Tag Archives: pulau

Agar Bali Utara Tidak Lagi Menjadi Nomor Dua



Jakarta

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama pemerintah Bali berusaha meratakan penyebaran turis dengan cara memperkenalkan Bali utara. Salah satu faktor yang menyebabkan tidak meratanya wisatawan ini adalah akses menuju lokasi.

Bali masuk dalam daftar destinasi wisata favorit dunia yang dinyatakan mengalami overtourism. Salah satu fakta yang mencolok adalah macet parah di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada akhir tahun lalu.

Tetapi, pemerintah RI dan Bali tidak sepakat. Mereka kompak menyebut kondisi itu disebabkan wisatawan yang tidak merata di Pulau Dewata. Turis-turis lebih menyukai pelesiran dan berwisata di kawasan Bali selatan, mulai dari Seminyak, Kuta, Legian, Jimbaran, Benoa, Nusa Dua, Uluwatu, hingga Pecatu.


Area itu memang lebih mudah dijangkau dari bandara. Hanya diperlukan waktu tempuh satu jam dari gerbang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan berkendara.

Fasilitas juga lebih komplet. Banyak pilihan beach club, hotel, kafe, dll.

Nah, kini pemerintah sedang mengupayakan pemerataan wisata di Bali. Sejumlah pembangunan dikebut.

Destinasi wisata di bali utara diklaim tidak kalah dari Bali selatan. Di antaranya, Pantai Lovina dengan konservasi lumba-lumbanya, Handara Gate dengan gerbang eksotisnya, dan Desa Pemuteran dengan konservasi penyu dan karangnya.

Infografis wisata Bali utara 1Infografis wisata Bali utara 1 (infografis detikcom)

Tetapi, satu kelemahan Bali utara yang bikin wisatawan menomorduakan kawasan itu adalah jarak yang jauh dari bandara. Sudah begitu jalanan sempit.

“Tentu kita harapkan ada aksesibilitas yang lebih cepat. Sekarang kan sedang dibangun apa namanya tol yang sedang dalam proses Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, nanti ini bisa mempercepat,” kata Gede Dody Sukma Aktiva Askara, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, beberapa waktu lalu

“Kemudian untuk mempercepat aksesibilitas kita di Bali Utara juga dari sisi angkutan darat itu sudah dibangun jalan pintas dari Bedugul menuju kota Singaraja dalam kawasan Lovina. Jadi jalan yang berkelok itu sudah dipangkas-pangkas kelokannya, tikungan itu beberapa dipangkas dari 16 tikungan menjadi 5 tikungan dengan derajat yang landai. Nah ini akan terus sampai dengan ke bawah dibangun, mudah-mudahan berkelanjutan sehingga sampai Kota Singaraja penumpang tidak mabuk,” ujar Dody.

Andai rencana pemerintah dijalankan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi akan dilanjutkan pada September 2024.

Ramai didatangi turis Eropa

Berbeda dengan kawasan Bali Selatan yang ramai hiburan, Bali utara lebih cenderung tenang dan berfokus kepada wisata konservasi. kegiatan hiking, diving dan planting pun menjadi andalan mereka untuk menarik turis ke sana.

Faktanya, wisata Bali Utara ternyata diminati oleh wisatawan Eropa. Dari tahun ke tahun, turis asing paling banyak datang dari Eropa.

“Paling banyak turis Eropa. Kalau yang tertinggi saat ini adalah dari Prancis. Selanjutnya diikuti turis China. Bulan ini saja jumlah turis Prancis 9.000, sedangkan turis China ada 6.000 orang,” kata Gede Dody

Angka itu diakui Dody sangat kecil jika dibandingkan dengan kedatangan turis asing ke Bali.

“Kalau kita bandingkan dengan kedatangan wisatawan melalui Bandara Ngurah Rai itu kita ada pada posisi 8%. Kemudian dari yang menginap Land of stay-nya itu rata-rata 2,5 persen saka,” kata dia.

Destinasi berwisata

Bali Utara punya banyak destinasi wisata ciamik yang ingin liburan seru. Mulai dari bawah lautnya yang memukau hingga desa wisatanya yang kaya.

1. Handara Gate, gerbang iknoik yang viral di media sosial

Handara Gate berada di Jln. Raya Singaraja-Denpasar, Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Bila ditempuh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai butuh waktu empat jam untuk ke sini.

Handara Gate yang ikonik ini begitu viral di media sosial. Saking ciamiknya foto di sana, sering kali netizen menyebutkan ‘Gate to the Heaven’ atau Gerbang Surga.

2. Desa Wisata Pemuteran

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Desa Pemuteran lho. Mulai dari snorkling hingga trekking.

Di desa ini terdapat konservasi terumbu karang yang pastinya membuat bawah lautnya menjadi cantik. Kamu yang suka snorkling cocok banget nih datang dan belajar tentang terumbu karang di sini.

Di desa ini juga ada Proyek Penyu, penangkaran penyu yang dikelola sebuah organisasi yang menggandeng masyarakat lokal. Telur-telur penyu yang didapatkan nelayan akan dikumpulkan di sini hingga dikembangbiakkan. Nanti setelah berumur 2-3 bulan, tukik-tukik ini dilepaskan ke laut.

Desa Pemuteran memiliki pantai berpasir hitam. Walau begitu, sore-sore di sini bersantai juga bisa jadi kegiatan seru.

