Tag Archives: pulau pramuka

Disparekraf Gelar Jakarta Illumination Island Festival di Pulau Pramuka



Jakarta

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Festival ini menjadi salah satu rangkaian acara unggulan yang mengangkat tema keindahan alam bawah laut Jakarta dalam bentuk instalasi cahaya yang memukau.

Melalui dekorasi lampu tematik berbentuk biota laut dan ornamen bawah laut lainnya, pengunjung akan diajak merasakan suasana magis seolah-olah berada di dalam laut DKI Jakarta, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan keindahan alam bahari.

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 - 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Foto: Disparekraf DKI

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan Jakarta Illumination Island Festival merupakan sebuah inovasi baru Pemprov Jakarta dalam mempromosikan wisata unggulan Kepulauan Seribu.


“Festival ini bukan hanya menjadi atraksi wisata malam hari, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan inovasi dalam mempromosikan destinasi unggulan Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu,” ujar Andhika dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Selama satu pekan penyelenggaraan, pengunjung akan diajak menikmati instalasi seni cahaya di berbagai titik Pulau Pramuka, diiringi pertunjukan musik, aktivitas budaya, kuliner lokal, serta edukasi lingkungan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Jakarta.

Diharapkan Jakarta Illumination Island Festival ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata berkelanjutan di Jakarta.

Jakarta Illumination Island Festival bukan hanya sekadar tontonan visual, melainkan sebuah langkah konkret dalam mempromosikan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan di Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, komunitas lokal, dan masyarakat Pulau Pramuka dalam menyemarakkan ulang tahun Kota Jakarta dengan penuh makna.

(ega/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

13 Pulau Eksotis di Kepulauan Seribu, Bisa Jadi Ide Liburan Long Weekend



Jakarta

Tak hanya kehidupan modern di kota megapolitan, Jakarta juga punya kawasan wisata bahari di Kepulauan Seribu. Ada 13 pulau eksotis yang bisa kamu kunjungi!

Berikut detikTravel rangkum 13 Pulau Eksotis di Kepulauan Seribu yang bisa masuk dalam bucket list liburanmu!

1. Pulau Pantara

Tak heran jika pulau ini sering menjadi tujuan ketika seseorang berwisata di Kepulauan Seribu, pulau ini bisa menjadi surga para pecinta kegiatan outbond.


Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Pulau Pantara seperti snorkeling, memberi makan ikan, hingga mencoba bermain wahana air seperti banana boat, jetski, dan menyewa kano mulai dari Rp 80 ribuan saja!

2. Pulau Sepa

Pulau ini tawarkan atraksi wisata yang tak kalah mengasyikkan. Terdapat beberapa spot diving di sekitar Pulau Sepa yang bisa traveler coba. Selain itu juga tersedia banyak tempat bersantai sambil menikmati pemandangan dan angin sepoi-sepoi. Pulau ini cocok bagi traveler yang ingin beristirahat dan bersantai dari hiruk pikuk kota.

3. Pulau Macan

Pulau Macan menjadi salah satu pulau favorit di Kepulauan Seribu. Selain keindahan panorama, berbagai villa dan resort siap memanjakan pengunjung. Spesialnya, pulau ini akan menawarkan konsep berlibur ramah lingkungan, karena Pulau Macan menjadi salah satu pulau di Indonesia yang telah mengatur aspek manajemen limbah, sumber energi cerdas, hingga pengembangan sumber daya manusia lokal.

4. Pulau Ayer

Pulau di Kepulauan SeribuPulau Ayer di Kepulauan Seribu Foto: (dok Pulau Ayer)

Jika mencari pulau dengan fasilitas penginapan yang eksklusif, traveler bisa coba ke pulau ini. Di Pulau Ayer pengunjung akan melihat hamparan resort kelas dunia dengan arsitektur unik bernuansa rumah tradisional di Indonesia. Tak heran keunikan ini juga menarik perhatian presiden pertama RI, Ir. Soekarno untuk berlibur ke pulau ini.

