Tag Archives: rumah

Mau Rumah Bebas Semut? Hindari Tanam 4 Tanaman Ini



Jakarta

Kehadiran semut terkadang bisa mengganggu apabila hewan kecil tersebut mengerumuni makanan di rumah. Selain membuat makanan tidak bisa disantap lagi, beberapa semut bisa menggigit kulit dan menyebabkan gatal.

Semut juga bisa mengganggu estetika rumah dan membuat kotor jika pada lubang sarang mereka berserakan serpihan kayu atau tanah.

Ternyata semut hadir bukan hanya karena mengetahui sumber makanan, tetapi hewan kecil ini melihat celah pada dinding rumah sebagai akses masuk. Biasanya mereka hendak mencari tempat tinggal yang lebih sejuk.


Selain itu, keberadaan tanaman hias juga bisa menarik perhatian semut, tetapi tidak semua tanaman bisa masuk dalam kategori ini. Semut datang karena mencium aroma dari tanaman tersebut. Mereka mencari makan dari kutu daun yang berada di tangkai serta kuncupnya. Semut juga menyukai tanah tanaman yang lembap yang cocok sebagai sarang mereka.

Mengutip dari pondinformer.com pada Kamis (15/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman hias yang disukai oleh semut.

Mawar

Mawar (Rocaceae).Mawar (Rocaceae). Foto: REMKO DE WAAL/Getty Images

Mawar adalah tanaman hias yang memiliki bunga dengan kuncup yang indah berlapis-lapis dan mempunyai beragam warna. Beberapa mawar juga menghasilkan aroma yang wangi yang disukai oleh manusia dan juga serangga.

Maka tidak heran banyak lebah datang untuk mengambil nektar dari bunga mawar. Selain itu, semut juga tertarik dengan bunga mawar karena aromanya. Mereka bukan mengambil nektar, melainkan kutu daun pada kelopaknya.

Peony

bunga peonybunga peony Foto: Shutterstock/

Peony adalah tumbuhan yang memiliki aroma yang harum. Tanaman ini hidup di atas tanah di luar ruangan. Berkat bunganya yang indah tanaman ini kerap dijadikan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah asalkan tanahnya memiliki drainase yang baik dan tersorot cahaya matahari.

Bunga peony yang sedang mekar rentan menjadi incaran serangga yang ingin memakannya salah satunya adalah semut. Maka dari itu kuncup bunga peony lebar untuk melindunginya saat mekar.

Bunga Matahari

Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man)Visitors walk through a sunflower field in Paju, South Korea, Friday, June 23, 2023. (AP Photo/Lee Jin-man) Foto: AP/Lee Jin-man

Tanaman hias satu ini memiliki warna kuning atau jingga dan mempunyai bunga yang lebar. Nama tanaman hias ini adalah bunga matahari. Budidaya bunga matahari biasanya berada di luar ruangan karena bunga ini senang di bawah sinar matahari. Akan tetapi, bunga ini bisa diletakkan di dalam ruangan. Bisa menggunakan vas berisi air atau menyiapkan pot berisi tanah.

Aroma bunga matahari biasanya tidak tercium oleh manusia, tetapi saat tanaman ini hendak menghasilkan nektar aromanya dapat tercium oleh semut dan serangga lain agar penyerbukan berhasil.

Dahlia

Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon)Pompon Dahlia (Dahlia variabilis pompon) Foto: Ali Majdfar/Getty Images

Tanaman hias lainnya yang dapat menarik perhatian semut adalah dahlia. Tanaman hias ini memiliki bunga berbentuk bulat dan berwarna-warni. Tangkainya jauh lebih ramping dari bunganya. Kebanyakan dahlia mekar di musim panas saat suhu hangat sebab periode mekarnya lebih lama di iklim hangat

Pada saat itu dahlia akan menghasilkan aroma yang disukai oleh semut. Hewan kecil ini bisa menjadi hama pada tumbuhan saat mereka mencari kutu daun.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cek Nih, 5 Barang Rumah Tangga Ini Harus Segera Dibuang


Jakarta

Barang-barang yang ada di rumah tidak bisa dipakai selamanya. Sebab, ada beberapa barang rumah tangga yang harus segera dibuang karena masa pemakaiannya sudah selesai.

Dengan membuang barang-barang yang sudah tidak dipakai tentunya dapat memperluas ruang penyimpanan di rumah. Lantas, barang-barang apa saja yang harus segera dibuang?

Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (15/2/2024), berikut ini barang yang harus segera dibuang.


Spons Cuci Piring

Spons cuci piring merupakan salah satu barang rumah tangga yang harus segera dibuang. Spons bersentuhan langsung dengan banyak bakteri, contohnya saat digunakan untuk mencuci piring, membersihkan wastafel, dan mengelap meja dapur. Untuk menghindari penyebaran bakteri di dapur, sebaiknya ganti spons sebulan sekali.

Kamu bisa membuang spons di tempat daur ulang atau tempat sampah kompos apabila bahan spons bisa didaur ulang. Apabila tidak bisa didaur ulang, kamu bisa membuangnya di tempat sampah.

Wadah Plastik

Jika kamu punya wadah plastik sebaiknya segera dibuang setelah beberapa tahun pemakaian. Sebab, plastik bisa terurai seiring berjalannya waktu yang dapat menyebabkan bahan kimia larut ke dalam makanan kamu.

Periksa tanda-tanda wadah plastik sudah tidak bisa dipakai, misalnya sudah berubah warna, retak atau menimbulkan bau tak sedap. Kamu juga juga harus membuang wadah sekali pakai, misalnya pada yoghurt atau margarin jika produknya sudah habis.

Sebelum membuangnya ke tempat sampah, kamu bisa melihat tanda wadah plastik tersebut apakah bisa didaur ulang atau tidak. Jika bisa didaur ulang, pisahkan dari sampah biasa.

Bantal

Kamu harus segera membuang bantal setelah beberapa tahun pemakaian. Sebab, bagian dalam bantal akan rusak karena digunakan setiap hari. Belum lagi adanya debu, minyak, kotoran dari wajah bisa berpindah permukaan bantal. Debu dan tungau bisa saja menumpuk dan mengganggu penderita asma atau alergi.

Kamu bisa menyumbangkan bantal yang sudah tidak terpakai (setelah dicuci bersih) ke tempat penampungan tunawisma atau tempat penampungan hewan untuk alas tidur.

Sikat Gigi

Sebaiknya kamu segera membuang atau mengganti sikat gigi setelah pemakaian 3 bulan. Sikat gigi digunakan setidaknya 2 kali sehari sehingga bulu sikat bisa saja rusak dan mengurangi efektivitasnya. Selain itu, bakteri dan sisa makanan bisa saja menempel di sikat gigi.

Produk Pembersih Rumah

Produk pembersih rumah tangga sebaiknya dibuang atau diganti setiap 2 tahun. Alasannya, seiring berjalannya waktu, produk tersebut akan berkurang efektivitasnya.

Setelah diganti, pertimbangkan untuk menandai botol pembersih yang baru dengan label tanggal membelinya. Dengan demikian, kamu bisa dengan mudah mengetahui sudah berapa lama menggunakannya.

Untuk membuang pembersih rumah tangga dengan benar, periksa terlebih dahulu petunjuk produsen pada labelnya. Produk pembersih yang larut dalam air, seperti pembersih serbaguna, detergen, dan penghilang noda, dalam bentuk cair atau bubuk biasanya dapat dibuang ke saluran pembuangan dengan air mengalir. Setelah wadahnya kosong, kamu dapat mendaur ulangnya.

Itulah 5 barang rumah tangga yang harus segera dibuang. Semoga bermanfaat!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kapan Genteng Perlu Diganti? Ini 3 Tanda-tandanya


Jakarta

Semua fondasi bangunan terutama bagian luar rumah memiliki masa pemakaian, tidak terkecuali pada penggunaan atap.

Atap adalah fondasi penting pada rumah yang dapat melindungi rumah dari hujan, panas, dan gangguan lainnya. Atap bisa terbuat dari berbagai macam material. Masing-masing bahan memiliki keunggulan, fungsi, dan masa pemakaian yang berbeda-beda. Ketahanan material atap yang digunakan juga tergantung pada faktor alam, kualitas material, hingga lokasi bangunan berdiri.

Maka dari itu saat memasang atap rumah kamu perlu berkonsultasi dengan ahli agar mendapatkan pilihan terbaik. Sebagai gambaran, menurut situs kin.com, berikut masa pemakaian atap berdasarkan jenisnya.


