Tag Archives: perumahan

Warga Wajib Tahu! Ini Langkah Tepat Hadapi Parkir Liar di Depan Rumah



Jakarta

Sering kali ditemui pengendara memarkirkan mobil di bahu jalan atau di depan rumah. Hal ini biasanya dikarenakan pengendara tersebut tidak memiliki lahan yang cukup untuk kendaraan mereka di dalam rumah.

Ada orang yang memaklumkan hal tersebut karena masih ada jalan yang cukup untuk melintas. Namun bagaimana jika keadaannya, lahan depan rumah yang dijadikan tempat parkir orang lain secara terus menerus dan tanpa izin?

Pasti ada perasaan tidak terima karena kendaraan tersebut bisa menghalangi matahari masuk ke rumah, membatasi jarak pandang ke luar, hingga menyulitkan penghuni rumah untuk keluar. Pada Juli 2024, pengacara properti Muhammad Rizal Siregar mengatakan tindakan memberhentikan kendaraan tanpa izin di lahan orang lain disebut dengan parkir liar. Pemilik kendaraan tersebut tidak boleh asal parkir apalagi mengklaim lahan tersebut milik mereka.


“Jadi jika depan rumah Anda masih termasuk kategori jalan yang digunakan oleh umum, meskipun Anda parkir di jalan depan rumah Anda dan tidak mengganggu orang lain atau tetangga sekitar, hal tersebut tetap saja dilarang,” kata Rizal Siregar kepada detikcom kala itu.

Untuk area parkir sendiri sebenarnya sudah ada peraturannya yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan.

Misalnya pada PP Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, pada pasal 38 disebutkan bahwa setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 34, pasal 35, pasal 36, dan pasal 37 yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.

Ruang manfaat jalan yang dimaksud meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya. Ruang manfaat jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi, dan kedalaman tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara jalan yang bersangkutan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh menteri.

Apabila ingin parkir di bahu jalan, pengendara hanya dapat parkir kendaraan di bahu jalan yang ada rambu lalu lintas atau marka jalan yang menandakan bahwa bahu jalan tersebut dapat digunakan sebagai tempat parkir. Lalu, untuk tempat parkir di apartemen, developer harus menyiapkan lahan parkir di area tersebut.

“Kemudian, terkait pemilik rumah di perumahan tapak (landed), atau tempat permukiman maka pemilik rumah menyediakan lahan parkirannya sendiri,” paparnya.

Jika pemilik lahan merasa terganggu jika lahan depan rumahnya dipakai tanpa izin untuk parkiran, berikut hal yang harus dilakukan.

1. Menegur Pemilik Kendaraan

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menegur secara halus dan sopan pemilik kendaraan. Menanyakan alasan dan tujuan pengendara berhenti di lahan milik kita. Apabila itu tetangga, beritahu jika kita keberatan jika depan rumah dipakai sebagai tempat parkir.

Pastikan semua komunikasi dilakukan secara baik-baik, tanpa emosi agar kedua belah pihak bisa sama-sama memahami.

2. Laporkan ke RT/RW Setempat

Apabila tidak bisa diselesaikan secara baik-baik, laporkan tindakan tersebut kepada RT/RW setempat sampai mencapai kesepakatan dan jalan keluar.

Itulah penjelasan soal larangan parkir kendaraan di depan rumah orang lain, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Hindari Tanam 7 Pohon Ini Dekat Rumah, Akarnya Bisa Bikin Dinding Retak


Jakarta

Rumah akan terasa lebih hidup dan nyaman dihuni apabila di sekitarnya terdapat pohon atau tanaman. Sebab, tanaman dapat memasok oksigen dan menyerap karbondioksida.

Dedaunan yang rimbun juga bisa menghalau cahaya matahari masuk ke dalam rumah sehingga rumah tidak terlalu panas. Beberapa pohon juga bisa mengubah tampilan rumah jadi lebih estetik karena bentuknya yang indah, layaknya membingkai atau mengelilingi area rumah.

Ketika hendak menanam pohon, pilih tanaman yang paling cocok dengan kebutuhan dan selera. Sebagai contoh pohon berbunga, pohon dengan bentuk daun unik, atau pohon yang batangnya pendek.


Di luar itu semua, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan kondisi akar tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang akarnya bisa menembus tanah bahkan bangunan sehingga menyebabkan bentuknya miring atau retakan pada fondasi. Bukan hanya bangunan pohon yang memiliki bentuk akar yang besar dan menembus tanah juga bisa menghancurkan aspal, paving block, hingga penutup jalan lainnya.

Dilansir dari Jimstrees.com berikut beberapa jenis pohon yang dapat merusak fondasi rumah.

Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

1. Pohon Pepaya

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

Pohon pepaya merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Jika kita lihat, tanaman ini tidak seperti pohon pada umumnya karena batangnya tidak begitu tebal dan keras. Namun, akar pohon pepaya dapat menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan membahayakan struktur bangunan.

Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

2. Pohon Jambu

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

Pohon jambu merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Banyak rumah menanam pohon ini, baik yang jenis jambu air ataupun jambu bangkok. Namun, hati-hati, pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak diperhitungkan lokasi penanamannya, akar pohon jambu bisa menjangkau hingga ke area rumah dan merusak bagian bawah fondasi atau pagar.

3. Pohon Mangga

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

Akar pohon mangga akar juga salah satu yang berpotensi dapat merusak fondasi rumah. Bahkan jika di sekeliling pohon tersebut dibuat pembatas dari semen, batu, atau paving block, beberapa tahun kemudian pasti ada sisi yang pecah dan retak. Oleh karena itu, perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

4. Pohon Beringin

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

Pasti detikers sudah tidak asing dengan pohon beringin. Tanaman ini memiliki akar yang berukuran besar dan timbul ke permukaan. Bahkan beberapa pohon ada yang akarnya menjalar cukup jauh dari lokasi batasnya tumbuh. Oleh karena itu, jarang ada orang yang mau menanam pohon beringin di dalam perumahan atau cluster kecil karena berpotensi merusak bangunan.

5. Pohon Ketapang

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

Pohon satu ini sering ditemukan di rumah-rumah masa kini. Tampilan batangnya yang ramping, daun-daun yang melebar layaknya piring membuat tampilan pohon ini tampak indah. Namun, hati-hati tanaman ini memiliki akar yang merusak. Jadi sebaiknya hindari tanaman ini.

6. Pohon Bidara

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

Pohon bidara merupakan tanaman obat yang biasa tumbuh subur di daerah kering. Namun, tanaman ini tidak direkomendasikan ditanam di dekat rumah karena akarnya dapat merusak fondasi.

