Tag Archives: pulau

Itinerary Mode Hemat ke Karimunjawa 3 Hari 2 Malam



Jakarta

Karimunjawa bisa menjadi destinasi berikutnya untuk dijelajahi. Ikuti itinerary ini untuk liburan mode hemat di taman nasional yang dijuluki The Paradise of Java atau Java Carrebean Sea.

Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mempunyai banyak pulau cantik dan pesona taman laut yang sudah semestinya masuk dalam wishlist traveler. Tidak harus mahal, liburan ke Karimunjawa bisa dilakukan dengan paket wisata murah dengan bergabung dalam open trip.

Baru pertama kali ke Karimunjawa atau mau bernostalgia dengan keindahannya yang tak berubah? Intip itinerary 3 hari 2 malam berikut ini.


Itinerary Mode Hemat 3 Hari 2 Malam

Hari 1

07.00: Berangkat dari Pelabuhan Kartini Jepara menuju Karimunjawa menggunakan kapal feri.
09.00/12.00: Tiba di Karimunjawa dan check-in di penginapan. Makan siang di warung lokal.
14.00-15.30: Treking di Hutan Mangrove Karimunjawa
16.00: Berenang dan berburu sunset di Pantai Ujung Gelam
18.30: Makan malam di warung-warung lokal dan menikmati suasana malam di Karimunjawa.

Hari 2

07.00: Sarapan di warung lokal. Persiapan tur hoping island menuju Pulau Cemara Kecil, Pulau Cemara Besar, dan Pulau Geleang.
16.00: Pantai Laendra Sunset Beach untuk melihat sunset.
18.30: Kembali ke penginapan dan makan malam di warung lokal.

Hari 3

07.00: Sarapan di warung lokal dan persiapan pulang dengan kapal ke Jepara.

Jadwal dan Tarif Kapal dari Jepara ke Karimunjawa

Jadwal kapal Express Bahari

Jepara – Karimunjawa

Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat: 09.00 – 11.00
Sabtu: 11.00 – 13.00

Karimunjawa – Jepara

Rabu, Minggu: 11.00 – 13.00
Kamis, Senin: 13.00 – 15.00
Jumat, Sabtu: 07.00 – 09.00

Tarif kapal Express Bahari

Jepara – Karimunjawa

VIP Rp 230.000
Eksekutif Rp 200.000
* Harga sudah termasuk asuransi & pass pelabuhan.

Karimunjawa – Jepara

VIP Rp 230.000
Eksekutif Rp 200.000
* Harga sudah termasuk asuransi & pass pelabuhan.

(bnl/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Pantai Sepi tapi Indah di Selatan Jawa, Cocok Buat Kabur



Jogja

Menikmati deburan ombak dan jauh dari keramaian, sepertinya cocok banget untuk melepas lelah di hari kerja. Traveler bisa nih berkunjung ke pantai-pantai yang ada di selatan Jawa.

detikTravel telah merangkum pada Jumat (11/7/2025) pilihan pantai yang masih sepi yang bisa kamu kunjungi.

1.Pantai Madasari


Pantai Mandasari PangandaranPantai Mandasari Pangandaran Foto: Aldi Nur Fadillah

Pantai Madasari di Kabupaten Pangandaran adalah salah satu pantai andalan Provinsi Jawa Barat. Pantai ini terkenal memiliki sejumlah spot menarik dengan aktivitas asyik, seperti berkemah hingga surfing.

Harga tiket Pantai Madasari dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain tiket masuk, sewa camping ground, sewa tenda, hingga paket wisata. ‘Jika kamu ingin berkemah, maka ada biaya tambahan untuk menyewa camping ground seharga Rp 25 ribu. Dengan harga ini, kamu harus membawa tenda sendiri.

2. Pantai Wediombo

Pantai Wediombo berlokasi di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila berangkat dari Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 70 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan.

Daya tarik utama yang memikat dari Pantai Wediombo adalah luasnya hamparan pasir yang berbatasan langsung dengan jernihnya air. Pantai Wediombo dikelilingi oleh batu karang, sebab dulunya memang terbentuk dari bekas kawah gunung api.

Dengan debur ombaknya yang cukup tinggi namun stabil, Pantai Wediombo kerap dimanfaatkan untuk tempat berselancar. Di sana juga disediakan penyewaan alat surfing dengan tarif sekitar Rp 100.000. Agar bisa masuk ke Pantai Wediombo, pengunjung wajib membayar tiket seharga Rp 5.000 per orang.

3. Pantai Pulau Merah

Pesona Pantai Pulau Merah BanyuwangiPesona Pantai Pulau Merah Banyuwangi Foto: Istimewa

Pantai Pulau Merah adalah sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai ini disebut sebagai ‘Pantai Kuta-nya’ Jawa Timur.

Pantai ini sering kali menjadi tempat berselancar karena ombaknya ideal untuk para pemula. Selain itu, jalan kaki epanjang pantai ini juga menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Jika traveler hanya ingin bersantai, ada kursi pantai yang tersedia untuk disewa bersama payung yang telah diatur di tepi pantai. Jika masih ingin mengabadikan momen bersama orang-orang di pantai Pulau Merah, ada opsi untuk naik ke pandang setinggi 3 meter.

4. Pantai Watu Kodok

Pantai Watu Kodok adalah pantai pasir putih cantik yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penamaan Pantai Watu Kodok diambil dari kedua tebing yang bentuknya mirip seperti kodok.

Oleh sebab itu, masyarakat setempat menamai pantai ini dengan sebutan Pantai Watu Kodok. Watu Kodok sendiri merupakan kata bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Batu Kodok’. Untuk masuk ke Pantai Watu Kodok, pengunjung perlu membayar sekitar Rp 10.000 per orang.