3. Desa Les

Desa Les juga punya banyak aktivitas seru, mulai snorkling, hingga melihat penyulingan arak.

4. Pantai Lovina

Lumba-lumba di Pantai LovinaLumba-lumba di Pantai Lovina (aRifkianto Nugroho/detikcom)

Pantai Lovina dikenal sebagai tempat konservasi lumba-lumba liar. Adapun atraksi wisata yang ditawarkan adalah melihat kawanan lumba-lumba ini berenang di lautan.

Bila ditempuh dari Bandara i Gusti Ngurah Rai, butuh waktu sekitar 2,5-3 jam dengan jarak hampir 100 km dengan mobil menuju titik ini. detikcom pun beberapa waktu lalu berangkat dari Lovina Beach Club.

5. Air Terjun Banyumala

Banyak spot air terjun yang bisa didatangi di Bali Utara, dan salah satunya adalah Air terjun Banyumala. Destniasi ini berada di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Bila ditempuh dari Ubud hampir 2 jam berkendara motor. Dan bila ditempuh dari Pura Ulun Danu Beratan hanya 30 menit saja.

6. Pura Ulun Danu Bratan

Pura Ulun Danu di BaliPura Ulun Danu di Bali Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)

Pura Ulun Danu merupakan salah satu pura yang populer di kalangan wisatawan di Bali. Pura ini berada di Danau Beratan, Tabanan. Bila ditempuh dari Ubud sekitar 50 menit perjalanan berkendara.

Adapun daya tarik dari pura ini adalah keindahan lokasi pura yang dikelilingi pegunungan dan danau. Serta lokasinya yang ada di dataran tinggi membuat udara di sini terasa sejuk di saat siang hari. Adapun tiket masuk ke pura yaitu Rp 40 ribu saat weekeday, Rp 50 ribu saat weekend.

7. Danau Buyan

Danau Buyan adalah salah satu danau terbesar di Bali. Terletak di dataran tinggi Bedugul, danau ini dikelilingi oleh hutan lebat dan barisan bukit, menciptakan latar belakang yang indah dan menyegarkan.

Catatan nih untuk traveler, tak cukup semalam atau dua malam saja berkunjung ke Bali Utara. Karena jarak tempat wisatanya cukup memakan waktu.

Namun, bila kamu ingin datang, dan merasakan semua keseruan di Bali Utara, setidaknya kamu bisa menginap satu minggu di sana. Tapi, bila hanya bisa satu malam atau 2 malam saja, traveler harus tentukan mau wisata apa.

Misalnya mau snorkling saja, bisa datang ke Desa Pemuteran atau Desa Les. Bila ingin melihat lumba-lumba, ke Pantai Lovina saja dan menginap di sekitar sana.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mengenal Pulau Moor, Primadona Baru dari Halmahera Tengah



Patani

Nun jauh di Halmahera Tengah, ada sebuah pulau cantik yang mungkin traveler belum pernah tahu sebelumnya. Namanya pulau Moor. Mari berkenalan dengan si cantik itu.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Senin (26/8/2024), pulau Moor adalah sebuah pulau kecil yang berada tidak jauh dari Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Pulau Moor memiliki danau dan pantai yang luar biasa cantik sehingga bisa memanjakan mata bagi para pengunjungnya. Pulau Moor memiliki luas hanya sekitar 3 kilometer persegi.


Meski begitu, pulau ini memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat halus. Dijamin, pantai ini akan memanjakan kaki dan mata wisatawan yang datang liburan ke sana.

Pulau Moor dihuni oleh petani kelapa aktif yang melakukan aktifitas di sana. Jumlahnya kurang lebih 20 orang saja.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor di Halmahera Tengah Foto: (dok. Istimewa)

Selain memiliki pantai yang indah, pulau Moor memiliki laguna atau danau air laut yang cantik sekali. Laguna ini memiiki air berwarna tosca yang hanya berjarak sepuluh meter dari bibir pantai.

Bagi traveler yang hobi snorkeling dan diving, kalian dapat mengeksplorasi potensi bawah laut pulau Moor yang luar biasa cantik dan terawat dengan baik.

Cara Menuju ke Pulau Moor

Agar bisa menikmati keindahan pulau Moor, pengunjung bisa mengaksesnya melalui 2 jalur. Melalui jalan darat, lalu menyebrang dengan speedboat menuju ke pulau indah tersebut.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor di Halmahera Tengah Foto: (dok. Istimewa)

Perjalanan menuju pulau Moor memakan waktu yang lumayan lama. Perjalanan dimulai dari Sofifi menuju ke desa Patani, Halmahera Tengah melalui jalur darat, yang bisa memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam perjalanan.

Setelah menempuh jalur darat, perjalanan akan disambung dengan naik speedboat ataupun kapal body menggunakan mesin selama kurang lebih 1 jam.

Meski perjalanan yang ditempuh cukup jauh, para wisatawan akan disuguhi dengan pengalaman yang menyenangkan di jalan saat menuju Patani.

Patani tak hanya memiliki Pulau Moor yang indah untuk dikunjungi, namun banyak juga destinasi wisata lainnya yang harus para pecinta wisata sampai dan jajaki.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Waduk Cacaban di Tegal, Tempat Wisata Indah Berlatar Perbukitan Hijau


Jakarta

Waduk Cacaban di Tegal, Jawa Tengah, bisa jadi pilihan detikers yang ingin healing dan refreshing. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah dengan latar perbukitan hijau.