  1. Atap gulungan aspal (bitumen): 5 hingga 10 tahun.
  2. Atap sirap komposit: 15 tahun.
  3. Atap sirap kayu atau kayu ulin: 25 tahun.
  4. Atap genteng tanah liat: 40 hingga 50 tahun.
  5. Atap batu tulis: 100 tahun.
  6. Atap asbes: 25-40 tahun.
  7. Atap beton: 50 tahun.

Tidak seperti fondasi rumah lainnya, atap tidak memiliki tanggal ‘kadaluarsa’ yang pasti. Atap bisa bertahan lebih lama apabila memiliki material yang berkualitas dan cara pemasangan yang tepat. Cara paling mudah mengetahui atap rumah masih dalam kondisi baik adalah tidak terlihat rembesan air hujan. Namun, kondisi ini bisa dimaklumi apabila terjadi hujan deras disertai angin.

Di luar material atap yang digunakan berkualitas, kamu tetap perlu mengecek kondisi atap setidaknya 2 kali setahun. Untuk jenis atap sirap komposit, aspal, dan kayu biasanya pemeriksaannya perlu dibantu oleh ahli setiap tiga tahun sekali, sedangkan atap genteng biasanya diperiksa setiap lima tahun sekali.

Selain waktu pemakaian yang sudah kadaluarsa, kamu juga bisa mengetahui kapan atap harus diganti. Mengutip dari kin.com pada Jumat (16/2/2024), berikut tanda atap harus segera diganti.

Air, Cahaya Matahari, dan Hewan Masuk ke Dalam Rumah

Gangguan dari luar yang dapat merusak bagian dalam rumah seperti air, cahaya matahari berlebihan, dan hewan seperti tikus yang menerobos masuk dari atap melalui celah.

Cahaya matahari mungkin faktor yang sulit terlihat karena beberapa atap rumah juga ditambahkan plafon sehingga pemilik rumah tidak bisa melihat secara langsung. Sebaliknya, untuk air dan tikus mudah untuk disadari oleh pemilik rumah.

Atap yang bocor akan menimbulkan genangan di plafon dan jika intensitasnya meningkat akan terbentuk lingkaran hitam pada plafon. Sementara itu, tikus juga menimbulkan suara saat berjalan di atap atau plafon, beberapa dari mereka juga akan merusak plafon untuk dapat turun ke bawah.

Atap Berlumut dan Berkarat

Menemukan lumut di atap yang terbuat dari tanah liat seperti genteng adalah hal wajar karena permukaannya pasti lembap terkena hujan ke panas.

Tanda-tanda kelembapan meningkat pada atap rumah bisa dilihat dari bagian insulasi atau peredam panas pada atap dan kemunculan lumut pada permukaan atap.

Atap juga ditambahkan penyangga berbahan logam memiliki risiko berkarat. Biasanya penyangga ini berbentuk V terbalik yang dipasang pada lipatan atap. Jika bagian itu berkarat, air dapat menembus atap rumah.

Sirap yang melengkung

Susunan atap bergeser atau kendur seperti ambles juga bisa menjadi tanda atap perlu diperbaiki. Pergeseran pada susunan atap ini bisa disebabkan oleh derasnya air hujan yang turun, tertimpa pohon atau buah, hingga gempa bumi.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Lantai 2 Rumah Sering Terasa Panas? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


Jakarta

Memiliki rumah tingkat memang menguntungkan dari segi luas. Kamu bisa membuat ruangan baru ke atas sampai 4 lantai apabila penghuninya cukup banyak.

Biasanya yang membangun rumah ke atas adalah bangunan yang tidak memiliki lahan yang luas. Cara satu-satunya untuk mendapatkan rumah yang lapang adalah dengan meninggikan bangunan.

Bangunan 2 lantai misalnya memang terlihat memiliki pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, dan atap yang tinggi. Sayangnya ada satu masalah pada setiap rumah bertingkat yang dirasakan oleh penghuninya yakni suhu udara yang berbeda.


Biasanya lantai 2 akan terasa lebih panas, pengap, dan lembap dibandingkan lantai di bawahnya. Sebenarnya kondisi ini bisa diatasi dengan memasang kipas angin atau AC di setiap ruangan yang digunakan terutama kamar tidur.

Namun keputusan tersebut tentu membuat tagihan listrik rumah membengkak terutama saat malam hari. Bisa dikatakan pemakaian pendingin ruangan bukan langkah penyelesaian final untuk kondisi lantai 2 yang panas ini.

