Tag Archives: rumah

Bikin Cepat Rusak, Hindari Meletakkan 7 Benda Ini di Atas Kulkas


Jakarta

Bagian atas kulkas memiliki permukaan yang rata dan terbuat dari bahan yang kokoh sehingga kamu tergiur untuk meletakkan banyak barang di sana.
Ternyata meletakkan barang di atas kulkas itu tidak dianjurkan. Hal ini dikarenakan meletakkan barang di atas kulkas hanya akan menghalangi jalur ventilasi atau sirkulasi udaranya.

Memang di bagian atas tidak terlihat lubang apa pun yang menandakan ventilasi pada kulkas tersebut. Tetapi pasti kamu pernah merasakan kulkas bagian luar bisa terasa panas padahal di dalamnya menghasilkan dingin, hal itu adalah salah satu cara alat agar kulkas dapat bekerja dengan normal.

Meletakkan berbagai benda di atasnya, akan membuat kulkas bekerja dua kali lebih keras untuk menghasilkan dingin di dalamnya. Seiring waktu kondisi sistem pendingin di dalam kulkas akan terganggu dan performa mesinnya akan menurun.


Melansir The Croma pada Kamis (8/2/2024) ada beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas sebagai berikut.

  1. Barang Dekorasi Rumah

    Melihat area kosong di atas kulkas kamu jadi ingin menambahkan beberapa barang dekorasi agar tampilannya tidak sepi. Misalnya menambahkan tanaman, bingkai foto, atau mainan miniatur. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.

  2. Barang Pecah Belah

    Meletakkan barang pecah belah seperti gelas dan piring di atas kulkas adalah lokasi yang salah. Kulkas beberapa kali dapat bergetar saat tegangan listrik tidak stabil atau terdapat kerusakan di dalamnya.

    Selain itu saat membuka pintu kulkas juga akan menambah getaran pada kulkas yang bisa menyebabkan barang di atasnya bergeser dan berpotensi terjatuh.

  3. Stoples Plastik

    Sudah menjadi budaya orang Indonesia, makanan ringan yang dihidangkan untuk tamu diletakkan di dalam stoples. Agar mudah diambil biasanya stoples plastik tersebut diletakkan di atas kulkas.

    Padahal plastik sangat rentan terkena panas. Sementara permukaan kulkas kerap menghasilkan panas. Hal ini bisa merusak permukaan stoples dengan munculnya noda hitam di bawah stoples yang bersinggungan langsung dengan panas.

  4. Peralatan Rumah Tangga

    Meski sama-sama di dapur, bagian atas kulkas kerap dimanfaatkan untuk meletakkan banyak barang layaknya meja. Seperti rak pisau, oven, hingga blender. Hal ini dikarenakan lokasinya yang mudah diakses sehingga saat dibutuhkan mudah untuk diambil.

    Perlu diingat alat-alat tersebut terutama alat elektronik memiliki beban dan saat digunakan di atas kulkas dapat menghasilkan panas pula.

  5. Obat-obatan

    Biasanya obat-obatan ini dikumpulkan di suatu wadah yang sama dan nantinya diletakkan di atas kulkas untuk mempermudah pengambilannya. Padahal panas yang dihasilkan pada permukaan kulkas dapat membuat obat bereaksi. Sebagai gantinya, letakkan obat-obatan di tempat yang bersuhu sejuk dan tidak lembap.

  6. Barang Pembersih

    Selain menghindari dari benda yang tidak tahan dengan panas, barang-barang yang mengandung bahan kimia juga perlu dihindarkan dari bagian atas kulkas. Salah satunya adalah barang pembersih seperti pembersih kaca, sabun cair pencuci piring, hingga pengharum ruangan.

  7. Makanan

    Selain stoples plastik, makanan ringan yang dibungkus dengan plastik juga sebaiknya tidak diletakkan terlalu lama di atas kulkas. Begitu pula dengan sayuran. Untuk menjaga kesegarannya seharusnya sayuran diletakkan di dalam kulkas.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Manfaat Cangkang Telur untuk Rumah yang Jarang Orang Tahu


Jakarta

Telur adalah sumber protein yang baik untuk tubuh. Telur bisa dikatakan adalah makanan yang cocok di segala situasi karena cara pengolahannya mudah dan bisa dicampurkan pada resep apa pun. Tidak heran setiap rumah pasti menyimpan beberapa butir telur di kulkasnya.

Ternyata selain isinya yang bermanfaat, cangkang telur juga mempunyai manfaat yang sama pentingnya lho.