Tak heran jika udara sejuk dan panorama yang menyenangkan langsung ‘menyergap’ pengunjung di Waduk Cacaban, Tegal. Eloknya pemandangan makin lengkap dengan view air tenang dan pulau kecil di tengah waduk.

Waduk Cacaban awalnya adalah sarana penunjang pertanian bagi warga setempat. Namun pemandangan alam yang memukau, telah menarik perhatian masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk berwisata.


Ngapain Aja di Waduk Cacaban?

Sejumlah perahu nelayan bersandar di pinggir Waduk Cacaban yang airnya mulai menyusut di Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Volume air Waduk Cacaban untuk mengairi sekitar 7.000 hektar persawahan itu sejak lima bulan terakhir menyusut drastis dari normal 50 juta meter kubik menjadi 7,3 juta meter kubik sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya pasokan air untuk mengairi areal persawahan di wilayah Pantura. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/tom.Waduk Cacaban. (Oky Lukmansyah/Antara)

Selain pemandangan yang indah, Waduk Cacaban menyediakan berbagai fasilitas bagi para pengunjung. Aneka layanan ini bikin liburan terasa makin komplit.

Berikut beberapa aktivitas dan pelayanan yang tersedia di Waduk Cacaban, Tegal, seperti dijelaskan laman Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal:

1. Naik Perahu

Di area Cacaban, ada Pulau Gendu yang tepat berada di tengah waduk. Wisatawan bisa naik perahu menuju pulau yang bikin pemandangan Waduk Cacaban terlihat unik tersebut.

Berkendara dengan perahu memungkinkan pengunjung merasakan langsung segarnya udara di Waduk Cacaban. Sensasi inilah yang bikin Waduk Cacaban menjadi pilihan untuk refreshing.

2. Mancing dan Kulineran

Ingin makan mie rebus atau hidangan favorit lain sambil menikmati Waduk Cacaban? Tenang, wisatawan bisa mewujudkan agenda liburan ini lewat berbagai jenis kuliner yang tersedia di area waduk.

Berbagai pilihan menu dan olahan udang, ikan mujair, ikan gabus, dan sebagainya bisa dinikmati pengunjung. Wisatawan bahkan bisa memancing sendiri ikan yang akan dikonsumsi.

3. Joging atau Naik Kuda

Bagi wisatawan yang ingin melihat dari dekat hijaunya perbukitan Waduk Cacaban, kegiatan joging dan naik kuda bisa jadi pilihan. Area ini disebut mirip Bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau, naik turun, dan lebih dari satu bukit. Selain itu, tersedia sepeda listrik untuk menikmati dari dekat indahnya Waduk Cacaban.

4. Arena Permainan Anak

Tempat ini juga dilengkapi dengan area permainan anak atau playground gratis dengan beberapa permainan. Biar nggak bosan, anak-anak bisa diajak kemari untuk bermain.

5. Fasilitas

  • Area parkir luas
  • Gardu panjang atas
  • Mushola
  • Warung makan
  • Playground
  • Dermaga apung
  • Jogging track
  • Wisata hutan
  • Perahu wisata.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Bukit Teletubbies Waduk CacabanBukit Teletubbies Waduk Cacaban (detikTravel)

Lokasi Waduk Cacaban berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan jarak sekitar 11 km dari pusat kota Kabupaten Tegal, lokasi Waduk Cacaban tidak terlalu jauh atau dekat.

Jarak inilah yang memungkinkan Waduk Cacaban menjaga kondisi alam, sekaligus jadi pilihan wisata bagi warga Tegal dan sekitarnya. Waduk Cacaban bisa ditempuh dalam waktu 25 menit dari pusat kota.

Bagi yang ingin piknik di Waduk Cacaban wajib datang pukul 06.00-20.00, sesuai aturan jam operasional tempat wisata. Jangan lupa membayar tiket masuk sebesar:

  • Dewasa: Rp 9.000 (weekday) dan Rp 10.000 (weekend & hari libur)
  • Anak-anak: Rp 8.000.

Happy tamasya di Waduk Cacaban detikers, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di tempat umum saat datang hingga kembali pulang.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Cara Termurah ke Labuan Bajo, Pilih Kapal atau Pesawat?


Jakarta

Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), adalah destinasi wisata populer di Indonesia. Labuan Bajo disebut-sebut sebagai “surga” di wilayah timur Indonesia.

Tak heran jika wisatawan lokal dan mancanegara memasukkan Labuan Bajo dalam wishlist liburan. Detikers bisa tahu cara menuju Labuan Bajo jalur darat, laut, dan udara di bawah ini.

Labuan Bajo Hari PertamaLabuan Bajo Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Cara Paling Murah ke Labuan Bajo

Berikut adalah informasi harga tiket ke Labuan Bajo yang dihimpun pada Jumat (30/8/2024) di media sosial, situs, dan platform pemesanan tiket.


1. Jalur Udara

Apabila ingin menggunakan pesawat, terdapat sejumlah maskapai yang melayani penerbangan ke Labuan Bajo antara lain Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, Air Asia, Super Air Jet, dan Wings Air. Traveler nantinya akan mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.