7. Pohon Durian

Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

Jarak yang masih aman untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

  • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
  • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

10 Hotel Staycation Jakarta Mulai Rp 300 Ribuan, Ada Kolam Renang


Jakarta

Staycation merupakan salah satu cara yang dilakukan banyak warga Jakarta, khususnya anak muda, yang ingin healing sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan. Tak perlu jauh-jauh ke luar kota, sebab ada banyak hotel di Jakarta yang cocok untuk staycation.

Biasanya, staycation dilakukan pada weekend (Sabtu-Minggu) atau mengambil cuti satu hari di weekdays (Jumat-Sabtu atau Minggu-Senin). Cara ini dilakukan agar bisa mendapatkan kamar hotel dengan harga yang lebih murah, karena biasanya saat weekend harga kamar cenderung naik.

Tapi jangan khawatir, sebab ada banyak hotel di Jakarta yang cocok untuk staycation dengan harga relatif terjangkau. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Rekomendasi Hotel Staycation di Jakarta

Staycation tak harus menginap di hotel yang mahal. Jika travelers punya budget mepet, ada banyak hotel di Jakarta yang harganya murah dan tersedia fasilitas cukup lengkap.

Dilansir dari berbagai situs agen travel online, berikut rekomendasi hotel staycation di Jakarta.

1. W Home Palem

Rekomendasi yang pertama adalah W Home Palem (sebelumnya disebut W Home Cipete). Lokasinya yang strategis membuat hotel ini jadi salah satu yang banyak dipilih orang untuk staycation.

Salah satu daya tarik dari W Home Palem adalah terdapat kolam renang outdoor. Meski tidak besar, namun sudah cukup bagi travelers yang ingin berenang sambil menikmati udara sejuk di pagi hari.

Untuk harga kamarnya sendiri mulai dari Rp 300 ribuan per malam. Fasilitas yang tersedia ada tempat parkir, WiFi gratis, kolam renang, dan pusat kebugaran.

W Home Palem beralamat di Jalan Palem No 16A, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

2. The Mango Suites by FLAT06

Hotel yang satu ini juga cocok untuk dijadikan tempat staycation, baik bersama pasangan, teman-teman, ataupun sendirian. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, sehingga bikin para tamu betah seharian.

Di dalam kamar terdapat smart TV yang sudah didukung layanan streaming Netflix. Lalu ada juga dapur yang dilengkapi dengan bumbu masak. Jadi, kamu bisa memasak apapun sesuka hati.

The Mango Suites menyediakan fasilitas kolam renang outdoor di rooftop, lho. Jadi, travelers bisa berenang sambil melihat view gedung-gedung bertingkat.

Untuk harga kamar per malamnya mulai dari Rp 360 ribuan. Fasilitas yang tersedia ada WiFi, bar, kedai kopi, bar, tempat parkir gratis, hingga sarapan.

The Mango Suites by FLAT06 beralamat di Jalan Mangga No 6A, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

3. Chic Quarter

Masih di sekitar Jakarta Selatan, ada satu hotel yang mengusung konsep seperti di Bali tapi dengan harga terjangkau, yaitu Chic Quarter. Hotel ini cocok untuk detikers yang ingin staycation dan butuh ketenangan sejenak.

Chic Quarter terdiri dari dua lantai. Untuk kamar di lantai 1 akan berhadapan langsung dengan kolam renang, sedangkan di lantai 2 terdapat balkon untuk bersantai.

Harga kamarnya juga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 305 ribuan. Jika memilih hari tertentu, travelers bisa mendapatkan promo menarik dan harganya bisa di bawah Rp 300 ribu.

Fasilitas di Chic Quarter juga lengkap, mulai dari tempat parkir luas, sarapan, kedai kopi, restoran, hingga WiFi gratis.

Chic Quarter terletak di Jalan Ampera Raya Nomor 12, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

4. Miers Kuningan

Bergeser sedikit ke tengah kota, ada satu hotel yang estetik namun harganya terjangkau, yaitu Miers Kuningan. Hotel ini cocok untuk kamu yang ingin staycation sekaligus jalan-jalan keliling Jakarta.

Miers Kuningan juga dilengkapi dengan fasilitas mumpuni, seperti WiFi gratis, pusat kebugaran, bar, hingga rooftop. So, kamu bisa melihat pemandangan gedung bertingkat sambil menikmati secangkir kopi di sore hari.

Untuk harga kamar di Miers Kuningan mulai dari Rp 310 ribuan per malam. Ada juga tipe kamar yang lebih luas dengan harga sekitar Rp 590 ribuan per malam.

Moers Kuningan beralamat di Jalan Karet Pedurenan, Gang H. Sidik, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

5. Teduh Simatupang

Ingin menginap di hotel yang kamar tidur hingga kamar mandi serba putih dan estetik? Teduh Simatupang wajib kamu pilih. Suasana kamar yang putih dan bersih membuat para tamu merasa nyaman saat menginap.

Meski tidak ada kolam renang, namun terdapat kamar yang menyediakan balkon cukup luas. Jadi, travelers bisa bersantai sambil menikmati pemandangan kota Jakarta.

Harga kamar di Teduh Simatupang juga relatif murah, yakni mulai dari Rp 290 ribuan saja. Fasilitas yang didapat mulai dari WiFi gratis, layanan kebersihan harian, tempat parkir luas, hingga smart TV.

Teduh Simatupang berlokasi di Gang Kancil No 35, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

6. Urbanest Inn House TB Simatupang

Rekomendasi berikutnya adalah Urbanest Inn House TB Simatupang. Hotel ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari kolam renang, taman, pusat kebugaran, teras, hingga kamar bebas rokok.

Dengan fasilitas selengkap itu, travelers hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp 260 ribuan saja. Selain itu, ada juga pilihan kamar yang lebih luas dengan harga Rp 540 ribuan per malam.

Urbanest Inn House TB Simatupang beralamat di Jalan Villa Jati Padang No 52, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

7. W Home Benhil

Apabila W Home Palem dirasa terlalu mahal, ada satu lagi hotel staycation di Jakarta yang punya desain estetik dan modern, yakni W Home Benhil. Punya harga yang murah dan desain minimalis membuat hotel ini selalu penuh, terutama saat akhir pekan.

Meski ukuran kamarnya sedikit kecil, tapi tetap nyaman dan tidak terasa sempit. Fasilitasnya juga lengkap, ada WiFi gratis, smart TV, water heater, hingga kedai kopi di rooftop.