Cangkang telur yang telah dipecahkan masih bisa digunakan untuk keperluan rumah. Sehancur apa pun bentuknya cangkang telur masih bisa diolah kembali sehingga tidak menambah limbah rumah tangga.


Sebelum digunakan kembali pastikan cangkang telur telah dibersihkan dari sisa cairan telur agar bau amis tidak menguar. Setelah itu jemur cangkang telur hingga kering dan haluskan. Caranya bisa secara manual dengan dipukul atau dengan blender agar halusnya merata. Besar potongan bisa disesuaikan dengan keperluannya. Berikut beberapa manfaat cangkang telur untuk keperluan rumah.

  1. Mengusir Kucing

    Tidak semua orang berani ketika di dekati oleh kucing liar. Ada juga yang risih saat kucing terus masuk ke rumah untuk meminta makanan. Salah satu cara untuk mencegah kucing kembali datang adalah menebar pecahan cangkang telur di jalan yang biasa kucing lalui di rumah kamu.

    Melansir dari House Digest pada Jumat (9/2/2024), kucing tidak menyukai permukaan yang tajam, lengket, dan kasar. Dengan menebar pecahan cangkang yang memiliki tekstur, membuat kucing enggan untuk mendekat.

    Banyaknya cangkang telur yang harus disebar tergantung dengan luas area yang kerap didatangi kucing. Jika memungkinkan, sebar cangkang telur agak lebar karena kucing bisa melompat.

  2. Menangkal Tikus Masuk ke Rumah

    Tikus kerap menjadi permasalahan serius di rumah. Selain karena menimbulkan suara berisik dan bisa merusak barang di rumah, tikus juga sulit ditangkap apabila tidak dipasang jebakan.

    Mengutip dari detikHealth, cangkang telur yang telah dihaluskan dan dijemur kering bisa digunakan untuk mengusir tikus. Sebar cangkang telur yang telah dihaluskan ke sekeliling rumah terutama pada bagian lubang tempat tikus masuk.

  3. Pupuk

    Menurut The Spruce, bukan hanya isi telur yang mengandung banyak manfaat, ternyata cangkang telur memiliki kalsium yang bagus untuk membantu pembentukan dinding sel tanaman.

    Cangkang telur yang telah dihaluskan dan dijemur hingga kering dapat menjadi bahan tamabahan dalam pembuatan pupuk kompos.

    Namun, perlu diperhatikan cangkang telur yang telah dikeringkan adalah sumber kalsium terbaik untuk tanaman, bukan cangkang telur yang masih ada sisa cairan telur di dalamnya. Cangkang telur yang tidak bersih justru menyumbang penyakit kepada tanaman.

  4. Menyerap Pemanasan Global

    Gedung-gedung tinggi yang menyumbangkan pemanasan global perlu menyebar banyak cangkang telur di sekitarnya. Sebab cangkang telur dipercaya bisa menyerap pemanasan global.

    Menurut peneliti dari University of Calcutta, India, membran yang melapisi cangkang telur terdapat khasiat menyerap karbon dioksida dari atmosfer hingga tujuh kali dari massa telur sendiri. Sehingga panas yang terperangkap di atmosfer bisa dikurangi.

    “Karbon dioksida yang terangkap sementara dapat disimpan dalam bentuk ini, sampai metode energi yang efektif untuk menggunakan gas ini dapat ditemukan. Nantinya diharapkan tidak akan terjadi lagi masalah lingkungan yang terkait emisi karbon,” tulis Basab Chaudhuri, pemimpin penelitian dari University of Calcutta, seperti dilansir Medindia, pada Jumat (9/2/2024).

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Tips Menyalakan Lampu Saat Tidak Berada di Rumah


Jakarta

Saat berlibur beberapa hari, rumah akan kosong dan tidak ada yang mengurus termasuk untuk menyalakan lampu. Tidak mungkin pula membiarkan rumah gelap di malam hari karena itu akan sangat mencolok dan memberikan sinyal kepada pencuri jika rumah tersebut kosong.

Maka ada lampu yang harus dinyalakan lebih dari 24 jam. Dengan begitu, meski tidak ada orang, rumah tetap terang di malam hari. Namun, menyalakan lampu 24 jam lebih juga ada risikonya seperti boros listrik dan jika ada kesalahan pada aliran listrik bisa memicu kebakaran.

Lalu apa solusi agar rumah tetap aman dengan lampu menyala saat meninggalkan rumah? Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.

  1. Menyalakan Lampu Utama

    Menurut mydome.co yang dikutip pada Jumat (8/2/2024), daripada menyalakan semua lampu di rumah, cukup gunakan lampu utama di rumah seperti halaman depan dan lampu yang bisa menerangi tangga di rumah.