Harga tiket ke Labuan Bajo bervariasi, tergantung maskapai dan waktu keberangkatan yang dipilih. Dalam tulisan ini tarif pesawat dicek melalui Google Flights untuk keberangkatan Jumat, (30/8/2024), tiket kelas ekonomi sekali jalan.

Harga tiket menuju Labuan Bajo dimulai dari Rp 936 ribu. Apabila dari Denpasar di tanggal yang sama, maka tiketnya mulai Rp 627 ribu. Sementara berangkat dari Surabaya di hari yang sama, tarif tiketnya mulai dari Rp 1,3 jutaan.

2. Jalur Darat

Tarif bus Jakarta-Labuan Bajo disediakan seharga Rp 1,2 juta di sebuah aplikasi penyedia tiket. Namun saat hendak dilakukan pemesanan, bus yang dimaksud ternyata tidak tersedia. Hal serupa terjadi untuk tiket bus Surabaya dan Bali menuju Labuan Bajo.

Sedangkan situs lain menyarankan untuk menyewa bis dengan jumlah rombongan tertentu, jika hendak menuju Labuan Bajo. Harga sewa bus berkisar Rp 950 ribu hingga Rp 1,5 juta per hari bergantung dari kapasitas, fasilitas, rute, dan lama pemesanan. Bus bisa menjemput dari Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo menuju lokasi tujuan.

3. Jalur Laut

Sebelum memilih transportasi laut menuju Labuan Bajo, detikers wajib memastikan ketersediaan fasilitas lebih dulu. Karena, tidak semua pelabuhan menyediakan layanan menuju Pelabuhan Labuan Bajo, NTT.

Dikutip dari situs ASDP, layanan menuju Labuan Bajo tersedia dalam rute berikut dengan nama kapal diinfokan kemudian:

  • Sape (Bima, NTB)-Labuan Bajo (NTT): Rp 96.500, 1 dewasa ekonomi.
  • Waingapu (NTT)-Labuan Bajo (NTT): Rp 150.000, 1 dewasa ekonomi.

Harga tiket dan ketersediaan layanan bisa berubah setiap saat, bergantung dari banyak faktor salah satunya cuaca. Karena itu, detikers wajib mengecek lebih dulu di ferizy yang merupakan situs pemesanan tiket ASDP.

Bagi detikers yang ingin menuju Labuan Bajo dari Bali atau Surabaya, bisa memanfaatkan layanan kapal atau jasa travel yang lain. Tentunya dengan mengecek lebih dulu ketersediaan layanan di tanggal keberangkatakan, melalui situs atau media sosial terkait.

Dengan informasi ini, tiket kapal bisa dikatakan sebagai cara termurah menuju Labuan Bajo. Detikers yang ingin menikmati layanan kapal, wajib mempertimbangkan cara akses menuju pelabuhan yang menyediakan perjalanan ke Labuan Bajo.

Pertimbangan lain adalah jumlah hari yang diperlukan mulai dari berangkat, transit, sampai di Labuan Bajo, hingga kembali ke rumah. Dengan pertimbangan yang tepat, detikers bisa liburan di Labuan Bajo dengan harga hemat.

Pesona Labuan Bajo

Terdapat sejumlah objek wisata Labuan Bajo yang dapat kamu kunjungi saat berada di sana. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

1. Pulau Komodo

Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTTPulau Komodo di Taman Nasional Komodo, NTT Foto: Suci Risanti Rahmadania.detikcom

Keberadaan komodo menjadi daya tarik utama Pulau Komodo. Spesies kadal terbesar yang ada sejak zaman pra sejarah ini diketahui hanya bisa ditemukan di bagian timur Tanah Air. Traveler lihat yang datang kemari dapat menyaksikan satwa endemik itu dari dekat.

Selain di sini, komodo juga tersebar di Pulau Rinca. Namun kadal raksasa yang menghuni pulau tersebut dikabarkan lebih ganas.

2. Pulau Padar

Pulau Padar identik dengan barisan bukit eloknya yang dikelilingi laut biru. Biasanya pengunjung akan melakukan treking terlebih dahulu sampai puncaknya untuk menyaksikan pemandangan alam pulau tersebut dari spot terbaiknya. Waktu terbaik untuk treking yaitu di pagi hari saat cuaca masih tidak terlalu terik.

3. Pantai Pink

Sejumlah turis menikmati keindahan pantai Long Pink Beach di sisi utara pulau Padar di Taman Nasional Komodo. (Ambrosius Ardin)Pantai Long Pink Beach di sisi utara Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Foto: Ambrosius Ardin

Kalau biasanya pasir pantai itu putih, di Labuan Bajo terdapat Pantai Pink yang mempunyai pasir berwarna merah muda cantik. Tidak diberi pewarna buatan melainkan warna pantai itu terbentuk secara alami karena foraminifera. Makhluk mikroskopis itu memberi pigmen warna merah pada koral. Hingga akhirnya koral hancur dan pigmennya menyatu dengan pasir putih di pantai menjadi warna pink.

4. Pulau Manjarite

Jika ingin menikmati pesona bawah laut di Labuan Bajo, traveler dapat pergi ke Pulau Manjarite. Laut di sekitar pulau tersebut sangat jernih sehingga kamu dapat mencoba snorkeling di sana. Di samping itu, pasir pantai di pulau ini benar-benar putih bersih juga lembut. Sangat disayangkan apabila kamu melewatkan bermain di pantai Pulau Manjarite.