Harga kamar di W Home Benhil mulai dari Rp 320 ribuan per malam. Jika kamu ingin menginap, sebaiknya lakukan reservasi sejak jauh-jauh hari karena selalu penuh saat weekend.

W Home Benhil beralamat di Jalan Bendungan Jatiluhur No 60, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

8. Picasso Inn

Picasso Inn menjadi salah satu pilihan hotel terbaik yang cocok untuk staycation di Jakarta. Sebab, lokasinya dekat dengan kawasan Kemang yang merupakan tempat nongkrong anak muda.

Fasilitas umum yang disediakan antara lain WiFi gratis, restoran, kolam renang indoor, hingga rooftop garden. Kamu bisa nongkrong di rooftop untuk bersantai sambil ngobrol bersama pasangan.

Dengan harga mulai dari Rp 320 ribuan per malam, travelers sudah mendapatkan kamar yang luas. Di dalam kamar juga telah tersedia cool bar, coffee maker, dan brankas.

Picasso Inn beralamat di Jalan Abdul Majid Raya Nomor 25, Cipete Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

9. Hotel Kuretakeso

Hotel yang satu ini mengusung konsep unik karena seolah membawamu ke Jepang. Bagaimana tidak, desain interior di Hotel Kuretakeso mengusung konsep back to nature, sehingga terlihat nyaman sekaligus estetik.

Fasilitas yang tersedia di hotel ini juga lengkap, mulai dari tempat parkir, pusat kebugaran, kolam air panas, sauna, bar, hingga restoran. So, tempat ini cocok buat travelers yang ingin solo staycation atau bersama pasangan.

Harga kamarnya juga bervariatif, paling murah dibanderol sekitar Rp 420 ribuan per malam. Jika kurang puas, tersedia kamar jenis executive yang harganya sekitar Rp 550 ribuan.

Hotel Kuretakeso beralamat di Jalan Bangka Raya No 7A, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

10. Escotel Casa De Luga By Reccoma

Rekomendasi hotel staycation di Jakarta yang terakhir adalah Escotel Casa De Luga. Tempat ini cocok untuk kamu yang membutuhkan ketenangan, sebab lokasinya berada di dalam perumahan warga dan cukup jauh dari jalan raya.

Selain itu, Escotel Casa De Luga mengusung konsep bangunan minimalis. Tak hanya desain eksteriornya saja, namun interiornya juga. Alhasil, tamu yang menginap di hotel ini merasa nyaman dan betah berlama-lama.

Fasilitas yang tersedia mulai dari tempat parkir yang luas, kolam renang outdoor, WiFi gratis, hingga ruang tamu bersama. Untuk harga kamarnya sendiri mulai dari Rp 250 ribuan per malam.

Escotel Casa De Luga By Reccoma berlokasi di Jalan Jaha No 56, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Itu dia rekomendasi 10 hotel staycation di Jakarta yang harganya mulai dari Rp 300 ribuan. So, tertarik menginap di hotel yang mana travelers?

(ilf/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Menelusuri Sisa Kejayaan Pabrik Gula Zaman Belanda di Sleman, Apa Masih Ada?



Sleman

Catatan sejarah menyebut pada masa kolonial Belanda sedikitnya ada 19 pabrik gula yang tersebar di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dikutip dari situs milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, beberapa di antara pabrik gula itu ada di kawasan Godean dan Gamping, Sleman.

Namun sayang, sekarang tidak tersisa artefak yang menunjukkan eksistensi keberadaan pabrik gula itu. Hanya tersisa pos-pos jaga yang hingga kini bertahan di sejumlah wilayah.


Dua pabrik gula yang cukup terkenal di wilayah Sleman Barat ini adalah Pabrik Gula Klatjie dan Pabrik Gula Rewoeloe. Bangunan Pabrik Gula Klatjie kini hilang, dan berganti gedung SMKN 1 Godean di Kalurahan Sidoagung, Godean.

Begitu pula Pabrik Gula Rewoeloe yang telah menjelma menjadi semak belukar di Kalurahan Sidomulyo, Godean.

“SMKN 1 Godean itu dulunya bekas pabrik gula. Sekarang difungsikan jadi sekolah. Bangunan aslinya (pabrik gula) sudah hilang,” jelas Ketua RT 02, RW 09, Senoboyo, Sidoagung, Godean, Rosiadi (43).

Rosiadi menuturkan, berdasarkan cerita para sesepuh kampungnya, perkampungannya dulu tak jauh dari kebun tebu. Tepatnya berada di sisi utara Kalurahan Sidoagung. Itulah mengapa ada pabrik gula di kalurahan ini pada zaman dulu.

Rosiadi lalu menceritakan cerita masa kecilnya tentang Dusun Sindren. Kawasan tersebut pada zaman dahulu adalah mess pegawai pabrik gula dan perkebunan tebu. Namun saat ini hilang tanpa bekas seiring berjalannya waktu.

“Dulu utara kampung ini kebun tebu, lalu dari cerita di sini ada Dusun Sindren, itu buat istilah mess pegawai sana. Perumahan Belanda tapi bangunan sekarang sudah tidak ada, tinggalan (jejak artefak) juga tidak ada,” katanya.

Pabrik Gula Klatjie Berubah Jadi SMKN 1 Godean

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Godean, Barmawi Umar membenarkan bahwa dulunya kompleks sekolah adalah bekas Pabrik Gula Klatjie. Namun tidak diketahui tahun berapa eksistensi pabrik tersebut.

Dia menuturkan saat sekolah berdiri, sudah tidak ada artefak bangunan Pabrik Gula Klatjie. Bahkan hingga saat ini tidak tersisa satu pun bangunan yang menjadi penanda pabrik gula di Sleman Barat ini.

“Sekarang semua sudah hilang, pabrik gula di sini memang ada. Terus tobongnya, tapi hilang, tahun berapa tidak diketahui,” kata Umar saat ditemui di SMKN 1 Godean.

Pabrik Gula Klatjie yang hilang kini telah menjadi bangunan SMKN 1 Godean, Jumat (21/6/2024).Pabrik Gula Klatjie yang kini berganti jadi bangunan SMKN 1 Godean, Jumat (21/6/2024). Foto: Dwi Agus/detikJogja

Umar menuturkan menuturkan SMKN 1 Godean berdiri pada Agustus 1965. Berdasarkan catatan referensi biografi sekolah, tak ada sisa artefak. Namun disebutkan bangunan sekolah memang berdiri di atas bekas Pabrik Gula Klatjie.

