Tag Archives: pulau madura

The Soul of Madura, Ini 5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Sumenep



Jakarta

Sumenep sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Madura, Jawa Timur. Kabupaten ini menyimpan berbagai keindahan alam dan budaya yang menawan.

Daerah dengan julukan ‘The Soul of Madura’ ini menawarkan pesona alam yang memikat, serta menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Bagi Anda yang mengaku pernah mengunjungi Sumenep, berikut adalah lima destinasi wisata yang wajib dikunjungi.


1. Keraton Sumenep

Sebagai simbol sejarah dan budaya, Keraton Sumenep merupakan tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dibangun pada tahun 1762, keraton ini tidak hanya menawarkan arsitektur yang megah, tetapi juga menyimpan berbagai artefak berharga. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah Sumenep dan menikmati suasana tenang di kompleks keraton.

2. Pulau Giliyang

Pulau Giliyang terkenal dengan oksigen terbaik kedua di dunia yang mencapai 20,9 persen, juga memiliki keindahan alam yang eksotis dan pantainya yang bersih.

Anda dapat keliling pulau dengan jarak tempuh kurang lebih 5 kilometer dengan menghirup udara yang segar.

Untuk mencapai pulau ini, anda perlu melakukan perjalanan laut sekitar 30 menit dari pelabuhan Dungkek. Nanti akan berlabuh di pelabuhan Banraas. Perjalanan yang menantang ini akan terbayar lunas dengan keindahan yang disuguhkan.

3. Gili Iabak

Gili Iabak menawarkan pengalaman snorkeling dan diving yang luar biasa. Air yang jernih dan terumbu karang yang indah membuatnya menjadi surga bagi para pecinta bawah laut.

4. Pantai Lombang

Pantai Lombang, dengan pasir putihnya yang halus dan ombak yang tenang, adalah tempat yang ideal untuk bersantai. Pantai ini dikelilingi oleh pepohonan cemara yang rindang, menciptakan suasana tropis yang sempurna. Berbagai aktivitas seperti bersepeda hingga menunggangi kuda juga tersedia di sini.

5. Pantai 9

Pantai 9 Sumenep, dikenal sebagai destinasi wisata yang menakjubkan dengan keindahan alamnya. Pantai ini menawarkan pemandangan laut yang spektakuler, pasir putih yang halus. Di sekelilingnya, terdapat berbagai fasilitas seperti restoran dan tempat bersantai.

Selain itu, Pantai 9 juga menjadi lokasi yang ideal untuk menikmati lautan luas dan bermain air seperti speedboat. Suasana yang tenang membuatnya menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin melarikan diri dari keramaian.

Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, dengan beragam destinasi menarik yang ditawarkan, Sumenep patut dijadikan sebagai tujuan wisata utama.

Setiap lokasi menyimpan keunikan dan keindahan tersendiri, membuat pengalaman berwisata di Sumenep menjadi sangat berkesan.

Menurutnya, jika belum mengeksplorasi lima destinasi ini, belum merasakan suasana Sumenep.

“Siapkan perjalanan anda dan nikmati pesona Sumenep yang menunggu untuk ditemukan,” ujar Achmad Fauzi

(akd/akd)



Sumber : travel.detik.com

7 Rekomendasi Objek Wisata di Sumenep yang Wajib Dikunjungi Saat Nataru



Jakarta

Sumenep menjadi salah satu kabupaten di ujung timur Pulau Madura yang memiliki beragam destinasi pariwisata. Mulai dari objek wisata alam, sejarah, hingga belanja terdapat di daerah tersebut.

Oleh karena itu, Sumenep menjadi salah satu menjadi salah satu tujuan pariwisata yang cocok dikunjungi pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Berikut adalah 7 rekomendasi objek wisata yang patut dikunjungi.

1. Pantai Lombang


Pantai Lombang terkenal dengan deretan pohon cemara udang yang unik, menciptakan suasana teduh di sepanjang pantai. Wisatawan dapat menikmati pasir putih, ombak yang tenang, dan beragam aktivitas air. Pantai ini menjadi pilihan tepat untuk keluarga yang ingin bersantai sambil menikmati keindahan alam.

2. Gili Labak

Pulau kecil ini merupakan surga tersembunyi bagi pecinta snorkeling dan diving. Gili Labak menawarkan pemandangan bawah laut yang memukau, dengan terumbu karang dan ikan-ikan berwarna-warni. Perjalanan menggunakan perahu dari Pelabuhan Kalianget memakan waktu sekitar satu jam, namun keindahan alamnya dijamin sebanding dengan usaha Anda.