5. Pulau Bidadari

Pasir putih dan kilauan laut jernih membuat Pulau Bidadari menjadi primadona di Kepulauan Seribu. Keindahan alam pantai dan keasrian hutan mangrove di Pulau Bidadari memang selalu membuat para pengunjung ketagihan berlibur ke sana.

6. Pulau Pelangi

Dengan jarak tempuh sekitar satu setengah jam menggunakan speed boat dari Pantai Ancol, Pulau Pelangi juga wajib masuk dalam list liburanmu. Di pulau ini dapat ditemukan berbagai aktivitas menarik seperti makan di restoran mengapung, kano, Glass Bottom Boat, banana boat, scuba diving, snorkeling, memancing, jogging hingga bersepeda.

7. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. Foto: Johanes Randy

Mungkin tak asing bagi beberapa orang, Pulau Tidung memang menjadi salah satu pulau yang terkenal di Kepulauan Seribu. Spot ikoniknya adalah Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil. Tak hanya menjadi spot foto, pulau ini juga kerap digunakan sebagai tempat wisatawan melompat dan berenang ke laut.

8. Pulau Puteri

Di Pulau Puteri pengunjung bisa melihat akuarium yang ada di bawah laut. Dengan keindahan laut dan ombak yang cenderung tenang, pulau ini sangat ideal bagi pengunjung yang ingin berenang dan menyelam di tepi laut.

Atraksi wisata seperti glass bottom boat, sunset cruise, dan kebun binatang mini bisa ditemukan di Pulau Puteri. Tak hanya itu, berbagai gedung pertemuan juga ada di sini.

9. Pulau Onrust

Pulau ini menjadi tempat persinggahan kapal layar semasa zaman Hindia Belanda sehingga nama Onrust berasal dari bahasa Belanda yang berarti tidak pernah beristirahat atau “Unrest” dalam bahasa inggrisnya.

Hal ini karena kesibukan lalu lalang kapal Hindia Belanda yang hendak masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Di Pulau ini akan ditemukan berbagai peninggalan arkeologi semasa kolonial Belanda. Pengunjung juga bisa melihat kisahnya di sebuah peninggalan rumah pada kala itu yang kini telah dialihfungsikan menjadi Museum Pulau Onrust.

10. Pulau Untung Jawa

Pulau ini menjadi salah satu pulau yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan domestik dan bisa menjadi ide liburanmu jika hanya memiliki waktu yang singkat. Pulau ini dapat ditempuh dengan waktu 30 menit saja menggunakan kapal motor. Selain keindahan bahari, kuliner khas ikan bakar di sini juga wajib dicoba!

11. Pulau Pari

Pulau Pari dikenal sebagai salah satu pulau terbersih dan paling minim sentuhan pembangunan.Disebut Pulau Pari karena dahulu wilayah ini merupakan laut dangkal yang disinggahi banyak ikan pari. Spot diving dan hutan mangrove menjadi daya tarik utama Pulau Pari. Pulau ini juga menjadi pusat penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

12. Pulau Harapan

Menuju momen SunsetMenuju momen Sunset di pulau Harapan Foto: detik

Jika ingin banyak menikmati keindahan alam bawah laut, traveler harus coba ke Pulau Harapan. Pulau ini menjadi pilihan sempurna bagi para pecinta snorkeling, karena di sini pengunjung bisa mencoba pengalaman menyelam di lautan lepas sambil melihat berbagai jenis terumbu karang dan berbagai spesies laut yang ada di sana.

13. Pulau Pramuka

Selain menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu, pulau ini juga punya berbagai atraksi wisata yang menarik untuk dicoba. Pengunjung bisa melihat konservasi penyu laut, hutan mangrove, dan berbagai titik snorkeling di pulau ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Tentara Buntung Ikut Upacara Bendera



Jakarta

Kepulauan Seribu begitu populer sebagai tempat wisata, khususnya snorkeling. Tapi siapa sangka, ada ‘pantangan’ untuk masuk ke pulau yang satu ini.