Untuk mengetahui penyelesaian terhadap masalah ini, kamu perlu mengetahui penyebab peningkatan suhu di lantai 2 rumahmu. Mengutip dari situs trane.com pada Kamis (15/2/2024) berikut beberapa alasan lantai 2 rumah bisa terasa pengap dan solusinya.

Peningkatan Suhu

Menurut ilmu fisika biasanya udara panas akan naik ke atas, sedangkan udara dingin justru mengarah ke bawah.

Jika sudah seperti ini, maka cara mengurangi panas di lantai 2 rumah adalah dengan memasang kipas dan pendingin ruangan atau AC. Usahakan untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan yang jarang digunakan.

Bisa juga dengan memasang tirai di jendela atau balkon pada siang hari. Bahan tirai yang baik menahan panas adalah tirai bambu yang bisa digulung. Tirai ini dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah.

Salah Memilih Jenis Atap

Biasanya bagian atas rumah tidak ditutupi dengan pohon atau tanaman rindang. Saat menggunakan atap yang tidak menyerap panas maka panas tersebut terasa hingga ke dalam rumah.

Jenis atap yang direkomendasikan karena menyerap panas dengan baik diantaranya atap genteng, metal, asbes, keramik, atau beton.

Sirkulasi Udara yang Buruk

Sirkulasi yang baik adalah yang bisa mendukung penyebaran udara sejuk ke seluruh rumah. Salah satu sumber sirkulasi udara bisa berasal dari balkon di lantai 2, tetapi dengan pintu yang terbuka dapat meningkatkan banyaknya debu yang masuk ke dalam rumah.

Jika ingin tetap mendapatkan udara tanpa debu berlebihan bisa memasang pintu jaring yang juga berguna untuk menghalau serangga masuk.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Tanda Atap Akan Ambruk dan Cara Pencegahannya


Jakarta

Atap adalah pelindung utama pada sebuah rumah. Tanpa atap, rumah dan seisinya tidak dapat terlindungi dari panas, hujan, dan gangguan lainnya.

Memiliki fungsi yang penting pada rumah, kamu harus merawatnya agar atap bisa tahan lama. Jika atap tidak terawat, rumah akan mengalami beberapa masalah seperti atap bocor, masuknya hewan-hewan pengganggu seperti tikus, hingga yang paling buruk adalah atap ambruk.

Jika atap sudah ambruk, keselamatan anggota keluarga di dalam rumah akan terancam. Apalagi jika ambruknya pada saat cuaca buruk seperti angin kencang, hujan deras, atau gempa bumi, proses evakuasi keluarga yang berada di dalam rumah akan sulit.


Untuk menanggulanginya, kamu bisa mengenali tanda-tanda atap yang mulai renggang yakni susunan genteng tidak terlihat rata dan datar, melainkan berantakan seperti tumpang tindih dan cekung ke dalam.

Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan atap renggang dan berpotensi ambruk. Mengutip dari Connecticut Post pada Jumat (16/2/2024), berikut diantaranya.

Terkena Beban Berat

Penyebab paling umum atap bisa tiba-tiba ambruk adalah tertimpa beban yang berat atau fondasi bangunan terkena guncangan yang kuat. Beban berat itu bisa seperti pohon tumbang. Buah yang jatuh dari pohon dan mengenai genteng juga bisa menyebabkan keretakan atau pergeseran struktur.

Penyebab lainnya bisa dikarenakan kejatuhan benda dari atas. Biasanya ini terjadi pada rumah yang berada di sekitar area pembangunan yang menempel satu sama lain.

Tergerus Air

Kondisi atap atau genteng yang sudah cukup tua bisa cepat keropos dan menimbulkan retak. Normalnya genteng bisa diganti 20-30 tahun sekali.

Genteng yang sudah retak, tidak akan maksimal menahan guyuran air hujan. Seiring waktu air dapat lolos dari sela-sela retakan dan menetes ke dinding plafon. Jika retakannya berada di banyak titik, plafon rumah kamu akan menghitam karena jamur yang muncul di permukaan yang lembap.

Maka dari itu, susunan genteng harus tetap dalam kondisi baik dan lapisan logam harus mengarahkan air mengalir ke talang air.

Fondasi Bangunan Bergeser

Kondisi ini patut dicurigai jika atap terlihat bergeser atau cekung padahal tidak ada hujan atau kejatuhan benda berat.

