Tag Archives: pulau-pulau

Wisata Kuliner Seafood yang Wajib Dicoba di Pulau Tidung



Jakarta

Saat pariwisata pulau berkembang, ada satu aspek yang juga ikut populer yaitu wisata kuliner. Sudah pasti tahu, andalannya pulau pasti seafood.

Jembatan Cinta, ikon dari Pulau Tidung, tenar di tahun 2009. Semenjak itu, banyak turis dan wisatawan yang datang ke sana untuk liburan.

Masripah (48) adalah pemilik kedai Warung Makan Weni. Mulai-mula ia berjualan di dekat Jembatan Cinta, bersamaan dengan pembukaan tempat ikonik itu, dan mendapat banyak pelanggan, hampir seluruhnya adalah wisatawan.


Namun persaingan membuatnya harus pindah ke area pemukiman. Mengalah bukan berarti kalah, kedai barunya tetap dicari oleh pelanggan lama.

“Ada yang datang ke sini sama operator travel, tapi kebanyakan mandiri, mereka mau makan ikan yang bisa pilih sendiri,” ucapnya.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Tak cuma dari domestik, bule-bule pun lalu lalang masuk ke kedainya. Hal ini terbukti di Lebaran kemarin.

“Lebaran hari pertama dan kedua buka, rame banget. Tapi Lebaran ketiga tutup, saya ngawinin anak bungsu saya,” ungkapnya.

Awalnya Ibu Masripah tidak sadar dengan banyaknya pengunjung di luar kedainya. Ia sedang sibuk mempersiapkan pernikahan sang putri. Cucunya datang, memberi tahu bahwa ada belasan orang yang antre untuk pesan ikan bakar.

“Cucu saya bilang kalau ini nggak buka, tapi mereka nggak percaya,” katanya.

Ibu Masripah pemilik warung seafood di Pulau TidungIbu Masripah pemilik warung seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Sang cucu akhirnya menghampiri neneknya, ia kemudian keluar dan memberi tahu bahwa kedai mereka akan tutup selama tiga hari. Wajah kecewa terpasang di wajah wisatawan.

Ibu Masripah berkata bahwa Sabtu-Minggu adalah hari yang ramai oleh wisatawan. Biasanya ia menyiapkan 20 kg ikan untuk dibakar. Kalau libur panjang, tiga kulkas berkapasitas 50 kg pun penuh sesak dengan berbagai jenis ikan, udang sampai cumi-cumi.

“Sekali datang rombongan bisa 50an duduk di sini. Kalau mau diantar ke homestay juga bisa,” katanya.

Langganan biasanya sudah tahu dengan fasilitas ini. Mereka tak segan untuk memesan ikan sampai 5kg untuk diantar ke penginapan. Malam terasa panjang, seringkali pesanan menumpuk sampai pukul 2 pagi.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

“Langganan pasti ke sini, banyak ikan bakar lain tapi di sini bumbunya beda,” ungkap wanita berambut panjang itu.

Pendukung besar dari usahanya BRI. Sudah 6 tahun ini, Ibu Masripah menerima pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Ini sudah kali ketiganya.

“Pinjaman pertama Rp 50 juta, kemudian pinjaman kedua juga sama, pinjaman ketiga Rp 40 juta,” katanya.

Warung seafood ini menjadi tanda bahwa BRI setulus hati mengembangkan UMKM warga setempat. Meski laris manis, harga ikan bakar di sini masih standar sekitar Rp 120 ribuan per kilo. Ikannya segar dan bumbunya medok tiada dua.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Dibantu oleh 3 karyawan dan keluarga, Ibu Masripah terus berupaya untuk memajukan usahanya. Apalagi di tengah gempuran mahalnya sewa tanah usaha, sekitar Rp 12 juta per tahun. Modal usaha yang ia dapat dari BRI benar-benar mempermudah jalannya.

“Berterima kasih sama BRI, karena bisa dapat suntikan dana buat modal usaha,” pungkasnya.

Panca Haryono(39) SPV Unit Kencana Pluit yang membawahi nasabah di Kepulauan Seribu sadar betul bahwa Pulau Tidung hidup dari pariwisata. Tak perlu jauh-jauh ke daratan, kini mantri BRI bisa datang langsung ke pulau-pulau untuk memberikan modal usaha pada UMKM yang membutuhkan lewat Teras BRI Kapal.

“Orang-orang pulau sangat terbantu dengan ini. BRI lebih mengembangkan nasabah yang memiliki warung dan potensi wisata,” tutupnya.

Wisata kuliner seafood di Pulau TidungWisata kuliner seafood di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

(bnl/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Paket Wisata di Pulau Seribu



Jakarta

Berencana untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga atau sahabat ke tempat indah tapi juga dekat dari Jakarta? Tenang, Pulau Seribu bisa jadi pilihan untuk menikmati pesona alam dan juga lautan yang indah.

Jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, kurang lebihnya sekitar dua jam, traveler bisa menyentuh keindahan laut di seberang Jakarta ini. Terdapat beberapa pulau indah yang bisa dikunjungi, pastinya sebelum pergi melancong ke Pulau Seribu, kamu sudah tentukan pulau mana yang akan dituju.

Dari informasi yang tertera pada laman pemasaran resmi paket Pulau Seribu, ada beberapa paket wisata yang bisa kamu nikmati untuk menikmati pulau-pulau tersebut. Beberapa pulau yang bisa dijadikan pilihan di antaranya Pulau Lumba-lumba, Pulau Macan, Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Harapan, dan masih banyak pilihan lainnya.