Pulau Karya berada di seberang Pulau Panggang, cukup dekat dari Pulau Pramuka. Pulau ini menjadi tempat pemakaman umum (TPU) bagi warga pulau sekitar.

Namun ada yang menarik dari pulau itu. Masa lalunya membuat pulau itu kosong tak berpenghuni dan menjadi seperti sekarang.


Sopyan Hadinata (38), seorang warga asli Pulau Panggang bercerita bahwa Karya hanyalah hutan belantara di masa lalu. Era Soeharto membuat pulau itu berganti status menjadi tempat latihan tembak tentara.

Tak ada yang curiga, latihan singkat dilakukan dan suara senapan bergaung sampai Pulau Panggang. Warga akhirnya tahu apa makna ‘latihan tembak’ itu setelah kerusuhan tahun 1998 terjadi.

Pulau Karya di Kepulauan SeribuPulau Karya di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

Pembangunan dilakukan di sana, rencananya pulau itu akan dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Rumah dinas pejabat, Polres, markas pemadam kebakaran hingga TNI direncanakan.

“Waktu pembangunan kita kaget ada puluhan tengkorak di sana,” ucap Iyan (sapaan akrab) lewat sambungan telepon pada Jumat (25/4).

Waktu berlalu, semua fasilitas telah dibangun. Tapi tak ada yang betah di sana. Kabar bahwa pulau itu angker mulai tersebar.

“Yang paling terkenal itu tiap 17an, ada upacara bendera di sana. Tapi yang baris itu hantu tentara,” ucap pria beranak empat itu.

Pulau Karya di Kepulauan SeribuPulau Karya di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

Menurut pengakuan warga, mereka seakan diberi penampakan singkat sewaktu upacara. Sesekali penampakan bendera merah putih yang hendak dikibarkan, sedang yel-yel, atau tentara yang sedang baris-berbaris.

“Tapi ya gitu, badan tentaranya nggak lengkap. Ada yang buntung tangannya, kepalanya, matanya jatuh,” jelasnya.

Dari cerita yang beredar, ternyata tak hanya Pulau Karya yang jadi tempat eksekusi. Pulau-pulau kecil tak berpenghuni di Kepulauan Seribu memang kerap jadi ‘latihan tembak’ pada saat itu.

Tidak ada larangan resmi, namun wisatawan yang hendak kemping di sana harus berhati-hati. Tak jarang, mereka datang untuk meminta bantuan.

“Dulu kan rumah dinas itu masih dipakai sama pejabat yang datang ke sini. Tentara itu suka datang minta odol atau sabun, pakai seragam lengkap. Begitu ditanya ke markas TNI, nggak ada yang ngaku. Dari situ tahu, kalau itu hantu,” jawabnya.

Kini Polres telah dipindahkan. Rumah dinas hampir rubuh, dengan karat dan rayap yang menggerogoti bangunan. Warga masih sering ke sana karena merasa tidak perlu takut, toh mereka hidup berdampingan.

Pulau Karya di Kepulauan SeribuPulau Karya di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

“Warga suka nyuci ramai-ramai di sana karena airnya bagus, tidak seperti di Panggang, asin. Pantainya juga bagus. Anak muda juga main bola kalau sore di sana,” ungkapnya.

Pulau ini dibuka untuk umum, meski begitu traveler yang ingin berwisata ke sana wajib ziarah ke makam leluhur untuk izin.

“Dulu itu ada juru kunci, namanya Uwa Man. Kalau kita mau main di sini, dia nanti panggil penunggu-penunggunya terus bilang kalau anak-anak ini jangan diganggu,” kenangnya.

