Tag Archives: perbukitan

Ke Altim Yuk, Alun-Alun Depok yang Tersembunyi di Grand Depok City



Depok

Siapa bilang Depok tidak punya alun-alun? Ada, bahkan dua! Inilah yang pertama, Taman Alun-alun Depok atau disebut alun-alun timur (altim).

detiktravel mengunjungi Altim pada Kamis (8/5/2025), pukul 10.00. Alun-alun ini berada di Jl. Boulevard Grand Depok City No.25, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok.

Untuk mencapai tempat ini, traveler masuk lewat Grand Depok City (GDC). Tanda penunjuk alun-alun itu sangat mencolok, di pintu depan terlihat tulisan Taman Alun-Alun Kota Depok.


Di balik tanda alun-alun, sebuah padepokan berdiri megah. Ada orang tua dan anak-anak yang sedang ngadem di sana. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Di sisi kanan ada jalur ke arena lain. Setelah disambangi, di sana terdapat taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Kendati matahari semakin galak, sejumlah balita tak surut tetap bermain di sana.

Semakin ke dalam, desain alun-alun semakin ‘liar’. Trek perbukitan diisi dengan berbagai fasilitas bermain orang dewasa. Ya, bukan cuma menyenangkan anak, di sini orang dewasa pun bisa menikmati berbagai olahraga.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Di antaranya, lapangan futsal dan basket. Dua lapangan itu memiliki tribun penonton berpeneduh. Siapa pun bisa menggunakannya tanpa biaya alias gratis.

Humam dan Thoriq, siswa kelas 8 dari Pesantren Ar Rasyidul karim di Pondok Rajeg, sedang melakukan kegiatan sekolah di sana. Selagi di sana, mereka bermain futsal.

“Sering ke sini, paling rame Sabtu-Minggu,” kata Thoriq.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Setelah lapangan, ada arena khusus BMX, skateboard bahkan wall climbing. Satu yang mencuri perhatian, kawasan gym outdoor, mirip seperti k-drama. Di sini pengunjung dewasa dapat melakukan workout dengan alat yang sediakan.

Kawasan seluas 3,9 hektar itu masih membuat saya kagum. Di balik RBRA, ada tempat duduk-duduk teduh. Mereka yang habis jogging atau mau bersantai di bawah pohon rindang bisa duduk di sana, sebuah sungai besar mengalir di seberangnya.

Jalur pejalan kaki belum terputus, masih membawa saya ke arena belakang. Ada bangunan-bangunan kecil, untuk piknik. Sebuah gedung menjulang di bagian paling belakang.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

“Di sebelah sana ada menara pandang. Naik aja ke sana,” kata salah satu pengunjung, Ayu, kepada detiktravel.

Ayu bilang pengunjung bisa foto-foto di menara pandang itu. Menara pandang itu bukan sekadar menara dengan tangga-tangga dan tempat untuk berdiri di bagian paling atas. Bangunan lima tingkat itu dibuat melingkar, tampak sip dilihat dari bawah.

Selain itu, di bagian basement terdapat toilet. Dari bagian atas menara pandang itu terlihat pemandangan Depok yang hijau.

Ayu berkata secara keseluruhan alun-alun Depok itu cukup nyaman. Dia bisa leluasa mengajak anak untuk bermain di sana, tanahnya lapang, banyak mainan anak-anak, gratis, dan bisa kapan pun.

Yang membuatnya semakin nyaman, alun-alun itu bebas asap rokok. Petugas keamanan rutin memantau pengunjung.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Fasilitas lain yang melengkapi adalah musala, masjid, dan keran air minum gratis. Pengunjung bisa bebas untuk memakai fasilitas tanpa perlu takut haus, karena keran itu disebar di beberapa titik.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Alun-alun itu dibuka untuk umum mulai pukul 06.00-18.00 WIB dan tutup pada Senin. Parkiran motor dan mobil disediakan di bagian luar, bersama dengan UMKM. Pengunjung bisa bebas membawa makan ke dalam alun-alun dan piknik bersama.

Bagaimana, tertarik untuk main ke Taman Alun-alun Kota Depok?

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Omah Dhemit di Klaten: Dikenal Angker-Banyak Kejadian Aneh



Klaten

Di Klaten, ada sebuah bangunan kuno yang dikenal sebagai Omah Dhemit oleh warga setempat. Bangunan itu dikenal angker dan banyak kejadian di luar nalar.

Lokasi Omah Dhemit itu diketahui berada di dusun Mojo Pereng, desa Krakitan, kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Jika diartikan ke bahasa Indonesia, Omah Dhemit berarti Rumah Setan.

Bangunan itu mendapat julukan yang seram karena letaknya memang tidak lazim. Omah Dhemit bukan rumah di perkampungan pada umumnya.


Bangunan kecil yang berukuran hanya sekitar 3×3 meter itu berdiri di atas batu kapur yang menjulang tinggi. Batu kapur putih itu tingginya sekitar 30-40 meter dari permukaan tanah.

Letak bangunan yang berada di atas ketinggian membuat omah dhemit terlihat jelas dari kejauhan, baik dari jalan raya ke arah Rawa Jombor maupun dari desa sekitar.

Di kanan kiri bukit adalah jurang menganga dan tidak ada tangga menuju ke puncaknya. Di sisi selatan sekitar 10 meter terdapat perbukitan kapur yang dulu menjadi objek wisata Bukit Patrum.

Jika dari kejauhan, sekilas omah dhemit dan bukit Patrum terlihat seperti kura-kura dengan kepala mendongak. Bukit Patrum sebagai tubuh kura-kura, sedangkan omah dhemit seperti kepalanya.

Penampakan bangunan bersejarah Omah Demit di Krakitan, Klaten, Rabu (26/3/2025).Penampakan bangunan bersejarah Omah Demit di Klaten Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Karena letaknya dikelilingi rimbun pepohonan, dari kejauhan Omah Dhemit terkesan mistis dan menyeramkan. Namun benarkah banyak dhemit di bangunan itu?

“Karena letaknya begitu diarani akeh dhemite (disangka banyak hantunya), yang viral juga nyebut omah dhemit. Yang di sini padahal biasa saja,” ungkap warga yang tinggal di dekat omah dhemit, Saiman Hartono (55).

Diceritakan Saiman, omah dhemit itu sebenarnya bangunan peninggalan zaman kolonial Belanda. Pada waktu itu fungsinya digunakan untuk gudang dinamit. Dinamit itu bahan peledak yang digunakan untuk tambang batu kapur.