    Lampu utama pada siang hari tidak akan terlalu terlihat karena rumah tetap terang berkat pencahayaan natural dari matahari.

    Jika di rumah memiliki CCTV pastikan area yang tersorot kamera terdapat pencahayaan yang baik sehingga objek terlihat jelas. Misalnya bagian teras, area kamar, dan tangga rumah apabila rumah terdiri dari 2 lantai.

  2. Menggunakan Lampu Sensor

    Saat ini tersedia lampu sensor yang peka terhadap cahaya dan gerak. Menurut mistersparky.com Lampu sensor cahaya akan otomatis menyala saat sekitarnya sudah gelap. Sementara lampu sensor gerak akan menyala saat ada pergerakan di bawahnya.

    Bentuknya juga beragam, ada yang seperti lampu LED, lampu stick, dan lampu yang bisa ditempel di dinding sejajar dengan pintu. Beberapa jenis lampu juga bisa diatur melalui aplikasi, penjelasannya tertera pada kemasan atau bisa juga tanyakan kepada penjual saat membeli lampu tersebut.

    Hal yang perlu disiapkan saat memasang lampu otomatis adalah stop kontak dan bohlam khusus untuk lampu pintar atau lampu sensor ini. Kamu tidak perlu khawatir saat menyambungkan aliran listrik baru untuk lampu sensor tidak sulit dan tidak memerlukan tempat yang besar.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Usir Kelabang dari Rumah Biar Nggak Balik Lagi



Jakarta

Kelabang merupakan salah satu hewan yang bisa ditemukan di rumah. Keberadaannya terkadang meresahkan penghuni rumah, maka dari itu kelabang harus segera diusir.

Gigitan kelabang tergolong beracun, dan dapat membuat bagian tubuh yang tergigit menjadi kemerahan dan bengkak. Bahkan, gigitan kelabang juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

Nah, terdapat 4 cara untuk mengusirnya dan mencegahnya kembali lagi ke rumah. Dilansir dari Forbes Home, Sabtu (10/2/2024), berikut ini caranya.


1. Nyalakan Dehumidifier

Dengan menghilangkan kelembaban dalam rumah membuat kelabang enggan memasukinya. Sebab, kelabang menyukai tempat-tempat yang lembab dan hangat.

2. Tutup Segala Celah

Perhatikan fondasi di sekitar rumah, termasuk engsel pintu dan jendela apakah ada celah atau tidak. Kamu dapat menggunakan sealant untuk menyegelnya. Sebagai informasi, sealant merupakan salah satu zat yang digunakan untuk mencegah masuknya cairan melalui permukaan atau sambungan pada material tertentu.

3. Semprotkan Cuka Putih pada Kelabang

Cuka putih sering digunakan di rumah tangga, sehingga tidak toxic atau beracun bagi manusia. Semprotkan cuka tersebut ke kelabang untuk membunuhnya.

4. Semprotkan Tea Tree Oil atau Peppermint Oil

Campuran sedikit tea tree oil atau peppermint oil dengan air dan semprotkan ke sekitar retakan atau celah atau tempat ditemukannya kelabang. Semprotan tersebut aman digunakan oleh manusia, namun beracun bagi kelabang.

Demikian 4 cara mengusir kelabang dari rumah. Semoga bermanfaat ya!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Lantai Keramik Pecah Masih Bisa Tersambung Lho, Pakai Cara Ini


Jakarta

Menggunakan lantai keramik di rumah memang berisiko rawan pecah saat terkena benturan keras atau diberi tekanan yang terlalu besar.

Penyebab lain lantai keramik dapat rusak adalah proses pemasangan keramik yang tidak benar. Ciri keramik yang tidak terpasang sempurna adalah terdengar kosong saat diketuk menggunakan benda tumpul karena di bawahnya tidak ada pengikat yang erat antara partikel dengan agregat.

Selain itu, penyebab lainnya adalah suhu yang tinggi. Meski keramik didesain tahan terhadap perubahan suhu, tetapi tidak bisa dipungkiri jika keramik diletakkan di lokasi sumber panas perlahan akan muncul guratan retak dan saat diberi tekanan lebih keramik akan sepenuhnya pecah.


Keramik yang pecah memiliki ujung-ujung yang tajam karena terbuka. Garis pecahan keramik ini berbahaya untuk pejalan kali yang melintas tanpa alas kaki. Selain itu dari segi estetika juga mengganggu.