1. Pulau Macan

Pulau Macan ini merupakan pulau dengan konsep eco resort, pengunjung yang datang ke sini akan merasakan pengalaman yang berbeda seperti tengah berada di kawasan konservasi.

Pulau Macan memiliki dua pulau yang bisa dijelajahi, yakni Pulau Macan Besar yang dipakai sebagai pulau utama dan Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan Gundul.

Untuk bisa menjelajahi dan menikmati pulau ini terdapat beberapa paket wisata yang ditawarkan.

– 1 Day Tour : Rp 950.000

Dalam paket ini sudah mendapatkan fasilitas seperti tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol ke Pulau Macan, kemudian minuman, satu kali makan siang dan juga rekreasi snorkeling ataupun kayak.

Untuk pengunjung yang ingin merasakan keindahan pulau dengan durasi yang lama, paket wisata bermalam di pulau ini juga bervariasi. Mulai dari dua hari satu malam hingga sepuluh hari sembilan malam.

– 2 Day 1 Night untuk anak-anak dan dewasa

Ocean Fort : Rp 2.400.000 (anak-anak) – Rp 2.857.000 (dewasa)

Ocean View : Rp 2.200.000 (anak-anak) – Rp 2.500.000 (dewasa)

– 10 Day 9 Night untuk anak-anak dan dewasa

Ocean Fort : Rp 15.200.000 (anak-anak) – Rp 19.313.000 (dewasa)

Ocean View : Rp 13.400.00 (anak-anak) – Rp 16.100.000 (dewasa)

Paket menginap tersebut sudah termasuk seperti tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Pulau Marina ke Pulau Macan, minuman dan snack, akomodasi cottage sesuai tipe, makan empat kali, satu kali snack di sore hari, dan rekreasi snorkeling, kayak, dan tenis meja.

2. Pulau Bidadari

Pulau ini memiliki daya tarik tersendiri di komplek Pulau Seribu, selain keindahan alamnya yang bagus, Pulau Bidadari juga memiliki wisata sejarahnya.

Terdapat Benteng Martello yang dibangun sekitar abad ke-19, walaupun benteng ini hanya tinggal menyisakan puing-puingnya saja tetapi jadi pengalaman baru ketika berkunjung ke pulau ini.

– 1 Day Tour : Rp 550.000

Paket ini sudah termasuk tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol – Pulau Bidadari, welcome drink, satu kali makan siang, juga mendapatkan afternoon coffee dan teh.

Untuk paket menginap di pulau ini menyesuaikan dengan kapasitas kamar, dari kapasitas 2 orang hingga 23 orang dengan durasi tinggal 2 Day 1 Night. Tinggal sesuaikan saja dengan siapa pengunjung akan datang ke pulau ini.

– Deluxe 2-3 orang
Weekday : Rp 1.315.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
Weekend : Rp 1. 450.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
– Executive 2-3 orang
Weekday : Rp 1.315.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
Weekend : Rp 1.450.000 dan Rp 1.250.000 (extra person)
– Junior Estate3 4-5 orang
Weekday : Rp 1.265.000 dan Rp 1.195.000 (extra person)
Weekend : rp 1.395.000 dan Rp 1.95.000 (extra person)
– Family Suite 6-7 orang
Weekday : Rp 1.215.000 dan Rp 1.140.000 (extra person)
Weekend : Rp 1.340.000 dan Rp 1.140.000 (extra person)
– Dormitory 22-23 orang
Weekday : Rp 1.100.000
Weekend : Rp 1.200.000

Pengunjung yang ingin menginap dan memilih paket-paket tersebut udah termasuk beberapa fasilitas di dalamnya, tiket masuk kawasan Ancol (kendaraan dan orang), tiket pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol ke Pulau Bidadari, welcome drink, akomodasi cottage, makan tiga kali, afternoon tea, dan kolam renang.

3. Pulau Putri

Pengunjung yang datang ke pulau ini bisa menikmati akuarium bawah laut yang benar-benar berada di bawah laut. Tepatnya pengunjung yang datang akan masuk ke dalam sebuah terowongan sepanjang 100 meter yang berada di bawah laut, dari sini pengunjung akan menikmati keindahan bawah laut yang menakjubkan.

Ada beberapa paket wisata yang bisa pengunjung nikmati di Pulau Putri ini.

– 1 Day Tour
Anak-anak (0-2 tahun) : Rp 190.000
Anak-anak (2-10 tahun) : Rp 1.100.000
Dewasa : Rp 1.250.000

Dalam paket wisata ini pengunjung bisa menikmati berbagai fasilitas yang sudah disediakan seperti tiket pulang-pergi Dermaga Marina Ancol ke Pulau Putri, lunch, glass bottom boat, terowongan bawah laut, berenang di kolam renang dan waterboom.

Jika ingin menikmati pulau lebih lama, adapun paket bermalam yang bisa dipilih oleh pengunjung dengan durasi 2 Day 1 Night.