5. Bukit Sylvia

Bukit Sylvia di Labuan BajoBukit Sylvia di Labuan Bajo Foto: (Syanti/detikcom)

Bukit Sylvia jadi spot favorit wisatawan untuk menyaksikan seluruh pemandangan Labuan Bajo. Sejauh mata memandang, traveler akan disuguhkan hamparan panorama yang ciamik terdiri dari laut, pantai, maupun bukit bergelombang dari sini.

Nama bukit ini diambil dari nama Sylvia Resort yang berjarak dekat. Mulanya bukit ini hanya bisa didatangi wisatawan yang bermalam di penginapan itu. Namun kini, siapa pun dapat menikmati hamparan alam Labuan Bajo dari atas bukit.

Itu dia sejumlah cara ke Labuan Bajo di NTT. Jadi, kapan kamu mau berangkat ke sana?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Konon, Batu ‘Sakti’ di Bandung Ini Tahan Bom



Bandung

Di Bandung, ada sebuah spot wisata menarik. Namanya Batu Eon. Konon, batu ‘sakti’ ini tahan bom. Percaya tidak?

Jika ada rencana liburan ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat mari berkunjung ke Pangalengan. Bukan melihat kebun teh, di kecamatan yang lokasinya di selatan Bandung ini, ada sebuah situs bersejarah berupa sebongkah batu.

Bongkahan batu itu dinamai ‘Batu Eon’ yang berdiri kokoh di tengah kolam tandon harian PLTA PT Indonesia Power, Cikalong, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan.


Dari cerita yang tersebar di masyarakat, konon katanya, dahulu kala, batu tersebut tidak bisa dihancurkan dan dipindahkan sekalipun menggunakan alat berat. Hal tersebut terbukti saat pembangunan PLTA pada abad ke-19 silam.

Dari cerita rakyat yang berkembang, ada warga Lamajang bernama Abah (sebutan orangtua laki-laki) Eon yang hendak memindahkan batu tersebut. Ia tertantang untuk memindahkan batu yang secara mistis tak bisa dipindahkan.

Beragam cara dan segala upaya dilakukan Abah Eon untuk memindahkan batu itu. Salah satunya dengan menghancurkan batu itu. Meski begitu, tak ada satu pun alat yang mampu menghancurkan batu berwarna kecoklatan itu.

Upaya terakhir dilakukan Abah Eon. Sebuah dinamit yang dipersiapkannya untuk menghancurkan batu itu dengan harapan hancur berkeping-keping. Namun, usahannya gagal karena batu itu tidak hancur.

“Sejak itulah warga setempat menamai Batu Eon,” kata pengelola Desa Wisata Lamajang, Ade Sukmana (47) saat ditemui di kediamannya di Desa Lamajang, tahun 2017 silam.

Ade mengungkapkan, cerita itu belum dapat dipastikan kebenarannya, namun kisah Abah Eon tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

“Sulit mencari informasi yang valid mengenai kisah itu. Tapi yang pasti PLTA ini diresmikan oleh Presiden Soekarno tahun 1954 lalu,” tutur Ade.

Lokasi Batu Eon ini hanya satu kilometer dari Bumi Adat Cikondang. Untuk sampai ke situs batu bersejarah ini dapat diakses dari Kota Bandung via Banjaran-Cimaung sejauh 40-an kilometer.

Dari kejauhan terlihat batu tersebut berada di tengah kolam, layaknya sebuah pulau kecil. Pengunjung memang tidak bisa melihat dari dekat, sebab pagar dengan kawat berduri mengelilingi batu itu.

“Batu Eon, kisahnya mirip-mirip dengan legenda Batu Cinta di Situ Patenggang,” kata Ade.

——-

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Coba Tebak, Pulau Cantik Ini Terletak di Mana?



Halmahera Tengah

Indonesia kaya dengan pulau-pulau cantik yang di kelilingi dengan warna laut toska yang eksotis. Tapi, sepertinya belum banyak yang tahu soal pulau ini.

Inilah Pulau Gebe yang terletak di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Bagai untaian permata di timur Indonesia, Pulau Gebe berbatasan langsung dengan Kepulauan Raja Ampat.

Dilihat dari situs resmi Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Gebe memiliki luas 224 km persegi yang dihuni oleh empat desa.


Ada hal menarik dari pulau cantik ini, menurut catatan sejarah Pulau Gebe dinamai pada tahun 700 Masehi. Saat itu seorang Sultan dari Kesultanan Tidore datang untuk memperluas wilayah kerajaan sampai ke Kepulauan Raja Ampat.

Salah seorang anggota rombongan berseru dalam bahasa Tidore “Kie…!” yang berarti ada pulau. Kemudian salah seorang anggota rombongan lainnya menjawab “Bei…?” yang artinya di mana.

Anggota rombongan yang pertama kemudian membalas lagi dengan seruan “Ge…!”. Dari balas jawab inilah nama Gebe yang berarti itu pulau mulai digunakan untuk menamai Pulau Gebe.

Pulau Gebe di Halmahera TengahPulau Gebe di Halmahera Tengah Foto: (haltengkab.go.id)

Gebe masuk dalam gugusan pulau dengan Pulau Fau, Pulau Yoi, Pulau Uta dan Pulau Sain. Namun Pulau Gebe jadi yang paling dekat ke Pulau Gag di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Saat ini, Pulau Gebe dihuni oleh 5.000 penduduk. Sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan pengolah kopra (kelapa).