“Itu rumah kan gudang dinamit, maka bukit di sebelahnya disebut bukit Patrum (dinamit/peledak) untuk nambang batu kapur. Batu kapur itu dibawa ke PG Gondang,” tutur Saiman.

Dulu, kata Saiman, di sekitar bukit ada rel lori kereta yang digunakan untuk mengangkut batu kapur ke PG Gondang (di Kecamatan Kebonarum berdiri 1860). Pengambilan batu kapur sampai tahun 1995.

“Tahun 1995 batu kapur mulai berhenti diambil, sempat untuk tambang batu gamping (bahan bangunan). Sejak dulu bentuk Omah Dhemit ya begitu, bukan dibuat-buat, kawit mbah (sejak nenek) saya juga begitu,” terang Saiman.

Konon, sebut Saiman, ada cerita ada orang yang mau merobohkan omah dhemit tapi tidak bisa. Untuk naik ke omah demit tidak ada akses berupa jalan atau tangga.

“Naik ke situ tidak ada tangganya, jika manjat licin. Yang pernah naik dulu karena ada pohon tinggi di dekatnya sehingga lewatnya dahan pohon,” sambung Saiman.

Rumah itu, kata Saiman, dibangun sudah konstruksi tembok dan tidak ada isinya. Dibangun tentu saat bukitnya masih utuh belum terisolasi seperti sekarang.

“Dibuatnya dulu ya mungkin saat bukitnya masih utuh, kalau sudah seperti sekarang ya tidak mungkin bisa. Mau naik saja tidak bisa, apalagi membangun, sebelum ada COVID untuk wisata ramai sekali,” imbuh Saiman.

Sugiyanto, warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes mengatakan sejak dulu disebut omah dhemit karena terkesan seram. Di lokasi banyak pohon, bukitnya terjal dan berlumut.

“Sebelum dibangun (wisata) itu jalannya sulit, lumutan, terjal, ya akhirnya disebut omah dhemit. Warga sekitar ya tahunya bukit Patrum, Patrum itu dinamit karena rumah itu dulu jaman Belanda untuk nyimpen peledak,” papar Sugiyanto.

Dulu Tambang Batu Kapur

Bukit di Omah Dhemit itu, sebut Sugiyanto, dulu tambang batu kapur Belanda untuk pabrik gula (PG). Bahkan sampai tahun 1995-2000 masih diambil.

“Sampai tahun 2000 masih diambil, tapi terus berhenti, lalu diambil untuk bahan bangunan. Sebelum COVID sempat jadi bagian desapolitan bersama desa sekitar tapi sekarang sepi,” katanya.

Terpisah, Sekdes Krakitan, Kecamatan Bayat, Warsono membenarkan Omah Dhemit itu peninggalan era kolonial Belanda tempat tambang batu kapur untuk PG. Rumah digunakan untuk penyimpanan peledak.

“Fungsinya untuk menyimpan peledak untuk tambang batu kapur untuk PG Gondang. Pernah jadi objek wisata desa yang ramai sebelum Covid,” jelas Warsono.

“Konon cerita mbah saya, di jaman dulu pernah ada orang angon (gembala) kambing hilang, dicari tidak ketemu berhari-hari. Ternyata ditemukan di rumah itu,” imbuhnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

10 Destinasi Alam di Jawa Tengah yang Belum Ramai Turis


Jakarta

Kangen wisata alam yang belum ramai turis? Detikers bisa mengunjungi rekomendasi destinasi wisata ini yang berlokasi di Jawa Tengah. Wisata ini sangat cocok untuk pengunjung yang ingin relaksasi sendiri atau bersama keluarga, tanpa ribet dengan kunjungan turis lain.

10 Destinasi Alam di Jawa Tengah yang Belum Ramai

Berikut rekomendasinya dikutip dari situs destinasi wisata alam terkait

Pantai Menganti (Kebumen)

Suasana di Pantai Menganti, Kebumen.Suasana di Pantai Menganti, Kebumen. Foto: Rinto Heksantoro/detikJateng

Lanskap alam ini terkenal dengan pasir putih, air laut biru hijau, dan tebing kapur (karst) yang mengelilinginya. Pantai ini juga punya mercusuar peninggalan Belanda yang menjadi daya tarik utama. Lanskap ini sangat cocok buat kamu yang butuh relaksasi dan healing time melihat keindahan alam.


Talaga Sunyi (Banyumas)

telagaTalaga Sunyi Foto: (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

Dikelilingi hutan pinus yang sangat rindang dan pepohonan hijau Talaga Sunyi menawarkan ketenangan bagi pengunjung. Talaga ini juga dikelilingi dinding batu yang di dalamnya ada aliran sungai kecil menjadi sumber air danau. Pengunjung harus trekking lebih dulu menuju Talaga Sunyi, yang terbayarkan saat melihat indahnya lanskap alam ini.

Waduk Bade (Boyolali)

Waduk atau bendungan ini sebetulnya adalah sumber air bagi lahan pertanian di sekitarnya. Namun, destinasi wisata ini sangat cocok bagi yang ingin rekreasi bersama keluarga. Pengunjung bisa mancing atau sekadar melihat indahnya pemandangan danau buatan.

Bukit Rangkok (Tegal)

Destinasi berkonsep via ferrata ini menawarkan wisata yang memicu adrenalin dan keindahan alam. Pengunjung harus mendaki lewat tangga besi yang ditancapkan pada tebing sesuai konsep via ferrata. Di ketinggian 384 mdpl, pengunjung bisa melintas jembatan single sling wire rope yang hanya terdiri dari seutas tali. Pengunjung juga bisa melewati jembatan balok yang bergoyang jika keseimbangan tidak dijaga dengan baik.

Curug Sebrangan (Banyumas)

Lokasi air terjun di pedalaman Banyumas ini sangat cocok bagi pengunjung yang mencari ketenangan, suasana sejuk, dan alam yang rupawan. Karena letaknya yang agak nyempil, pengunjung harus mempersiapkan fisik, uang cash, pakaian, dan pastinya gadget untuk ambil foto agar bisa menikmati curug dengan paripurna.

Curug Lawe dan Benowo (Semarang)

Curug LaweCurug Lawe Foto: (Rivai Hidayat/d’Traveler)

Dua air terjun ini berdampingan dengan Curug Lawe setinggi kurang lebih 30 meter dan Benowo 40 meter. Selain keindahan air terjun, alam sekitar dengan keanekaragaman flora dan fauna juga tidak boleh dilewatkan. Jika beruntung, pengunjung bisa lihat luntung saat melintas Jembatan Romantis yang dibangun di atas saluran air sepanjang 20-30 meter.