– Anak-anak (> 2 tahun)
Weekday : Rp 200.000 dan Rp 200.000 (add night)
Weekend : Rp 210.000 dan Rp 210.000 (add night)
– Anak-anak (2-10 tahun)
Weekday : Rp 1.360.000 dan Rp 940.000 (add night)
Weekend : Rp 1.500.000 dan Rp 1.100.00 (add night)
– Dewasa
Weekday : Rp 2.200.000 dan Rp 1.610.000 (add night)
Weekend : Rp 2.650.000 dan Rp 1.950.000 (add night)
– Extra Person
Weekday : Rp 2.000.000 dan Rp 1.485.000 (add night)
Weekend : Rp 2.450.000 dan Rp 1.800.000 (add night)
– Single Sup
Weekday : Rp 900.000 dan Rp Rp 900.000 (add night)
Weekend : Rp 700.000 dan Rp 700.000 (add night)

Fasilitas yang udah bisa dinikmati untuk paket bermalam ini, pengunjung akan mendapatkan tiket boat pulang-pergi dari Dermaga Marina Ancol, akomodasi cottage, makan empat kali untuk 2 Day 1 Night dan tujuh kali untuk durasi 3 Day 2 Night. Adapun fasilitas sunset cruise, terowongan bawah laut, kolam renang dan waterboom.

Masih banyak lagi paket-paket wisata ke Pulau Seribu yang bisa pengunjung jajal untuk merasakan pengalaman indah, lautan biru, udara pantai yang syahdu, dan juga kuliner-kuliner khas laut yang menggugah selera. Jadi tunggu apa lagi segera cek dan atur jadwal libur untuk meluncur ke pulau-pulau indah di seberang Jakarta ini.

Seluruh harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan musim liburan dan promo yang disediakan.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Indahnya Waduk Cacaban di Tegal, Bisa Foto Berlatar Bukit Teletubbies


Jakarta

Wisata Waduk Cacaban menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Tegal selain Guci dan Pantai Purwahamba Indah. Cacaban menawarkan keindahan pemandangan bentangan air dengan latar perbukitan dan pulau-pulau kecil di tengahnya.

Destinasi ini sempat ditutup pada tahun 2020 karena adanya pekerjaan remedial bendungan dan penataan kawasan seluas 5,5 hektar dari PUPR, tapi dibuka kembali pada 2022. Lantas, aktivitas menarik apa saja yang bisa dilakukan di waduk ini?

Sekilas Mengenai Waduk Cacaban

Menurut repository Unissula, pembangunan Waduk Cacaban digagas sejak tahun 1914 dan perencanaan detailnya dibuat pada tahun 1930 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Kemudian, waduk ini baru diresmikan pada tahun 1952 oleh Presiden Soekarno.


Sebenarnya, fungsi dari Waduk Cacaban adalah mengairi sawah-sawah di sekitarnya, namun sekaligus difungsikan sebagai objek wisata. Menariknya, waduk ini dilatari pemandangan hutan dengan panorama yang indah dengan Daerah Aliran Sungai yang memanjang dari sungai ke waduk Cacaban.

Aktivitas Menarik di Waduk Cacaban

Bagi traveler pecinta wisata alam, Waduk Cacaban dapat menjadi tujuan yang menarik. Berikut di antaranya.

1. Naik Perahu Wisata

Wisatawan bisa menaiki perahu wisata untuk mengelilingi waduk. Menurut salah satu laman agen travel, saat menaiki perahu, wisatawan akan menyaksikan hutan alami dan savana dari dekat. Tentunya sambil merasakan hembusan angin danau yang menyejukkan.

2. Berfoto di Bukit Teletubbies

Ada perbukitan savana yang dikenal sebagai bukit Teletubbies di sekitar waduk Cacaban. Saat kemarau, rerumputan akan tampak mengering kuning kecoklatan.

Perairan danau yang hijau dan savana berpadu dengan indah. Wisatawan bisa mengunjungi bukit ini dengan perahu.

3. Jogging

Waduk Cacaban punya area yang cukup luas. Menurut laman Instagram Waduk Cacaban, tersedia jalur trek untuk wisatawan yang mau jogging sambil menikmati keindahan waduk dan suasana yang asri.

4. Menikmati Aneka Kuliner

Waduk ini dilengkapi dengan pujasera yang terdiri dari puluhan kios, sehingga wisatawan yang datang tak perlu bingung mencari tempat makan. Salah satu kuliner khasnya adalah olahan ikan air tawarnya.

Fasiltas Waduk Cacaban

Fasilitas waduk Cacaban sudah cukup lengkap. Menurut laman Pemerintah Kabupaten Tegal, berikut di antaranya:

  • Gardu panjang atas
  • Mushola
  • Playground
  • Dermaga apung
  • Jogging track
  • Wisata hutan
  • Perahu wisata

Harga Tiket Waduk Cacaban

Berikut harga tiket Waduk Cacaban untuk wisatawan di hari Senin-Jumat dan Sabtu-Minggu, serta parkir dan naik perahu:

  • Tiket masuk Senin-Jumat: Rp 4.000
  • Tiket masuk Sabtu-Minggu: Rp 5.000
  • Parkir: Motor Rp 3.000, mobil Rp 5.000
  • Wahana wisata perahu: Rp 15.000

Lokasi dan Jam Operasional Waduk Cababan

Waduk Cacaban berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal. Jam operasionalnya mulai dari pukul 06.00-21.00 WIB.

Itulah informasi mengenai Waduk Cacaban di Tegal. Sebelum berkunjung update dulu ya mengenai informasi terkait layanan wisata ini, seperti harga tiket masuk dan lainnya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Coba Tebak, Pulau Cantik Ini Terletak di Mana?



Halmahera Tengah

Indonesia kaya dengan pulau-pulau cantik yang di kelilingi dengan warna laut toska yang eksotis. Tapi, sepertinya belum banyak yang tahu soal pulau ini.

