Tag Archives: pulau derawan

10 Pantai Terindah di Indonesia, Cocok buat Healing Saat Liburan


Jakarta

Dengan kekayaan alam yang menakjubkan, Indonesia menjadi surga bagi para pecinta pantai. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang menawarkan pemandangan pantai eksotis.

Pantai-pantai ini tak hanya menawarkan panorama alam yang memanjakan mata, tapi juga menjadi tempat ideal untuk berbagai aktivitas, seperti diving, snorkeling, hingga surfing. Tentunya, ada begitu banyak pantai indah di Indonesia, berikut 10 di antaranya:

10 Pantai Terindah di Indonesia

Pantai-pantai indah di Indonesia tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari di NTT, Maluku, hingga Banten. Berikut informasinya:


1. Pink Beach

Pink Beach menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo karena pasir berwarna pink. Namun sayang, destinasi wisata ini belum ada toilet.Pink Beach (Andhika Prasetia/detikcom)

Pink beach menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo. Pecahan kecil karang yang menyatu dengan pasir putih menghasilkan warna merah muda yang cantik di sepanjang bibir pantai.

Mengutip laman Kemenparekraf, ada ratusan jenis karang dan ribuan jenis ikan. Perairan dangkal pada pantai ini menjadi rumah bagi banyak spesies ikan. Jadi cocok untuk kegiatan snorkeling.

  • Lokasi: Pulau Komodo, Flores Barat, NTT.
  • Harga tiket: Wisatawan domestik: Rp 10.000, wisatawan mancanegara: Rp 50.000

2. Pantai Ora

pantai ora malukuPantai Ora Maluku (Hardy Limiyanto/d’Traveler)

Memiliki pemandangan yang begitu indah, Pantai Ora disebut-sebut sebagai Hawaiinya Indonesia oleh sebagian wisatawan yang pernah berkunjung ke sana.

Menurut laman Bandara Pattimura Ambon, traveler bisa menikmati keindahan bawah laut di pantai Ini, mulai dari aneka terumbu karang yang berwarna-warni hingga ikan-ikan yang berenang di sekitarnya. Tak hanya saat cuaca cerah, pantai ini sangat indah juga di malam hari.

  • Lokasi: Desa Sawai, Seram Utara, Maluku Tengah
  • Harga tiket: Gratis

3. Pantai Nihiwatu

Pemandangan Sunset dari Nihiwatu Resort, resort terbaik sedunia 2016 di SumbaPemandangan Sunset dari Nihiwatu Resort (I Gede Leo Agustina/d’Traveler)

Nihiwatu menyimpan keindahan yang luar biasa. menduduki peringkat ke 17 dari 100 kategori pantai terbaik di dunia versi CNN. Air lautnya begitu bersih dan jernih dengan pasir yang halus.

Lokasinya juga jauh dari keramaian dan kurang terjangkau, sehingga pantai ini masih terjaga keasliannya. Ombaknya sangat kuat dan cepat, sehingga menjadi tantangan besar bagi para peselancar yang menginginkan pengalaman yang menantang.

  • Lokasi: Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT.
  • Harga tiket: Rp 15.000

4. Pantai Tanjung Tinggi

Rindu dengan suasana indah pantai di film laskar pelangi? Yuks, saat berkunjung ke Belitung, jangan lupa nostalgia ke Pantai Tanjung Tinggi. Tempat pariwisata pantai di Belitung memang banyak yang menawarkan keindahan alam.Pantai Tanjung Tinggi (Rachman_punyaFOTO)

Daya tarik utama dari Pantai Tanjung Tinggi adalah batuan granit di sekeliling pantai. Tidak heran jika banyak pengunjung yang menjadikan batu granit sebagai spot foto.

Selanjutnya, pasir putih halus dan airnya yang berwarna hijau tosca yang jernih menjadi daya tarik selanjutnya. Ombaknya landai, jadi wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas air di sekitar pantai.

  • Lokasi: Desa Ciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  • Harga tiket: Gratis

5. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak (Bahtiar/Detikcom)

Mengutip website Sistem Managemen Potensi Daerah Provinsi Banten, Pantai Sawarna disebut sebagai surga tersembunyi di Banten. Ada beberapa pantai d kawasan ini, seperti Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Suasana alamnya bisa membuat traveler bersantai tanpa terganggu hiruk pikuk keramaian kota. Ombaknya sangat kuat dan konsisten dengan durasi yang panjang, sehingga cocok untuk surfing. Wisatawan juga bisa berenang dan snorkeling untuk melihat keindahan terumbu karangnya.