Banyak daya tarik pantai ini. Mulai dari pasir putihnya, suasana asri, keindahan sunset dan sunrisenya, dan area camping. Menjelang weekend, banyak pengunjung yang bersantai sambil camping di area ini. Bila tidak punya tenda, kamu bisa menyewa tenda di sana untuk camping.

5. Pantai Sendiki

Pantai SendikiPantai Sendiki Foto: (Sanisaa/d’Traveler)

Pantai Sendiki terletak di daerah Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Traveler bisa menikmati keindahan panitia ini mulai dari Rp10.000 per orang di hari biasa dan Rp15.000 saat hari libur.

Pantai Sendiki termasuk pantai yang masih belum banyak dikunjungi orang. Salah satu alasannya yaitu karena akses menuju lokasi yang masih cukup sulit dilalui. Namun, percayalah, pantai ini cocok banget untuk yang ingin mencari ketenangan.

Nikmati sunset pantai yang memukau ini ya.

(sym/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Tempat untuk Self Retreat, Bisa Sendirian, Murah, Dekat Jakarta


Jakarta

Self retreat cocok buat kamu yang ingin me time setelah sibuk dengan berbagai kegiatan setiap hari. Kesempatan self retreat memungkinkan kamu menyediri, healing, dan recharge diri sendiri sebelum kembali produktif dengan kesibukan harian.

5 Tempat untuk Self Retreat

Berikut adalah rekomendasi tempat untuk self retreat yang murah dan bisa sendirian

1. Hutan dan Taman Kota

Ngabuburit jadi waktu melepas penat menjelang buka puasa. Hutan Kota GBK di Jakarta bisa jadi salah satu pilihan lokasi ngabuburit.Hutan Kota GBK Foto: Andhika Prasetia

Rekomendasi tempat: Hutan Kota GBK, Hutan Kota Srengseng Sawah, Taman Suropati


Tempat yang banyak pohon, tenang, dan sejuk memungkinkan kamu untuk jalan-jalan santai atau sekadar cuci mata. Pengunjung juga bisa joging cari keringat setelah beberapa hari sebelumnya sibuk bekerja tanpa sempat olahraga. Kegiatan menenangkan pikiran ini tentunya low budget alias murah.

2. Gunung

Glamping Sabda Alam, menawarkan sensasi menginap mewah, di kaki Gunung Guntur Garut.Glamping Sabda Alam di kaki Gunung Guntur, Garut. Foto: Hakim Ghani

Rekomendasi tempat: glamping di Lembang dan Puncak di Jawa Barat

Glamour camping (glamping) adalah aktivitas pilihan yang memungkinkan kamu berinteraksi langsung dengan alam, tanpa herus repot membawa peralatan kemah. Pengelola biasanya menyediakan paket glamping, sehingga penyunjung cukup memilih seusai kebutuhannya masing-masing. Kamu bisa melihat view super indah sambil recharge energi selama self retreat.

3. Curug

Wisata Trekking Curug Leuwi HejoWisata Trekking Curug Leuwi Hejo Foto: Instagram @whatraveltrekkingclub

Rekomendasi tempat: Curug Leuwi Hejo, Leuwi Asih, Leuwi Lieuk, Bidadari

Air terjun tidak hanya indah dipandang, menyediakan hawa sejuk, dan adem cocok untuk duduk-duduk santai atau cuci mata. Kamu bisa trekking di jalur yang telah disediakan sambil lebih banyak melihat yang ijo-ijo. Hasilnya, kamu bisa self treatment sambil olahraga sebelum kembali ke rutinitas harian.

4. Pantai

Pulau PariPulau Pari Foto: shutterstock

Rekomendasi tempat: Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan di Kepulauan Seribu

Kamu bisa nyebrang sendiri atau ambil paket liburan di Kepulauan Seribu. Pantai dengan air biru-hijau, tenang, ombak kecil, dan angin sejuk memungkinkan kamu relaksasi sambil menjauhkan diri dari kesibukan harian. Pantai juga cocok bagi penyuka sport activity misal renang, snorkeling, yacht, dan kegiatan lainnya.

5. Staycation

Ilustrasi staycationIlustrasi staycation Foto: Shutterstock

Rekomendasi tempat: hotel, apartemen, atau flat di Jakarta misal W Home Plan dan Chic Quarter

Hotel ini cocok bagi yang pengan liburan satu hari dalam suasana tenang, meski tidak jauh dari Jakarta. Di sela staycation kamu bisa jalan-jalan ke taman, museum, pusat perbelanjaan, atau sekadar makan enak hingga tiba hari kembali pada rutinitas.

Dengan rekomendasi ini, kamu bisa self retreat meski tidak lama untuk liburan sebelum kembali beraktivitas.

(row/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Raja Ampat Terancam Rusak, Ini Alternatif Tempat Diving


Jakarta

Indonesia tak pernah kehabisan wisata alam yang memancing jiwa petualangan pengunjung. Termasuk bagi penyuka diving dan snokeling yang mendamba keindahan bawah laut Indonesia, yang kaya keanekaragaman hayati.

Alternatif 12 Tempat Diving

Sebagai alternatif spot diving selain Raja Ampat yang kini sedang dalam polemik, berikut pilihannya

1. Bali dan Lombok

Keindahan Bali tak hanya yang terlihat di permukaan, tapi juga di bawah laut dengan biodiversity hewan dan tumbuhan. Spot menyelam di Bali dan Lombok dikutip dari situs Seacrush terdiri dari:


Padangbai

Spot Padangbai dengan air jernih biru memungkinkan penyelam melihat keindahan Padangbai dengan sangat jelas. Di sini juga ada kebun terumbu kerang dengan view yang sangat indah dan peluang mengasah kemampuan fotografi.

USAT Liberty Wreck

Di wilayah Tulamben, Bali bagian utara ada bekas kapal argo USA Army yang ditembak Jepang tahun 1942. Dengan kedalaman 5-30 meter, spot menyelam ini cocok dinimati pagi dan malam hari serta cocok bagi snorkeler. Buat yang sekadar ingin berenang, tentunya bisa juga menikmati spot ini.