Inilah Pulau Gebe yang terletak di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Bagai untaian permata di timur Indonesia, Pulau Gebe berbatasan langsung dengan Kepulauan Raja Ampat.

Dilihat dari situs resmi Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Gebe memiliki luas 224 km persegi yang dihuni oleh empat desa.


Ada hal menarik dari pulau cantik ini, menurut catatan sejarah Pulau Gebe dinamai pada tahun 700 Masehi. Saat itu seorang Sultan dari Kesultanan Tidore datang untuk memperluas wilayah kerajaan sampai ke Kepulauan Raja Ampat.

Salah seorang anggota rombongan berseru dalam bahasa Tidore “Kie…!” yang berarti ada pulau. Kemudian salah seorang anggota rombongan lainnya menjawab “Bei…?” yang artinya di mana.

Anggota rombongan yang pertama kemudian membalas lagi dengan seruan “Ge…!”. Dari balas jawab inilah nama Gebe yang berarti itu pulau mulai digunakan untuk menamai Pulau Gebe.

Pulau Gebe di Halmahera TengahPulau Gebe di Halmahera Tengah Foto: (haltengkab.go.id)

Gebe masuk dalam gugusan pulau dengan Pulau Fau, Pulau Yoi, Pulau Uta dan Pulau Sain. Namun Pulau Gebe jadi yang paling dekat ke Pulau Gag di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Saat ini, Pulau Gebe dihuni oleh 5.000 penduduk. Sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan pengolah kopra (kelapa).

Sudah sejak lama kecantikan Pulau Gebe tersembunyi. Nampaknya banyak yang tidak tahu kalau Halmahera menyimpan potensi wisata yang sangat besar.

Pulau ini di kelilingi oleh pasir pantai yang putih bersih dan air sebening kaca. Terumbu karangnya pun sangat indah dan cocok dijadikan sebagai spot snorkeling atau diving.

Hutan mangrove di Desa Kecapi dan pantai-pantai tersembunyi masih belum terjamah oleh wisatawan. Selain itu, Pulau Gebe juga juga memiliki telaga di tengah pulau yang diisi oleh air asin.

Cara ke Pulau Gebe

Traveler yang mau liburan ke Pulau Gebe bisa menggunakan kapal fery dari Kota Weda, Maluku Utara dengan tujuan Sorong-Gebe-Patani-Weda (PP).

Jika ingin cepat, traveler bisa naik pesawat dari Ternate atau Sorong, langsung menuju Pulau Gebe. Maskapai yang beroperasi adalah Susi Air, setiap hari pukul 07.00 WITa. Waktu tempuhnya sekitar satu jam saja.

Transportasi yang ada di sini hanyalah ojek. Sediakan uang pas untuk bisa bertransaksi karena pulau ini tidak memiliki ATM atau pun bank. Selamat liburan!

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Wisata Pulau Seribu One Day Trip, Daya Tarik dan Biayanya di 2024


Jakarta

Kepulauan Seribu menawarkan banyak objek wisata dengan keindahan alam tropis yang indah. Adanya deretan pulau-pulau kecil yang tersebar di utara Jakarta ini, membuat Pulau Seribu jadi salah satu tujuan wisata favorit.

Di sini, kita bisa menikmati pantai berpasir putih, air laut yang jernih, hingga aktivitas snorkeling. Kita juga bisa mengeksplorasi Pulau Seribu melalui one day trip.

Trip ini akan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin menikmati keindahan laut dan keanekaragaman hayati Pulau Seribu tanpa perlu menginap.


Rekomendasi One Day Trip Pulau Seribu 2024

Dikutip dari laman pengelola Visit Pulau Seribu, berikut adalah pilihan wisata Pulau Seribu untuk one day trip:

1. Outbound Pulau Seribu

Outbound Pulau Seribu bisa jadi pilihan wisata one day trip yang banyak diminati komunitas, perusahaan, ataupun instansi/lembaga.

Selain melakukan watersport, traveler juga akan diajak untuk piknik dan menikmati fasilitas yang tersedia. Mulai dari menaiki speedboat, games, makan minum, fun games, hingga dokumentasi.

  • Harga paket outbound Pulau Seribu: mulai dari Rp 650 ribu per orang.

2. Desa Laguna

Desa Laguna adalah sebuah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik di Pulau Seribu. Tempat ini menyajikan suasana tenang dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Pengunjung bisa melakukan aktivitas seperti snorkeling, melihat hutan mangrove, coral planting, berjemur di pantai, atau sekadar bersantai sambil menikmati keindahan sekitar.

  • Harga paket wisata di Desa Laguna: mulai dari Rp 1, 5 juta.

3. Pulau Putri

One day trip ke Pulau Putri adalah pilihan destinasi wisata di Kepulauan Seribu yang cocok untuk liburan keluarga. Bahkan, di sini juga ada wahana water boom, akuarium bawah laut, kolam renang, hingga fasilitas glass bottom boat tour.

Pulau Putri juga terkenal dengan fasilitas resort yang nyaman dan layanan yang ramah. Membuatnya menjadi destinasi ideal untuk pelarian sehari dari rutinitas sehari-hari.

  • Harga paket wisata di Pulau Putri: mulai dari Rp 1,2 juta per orang.

4. Pulau Dolphin

Pulau Dolphin terletak di kawasan Pulau Kepala di Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini tidak berpenghuni, tidak memiliki dermaga kapal, dan tidak memiliki macam fasilitas sehingga disebut pulau perawan.

