Tag Archives: pulau rinca

11 Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Wajib Kamu Kunjungi


Jakarta

Labuan Bajo merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Beberapa orang mengatakan Labuan Bajo merupakan gerbang menuju Pulau Komodo dan gugusan pulau di dalamnya yang menyimpan keindahan alam menakjubkan dan hewan purba yang cuma ada di Indonesia yaitu Komodo.

Nah buat kamu yang sudah bersiap-siap menyambangi ‘sepetak surga di Indonesia Timur’ ini, beberapa destinasi wisata di Labuan Bajo berikut ini mungkin bisa jadi pilihan.


Destinasi Wisata di Labuan Bajo

Selain komodo sebagai salah satu ikon wisata andalannya, ada beberapa destinasi wisata lain di Labuan Bajo yang sayang dilewatkan. Simak daftarnya:

1. Melihat Komodo, Hewan Prasejarah yang Cuma Ada di Indonesia

Wisatawan menikmati keindahan alam Taman Nasional Komodo dari atas bukit Gili laba, Labuan Bajo, Flores, Beberapa waktu lalu. Taman nasional komodo yang telah terpilih menjadi new 7 wonder selain menyajikan alam yang sangat indah juga memiliki hewan khas komodo yang mendiami Pulau rinca dan Pulau Komodo.Wisatawan menikmati keindahan alam Taman Nasional Komodo dari atas bukit Gili laba, Labuan Bajo, Flores. Foto: Agung Pambudhy

Salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan ketika pergi ke Labuan Bajo adalah ingin melihat komodo yaitu kadal yang masih hidup sejak zaman pra sejarah hingga saat ini.

Hewan ini cuma ada di Indonesia lho. Untuk bertemu dengan hewan eksotis ini, kamu perlu berlayar menuju Taman Nasional Komodo.

Kamu bisa berlayar menggunakan speedboat, kapal, atau bahkan kapal phinisi mewah untuk mencapai Taman Nasional Komodo.

Tak hanya di Taman Nasional Komodo, satwa prasejarah ini juga masih ditemui di pulau sekitar Labuan Bajo seperti Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Nusa Kode, dan Pulau Montang.

2. Bermalam di Desa Tertinggi Wae Rebo

Desa Adat Wae Rebo, Menyaksikan Pesona Wisata Negeri DiatasDesa Adat Wae Rebo. Foto: detik

Wae Rebo merupakan salah satu desa adat di Flores yang letaknya berada di 1200 meter di atas permukaan laut. Tak heran jika desa ini merupakan salah satu desa tertinggi di Indonesia.

Tempat ini menawarkan pemandangan alam dan desa yang mengagumkan serta kearifan lokal dari Suku Manggarai yang menghuni desa ini.

Saat berwisata di sini, kamu bisa tinggal selama beberapa hari di rumah adat Wae Rebo yang bentuknya sangat unik. Kamu juga akan banyak belajar tentang budaya yang unik dari Suku Manggarai.

3. Menikmati Pemandangan Unik Sawah Lingko

Keindahan selanjutnya yang bisa kamu nikmati Ketika berkunjung ke Labuan Bajo adalah pemandangan ciamik dan unik dari Sawah Lingko yang berbentuk jaring laba-laba.

Hamparan sawah yang membentuk jaring laba-laba raksasa menjadi daya tarik utama dari Sawah Lingko. Sawah ini terletak di Desa Cancar, Kabupaten Manggarai.

Bentuknya yang unik tidak dibuat dengan sembarangan, hal tersebut didasarkan pada nilai-nilai budaya yang dipegang oleh masyarakat setempat.

Kamu bisa berkunjung ke Sawah Lingko bila mengikuti Open Trip Labuan Bajo. Kamu akan menikmati pemandangan alam yang unik dan melihat pengelolaan pertanian yang masih tradisional dari masyarakat di Sawah Lingko.

4. Menikmati Keindahan Pantai Pink yang Eksotis

Pasir Pink yang sangat indah di Pink Beach Labuan Bajo.Pasir Pink yang sangat indah di Pink Beach Labuan Bajo. Foto: Jesslyn Evania Yoshe Kwan

Seperti namanya, pantai ini begitu unik dengan hamparan pasir yang berwarna merah muda. Pantai yang terletak di Pulau Komodo ini menjadi salah satu dari tujuh pantai pink yang ada di dunia lho.