Amed Japanese Wreck

Kapal ini dulunya adalah bagian dari patroli Jepang yang tenggelam tahun 1942. Kedalamanya adalah 2-12 meter yang lebih dangkap dibandung USAT Liberty Wreck. Spot menyelam in cocok bagi diver level 1.

Pulau Menjangan

Pulau ini terletak di pusat wilayah yang dilindungi di Bali bagian barat laut. Menjangan dengan kedalaman 20-30 meter ini menawarkan kekayaan kehidupan makro dibanding spot diving lain. Pulau Menjangan lebih cocok bagi penyelam profesional, dengan jumlah kunjungan lebih sedikit.

Crystal Bay dan Manta Point di Nusa Penida

Di sini, pengunjung bisa melihat ikan mola-mola pada pertengahan Juni hingga Oktober, atau ikan pari mantai di Manta Point. Spot Manta Point cocok bagi snorkeler.

2. Taman Nasional Komodo

Kawasan yang berstatus warisan dunia dan kekayaan biosfere dari UNESCO ini menawarkan pemandangan serta keanekaragaman hayati. Taman Nasional Komodo ini berlokasi di Selat Lintah dengan gelombang kuat, yang membawa banyak kehidupan. Spot menyelan di Taman Nasional Komodo adalah:

Manta Alley

Spot yang menjadi tempat ikan pari membersihkan diri ini adalah spot ikonik di Taman Nasional Komodo. Dengan kedalaman 20 meter dan gelombang kuat, spot ini lebih cocok penyelam berpengalaman yang nyaman dengan ombak.

Castle Rock

Site dengan kedalaman beragam 4, 20, hingga 24 meter ini punya ombak kuat. Namun site ini juga punya banyak keanekaragaman hayati yang sulit dilewatkan.

Cystal rock

Kawasan dengan ombak kuat ini sangat menarik bagi para raksasa penghuni laut. Hiu abu-abu, hiu sirip putih, dan giant trevally adalah beberapa contoh bagian dari ekosistem ini yang juga berkaitan dengan Castle Rock dan Gili Lawa Laut.

Batu Bolong

Dilihat dari atas, kawasan ini memang terlihat bolong tanpa ada yang istimewa. Namun di kedalaman 70 meter ada berbagai jenis ikan misal napoleon wrasse, giant trevallies, tuna, dan hiu sirip putih. Kawasan ini juga punya gelombang yang sangat kuat.

Cauldron aka Shotgun

Kawasan ini hanya untuk penyelam berpengalaman yang biasa dengan gelombang kuat. Penyelam bergerak sepanjang struktur seperti dinding laut yang kaya ikan dan terumbu karang. Selanjutnya, penyelam seperti tertembak air laut ke dalam mangkuk raksasa. Mangkuk dengan dasar pasir laut ini membuat penyelam seperti sedang naik rollercoaster.

3. Taman Nasional Komodo dan Lembeh di Sulawei

Wilayah yang berlokasi di Manado bagian utara Sulawesi ini menawarkan pengalaman wall dives dan peluang mengambil foto bawah laut yang lias biasa cantik. Taman laut ini terdiri atas Pulau Bunaken, Siladen, Mantehage, Nain, dan Manado Tua dengan kedalaman mencapai 600 meter.

Lekuan 2

Site di luar Bunaken ini punya dinding vertikal dengan banyak terumbu karang lembut dan keras, serta visibilitas luar biasa baik. Site ini juga terkenal dengan fotografi wide angle.

Ron’s Point

Berlokasi di ujung selatan Pulau Bunaken, site ini punya lembah dengan plateau besar dan kedalaman 35 meter. Di sini ada penghuni laut besar misal hiu, tuna besar, dan pari raksasa.

Alternatif spot menyelam ini bisa jadi opsi dive dan snorkeling selain Raja Ampat.

(row/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Pantai Tersembunyi di Jawa Barat yang Bisa Disambangi Seharian


Jakarta

Jawa Barat mempunyai banyak pantai yang bisa menjadi pilihan untuk liburan. Beragam aktivitas yang bisa dilakukan, mulai berenang hingga naik ragam wahana seru. Yuk jelajahi.

Jawa Barat tidak hanya dikenal dengan keindahan pegunungan, tetapi juga menyimpan deretan pantai menawan yang tersebar dari pesisir utara hingga selatan.

Setiap pantai menawarkan daya tarik tersendiri, mulai dari ombak besar yang cocok untuk berselancar hingga pantai berpasir putih yang tenang dan nyaman untuk bersantai. Tak hanya pemandangan, beragam aktivitas seru bisa dilakukan, seperti berenang, bermain pasir, naik banana boat, hingga menikmati kuliner laut segar yang menggoda selera.


Pantai-pantai seperti Pangandaran, Santolo, dan Ujung Genteng sudah lama menjadi favorit wisatawan, tetapi masih banyak surga tersembunyi seperti Pantai Karang Tawulan di Tasikmalaya atau Pantai Rancabuaya di Garut yang belum banyak dijelajahi.

Dengan akses yang kini semakin mudah dan fasilitas wisata yang terus berkembang, pantai-pantai di Jawa Barat menjadi pilihan ideal untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam tropis tanpa harus jauh-jauh keluar pulau. Yuk, rencanakan liburanmu dan jelajahi pesona pantai Jawa Barat yang memikat!

5 pantai di Jawa Barat pas buat liburan

1. Pantai Pangandaran

Walaupun menuju Pangandaran membutuhkan waktu yang cukup panjang, namun bagi traveler yang pecinta pantai pasti akan senang saat sampai di sana.