Sudah sejak lama kecantikan Pulau Gebe tersembunyi. Nampaknya banyak yang tidak tahu kalau Halmahera menyimpan potensi wisata yang sangat besar.

Pulau ini di kelilingi oleh pasir pantai yang putih bersih dan air sebening kaca. Terumbu karangnya pun sangat indah dan cocok dijadikan sebagai spot snorkeling atau diving.

Hutan mangrove di Desa Kecapi dan pantai-pantai tersembunyi masih belum terjamah oleh wisatawan. Selain itu, Pulau Gebe juga juga memiliki telaga di tengah pulau yang diisi oleh air asin.

Cara ke Pulau Gebe

Traveler yang mau liburan ke Pulau Gebe bisa menggunakan kapal fery dari Kota Weda, Maluku Utara dengan tujuan Sorong-Gebe-Patani-Weda (PP).

Jika ingin cepat, traveler bisa naik pesawat dari Ternate atau Sorong, langsung menuju Pulau Gebe. Maskapai yang beroperasi adalah Susi Air, setiap hari pukul 07.00 WITa. Waktu tempuhnya sekitar satu jam saja.

Transportasi yang ada di sini hanyalah ojek. Sediakan uang pas untuk bisa bertransaksi karena pulau ini tidak memiliki ATM atau pun bank. Selamat liburan!

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Wisata Pulau Seribu One Day Trip, Daya Tarik dan Biayanya di 2024


Jakarta

Kepulauan Seribu menawarkan banyak objek wisata dengan keindahan alam tropis yang indah. Adanya deretan pulau-pulau kecil yang tersebar di utara Jakarta ini, membuat Pulau Seribu jadi salah satu tujuan wisata favorit.

Di sini, kita bisa menikmati pantai berpasir putih, air laut yang jernih, hingga aktivitas snorkeling. Kita juga bisa mengeksplorasi Pulau Seribu melalui one day trip.

Trip ini akan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin menikmati keindahan laut dan keanekaragaman hayati Pulau Seribu tanpa perlu menginap.


Rekomendasi One Day Trip Pulau Seribu 2024

Dikutip dari laman pengelola Visit Pulau Seribu, berikut adalah pilihan wisata Pulau Seribu untuk one day trip:

1. Outbound Pulau Seribu

Outbound Pulau Seribu bisa jadi pilihan wisata one day trip yang banyak diminati komunitas, perusahaan, ataupun instansi/lembaga.

Selain melakukan watersport, traveler juga akan diajak untuk piknik dan menikmati fasilitas yang tersedia. Mulai dari menaiki speedboat, games, makan minum, fun games, hingga dokumentasi.

  • Harga paket outbound Pulau Seribu: mulai dari Rp 650 ribu per orang.

2. Desa Laguna

Desa Laguna adalah sebuah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik di Pulau Seribu. Tempat ini menyajikan suasana tenang dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Pengunjung bisa melakukan aktivitas seperti snorkeling, melihat hutan mangrove, coral planting, berjemur di pantai, atau sekadar bersantai sambil menikmati keindahan sekitar.

  • Harga paket wisata di Desa Laguna: mulai dari Rp 1, 5 juta.

3. Pulau Putri

One day trip ke Pulau Putri adalah pilihan destinasi wisata di Kepulauan Seribu yang cocok untuk liburan keluarga. Bahkan, di sini juga ada wahana water boom, akuarium bawah laut, kolam renang, hingga fasilitas glass bottom boat tour.

Pulau Putri juga terkenal dengan fasilitas resort yang nyaman dan layanan yang ramah. Membuatnya menjadi destinasi ideal untuk pelarian sehari dari rutinitas sehari-hari.

  • Harga paket wisata di Pulau Putri: mulai dari Rp 1,2 juta per orang.

4. Pulau Dolphin

Pulau Dolphin terletak di kawasan Pulau Kepala di Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini tidak berpenghuni, tidak memiliki dermaga kapal, dan tidak memiliki macam fasilitas sehingga disebut pulau perawan.

Oleh karena itu, semua fasilitas di pulau ini berasal langsung dari alam. DI sini, kita bisa menikmati pesona bawah laut, kebersihan dan keindahan alam yang masih alami.

Beberapa aktivitas seru di Pulau Dolphin yang bisa dilakukan di antaranya berkemah, snorkeling, hunting sunrise, hingga berfoto-foto. Tempat ini cocok buat kamu yang sedang mencari ketenangan dari hiruk pikuk perkotaan.

  • Harga paket wisata Pulau Dolphin: mulai dari Rp 350 ribuan.

5. Pulau Umang

Pulau Umang adalah wisata Pulau Seribu berupa pulau kecil berupa resort seluas 5 hektar. Ini adalah wisata yang cocok untuk liburan keluarga ataupun berbulan madu.

Pulau Umang juga telah dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari lagoon lounge, spa, beach club, hingga sunrise dome.

  • Harga paket Pulau Umang: Rp 300 ribu per orang.

6. Pulau Pantara

Pulau Pantara disebut juga Pulau Seribu Marine, pulau yang letaknya terjauh dari Jakarta. Pulau ini dikenal sebagai lokasi terbaik untuk snorkeling dan diving di Pulau Seribu.