Watu Ireng (Pekalongan)

Seperti namanya, Watu Ireng adalah destinasi wisata berupa batu hitam yang dikelilingi perkebunan seluas 2 hektar dan pohon hijau. Keindahan alam ini banyak dikunjungi wisawatan saat musim liburan bersama keluarga atau sendiri, bagi yang ingin berjalan-jalan santai.

Bukit Cinta (Ambarawa)

Bukit Cinta Rawa PeningBukit Cinta Rawa Pening Foto: (Nfadils/d’Traveler)

Area perbukitan yang sudah tertata dengan rapi ini sangat cocok untuk healing menikmati keindahan alam. Wisatawan bisa santai bersama keluarga menikmati area Rawa Pening dan pesona perairan. Berlatar pemandangan Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran, pengunjung bisa menikmati semua keindahan sambil piknik dengan perahu sewaan.

Telaga Bleder (Magelang)

Salah satu obyek wisata air Telaga Bleder di Kecamatan Grabag Kabupaten MagelangSalah satu obyek wisata air Telaga Bleder di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Foto: Pertiwi/detikcom

Berlokasi di area sejuk dengan udara bersih, wisatawan bisa menikmati keindahan Telaga Breder yang dikelilingi pohon rimbun. Telaga ini adalah cekungan berisi air dengan sumber dari mata air di sekelilingnya. Selain lanskap sangat indah, pengunjung bisa berenang di kolam yang disediakan pengelola dan memberi ikan dalam kolam di gazebo.

Curug Trocoh atau Curug Surodipo (Wonosobo)

Trocoh atau bocor dalam bahasa Indonesia, adalah nama yang tepat untuk menggambarkan aliran air terjun ini. Curug Trocoh kerap dikatakan punya tempat istimewa dalam perjuangan Pangeran Diponegoro, sebagai tempat persembunyian pasukan dan pemimpinnya meski belum terbukti. Air terjun lima tingkat dengan ketinggian 120 meter ini tentunya punya pemandangan yang sangat indah.

Nah, detikers yang perlu destinasi wisata alam tenang di Jawa Tengah kini tak perlu bingung lagi. Kamu bisa segera siap-siap piknik ke destinasi wisata alam pilihan lengkap dengan uang cash secukupnya, fisik prima, dan pakaian cadangan bagi yang ingin renang atau trekking.

(row/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Pantai Tersembunyi di Jawa Barat yang Bisa Disambangi Seharian


Jakarta

Jawa Barat mempunyai banyak pantai yang bisa menjadi pilihan untuk liburan. Beragam aktivitas yang bisa dilakukan, mulai berenang hingga naik ragam wahana seru. Yuk jelajahi.

Jawa Barat tidak hanya dikenal dengan keindahan pegunungan, tetapi juga menyimpan deretan pantai menawan yang tersebar dari pesisir utara hingga selatan.

Setiap pantai menawarkan daya tarik tersendiri, mulai dari ombak besar yang cocok untuk berselancar hingga pantai berpasir putih yang tenang dan nyaman untuk bersantai. Tak hanya pemandangan, beragam aktivitas seru bisa dilakukan, seperti berenang, bermain pasir, naik banana boat, hingga menikmati kuliner laut segar yang menggoda selera.


Pantai-pantai seperti Pangandaran, Santolo, dan Ujung Genteng sudah lama menjadi favorit wisatawan, tetapi masih banyak surga tersembunyi seperti Pantai Karang Tawulan di Tasikmalaya atau Pantai Rancabuaya di Garut yang belum banyak dijelajahi.

Dengan akses yang kini semakin mudah dan fasilitas wisata yang terus berkembang, pantai-pantai di Jawa Barat menjadi pilihan ideal untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam tropis tanpa harus jauh-jauh keluar pulau. Yuk, rencanakan liburanmu dan jelajahi pesona pantai Jawa Barat yang memikat!

5 pantai di Jawa Barat pas buat liburan

1. Pantai Pangandaran

Walaupun menuju Pangandaran membutuhkan waktu yang cukup panjang, namun bagi traveler yang pecinta pantai pasti akan senang saat sampai di sana.

Pantai Pangandaran terletak di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Lokasinya sekitar 92 km dari Kota Ciamis ke arah selatan. Rute menuju Pantai Pangandaran juga terbilang cukup mudah karena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Untuk tiket masuk, terdapat beberapa kriteria di Pantai Pangandaran, mulai dari pengunjung pejalan kaki, hingga mobil berpenumpang. Bagi yang berjalan kaki Rp 6.000, sepeda motor Rp 15.000, kendaraan model sedan atau jeep Rp 35.000, kendaraan model carry Rp 65.000 dan mobil berpenumpang besar Rp 93.000.

Beragam kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sana, diantaranya menikmati pemandangan, mencoba ragam wahana bermain seperti ATV hingga surfing, belanja oleh-oleh hingga mencicipi racikan kuliner laut,

2. Pantai Batu Karas

Lokasi pantai ini tidak jauh dari Pangandaran dan menawarkan suasana yang lebih tenang dan cocok untuk berselancar, terutama bagi pemula. Tentu saja traveler bisa belajar selancar di sini.

Pantai Batukaras berada di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Lokasinya bisa ditempuh sekitar 1 jam 14 menit menggunakan kendaraan dari Bunderan Marlin Pangandaran.

Harga tiket masuk Pantai Batukaras tergolong ramah di kantong. Berikut ini daftar harga tiketnya:

1. Orang Rp10.000
2. Sepeda Motor Rp20.000
3. Jeep/Sedan dan sejenisnya Rp60.000
4. Minibus kecil dan sejenisnya Rp95.000
5. Minibus Besar dan sejenisnya Rp135.000
6. Bus Kecil dan sejenisnya Rp205.000
7. Bus sedang dan sejenisnya Rp295.000
8. Bus besar dan sejenisnya Rp 515.000

3. Pantai Sawarna

Pantai ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan formasi batuan karangnya yang eksotis, seperti Goa Langir dan Tanjung Layar. Para pecinta fotografi harus banget sih ke sini.

Pantai Sawarna berada di Desa Wisata Sawarna yang memiliki berbagai objek wisata. Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai dengan panorama yang berbeda satu sama lain. Mulai dari Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Tiket masuk Pantai Sawarna adalah Rp 5.000 untuk weekdays dan Rp 15.000 untuk weekend.