Perbaikan lantai keramik yang pecah tidak melulu harus dibongkar dan diganti dengan yang baru. Semua tergantung dengan besarnya kerusakan dan modal yang dimiliki. Mengganti lantai keramik yang pecah juga tidak membutuhkan proses yang sulit. Beberapa kasus ada yang hanya perlu diberi lem. Mengutip dari Home Decor Bliss berikut beberapa tips memperbaiki keramik yang pecah agar tersambung kembali.

  1. Bersihkan Retakan

    Memasang kembali retakan keramik, kamu perlu melihat jalur retakannya dan potongan yang terpisah. Cara mudah untuk melihat jalur retakannya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu.

    Pertama, gunakan amplas atau pengikis lainnya ke dalam retakan dan kikis bagian yang terlalu tajam. Kedua gunakan pembersih cair atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran yang menempel di keramik.

  2. Oleskan Epoxy pada Retakan

    Cara memperbaiki keramik yang pecah adalah menggunakan epoxy. Tata cara mencampurkan epoxy tertera pada kemasan. Setelah itu siapkan karton atau alat yang khusus untuk meratakan permukaan. Tuang epoxy ke bagian retakan keramik tersebut dan tunggu hingga mengeras.

    Untuk retakan yang lebih tipis, gunakan dengan tusuk gigi. Untuk retakan yang lebih lebar, gunakan alat yang memiliki permukaan yang rata. Hindari penggunaan pisau saat mengaplikasikan epoxy karena akan cepat mengeras.

  3. Kikis Bagian yang Kelebihan

    Apabila saat menuangkan epoxy terlalu banyak dan menyebar ke bagian yang lain, kamu bisa mengikis bagian tersebut agar terlihat lebih rapih. Lakukan dengan cepat sebelum epoxy mengeras. Lalu biarkan epoxy di dalam celah keramik yang pecah mengering.

  4. Cat Retakan yang Telah Ditutup Epoxy

    Langkah terakhir setelah epoxy mengering adalah mengecat bagian atasnya agar terlihat seperti baru. Pilih warna cat yang mirip dengan keramik yang terlihat mengkilap atau berbahan dasar minyak karena tidak mudah pudar saat terkena air. Gunakan kuas tipis untuk mengecatnya.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Alasan Keramik Perlu Direndam Sebelum Dipasang


Jakarta

Sering kita lihat saat membangun rumah, tukang bangunan telah menyiapkan wadah besar air berisi keramik. Mereka merendam keramik yang baru saja datang sebelum dipasang di dalam rumah. Sebenarnya apa tujuan keramik direndam di dalam air?

Merendam keramik di dalam air bertujuan untuk mengecek daya serap air pada permukaan belakang keramik. Perendaman keramik ini juga dapat mempermudah pemasangannya nanti.

Keramik yang tidak direndam ke dalam air justru akan menyerap kelembapan dari campuran semen. Hal ini menyebabkan keramik tidak melekat dengan baik setelah dipasang sebab terdapat celah antara ubin keramik dengan bagian sambungan semen. Akibatnya lantai keramik akan terlihat cekung dan mudah pecah.


Menurut Home Digest, ada beberapa jenis keramik yang tidak perlu direndam terlebih dahulu sebelum dipasang seperti alas lantai dari batu. Sementara untuk jenis keramik yang berbahan dasar tanah liat merah dan putih perlu dimasukkan ke dalam air sebelum dipasang.

Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan keramik menurut situs Mulia Ceramics adalah kaolin (tanah liat) dan air, sehingga perlu direndam di dalam air.

Cara Merendam Keramik

Untuk mengetahui daya serap keramik, ternyata ada ketentuan yang harus diperhatikan dalam merendam keramik diantaranya sebagai berikut.

  1. Kedalaman Air

    Menurut Hanse Ceramics Tile, saat merendam lantai keramik, air harus melebihi ketebalan dan ukuran dari keramik tersebut. Sebelum merendam, pastikan keramik sudah bersih dari debu yang menutupi permukaannya agar penyerapannya maksimal saat direndam.

  2. Posisi Keramik

    Saat memasukkan keramik ke dalam air, pastikan glasir (permukaan) keramik menghadap ke atas. Menurut Kepala Program Keahlian Kriya Keramik, SMKN 2 Jepara, Agus Salim yang dikutip dari situs Vokasi Kemendikbud pada Senin (12/2/2024) glasir adalah teknik pewarna pada kerajinan keramik yang terbuat dari campuran kuarsa kapur dan oksida pewarna besi atau tembaga.

    Jika glasir keramik menghadap ke bawah, sudut ubin keramik mudah pecah jika terkena benturan. Penempatan keramik saat diangkat dari air juga menggunakan cara yakni menghadap ke atas. Hal ini untuk menghindari porselen yang membungkus keramik terkelupas.