“Sekolah berdiri Agustus 1965. Sisa artefak tidak ada, jadi saat dibangun itu langsung bangunan baru. Bangunan sekolah yang ada saat ini bukan dari bekas pabrik gula zaman dulu,” ujarnya.

Pabrik Gula Rewoeloe Habis Tak Ada Sisa

Sama halnya dengan Pabrik Gula Klatjie, Pabrik Gula Rewoeloe juga hilang tak bersisa. Kami menyusuri lokasi yang diduga sisa pabrik gula Rewoeloe. Namun hanya tersisa sebuah secuil batu tembok yang berukuran kecil.

Untuk menyusuri sisa artefak ini tidaklah mudah. Lokasinya berada di belakang pabrik roti di kawasan Dusun Pirak Bulus, Sidomulyo, Godean. Diawali dengan berjalan kaki di perkebunan yang tembus ke pematang sawah.

“Kiri jalan ada pintunya, jalan di setapak pematang sawah, itu berada di tengah sawah sisa artefaknya. Bekasnya pabrik gula seperti hanya itu,” ujar warga sekitar Sigit.

Berdasarkan pantauan, lokasi ini telah menjadi kawasan persawahan. Namun kondisinya kering karena sedang tidak ditanami padi. Sementara di sekelilingnya adalah semak belukar yang tak terawat.

“Pintu kecilnya itu memang pintu lama, tapi kalau sisa bangunan memang sudah lama tidak ada. Hanya batu tembok itu saja, hilangnya tahun berapa juga kurang begitu tahu,” katanya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Taman Situlembang, Destinasi Sejuk dan Asri di Jakpus



Jakarta

Taman kota bisa menjadi pilihan traveler untuk menghabiskan waktu bersama orang tercinta atau menyendiri untuk mengusir penat. Taman Situlembang di Jakarta Selatan memberikan momen tersebut.

Tak perlu mengeluarkan kocek besar, cukup dengan membeli makanan dan minuman di pinggir taman atau bahkan membawa perbekalan dari rumah, traveler sudah bisa menikmati sejuknya udara Jakarta. detikTravel pun berkunjung tepat saat sore tiba, Jumat (19/7/2024).

Saat tiba di taman, atraksi air mancur pun langsung menyambut, beruntung karena air mancur di tengah danau itu tak selalu beroperasi. Menurut petugas yang berjaga air mancur akan beroperasi dua jam sekali.


Benar saja tak lama berselang, air mancur pun terhenti. Sedikit mencari keringat dengan berkeliling beberapa kali mengitari taman yang kurang lebih 14.700 meter persegi ini cukup membuat nafas terengah-engah, selagi berjalan banyak masyarakat yang duduk santai di setiap area taman.

Duduk di pinggir danau pun menjadi spot yang menyenangkan bagi masyarakat, belum lagi terdapat kawanan bebek yang tengah berenang. Tapi hati-hati juga karena terdapat dua soang yang kerap ‘iseng’ mengejar pengunjung.

Pengunjung yang menjadi sasaran angsa itu adalah Liora dan Sheila. Sempat ketakutan mereka pun akhirnya tenang setelah soang-soang itu pergi. Kedua sahabat tersebut datang dari Depok ke Taman Situlembang memang untuk menikmati sore.

Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Waktu itu sih ngeliat di Instagram ada postingan taman ini viral terus kan saya sendiri juga suak taman jadi pengen lihat ke sini. Kita di sini dari jam setengah empat sih, suasananya enak nyaman karena di dalam perumahan juga sih,” katanya.

Selain cocok untuk duduk-duduk santai menghadap danau, suasana sejuk nan rimbun juga tercipta karena banyaknya pepohonan yang ada di Taman Situlembang. Berbagai pohon ada di taman ini seperti mahoni, buni, beringin, tabebuya, angsa hingga tanjung dan bunga-bunga indah yang ditanam di sisi danau.

Terlihat keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain di area taman, ada yang bermain dengan bebek hingga bermain di wahana anak seperti perosotan dan ayunan. Novian salah satu yang mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Taman Situlembang.

Baginya berkunjung ke sini jika sore maupun pagi adalah waktu yang tepat untuk menikmati hari, belum lagi momen bersama keluarga bisa lebih seru ketika berkunjung ke taman.

“Kalau main di sini nyaman sih sejuk apalagi kalau pagi dan sore itu suasananya dapet sih untuk kita duduk-duduk santai bareng keluarga. Saya dari Matraman sengaja untuk datang ke sini karena untuk main-main sama keluarga atau kumpul-kumpul bareng kan enak di sini,” kata Novian sambil menggendong anaknya.

Momen nyaman pun dirasakan oleh Ahmad, duduk-duduk santai di sore hari dengan minuman dingin yang ia pesan adalah kenikmatan yang tak bisa dibeli. Bersama kedua temannya ia datang dari Kwitang untuk sekadar nongkrong menikmati matahari terbenam.

Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Datang ke sini udah sering sih buat nongkrong, di sini tuh udaranya seger, adem, terus banyak pohon. Biasanya di sini dari jam empat sampe sebelum Maghrib, ya gini aja nongkrong sambil ngopi,” katanya.

Taman Situ Lembaga ini menjadi tempat yang murah meriah juga mudah dicapai oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana asri tanpa harus mengeluarkan kocek tinggi. Setiap harinya banyak masyarakat yang datang ke Taman Situlembang ini terutama di pagi dan sore hari, masyarakat juga bisa datang ke sini setiap harinya mulai dari jam 06.00 hingga 17.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Berakhir Pekan di Taman Piknik Jakarta Timur



Jakarta

Muka kusut sehabis menerjang jalanan Jakarta bisa sedikit terobati dengan bersantai di taman. Bagi warga Cipinang, Jakarta Timur, Taman Piknik bisa jadi tempat rehat yang pas.

detikTravel membuktikan nyamannya taman itu dengan singgah pada Jumat (26/7/2024). Taman yang berada di area perumahan tersebut tak seramai taman lainnya di Jakarta.

Situasi itulah yang sebetulnya dicari untuk duduk santai menikmati suasana, sore dan pagi hari adalah waktu yang pas untuk menikmati taman ini. Tak seperti namanya, saat berada di taman tersebut tak ada pengunjung yang tengah berpiknik ria.


Taman Piknik ini cocok untuk pengunjung yang ingin piknik tanpa mengeluarkan kocek besar. Pepohonan yang menjaga kepala kita dari terik matahari, hamparan rumput yang luas, juga suasana yang hening adalah situasi pas buat bareng keluarga atau teman.