Tak hanya permukaan pantainya yang cantik, kamu juga bisa menikmati keindahan bawah lautnya yang juga menawan dengan melakukan snorkeling atau diving.

Kamu akan melihat keindahan bawah laut yang begitu kaya seperti ikan-ikan, terumbu karang, dan biota laut lainnya.

5. Pesona Puncak Gili Lawa yang Mengagumkan

gili lawa di labuan bajoGili Lawa di Labuan Bajo. Foto: Pradikta Kusuma/d’Traveler

Pulau Gili Lawa merupakan salah satu pulau dengan view tercantik yang ada di gugusan Pulau Komodo. Sebuah pulau kecil cantik tak berpenghuni ini terletak di utara Pulau Komodo dan menghadap Laut Flores.

Untuk menikmati pemandangan yang mengagumkan di Gili Lawa, kamu perlu melakukan trekking sekitar setengah hingga satu jam sampai puncak di perbukitan Gili Lawa.

Sesampainya di sana, rasa letih akan terbayarkan dengan melihat pemandangan hamparan rumput perbukitan serta laut Flores yang begitu indah.

Tetapi tenang saja, buat kamu yang malas trekking, Pulau Gili Lawa juga bisa kamu nikmati keindahan alam bawah lautnya dengan snorkeling atau diving,

6. Snorkeling di Pulau Cantik Manjarite

Labuan Bajo Hari PertamaPulau Manjarite, Labuan Bajo. Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Selanjutnya terdapat tempat snorkeling terbaik yang ada di Labuan Bajo yaitu Pulau Manjarite. Pulau ini berjarak sekitar satu jam dari Labuan Bajo.

Dengan pasir putih yang halus, air laut yang begitu jernih, perairan yang tidak begitu dalam serta ombak yang tenang, pulau Manjarite menjadi spot snorkeling yang sempurna dan menjadi favorit wisatawan.

Di bawah lautnya, kamu akan melihat keindahan alam bersama ikan warna-warni dan terumbu karang yang tak terjamah.

7. Menjelajahi Indahnya Pulau Kanawa

Pulau KanawaPulau Kanawa Foto: Bayu Fitri Hutami/d’Traveler

Pulau Kanawa merupakan salah satu pulau tercantik pada gugusan pulau di sekitar Labuan Bajo. Kondisinya yang begitu sepi dan menenangkan, membuatmu bagaikan menikmati pulau pribadi yang begitu indah.

Di sini kamu bisa melakukan beberapa kegiatan seperti menyelam dan fotografi di bawah air, relaksasi di bibir pantai yang menenangkan, melihat sunrise atau golden sunset yang begitu memukau, hingga hiking perbukitan yang ada di Pulau Kanawa.

8. Menelusuri Jejak Komodo di Pulau Rinca

Komodo merupakan hewan endemik yang hanya ada di Indonesia khususnya Di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Di Pulau Rinca terdapat 1200 ekor komodo. Untuk melihat komodo disana kita berkeliling pulang dengan ditemani oleh ranger. Di Pulau ini juga  terdapat kerbau dan rusa sebagai makanan komodo.Melihat komodo di Pulau Rinca. Foto: Agung Pambudhy

Komodo tidak hanya ditemui di Pulau Komodo saja. Pulau Rinca yang ada di sekitar Labuan Bajo juga merupakan habitat asli dari hewan purba ini. Bahkan di sana ditemukan lebih dari 1000 ekor komodo yang masih hidup.

Kemudian yang menarik adalah pulau ini dijadikan alternatif bagi para turis yang ingin melihat kehidupan komodo.

Setelah kebijakan baru ditetapkan, tiket masuk Taman Nasional Komodo naik berkali-kali lipat menjadi Rp 3.750.000 untuk alasan konservasi komodo.

Sementara di Pulau Rinca, dengan harga tiket masuk sebesar Rp 50.000 saja, kamu juga sudah bisa melihat kehidupan hewan prasejarah ini. Bahkan bisa lebih murah jika kamu membeli paket wisata yang disediakan di sana.

9. Menikmati Sunset di Bukit Sylvia

Bukit Sylvia di Labuan BajoBukit Sylvia di Labuan Bajo Foto: (Syanti/detikcom)

Satu lagi bukit menawan untuk menikmati pemandangan Labuan Bajo yaitu Bukit Cinta atau dikenal dengan nama Bukit Sylvia.