3. Keraton Sumenep

Bagi pecinta sejarah dan budaya, Keraton Sumenep menjadi destinasi wajib. Bangunan ini mencerminkan perpaduan arsitektur Jawa, Madura, dan Eropa. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat koleksi keris kuno, perabotan antik, dan benda bersejarah lainnya, menjadikannya tempat yang kaya akan nilai historis.

4. Asta Tinggi

Kompleks makam raja-raja Sumenep ini terletak di atas bukit, menawarkan pemandangan menakjubkan. Selain sebagai tempat ziarah, Asta Tinggi juga memanjakan pengunjung dengan arsitektur yang megah dan suasana yang tenang. Tempat ini ideal bagi anda yang ingin menikmati wisata religi sekaligus panorama alam.

5. Bukit Kapur Batu Putih

Bukit Kapur Batu Putih menawarkan lanskap eksotis dengan formasi batu kapur yang unik. Tempat ini menjadi favorit bagi wisatawan yang gemar fotografi, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Keindahannya yang alami memberikan pengalaman tak terlupakan.

6. Pulau Oksigen Giliyang

Giliyang dikenal dengan kadar oksigennya tinggi, disebut-sebut sebagai yang tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. Pulau ini menawarkan udara segar dan keindahan alam yang memukau.

Fasilitas di pulau ini, seperti homestay nyaman berbentuk rumah panggung kayu, telah dilengkapi dengan AC, kamar mandi dalam, dan ruang tamu.

Wisatawan dapat menikmati keliling pulau menggunakan kendaraan listrik seperti motor listrik dan mobil golf, sembari menghirup udara segar. Kehadiran fasilitas ini membuat Giliyang menjadi destinasi ideal untuk relaksasi.

7. Pantai 9 Gili Genting

Pantai 9 terletak di Kecamatan Gili Genting memiliki garis pantai unik berbentuk angka sembilan. Memiliki pasir putih halus dan air laut yang jernih, pantai ini cocok untuk berenang dan bersantai.

Wisatawan juga bisa menikmati wahana air seperti speedboat untuk menambah keseruan liburan. Kehadiran berbagai pilihan objek wisata ini, Sumenep siap memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan saat Nataru 2025.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Nongkrong Asyik untuk Rayakan Malam Tahun Baru di Sumenep



Jakarta

Malam Tahun Baru merupakan momen yang banyak dinantikan masyarakat. Tidak sedikit yang merayakan malam pergantian tahun bersama dengan orang terdekat, seperti teman, keluarga, atau pasangan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat lokal maupun mancanegara untuk meramaikan malam pergantian tahun di Kota Keris. Sebab di Sumenep, terdapat berbagai tempat menarik yang menawarkan suasana tepat untuk merayakan malam spesial ini.

Selain itu menurut pria yang akrab disapa Cak Fauzi ini Sumenep yang terletak di ujung timur Pulau Madura akan memberikan pengalaman yang indah bagi setiap pelancong.


“Kami akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi semuanya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/12/2024).

Bagi yang tertarik menikmati malam Tahun Baru di Sumenep, berikut 5 rekomendasi tempat nongkrong asyik yang bisa dikunjungi. Apa saja?

1. Tajamara

Tajamara merupakan salah satu destinasi favorit untuk menikmati suasana malam yang berbeda di Sumenep. Terletak di sekitar kawasan kota, Tajamara menawarkan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

Dengan suasana yang lebih santai dan alami, tempat ini cocok untuk berkumpul bersama teman-teman sambil menikmati kuliner atau sekadar menikmati percakapan hangat. Tajamara juga sering menjadi lokasi berbagai acara komunitas yang menambah semarak suasana di malam Tahun Baru.

2. Taman Adhipura

Taman Adhipura adalah taman kota yang terkenal dengan keindahan dan kenyamanannya. Terletak di pusat Kota Sumenep, Taman Adhipura menyediakan ruang terbuka hijau yang luas, cocok untuk berjalan-jalan santai atau duduk bersama teman dan keluarga.

Di malam Tahun Baru, taman ini biasanya dipenuhi dengan warga lokal yang ingin menikmati malam dengan suasana yang tenang, namun tetap meriah. Tak jarang terdapat acara hiburan atau pertunjukan musik yang menambah keceriaan.