Oleh karena itu, semua fasilitas di pulau ini berasal langsung dari alam. DI sini, kita bisa menikmati pesona bawah laut, kebersihan dan keindahan alam yang masih alami.

Beberapa aktivitas seru di Pulau Dolphin yang bisa dilakukan di antaranya berkemah, snorkeling, hunting sunrise, hingga berfoto-foto. Tempat ini cocok buat kamu yang sedang mencari ketenangan dari hiruk pikuk perkotaan.

  • Harga paket wisata Pulau Dolphin: mulai dari Rp 350 ribuan.

5. Pulau Umang

Pulau Umang adalah wisata Pulau Seribu berupa pulau kecil berupa resort seluas 5 hektar. Ini adalah wisata yang cocok untuk liburan keluarga ataupun berbulan madu.

Pulau Umang juga telah dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari lagoon lounge, spa, beach club, hingga sunrise dome.

  • Harga paket Pulau Umang: Rp 300 ribu per orang.

6. Pulau Pantara

Pulau Pantara disebut juga Pulau Seribu Marine, pulau yang letaknya terjauh dari Jakarta. Pulau ini dikenal sebagai lokasi terbaik untuk snorkeling dan diving di Pulau Seribu.

Pulau Pantara juga memiliki 40 cottage elegan dengan jendela kaca yang besar, yang memberikan pandangan lebih luas langsung menuju lautan.

Menariknya, di sini kamu bisa mencoba restoran apung yang menyajikan aneka menu makanan. Mulai dari masakan Indonesia, Jepang, hingga Western.

Olahraga air yang bisa dinikmati pun cukup banyak, seperti jet ski, windsurfing, hingga banana boat.

  • Harga paket wisata Pulau Pantara: mulai dari Rp 2,1 juta.

7. Pulau H (Pulau Tengah)

Pulau H memiliki daya tarik pantai dan air laut yang sangat jernih. Pulau H dikenal juga dengan H resort yang lokasinya tidak jauh dari pulau Pari.

Pulau seluas 10 hektar di dalamnya berdiri 42 vila dengan resort kelas atas bintang 5. Setiap vila menawarkan kamar dan fasilitas kelas atas, sehingga cocok untuk acara dan liburan private dengan kemewahan.

Dulunya pulau ini bernama pulau Tengah, penamaannya berubah sejak dibeli oleh Hengky Setiawan tahun 2012 lalu.

Di pulau private ini juga terdapat tempat pelestarian ikan hiu dan berbagai watersport, seperti jetski dan banana boat.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Rumah Sakit Haji Zaman Belanda di Pulau Cantik Seberang Jakarta



Jakarta

Keindahan Kepulauan Seribu memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Tapi soal sejarah, tak banyak yang tahu jika ada rumah sakit zaman Belanda di sini.

Beragam pulau di kepulauan ini menawarkan keindahan pantai hingga kecantikan alam bawah lautnya. Selain menyuguhkan keindahan alam, sejarah di belakang pulau-pulau di sana juga layak untuk dinikmati.

Salah satunya adalah Pulau Cipir atau Pulau Kayangan yang pernah menjadi rumah sakit haji pada zaman kolonial Belanda.


Rumah sakit ini bisa disebut juga dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas cukup komplet. detikTravel berkesempatan untuk melihat sisa-sisa bangunan di sana dalam kegiatan famtrip bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di Pulau Cipir seperti komplek rumah sakit, terdapat beberapa bangunan di sana seperti bangunan utama rumah sakit, toilet untuk pasien hingga laboratorium dan ruang bedah.

Puing-puing bangunan rumah sakit itu pun masih terbilang utuh sehingga masih bisa terbayang situasi dan kesibukan kala itu.

“Tahun 1911 mereka (Belanda) membangun asrama haji, jadi semua keberangkatan haji diberangkatkan dari Pulau Onrust. Mereka dikarantina dulu baru diberangkatkan ke Tanah Suci, setelah kembali mereka akan dibawa ke Pulau Cipir,” ucap pemandu wisata, Ara.

Pulau CipirRumah sakit zaman Belanda di Pulau Cipir Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

“Di Pulau Cipir akan diperiksa kesehatannya. Fasilitasnya paling lengkap di Batavia itu adalah rumah sakit di Pulau Cipir pada saat itu, di Batavia ada rumah sakit tapi nggak selengkap yang ada di Pulau Cipir ada laboratorium, ruang operasi semuanya ada di Pulau Cipir,” lengkap Ara.

Lanjut Ara, di masa itu Belanda untuk mencari pemasukan lain bagi pihaknya adalah dengan memberangkatkan masyarakat Indonesia ke Tanah Suci.

Rumah sakit haji di Pulau Cipir ini jadi tempat para jamaah cek kesehatan sebelum pergi ke Mekkah dan tempat karantina setelah pulang dari Mekkah.

Setelah usai cek kesehatan para jemaah itu akan kembali ke Pulau Onrust terlebih dahulu untuk berangkat ke Tanah Suci, waktu tempuh dari Pulau Onrust ke Tanah Suci kurang lebih hingga satu bulan.

Selepas pulang, jika tidak bisa membayar uang karantina sebagai konsekuensinya para jemaah harus menjadi budak. Kemudian, Ara menjelaskan penamaan gelar haji itu merupakan sebuah tanda yang dilakukan oleh Hindia-Belanda kepada masyarakat Indonesia.