Penamaan bukit ini didasarkan pada nama hotel yang mencakup Kawasan ini yaitu Sylvia Resort. Awalnya memang bukit ini hanya diperkenankan untuk tamu hotel, tapi kini siapapun bisa menyambangi bukit Sylvia untuk melihat panorama indah Labuan Bajo.

Bahkan dengan pemandangan yang begitu cantik, bukit ini tidak memiliki tarif biaya masuknya. Jalan menuju bukitnya juga bisa dengan mudah kamu lalui dengan berjalan kaki.

10. Merasakan Kesegaran Air Terjun Cunca Wulang

Air Terjun Cunca WulangAir Terjun Cunca Wulang. Foto: detik

Siapa bilang di Labuan Bajo cuma ada pantai? Di sini juga menyimpan keindahan alam berupa Air Terjun Bernama Cunca Wulang. Karena keindahannya, air terjun ini sering disebut dengan Green Canyon dari timur Indonesia.

Di sana kamu akan menikmati kesegaran air berwarna biru bening dari Air Terjun Cunca Wulang. Lebih serunya, kamu juga bisa melakukan aksi-aksi yang memacu adrenalin dengan melompat dari tebing-tebing indah yang ada di sana.

11. Melihat Kearifan Budaya Kampung Compang To’e Melo

Selain keindahan alamnya yang memukau, Labuan Bajo juga menyimpan kekayaan budaya yang perlu kamu lihat. Salah satu destinasi wisata budaya di Labuan bajo adalah Kampung Compang To’e Melo atau Kampung Melo.

Kamu bisa menyaksikan tarian sambutan dari masyarakat Kampung Melo jika berkunjung ke sini. Selain itu, terdapat minuman tradisional yaitu tuak yang menjadi daya tarik tersendiri dari budaya Kampung Melo.

Lokasinya juga memiliki pemandangan yang indah karena terletak di ketinggian. Kamu akan merasakan hawa segar pegunungan sekaligus kehangatan karena sambutan ramah dari masyarakat Kampung Compang To’e Melo.

Nah itu dia beberapa destinasi wisata Labuan Bajo yang wajib kamu kunjungi. Selamat berpetualang.

(inf/inf)



Sumber : travel.detik.com

8 Tempat Wisata Labuan Bajo yang Menawarkan Pemandangan Indah


Jakarta

Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi para turis lokal hingga mancanegara. Sebab, ada banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan alam indah.

Salah satu daya tarik dari Labuan Bajo adalah keberadaan komodo di Pulau Komodo. Namun tak hanya itu, ada sejumlah daya tarik lain dari Labuan Bajo yang memukau, mulai dari keindahan bawah laut hingga view matahari terbenam. Bakal menyesal deh kalo nggak datang!

Lalu, apa saja tempat wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Tempat Wisata Labuan Bajo yang Punya Pemandangan Indah

Ada sejumlah tempat wisata di Labuan Bajo yang memiliki pemandangan indah. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

1. Pulau Komodo

Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTKomodo, satwa endemik di Labuan Bajo (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

Kalau berkunjung ke Labuan Bajo, rasanya kurang lengkap jika tidak mampir ke Pulau Komodo. Di pulau ini terdapat hewan komodo, yakni kadal berukuran raksasa yang masih hidup sejak zaman pra sejarah.

Selain melihat komodo dari dekat, kamu juga bisa menikmati keindahan alam mulai dari hamparan pepohonan, perbukitan yang hijau, dan pantai yang bersih.

Pulau Komodo termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola Pemerintah Pusat. Agar bisa sampai ke sana, kamu dapat menggunakan kapal, speedboat, atau kapal phinisi mewah agar sampai di Taman Nasional Komodo.

Harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo dipatok sebesar Rp 250.000 hingga Rp 300.000 untuk turis lokal. Sedangkan untuk turis mancanegara dikenakan tarif Rp 400.000 sampai Rp 450.000.

2. Pulau Rinca

Selain ke Pulau Komodo, travelers juga bisa melihat komodo di Pulau Rinca. Selain melihat kadal raksasa, kamu juga bisa menikmati suasana alam yang begitu menakjubkan dari pulau ini.

Hamparan padang rumput yang luas, pasir pantai yang putih, dan barisan bukit yang indah membuat para wisatawan betah berlama-lama di sini. Jika kamu suka mendaki, disarankan datang menjelang sore hari agar bisa melihat sunset.

Sebagai informasi, Pulau Rinca didominasi oleh padang savana. Dengan cuaca yang terik, komodo di pulau ini memiliki sifat yang lebih ganas. Jadi, hati-hati selama di sana, ya.