4. Pantai Santolo

Pantai Santolo terletak di sebelah selatan pusat kota Garut. Berjarak sekitar 88 km dan dapat ditempuh dalam waktu 3,5 jam.

Pantai ini dikenal dengan garis pantai yang panjang, memiliki pasir putih yang halus dan bersih. Serta pantai juga dikelilingi perbukitan hijau serta pemandangan tumpukan batu karang.

Air di kawasan bibir pantai Santolo termasuk dangkal dan tenang jadi cukup aman untuk kamu yang ingin berenang. Meskipun dangkal, pantai selatan ini tetap berarus dan kamu harus hati-hati.

Adapun kegiatan yang bisa kamu lakukan di Pantai Santolo diantaranya, berenang dan bermain air di pantai, kuliner, elajahi Pulau Santolo, menaiki banana boat, menikmati sunset dan sunrise, camping di pinggir pantai dan enikmati fenomena Cilauteureun.

5. Pantai Rancabuaya

Pantai Rancabuaya terletak di Kabupaten Garut. Pantai ini merupakan salah satu pantai paling dekat dari Kota Bandung, dengan durasi perjalanan kurang lebih 3 jam 50 menit via Jalur Ciwidey-Cidaun atau 4 jam via Jalur Pangalengan.

Pantai Rancabuaya memiliki ciri khas batuan karang yang unik dan ombak yang besar. Cocok untuk menikmati deburan ombak, berfoto, atau sekadar bersantai menikmati suasana pantai.

6. Pantai Ujung Genteng

Terletak di ujung selatan Kabupaten Sukabumi, Pantai Ujung Genteng menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.

Pantai ini memiliki pembeda dengan garis pantainya yang panjang, air laut jernih, serta kombinasi pasir putih dan batu karang yang menawan. Meski akses ke lokasi memerlukan perjalanan cukup jauh dari pusat kota, rasa lelah akan terbayar tuntas saat mata disuguhi panorama laut lepas yang memukau.

Pantai Ujung Genteng cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian dan menikmati suasana tenang. Ombaknya relatif tenang di beberapa titik, membuatnya aman untuk bermain air atau berenang.

Di sisi lain, ada juga bagian pantai yang berbatu dan cocok untuk menikmati matahari terbenam dari balik karang. Salah satu daya tarik utama di kawasan ini adalah penangkaran penyu, tempat wisatawan bisa melihat proses pelepasan tukik ke laut-pengalaman unik yang jarang ditemukan di pantai lain di Jawa Barat.

Selain itu, kawasan sekitar Ujung Genteng juga menyimpan pesona lain seperti Air Terjun Cikaso, Pantai Pangumbahan, dan spot-spot snorkeling yang belum banyak tersentuh wisata massal. Fasilitas penginapan dan warung makan tersedia dengan harga terjangkau, cocok untuk backpacker maupun wisatawan keluarga.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Spot Sunrise Terindah Dekat Jakarta untuk Weekend Adventure



Jakarta

Tren berburu sunrise menjadi aktivitas menarik di tempat wisata. Traveler yang mau mencari sunrise sambil jalan-jalan, bisa baca artikel ini.

Apakah ada tempat berburu sunrise untuk area Jabodetabek? Mungkin pertanyaan ini pernah terlintas di pikiran traveler. Jawabannya, ada. Spot berburu sunrise terbaik ada di gunung dan pantai.

Merangkum dari berbagai sumber, detikTravel memilih 5 tempat wisata berburu sunrise yang bisa dilakukan saat akhir pekan. Tak perlu ke luar kota, tempat wisata ini berada di sekitar Jakarta.


1. Pantai Mekar

Kawasan hutan mangrove Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi objek wisata warga. Warga berwisata dan bersantai di kawasan yang sejuk ini.Kawasan hutan mangrove Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi objek wisata warga. Warga berwisata dan bersantai di kawasan yang sejuk ini. Foto: Agung Pambudhy

Tak banyak yang tahu bahwa Bekasi punya pantai. Inilah Pantai Mekar yang terletak di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Pada tahun 2022, pemerintah provinsi Jawa Barat melakukan penataan kawasan wisata guna mempercantik area tersebut.

Punya wisata mangrove, wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise di sepanjang pantai ini. Anti-mainstream dan masih underrated, Pantai Mekar Bekasi bisa jadi salah satu tempat wisata adventure di akhir pekan.

2. Pantai Tanjung Pasir

Sunrise di Pantai Tanjung PasirSunrise di Pantai Tanjung Pasir Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’treaveler)

Pantai Tanjung Pasir termasuk kawasan pantai yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan. Pantainya yang luas memiliki pasir berwarna kecokelatan yang halus. Dari bibir pantai, pemandangan barisan pulau kecil di Kepulauan Seribu pun bisa terlihat.

Di Pantai Tanjung Pasir, pengunjung bisa berenang atau sekadar bermain air di tepian pantai. Meski ombaknya cukup tenang, sebaiknya tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut untuk tetap memperhatikan keselamatan.

Pantai ini identik dengan sunrise yang indah. Jika mengunjungi pantai ini, kamu tidak boleh melewatkan sunrise yang dramatis.

3. Gunung Pancar

Kawasan yang terkenal dengan hutan pinusnya ini terletak di Desa Karang Tengah, Bogor. Kawasan ini bersebelahan dengan sentul city.Gunung Pancar Foto: Al Fanny Panestika

Selain pemandangan gunung, wisatawan akan disuguhkan dengan keindahan hutan pinus. Tempat wisata ini berlokasi di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan jam operasional dari Senin-Minggu. Jam bukanya full 24 jam sehingga cocok untuk dijadikan tempat berkemah.

4. Bukit Alesano

bukit alesanoBukit Alesano Foto: Bacalagers Media/d’travelers

Masih di area Bogor, Bukit Alesano bisa menjadi tempat berburu sunrise bagi kamu yang suka kemping. Berlokasi di Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, tiket masuk ke tempat wisata ini Rp 10.000 per orangnya. Jika ingin kemping, kamu akan dikenakan biaya tambahan Rp 15.000 per orang.

Buka 24 jam mulai dari Senin-Minggu, wisatawan bisa datang ke sini untuk melihat sunrise maupun sunset.

5. Tebing Koja

Tebing Koja saat sunriseTebing Koja saat sunrise Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’traveler)

Tebing Koja atau Kandang Godzilla berlokasi Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten. Sekitar lima kilometer dari Stasiun Commuterline Cikoya melalui area perumahan warga, persawahan, dan jalan di perkampungan.