Kini Uwa Man telah meninggal. Istrinya yang dulu menemaninya sudah pindah dari sana. Itulah mengapa, wisatawan diminta untuk ziarah ke makam bersama warga pulau untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pulau di Kepulauan Seribu Ini Penduduknya 100% Muslim



Jakarta

Nama Pulau Pramuka, Tidung atau Pari familiar terdengar sebagai tempat wisata air yang indah. Tapi, apakah kamu akrab dengan nama Pulau Panggang?

Bertetangga dengan Pulau Pramuka, Panggang memilih identitas sebagai pemukiman warga. Leluhur pulau ini terkenal dengan keislamannya yang kental hingga kini.

Tahun 90an, nama Pulau Panggang bergaung sebagai tempat wisata bagi turis. Banyak bule yang mampir ke Pulau Panggang selagi menunggu kapal ke Pulau Pramuka. Tadinya warga senang karena bisa jadi cuan. Tapi lama-kelamaan, sisi negatiflah yang nampak.


“Bule-bule suka pakai baju bikini ke tengah jalan. Naik sepeda dilihatin anak-anak, jadi diusir,” katanya.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Panggang di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

Warga akhirnya keberatan dengan pembukaan pariwisata di sana, apalagi 100% warga di sana beragama muslim. Siapa sangka, di zaman itu, turis Eropa sampai Asia telah lebih dulu mengenal Panggang.

“Pulau Panggang menolak wisatawan karena adab pakaian yang terbuka, dulu di sini agamis, kental banget,” lanjutnya.

Namun karena adanya penolakan, pemerintah mengalihkan pariwisata ke Pulau Pramuka di tahun 2015. Kini pulau itu ramai oleh wisatawan asing dan domestik di akhir pekan. Sementara Panggang benar-benar sesak dengan rumah penduduk. Bahkan homestay pun tidak ada.

Walaupun sekarang jadi pulau pemukiman terpadat di Kepulauan Seribu, Panggang juga punya cerita horor seperti Pulau Karya.

“Tahun 90an, pernah ada turis China dari Jakarta naik speed boat sekeluarga,” ucapnya.

Pulau Panggang di Kepulauan SeribuPulau Panggang di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

Namun saat itu cuaca buruk. Kapal itu tak dapat menahan gelombang dan terbalik. Istri dari keluarga itu jadi satu-satunya korban tidak selamat, sementara ayah dan anak-anaknya selamat.

“Dia dievakuasi di Pulau Panggang. Kulitnya putih bersih,” kata Iyan.

Entah mengapa, malam setelah kejadian seorang warga kesurupan. Warga pulo (sebutan untuk orang Kepulauan Seribu) itu tiba-tiba berbahasa China.

“Sejak itu dia dipanggil ‘Si Cantik’,” katanya.

Warga mengaku bahwa sesekali Si Cantik akan menampakkan diri di dermaga Pulau Panggang. Ia pun menjadi ‘penghuni’ dermaga yang diakui.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Wisata di Kepulauan Seribu yang Masih Sepi dan Murah



Jakarta

Kepulauan Seribu adalah wajah lain Jakarta yang jauh dari hiruk-pikuk dan kebisingan. Cocok untuk rehat, ini pulau-pulau wisata yang sepi dari wisatawan.

Seperti namanya, Kepulauan Seribu merupakan untaian pulau-pulau kecil di utara Jakarta. Saking banyaknya, maka diberi nama Pulau Seribu.

Meski jauh dari daratan, pulau-pulau ini berpenghuni dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta. Pulau yang paling banyak diminati adalah Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.


Jangan cuma tahu dua pulau itu, detikTravel akan kasih kamu 5 rekomendasi pulau wisata yang masih sepi dari wisatawan dan tentu saja murah!

5 Tempat Wisata di Pulau Seribu Yang masih Sepi dan Murah

1. Pulau Harapan

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Terumbu karang yang indah dan memiliki taman biota laut yang jadi tempat konservasi.