Tertarik ke Pulau Rinca? Jika iya, maka siapkan uang sebesar Rp 50.000 per orang untuk tiket masuk. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

3. Pulau Padar

Pulau Padar di TN Komodo, Manggarai Barat, NTTPulau Padar (Suci Risanti Rahmadania/detikcom)

Pulau Padar merupakan pulau terbesar ketiga di kawasan Taman Nasional Komodo setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau ini menawarkan pemandangan alam yang begitu indah dengan gugusan bukit yang artistik, hamparan pasir putih, dan laut biru.

Pulau Padar dapat dikunjungi wisatawan saat pagi dan sore hari. Waktu terbaiknya adalah di pagi hari, sebelum terik matahari menyengat. Jika beruntung, kamu bisa melihat gerombolan rusa di bibir pantai ketika turun dari kapal. Tenang saja, rusa-rusa tersebut jinak kok.

Salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan alam di Pulau Padar terletak di puncaknya. Namun, detikers harus treking dahulu dengan menaiki sekitar 840 anak tangga. Siapkan stamina yang fit agar kamu tidak kelelahan di tengah perjalanan.

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Padar dikenakan tiket masuk sebesar Rp 120.000 per 1-5 wisatawan. Perlu diingat, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

4. Pulau Kelor

Pulau selanjutnya yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Labuan Bajo yakni Pulau Kelor. Di pulau ini, travelers bisa menikmati hamparan laut biru, pasir putih, dan hamparan bukit yang indah.

Kamu juga bisa menyaksikan seluruh keindahan alam dari atas bukit. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk bisa sampai di puncak. Namun hati-hati selama trekking karena jalannya licin dan tanjakannya cukup curam.

Untuk tiket masuk ke Pulau Kelor dikenakan biaya sebesar Rp 50.000 per orang. Terdapat juga tour guide yang akan menemanimu berkeliling Pulau Kelor dengan biaya mulai dari Rp 250.000.

5. Pantai Pink

Wisatawan melihat komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.Pink Beach (Rivan Awal Lingga/Antara Foto)

Kalau berkunjung ke Pulau Komodo, sempatkan diri untuk datang ke Pantai Pink. Sesuai namanya, pasir pantainya berwarna merah muda atau pink, sehingga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

Warna pink tersebut terbentuk secara alami oleh makhluk mikroskopis bernama foraminifera. Makhluk tersebut yang memberi pigmen warna merah pada koral, sebelum koral-koral tersebut hancur dan membawa warna merah menyatu dengan warna putih pasir, sehingga menciptakan kelir merah muda.

Selain bermain di area pantai, travelers juga bisa berenang di air laut yang biru. Tetap hati-hati saat berenang, ya!

6. Pulau Gili Lawa

Pulau Gili Lawa merupakan salah satu pulau yang berada di gugusan Pulau Komodo. Pulau tak berpenghuni ini memiliki view yang sangat indah, terutama saat sore hari.

Dari atas bukit, detikers bisa melihat pemandangan laut yang luas, hamparan bukit, dan matahari terbenam. Untuk bisa sampai ke puncak bukit, travelers harus trekking sekitar 30-60 menit.

Meski lelah, namun semua itu terbayar tuntas sesampainya di atas bukit. Dijamin, kamu nggak akan mau pulang karena pemandangan alamnya begitu menakjubkan!

7. Pulau Manjarite

Labuan Bajo Hari PertamaPulau Manjarite (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Rasanya kurang lengkap kalau pergi ke Labuan Bajo namun tidak menikmati keindahan bawah laut. Jika detikers ingin snorkeling, cobalah datang ke Pulau Manjarite.

Air laut di sekitar pulau ini sangat jernih, sehingga wisatawan dapat dengan mudah melihat aneka ikan dan terumbu karang. Oh ya, terumbu karang di perairan ini juga cantik-cantik lho.

Selain melihat keindahan laut, kamu juga bisa menikmati pasir pantai yang putih. Cocok untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu bersantai setelah snorkeling.

8. Bukit Sylvia

Satu lagi destinasi wisata di Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan alam indah, yaitu Bukit Sylvia. Penamaan bulan ini didasari oleh nama hotel yang mencakup kawasan tersebut, yakni Sylvia Resort.