Pulau Kelor, Cipir, dan Onrust merupakan gugusan pulau yang berada di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau-pulau itu menyimpan jejak sejarah masa kolonial.Pulau Cipir Foto: Muhammad Lugas Pribady

Karena menurut mereka orang-orang yang telah berangkat ke Tanah Suci itu dianggap sudah terdoktrin oleh bangsa luar khususnya ketika di sana.

“Title haji ini untuk memudahkan karena kan saat itu udah mulai kan masuk kerajaan Islam yang menyebar ajarannya dan ditakutkan yang melakukan kudeta itu kebanyakan Muslim. Makanya nanti kalau ada kudeta yang dicari adalah haji dan hajah terlebih dahulu,” terangnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ide Destinasi Honeymoon Anti Mainstream Ala Gen Z: Banyuwangi



Jakarta

Keindahan Banyuwangi membuat pasangan Gen Z ini jatuh hati. Alih-alih memilih Bali, Yogyakarta atau destinasi mainstream bulan madu lainnya, mereka memilih mengeksplore keindahan Banyuwangi.

Itulah yang dilakukan Pingkan bersama suaminya dalam menciptakan memori bulan madu mereka. Naik kereta dari Jakarta ke Jawa Timur telah lama menjadi impian mereka.

“Banyuwangi destinasi yang pengen banget aku datengin karena belum pernah ke sana kan . Dan kita ingin naik kereta sampai ujung pulau Jawa aja sih niatnya,” ceritanya kepada detikTavel, Jumat (12/9/2025).


Sebelum datang ke Banyuwangi, Pingkan dan suaminya mencari referensi salah satunya melalui TikTok. Mulai dari rekomendasi wisata Banyuwangi, transportasi hingga akomodasi. Kemudian mereka akan memeriksa harga melalui platform OTA.

“Kita banyak mencari tahu melalui TikTok sih,” ujarnya.

Green Island BanyuwangiGreen Island Banyuwangi Foto: (Pingkan Anggraini/detikcom)

Pakai jasa open trip

Salah satu cara mudah berkunjung ke destinasi adalah menggunakan jasa open trip. Ingin menikmati keindahan Banyuwangi yang tidak biasa, Pingkan memanfaatkan OT dan berkunjung ke Green Islland Banyuwangi.

Informasi nih untuk traveler, Green Island Banyuwangi merupakan hidden gem yang masih jarang orang ke sana lho. Pemandangan dengan hamparan pulau-pulau kecil di lautan sering di sangka orang-orang berada di Raja Ampat.

Dan untuk menuju ke sana traveler tidak bisa sendirian karena butuh guide dan harus menyeberang dengan kapal.

“Ada tempat wisata baru namanya Green Island dan belum banyak orang yang tahu. Ke sana tuh harus pakai guide atau harus open trip gitu karena kita berpindah-pindah dari pulau ke pulau naik kapal. Berhubung kita perginya weekday, jatuhnya private trip karena hanya ktia berdua saja. Namun biasanya saat weekend ramai (gabung dengan peserta lain) bisa satu kapal membawa hingga 7 orang,” cerita Pingkan.

Green Island BanyuwangiSpot T yang instagrmable Foto: (Pingkan Anggraini/detikcom)

Selain ke Green Island, Pingkan dan suaminya diajak naik kapal ke Spot T yang sangat Instagramable. Jadi kamu bisa berfoto di ujung kapal dengan latar di apit dua tebing pulau.

Setelah itu mereka pun menikmati sunset di Pulau Merah yang menawan.

Destinasi lain yang juga dia kunjungi yaitu Taman Nasional Baluran dan Djawatan Forest (Hutan Djawatan) yang instagramble. Tentu dua destniasi ini tak asing bagi traveler, bukan?

Sisi lain Banyuwangi

Selama di Banyuwangi, Pingkan memilih bepergian dengan menyewa motor. Walau destinasi Banyuwangi membekas di hatinya, namun jarak antar destinasi yang jauh cukup memakan waktu dan tenaganya.

“Sehari kita bisa motoran 100 km karena destinasi wisata di sana jaraknya jauh-jauh. Tapi perjalanan di sana tuh enak, nggak macet, semua tertib lalu lintas dan warganya juga ramah. Dan juga makanan di sana masih murah-murah dan nggak pernah kita kena getok harga ataupun pemalakan. Juga masih asri,” cerita Pingkan.

Pulau Merah BanyuwangiMenikmati sore di Pulau Merah Banyuwangi Foto: (Pingkan Anggraini/detikcom)

Selama menyusun dan menyiapkan itinerary, Pingkan mengaku tak kesulitan menemukan penginapan karena banyak pilihan di OTA dengan harga yang terjangkau, namun dapat fasilitas premium. Serta juga mudah menemukan penyewaan motor untuk keliling Banyuwangi.

“Semua informasi tuh kita dapat di TikTok, mulai dari sewa motor, open trip dan segala macam dapatnya dari TikTok. Untuk sewa motor kemarin kita sewa motor PCX Rp 105 ribu per hari dan harga hotel kita rata-rata Rp 300-400 ribuan,” ujarnya.

Berapa budget honeymoon ke Banyuwangi?

Terkait budget honeymoon seminggu ke Banuwangi, Pingkan dan suami menghabiskan Rp 8 jutaan. Semuanya sudah termasuk tiket kereta PP, biaya open trip (@Rp 425 ribu), akomodasi (berpindah-pindah 4 hotel), sewa motor dan uang makan.

“Berhubung kita mau menikmati wisata, jadi kita press uang makan,” tutupnya.