Taman Piknik di Cipinang, Jakarta TimurTaman Piknik di Cipinang, Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Terdapat beberapa keluarga, komplet dengan sang buah hati ke taman ini. Mereka sekadar duduk santai dan bermain wahana anak seperti perosotan sudah membuat senang. Di sini, anak-anak bisa berlarian dengan riang.

Rida, salah satu pengunjung, sengaja datang ke Taman Piknik karena tak jauh dari rumahnya.

“Ya ke sini memang sengaja karena pengen coba terus nggak jauh dari rumah juga. Di tambah waktu itu aku liat ada di Tiktok,” kata dia.

Di Taman Piknik itu selain menyuguhkan suasana hening juga terdapat jembatan yang unik. Jembatan tersebut dibuat hampir menyentuh dengan kolam di bawahnya, walaupun agak sedikit berisiko jika tidak hati-hati.

Pengunjung yang hadir juga tak perlu khawatir karena di taman ini juga sudah tersedia fasilitas seperti toilet. Tempat duduk panjang pun tersimpan di bawah pohon, membuat semakin nyaman saat berada di sini.

Bunga-bunga yang berwarna-warni juga ditanam agar semakin menambah cantik. Taman Piknik ini terletak di Jalan Manunggal II Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Taman Piknik di Cipinang, Jakarta TimurTaman Piknik di Cipinang, Jakarta Timur (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Taman Piknik juga cocok buat kamu yang ingin menguras keringat seperti jogging, lintasannya pun mencakup seluruh taman seluas kira-kira 1,4 hektar itu cukup membuat keringat bercucuran.

Taman Piknik ini bisa dikunjungi setiap hari mulai dari jam 07.00 sampai jam 18.00 WIB.

“Ini taman bukannya dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore, setengah 6 udah dikasih tahu ke pengunjung kalau segera tutup,” kata salah satu petugas kebersihan.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

7 Daya Tarik Taman Kusuma Bangsa di IKN


Jakarta

Taman Kusuma Bangsa yang ada di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur menjadi destinasi baru yang ada di IKN. Tak lama usai diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (12/8/202) taman itu langsung banyak didatangi oleh warga sekitar.

Taman itu didirikan sebagai monumen penghormatan bagi jasa para pahlawan pendiri bangsa. Taman Kusuma Bangsa juga menjadi bagian infrastruktur di IKN yang sudah rampung menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 lalu.

Desain yang fenomenal karya seniman Bali I Nyoman Nuarta ini memiliki luas 1.915 meter persegi ini menjadi daya tarik lainnya yang ada di IKN. Lalu apa saja yang membuat Taman Kusuma Bangsa bisa menarik perhatian warga?


Berikut tujuh fakta Taman Kusuma Bangsa di IKN:

1. Menelan Biaya Rp 335 Miliar

Taman Kusuma Bangsa di IKN menghabiskan biaya mencapai sekitar Rp 335,2 miliar. Taman itu rampung dibangun pada Agustus, tepat sebelum upacara kemerdekaan HUT RI yang pertama kalinya digelar di IKN.

2. Sayap Pelindung Nusantara

Di kawasan taman ini juga terdapat beberapa bagian penting yang salah satunya adalah bangunan Sayap Pelindung Nusantara. Patung sayap ini merupakan simbol yang melambangkan perlindungan dan persatuan seluruh wilayah Indonesia.

3. Patung Sukarno-Hatta

Selain patung Sayap Pelindung Nusantara, di Taman Kusuma Bangsa juga terdapat patung dari dua tokoh besar Indonesia yakni Ir. Sukarno dan Mohammad Hatta.

Kedua patung tokoh besar Indonesia itu merupakan rasa hormat bangsa atas jasa-jasa sang Dwi Tunggal. Patung itu sekaligus menjadi simbol kepemimpinan dan perjuangan bangsa.

4. Tempat Penghormatan Pahlawan

Taman Kusuma Bangsa ini merupakan monumen sementara sebelum makam pahlawan di IKN ibangun. SAat upacara kemerdekaan pun kawasan itu dipakai oleh Jokowi dalam memimpin renungan suci serta apel kehormatan untuk mengenang jasa para pahlawan.

5. Api Abadi

Di Taman Kusuma Bangsa ini juga terdapat kobaran api abadi yang diinisiasi oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Api itu berasal dari pengaliran gas bumi ini menggunakan dua tabung C-Cyl yang berkapasitas 24 meter kubik yang membuat api akan menyala salam 24 jam setiap harinya.

6. Taman yang Terintegrasi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan Taman Kusuma Bangsa ini terintegrasi dengan kawasan Beranda Nusantara. Letak taman itu sejajar lurus dengan Sumbu Kebangsaan, yakni Istana Negara dan Istana Garuda.

7. Indahnya Lanskap Sekeliling

Selain mementingkan fungsi dari Taman Kusuma Bangsa, kawasan ini juga menyuguhkan panorama yang indah dengan pemandangan yang memukau dari Taman Kusuma Bangsa ini juga mementingkan unsur keindahan.

Selain itu, terdapat pula tiang bendera yang menjulang tinggi 79 meter hingga mencetak rekor MURI sebagai tiang bendera tertinggi di Indonesia.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Taman Kusuma Bangsa yang jadi daya pikat warga saat berada di kawasan ini. Jika punya kesempatan ke IKN, tertarik kah untuk berkunjung ke Taman Kusuma Bangsa?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Masih Ingat 8 Tempat Wisata Indonesia yang Dulu Terkenal Ini?


Jakarta

Masih ingatkah detikers dengan sejumlah tempat wisata Indonesia yang dulunya terkenal? Misalnya di Bandung ada Kampung Gajah Wonderland, kemudian Snowbay Waterpark di TMII.

Ternyata sekarang nasibnya sudah berubah drastis, tempat-tempat ini sudah tutup, terbengkalai, dan ada yang sudah tak berbekas. Mana sajakah tempat wisata tersebut? Simak artikel ini untuk mengetahui kabar dari tempat-tempat tersebut.

8 Tempat Wisata yang Dulunya Terkenal

Berdasarkan catatan detikcom, berikut ini 8 tempat wisata yang dulunya terkenal tetapi kini sudah tak lagi beroperasi:


1. Snowbay Waterpark di TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII. (Putu Intan/detikcom)

Bagi anak-anak yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, dulu mungkin senang mengunjungi Snowbay Waterpark yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Terlebih jika akhir pekan, pasti tempat ini ramai.

Tapi semenjak ada pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi. Setelah dua tahun tutup, tempat wisata ini tak lagi dibuka dan kondisinya terbengkalai.