Memodifikasi atap tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli atau pihak pengembang juga meningkatkan risiko kerusakan pada atap.

Cara Memperbaiki Atap yang Hendak Ambruk

Atap yang telah ambruk mau tidak mau harus dibongkar semuanya mulai dari genteng, fondasi, hingga bagian bangunan di bawahnya yang mungkin saja terdampak saat atap runtuh.

Namun, apabila atap tersebut baru terlihat renggang atau rusak di bagian yang kecil, kamu bisa melakukan perbaikan untuk mencegah atap ambruk.

Menurut situs findlayroofing.com, memperbaiki atap perlu bantuan ahli seperti tukang bangunan karena mereka memiliki pengalaman dan bisa untuk bekerja di atas ketinggian. Mereka dapat melakukan pengecekan sumber masalah pada atap dan memberikan saran cara memperbaikinya.

Ketika sumber masalahnya terletak pada fondasi. Maka perbaikan dimulai dari bagian bawah atau dalam rumah. Biasanya akan ada pembongkaran pada talang air dan pipa yang terpasang di dekat genteng.

Agar tidak renggang atau ambles ke bawah, bisa menambahkan balok plafon atau pengikat kasau atau struktur miring pada atap yang berasal dari susunan balok baja.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Cara Memperbaiki Pintu Kayu Keropos Agar Tampilannya Seperti Baru Lagi


Jakarta

Kayu masih digandrungi sebagai salah satu bahan yang dipakai pada pintu rumah. Bahan kayu dikenal memiliki ketahanan yang bagus dan memiliki estetika yang menarik mulai dari corak, pahatan, dan warnanya.

Tampilan dan ketahanan dari pintu kayu itu sangat menjanjikan di 10 tahun awal pemakaiannya. Setelah itu, pintu akan mengalami beragam masalah seperti keropos karena dimakan rayap dan timbul jamur pada permukaannya.

Kelembapan ruangan juga mempengaruhi proses keroposnya pintu kayu. Maka dari itu untuk pintu kayu sebaiknya gunakan jenis kayu yang berkualitas seperti kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, hingga kayu kenari.


Kerusakan pada kayu yang sebagian besar disebabkan karena kondisi eksternal membuat material ini perlu mendapatkan perawatan khusus dibandingkan bahan lainnya. Pintu kayu yang telah keropos cukup sulit untuk dikembalikan ke bentuk semula tanpa memikirkan harus diganti secara keseluruhan atau tidak.

Meski sulit bukan berarti pintu kayu tidak bisa diperbaiki. Kamu perlu melihat bagian dan tingkat kerusakan pada pintu. Mengutip dari situs surelockkey.com pada Jumat (16/2/2024), berikut cara memperbaiki pintu kayu yang keropos.

Lepaskan Pintu

Cara mempermudah memperbaiki pintu adalah dengan meletakkannya di tempat yang luas sehingga perlu dilepas dari engsel.

Keringkan Kayu

Kayu yang keropos akibat terlalu lembap sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu dengan cara dijemur. Menurut situs Period Property UK, waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan kayu sekitar 3 hari.

Buang Bagian Kayu yang Keropos

Berbeda dari bahan logam, pintu kayu yang sudah keropos sulit untuk ditambal agar dapat kembali seperti semula. Salah satu caranya adalah dengan memangkas bagian yang rusak.

Cara memotongnya bisa menggunakan pisau, gergaji kayu, atau bor. Cara ini mudah dilakukan apabila kerusakan memang berada di area yang sama dan di pinggir seperti atas atau bawah pintu.

Sambungkan Bagian yang Berlubang.
Gunakan pita perekat yang dimasukkan ke dalam lubang yang tersisa dari pintu kayu yang keropos. Tambahkan pula pengeras dan tunggu sampai 2-3 jam.

Tambahkan Poliester dan Epoksi

Campurkan pengeras dengan resin epoksi. Gunakan pengaduk yang berbeda agar bahan pertama tidak masuk ke dalam kaleng kedua. Pengadukan pengeras dan resin epoksi harus dilakukan secepat mungkin karena bahan mulai mengeras dalam 2 menit.

Oleskan campuran tersebut ke lubang. Tuang sampai terbentuk beberapa lapisan setelah lapisan sebelumnya kering. Gunakan pisau dempul untuk meratakan ke semua sudut lubang pintu.