Pulau Pantara juga memiliki 40 cottage elegan dengan jendela kaca yang besar, yang memberikan pandangan lebih luas langsung menuju lautan.

Menariknya, di sini kamu bisa mencoba restoran apung yang menyajikan aneka menu makanan. Mulai dari masakan Indonesia, Jepang, hingga Western.

Olahraga air yang bisa dinikmati pun cukup banyak, seperti jet ski, windsurfing, hingga banana boat.

  • Harga paket wisata Pulau Pantara: mulai dari Rp 2,1 juta.

7. Pulau H (Pulau Tengah)

Pulau H memiliki daya tarik pantai dan air laut yang sangat jernih. Pulau H dikenal juga dengan H resort yang lokasinya tidak jauh dari pulau Pari.

Pulau seluas 10 hektar di dalamnya berdiri 42 vila dengan resort kelas atas bintang 5. Setiap vila menawarkan kamar dan fasilitas kelas atas, sehingga cocok untuk acara dan liburan private dengan kemewahan.

Dulunya pulau ini bernama pulau Tengah, penamaannya berubah sejak dibeli oleh Hengky Setiawan tahun 2012 lalu.

Di pulau private ini juga terdapat tempat pelestarian ikan hiu dan berbagai watersport, seperti jetski dan banana boat.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Pulau Babi, Pernah Tenggelam ‘Ditelan’ Tsunami



Sikka

Di sebelah utara pulau Flores, ada pulau bernama unik. Namanya pulau Babi. Tak banyak yang tahu pulau ini pernah tenggelam ‘ditelan’ tsunami.

Pulau Babi merupakan sebuah pulau kecil yang berlokasi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pulau ini menyajikan berbagai keindahan alam yang belum banyak dieksplorasi orang.

Lokasi Pulau Babi

Pulau Babi berlokasi di desa Parumaan, kecamatan Alok Timur, kabupaten Sikka. Meski seperti tak berpenghuni, namun Pulau Babi ternyata ditinggali oleh 30 kepala keluarga.


Kebanyakan dari mereka bekerja mengolah lahan perkebunan dengan bertani, beternak, dan juga bekerja sebagai nelayan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

Pulau Babi Ditelan Tsunami Dahsyat Tahun 1992

Pada 12 Desember 1992, pulau Babi pernah tenggelam akibat bencana tsunami dan gempa bumi dahsyat yang terjadi di pulau Flores bagian timur.

Akibat bencana alam tersebut, 263 orang meninggal dari 700 penduduk di pulau tersebut. Pasca bencana tsunami terjadi, pemerintah pun mengosongkan pulau tersebut.

Seluruh warga pulau Babi lantas dipindahkan ke desa Nangahale, kecamatan Talibura. Namun banyaknya lahan kosong di pulau Babi, membuat beberapa warga akhirnya kembali menghuni pulau itu.

Masyarakat yang kembali tinggal di pulau Babi akhirnya membangun kembali rumah mereka yang letaknya tidak jauh dari pesisir pantai.

Namun sekarang, mereka membuat rumah tempat tinggal dengan bentuk rumah panggung sebagai ciri khas masyarakat Bajo. Rumah itu dibangun menggunakan bahan-bahan lokal.

Daya Tarik Wisata Pulau Babi

Bencana tsunami dan gempa bumi yang melanda Pulau Babi pada 1992 silam merusak kehidupan laut di daerah tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, laut pun mulai pulih kembali.

Patahan laut di perairan Pulau Babi akibat bencana alam tersebut mulai ditumbuhi terumbu karang dan hidup ikan-ikan yang indah. Sehingga pulau Babi sekarang menjadi salah satu destinasi menyelam yang menakjubkan di Kabupaten Sikka.

Berikut 3 Daya Tarik Wisata Pulau Babi:

· Akibat bencana alam gempa bumi dan tsunami, tercipta patahan yang berbentuk jurang dengan panjang 100 meter dan kedalaman 10 hingga 20 meter. Patahan ini bisa dilihat jelas dari atas perahu motor

· Keindahan alam bawah laut, di mana pada dasar laut terdapat koral-koral berwarna, serta biota laut menarik lainnya.

· Pulau ini sangat cocok bagi penggemar olahraga air karena Anda bisa melakukan kegiatan snorkeling dan diving. Dengan jernihnya air laut dan kekayaan bawah laut, tentunya menjadikan tempat ini populer di kalangan wisatawan

Pesona bawah laut Pulau Babi juga pernah menjadi lokasi pengibaran bendera pada peringatan HUT RI yang ke-75, dengan melibatkan 22 penyelam lokal yang bersertifikat.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pulau Air Raja yang Cantik tapi Terpencil di Batam



Batam

Di Batam, ada sebuah pulau yang cantik tapi terpencil. Namanya pulau Air Raja. Pulau ini menyimpan kisah legenda tersendiri. Seperti apa kisahnya?

Pulau Air Raja adalah salah satu pulau terpencil di kota Batam, kepulauan Riau. Pulau ini termasuk ke dalam wilayah kecamatan Galang dan kelurahan Air Raja.

Legenda Situs Perigi Air Raja

Keberadaan pulau ini tak bisa dilepaskan dari Situs Perigi Air Raja dan legenda di baliknya. Konon, sumber mata air itu punya khasiat tersendiri.