2. Pulau Kelor

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Pantainya tenang dan jernih. Selain itu terdapat benteng peninggalan Belanda.

3. Pulau Untung Jawa

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Pantai pasir putih yang indah dan hutan mangrove yang rindang.

4. Pulau Putri

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Terowongan kaca bawah laut yang unik. Fasilitas penginapan yang nyaman dan aktivitas watersport yang lengkap.

5. Pulau Sepa

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Pantainya memiliki pasir putih yang masih terjaga. Suasananya sangat tenang, cocok untuk rileksasi.

Tips:

– Pastikan untuk memeriksa cuaca sebelum berangkat
– Bawa perlengkapan yang diperlukan seperti kacamata renang, sepatu, dan tabir surya
– Jangan lupa untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah
– Jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Staycation Eksklusif Rasa Maldives Dekat Jakarta di Kepulauan Seribu



Jakarta

Ingin merasakan liburan ala Maldives tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri? Kepulauan Seribu bisa jadi jawabannya.

Kawasan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional sejak 2002 ini menawarkan perpaduan antara pesona bahari, keindahan alam tropis, hingga pengalaman staycation eksklusif yang tak kalah dari destinasi internasional.

“Kawasan ini bukan hanya sekadar destinasi wisata bahari, tetapi juga kawasan konservasi yang dilindungi,” tulis keterangan resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pemprov DKI Jakarta yang dikutip, Senin (25/8/2025).


Dengan lebih dari 100 pulau kecil di utara Jakarta, Kepulauan Seribu punya dua sisi menarik: pulau berpenghuni dengan suasana lokal, serta pulau privat dengan resort mewah.

Pulau Pramuka, Pari, Untung Jawa, dan Tidung menjadi opsi terjangkau bagi wisatawan. Homestay dan guest house dikelola masyarakat lokal, menghadirkan keramahan khas pesisir sekaligus kesempatan mengenal budaya serta ikut kegiatan konservasi.

Di sisi lain, wisatawan bisa menemukan ketenangan di Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, suasana ramai di Pulau Untung Jawa, momen romantis di Jembatan Cinta Pulau Tidung, hingga mengunjungi pusat konservasi penyu sisik yang dikelola oleh warga bersama Balai Taman Nasional di Pulau Pramuka.

Bagi yang mencari liburan lebih privat, sejumlah resort hadir di pulau-pulau tak berpenghuni. Pulau Macan terkenal dengan konsep eco-luxury, sementara Desa Laguna menawarkan villa privat dengan dermaga snorkeling, menjadikan tempat ini cocok untuk honeymoon atau retreat penuh ketenangan.

Ada pula Asha Resort di Pulau Payung dengan fasilitas lengkap seperti water park, ATV, hingga beach club. Resort ini adalah pilihan tepat bagi keluarga yang menyukai aktivitas luar ruang.

Alternatif lain, ada Pulau Sepa yang disebut “Maldives-nya Jakarta” karena pasir putih dan lautnya yang tenang, lalu Oba Resort di Pulau Genting Kecil menghadirkan suasana hangat, personal, dan bersahaja.

Akses menuju Kepulauan Seribu relatif mudah, melalui Marina Ancol, Muara Angke, atau Tanjung Pasir. Wisatawan bisa menyesuaikan pilihan transportasi dan pulau tujuan sesuai kebutuhan.

Menurut keterangan resmi Dinas Parekraf, Kepulauan Seribu menjadi destinasi yang menghadirkan pengalaman berlibur berbeda. Dekat dari ibu kota, namun memberikan suasana jauh dari hiruk pikuk, kawasan ini cocok untuk melepas penat, menyatu dengan alam, dan kembali dengan energi baru.

Waktunya merasakan sendiri keajaiban tropis di depan mata. Nikmati suasana yang memadukan kenyamanan modern dengan pesona alam yang menyegarkan.

