, diberitahukan dalam kolom komentar bahwa tidak ada perubahan harga tiket masuk sampai akhir Maret nanti.

Tiket masuk dapat dibeli langsung di lokasi secara offline, atau online melalui aplikasi Taman Margasatwa Ragunan. Pembayaran tiket dilakukan menggunakan kartu Jakcard dari Bank DKI. Jika belum memiliki kartu tersebut, pengunjung bisa membelinya di loket yang tersedia di area kebun binatang.

Selain tiket masuk, adapun tarif parkir yakni:

  • Bus besar, truk besar, dan mobil box besar: Rp 15 ribu per hari
  • Bus kecil, truk kecil, mobil box kecil, dan pick up besar: Rp 12.500 per hari
  • Mobil sedan, minibus/sejenis, termasuk dalam bentuk pickup kecil: Rp 6 ribu per hari
  • Sepeda motor, dan kendaraan roda tiga: Rp 3 ribu per hari
  • Sepeda: Rp 1.000 per hari.

Jam Operasional Taman Margasatwa Ragunan Lebaran 2025

Kebun Binatang Ragunan berlokasi di Jl. Harsono Rm Dalam No.1, Ragunan, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan. Dalam akun instagram resminya, @ragunanzoo, pada kolom komentar diberitahukan bahwa Ragunan tutup pada hari H lebaran.

Ragunan buka kembali sehari setelahnya, yakni pada Selasa, 1 April 2025 pukul 06.00-16.00 WIB. Ragunan buka setiap hari, kecuali hari Senin yang menjadi hari libur satwa.

Fasilitas di Taman Margasatwa Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, antara lain:

  • Pusat Informasi
  • Area Parkir Luas
  • Toilet Umum
  • Mushola
  • Taman Bermain Anak
  • Penyewaan Sepeda
  • Kereta Wisata
  • Pusat Kuliner.

Adapun fasilitas wahana atau fauna lainnya, Ragunan menyediakan dengan tarif tambahan di luar harga tiket masuk sebagai berikut:

  • Taman satwa anak: Rp. 2.500 satu kali keliling
  • Perahu Angsa: Rp 18 ribu satu kali keliling
  • Kereta keliling: Rp 10 ribu satu kali keliling
  • Sepeda tunggal: Rp 10 ribu per orang
  • Sepeda ganda: Rp 15 ribu per orang.

Nah, itulah tadi informasi tentang harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan. Semoga membantu dan selamat berlibur!

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

Hidden Gem Bogor Favorit Turis Arab



Bogor

Pesona Danau Lido di Bogor tak hanya memikat wisatawan lokal, tapi juga sukses meluluhkan hati turis Timur Tengah. Dengan rakit kayu sederhana, mereka menyusuri danau sambil menyantap nasi kebuli dan shawarma-sebuah pengalaman unik yang kini jadi primadona wisata tersembunyi di selatan Bogor.

Hanya sekitar 5 menit dari pintu keluar tol Cigombong, perahu rakit Danau Lido menjadi tempat wisata hidden gem Bogor. Setiap hari, ada saja pengunjung yang datang untuk berkeliling menikmati keindahan Danau.

Namun di musim-musim tertentu, misalnya pertengahan tahun, Danau Lido justru penuh dengan turis timur tengah. Mereka berkeliling Danau Lido dengan perahu rakit sambil makan siang.


“Tahun kemarin ada 627 pemandu yang membawa turis Arab ke sini,” kata Indra J Lesmana (35), ketua UMKM kluster perahu rakit Danau Lido yang kini menjadi binaan BRI.

Angka itu memang fantastis, tapi sebenarnya sudah jauh berkurang. Di era kejayaannya sebelum pandemi, Danau Lido dapat mencatat 1.600 pemandu, satu kelompok bisa sampai 10 turis. Tak terbayang betapa ramainya Danau Lido saat itu.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

“Kebanyakan mereka bawa turis Arab dari Puncak, Sukabumi dan Cianjur,” dia menambahkan.

Indra mengatakan bahwa turis-turis Arab sangat senang dengan atraksi ini. Mereka bisa makan sambil berkeliling danau dengan santai.

Jumlah perahu rakit di Danau Lido sekitar 24 unit, warga sekitar memiliki dua atau tiga perahu sekaligus. Mereka menjadi mitra dari Rumah Makan Yuliana Lido (RMYL).

Sebenarnya di sekitar danau ada beberapa rumah makan dengan konsep serupa, berkeliling danau dengan rakit. Namun perahu rakit itu tidak lagi dikelola oleh warga, melainkan swasta. RMTY menjadi satu-satunya restoran yang bermitra dengan kluster perahu rakit.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

Melihat banyaknya turis Arab, RMYL membuat menu khusus Arab. Isinya tak jauh beda dengan menu biasa hanya ada tambahan shawarma dan nasi kebuli yang khas timur tengah. Selain itu, papan penunjuk berbahasa Arab yang ada di seisi rumah makan mempertegas banyak tamu Arab singgah di sini.

Zaman semakin berkembang, selain turis yang bertambah, kecanggihan teknologi disempurnakan dengan adanya digitalisasi. BRI mempermudah pembayaran perahu rakit dan rumah makan dengan kode QRIS.

“Awalnya agak sulit, karena kebanyakan di sini kan orang tua. Tapi seiring berjalannya waktu, mulai pada ngerti kalau anak-anak muda bayar itu pakai QRIS,” kata pria asli Cigombong itu.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido gunakan QRIS (bonauli/detikcom)

Pengecekan pembayaran perahu rakit pun semakin mudah karena terekam dalam sistem. Apalagi QRIS BRI bisa menerima pembayaran dari berbagai bank.

Nurmawan (53) datang dari Depok hanya untuk menikmati ikan bakar Danau Lido yang terkenal tidak bau tanah atau lumpur. Benar saja, begitu tiba, ia memesan sekilo ikan nila bakar dengan nasi, lalapan dan sayur kangkung tumis. Awalnya ia ragu, karena porsinya terlihat besar. Mengunyah sambil melihat pemandangan membuat hidangan habis tak bersisa.

“Memang betul enak, ikannya segar,” katanya.

Ibu satu anak itu pun merasa tidak repot karena pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan QRIS BRI. Habis sampai Rp 200 ribuan, ia tak perlu repot memikirkan uang kembalian.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

Peran BRI di Danau Lido

Fahmi Hidayat, pemimpin BRI Bogor Dewi Sartika (Bordes), mengakui bahwa turis-turis yang datang ke Danau Lido adalah berkah sekaligus tantangan yang harus dihadapi.

“Tantangan yang kita lihat adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan wisatawan,” ucapnya pada detikTravel, Jumat (21/3).

BRI sedang mencoba untuk bekerjasama dengan ekosistem kluster perahu rakit Danau Lido. Dalam hal ini, Fahmi mengatakan bahwa BRI memberikan pendampingan seperti kursus bahasa Arab sederhana.

Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

“Minimal menyebutkan harga, tawar menawar atau bilang iya,” ujar dia.

Wisata perahu rakit di Danau LidoPilihan menu arab di wisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

Ia juga mengapresiasi RMYT yang menggunakan menu berbahasa Arab. Nasi kebuli yang masuk dalam daftar menu juga sangat didukung karena memberikan rasa ‘rumah’ saat mereka sedang jauh dari negaranya.

“Memang ya karena konsumennya dari saudara-saudara kita dari Timur Tengah ya mau tidak mau ya minimal kebuli ada-lah gitu,” kata dia.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com