Di Pulau Air Raja, terdapat situs Perigi Air Raja. Dari situs itulah asal usul nama pulau ini berasal.

Alkisah, pada zaman dahulu, di masa pemerintahan Datuk Raja Munsang Arafah, rombongan Kerajaan Bintan berlayar menggunakan perahu Lancang Kuning ke Johor, Malaysia.

Rombongan kerajaan itu terdiri atas lima raja, 30 pengawal dan dua cucu kembar Datuk Raja Munsang Arafah. Di tengah perjalanan, perahu mereka dihantam badai besar, sehingga terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni.

Setelah tiga hari tiga malam terdampar, rombongan itu mulai kehabisan perbekalan. Mereka mencari sumber mata air ke seluruh penjuru pulau, namun setetes air pun tidak mereka temukan.

Kelima raja itu akhirnya berdoa kepada Tuhan untuk meminta pertolongan. Datuk Raja Munsang Arafah lalu memahat sebuah batu. Tiba-tiba saja, air mengalir dari batu yang dipahatnya.

Sang raja akhirnya membuat dua perigi yang diberi nama sesuai dengan cucunya, yaitu Putri Srikandi yang terletak di sebelah kiri dan Putri Cahaya Nilam di sisi kanan.

Datuk Raja Munsang Arafah beserta keluarga akhirnya tinggal di pulau ini sampai akhir hayat. Menurut warga setempat, air di perigi itu tidak akan pernah habis meski musim kemarau sekalipun.

Mata air dari perigi itu pun dipercaya berkhasiat dan bisa membuat panjang umur. Tak heran jika banyak wisatawan yang datang ke pulau Air Raja hanya untuk minum dan membawa pulang air dari perigi tersebut.

(wsw/msl)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Rumah Sakit Haji Zaman Belanda di Pulau Cantik Seberang Jakarta



Jakarta

Keindahan Kepulauan Seribu memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Tapi soal sejarah, tak banyak yang tahu jika ada rumah sakit zaman Belanda di sini.

Beragam pulau di kepulauan ini menawarkan keindahan pantai hingga kecantikan alam bawah lautnya. Selain menyuguhkan keindahan alam, sejarah di belakang pulau-pulau di sana juga layak untuk dinikmati.

Salah satunya adalah Pulau Cipir atau Pulau Kayangan yang pernah menjadi rumah sakit haji pada zaman kolonial Belanda.


Rumah sakit ini bisa disebut juga dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas cukup komplet. detikTravel berkesempatan untuk melihat sisa-sisa bangunan di sana dalam kegiatan famtrip bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di Pulau Cipir seperti komplek rumah sakit, terdapat beberapa bangunan di sana seperti bangunan utama rumah sakit, toilet untuk pasien hingga laboratorium dan ruang bedah.

Puing-puing bangunan rumah sakit itu pun masih terbilang utuh sehingga masih bisa terbayang situasi dan kesibukan kala itu.

“Tahun 1911 mereka (Belanda) membangun asrama haji, jadi semua keberangkatan haji diberangkatkan dari Pulau Onrust. Mereka dikarantina dulu baru diberangkatkan ke Tanah Suci, setelah kembali mereka akan dibawa ke Pulau Cipir,” ucap pemandu wisata, Ara.

Pulau CipirRumah sakit zaman Belanda di Pulau Cipir Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

“Di Pulau Cipir akan diperiksa kesehatannya. Fasilitasnya paling lengkap di Batavia itu adalah rumah sakit di Pulau Cipir pada saat itu, di Batavia ada rumah sakit tapi nggak selengkap yang ada di Pulau Cipir ada laboratorium, ruang operasi semuanya ada di Pulau Cipir,” lengkap Ara.

Lanjut Ara, di masa itu Belanda untuk mencari pemasukan lain bagi pihaknya adalah dengan memberangkatkan masyarakat Indonesia ke Tanah Suci.

Rumah sakit haji di Pulau Cipir ini jadi tempat para jamaah cek kesehatan sebelum pergi ke Mekkah dan tempat karantina setelah pulang dari Mekkah.

Setelah usai cek kesehatan para jemaah itu akan kembali ke Pulau Onrust terlebih dahulu untuk berangkat ke Tanah Suci, waktu tempuh dari Pulau Onrust ke Tanah Suci kurang lebih hingga satu bulan.

Selepas pulang, jika tidak bisa membayar uang karantina sebagai konsekuensinya para jemaah harus menjadi budak. Kemudian, Ara menjelaskan penamaan gelar haji itu merupakan sebuah tanda yang dilakukan oleh Hindia-Belanda kepada masyarakat Indonesia.

Pulau Kelor, Cipir, dan Onrust merupakan gugusan pulau yang berada di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau-pulau itu menyimpan jejak sejarah masa kolonial.Pulau Cipir Foto: Muhammad Lugas Pribady

Karena menurut mereka orang-orang yang telah berangkat ke Tanah Suci itu dianggap sudah terdoktrin oleh bangsa luar khususnya ketika di sana.

“Title haji ini untuk memudahkan karena kan saat itu udah mulai kan masuk kerajaan Islam yang menyebar ajarannya dan ditakutkan yang melakukan kudeta itu kebanyakan Muslim. Makanya nanti kalau ada kudeta yang dicari adalah haji dan hajah terlebih dahulu,” terangnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com