Sekali masuk, wisatawan dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Sudah viral di media sosial bahwa tempat ini adalah spot foto sunrise terindah Tangerang. Bagaimana tidak, area bekas pertambangan ini memiliki area yang dikelilingi oleh tebing, perbukitan dan danau. Sangat cocok untuk pesepeda atau wisatawan yang ingin treking.

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Staycation Rp 500 Ribu Sudah Termasuk Sarapan dan View Alam



Jakarta

Traveler yang sedang mencari referensi menginap murah namun sudah mendapatkan nuansa alam yang memukau, bisa nih datang ke beberapa tempat ini. Tempatnya bisa menjadi lokasi memorable bersama keluarga di momen liburan sekolah ini.

detikcom telah merangkum, Kamis (3/7/2025) beberapa pilihan akomodasi budget yang punya pemandangan alam yang bisa traveler cobain.

1. Leuweung Geledegan Ecolodge

Hotel ini berada di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jabar. Bila dilihat dari beberapa aplikasi pemesanan online, harga menginap di sini mulai Rp 500 ribuan.


Dalam websitenya, Leuweung Geledegan Ecolodge mengungkapkan bahwa penginapan ini berada di kaki Gunung Salak yang indah dan sejuk dengan pemandangan gunung.

Ragam aktivitas yang bisa dinikmati para tamu di sini, seperti melihat aneka satwa dan panorama, outbond, fun games, panahan, ATV, Paintball, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. D’Paseban Glamping

Nah, pilihan menginap lainnya yang bisa traveler pertimbangkan yaitu glamping mewah di D’Paseban Glamping yang berlokasi di Jalan Tegal Luhur, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Harga menginap yang ditawarkan mulai Rp 500 ribuan juga lho.

D’Paseban Glamping menawarkan bermalam affordable dengan fasilitas lengkap. Glampingnya dilengkapi kasur queen size, complimentary, hingga kamar mandi luar. Fasilitas bersama yang dapat digunakan seperti gazebo, mini playground, restoran, penangkaran burung, serta kolam renang.

Menginap di sini akan disuguhkan view Gunung Salak dan lingkungan asri hijau. Lokasinya juga dekat dengan wisata Curug Cibulao dan Curug Orok. Traveler cukup berjalan kaki untuk pergi ke sana.

3. D’Khayangan Resort & Resto

Berada di Dataran Tinggi Dieng, penginapan ini menawarkan panorama perbukitan yang hijau khas Dieng. Penginapannya ini juga dikelilingi tempat wisata populer seperti Telaga Warna, Kawah dan Candi Arjuna.

Untuk harga menginap tergantung pilihan kamar yang traveler inginkan. Harganya cukup terjangkau kok, mulai Rp 300- Rp 700 ribuan.

4. Singgasana Villa & Resto

Pilihan akomodasi lain yang bisa traveler pertimbangkan bila liburan ke Wonosobo adalah Singgasana Villa & Resto. Harga menginap di sini mulai Rp 500 ribuan.

Singgasana Villa menghadirkan pengalaman berlibur layaknya di area desa yang tenang dan sejuk. Nuansa tradisional semakin diperkuat dengan arsitektur kamar dan rumahnya yang berbahan dasar kayu atau batu.

5. The Edge Harau

Traveler yang ingin menginap dengan pemandangan Lembah Harau yang terkenal di Payakumbuh, Sumatera Barat bisa glamping mewah di The Edge Harau. Harga tenda yang ditawarkan pun bervariasi lho, tergantung dari budget traveler.

Banyak kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sini. Mulai bersantai di kafe, menikmati api unggun, rafting, panjat tebing, hiking, bersepeda dan lainnya.

Teruntuk harga menginapnya, mulai RP 500 ribuan dengan ragam fasilitas lengkap seperti sarapan, air mineral, WiFi, teko dan lainnya.

6. Samosir Cottage Resort

Dilihat dari websitenya, salah satu penginapan yang menawarkan keindahan kawasan Danau Toba dari Pulau Samosir ini menawarkan harga kamarnya mulai Rp 500 ribuan. Dulu hotel ini pernah diinapi oleh Jokowi dan Iriana lho.

Selama menginap di sini, kamu bisa berenang di kolam renangnya yang langsung menghadap ke Danau Toba. Juga terdapat beberapa permainan air yang bisa kamu coba untuk memacu adrenalin.

7. Lake Batur Cottage

Lake Batur Cottage berlokasi di Jalan Pura Yeh Panes, Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Penginapan ini menawarkan pemandangan Gunung Batur, Danau Batur dan taman yang indah.

Harga menginapnya mulai dari Rp 500 ribuan dengan ragam fasilitas seperti kolam renang, hair dryer, WiFi, dapur, TV, antar jemput bandara dan lainnya.

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com

6 Kampung Wisata yang Lebih Asri dari Ciwidey, Tapi Belum Terlalu Ramai



Jakarta

Wisata sekitar Bandung selalu jadi favorit karena suasananya yang asri dan adem. Selain Ciwidey, ini 6 desa wisata adem lainnya.

Liburan ke desa yang asri dan adem seakan menghapus semua penat akibat rutinitas di kota. Bandung dan sekitarnya memang punya banyak kampung wisata yang bisa dijelajahi.

Jangan cuma ke Ciwidey, detikTravel kasih kamu 6 pilihan desa wisata lain yang bisa kamu kunjungi di musim libur sekolah ini.


6 Kampung Wisata Lebih Asri dari Ciwidey

1. Desa Wisata Gambung

Perkebunan Teh Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.,Perkebunan Teh Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung., Foto: Yuga Hassani/ detikJabar

Desa Gambung merupakan salah satu desa wisata yang berlokasi di Jalan Gambung No 02, Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Kawasan ini basanya lebih dikenal dengan nama Ciwidey Gambung, karena lokasnya hanya 8,8 km dari Ciwidey.

Hamparan hijau yang luas terbentang di desa Gambung. Desa wisata ini menyediakan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan yang berkaitan dengan pertanian dan peternakan. Mulai dari memetik stroberi, melihat berbagai hewan seperti Rusa, hingga berkemah dengan pemandangan sungai yang masih jernih.

Ada berbagai fasilitas yang disediakan baik saung untuk acara gathering, kamar mandi umum, mushola, dan area parkir yang luas.