  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
  • Harga tiket: Weekdays: Rp 5.000 dan weekend Rp 15.000

6. Pantai Ngurtavur

Pantai Ngurtavur, Kepulauan KeiPantai Ngurtavur (Didik Dwi Haryanto/detikcom)

Mengutip laman instagram KBRI Maputo, pantai Ngurtavur mempunyai hamparan pasir timbul yang muncul saat air sedang surut. Pasir tersebut akan tertutupi air lagi saat air mulai pasang.

Menariknya, hamparan pasir putih yang lembut tersebut seakan membelah lautan menjadi dua bagian. Traveler bisa merasakan sensasi berjalan di tengah laut lepas.

  • Lokasi: Pulau Woha, Maluku Tenggara
  • Harga tiket: gratis

7. Pantai Tanjung Aan

pantaiPantai Tanjung Aan (Nova Saribaganti/d’Traveler)

Pantai Tanjung Aan memiliki air yang cukup tenang. Air lautnya berwarna biru terang dengan tekstur pasir pantai menyerupai merica berwarna putih.

Tak hanya menikmati area pantai, wisatawan bisa melihat pemandangan Pantai Tanjung Aan dari ketinggian bukit-bukit di sekelilingnya. Keindahan pasir putih dan laut biru bisa dilihat dari atas

  • Lokasi: Desa Pengembur, Sengkol, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Harga tiket: gratis

8. Pantai Saleo

Pasir Timbul di Pantai Saleo Raja AmpatPasir Timbul di Pantai Saleo Raja Ampat Foto: Gema Bayu Samudra/d’Traveler

Pantai Saleo juga mempunyai pasir timbul yang memanjang hingga 100 meter. Keindahannya akan terlihat saat air laut surut, yaitu pada sekitar pukul 06.00 WITA, 11.00 WITA, dan 15.00 WITA.

Gradasi warna pantainya begitu indah. Mulai dari pasirnya yang putih, air lautnya yang berwarna biru muda dan laut dalamnya dengan warna biru tua. Ditambah, langit yang cerah dan awan yang jernih.

  • Lokasi: Jl. Yan Mamoribo, Waisai, Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat
  • Harga tiket: gratis

9. Pantai Iboih

Pantai Iboih SabangPantai Iboih Sabang Foto: (Bona/detikTravel)

Iboih merupakan salah satu pantai terkenal di Pulau Weh, Aceh. Memiliki keindahan bawah laut yang memukau, pantai ini menjadi surga bagi para pecinta snorkeling.

Airnya begitu jernih dengan terumbu karang yang indah dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Tak hanya untuk snorkeling dan menyelam, pantai ini menjadi tempat populer untuk bersantai, menikmati matahari terbenam, dan menikmati pemandangan alam yang indah.

  • Lokasi: Desa Iboih, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh
  • Harga tiket: Gratis

10. Pulau Derawan

Pulau Derawan mempunyai pantai yang begitu indah. Untuk melihat keindahan bawah lautnya, wisatawan bisa melakukan kegiatan snorkeling atau diving.

Mengutip Elib Unikom, aneka biota laut yang ada di pulau ini yaitu penyu hijau, penyu sisik, hiu paus tutul, ikan kalajengking, hingga kuda laut. Pada kedalaman 10 meter, ada karang yang dikenal sebagai blue trigger wall. Pda karang sepanjang 18 meter tersebut terdapat ikan trigger.

Lokasi: Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
Harga tiket: Gratis

Itulah sejumlah pantai terindah di Indonesia. Sebelum datang, jangan lupa update terkait informasi pantai yang dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

4 Desa Wisata Cantik di RI yang Butuh Perhatian



Lampung

Indonesia adalah negeri kepulauan yang kaya akan desa wisata cantik. Dari sekian banyak desa wisata di RI, ada empat yang butuh perhatian pemerintah. Apa saja?

Desa wisata di Indonesia menyimpan banyak permata tersembunyi yang tersebar dari pesisir hingga pegunungan. Desa-desa ini tentu saja memiliki keanekaragaman alam dan budaya yang patut dikunjungi wisatawan.