Pantai Pangandaran terletak di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Lokasinya sekitar 92 km dari Kota Ciamis ke arah selatan. Rute menuju Pantai Pangandaran juga terbilang cukup mudah karena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Untuk tiket masuk, terdapat beberapa kriteria di Pantai Pangandaran, mulai dari pengunjung pejalan kaki, hingga mobil berpenumpang. Bagi yang berjalan kaki Rp 6.000, sepeda motor Rp 15.000, kendaraan model sedan atau jeep Rp 35.000, kendaraan model carry Rp 65.000 dan mobil berpenumpang besar Rp 93.000.

Beragam kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sana, diantaranya menikmati pemandangan, mencoba ragam wahana bermain seperti ATV hingga surfing, belanja oleh-oleh hingga mencicipi racikan kuliner laut,

2. Pantai Batu Karas

Lokasi pantai ini tidak jauh dari Pangandaran dan menawarkan suasana yang lebih tenang dan cocok untuk berselancar, terutama bagi pemula. Tentu saja traveler bisa belajar selancar di sini.

Pantai Batukaras berada di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Lokasinya bisa ditempuh sekitar 1 jam 14 menit menggunakan kendaraan dari Bunderan Marlin Pangandaran.

Harga tiket masuk Pantai Batukaras tergolong ramah di kantong. Berikut ini daftar harga tiketnya:

1. Orang Rp10.000
2. Sepeda Motor Rp20.000
3. Jeep/Sedan dan sejenisnya Rp60.000
4. Minibus kecil dan sejenisnya Rp95.000
5. Minibus Besar dan sejenisnya Rp135.000
6. Bus Kecil dan sejenisnya Rp205.000
7. Bus sedang dan sejenisnya Rp295.000
8. Bus besar dan sejenisnya Rp 515.000

3. Pantai Sawarna

Pantai ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan formasi batuan karangnya yang eksotis, seperti Goa Langir dan Tanjung Layar. Para pecinta fotografi harus banget sih ke sini.

Pantai Sawarna berada di Desa Wisata Sawarna yang memiliki berbagai objek wisata. Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai dengan panorama yang berbeda satu sama lain. Mulai dari Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Tiket masuk Pantai Sawarna adalah Rp 5.000 untuk weekdays dan Rp 15.000 untuk weekend.

4. Pantai Santolo

Pantai Santolo terletak di sebelah selatan pusat kota Garut. Berjarak sekitar 88 km dan dapat ditempuh dalam waktu 3,5 jam.

Pantai ini dikenal dengan garis pantai yang panjang, memiliki pasir putih yang halus dan bersih. Serta pantai juga dikelilingi perbukitan hijau serta pemandangan tumpukan batu karang.

Air di kawasan bibir pantai Santolo termasuk dangkal dan tenang jadi cukup aman untuk kamu yang ingin berenang. Meskipun dangkal, pantai selatan ini tetap berarus dan kamu harus hati-hati.

Adapun kegiatan yang bisa kamu lakukan di Pantai Santolo diantaranya, berenang dan bermain air di pantai, kuliner, elajahi Pulau Santolo, menaiki banana boat, menikmati sunset dan sunrise, camping di pinggir pantai dan enikmati fenomena Cilauteureun.

5. Pantai Rancabuaya

Pantai Rancabuaya terletak di Kabupaten Garut. Pantai ini merupakan salah satu pantai paling dekat dari Kota Bandung, dengan durasi perjalanan kurang lebih 3 jam 50 menit via Jalur Ciwidey-Cidaun atau 4 jam via Jalur Pangalengan.

Pantai Rancabuaya memiliki ciri khas batuan karang yang unik dan ombak yang besar. Cocok untuk menikmati deburan ombak, berfoto, atau sekadar bersantai menikmati suasana pantai.

6. Pantai Ujung Genteng

Terletak di ujung selatan Kabupaten Sukabumi, Pantai Ujung Genteng menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.

Pantai ini memiliki pembeda dengan garis pantainya yang panjang, air laut jernih, serta kombinasi pasir putih dan batu karang yang menawan. Meski akses ke lokasi memerlukan perjalanan cukup jauh dari pusat kota, rasa lelah akan terbayar tuntas saat mata disuguhi panorama laut lepas yang memukau.

Pantai Ujung Genteng cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian dan menikmati suasana tenang. Ombaknya relatif tenang di beberapa titik, membuatnya aman untuk bermain air atau berenang.

Di sisi lain, ada juga bagian pantai yang berbatu dan cocok untuk menikmati matahari terbenam dari balik karang. Salah satu daya tarik utama di kawasan ini adalah penangkaran penyu, tempat wisatawan bisa melihat proses pelepasan tukik ke laut-pengalaman unik yang jarang ditemukan di pantai lain di Jawa Barat.

Selain itu, kawasan sekitar Ujung Genteng juga menyimpan pesona lain seperti Air Terjun Cikaso, Pantai Pangumbahan, dan spot-spot snorkeling yang belum banyak tersentuh wisata massal. Fasilitas penginapan dan warung makan tersedia dengan harga terjangkau, cocok untuk backpacker maupun wisatawan keluarga.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Ini Lokasi Tambang, Sekarang Jadi Surga Wisata



Jakarta

Pertambangan di Raja Ampat telah membuat masyarakat khawatir. Tak banyak yang tahu, ada tempat yang dulunya galian tambang menjadi surga wisata.

Bangka Belitung (Babel) merupakan provinsi penghasil timah terbesar dunia. Di Pulau Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, terdapat bekas galian tambang yang kini jadi obyek wisata, namanya Danau Kaolin.

Terletak di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Danau Kaolin merupakan satu dari beberapa objek wisata bekas tambang timah yang ada di wilayah Babel. Namanya mencuat setelah viral di media sosial.


Keindahan alamnya pun tak perlu diragukan lagi, danau ini pernah masuk dalam nominasi Destinasi Unik Terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia tahun 2019.

Danau Kaolin sering disebut dengan istilah Camoi Aik Biru (kolam biru) oleh masyarakat setempat. Lokasi ini merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin yang telah ditinggalkan sejak 1971.