Haluskan Permukaan

Gunakan ampelas untuk menghaluskan permukaan pintu kayu sehingga terlihat lebih mulus saat dilihat dan dipegang. Kemudian gunakan cat primer untuk menutupi area yang diampelas dan biarkan mengering.

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Aman Mengemas Tanaman saat Pindah Rumah


Jakarta

Persiapan pindahan rumah adalah pekerjaan besar yang membutuhkan berhari-hari mulai dari menyortir barang, menyiapkan tempat untuk penyimpanannya, hingga mengelompokkan barang dan mencocokkan dengan kendaraan yang akan mengangkutnya.

Barang pribadi seperti pakaian, peralatan dapur, bisa diletakkan di koper dan kontainer plastik yang tahan akan tekanan. Masalahnya adalah jika kamu memiliki banyak tanaman yang juga akan dibawa. Bagaimana cara memastikan tanaman bisa sampai di rumah baru dengan aman?

Proses pindahan untuk tanaman harus memperhatikan ketahanan pot, tanah di dalamnya, dan batangnya agar tidak rusak dan patah di tengah perjalanan. Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan pot plastik anti-pecah sebagai pengganti pot tanah liat atau keramik. Untuk pelindung luarnya bisa gunakan bubble wrap atau kain yang di dalamnya terdapat busa tipis.


Tanah tanaman boleh dalam kondisi lembap bukan basah untuk memastikan tumbuhan tidak kering dalam perjalanan. Pastikan tanaman dikemas terakhir kali setelah semua barang di rumah selesai.

Cara Mengemas Tanaman yang Aman saat Pindahan

Tanaman Pot Kecil

Tanaman pot kecil tidak membutuhkan tempat yang luas, maka persiapkan pindahan tanaman ini lebih dulu dari tanaman lainnya. Jenis tanaman pot kecil seperti kaktus, lidah buaya, atau lidah mertua bisa diletakkan ke kotak kertas yang dibuat lubang di bagian atasnya untuk sirkulasi udara.

Tanaman Pot Besar

Pot yang tidak bisa ditutup di dalam kardus atau kotak termasuk ke dalam pot besar. Biasanya tanamannya memiliki tangkai yang tinggi dan bercabang. Sehingga jika diletakkan terlalu dekat dengan barang keras, dikhawatirkan cabang-cabangnya bisa patah.

Pembungkus yang digunakan untuk jenis tanaman pot besar adalah koran atau kertas lebar. Bungkus di sekitar dasar pot sampai ke atas seperti karung. Ini akan membantu menjaga batang tetap di dalam dan tidak tersenggol benda lain. Jangan lupa melubangi koran penutup tersebut.

Saat meletakkan di kendaraan juga sediakan jarak yang aman agar saat diturunkan tidak sulit. Perhatikan juga tinggi tanaman tersebut, sebaiknya tidak melebihi tinggi mobil kap terbuka agar pembungkus tidak rusak di perjalanan. Tanaman yang lebih besar dari mobil kap terbuka sebaiknya dipindahkan menggunakan truk.

Tanaman yang dipindahkan dengan mobil pribadi sebaiknya dilengkapi dengan penahan yang dapat menghadang pergerakan tanaman ketika terjadi guncangan. Selain itu hindari menghimpit tanaman dengan barang pribadi atau benda keras lainnya.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Nggak Bisa Sembarangan, Ini Waktu yang Tepat Hidupkan Kulkas Baru


Jakarta

Bagi yang baru membeli kulkas atau menyelesaikan pindahan rumah, apa kamu sudah tahu jika kulkas sebenarnya tidak bisa langsung dinyalakan? Jika langsung dinyalakan akan menimbulkan masalah pada kulkas.

Alasan utama yang menyebabkan kulkas tidak boleh langsung dinyalakan adalah pada proses pemindahan pasti kulkas mengalami guncangan. Hal ini menyebabkan ada bagian di dalam kulkas mengalami pergeseran. Ini juga tergantung dari bagaimana posisi kulkas ketika dipindahkan.

Guncangan saat memindahkan badan kulkas ini membuat oli kompresor bergerak. Besarnya pergerakan kulkas dapat menimbulkan risiko yang berbeda. Risiko terparah yang bisa terjadi adalah oli kompresor bocor.