3. Talangan (Lingkar Timur)

Bagi Anda yang mencari tempat nongkrong sambil menikmati kuliner khas, kawasan Talangan (Lingkar Timur) bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di sisi timur Kota Sumenep, kawasan ini menawarkan tempat makan klasik yang menyajikan hidangan lezat, serta suasana yang nyaman untuk berkumpul.

Di malam Tahun Baru, Talangan menjadi tempat yang ramai dan menawarkan pemandangan alam yang indah. Ini adalah lokasi yang sempurna untuk menikmati suasana malam sambil merayakan pergantian tahun.

4. Pantai Sumenep

Jika Anda lebih suka suasana yang alami dan segar, pantai-pantai di Sumenep bisa menjadi pilihan yang tepat. Di malam Tahun Baru, berbagai pantai di Kota Keris, seperti Pantai Lombang, Slopeng, Pantai 9, dan Pantai e Kashogi, menawarkan pemandangan laut yang menenangkan serta suasana yang lebih santai.

Banyak orang datang ke pantai untuk menikmati malam dengan duduk di tepi laut atau berkumpul di warung-warung makan yang ada di sekitar pantai. Suasana yang sejuk dan tenang bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin merayakan malam Tahun Baru dengan cara yang berbeda.

5. Pujasera Pasar Bangkal

Terakhir, Pujasera Pasar Bangkal yang tidak boleh dilewatkan. Sebagai tempat perbelanjaan dan hiburan yang menyuguhkan hidangan khas lokal, Pujasera ini selalu ramai dan meriah, terutama di malam Tahun Baru.

Dengan banyaknya pedagang kaki lima, hiburan rakyat, serta berbagai pertunjukan, Pujasera Pasar Bangkal menjadi pilihan utama bagi pengunjung yang ingin merayakan malam Tahun Baru dengan suasana yang lebih meriah dan ramai. Suasana penuh kegembiraan ini sangat cocok bagi keluarga atau teman-teman yang ingin menikmati pergantian tahun dengan banyak aktivitas

(akd/ega)



Sumber : travel.detik.com

Kenal Lebih Dekat Batik Indonesia di 5 Kampung Batik Ini



Jakarta

Selamat Hari Batik! Traveler bisa nih mengenal lebih dekat tentang kekayaan batik Indonesia di beberapa destinasi ini. Yuk susun rencana liburan mu.

detikcom telah merangkum pada Kamis (2/10/2025) spot-spot menarik yang menawarkan dunia batik yang bisa kamu kunjungi.

Kampung Batik di Indonesia

1. Kampung Batik Kauman

Wisatawan mengikuti aksi belajar membatik massal di Kampung Batik Kauman, Solo Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025). Aksi yang diikuti sebanyak 900 wisatawan itu digelar sebagai bentuk pengenalan budaya tentang proses membatik secara lengkap guna menarik kunjungan pariwisata di Kota Solo. ANTARAFOTO/Maulana Surya/agrWisatawan mengikuti aksi belajar membatik massal di Kampung Batik Kauman, Solo Jawa Tengah (Maulana Surya/Antara)

Kampung Batik Kauman ini terletak di Jalan Trisula III No.1, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ada gerbang penanda besar di tepi jalan sebelum masuk ke dalamnya.


Sepanjang menelusuri kampung ini traveler akan dimanjakan dengan arsitektur rumah-rumah ala Jawa-Belanda, rumah joglo, hingga limasan. Suasana kampung ini terasa seperti berada di kampung kuno.

Pada salah satu sudut kampung dipasang papan tanda dari nama usaha-usaha batik yang ada di dalamnya. Area ini terlihat beragam dengan dekorasi-dekorasi unik dari pemilik usaha batik ini, ada area dengan suasana alam dilengkapi dengan tumbuhan hijau menggantung dan tetesan air, ada pula dekorasi payung menggantung yang mencolok di sisi jalan.

Di sini, terdapat industri batik rumah tangga yang beragam modelnya dengan menyediakan variasi ragam dan jenis batik dengan harga yang berbeda-beda. Produk-produk batik yang tersedia di sini mencakup batik klasik yang memiliki motif standar tradisional, batik cap, dan juga batik yang mengkombinasikan teknik cap dan tulis.