Foto udara memperlihatkan wisatawan menikmati keindahan alam Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Minggu (9/7/2023). Danau Kaolin atau Camoi Aik Biru (kolam biru) itu merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin, saat ini dijadikan destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nibung Jaya Abadi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Foto udara memperlihatkan wisatawan menikmati keindahan alam Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Minggu (9/7/2023). Danau Kaolin atau Camoi Aik Biru (kolam biru) itu merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin, saat ini dijadikan destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nibung Jaya Abadi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt. Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA

Galian tambang yang berbentuk cekungan lambat laun terisi air hingga terbentuklah danau seperti saat ini. Ya, butuh waktu puluhan tahun agar alam mampu memperbaiki diri.

Danau kaolin ini punya keindahan yang khas yaitu air danau yang berwarna biru toska. Warna biru berasa dari sisa mineral pertambangan timah dan kaolin.

Wisatawan boleh mengeksplorasi keindahan danau yang berwarna biru toska ini. Meskipun bekas tambang namun kawasan ini memiliki udara yang sejuk dan segar. Tapi ingat, dilarang berenang di danau ini, karena ada efek radiasi logam radioaktif bekas penambangan biji timah dan kaolin.

Jadi, aktivitas yang diperbolehkan hanya foto-foto. Biasanya, spot terbaik untuk mengambil foto adalah berada di titik tertinggi dengan background danau yang indah.

Untuk menuju lokasi ini, wisatawan perlu menempuh perjalanan dari pusat kota Pangkalpinang sejauh 68,6 kilometer atau sekitar 1,2 jam. Tiketnya pun murah meriah mulai dari Rp 5-10 ribu.

Tebing Breksi

Tebing BreksiTebing Breksi Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom

Contoh lain area tambang yang berubah menjadi tempat wisata yang mendatangkan cuan bagi warga sekitar adalah Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Sleman, DI Yogyakarta. Dari catatan detikcom, bekas tambang yang satu ini begitu cantik dengan sentuhan seni.

Tebing Breksi dulunya adalah tempat penambangan batu alam untuk material bangunan. Pada 2014, Pemerintah Kabupaten Sleman berinisiatif untuk menutupnya demi kelestarian lingkungan. Barulah setelah itu, tepatnya pada 2015, Tebing Breksi dikembangkan menjadi objek wisata.

Ini untuk membantu perekonomian masyarakat yang dulunya bergantung pada tambang. Tahun 2021 lalu, yang awalnya jadi salah satu desa termiskin di Sleman ini bertransformasi menuju desa wisata berpenghasilan Rp 1 miliar.

Sandiaga awalnya meninjau lokasi di Tebing Breksi yang memajang beberapa produk UMKM dari BUMDes Sambi Mulyo.Tebing Breksi. Foto: Kemenparekraf

Saat ini, Tebing Breksi menjadi salah satu dari 5 tempat favorit yang dikunjungi wisatawan di Kabupaten Sleman selain Candi Prambanan, Jip Wisata Merapi, Kaliurang dan Kaliadem.

Hal menarik dari Tebing Breksi adalah ukiran pada dindingnya. Terdapat berbagai jenis ukiran, mulai dari wayang hingga naga. Inilah yang kemudian menjadi magnet bagi wisatawan Yogyakarta dan luar daerah untuk datang ke sana.

Selain melihat ukiran pada tebing, kegiatan favorit wisatawan di Tebing Breksi adalah melihat matahari terbenam alias sunset. Sunset dari Tebing Breksi ini sering disebut sebagai sunset terbaik di Yogyakarta. Kamu dapat menikmati pemandangan Kota Yogyakarta secara leluasa dari atas sana.

Belitung dan Tebing Breksi adalah bukti nyata bahwa sebuah daerah bisa bangkit dan berbenah. Dari tanah yang dulu dikuras untuk hasil bumi, kini daerah bekas tambang ini menyambut dunia dengan pesona alam dan keramahan budaya. Sebuah metamorfosis luar biasa-dari pulau tambang menjadi surga wisata yang membanggakan Indonesia.

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com

5 Spot Sunrise Terindah Dekat Jakarta untuk Weekend Adventure



Jakarta

Tren berburu sunrise menjadi aktivitas menarik di tempat wisata. Traveler yang mau mencari sunrise sambil jalan-jalan, bisa baca artikel ini.

Apakah ada tempat berburu sunrise untuk area Jabodetabek? Mungkin pertanyaan ini pernah terlintas di pikiran traveler. Jawabannya, ada. Spot berburu sunrise terbaik ada di gunung dan pantai.

Merangkum dari berbagai sumber, detikTravel memilih 5 tempat wisata berburu sunrise yang bisa dilakukan saat akhir pekan. Tak perlu ke luar kota, tempat wisata ini berada di sekitar Jakarta.


1. Pantai Mekar

Kawasan hutan mangrove Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi objek wisata warga. Warga berwisata dan bersantai di kawasan yang sejuk ini.Kawasan hutan mangrove Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi objek wisata warga. Warga berwisata dan bersantai di kawasan yang sejuk ini. Foto: Agung Pambudhy

Tak banyak yang tahu bahwa Bekasi punya pantai. Inilah Pantai Mekar yang terletak di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Pada tahun 2022, pemerintah provinsi Jawa Barat melakukan penataan kawasan wisata guna mempercantik area tersebut.

Punya wisata mangrove, wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise di sepanjang pantai ini. Anti-mainstream dan masih underrated, Pantai Mekar Bekasi bisa jadi salah satu tempat wisata adventure di akhir pekan.

2. Pantai Tanjung Pasir

Sunrise di Pantai Tanjung PasirSunrise di Pantai Tanjung Pasir Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’treaveler)

Pantai Tanjung Pasir termasuk kawasan pantai yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan. Pantainya yang luas memiliki pasir berwarna kecokelatan yang halus. Dari bibir pantai, pemandangan barisan pulau kecil di Kepulauan Seribu pun bisa terlihat.