Menurut situs Domex, oli kompresor adalah zat yang diperlukan untuk melumasi dan mendinginkan bagian mana pun yang menjadi panas di dalam kulkas. Tanpa oli kompresor, kulkas, dan freezer bisa cepat rusak dan beberapa suku cadang di dalam kulkas harus sering diganti karena rusak.

Selain itu, oli kompresor yang bocor juga bisa menyebabkan sirkulasi pada freon terganggu. Sebagai informasi sirkulasi freon adalah senyawa kimia yang berguna untuk menyerap suhu panas dan mengubahnya menjadi suhu dingin di dalam kulkas.

Cara Memindahkan Kulkas yang Benar

Untuk menghindari kebocoran pada oli kompresor, kulkas harus dipindahkan dengan cara yang benar. Menurut situs findamover.com yang dikutip pada Sabtu (17/2/2024), berikut cara memindahkan kulkas khususnya saat pindahan rumah.

  1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
  2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
  3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
  4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
  5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

Setelah kulkas diletakkan di tempat baru, kamu perlu membiarkan kulkas selama 24 jam agar oli kompresor bisa kembali ke tempat semula.

Lamanya kulkas harus didiamkan tergantung ukuran kulkas, jenis, dan lamanya pengiriman. Kamu bisa menanyakan kepada penjual estimasi barang sampai dan kemampuan kulkas untuk mengembalikan oli kompresor membutuhkan waktu berapa lama.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Cuka Apel Terbukti Ampuh Usir 5 Hewan Pengganggu Ini di Rumah


Jakarta

Kemunculan hewan-hewan seperti tikus, kecoa, dan nyamuk di rumah bisa mengganggu ketenangan dan ada saatnya kotoran mereka bisa membuat rumah bau. Begitu pula dengan kehadiran siput dan semut yang bisa merusak tanaman di rumah.

Hewan-hewan tersebut bisa muncul kapan saja jika mereka mendapat sinyal sumber makanan atau tempat tinggal yang nyaman di rumahmu.

Sebenarnya ada 1 bahan yang bisa mengusir hewan-hewan tersebut yakni cuka apel. Mengutip dari Health.com, cuka apel adalah sejenis cuka yang dibuat dari fermentasi sari buah apel yang dihancurkan. Bahan ini bisa dibeli di toko dekat rumahmu.


Cuka apel ini biasa digunakan untuk membersihkan barang di rumah dan dicampurkan dalam masakan. Selain itu, cuka apel juga memiliki khasiat bagi kesehatan seperti mengontrol kolesterol.

Sayangnya, kehadiran cuka apel ini tidak disukai oleh nyamuk, tikus, siput, kecoa, dan semut karena aromanya yang tajam. Berikut cara pemakaian cuka apel yang ampuh mengusir hewan pengganggu di rumah menurut situs AZ animals yang dikutip pada Sabtu (17/2/2024).

Lalat Buah

Hewan satu ini akan datang saat kamu sedang memasak karena aroma yang menguar dari masakan. Bahkan buah yang diletakkan di atas meja setelah salah satu bagiannya dipotong juga bisa mengundang lalat buah datang.

Cara penggunaan cuka apel untuk menghentikan lalat buah mendekat adalah dengan menuangkan secangkir cuka apel yang dicampurkan dengan beberapa tes sabun cuci piring ke dalam stoples. Lalu tutup stoples dengan plastik dan buat lubang seukuran lalat. Lalat buah tertarik pada aroma cuka. Saat lalat masuk ke dalam stoples, mereka akan terjebak di dalam cairan sabun.

Nyamuk

Nyamuk kerap mengganggu saat seseorang tengah diam atau tidur. Jika tidak menimbulkan gatal di kulit, nyamuk sering membuat suara bising di dekat telinga apalagi saat rumah tidak menyalakan lampu.

Cara mengusir yang diketahui efektif adalah dengan menyalakan lilin beraroma serai yang telah diberi cuka apel. Serai adalah pengusir nyamuk yang ampuh. Ditambahkan cuka apel akan lebih efektif.

Kecoa

Banyak sekali orang yang mengaku tidak menyukai kehadiran kecoa karena hewan satu ini cukup berani untuk menyerang balik. Selain berjalan dengan cepat, kecoa juga bisa terbang saat diserang.