Namun empat desa wisata berikut ini butuh perhatian lebih agar pengembangan yang berbasis potensi budaya lokal, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat membuka jalan menuju masa depan pariwisata yang lebih berkelanjutan. Berikut empat desa wisata tersebut:


1. Desa Wisata Teluk Kiluan di Lampung

Desa wisata Kiluan Negeri di Lampung dikenal karena keberadaan kawanan lumba-lumba yang bermigrasi di Teluk Kiluan. Lumba-lumba yang saling berenang berkejaran dengan kapal menciptakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Teluk Kiluan LampungTeluk Kiluan Lampung Foto: Nopi_kikie/d’traveler

Laguna Gayau dan pantai-pantai berbatu di teluk Kiluan juga menjadi bagian dari kekayaan alam pesisir yang ditawarkan di desa wisata ini. Sayangnya, di balik keindahan tersebut, teluk Kiluan menghadapi realitas keterbatasan infrastruktur, akses layanan kesehatan yang minim, serta persoalan pengelolaan sampah.

2. Desa Wisata Wonokitri di Jawa Timur

Berada di ketinggian hampir 2.000 mdpl, desa wisata Wonokitri di Kabupaten Pasuruan ini menjadi gerbang menuju kawasan Bromo dari sisi utara.

Tidak hanya menawarkan lanskap pegunungan yang menakjubkan, Wonokitri juga menjadi pusat budaya masyarakat Suku Tengger, yang masih mempertahankan adat dan tradisi dalam kehidupan sehari-hari.

Kebun Edelweis WonokitriKebun Edelweis di desa wisata Wonokitri Foto: (Muhajir Arifin/detikcom)

Budidaya bunga edelweiss yang bersifat sakral, kini telah dikembangkan sebagai bagian dari ekowisata berbasis konservasi di desa wisata itu.

Di balik sektor pariwisata yang terus tumbuh, ternyata desa Wonokitri juga dihadapkan dengan risiko kerusakan alam, contohnya longsor akibat deforestasi. Tantangan itu mendorong kebutuhan terhadap praktik agroforestri yang berkelanjutan di desa ini.

3. Desa Wisata Pulau Derawan di Kalimantan Timur

Di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Pulau Derawan menawarkan pemandangan bawah laut yang memesona. Terumbu karang, penyu hijau, ubur-ubur tak menyengat, hingga pari manta menjadikan perairannya salah satu kawasan biodiversitas laut yang penting.

Namun, di balik pesonanya, pulau Derawan menghadapi tantangan seperti abrasi pantai, pemukiman yang kian padat, dan berkurangnya hasil tangkapan laut.

4. Desa Wisata Dayun di Riau

Kunjungan Sandiaga Uno ke Desa Wisata Dayun, Siak, Riau.Desa Wisata Dayun di Siak, Riau. Foto: Dok. Kemenparekraf

Desa wisata Dayun di Kabupaten Siak, Riau, berdiri di tengah bentang alam gambut yang kaya, sekaligus rentan. Di sini, berbagai spesies langka seperti harimau Sumatera dan burung rangkong menemukan rumahnya.

Desa wisata Dayun pernah dikunjungi oleh Menparekraf Sandiaga Uno kala itu. Sebagai andalan, desa ini mengedepankan wisata edukasi berbasis alam dan buatan.

Namun, perubahan fungsi lahan untuk industri dan perkebunan sawit, ditambah dengan ancaman kebakaran hutan, menempatkan desa wisata Dayun dalam tekanan sehingga butuh perhatian dari pemerintah.

Tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, dan tekanan ekonomi memperlihatkan perlunya pendekatan pembangunan yang berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor.

Lewat kolaborasi lintas sektor, desa-desa wisata ini tidak hanya menjadi destinasi perjalanan, tetapi juga bisa menjadi cermin masa depan pembangunan berkelanjutan Indonesia.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn pun mengajak anak-anak muda dari multi-disiplin ilmu untuk berkontribusi langsung di desa-desa tersebut lewat program Genera-Z Berbakti.

“Genera-Z Berbakti merupakan bagian dari campaign Bakti BCA. Tahun ini kami mengadakan call for proposal. Kami memanggil anak-anak muda di kampus-kampus seluruh Indonesia dari multi-disiplin ilmu. Mereka diberi kesempatan untuk join mengidentifikasi masalah, kemudian turun, live in, dan berkontribusi langsung di empat desa binaan Bakti BCA,” terang Hera.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com