Di Pantai Tanjung Pasir, pengunjung bisa berenang atau sekadar bermain air di tepian pantai. Meski ombaknya cukup tenang, sebaiknya tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut untuk tetap memperhatikan keselamatan.

Pantai ini identik dengan sunrise yang indah. Jika mengunjungi pantai ini, kamu tidak boleh melewatkan sunrise yang dramatis.

3. Gunung Pancar

Kawasan yang terkenal dengan hutan pinusnya ini terletak di Desa Karang Tengah, Bogor. Kawasan ini bersebelahan dengan sentul city.Gunung Pancar Foto: Al Fanny Panestika

Selain pemandangan gunung, wisatawan akan disuguhkan dengan keindahan hutan pinus. Tempat wisata ini berlokasi di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan jam operasional dari Senin-Minggu. Jam bukanya full 24 jam sehingga cocok untuk dijadikan tempat berkemah.

4. Bukit Alesano

bukit alesanoBukit Alesano Foto: Bacalagers Media/d’travelers

Masih di area Bogor, Bukit Alesano bisa menjadi tempat berburu sunrise bagi kamu yang suka kemping. Berlokasi di Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, tiket masuk ke tempat wisata ini Rp 10.000 per orangnya. Jika ingin kemping, kamu akan dikenakan biaya tambahan Rp 15.000 per orang.

Buka 24 jam mulai dari Senin-Minggu, wisatawan bisa datang ke sini untuk melihat sunrise maupun sunset.

5. Tebing Koja

Tebing Koja saat sunriseTebing Koja saat sunrise Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’traveler)

Tebing Koja atau Kandang Godzilla berlokasi Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten. Sekitar lima kilometer dari Stasiun Commuterline Cikoya melalui area perumahan warga, persawahan, dan jalan di perkampungan.

Sekali masuk, wisatawan dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Sudah viral di media sosial bahwa tempat ini adalah spot foto sunrise terindah Tangerang. Bagaimana tidak, area bekas pertambangan ini memiliki area yang dikelilingi oleh tebing, perbukitan dan danau. Sangat cocok untuk pesepeda atau wisatawan yang ingin treking.

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com

7 Spot Tercantik di Raja Ampat yang Wajib Kamu Lihat Sebelum Terlambat


Jakarta

Raja Ampat belakangan ramai diperbincangkan karena menjadi lokasi tambang nikel. Eksploitasi ini berdampak buruk pada kebersihan lingkungan, keanekaragaman hayati, keberlangsungan pulau, dan kehidupan masyarakat Raja Ampat.

Bahkan, bukan tidak mungkin pulau-pulau di Raja Ampat menghilang akibat abrasi karena penggalian nikel terus menerus. Nah, sebelum kondisi Raja Ampat berubah karena penggalian tambang ada baiknya detikers segera menikmati pesona kepulauan ini.

7 Spot Tercantik di Raja Ampat

Dikutip dari arsip detiktravel, berikut destinasi wisata yang bisa dikunjungi secepatnya sebelum keindahan Raja Ampat berubah


1. Pulau Wayag

Gugusan pulau karst di Raja AmpatGugusan pulau karst di Raja Ampat Foto: (Anton Chandra/d’Traveler)

Di antara banyak pulau di Raja Ampat, Pulau Wayag bisa dikatakan menjadi yang paling ikonik. Pulau Wayag terkenal dengan puncak karang lancip di tengah laut biru hijau yang mempesona. Pemandangan indah Pulau Wayag makin sempurna jika disaksikan dari atas bukit.

2. Pulau Piaynemo

bukit karst piaynemoBukit karst Piaynemo Foto: Kata Waktu

Nama Pulau Piaynemo makin dikenal setelah kerap disebut nama kasus tambang nikel Raja Ampat. Piaynemo mirip Wayag sehingga kerap disebut Wayag Mini karena memang berukuran lebih kecil. Bukit karang dan laut hijau-biru bikin turis berdecak kagum serta tidak bosan.

3. Pulau Misool

MisoolPulau Misool (Ryan Febrian/d’Traveler)

Misool adalah bagian dari kawasan Segitiga Terumbu Dunia (Coral Triangle) dengan biodiversity flora dan fauna. Tak heran jika Misool menjadi destinasi wisata paling populer untuk diving dan snorkeling. Menyelam di laut Pulau Misool akan jadi pengalaman tak terlupakan seumur hidup.

4. Telaga Bintang

Piaynemo dan Telaga Bintang Raja AmpatTelaga Bintang (star lagoon) Raja Ampat Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom

Lanskap alam ini adalah danau air laut yang tidak terlalu besar (lagoon) berbentuk bintang. Danau dikelilingi karang dengan air laut sangat jernih. Spot ini cocok untuk wisatawan yang ingin merasakan sejuknya air laut dengan berenang, atau menikmati kekayaan hewan dan tumbuhan bawah laut.

5. Batu Pensil

Batu Pensil di Teluk Kabui Raja AmpatBatu Pensil di Teluk Kabui Raja Ampat (Wahyu Setyo Widodo)

Seperti namanya, karang ini menjulang tinggi dengan ujung agak lancip mirip ujung pensil. Dengan bentuk yang khas ini, Batu Pensil menjadi ikon Raja Ampat dan sangat populer sebagai spot foto. Spot Batu Pensil ini makin menonjol karena dikelilingi laut biru jernih.

6. Pasir Timbul

Pasir timbul Raja AmpatPasir Timbul Raja Ampat (Gema Bayu Samudra/d’Traveler)

Di Raja Ampat, pasir pantai bisa ditemukan muncul di tengah lautan. Pasir Timbul ini bisa terlihat saat air laut surut menjadi daratan sendiri, seperti fenomena Tanah Lot di Bali. Seperti Batu Pensil, Pasir Timbul menjadi spot ikonik Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat Daya.