Pada Januari 2022 lalu, detikcom sempat mengunjungi lokasi dan ternyata tempat itu dalam proses pembangunan untuk dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas penunjang lain untuk TMII.

2. Kampung Gajah Wonderland

Kampung GajahKampung Gajah. (Whisnu Pradana/detikJabar)

Kampung Gajah Wonderland berada di Jalan Sersan Bajuri, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat. Tempat ini memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan.

Tempat rekreasi ini dibuka pada 2009, tetapi umurnya hanya sampai 9 tahun. Sejak 2018, Kampung Gajah Wonderland terpaksa tutup karena pailit.

Kala itu, harga tiket masuknya Rp 15 ribu saat weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Pengunjung harus membayar lagi jika ingin naik wahana. Tapi ada juga tiket terusan yang dibanderol Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Harga tersebut termasuk mahal dibandingkan tempat wisata serupa lainnya.

Tim detikJabar sempat mengunjungi lokasi tersebut tahun lalu. Beberapa bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tak ada lagi patung-patung gajah yang menjadi ikon.

Tempat patung gajah itu kini difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman yang dijalankan oleh warga setempat.

3. Taman Remaja Surabaya

taman remaja surabayaTaman Remaja Surabaya. (Deny Prastyo Utomo/detikcom)

Taman Remaja Surabaya (TRS) menjadi salah satu tempat rekreasi kebanggaan warga Surabaya. Tempat ini sangat merakyat karena harganya terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sekitar 20 wahana permainan.

Namun taman hiburan yang berdiri sejak 1971 itu ditutup karena kontrak kerja sama dengan pengelola sudah habis. Sempat ditutup sejak 2018, lokasi TRS kini dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya menjadi tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu.

4. Taman Festival Bali

Taman Festival BaliTaman Festival Bali. (dok. denpasarkota.go.id)

Taman Festival Bali pada 1997 adalah tempat wisata populer di kawasan Denpasar. Dulu tempat ini megah dan selalu menjadi tujuan wisata bagi siapa saja yang datang ke Bali.

Namun tempat ini sudah lama tutup dan terbengkalai, sehingga terkesan angker. Kondisi ini ternyata membuat sebagian orang penasaran dengan Taman Festival Bali. Mereka ingin melihat kehororan di sana dan menjadikannya sebagai tempat uji nyali.

Lokasinya mudah di akses, karena terletak di tepi pantai Padang Galak, Kesiman, Kota Denpasar, Bali.

5. Depok Fantasi Waterpark

Depok Fantasi WaterparkDepok Fantasi Waterpark. (dok. Tiket.com)

Depok Fantasi Waterpark juga dikenal dengan nama Aladin Waterpark. Tempat wisata air ini sebetulnya menjadi pionir rekreasi di Kota Depok. Tapi sayang, tempat ini kabarnya tutup akibat pandemi COVID-19.

Kini tak ada lagi sisa bangunan waterpark tersebut di Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, sebab lokasinya sudah rata dengan tanah karena digunakan untuk kompleks perumahan.

6. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran Anyar. (dok. Instagram @skylodge.indonesia)

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar sempat viral hingga ke luar negeri karena tempat ini sangat unik. Hotel ini menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

Untuk sampai ke hotel tersebut, pengunjung harus melalui tantangan, yaitu memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasinya berada di Gunung Parang, yaitu gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

Namun hotel ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi COVID-19. Tapi traveler juga bisa naik gunung atau panjat tebing di Gunung Parang.

7. Wonderia Semarang

Taman Wonderia SemarangTaman Wonderia Semarang. (Google Street View)

Taman atau wahana hiburan Wonderia adalah tempat wisata populer di Kota Semarang. Letaknya yang berada di jantung Kota Semarang pun membuatnya mudah ditemukan

Nahas, pada 15 November 2007, terjadi kecelakaan pada wahana permainan plane tower atau balon udara. Wahana tower plane tersebut jatuh dan mengakibatkan 16 orang luka-luka. Bahkan peristiwa serupa pernah terjadi pada Februari 2006.

Taman Wonderia Semarang itu kemudian ditutup pada 17 November 2007 hingga waktu yang tidak ditentukan. Ada kabar bahwa lokasi taman wisata Wonderia akan diubah menjadi hutan kota.

8. THR Sriwedari Solo

anjungan-anjungan di THR Sriwedari dibongkarTHR Sriwedari saat dibongkar. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Terakhir ada Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari di Solo. Tempat ini mirip dengan Taman Remaja Surabaya, yaitu taman hiburan dengan berbagai wahana anak.

Tak hanya permainan, THR Sriwedari juga menjadi tempat pementasan seni musik, mulai dari dangdut, lagu-lagu Koes Plus, hingga musik rock.

Tempat ini sangat populer karena berada di tengah kota dan terjangkau. Namun setelah 32 tahun beroperasi, tempat ini harus tutup karena kontrak pengelola dengan Pemkot Solo sudah habis.

THR Sriwedari kemudian diratakan dengan tanah untuk dijadikan masjid. Namun pembangunan masjid di Taman Sriwedari itu mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

Itulah tadi 8 tempat wisata di berbagai daerah di Indonesia yang dulunya terkenal, tetapi kini sudah tutup, terbengkalai, bahkan sudah tidak berbekas.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

3 Wisata Pantai Pasir Putih PIK 2 Dekat Jakarta Buat Liburan Akhir Tahun


Jakarta

Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 merupakan kawasan yang seringkali menjadi tujuan bagi wisatawan yang ingin berlibur bersama teman atau keluarga. Dekat dengan Jakarta, kawasan ini mempunyai pantai pasir putih yang menarik untuk jadi tempat healing.

Dengan kawasan yang begitu estetik, pemandangan tepi laut yang mempesona, serta fasilitasnya yang cukup lengkap, pantai ini menawarkan ketenangan dan kesegaran di tengah-tengah kesibukan dan hiruk-pikuk ibukota.

3 Wisata Pantai Pasir Putih PIK 2 Dekat Jakarta

Ada 3 kawasan pantai pasir putih di PIK dekat Jakarta. Ketiganya menyuguhkan konsep yang berbeda-beda. Berikut informasinya:


1. Land’s End

Wisata Land's End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land's End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung.Wisata Land’s End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land’s End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung. Foto: dok detikcom

Land’s End merupakan pantai dengan konsep rustic coastal dan bangunan mercusuar yang menjulang. Kawasan ini memiliki pantai berpasir putih yang begitu estetik.