  3. Jenis Air

    Ketentuan jenis air yang digunakan untuk merendam keramik adalah air jernih yang tidak panas atau hangat. Tidak perlu ditambahkan dengan cairan pembersih apa pun apalagi yang mengandung minyak.

  4. Lama Keramik Direndam

    Umumnya keramik direndam di dalam air selama 20-30 menit tergantung dengan ketebalan dan jumlahnya. Pastikan pula tidak ada gelembung udara yang keluar dari permukaan air.

Setelah selesai direndam, keramik perlu diangkat dan dipindahkan ke tempat yang kering. Pastikan keramik masih dalam keadaan lembap saat hendak dipasang ke lantai atau dinding.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Pastikan Rumah Aman saat Ditinggal ke TPS, Begini Caranya


Jakarta

Hari pemungutan suara Pemilu 2024 akan digelar pada Rabu (14/2/2024). Setiap warga Indonesia yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan terdaftar dapat memberikan hak suaranya akan pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat dari rumah.

Waktu pemungutan suara di TPS dibuka dari 07.00-13.00 waktu setempat menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum Pasal 4 ayat 4.

Pencoblosan sebenarnya tidak sampai 20 menit jika tidak ada antrian, namun jika pada saat kamu datang bilik suara sudah penuh maka waktu tunggunya bisa sampai 1 jam.
Setiap orang dibebaskan untuk datang bersama siapa saja ke TPS terdekat selama memegang undangan dari KPU dan membawa KTP. Namun, sebelum pergi ke TPS pastikan rumah dalam keadaan untuk ditinggal.


Kejahatan dan bencana bisa terjadi kapan saja di rumah. Kamu perlu waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah saat hendak pergi ke TPS. Memang ada baiknya datang ke TPS secara bergantian agar rumah tetap dalam pengawasan anggota keluarga, tetapi jika tidak memungkinkan kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut agar tenang meninggalkan rumah saat berada di TPS.

Peralatan Elektronik Dimatikan

Setiap keluar rumah tanpa seorang pun di dalamnya memang sudah seharusnya memastikan tidak ada alat elektronik yang tersambung ke listrik. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya korsleting listrik yang berpotensi sebabkan kebakaran.

Alat elektronik yang bisa dicabut saat keluar rumah adalah kipas angin, pengisian daya ponsel dan laptop, TV, hingga mesin air.

Siapkan Kunci Cadangan

Pergi ke TPS untuk mencoblos surat suara tentu tidak akan memakan waktu lama, tetapi setelah mengunci pintu rumah bawa pula kunci cadangan. Persiapan ini dapat membantu kamu di situasi darurat.

Kunci utama juga sebaiknya dibawa. Hindari meletakkan kunci di bawah keset kaki, pot bunga, dan sebagainya karena pencuri sudah menebak lokasi-lokasi pemilik rumah biasa menyimpan kunci utama rumah.

Tutup Jendela dan Gorden

Bukan hanya pintu yang harus dikunci, jendela juga sebaiknya ditutup saat tidak ada orang di rumah. Jangan beri celah untuk orang luar mengintip bagian dalam rumah tanpa izin.

Maka saat keluar rumah hendak ke TPS pastikan gorden di rumah telah terpasang dan berwarna gelap. Gorden semi transparan masih bisa dengan jelas memperlihatkan isi dalam rumah.

Kendaraan Disimpan di Tempat yang Aman

Jika pergi ke TPS tidak membawa kendaraan seperti motor dan mobil, pastikan kendaraan sudah berada di tempat yang aman dan telah terkunci dengan baik. Jika halaman rumah memiliki pagar, pastikan pagar sudah terkunci dan terpasang CCTV. Dengan begitu, motor tidak hilang dibawa pencuri.

Buat Seolah-Olah Ada Orang di Rumah

Pemungutan suara di TPS akan diadakan di pagi hingga siang hari, tetapi tindakan kejahatan bisa datang kapan saja. Buat rumah seperti ada orang di dalamnya dengan menyalakan lampu utama di dalam rumah sebelum pergi ke TPS.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Trik Membersihkan Rumah dengan Cepat Meski Waktu Libur Singkat


Jakarta

Memiliki waktu libur sehari bertepatan dengan hari pemilihan suara Pemilu 2024 adalah kesempatan bagus untuk membersihkan rumah.

Meski tidak akan ada tamu yang berkunjung di hari libur nasional ini, tetapi memastikan rumah bersih dan rapih memberikan rasa aman jika besok kembali sibuk di luar rumah.