Nah, cerita Pingkan di Banyuwangi ini bisa menjadi referensi nih untuk traveler yang ingin liburan ataupun honeymoon ke Banyuwangi.

Wisatawan berjalan di area Hutan De Jawatan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/11/2024). Hutan De Djawatan yang ditumbuhi pohon trembesi (Samanea saman) berusia ratusan tahun sejak zaman penjajahan Belanda itu, dahulu merupakan tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani dan sejak 2018 dibuka sebagai tempat wisata yang kini menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/tom.Wisatawan berjalan di area Hutan De Jawatan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/11/2024). Hutan De Djawatan yang ditumbuhi pohon trembesi (Samanea saman) berusia ratusan tahun sejak zaman penjajahan Belanda itu, dahulu merupakan tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani dan sejak 2018 dibuka sebagai tempat wisata yang kini menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/tom. Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Berikut pilihan wisata Banyuwangi yang bisa kamu kunjungi saat liburan ke sana:

1. Green Island Banyuwangi
2. Pulau Merah
3. Spot T
4. Taman Nasional Baluran
5. Djawatan Forest (Hutan Djawatan)
6. Goa Bedil
7. Kawah Ijen

(sym/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Spot Tercantik di Raja Ampat yang Wajib Kamu Lihat Sebelum Terlambat


Jakarta

Raja Ampat belakangan ramai diperbincangkan karena menjadi lokasi tambang nikel. Eksploitasi ini berdampak buruk pada kebersihan lingkungan, keanekaragaman hayati, keberlangsungan pulau, dan kehidupan masyarakat Raja Ampat.

Bahkan, bukan tidak mungkin pulau-pulau di Raja Ampat menghilang akibat abrasi karena penggalian nikel terus menerus. Nah, sebelum kondisi Raja Ampat berubah karena penggalian tambang ada baiknya detikers segera menikmati pesona kepulauan ini.

7 Spot Tercantik di Raja Ampat

Dikutip dari arsip detiktravel, berikut destinasi wisata yang bisa dikunjungi secepatnya sebelum keindahan Raja Ampat berubah


1. Pulau Wayag

Gugusan pulau karst di Raja AmpatGugusan pulau karst di Raja Ampat Foto: (Anton Chandra/d’Traveler)

Di antara banyak pulau di Raja Ampat, Pulau Wayag bisa dikatakan menjadi yang paling ikonik. Pulau Wayag terkenal dengan puncak karang lancip di tengah laut biru hijau yang mempesona. Pemandangan indah Pulau Wayag makin sempurna jika disaksikan dari atas bukit.

2. Pulau Piaynemo

bukit karst piaynemoBukit karst Piaynemo Foto: Kata Waktu

Nama Pulau Piaynemo makin dikenal setelah kerap disebut nama kasus tambang nikel Raja Ampat. Piaynemo mirip Wayag sehingga kerap disebut Wayag Mini karena memang berukuran lebih kecil. Bukit karang dan laut hijau-biru bikin turis berdecak kagum serta tidak bosan.

3. Pulau Misool

MisoolPulau Misool (Ryan Febrian/d’Traveler)

Misool adalah bagian dari kawasan Segitiga Terumbu Dunia (Coral Triangle) dengan biodiversity flora dan fauna. Tak heran jika Misool menjadi destinasi wisata paling populer untuk diving dan snorkeling. Menyelam di laut Pulau Misool akan jadi pengalaman tak terlupakan seumur hidup.

4. Telaga Bintang

Piaynemo dan Telaga Bintang Raja AmpatTelaga Bintang (star lagoon) Raja Ampat Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom

Lanskap alam ini adalah danau air laut yang tidak terlalu besar (lagoon) berbentuk bintang. Danau dikelilingi karang dengan air laut sangat jernih. Spot ini cocok untuk wisatawan yang ingin merasakan sejuknya air laut dengan berenang, atau menikmati kekayaan hewan dan tumbuhan bawah laut.

5. Batu Pensil

Batu Pensil di Teluk Kabui Raja AmpatBatu Pensil di Teluk Kabui Raja Ampat (Wahyu Setyo Widodo)

Seperti namanya, karang ini menjulang tinggi dengan ujung agak lancip mirip ujung pensil. Dengan bentuk yang khas ini, Batu Pensil menjadi ikon Raja Ampat dan sangat populer sebagai spot foto. Spot Batu Pensil ini makin menonjol karena dikelilingi laut biru jernih.

6. Pasir Timbul

Pasir timbul Raja AmpatPasir Timbul Raja Ampat (Gema Bayu Samudra/d’Traveler)

Di Raja Ampat, pasir pantai bisa ditemukan muncul di tengah lautan. Pasir Timbul ini bisa terlihat saat air laut surut menjadi daratan sendiri, seperti fenomena Tanah Lot di Bali. Seperti Batu Pensil, Pasir Timbul menjadi spot ikonik Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat Daya.

7. Desa Wisata Arborek

Desa Wisata ArborekDesa Wisata Arborek (Kampung Wisata Arborek/Instagram)

Kawasan ini menyimpan informasi budaya asli masyrakat Raja Ampat. Wisatawan bisa nginep di homestay yang dikelola warga setempat, sambil melihat dari dekat aktivitas mereka sehari-hari. Tentunya Dewa Wisata Arborek dikelilingi pantai indah dengan laut jernih dan pasir putih.