2. Desa Seni Jelekong

Bagi para pecinta seni rupa rasanya wajib untuk mengunjungi desa yang satu ini. Desa Jelekong yang terletak di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung ini menyediakan berbagai pertunjukan seni. Para pecinta seni pasti akan sangat senang berkunjung ke sini.

Memasuki gapura pertama di desa Jelekong, pengunjung disuguhkan dengan tempat pertunjukkan wayang golek yang cukup besar. Selain itu, berjejer juga rumah perajin wayang golek, kesenian asal Sunda yang sudah mendunia.

Jalan lebih jauh, pengunjung akan memasuki area desa lukis. Semua rumah pada area tersebut berjajar menjajakan lukisannya. Liburan sambil belajar melukis, bisa banget!

3. Desa Wisata CIburial

Desa Ciburial diberi anugerah bentang alam yang indah. Lokasinya berada di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Desa ini terletak di paling utara Kabupaten Bandung.

Terdapat wisata alam di desa Ciburial yang cocok untuk berolahraga. Ada jalur tracking yang bisa dilalui dengan nyaman. Dari puncaknya, kamu bisa melihat pemandangan kota Bandung yang indah. Satu spot wisata yang paling hits adalah Tebing Keraton. Di tebing ini kamu bisa menikmati keindahan alam perbukitan yang diselimuti oleh hutan yang lebat.

Di desa Ciburial juga sering kali mengadakan pertunjukkan seni budaya seperti angklung, degung, calung, gamelan, tari jaipong, wayang golek, tari ketuk tilu, dan pencak selak.

4. Desa Laksana

Desa ini terletak di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar 9 km dari Gunung Guntur. Kampung ini memiliki kawasan wisata alam kawah Kamojang yang indah. Pengunjung dapat menikmati keindahan kawah Kamojang di desa ini.

Produk unggulan yang dimiliki desa ini adalah pertanian dan perkebunannya. Selain kawah, agrowisata di desa Laksana dapat menjadi edukasi. Kamu bisa ikut berkebun dan melihat bentang perkebunan di sini. Selain itu, kamu juga bisa menikmati berbagai kuliner tradisional khas Bandung!

5. Desa Rawabogo

Desa wisata Rawabogo di Kecamatan Ciwidey terkenal akan sebagai kampung kreatif yang menampilkan berbagai pertunjukkan kesenian budaya Sunda dan wisata kuliner tradisional.

Salah satu daya tarik dari desa ini adalah tradisi sawelas sasih yang dilaksanakan setiap tahunnya.Sawelas sasih artinya bulan sebelas. Pada tradisi ini menampilkan musik, nyanyian, dan tarian sebagai rasa syukur kepada Tuhan.

6. Desa Wisata Lamajang

Desa wisata Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung memiliki wisata arum jeram yang menyenangkan. Kamu bisa menikmati air sungai yang jernih dan segar di sini.

Desa Lamajang ini juga terkenal akan desa adatnya, yaitu Kampung Cikondang yang masih kental akan kepercayaan mistis. Ada banyak peninggalan dari leluhur seperti rumah adat kasepuhan, dan kerajinan tangan. Di desa ini juga terdapat hutan terlarang yang konon katanya tidak terdeteksi oleh satelit. Namun tidak sembarang orang dapat masuk ke hutan terlarang ini.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Spot Hidden Gem di Sumatra Barat yang Mirip Ubud



Jakarta

Sumatra Barat tak hanya terkenal dengan kulinernya yang beragam, namun di sana juga memiliki alam yang memukau. Bahkan suasana beberapa tempat wisata di sini tak kalah dengan Ubud, Bali lho.

detikTravel telah merangkum nih pada Rabu (9/7/2025), 5 tempat wisata hidden gem di Sumatra Barat yang suasananya mirip seperti di Ubud, Bali. Berikut daftarnya:

1. Alahan Panjang

Alahan Panjang di Solok, Sumatera Barat (Foto: Instagram @alahanpanjang.stayvacation)Alahan Panjang di Solok, Sumatera Barat (Foto: Instagram @alahanpanjang.stayvacation)

Alahan Panjang, Kabupaten Solok dikenal sebagai daerah terdingin di Sumatera Barat. Di sini kamu bisa menikmati hamparan kebun teh seluas mata memandang dengan latar Danau Kembar.


Desa ini dijuluki juga dengan ‘Swiss-nya’ orang Sumatera Barat. Karena landscapenya yang memukau membuat wisatawan takjub, tak menyangka pemandangan seindah ini ada di salah satu desa di Sumatera Barat.

2. Lembah Harau

Lembah HarauLembah Harau Foto: Brigida Emi Lilia/d’Traveler

Kamu yang ingin mencari suasana alam yang berbeda di Sumatra Barat datang saja ke Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Di sini kamu akan dibuat terpukau oleh tebing-tebing granit menjulang tinggi dan pemandangan sawah yang hijau. Lembah Harau sering disebut sebagai lembah terindah di Indonesia.

Rasakan ketenangannya dengan menginap di salah satu glamping di Lembah Harau.

3. Padang Panjang

Padang Panjang dijuluki sebagai Serambi Mekkah dari Sumatera Barat. Di sinilah pusat sekolah agama dan pesantren ternama di Sumatera Barat.

Tak hanya memiliki hamparan alam yang asri, Padang Panjang juga terkenal dengan hawa sejuk dan kulinernya yang beragam. Tak afdal rasanya bila datang ke kota ini tak mencicipi satenya.

4. Sungayang, Kabupaten Tanah Datar

Bila traveler ingin menikmati hamparan sawah dengan latar Gunung Marapi nan megah, salah satu tempat yang bisa kamu datangi adalah Sungayang. Desa ini berada di kawasan Kabupaten Tanah Datar yang bila ditempuh dari Bandara Minangkabau, butuh waktu 4 jam perjalanan.

Bila kamu berkeliling Sungayang, kamu akan dibuat terpukau dengan terasering sawahnya, suasana sejuk di perbukitan dan kehidupan pedesaan yang tenang dan asri.

5. Padang Mangateh

Peternakan sapi Padang Mengatas, Sumbar, ternyata punya sejarah panjang. Peternakan ini adalah warisan Belanda yang sempat menjadi area peternakan terbesar se-Asia Tenggara.Peternakan sapi Padang Mengatas, Sumbar, ternyata punya sejarah panjang. Peternakan ini adalah warisan Belanda yang sempat menjadi area peternakan terbesar se-Asia Tenggara. Foto: Dikhy Sasra

Bila kamu ingin menikmati hamparan alam bak luar negeri, datang saja ke Padang Mengatas (orang Minang menyebut tempat ini dengan nama Padang Mangateh). Ini adalah area peternakan yang hijau dan disebut-sebut mirip New Zealand.