7. Desa Wisata Arborek

Desa Wisata ArborekDesa Wisata Arborek (Kampung Wisata Arborek/Instagram)

Kawasan ini menyimpan informasi budaya asli masyrakat Raja Ampat. Wisatawan bisa nginep di homestay yang dikelola warga setempat, sambil melihat dari dekat aktivitas mereka sehari-hari. Tentunya Dewa Wisata Arborek dikelilingi pantai indah dengan laut jernih dan pasir putih.

Pemerintah belakangan telah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan di Raja Ampat. Namun IUP satu perusahaan belum dicabut, meski pemerintah mengatakan akan mengawasi ketat. Dengan kondisi ini, tak ada salahnya kamu menempatkan Raja Ampat dalam wish list liburan kamu.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Destinasi yang Lebih Seru dari Bali tapi Belum Diketahui


Jakarta

Bali adalah destinasi wisata yang sudah terkenal dengan keindahan alam, budaya, dan perilaku baik para penduduknya. Kualitas akomodasi dan hospitality di Bali tak perlu diragukan lagi dengan kisaran harga beragam sesuai keinginan turis.

Namun, pesona Indonesia sebetulnya bukan sekadar Bali. Masih banyak spot wisata lain yang tidak kalah seru dan menyimpan pesona alam, budaya, serta keanekaragaman hayati. Travelers tentunya bisa memasukkan spot ini ke dalam wish list kamu selanjutnya.

5 Destinasi yang Bisa Jadi Lebih Seru dari Bali

Tujuan wisata ini bukannya tidak diketahui sama sekali para penyuka traveling dan penikmat keindahan alam. Namun mungkin belum banyak masuk dalam daftar spot liburan selanjutnya, meski sebetulnya sangat indah dan layak dikunjungi


1. Danau Labuan Cermin

Danau di BerauDanau di Berau (Mahyudin Alkadri/dTraveler)

Jam buka

Tiket masuk

Alamat

  • Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

Rute

  • Pengunjung dari Bandara Sepinggan melanjutkan perjalanan dengan pesawat lagi menuju Bandara Tanjung Redeb, Berau
  • Kemudian, pengunjung bisa menempuh perjalanan
    darat menuju Desa Biduk-Biduk dengan mobil sewaan seharga Rp 500 ribu dan waktu tempuh 6 jam
  • Setelah sampai di Desa Biduk-Bidu, pengunjung harus trakking selama 30-45 menit menuju Desa Labuan Kelambu.

Spot wisata yang juga dikenal sebagai Danau Dua Rasa ini punya keindahan yang tidak perlu diragukan. Air pada lapisan bawah punya rasa asin, sedangkan di lapisan tidka ada rasanya

“Salah satu destinasi wisata terbaik di Berau, Kalimantan Timur. Mudah diakses dan biaya transportasi cukup murah, apalagi jika datang beramai-ramai. Harap berhati-hati dengan barang bawaan, karena banyak monyet di sekitar lokasi,” tulis akun google Siti Komariah.

2. Kepulauan Kei

Pulau Kei. Kepulauan Kei terletak di Laut Banda, tepatnya di Maluku Tenggara, Indonesia. Kepulauan Kei adalah bagian dari Wallacea, gugusan pulau-pulau di Indonesia yang dipisahkan oleh perairan dalam dari landas kontinen Asia dan Australia.Pulau Kei di Kepulauan Kei (Getty Images/iStockphoto/fbxx)

Jam buka

Tiket masuk

Alamat

  • Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku

Rute

  • Naik pesawat menuju Bandara Internasional Pattimura, lalu menunggu pesawat menuju Bandara Karel Satsuitubun di Langgur, Pulau Kei Kecil, Kepulauan Kei.
  • Setelah mendarat, bisa sewa mobil menuju penginapan atau pelabuhan jika ingin menyebrang ke destinasi wisata pilihan.

Buat detikers yang ingin berwisata ke Kepulauan Kei, pastikan telah menyusun akomodasi dan ittinerary lain dengan baik. Karena, transportasi umum di wilayah ini terbatas dan mengandalkan sewa mobil atau kapal. Jika tak ada persiapan yang baik, rencana liburan dikhawatirkan tidak berjalan dengan baik.

Soal keindahan dan kesempatan healing di Kepulauan Kei tak perlu diragukan lagi. Wilayah dengan 119 pulau dan 6 diantaranya terbesar punya pasir putih terhalus di dunia. Air pantai dengan degradasi hijau ke biru plus biodiversity alamnya, bikin liburan kamu tidak bakal bisa dilupakan.

3. Wisata Bukit Pelalangan

Bukit Arosbaya, spot foto unik di MaduraBukit Arosbaya atau Bukit Pelalangan di Madura (Basri Bachtiar/d’Traveler)

Jam buka

Tiket masuk

  • Rp 5 ribu per orang belum termasuk parkir

Alamat

  • Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur

Rute

  • Pengunjung bisa ke Kota Surabaya lebih dulu dengan pesawat atau kereta, lalu menuju Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya-Madura
  • Transportasi pilihan menuju Suramadu sebaiknya sewa mobil untuk mempermudah mobilisasi selama liburan
  • Setelah menyebrang Suramadu, mobil bisa diarahkan menuju Bangkalan lalu ikuti arah menuju Bukit Pelalangan.

Rencana liburan di Bukit Pelalangan harus disusun dengan baik, agar wisatawan bisa menikmati pesona bentang alam berwarna coklat ini. Di sini juga ada gua batu kapur yang sangat cantik dan bikin penasaran pengunjung.

Bukit Pelalangan menyediakan pemadangan sunset dan sunrise yang tentunya mempesona. Pengunjung tentu bisa mengabadikan momen ini dalam kameranya. Buat yang pengen healing, bukit dengan suasana tenang dan akses mudah ini adalah pilihan yang sangat cocok.