Waktu yang singkat bukan alasan untuk menunda pekerjaan rumah karena sekarang ada banyak cara mempermudah membersihkan rumah. Melansir dari Nationwide pada Rabu (14/2/2024) berikut tips membersihkan rumah dengan cepat.


Kumpulkan Semua Alat Pembersih yang Akan Digunakan

Sebelum memulai membersihkan rumah cek terlebih dahulu alat pembersih yang akan digunakan. Jika menggunakan robot pembersih pastikan alat tersebut berfungsi. Begitu pula jika menggunakan alat pembersih konvensional, pastikan pengharum lantai atau cairan pembersih kaca tersedia.

Ajak Anggota Keluarga

Membersihkan rumah akan terasa ringan jika dilakukan bersama-sama. Apalagi jika memiliki anak yang sudah bisa diandalkan untuk melakukan pekerjaan berat. Bagi tugas per ruangan yang harus dibersihkan masing-masing. Agar suasana bersih-bersih terasa menyenangkan bisa menghidupkan music agar bisa bernyanyi bersama sembari bekerja.

Kembalikan Benda Pada Tempatnya

Setelah semua orang mengetahui area yang harus dibersihkan, minta mereka untuk meletakkan benda yang berserakan kembali ke tempatnya. Jika menemukan benda yang sudah tidak digunakan bisa dipisahkan untuk dibuang.

Benda-benda yang menghalangi lantai sebaiknya dipindahkan agar lantai mudah saat disapu misalnya meja lipat, kipas angin, karpet, kursi, dan benda ringan yang bisa dipindahkan.

Bersihkan Debu yang Menempel

Sebelum membersihkan debu di lantai, sebaiknya bersihkan debu-debu di benda atau interior yang keras di rumah. Debu yang berjatuhan setelah dilap bisa sekaligus dikumpulkan saat disapu. Untuk benda yang berbahan kain seperti sofa, karpet, hingga gorden bisa menggunakan penyedot debu agar lebih efektif.

Cermin dan kaca sebaiknya dibersihkan menggunakan air bersih yang hangat dengan kain lembut dan tidak berbulu.

Menyapu dan Mengepel Lantai

Setelah semua benda bersih dari debu, sapu semua lantai dan area yang jarang dijangkau. Kumpulkan debu tersebut di sudut yang sama agar mudah dibuang. Lanjutkan dengan mengepel lantai dari pintu masuk mundur ke dalam rumah. Bilas kain pel setiap 2 meter agar lantai tidak berbau dan meninggalkan debu di lantai lain.

Bersihkan Kamar Mandi

Kamar mandi bisa dibersihkan setelah bagian dalam di rumah selesai. Cara ini lebih efektif karena sudah tidak ada air kotor pel yang perlu dibuang. Untuk membersihkan kamar mandi andalkan cairan pengangkat noda dan kotoran untuk mempermudah saat lantai dan permukaan digosok.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bisakah Mesin Cuci Dicuci? Begini Tutorial Lengkapnya


Jakarta

Bisakah mesin cuci dicuci? Pertanyaan itu bisa saja muncul di benak detikers saat menggunakan mesin cuci.

Jawabannya, bisa. Justru mesin cuci harus dicuci atau dibersihkan agar pakaian yang dicuci di dalamnya tetap bersih. Namun, perlu diingat yang dimaksud dicuci di sini bukan berarti mesin cuci dibersihkan dengan diguyur air ya detikers, ada caranya tersendiri untuk mencucinya.

Membersihkan mesin cuci bisa mencegah penumpukan kotoran, jamur, sisa detergen hingga endapan mineral dari air yang digunakan. Sebagai informasi, mesin cuci yang memiliki pintu di bagian atas harus dibersihkan setidaknya 2 kali dalam setahun.


Apabila kamu tinggal di daerah dengan air sadah, maka kamu harus membersihkannya setiap 3 bulan sekali untuk mencegah adanya endapan mineral. Sementara itu, jika kamu menggunakan mesin cuci dengan pintu depan harus membersihkannya setiap bulan.

Mesin cuci harus lebih sering dibersihkan apabila pakaian yang dicuci sangat kotor atau kamu tinggal di daerah yang panas dan lembab di mana jamur akan lebih sering menjadi masalah. Selain membersihkan tabung mesin cuci, setiap dispenser atau tempat menaruh sabun juga harus dibersihkan setiap 4-6 minggu sekali agar tetap berfungsi dengan baik.

Lantas bagaimana cara membersihkan mesin cuci? Dilansir dari The Spruce, Kamis (15/2/2024) berikut ini caranya.