Lokasinya berada di Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Padang Mengatas merupakan bagian dari Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mengatas, yang dulunya merupakan peternakan terbesar di Asia Tenggara.

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Trekking di Sentul, Berakhir dengan Pemandangan Indah



Sentul

Sentul kini naik pamor sebagai salah satu tempat liburan akhir pekan warga Jabodetabek. Aktivitas favoritnya, trekking!

Tak perlu jauh-jauh ke Puncak untuk menikmati keindahan dan udara sejuk Bogor. Sentul mulai menjadi destinasi weekend getaway untuk mereka yang tak mau macet-macetan di Puncak.

Masuk Kabupaten Bogor, Sentul diperkaya dengan alam asri yang menantang. Aktivitas liburan yang sedang naik daun adalah trekking.


Traveler yang belum tau lokasi trekking di Sentul, wajib membaca artikel ini sampai habis.

Lokasi Trekking Sentul

1. Cisadon

Cisadon viral sebagai tempat trekking baru di Sentul. Desa ini mudah dijangkau dan cocok untuk pemula. Keunggulannya terletak pada pemandangan sawah, bukit dan danau yang indah. Panjang jalur trekking sekitar 2-3 km dengan waktu tempuh sekitar 1-2 jam. Waktu terbaik untuk trrekking adalah pagi hari, di mana pengunjung bisa melihat matahari terbit dari balik kabut. Pemandangannya dramatis!

2. Leuwi Hejo, Barong dan Leuwi Lieuk

Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo Foto: (Luthfi hafidz/detikcom)

Kamu yang butuh tantangan bisa memilih jalur trekking menuju Curug Leuwi Hejo. Biasanya para pendaki langsung menggabungkan rute ini menuju ke tiga lokasi sekaligus, yaitu Leuwi Hejo, Curug Barong, dan Leuwi Lieuk. Untuk bisa sampai ke tempat trekking ini kamu akan menempuh waktu selama 3-4 jam dengan perjalanan jauh sekitar 4-5 kilometer.

3. Curug Ciburial, Kembar dan Hordeng

Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya.Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya. Foto: Rachman_punyaFOTO

Bagi kamu yang sudah berpengalaman ada rute trekking Sentul yang tak boleh ketinggalan untuk dicoba yaitu Curug Kembar, Ciburial, dan Hordeng.

Rute trekking awal kamu bisa memulainya dari Curug Ciburial dan kamu akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari lembah, hutan, dan jalur yang naik-turun.

4. Bukit Paniisan dan Curug Cibingin

Rute trekking yang satu ini disebut long track dan khusus untuk pendaki profesional. Bukit Paniisan dan Curug Cibingbin ini memiliki lembah hutan dengan jalur yang cukup ekstrim. Namun, rasa lelah dari jalur trekking yang ekstrim ini akan segera terbayar dengan pemandangan indah dari perbukitan sekitar.

Setelah kamu mencapai ke tempat ini dalam waktu 2 jam, kamu akan sampai di puncak bukit Paniisan dengan ketinggian 846 m di atas permukaan air laut.

5. Curug Cibaliung

Wisata Petualangan di Bogor, ada off road di Sentul, panjat tebing di Ciampea, Curug Cibaliung dan Leuwi LieukCibaliung Foto: (My Trip My Adventure)

Jalur trekking yang panjang namun berujung dengan lokasi wisata yang indah adalah Curug Cibaliung. Jarak pulang pergi sekitar 7 km dan tidak disarankan untuk keluarga. Di tengah perjalanan menuju trekking curug Cibaliung ini kamu akan melewati beberapa sungai, perbukitan indah, persawahan, Leuwi Hejo, Leuwi Benjol, dan Kebun Kopi.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Dari Alam Hingga Urban, Lengkap!



Jakarta

Bandung memang juara dalam memanjakan wisatawan. Wisatanya lengkap, mulai dari alam hingga urban.

Kota Kembang menawarkan suasana tenang dengan udara sejuk untuk rileksasi dari kehidupan sehari-hari. Menjernihkan pikiran atau sekadar jalan-jalan, Bandung punya deretan destinasinya.

detiktravel merangkum daftar wisata Bandung yang bisa menjadi pilihan saat liburan panjang atau weekend getaway.


Wisata Alam Bandung

1. Ranca Upas

Liburan di Kampung Cai Ranca Upas di kawasan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sambil memberi makan rusa.Liburan di Kampung Cai Ranca Upas di kawasan Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sambil memberi makan rusa. (Rifat Alhamidi/detikJabar)

Tersembunyi di kaki Gunung Patuha, Bandung, Ranca Upas menawarkan pengalaman liburan alam. Terletak di Jl. Raya Ciwidey – Patengan No.KM. 11, Patengan, Kec. Rancabali, Bandung, Jawa Barat, kawasan wisata alam ini memanjakan mata dengan pemandangan hijau yang luas, udara sejuk khas pegunungan, dan beragam aktivitas menarik. Dengan jam operasional selama 24 jam, kamu bebas menikmati keindahan Ranca Upas kapan saja.

Ranca Upas juga menawarkan berbagai fasilitas pendukung seperti area camping, kolam renang air panas, dan wahana outbound. Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi petualangan, kamu bisa mencoba kegiatan seperti flying fox atau paintball.

Di malam hari, kamu bisa menikmati keindahan langit malam yang penuh bintang sambil menghangatkan diri di sekitar api unggun. Ranca Upas adalah destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi saat berada di Bandung.

2. Kawah Putih

Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey (Yuga Hassani/detikJabar)

Terbentuk dari letusan Gunung Patuha, Kawah Putih kini menjadi destinasi favorit saat liburan di Bandung. Kawah Putih Ciwidey berlokasi di Jalan Raya Ciwidey Patengan Km 11 Lebakmuncang Ciwidey, Sugihmukti, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Di sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan hamparan kawah putih yang sejuk dan kental dengan suasana pedesaan Priangan. Saat fajar, pengunjung akan disuguhkan lanskap matahari terbit yang menawan. Adapun saat malam, gugusan galaksi bima sakti akan terlihat dengan jelas.

3. Dago Dreampark

Rumah Joglo di Dago Dream ParkRumah Joglo di Dago Dream Park (Wisma Putra/detikTravel)

Terletak di Jl. Dago Giri Km. 2.2 Mekarwangi, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Dago Dreampark menawarkan pengalaman liburan yang seru dan menyenangkan. Dengan jam operasional mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, taman rekreasi ini menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.