Bukan hanya bisa membeli, Kampung Batik Kauman juga menawarkan kesempatan yang untuk wisatawan agar dapat mengunjungi rumah industri batik dan melihat proses produksi, beberapa tempat juga menyediakan workshop untuk belajar membatik.

2. Kampung Batik Trusmi Cirebon

Batik TrusmiBatik Trusmi (Shutterstock)

Batik Trusmi Cirebon merupakan salah satu batik yang terkenal di Indonesia. Lokasi pembuatannya terpusat di Kecamatan Plered, sekitar empat kilometer di sebelah barat pusat Kota Cirebon, Jawa Barat. Kepopuleran ini membuat daerah asalnya mendapat julukan Kampung Batik Trusmi.

Batik yang menjadi primadona di Kampung Batik Trusmi Adalah Batik Motif Megamendung khas Cirebon. Motif Batik Megamendung berbentuk gumpalan awan yang khas dengan aneka warna nan cerah. Batik ini melambangkan ketenangan, kesabaran, pengendalian diri, keteduhan, dan kekuatan.

Batik Trusmi juga menawarkan beberapa jenis batik untuk bisa dipilih sesuai selera masing-masing. Ada dua jenis batik Trusmi yang utama, yaitu batik tulis dan batik cap.

3. Kampung Batik Tanjungbumi Madura

Traveler bisa nih melihat goresan tangan ibu-ibu istri nelayan di batik Gentongan di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Batik Gentongan memiliki ciri khas motif hingga proses pembuatan yang berbeda dengan batik lainnya.

Batik Gentongan punya ciri khas tersendiri dari motif dan warnanya yang cenderung cerah.

Dari segi warna, karakteristik warna yang digunakan cenderung berani dan tegas, seperti warna merah yang melambangkan karakter masyarakat Madura yang kuat dan keras. Ada hijau yang melambangkan warna religi, di mana terdapat beberapa kerajaan Islam yang didirikan dan berkembang di Madura. Kuning melambangkan bulir-bulir padi dan biru melambangkan laut yang mengelilingi sekitar Pulau Madura.

Sementara itu, corak dan motifnya menggambarkan kegiatan nelayan dan hewan-hewan yang dijumpai ketika pergi melaut, karena sebagian besar masyarakat Bangkalan bermata pencaharian sebagai nelayan.

Salah satu motif paling populer dari batik Gentongan adalah motif Tong Centong yang artinya alat penyendok nasi. Motif ini diciptakan pada tahun 1950-an.

4. Kampung Batik Lasem

Batik Tulis LasemBatik Tulis Lasem (@awesomelasem/instagram)

Tak lengkap rasanya liburan di ke Kabupaten Rembang tidak singgah ke Kampung Batik Lasem yang punya ciri khas perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa.

Kampung Batik Lasem dikenal warna batiknya yang khas seperti merah darah ayam dan biru. Selain itu, Kampung Batik Lasem juga memiliki koleksi batik dengan motif Burung Hong, Naga, dan Gunung Ringgit yang merupakan percampuran antara budaya lokal serta budaya Tionghoa.

Seluruh pengerjaan batik Lasem dilakukan secara manual dan tradisional oleh masyarakat setempat, yang membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup lama. jadi traveler jangan kaget jika harga batiknya lebih mahal.

5. Rumah Batik Marunda

Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. Foto: Pradita Utama

Di Jakarta, traveler juga bisa nih main ke ujung Jakarta tepatnya di kawasan Rusunawa Marunda. Di sana terdapat rumah produksi batik khas Jakarta bernama Rumah Batik Marunda.

Proses membatik untuk batik Marunda juga sama seperti proses batik lainnya, mulai dari menjiplak gambar, mencanting, memberikan warna, lorot atau menghilangkan malam pada kain hingga menjemurnya.

Motif batik yang dibuat pun selalu identik dengan Jakarta, misalnya motif Formula E, Jakarta kekinian, motif sampan dan nyiur, motif petasan, motif Rumah si Pitung, Flamboyan, teratai rawa bebek, sampan kelapa, Semanggi, pinisi, lambondoh, Morotai dan masih banyak lainnya.

Teruntuk harga Batik Marunda, harga kainnya mulai dari Rp 1,5 juta. Namun bila sudah diolah menjadi baju, outer atau rok lilit, harganya semakin mahal, mulai Rp 2 jutaan. Teruntuk waktu pengerjaan tergantung dari motif yang dipilih konsumen, 1-2 minggu.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker