Tag Archives: perbatasan

Panduan Wisata dan Rute ke Taman Langit Pangalengan di Bandung


Jakarta

Wilayah Pangalengan, Bandung terkenal dengan panorama alamnya yang memukau. Ada satu destinasi wisata yang patut traveler datangi kalau berminat ke sana, yaitu Taman Langit Pangalengan.

Terletak di ketinggian 1.670 mdpl, objek wisata ini menyuguhkan panorama cantik sejauh mata memandang. Terlebih kamu bisa menyaksikan matahari terbit apabila bermalam di sana. Penasaran dengan Taman Langit Pangalengan? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Ada Apa Saja di Taman Langit Pangalengan?

Berikut daya tarik dan aktivitas seru yang dapat kamu lakukan di Taman Langit Pangalengan:


1. Panorama Mempesona

Tentunya pemandangan alam menawan merupakan daya tarik utama kawasan Taman Langit di Pangalengan ini. Letaknya yang berada di ketinggian, traveler bakal melihat panorama hijau perbatasan Bandung Selatan dan Garut Selatan sejauh mata memandang 360 derajat.

Di arah timur, kamu akan disuguhkan pemandangan wilayah Pangalengan, Situ Cileunca, dan deretan Gunung Wayang. Di selatan, pengunjung dapat menatap perbukitan perkebunan teh Cukul, pegunungan di Garut Selatan, dan garis Samudera Hindia di Laut Selatan.

Sementara di sisi utara, sebagian panorama Kota Bandung dan Pegunungan Bandung Utara bisa dilihat. Karena berada di ketinggian 1.670 mdpl juga, traveler dapat menyaksikan “samudera awan” jika beruntung.

Hamparan panoramanya yang menawan menjadikan Taman Langit Pangalengan objek wisata yang cocok banget untuk healing. Tak heran tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikcom

2. Jembatan di Tengah Kebun Teh

Jembatan kayu memanjang jadi ikon di Taman Langit Pangalengan. Pasalnya, jembatan ini berada di tengah-tengah kebun teh hijau yang luas. Dengan latar belakang hamparan kebun teh, jembatan jadi spot foto favorit yang tak boleh dilewatkan para pengunjung yang datang.

Jika kedatanganmu bertepatan dengan munculnya “samudera awan’, traveler bisa banget berfoto dengan latar tersebut.

3. Tempat Berkemah

Taman Langit menyediakan camping ground atau area perkemahan di alam terbuka yang memukau ini. Sehingga traveler pun bisa menikmati pemandangan mempesona, baik di pagi, siang, maupun malam hari.

Kamu yang tertarik berkemah di sana bisa menghubungi pengelola kawasan Taman Langit Pangalengan. Terdapat variasi paket camping yang ditawarkan dengan fasilitas dan area kemah yang berbeda.

Selain dapat menikmati nuansa alamnya, traveler yang bermalam di sini akan sangat beruntung karena bisa menyaksikan matahari terbit yang menyapa di pagi hari.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: dok. Instagram @tamanlangitpangalenganofficial

Lokasi dan Rute ke Taman Langit Pangalengan

Taman Langit Pangalengan terletak di Perkebunan Cukul, Kampung Puncak Mulya, Desa Sukaluyu, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lokasinya dari pusat kota Bandung cukup jauh, sekitar 57 km dengan waktu tempuh kisaran 2 jam.

Traveler yang tertarik ke sini dapat menjangkau tempat wisata ini menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Mengutip catatan detikcom, transportasi dan rute ke Taman Langit Pangalengan yakni sebagai berikut:

1. Kendaraan Pribadi

Kamu yang menggunakan mobil atau motor sendiri dapat melalui Jalan Raya Situ Cileunca untuk menuju ke tempat wisata ini..

2. Transportasi Umum

Apabila menggunakan kendaraan umum, kamu bisa memilih transportasi dan rute:
– Bus dengan rute Pangalengan-Bandung dari terminal Leuwi Panjang
– Minibus atau elf dari terminal Tegal Lega.

Kamu yang menaiki kendaraan umum akan turun di pemberhentian akhir yaitu terminal Pangalengan.

3. Transportasi Online

Kalau memilih transportasi online, maka traveler bisa memesan langsung mobil atau ojek dari tempatmu berada untuk sampai langsung di Taman Langit Pangalengan.

Jam Buka Taman Langit Pangalengan

Kawasan wisata Taman Langit Pangalengan buka setiap hari. Kamu bisa datang kemari mulai dari jam 05.00-17.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi agar tempat wisata belum terlalu ramai pengunjung.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikcom

Tiket Masuk Taman Langit Pangalengan

Untuk masuk ke Taman Langit Pangalengan, kamu perlu membeli tiket seharga Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Apabila hendak berkemah maka tiket masuknya sebesar Rp 35.000.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi, traveler perlu mengeluarkan tarif parkir sebesar Rp Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika camping maka tarif parkir yang dikenakan yaitu Rp 10.000 untuk motor dan Rp 20.000 untuk mobil.

Untuk kamu yang tertarik berkemah di Taman Langit Pangalengan, berikut harga paket yang disediakan pengelola, dikutip dari laman resminya:

  • Paket Camping Standar (untuk 4 orang): Rp 450.000 per hari
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, matras tipis, dan toilet bersama.
  • Paket Camping Medium (untuk 4 orang): Rp Rp 550.000 per hari
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, kayu bakar, tikar, dan toilet bersama.
  • Paket Sunrise Camping Deck (untuk 4 orang): Rp 650.000 per hari
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, kompor dan cooking set, kayu bakar, area private dek kayu, dan toilet bersama.
  • Paket Camping Private (untuk 4 orang): Rp 700.000 per hari.
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, air mineral, tikar, area private dek kayu, dan toilet pribadi.

Tips Berkunjung ke Taman Langit Pangalengan

Sebelum traveler pergi ke Taman Langit, sebaiknya simak sejumlah tips berikut terlebih dahulu nih:

  • Sebaiknya tidak datang di hari libur karena akan ramai wisatawan
  • Datang saat cuaca cerah agar tidak kesulitan selama perjalanan
  • Menggunakan kendaraan roda dua karena akses jalan yang hanya muat satu mobil
  • Membawa bekal makanan dan minuman
  • Mengenakan pakaian hangat yang nyaman karena cuaca yang relatif dingin
  • Memakai alas kaki yang tidak licin
  • Berhati-hati saat berjalan di perkebunan teh
  • Tidak diperkenankan membuang sampah sembarangan
  • Membawa aksesoris untuk berfoto.

Nah, itu tadi panduan berwisata dan rute ke Taman Langit Pangalengan di Bandung. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke sana nggak?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Sejarah Kelam Jembatan Bantengan, Jadi Lokasi Eksekusi Mati Anggota PKI



Klaten

Sebuah jembatan di Kecamatan Karanganom, Klaten, yang menyimpan sejarah kelam tentang tragedi Gerakan 30 September 1965 (G 30 S). Bagaimana kisahnya?

Jembatan Bantengan begitulah warga mengenalnya. Menurut warga sekitar, dulu ada sejumlah orang yang diduga terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dieksekusi mati di jembatan itu.

Jembatan Bantengan berada di jalan Klaten-Karanganom, tepatnya di perbatasan Desa Tarubasan dan Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom. Jembatan itu panjangnya sekitar 30 meter, berada di jalan yang menurun.


Sekitar jembatan itu merupakan lahan pertanian dan di tepi sisi utaranya digunakan untuk tempat pembungan sampah (TPS). Aspal di jembatan itu terbilang mulus.

Salah satu warga sekitar, BN (75) mengatakan Jembatan Bantengan dulunya jembatan sesek dari bambu dan kayu. Setelah meletus tragedi G 30 S, dia bilang para tokoh PKI diangkut ke jembatan itu menggunakan truk.

Nggih ngertos, kulo pun pemuda, lahir 1949 dan gegernya itu 1965. Nggih ngge nembaki ten kidul mriko (Ya tahu, saya sudah pemuda, lahir tahun 1949, dan geger PKI itu 1965. Yang untuk menembaki PKI di selatan sana),” ucap BN, Senin (30/9/2024) siang.

Nggih (ya) tentara. Tapi sinten mawon yang ditembak mboten ngertos (tapi siapa saja yang ditembak saya tidak tahu). Bukan warga sini, tapi tokoh-tokohnya (PKI),” sambung dia.

BN mengingat, para tahanan itu biasanya dibawa ke jembatan saat sore hari. Sebelumnya, warga sekitar sudah diberi pengumuman akan ada eksekusi mati di jembatan itu.

“Sore, sore warga sudah diberitahu, lalu sini penuh orang. Setelah ditembak ditinggal di lokasi. Paginya warga PKI sekitar sini yang menyerah diminta mengubur,” ujar BN.

Menurut BN, ada sekitar 127 orang yang ditembak mati di jembatan itu. Truk yang membawa para tahanan PKI itu datang dari arah kota Klaten.

Saking mriko (dari sana, arah selatan). Mayatnya ya dikubur di situ, pokoknya itu terjadi habis Jakarta mbledhos (meletus G 30S),” kata BN.

BPD Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Kusdiyono membenarkan ada cerita tentang jembatan itu dulu untuk menembaki para tokoh PKI.

“Dibawa dengan truk oleh tentara, siapa dan orang mana tidak ada yang tahu. Bukan warga sini,” kata Kusdiyono.

Jembatan Bantengan, sebut Kus, dulunya jembatan sesek bambu. Setelah digunakan untuk mengubur orang-orang PKI, jembatan itu kemudian dibangun.

“Setelah kejadian itu baru diloning tembok. Saat banjir besar ada tulang-tulang yang hanyut dulu,” kenang Kusdiyono.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com