Berada di kawasan Lembang dengan udara yang sejuk, Dago Dreampark menyuguhkan pemandangan alam yang asri dan menyegarkan. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi serta udara pegunungan yang sejuk menjadi latar belakang yang sempurna untuk beraktivitas.

Taman rekreasi ini menawarkan berbagai wahana menarik, mulai dari petualangan menantang seperti Monster Trail dan Monster ATV, hingga aktivitas santai seperti naik perahu kayu dan menikmati keindahan alam sekitar.

4. Tangkuban Perahu

Tangkuban PerahuTangkuban Perahu (Ria Rahmawati/d’travelers)

Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu ikon tempat wisata alam di Bandung. Gunung berapi aktif ini menawarkan pemandangan kawah-kawah besar yang memukau, seperti Kawah Ratu dan Kawah Domas. Terletak di Lembang, Bandung Utara, sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat kota, kamu bisa mencapai puncak dengan kendaraan.

Kamu bisa menikmati pemandangan kawah yang berasap, membeli suvenir belerang, atau bahkan mencoba menuruni Kawah Domas untuk melihat aktivitas panas bumi dari dekat. Udara di sini sangat sejuk, jadi siapkan jaket tebal.

5. Orchid Forest Cikole

Orchid Forest Cikole LembangOrchid Forest Cikole Lembang (Rafida Fauzia)

Traveler yang suka anggrek wajib datang ke sini. Orchid Forest Cikole adalah hutan pinus yang disulap menjadi taman anggrek terbesar di Indonesia. Berlokasi di Cikole, Lembang, tempat ini menyajikan ribuan koleksi anggrek dari berbagai belahan dunia yang tertata indah di antara pepohonan pinus.

Kamu bisa berjalan kaki di jembatan gantung yang iconic (Wood Bridge), bermain di area outbound, atau sekadar bersantai menikmati suasana hutan yang tenang dan sejuk. Pencahayaan di malam hari juga menciptakan ambience yang magis.

6. Tebing Keraton

Wisatawan berfoto saat mengunjungi lokasi wisata alam Tebing Keraton, Ciburial, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/6/2025). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD) tercatat 22,52 juta perjalanan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Jawa Barat sepanjang April 2025 atau meningkat 49,80 persen dibandingkan Maret 2025 dengan tujuan utama perjalanan yaitu Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya. ANTARA FOTO/Raisan Al FarisiWisatawan berfoto saat mengunjungi lokasi wisata alam Tebing Keraton, Ciburial, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, (Raisan Al Farisi/Antara)

Tebing Keraton adalah salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan sunrise atau sunset dengan latar belakang hutan pinus dan pegunungan. Destinasi ini adalah bagian dari Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda dengan ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Di sini, pengunjung bisa jalan kaki atau bersepeda menikmati pemandangan sekitar tebing dan matahari tenggelam (sunset). Tebing Keraton juga menjadi spot melihat elang yang sedang singgah, sebelum berpindah tempat.

7. Situ Patenggang

Situ PatenggangSitu Patenggang (Bekti Yustiarti/d’Traveler)

Situ Patenggang adalah danau alami yang indah di Ciwidey, dikelilingi oleh perkebunan teh yang hijau dan perbukitan. Daya tarik utamanya adalah Pulau Asmara atau Pulau Batu Cinta di tengah danau, yang konon menyimpan legenda cinta. Kamu bisa naik perahu mengelilingi danau, menikmati kesegaran udara, atau bersantai di pinggir danau.

Di sekitar Situ Patenggang juga terdapat Glamping Lakeside Rancabali dengan restoran Pinisi yang ikonik, menawarkan view danau dari atas kapal pinisi yang unik.

Wisata Urban Bandung

1. Trans Studio Bandung

Kemeriahan ulang tahun ke-11 Trans Studio Bandung.Trans Studio Bandung. (Anindyadevi Aurellia)

Trans Studio Bandung menyediakan petualangan dalam ruangan dengan berbagai wahana. Ada racing coaster roller coaster indoor tercepat di dunia atau giant swing sebuah ayunan raksasa indoor pertama di Indonesia. Sebelum berkunjung jangan lupa cek medsos untuk berbagai program diskon.

2. Gedung Sate

Gedung Sate adalah salah satu landmark kota Bandung yang paling ikonik. Gedung ini dibangun pada tahun 1920 dan memiliki arsitektur yang unik, dengan perpaduan gaya Eropa dan Asia. Wisatawan dapat mengunjungi gedung ini dan menikmati pemandangan kota Bandung dari atas.

3. Museum Geologi

Museum Geologi Bandung adalah salah satu museum yang paling populer di Bandung. Museum ini memiliki koleksi yang luas, termasuk fosil-fosil, mineral-mineral, dan batuan-batuan. Wisatawan dapat menikmati berbagai jenis eksibisi dan melakukan aktivitas seperti belajar dan berfoto.

4. Jalan Braga

Jalan Braga adalah salah satu kawasan wisata urban di Bandung yang paling populer. Kawasan ini memiliki suasana yang unik, dengan bangunan-bangunan tua yang memiliki arsitektur kolonial. Wisatawan dapat menikmati berbagai jenis makanan dan minuman, serta berbelanja souvenir.

5. The Great Asia Africa

Spot wisata ini menyediakan landmark terkenal dari berbagai negara misal Jepang, Korea Selatan, dan Amerika. Pengunjung juga bisa menyewa pakaian dan berfoto di spot favoritnya. Selain itu, pengunjung bisa menikmati sky ride untuk melihat pemandangan The Great Asia Africa dan sekitarnya dari ketinggian.

6. Pandora Experience Bandung

Destinasi wisata ini menyuguhkan escape room, yang artinya pengunjung wajib memecahkan teka-teki agar bisa keluar dari ruangan. Mulai dari pintu masuk hingga keluar, pengunjung ditantang menguraikan kode dan petunjuk yang tersedia. Tiap petualangan di Pandora Experience dibuat sesuai tema cerita.

7. Wahoo Waterworld

Wahoo Waterworld cocok buat detikers yang suka olahraga air di luar ruangan, bersama teman dan keluarga. Di destinasi ini tersedia seluncur air Abyss yang punya corong raksasa dan Boomerang dengan peluncuran yang nyaris tegak lurus. Jangan lupa cek medsos dan situsnya untuk cek harga tiket terbaru sebelum berkunjung.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com