Mengutip laman instagramnya, ada banyak kursi pantai, sofa, bean bag dan tempat duduk yang bisa jadi spot nongkrong di pinggir laut, kamu bisa menikmati vibes laut sambil menyaksikan pesawat melintas.

Selain itu, aktivitas menarik lainnya adalah bermain pasir untuk membuat istana atau berbagai bentuk lainnya. Jika kamu datang bersama teman-teman, main voli di pantai ini juga bisa menjadi kegiatan yang seru.

Land’s End juga dilengkapi dengan aneka restoran dan tenant kuliner dengan berbagai menu makanan dan minuman. Jadi, kamu tak perlu khawatir kelaparan.

  • Jam operasional: 08.00-23.00 WIB
  • Harga tiket: Gratis
  • Lokasi: Jl. Yos Sudarso, Pasir Putih, Kabupaten Tangerang, Banten.

2. Aloha PIK

Aloha PIKAloha PIK Foto: (‘Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Aloha PIK menjadi wisata hits lainnya di kawasan PIK. Destinasi ini menawarkan pantai bernuansa tropis ala Hawaii.

Pada area outdoornya, wisatawan dapat menikmati suasana pantai pasir putihnya yang syahdu. Ketika melewati lobi utama, wisatawan akan melihat foyer luas dengan tempat duduk untuk bersantai. Selain itu, ada kolam-kolam kecil seperti oasis berhiaskan lampu warna-warni dan tanaman hijau.

Untuk kawasan anak-anak ada playground yang menyediakan kolam renang, perosotan, kolam bola, dan playhouse. Jadi, destinasi ini cocok untuk traveler yang mau berlibur bersama keluarga.

Aloha juga dilengkapi dengan aneka kulinernya. Ada restoran sunda, sushi, ice cream, smoothie, pizza, dan seafood. Mengutip laman instagramnya, untuk yang mau berolahraga, Aloha Pasir Putih juga menyediakan kelas olahraga, baik yang hanya ada pada event tertentu maupun yang rutin.

Senin-Kamis: 10.00-22.00 WIB
Jumat: 10.00-00.00 WIB
Sabtu-Minggu: 07.00-00.00 WIB

  • Harga tiket : Gratis
  • Harga tiket playground anak-anak: Rp 158.000
  • Harga tiket playground pendamping: Rp 80.000
  • Lokasi: Jl. Laksamana Yos Sudarso PIK 2, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

3. Pantai Pasir Putih PIK 2

Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Pasir Putih di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (2/7/2022). Objek wisata alternatif tersebut kembali dibuka setelah sempat tutup sementara akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Pasir Putih di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (2/7/2022). Objek wisata alternatif tersebut kembali dibuka setelah sempat tutup sementara akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa. Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

Sesuai dengan namanya, Pantai Pasir Putih PIK 2 memiliki hamparan pasir putih dan pemandangan laut yang menenangkan. Wisatawan bisa menikmati aktivitas seperti berjemur, berfoto-foto di spot instagramable yang tersedia, serta bermain voli pantai.

Pasir putih di pantai yang merupakan area reklamasi ini terhampar seluas 4 km. Kawasan pasir putih PIK 2 juga sudah dilengkapi dengan food street, sehingga kamu tak usah repot-repot membawa makanan dari rumah.

Traveler disarankan datang sore hari agar bisa menikmati udara yang sejuk dan menyaksikan sunset yang cantik. Sebab lokasinya berada di dalam kawasan perumahan dan perkantoran dengan akses yang lumayan jauh, sebaiknya kamu membawa kendaraan pribadi untuk menghemat waktu

  • Jam operasional: 07.00-19.00 WIB
  • Harga tiket: Gratis
  • Lokasi: Kecamatan Kosambi, masuk ke Dadap, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Itulah beberapa wisata pasir putih yang berada di PIK. Sebelum datang ke sini, pastikan kamu sudah update informasi mengenai jam operasional dan tiket masuknya ya,

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

11 Wisata Terkenal yang Kini Terbengkalai dan Tinggal Nama


Jakarta

Sejumlah tempat wisata ternama di Indonesia mengalami nasib buruk karena tak lagi eksis. Padahal dahulunya, tempat tersebut ramai dikunjungi dan menjadi favorit banyak orang.

Mau tahu mana saja tempat wisata tersebut? Simak artikel ini untuk mengetahuinya. Ada tempat wisata yang terbengkalai tak terurus, beralih fungsi, jadi tempat uji nyali, dan ada yang tinggal nama.

Tempat Wisata Terkenal yang Tak Eksis Lagi

Dirangkum dari artikel detikcom, berikut ini 11 tempat wisata yang dulunya terkenal tetapi tak eksis lagi:


1. THR Sriwedari, Solo

THR SriwedariTHR Sriwedari tahun 2017. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Bagi warga Solo dan sekitarnya, pasti tak asing lagi dengan THR Sriwedari. THR atau Taman Hiburan Rakyat menawarkan berbagai hiburan dengan harga merakyat.

Banyak wahana permainan anak yang seru. THR Sriwedari juga menjadi tempat pementasan seni musik, mulai dari dangdut, lagu-lagu Koes Plus, hingga musik rock.

Namun sejak akhir 2017, THR Sriwedari dibongkar dan rata dengan tanah karena lokasi tersebut dijadikan masjid. Namun pembangunan masjid di Taman Sriwedari itu mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

2. Hotel Berhantu Bedugul, Bali

Hotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, IndonesiaHotel Bedugul Taman Rekreasi Hotel & Resort, di Bali, Indonesia. (Getty Images/iStockphoto/Aleksandr Golubev)

Kedua adalah hotel di Bedugul, Bali yang dulunya digadang-gadang bakal menjadi hotel mewah. Namun hal itu tak pernah terjadi karena pembangunannya dihentikan sebelum hotel dibuka.

Sejak 1990-an, bangunan dibiarkan begitu saja. Tak jelas siapa sosok pemilik hotel tersebut. Ada yang menyebut pemiliknya adalah keluarga Cendana, ada juga yang bilang dimiliki orang China tapi kehabisan modal.

Keberadaan hotel ini tetap menarik perhatian hingga ada media asing yang menyorotinya. Banyak yang mengatakan hotel tersebut berhantu. Hotel yang dimaksud adalah Taman Rekreasi Hotel & Resort di Kecamatan Baturiti.

Misteri yang menyelubungi bangunan mewah ini, tidak mengurangi minat masyarakat. Warganet justru menjadikan hotel tetap eksis di Google Maps. Banyak yang memberi ulasan, seakan-akan menginap di hotel tersebut dan mendapatkan pelayanan baik.