4. Danau Kaolin

Menengok keindahan danau Kaolin di Bangka TengahDanau Kaolin di Bangka Tengah (Deny Wahyono)

Jam buka

Tiket masuk

Alamat

  • Jl. Raya Toboali, Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung

Rute

  • Transportasi tercepat buat bagi yang ingin berkunjung ke Danau Kaolin adalah naik pesawat dan turun di Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang
  • Setelah landing, perjalanan dilanjutkan dengan sewa mobil menuju Danau Kaolin.

Bentang alam ini terbentuk sebagai bekas galian tambang kaolin di masa lalu. Tanahnya menjadi putih dan tak bisa ditanami, sedangkan lubang galian berisi air yang bisa berubah warna bergantung kondisi cuaca.

Danau Kaolin bisa dikatakan sebagai spot wisata ikonik Bangka, yang naik daun setelah beredarnya film dan novel Laskar Pelangi. Selain sebagai spot wisata, Danau Kaolin bisa jadi lokasi pemotretan agenda lain.

5. Kawasan Argapura

Wisata Terasering Panyaweuyan, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.Wisata Terasering Panyaweuyan, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Dadan Kuswaraharja)

Jam buka

Tiket masuk

Alamat

  • Kabupaten Majalengka, Jawa Barat

Buat warga Jabodetabek dan sekitarnya yang tidak bisa pergi terlalu jauh saat liburan, Argapura bisa jadi pilihan healing dan relaksasi. Salah satu pesona di sini adalah Terasering Panyaweuyan yang dibangun untuk memudahkan usaha pertanian warga.

Daerah di sini juga dikenal sebagai salah satu yang paling sejuk, apalagi saat datang musim hujan. Berkunjung ke Argapura, detikers akan disuguhi pemandangan indah Gunung Ciremai plus spot sunset dan sunrise yang memanjakan mata.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Museum Tionghoa Sukabumi, Jejak Budaya China di Tanah Sunda



Sukabumi

Sebuah museum khusus yang menyimpan berbagai peninggalan bersejarah masyarakat Tionghoa berdiri di tengah hiruk-pikuk kawasan niaga dan kuliner kota Sukabumi.

Museum Tionghoa Soekaboemi menjadi ikon baru di kota berjuluk ‘Nizza Van Java’ atau kota yang memesona di Pulau Jawa itu.

“Museum Tionghoa Soekaboemi didirikan pada 2021 oleh lima tokoh pencinta sejarah yang peduli akan pentingnya melestarikan peninggalan sejarah dan budaya Tionghoa di Kota Sukabumi,” demikian disampaikan Yapsa Dinanthy, sukarelawan yang menjadi pemandu di museum tersebut.


Yapsa, yang juga kerap disapa Ambu, menuturkan bahwa museum ini menyimpan berbagai koleksi yang memiliki nilai sejarah penting.

Koleksi-koleksi tersebut berasal dari benda titipan maupun sumbangan warga Sukabumi, kolektor benda kuno, serta pemerhati budaya Tionghoa peranakan di Indonesia.

Museum yang memiliki empat lantai ini menyimpan koleksi yang beragam. Di lantai satu, kita akan disambut dengan berbagai benda, mulai dari kursi dan meja khas yang umumnya ada di rumah-rumah warga Tionghoa pada masa lampau, lukisan besar yang menggambarkan kedatangan Laksamana Cheng Ho di tanah Jawa serta gambaran kehidupan masyarakat Tionghoa di masa lalu, hingga benda-benda rumah tangga yang dahulu digunakan oleh masyarakat Tionghoa.

Sementara itu, di lantai dua kita dapat menjumpai koleksi mata uang kertas maupun koin-koin kuno yang berhasil dikumpulkan, mulai dari alat tukar pada masa Kerajaan Mataram Jawa hingga uang keluaran terbaru.

Altar tempat masyarakat Tionghoa mengenang leluhur mereka juga dapat ditemukan di lantai ini, lengkap dengan peralatan untuk upacara sembahyang dan pemakaman.

Yapsa kemudian mengajak untuk melihat bagian rooftop museum yang biasa digunakan untuk menggelar acara-acara komunitas sejarah dan melihat lebih jelas bagaimana Kota Sukabumi yang sejuk menyimpan banyak sejarah dan memori, khususnya bagi warga Tionghoa.

Dia menunjukkan bahwa dari bagian atas museum ini, kita juga dapat menyaksikan harmoni antara warga Tionghoa maupun pribumi yang telah terjalin lama. Ini terlihat dari sebuah kelenteng yang dibangun berdekatan dengan masjid dan gereja.

“Dahulu, masyarakat Tionghoa dimakamkan dengan membawa serta benda-benda berharga milik mereka, seperti uang, emas, dan lain-lain,” kata Yapsa.

“Namun, hal itu justru menarik perhatian para pencuri makam, sehingga uang dan emas asli kemudian digantikan dengan uang palsu atau mainan,” tambahnya.

Museum Tionghoa Sukabumi.Museum Tionghoa Sukabumi. Foto: Siti Fatimah/detikJabar

Di lantai lainnya, kita juga dapat menjumpai koleksi dokumen-dokumen tua dari warga Tionghoa, serta berbagai tengkorak dan spesimen hewan buruan dari era kolonial Belanda.

Museum Tionghoa Soekaboemi menjadi tempat bagi masyarakat, khususnya di daerah Sukabumi maupun Jawa Barat, untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Tionghoa di masa lampau dan bagaimana kontribusi mereka dalam membangun daerah tersebut.

Yapsa berharap bahwa dengan banyaknya pelajar maupun pencinta sejarah yang berkunjung ke museum itu akan menghasilkan pengenalan yang lebih mendalam tentang nilai-nilai sejarah Kota Sukabumi, khususnya yang berkaitan dengan komunitas Tionghoa.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com