Pemerintah belakangan telah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan di Raja Ampat. Namun IUP satu perusahaan belum dicabut, meski pemerintah mengatakan akan mengawasi ketat. Dengan kondisi ini, tak ada salahnya kamu menempatkan Raja Ampat dalam wish list liburan kamu.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Tempat Wisata di Kepulauan Seribu yang Masih Sepi dan Murah



Jakarta

Kepulauan Seribu adalah wajah lain Jakarta yang jauh dari hiruk-pikuk dan kebisingan. Cocok untuk rehat, ini pulau-pulau wisata yang sepi dari wisatawan.

Seperti namanya, Kepulauan Seribu merupakan untaian pulau-pulau kecil di utara Jakarta. Saking banyaknya, maka diberi nama Pulau Seribu.

Meski jauh dari daratan, pulau-pulau ini berpenghuni dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta. Pulau yang paling banyak diminati adalah Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.


Jangan cuma tahu dua pulau itu, detikTravel akan kasih kamu 5 rekomendasi pulau wisata yang masih sepi dari wisatawan dan tentu saja murah!

5 Tempat Wisata di Pulau Seribu Yang masih Sepi dan Murah

1. Pulau Harapan

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Terumbu karang yang indah dan memiliki taman biota laut yang jadi tempat konservasi.

2. Pulau Kelor

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Pantainya tenang dan jernih. Selain itu terdapat benteng peninggalan Belanda.

3. Pulau Untung Jawa

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Pantai pasir putih yang indah dan hutan mangrove yang rindang.

4. Pulau Putri

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Terowongan kaca bawah laut yang unik. Fasilitas penginapan yang nyaman dan aktivitas watersport yang lengkap.

5. Pulau Sepa

– Lokasi: Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
– Harga tiket: Rp 40.000-75.000
– Aktivitas: Snorkeling, diving, berenang, dan berjalan-jalan di pantai
– Keunikan: Pantainya memiliki pasir putih yang masih terjaga. Suasananya sangat tenang, cocok untuk rileksasi.

Tips:

– Pastikan untuk memeriksa cuaca sebelum berangkat
– Bawa perlengkapan yang diperlukan seperti kacamata renang, sepatu, dan tabir surya
– Jangan lupa untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah
– Jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Staycation Eksklusif Rasa Maldives Dekat Jakarta di Kepulauan Seribu



Jakarta

Ingin merasakan liburan ala Maldives tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri? Kepulauan Seribu bisa jadi jawabannya.

Kawasan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional sejak 2002 ini menawarkan perpaduan antara pesona bahari, keindahan alam tropis, hingga pengalaman staycation eksklusif yang tak kalah dari destinasi internasional.

“Kawasan ini bukan hanya sekadar destinasi wisata bahari, tetapi juga kawasan konservasi yang dilindungi,” tulis keterangan resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pemprov DKI Jakarta yang dikutip, Senin (25/8/2025).


Dengan lebih dari 100 pulau kecil di utara Jakarta, Kepulauan Seribu punya dua sisi menarik: pulau berpenghuni dengan suasana lokal, serta pulau privat dengan resort mewah.

Pulau Pramuka, Pari, Untung Jawa, dan Tidung menjadi opsi terjangkau bagi wisatawan. Homestay dan guest house dikelola masyarakat lokal, menghadirkan keramahan khas pesisir sekaligus kesempatan mengenal budaya serta ikut kegiatan konservasi.

Di sisi lain, wisatawan bisa menemukan ketenangan di Pantai Pasir Perawan Pulau Pari, suasana ramai di Pulau Untung Jawa, momen romantis di Jembatan Cinta Pulau Tidung, hingga mengunjungi pusat konservasi penyu sisik yang dikelola oleh warga bersama Balai Taman Nasional di Pulau Pramuka.

Bagi yang mencari liburan lebih privat, sejumlah resort hadir di pulau-pulau tak berpenghuni. Pulau Macan terkenal dengan konsep eco-luxury, sementara Desa Laguna menawarkan villa privat dengan dermaga snorkeling, menjadikan tempat ini cocok untuk honeymoon atau retreat penuh ketenangan.

Ada pula Asha Resort di Pulau Payung dengan fasilitas lengkap seperti water park, ATV, hingga beach club. Resort ini adalah pilihan tepat bagi keluarga yang menyukai aktivitas luar ruang.

Alternatif lain, ada Pulau Sepa yang disebut “Maldives-nya Jakarta” karena pasir putih dan lautnya yang tenang, lalu Oba Resort di Pulau Genting Kecil menghadirkan suasana hangat, personal, dan bersahaja.

Akses menuju Kepulauan Seribu relatif mudah, melalui Marina Ancol, Muara Angke, atau Tanjung Pasir. Wisatawan bisa menyesuaikan pilihan transportasi dan pulau tujuan sesuai kebutuhan.

Menurut keterangan resmi Dinas Parekraf, Kepulauan Seribu menjadi destinasi yang menghadirkan pengalaman berlibur berbeda. Dekat dari ibu kota, namun memberikan suasana jauh dari hiruk pikuk, kawasan ini cocok untuk melepas penat, menyatu dengan alam, dan kembali dengan energi baru.

Waktunya merasakan sendiri keajaiban tropis di depan mata. Nikmati suasana yang memadukan kenyamanan modern dengan pesona alam yang menyegarkan.

Rencanakan staycation Anda sekarang, manjakan diri dengan pengalaman berbeda, dan temukan sisi lain Jakarta yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya-dari sudut tenang penuh hijau hingga momen relaksasi yang membuat hati terasa lebih ringan.

(akn/ega)



Sumber : travel.detik.com