Pada awalnya, bukit ini hanya diperuntukan untuk tamu hotel yang menginap, tapi kini siapapun bisa berkunjung ke Bukit Sylvia. Dari atas bukit, travelers bisa menikmati pemandangan alam yang indah dan luas, hamparan rumput hijau, dan perbukitan.

Jaraknya juga tidak begitu jauh dari Bandara Internasional Komodo, yakni hanya sekitar 5 kilometer atau 10 menit dengan berkendara mobil. Jadi, sebelum berlayar ke Pulau Komodo, tak ada salahnya melipir sebentar ke Bukit Sylvia.

Labuan Bajo masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada dua cara menuju ke Labuan Bajo, yakni melalui pesawat terbang atau kapal laut.

Jika menaiki pesawat, detikers akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo. Harga tiketnya cukup bervariasi, tergantung dari waktu keberangkatan.

Misalnya berangkat dari Jakarta menuju Labuan Bajo saat akhir pekan, harga tiket pesawatnya mulai dari Rp 1,6 jutaan per orang. Apabila berangkat dari Denpasar, harga tiketnya mulai dari Rp 1,1 jutaan di hari yang sama.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan kapal laut. Harga tiketnya memang jauh lebih murah, namun butuh waktu perjalanan yang lebih lama dibandingkan naik pesawat.

Jika ingin pergi ke Labuan Bajo dengan kapal laut, disarankan berangkat dari Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Harga tiketnya mulai dari Rp 280 ribuan per orang.

Itu dia delapan tempat wisata Labuan Bajo yang menawarkan pemandangan indah. So, apakah travelers tertarik berkunjung ke Labuan Bajo?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Cara Termurah ke Labuan Bajo, Pilih Kapal atau Pesawat?


Jakarta

Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah destinasi wisata populer di Indonesia. Labuan Bajo disebut-sebut sebagai “surga” di wilayah timur Indonesia.

Tak heran jika wisatawan lokal dan mancanegara memasukkan Labuan Bajo dalam wishlist liburan. Detikers bisa tahu cara menuju Labuan Bajo jalur darat, laut, dan udara di bawah ini.

Labuan Bajo Hari PertamaLabuan Bajo Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Cara Paling Murah ke Labuan Bajo

Berikut adalah informasi harga tiket ke Labuan Bajo yang dihimpun pada Jumat (30/8/2024) di media sosial, situs, dan platform pemesanan tiket.


1. Jalur Udara

Apabila ingin menggunakan pesawat, terdapat sejumlah maskapai yang melayani penerbangan ke Labuan Bajo antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Air Asia, Super Air Jet, dan Wings Air. Traveler nantinya akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.

Harga tiket ke Labuan Bajo bervariasi, tergantung maskapai dan waktu keberangkatan yang dipilih. Dalam tulisan ini tarif pesawat dicek melalui Google Flights untuk keberangkatan Jumat, (30/8/2024), tiket kelas ekonomi sekali jalan.

Harga tiket menuju Labuan Bajo dimulai dari Rp 936 ribu. Apabila dari Denpasar di tanggal yang sama, maka tiketnya mulai Rp 627 ribu. Sementara berangkat dari Surabaya di hari yang sama, tarif tiketnya mulai dari Rp 1,3 jutaan.

2. Jalur Darat

Tarif bus Jakarta-Labuan Bajo disediakan seharga Rp 1,2 juta di sebuah aplikasi penyedia tiket. Namun saat hendak dilakukan pemesanan, bus yang dimaksud ternyata tidak tersedia. Hal serupa terjadi untuk tiket bus Surabaya dan Bali menuju Labuan Bajo.

Sedangkan situs lain menyarankan untuk menyewa bis dengan jumlah rombongan tertentu, jika hendak menuju Labuan Bajo. Harga sewa bus berkisar Rp 950 ribu hingga Rp 1,5 juta per hari bergantung dari kapasitas, fasilitas, rute, dan lama pemesanan. Bus bisa menjemput dari Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo menuju lokasi tujuan.

3. Jalur Laut

Sebelum memilih transportasi laut menuju Labuan Bajo, detikers wajib memastikan ketersediaan fasilitas lebih dulu. Karena, tidak semua pelabuhan menyediakan layanan menuju Pelabuhan Labuan Bajo, NTT.

Dikutip dari situs ASDP, layanan menuju Labuan Bajo tersedia dalam rute berikut dengan nama kapal diinfokan kemudian:

  • Sape (Bima, NTB)-Labuan Bajo (NTT): Rp 96.500, 1 dewasa ekonomi.
  • Waingapu (NTT)-Labuan Bajo (NTT): Rp 150.000, 1 dewasa ekonomi.