3. Jiwangga Resto, Sleman

Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker.Foto diambil Kamis (31/3/2022).Penampakan Jiwangga Resto destinasi kuliner di Sleman yang kini terbengkalai dan disebut angker. Foto diambil pada Kamis (31/3/2022). (Jauh Hari Wawan S/detikJateng).

Jiwangga Resto di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dulu menjadi tempat wisata kuliner yang terkenal. Tapi kini terbengkalai dan banyak cerita horor mengenai tempat ini.

Dilansir dari detikJateng, bangunan restoran ini berkonsep kerajaan Majapahit, yang didominasi batu bata, ornamen ukiran kayu, dan bernuansa Hindu. Kini bangunan itu tertutupi tumbuhan liar yang tinggi.

Karena lama kosong, banyak orang yang bercerita mengenai penampakan sosok gaib. Ada yang pernah melihat ular raksasa, ada pula yang melihat sosok wanita yang disebut-sebut sebagai kuntilanak.

4. Wisata Banyu Nget, Trenggalek

Wanawisata Banyu Nget TrenggalekAir terjun Urang Kambu yang ikonik di Wanawisata Banyu Nget, Trenggalek. (Adhar Muttaqin)

Tahun 2017 lalu, wanawisata Banyu Nget di Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek dibuka dan sempat menjadi viral karena memiliki banyak daya tarik. Misalnya air terjun Urang Kambu, mandi air hangat, jembatan kangen, hingga sepeda udara.

Tempat wisata ini hanya berumur 7 tahun hingga akhirnya tutup. Penutupan diduga karena merosotnya tingkat kunjungan wisatawan. Salah satu penyebabnya berkaitan dengan jalur wisata yang pindah ke jalur Pansela Trenggalek-Tulungagung yang baru dibuka.

Pada Agustus 2024, detikJatim sempat melihat sendiri kondisi wisata Banyu Nget. Tampak gapura masuk masih berdiri kokoh, sementara pos penjagaannya tampak kosong. Akses jalannya banyak ditumbuhi semak-semak.

5. Snowbay Waterpark di TMII

Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII sebelum berubah fungsi. (Putu Intan/detikcom)

Snowbay Waterpark yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dulu menjadi idola anak-anak yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Terlebih jika akhir pekan, pasti tempat ini ramai.

Semenjak ada pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi. Dua tahun tutup, tempat wisata ini tak dibuka kembali dan kondisinya terbengkalai.

detikcom sempat mengunjungi lokasi pada Januari 2022 dan ternyata tempat itu dalam proses pembangunan untuk dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas penunjang lain untuk TMII.

6. Taman Remaja Surabaya

Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR. (Esti Widiyana)

Taman Remaja Surabaya (TRS) mirip dengan THR Sriwedari. Tempat ini menjadi salah satu objek wisata kebanggaan warga Surabaya. Tempat ini sangat merakyat karena harganya terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sekitar 20 wahana permainan.

Berdiri sejak 1971, TRS harus tutup karena kontrak kerja sama dengan pengelola sudah habis. Sempat ditutup sejak 2018, lokasi TRS kini dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya menjadi tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu.

7. Taman Festival Bali

Taman Festival BaliTaman Festival Bali. (dok denpasarkota.go.id)

Taman Festival Bali adalah tempat wisata populer di kawasan Denpasar sekitar 1997. Dulu tempat ini megah dan menjadi tempat tujuan bagi wisatawan yang datang ke Bali.

Tempat ini sudah lama tutup dan menjadi terbengkalai, sehingga kesannya angker. Namun kondisi ini membuat sebagian orang penasaran dengan Taman Festival Bali. Mereka ingin melihat suasana angker di sana dan menjadikannya sebagai tempat uji nyali.

Lokasinya mudah di akses, karena terletak di tepi pantai Padang Galak, Kesiman, Kota Denpasar, Bali.

8. Kampung Gajah Wonderland

Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung.Jejak Kejayaan Wisata Kampung Gajah di Utara Bandung. (Whisnu Pradana)

Kampung Gajah Wonderland memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan. Lokasinya di Jalan Sersan Bajuri, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

Dibuka pada 2009, Kampung Gajah Wonderland hanya berusia sampai 9 tahun. Sejak 2018, Kampung Gajah Wonderland terpaksa tutup karena pailit.

Saat masih buka, harga tiket masuknya Rp 15 ribu saat weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Pengunjung harus membayar lagi jika ingin naik wahana. Tapi ada juga tiket terusan yang dihargai Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Harga tersebut termasuk mahal dibandingkan tempat wisata serupa lainnya.

Tim detikJabar sempat berkunjung ke lokasi tersebut pada 2023. Beberapa bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tak terlihat lagi patung-patung gajah yang menjadi ikon. Tempat patung gajah itu telah difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman yang dijalankan oleh warga setempat.

9. Depok Fantasi Waterpark

Depok Fantasi Waterpark atau Aladin Waterpark sebetulnya merupakan pionir rekreasi air di Kota Depok. Tapi sayang, tempat ini kabarnya tutup akibat pandemi COVID-19.

Bangunan waterpark tersebut sudah tak tersisa lagi. Lokasinya yang berada di Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, sudah berubah menjadi kompleks perumahan.

10. Hotel Gantung Purwakarta

Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar terkenal hingga ke luar negeri karena sangat unik. Hotel ini menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

Akses menuju ke hotel itu penuh tantangan, yaitu pengunjung harus memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasinya berada di Gunung Parang, yaitu gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

Namun hotel ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi COVID-19. Tapi traveler masih bisa naik gunung atau melakukan panjat tebing di Gunung Parang.

11. Wonderia Semarang

Taman atau wahana hiburan Wonderia adalah tempat wisata dulu populer di Kota Semarang. Letaknya yang berada di pusat Kota Semarang membuatnya mudah ditemukan.

Nahas, pada 15 November 2007, terjadi kecelakaan pada wahana permainan plane tower atau balon udara yang mengakibatkan 16 orang luka-luka. Bahkan peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya pada Februari 2006.

Taman Wonderia Semarang itu kemudian ditutup pada 17 November 2007 sampai waktu yang tidak ditentukan. Ada kabar yang mengatakan bahwa lokasi taman wisata Wonderia akan dijadikan hutan kota.

Jejak wisata terkenal yang terbengkalai ini umumnya masih bisa dilihat masyarakat. Sebagian masih utuh meski tidak terawat, namun ada juga yang mulai berubah fungsi sesuai kebijakan pengelola.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com