Bahan yang Dibutuhkan

1. Untuk mesin cuci pintu atas

– 1 liter pemutih klorin

2. Untuk mesin cuci pintu depan

– 1/2 cangkir pemutih klorin

– Hidrogen peroksida (opsional)

3. Untuk dispenser mesin cuci

– 1 cangkir cuka putih

Alat-alat yang dibutuhkan

1. Untuk Mesin Cuci Pintu Atas

– Air panas

– Gelas pengukur

2. Untuk Mesin Cuci Pintu Depan

– Kain lembut

– Gelas pengukur

– Air hangat

3. Untuk Dispenser Mesin Cuci

– Gelas pengukur

– Sikat botol kecil (opsional)

Cara Membersihkan Mesin Cuci Pintu Atas

Untuk membersihkan mesin cuci pintu atas, pastikan tidak ada cucian maupun detergen di dispenser mesin cuci. Perlu diperhatikan, pastikan tidak menambahkan pemutih dan cuka dalam waktu bersamaan karena bisa menghasilkan gas klorin beracun yang sangat berbahaya. Buka pintu atau jendela atau nyalakan exhaust fan agar memiliki ventilasi yang baik.

1. Isi Air Panas ke dalam Mesin Cuci

Gunakan pengaturan mesin cuci untuk mengisi tabung mesin cuci dengan air panas, hentikan sebelum masuk proses penggilingan. Gunakan pengaturan suhu terpanas di mesin cuci kamu.

2. Tambahkan Klorin Pemutih

Tambahkan 1 liter klorin pemutih ke dalam air panas tanpa detergen.

3. Jalankan Siklus Cuci Lengkap

Biarkan mesin cuci menjalankan siklus pencucian dan putaran terlama sehingga mesin dapat membilas dan mengeringkan sepenuhnya. Pastikan pemutih telah hilang seluruhnya sebelum langkah berikutnya.

4. Isi Lagi dengan Air Panas

Gunakan pengaturan mesin cuci untuk mengisi tabung mesin cuci dengan air panas, hentikan sebelum masuk proses penggilingan.

5. Jalankan Siklus Cuci Lengkap

Biarkan mesin cuci menjalankan siklus pencucian dan putaran terlama sehingga mesin dapat membilas dan mengeringkan sepenuhnya.

Cara Membersihkan Mesin Cuci Pintu Depan

1. Tambahkan Klorin Pemutih ke Dispenser

Tambahkan 1/2 cangkir pemutih ke wadah detergen pada laci dispenser mesin cuci. Lalu, isi kompartemen dispenser pemutih dengan pemutih klorin hingga tingkat tertinggi.

2. Jalankan Siklus Normal Mesin Cuci

Atur mesin cuci untuk menjalankan siklus normal dengan air hangat.

3. Lap Segel dan Pintu

Setelah siklus selesai, gunakan kain lembut yang dapat menyerap untuk mengeringkan sekitar bukaan pintu mesin cuci, paking fleksibel, dan kaca pintu. Ini akan membantu memastikan sisa jamur (yang mungkin terbunuh oleh pemutih) dapat dihilangkan.

Cara Membersihkan Dispenser Mesin Cuci

Dispenser mesin cuci perlu dibersihkan secara teratur. Terlalu banyak detergen menyebabkan busa meluap sementara terlalu banyak cairan pelembut bisa meninggalkan noda biru atau berminyak pada pakaian dan pemutih justru bisa merusak pakaian berwarna. Berikut ini cara membersihkan dispenser mesin cuci.

1. Pastikan tidak ada pakaian di dalam mesin cuci

2. Panaskan 1 cangkir cuka putih di dalam microwave atau panci kecil

3. Bersihkan dispenser mesin cuci

Tuang cuka yang sudah dipanaskan ke dalam dispenser dan dimakan beberapa menit. Kamu juga bisa menggunakan 1 cangkir hidrogen peroksida yang tidak dipanaskan alih-alih cuka putih yang dipanaskan.

4. Jalankan siklus normal pada mesin cuci

Selanjutnya, jalankan mesin cuci dengan siklus normal. Cuka akan masuk ke dalam air cucian dan akan membantu menghilangkan penumpukan kotoran sebelum dibilas.

5. Bersihkan dispenser yang bisa dilepas

Jika kamu punya dispenser yang bisa dilepas, rendam di dalam cuka hangat dan bersihkan dengan air bersih. Lalu taruh kembali di dalam mesin cuci. Jika dispenser tidak bisa dilepas, bersihkan dengan sikat botol.