Cara yang paling tepat untuk mengusir kecoa adalah mencampurkan cuka apel dan air ke dalam botol semprotan. Semprotkan larutan tersebut ke sudut-sudut tempat kecoa biasa ditemukan. Mereka tidak menyukai aroma cuka apel dan akan pergi saat menciumnya.

Siput

Hewan bercangkang satu ini memang jarang ditemui di dalam rumah sebab makanan mereka adalah daun tanaman. Namun apabila di rumah juga memiliki taman atau kebun mini mungkin saja menemukan siput di salah satu tanamannya. Cara untuk mencegah siput datang dan merusak tanaman di rumah bisa dengan menyemprotkan cuka apel di sekitar taman atau pot.

Tikus

Tikus adalah hewan pengerat yang bisa merusak perabotan di rumah. Selain itu, bisa menjadi masalah jika tikus membuat kotoran di dalam rumah karena selain bau juga bisa membawa wabah penyakit.

Gunakan kapas yang direndam di dalam cuka apel. Tempatkan kapas di area tempat keluar tikus. Bau cuka apel yang menyengat dapat menghalangi mereka untuk masuk ke dalam rumah.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jangan Pasang Colokan Listrik di Dekat Kasur, Ini Lokasi yang Disarankan


Jakarta

Stop kontak atau colokan listrik kerap kali diletakkan di dekat tempat tidur untuk mempermudah kamu mengisi daya barang elektronik mereka.

Saat hendak bersantai sebelum tidur, kamu pasti menyempatkan untuk membuka ponsel atau menonton film, sehingga keberadaan stop kontak di dekat kasur mudah untuk dijangkau.

Lokasi yang dekat ini juga membuat kamar lebih rapih dibandingkan harus memasang stop kontak gulung yang menghadang jalan dan berbahaya jika tersandung.


Ternyata peletakan stop kontak di samping tempat tidur ini berbahaya bagi kesehatan dan keamanan rumah. Menurut Healthdigest.com stop kontak yang dipasang terlalu dekat dengan kasur dapat menimbulkan kanker. Hal ini dikarenakan radiasi listrik yang dipancarkan selama berjam-jam.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker di World Health Organization (WHO) pada tahun 2011, merilis laporan yang menyatakan bahwa medan listrik dan magnet atau electric and magnetic fields (EMF) bersifat karsinogenik bagi manusia yang dapat mengurangi produksi melatonin yang membuat tubuh susah untuk cepat tidur.

Sementara itu, dalam konsep feng shui sendiri menyarankan semua alat elektronik dicabut dari stop kontak sebelum beranjak tidur karena kamar adalah tempat untuk beristirahat dan bersantai.

Sebagai informasi, feng shui seperti yang dilansir dari National Geographic adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

Barang elektronik yang disebut harus dimatikan seperti televisi, telepon, tablet, hingga WiFi. Namun memang saat ini ada beberapa barang elektronik yang tentu sulit untuk dimatikan seperti ponsel dan WiFi. Misalnya ponsel kerap digunakan untuk pemasangan alarm atau untuk berjaga-jaga ada panggilan darurat. Sementara WiFi harus tetap dihidupkan agar ponsel terhubung dengan internet.

Tempat yang Tepat Meletakkan Stop Kontak di Kamar Tidur

Posisi yang tepat untuk meletakkan stop kontak di kamar tidur menurut situs precisionelectricals.com yang dikutip pada Selasa (20/20/2024) adalah di samping pintu masuk, di bawah meja belajar, dan di dekat TV. Hindari menutup jalur stop kontak dengan meletakkan rak atau lemari pakaian di depannya.

Apabila sudah terlanjur memasang stop kontak di sebelah tempat tidur bisa menggunakan cara berikut agar lebih aman.

Pindahkan Posisi Kasur

Cara mudah untuk mengurangi paparan radiasi listrik adalah dengan memindahkan posisi tempat tidur agar berjauhan dengan stop kontak. Pasang kabel gulung agar tetap bisa menjangkau stop kontak utama. Rapihkan kabel ke pinggir ruangan atau apabila memakai karpet sembunyikan di bawahnya agar tampilannya lebih rapih dan jangan lupa untuk mencabutnya sebelum tidur.

Gunakan Penutup Stop Kontak

Jika pemindahan kasur atau tempat stop kontak tidak memungkinkan, coba pasang penutup plastik di depan lubang stop kontak. Ini dapat menjaga stop kontak dari jangkauan anak-anak.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com