Harga tiket dan ketersediaan layanan bisa berubah setiap saat, bergantung dari banyak faktor salah satunya cuaca. Karena itu, detikers wajib mengecek lebih dulu di ferizy yang merupakan situs pemesanan tiket ASDP.

Bagi detikers yang ingin menuju Labuan Bajo dari Bali atau Surabaya, bisa memanfaatkan layanan kapal atau jasa travel yang lain. Tentunya dengan mengecek lebih dulu ketersediaan layanan di tanggal keberangkatakan, melalui situs atau media sosial terkait.

Dengan informasi ini, tiket kapal bisa dikatakan sebagai cara termurah menuju Labuan Bajo. Detikers yang ingin menikmati layanan kapal, wajib mempertimbangkan cara akses menuju pelabuhan yang menyediakan perjalanan ke Labuan Bajo.

Pertimbangan lain adalah jumlah hari yang diperlukan mulai dari berangkat, transit, sampai di Labuan Bajo, hingga kembali ke rumah. Dengan pertimbangan yang tepat, detikers bisa liburan di Labuan Bajo dengan harga hemat.

Pesona Labuan Bajo

Terdapat sejumlah objek wisata Labuan Bajo yang dapat kamu kunjungi saat berada di sana. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

1. Pulau Komodo

Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTPulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTT Foto: Suci Risanti Rahmadania.detikcom

Keberadaan komodo menjadi daya tarik utama Pulau Komodo. Spesies kadal terbesar yang ada sejak zaman pra sejarah ini diketahui hanya bisa ditemukan di bagian timur Tanah Air. Traveler lihat yang datang kemari dapat menyaksikan satwa endemik itu dari dekat.

Selain di sini, komodo juga tersebar di Pulau Rinca. Namun kadal raksasa yang menghuni pulau tersebut dikabarkan lebih ganas.

2. Pulau Padar

Pulau Padar identik dengan barisan bukit eloknya yang dikelilingi laut biru. Biasanya pengunjung akan melakukan treking terlebih dahulu sampai puncaknya untuk menyaksikan pemandangan alam pulau tersebut dari spot terbaiknya. Waktu terbaik untuk treking yaitu di pagi hari saat cuaca masih tidak terlalu terik.

3. Pantai Pink

Sejumlah turis menikmati keindahan pantai Long Pink Beach di sisi utara pulau Padar di Taman Nasional Komodo. (Ambrosius Ardin)Pantai Long Pink Beach di sisi utara Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Foto: Ambrosius Ardin

Kalau biasanya pasir pantai itu putih, di Labuan Bajo terdapat Pantai Pink yang mempunyai pasir berwarna merah muda cantik. Tidak diberi pewarna buatan melainkan warna pantai itu terbentuk secara alami karena foraminifera. Makhluk mikroskopis itu memberi pigmen warna merah pada koral. Hingga akhirnya koral hancur dan pigmennya menyatu dengan pasir putih di pantai menjadi warna pink.

4. Pulau Manjarite

Jika ingin menikmati pesona bawah laut di Labuan Bajo, traveler dapat pergi ke Pulau Manjarite. Laut di sekitar pulau tersebut sangat jernih sehingga kamu dapat mencoba snorkeling di sana. Di samping itu, pasir pantai di pulau ini benar-benar putih bersih juga lembut. Sangat disayangkan apabila kamu melewatkan bermain di pantai Pulau Manjarite.

5. Bukit Sylvia

Bukit Sylvia di Labuan BajoBukit Sylvia di Labuan Bajo Foto: (Syanti/detikcom)

Bukit Sylvia jadi spot favorit wisatawan untuk menyaksikan seluruh pemandangan Labuan Bajo. Sejauh mata memandang, traveler akan disuguhkan hamparan panorama yang ciamik terdiri dari laut, pantai, maupun bukit bergelombang dari sini.

Nama bukit ini diambil dari nama Sylvia Resort yang berjarak dekat. Mulanya bukit ini hanya bisa didatangi wisatawan yang bermalam di penginapan itu. Namun kini, siapa pun dapat menikmati hamparan alam Labuan Bajo dari atas bukit.

Itu dia sejumlah cara ke Labuan Bajo di NTT. Jadi, kapan kamu mau berangkat ke sana?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com