Selain dengan cara di atas, kamu juga bisa membersihkan mesin cuci dengan larutan cuka dan air. Dilansir dari Cleanipedia, berikut ini caranya.

Membersihkan Mesin Cuci dengan Larutan Cuka

Siapkan Alat dan Bahan Pembersih

Ada beberapa alat dan bahan yang perlu Kamu siapkan untuk membersihkan mesin cuci secara berkala ini di antaranya seperti cuka, soda kue, kain mikrofiber, dan sikat gigi bekas.

Isi Tabung dengan Air Panas

Langkah pertama, kamu dapat membersihkannya dengan mengosongkan bagian tabung lalu isi dengan air panas. Nyalakan mesin cuci seperti proses mencuci biasa, kemudian buang air di dalamnya.

Beri Larutan Cuka

Setelah proses pembersihan dengan air panas selesai, kamu bisa gunakan bahan khusus berupa campuran satu liter cuka dengan air.

Sesuaikan jumlah denda yang bisa masuk ke mesin cuci. Cuka sangat dianjurkan untuk menjadi pembersih mesin cuci karena efektif membersihkan residu sabun dan kotoran di dalam tabung mesin cuci tanpa merusak bagian dalam tabung.

Biarkan mesin cuci terisi larutan cuka sekitar satu jam, kemudian kamu bisa menyalakan mesin cuci seperti kegiatan mencuci biasa. Jika sudah selesai kamu bisa buang sisa larutan cuka.

Bersihkan sudut dan sela tabung mesin cuci

Kamu juga perlu membersihkan tiap sudut dan sela tabung guna pembersihan yang optimal. Kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan area tepian yang sulit dibersihkan.

Lap Menggunakan Kain Mikrofiber

Setelah membuang larutan cuka dan menunggu sampai bagian dalam tabung kering, kamu dapat mengelapnya menggunakan kain mikrofiber. Selain bagian dalam tabung, pastikan juga Kamu mengelap bagian permukaan luar mesin cuci agar terlihat tetap kinclong.

Itulah cara membersihkan mesin cuci. Semoga bermanfaat!

(abr/zul)



Sumber : www.detik.com

Mawar Ternyata Bisa Mengundang Semut, Begini Penjelasan dan Cara Mencegahnya



Jakarta

Perayaan valentine erat kaitannya dengan memberikan kejutan dan hadiah untuk pasangan. Hadiah yang paling sering diberikan kepada pasangan di perayaan valentine adalah cokelat dan bunga mawar.

Cokelat yang memiliki rasa manis dan harganya terjangkau disukai oleh pasangan, tetapi yang namanya makanan pasti harus langsung dimakan agar tidak basi atau mencair.
Hadiah valentine yang tahan lama itu justru bunga mawar. Meskipun seiring waktu kuncupnya akan layu dan kecoklatan, tetapi bunga yang kering tetap bisa dipajang di sudut rumah.

Ternyata menyimpan bunga mawar di dalam rumah bisa berpotensi menarik semut mendekat. Ini bisa menjadi pertimbangan bagi kamu yang memiliki pasangan yang mungkin takut dengan semut.


Mengutip dari situs antsauthority.com pada Kamis (15/2/2024), semut diketahui menyukai aroma manis dari mawar dan kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Anggapan bahwa semut berkerubung di kuncup mawar untuk merusaknya itu tidak sepenuhnya benar.

Semut tidak menyukai rasa dari kuncup mawar. Mereka hanya terpikat pada aroma yang menguar dari mawar seperti halnya lebah. Semut juga biasanya berkumpul di bagian pucuk karena pada bagian inti bunga banyak serangga besar yang akan mengambil nektar.

Kelopak bunga mawar diketahui mengeluarkan wangi yang harum dan berbau seperti buah-buahan atau cengkeh. Sementara rasa kelopak bervariasi tergantung dengan jenis bunga, bisa pedas, manis, atau asam. Oleh karena itu, semut tidak akan mengkonsumsi kelopak atau pucuk bunga mawar.

Namun, apabila kamu tidak ada pilihan hadiah lain, untuk mencegah semut berdatangan bisa menaburkan bubuk kopi, bedak bayi, atau kayu manis dan menyemprotkan cuka ke sekeliling bouquet bunga mawar dan tanaman bunga mawar di rumah.

Hal ini juga berlaku saat menyeduh teh mawar, meski tanpa gula, aromanya dapat menarik semut mendekat. Maka dari itu, ketika kamu menyeduh teh mawar sendiri di rumah cepat-cepat habiskan agar tidak mengundang semut merayap di gelas teh.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com