Rencanakan staycation Anda sekarang, manjakan diri dengan pengalaman berbeda, dan temukan sisi lain Jakarta yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya-dari sudut tenang penuh hijau hingga momen relaksasi yang membuat hati terasa lebih ringan.

(akn/ega)



Sumber : travel.detik.com

Kepulauan Seribu, Surga Tropis Tak Terduga di Utara Jakarta



Jakarta

Tak perlu jauh-jauh untuk merasakan liburan bahari tropis. Cukup menyeberang sekitar satu jam dari Jakarta, wisatawan sudah bisa menikmati laut biru jernih, pasir putih, hingga biota laut yang beragam di Kepulauan Seribu.

Sejak ditetapkan sebagai Taman Nasional pada 2002, Kepulauan Seribu menjadi rumah bagi terumbu karang, hutan mangrove, penyu sisik, hingga elang bondol. Konsep ekowisata berkelanjutan diterapkan agar keindahan alam tetap terjaga, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Kawasan ini adalah keindahan alam yang dijaga dengan konsep ekowisata berkelanjutan. Beberapa pulau telah berkembang jadi destinasi wisata, sementara sisanya dibiarkan tetap liar agar menjaga harmoni antara manusia dan alam,” tulis Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) dalam keterangan resminya, Selas (25/8/2025).


Beberapa pulau populer seperti Pulau Tidung dengan jembatan cintanya, Pulau Pari dengan Pantai Perawan yang tenang, serta Pulau Harapan yang cocok untuk island hopping ke pulau-pulau kecil di sekitarnya, menjadi favorit wisatawan.

Akses ke kawasan ini dapat ditempuh dengan kapal cepat dari Dermaga Marina Ancol atau kapal tradisional dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke.

Selain itu, wisatawan tak perlu cuti panjang atau transit di bandara, Kepulauan Seribu menawarkan liburan laut praktis. Dalam satu akhir pekan, wisatawan bisa snorkeling, diving, atau sekadar bersantai menikmati senja dari penginapan terapung.

Aktivitas snorkeling dan diving menjadi daya tarik utama. Perairannya yang relatif tenang membuat kegiatan ini aman bagi pemula hingga anak-anak.

Sejumlah titik favorit di antaranya Pulau Pramuka dengan pusat konservasi penyu, Pulau Sepa yang dijuluki ‘Little Bali’, Pulau Macan dengan eco resort sehingga area perairannya juga kaya biota laut, hingga Pulau Kotok yang ideal untuk fotografi bawah laut.

Selain itu, wisatawan juga bisa mengikuti program transplantasi karang. Kegiatan ini tidak hanya memberi pengalaman berbeda, tetapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kelestarian laut.

Ekowisata bukan hanya tren, melainkan kebutuhan. Di era perubahan iklim dan tekanan lingkungan yang semakin tinggi, Kepulauan Seribu menjadi contoh bagaimana destinasi wisata bisa tetap lestari dan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan wisatawan.

Dinas Parekraf juga mengingatkan wisatawan untuk memesan penginapan lebih awal saat musim liburan, membawa uang tunai karena tidak semua pulau memiliki ATM, serta menggunakan sunscreen dan perlengkapan snorkeling ramah lingkungan.

Dengan lebih dari 100 pulau kecil, Kepulauan Seribu menawarkan pilihan liburan singkat yang praktis, terjangkau, sekaligus berkelanjutan. Surga tropis di utara Jakarta ini menyimpan pesona alam yang layak dijaga bersama.

Menjelajah Kepulauan Seribu bukan hanya soal memanjakan mata dengan laut biru dan pasir putih, tetapi juga tentang menumbuhkan kepedulian terhadap alam. Setiap kunjungan yang dilakukan dengan penuh kesadaran turut membantu menjaga kelestarian ekosistem, sehingga generasi mendatang juga dapat merasakan keindahan yang sama.

(akd/akd)



Sumber : travel.detik.com